Modul Ajar Fauziah, S. Pd
Elemen Deskripsi Menyimak Pada akhir Fase E, peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan guru, teman sebaya dan orang lain dalam berbagai macam situasi dan tujuan. Mereka menggunakan dan merespon pertanyaan dan menggunakan strategi untuk memulai dan mempertahankan percakapan dan diskusi. Mereka memahami dan mengidentifikasi ide utama dan detail relevan dari diskusi atau presentasi mengenai topik yang dekat dengan kehidupan pemuda. Mereka menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan opini terhadap isu yang dekat dengan kehidupan pemuda dan untuk membahas minat. Mereka memberikan pendapat dan membuat perbandingan. Mereka menggunakan elemen non-verbal seperti bahasa tubuh, kecepatan bicara, dan nada suara untuk dapat dipahami dalam sebagian konteks. Membaca Pada akhir Fase E, peserta didik membaca dan merespon berbagai macam teks seperti narasi, deskripsi, prosedur, eksposisi, recount, dan report. Mereka membaca untuk mempelajari sesuatu atau untuk mendapatkan informasi. Mereka mencari dan mengevaluasi detil spesifik dan inti dari berbagai macam jenis teks. Teks ini dapat berbentuk cetak atau digital, termasuk di antaranya teks visual, multimodal atau interaktif. Pemahaman mereka terhadap ide pokok, isu-isu atau pengembangan plot dalam berbagai macam teks mulai berkembang. Mereka mengidentifikasi tujuan penulis dan mengembangkan keterampilannya untuk melakukan inferensi sederhana dalam memahami informasi tersirat dalam teks. Memirsa Pada akhir Fase E, peserta didik membaca dan merespon berbagai macam teks seperti narasi, deskripsi, prosedur, eksposisi, recount, dan report. Mereka membaca untuk mempelajari sesuatu atau untuk mendapatkan informasi. Mereka mencari dan mengevaluasi detil spesifik dan inti dari berbagai macam jenis teks. Teks ini dapat berbentuk cetak atau digital, termasuk di antaranya teks visual, multimodal atau interaktif. Pemahaman mereka terhadap ide pokok, isu-isu atau pengembangan plot dalam berbagai macam teks mulai berkembang. Mereka mengidentifikasi tujuan penulis dan mengembangkan keterampilannya untuk melakukan inferensi sederhana dalam memahami informasi tersirat dalam teks. Berbicara Pada akhir Fase E, peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan guru, teman sebaya dan orang lain dalam berbagai macam situasi dan tujuan. Mereka menggunakan dan merespon pertanyaan dan menggunakan strategi untuk memulai dan mempertahankan percakapan dan diskusi. Mereka memahami dan mengidentifikasi ide utama dan detail relevan dari diskusi atau presentasi mengenai topik yang dekat dengan kehidupan pemuda. Mereka menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan opini terhadap isu yang dekat dengan kehidupan pemuda dan untuk membahas minat. Mereka memberikan pendapat dan membuat perbandingan. Mereka menggunakan elemen non-verbal seperti bahasa tubuh, kecepatan bicara, dan nada suara untuk dapat dipahami dalam sebagian konteks. Capaian Pembelajaran Pada akhir Fase E, peserta didik menggunakan teks lisan, tulisan dan visual dalam bahasa Inggris untuk berkomunikasi sesuai dengan situasi, tujuan, dan pemirsa/ pembacanya. Berbagai jenis teks seperti narasi, deskripsi, prosedur, eksposisi, recount, report, dan teks otentik menjadi rujukan utama dalam mempelajari bahasa Inggris di fase ini. Peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan keinginan/perasaan dan berdiskusi mengenai topik yang dekat dengan keseharian mereka atau isu yang hangat sesuai usia peserta didik di fase ini. Mereka membaca teks tulisan untuk mempelajari sesuatu/mendapatkan informasi. Keterampilan inferensi tersirat ketika memahami informasi, dalam bahasa Inggris mulai berkembang. Peserta didik memproduksi teks tulisan dan visual yang lebih beragam, dengan kesadaran terhadap tujuan dan target pembaca. SMK Negeri 8 Sarolangun
Tujuan Pembelajaran Membaca - Memirsa 10.2.9 Peserta didik dapat mengidentifikasikan tujuan, struktur teks dan unsur kebahasaan dari sebuah teks Recount 10.2.10 Pesert didik mampu memahami dan merespon makna dan gambaran umum dalam teks Recount Profil Pelajar Pancasila Bergotong royong Bernalar kritis Kreatif Media Pembelajaran Infografis tentang Biografi Pahlawan nasional Alokasi Waktu 3 x 45 menit Alokasi Waktu 1.Asesmen Diagnostik 2.Asesmen Formatif
Elemen:Membaca-Memirsa Materi Pembelajaran : Recount Text Model Pembelajaran : Problem Based Learning Pemahaman Bermakna : Recount Text adalah Teks yang digunakan untuk menceritakan kembali peristiwa yang terjadi di waktu lampau. Pertanyaan pemantik : 1. Have you ever read biography of Indonesian National Heroes? 2. Who are The Indonesian National Heroes that you know? Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Guru Mengucapkan salam Guru memeriksa kehadiran peserta didik Guru mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik terhadap materi sebelumnya, mengingatkan kembali materi dengan bertanya (Apersepsi) Kegiatan Inti Guru memotivasi peserta didik untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran Peserta didik membaca teks berjudul "Ki Hajar Dewantara". Kegiatan ini dilakukan secara bergantian. Salah satu peserta didik membaca satu paragraf, siswa lain mendengarkan. Paragraf selanjutnya dibaca oleh peserta didik yang berbeda (Literasi) (Diferensiasi konten) Peserta didik menuliskan peristiwa-peristiwa yang terdapat pada teks dalam bentuk peta pikiran. Kemudian, secara bergantian peserta didik menunjukkan peta pikiran yang dibuatnya. Guru mengkondisikan peserta didik untuk melakukan kegiatan diskusi, dengan membuat kelompok terdiri atas 3 Peserta didik. Setiap kelompok diminta untuk berdiskusi terkait fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan dari teks recount yang disajikan (Diferensiasi proses) Peserta didik berbagi peran dengan anggota kelompoknya dalam menganalisa fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan dari teks recount yang disajikan dalam LKPD Guru memberikan pertanyaan pemantik Guru memberi dukungan dan kesempatan pada peserta didik yang pasif untuk berperan Guru meminta peserta didik secara berkelompok mendiskusikan pertanyaan yang ada di LKPD Peserta didik berdiskusi dan bekerja sama menjawab pertanyaan yang ada di LKPD (Diferensiasi proses) Guru memotivasi peserta didik untuk menyampaikan pendapat secara terbuka Semua peserta didik memberikan pendapat terkait pertanyaan dalam diskusi kelompok SMK Negeri 8 Sarolangun Modul Recount TEXT Fauziah, S. Pd
Peserta didik menyajikan hasil diskusinya dalam bentuk peta pemikiran. Selanjutnya peserta didik menyajikan hasil diskusi kelompok kepada kelompok lain. Hasil diskusi semua kelompok dapat digunakan sebagai bahan diskusi kelas. (Critical Thinking and Problem Formulation) (Diferensiasi produk) Guru mengajukan pertanyaan yang memicu terjadinya diskusi kelompok Peserta didik menyampaikan pendapat menurut kelompok mereka masingmasing Guru memotivasi peserta didik untuk menyampaikan pendapat secara terbuka Dengan bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan serta merefleksi tentang kegiatan yang telah mereka lakukan Kegiatan Penutup Guru bersama peserta didik memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran Guru memberikan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran, seperti How do you feel about the lesson? What lesson have you learnt today? Guru menginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya Guru mengucapkan salam penutup untuk mengakhiri pembelajaran Mengetahui Kepala SMK Negeri 8 Sarolangun Irawan, S. Pd NIP. 19840201201101004 Bukit Suban, Maret 2024 Guru Bahasa Inggris Fauziah, S. Pd SMK Negeri 8 Sarolangun Modul Recount TEXT Fauziah, S. Pd
Answer the questions briefly! Ki Hajar Dewantara ia well-known as the father of Indonesian Education. His real name Raden Mas Soewardi Suryaningrat. When he was 40 years old, he changed his name inti Ki Hajar Dewantara. He was born in Yogyakarta, on Mayb2, 1889. Then his birth date is commemorate as National Education Day. He was the grandchild of Sultan Pakualam III. Because he was born as a blue-blooded child, he could go school. kpKi Hajar Dewantara went to ELS school which was the primary school of Netherlands. Then, he continued his study to STOVIA, a medical school for native of Indonesia. But, during his study at STOVIA, he was sick so that he couldn't finish it. Ki Hajar Dewantara had ever worked as a jurnalistik in many popular printed media at the time, such as Midden Java, Sedyotomo, De Ekspress, Kaoem Moeda, Poesara, Oetoesan Hindia, dan Tjahaja Timoer. His writings in those various media were very communicative and critical. Therefore, those could burn the spirit of the society. After Colonial period and Indonesia reached independen e, he was trusted to be the minister of culture and Education. Then, he got an appreciaton of the honourable Doctor from Gadjah Mada University. Besides, he was also awarded a title as the father of National Education and National Hero by President Soekarno over his effort in struggling Education for Indonesia. He died on April 26, 1959 in Yogyakarta. TASK 1 1. When do we commemorate the National Education Day in Indonesia? 2. Why do you commemorate the National Education Day in Indonesia? TASK 2 Read the following text and answer the questions! Ki Hajar Dewantara Source: caramudahbelaharbahasainggris.net 1. What does the text tell about? 2. What is the purpose of the text? 3. What is the main idea of the second paragraph? 4. Why did he not continue his study at STOVIA? 5. Had he ever worked as a jurnalistik at Tjahaja Jakarta? 6. Why he was awarded as the father of National Education? 7. How old did he die? 8. .......his study at STOVIA...... (paragraph 2 line 3). The word "his" refers to..... 9. The synonym of the word well-known is...... 10. What day do we commemorate Education Day? SMK Negeri 8 Sarolangun Student's Worksheet Fauziah, S. Pd
TASK 3 1. Well-known 2. Real 3. Commemorate 4. Blue-blooded 5. Primary 6. Award 7. Honourable 8. Independence 9. Hero 10. Struggle a. Noble b. Popular c. Freedom d. Respectable e. Actual f. Fight g. Conqueror h. Elementary i. Grant j. Celebrate TASK 4 Match the pictures with their suitable description! He was known for his role in encourage the people to resist the return of the Dutch through NICA troops and ending with the events of 10 November 1945 battle. He was well-known as the founding Father of Indonesia was the first President known as proclaimer with Dr. Muhammad Hatta. He played a key in the Indonesian independence movement. He and Soekarno declared Indonesia's independence and become the country's first Vice President, serving alongside Soekarno She was well-known for fighting the women emancipation. She was born in a Noble family so she earned R.A in front of her name. SMK Negeri 8 Sarolangun Student's Worksheet Fauziah, S. Pd
NAMA SISWA ASPEK PENILAIAN SPEAKING JML SCORE NILAI PERFORMA NCE FLUENCY PRONUNCI ATION INTONATI ON KRITERIA MAHIR CAKAP LAYAK BARU BERKEMBANG Performance Mampu membaca teks recount dengan sempurna dan tepat sasaran Mampu membaca teks recount dengan baik dan tepat sasaran,namun tergolong standar Membaca teks recount dengan sedikit kesalahan M embaca teks recount dengan banyak kesalahan dan tidak sesuai atau tidak jelas Fluency Berbicara dengan lancar dan tanpa terbata-bata, dengan pemilihan kata dan frasa yang tepat Berbicara dengan cukup lancar,namun terkadang terbatabata atau menggunakan kata dan frasa yang kurang pas Berbicara dengan agak terbata-bata atau sering menggunakan kata dan frasa yang tidak tepat Berbicara dengan sangat terbata-bata atau sering menggunakan kata dan frasa yang salah Pronunciation Mengucapkan katakata dengan benar dan jelas, sehingga mudah dipahami Menggunakan katakata dengan cukup jelas,namun terkadang masih ada kesalahan dalam pengucapan Mengucapkan kata-kata dengan kurang jelas, sehingga sulit dipahami Mengucapkan katakata dengan sangat salah atau tidak jelas, sehingga sulit dipahami Intonation Menggunakan intonasi yang sangat tepat dan menunjukkan ekspresi yang sesuai Menggunakan intonasi yang cukup baik, namun terkadang menunjukkan ekspresi yang tepat Menggunakan intonasi yang kurang bervariasi, sehingga ekspresi tidak terlalu jelas Menggunakan intonasi yang monoton atau tidak tepat, sehingga ekspresi tidak terlihat Asesmen Formatif 1. TES TULIS Nilai= Jumlah skor yang didapat Jumlah skor nilai Keterangan: 86-100% 66-85% 41-65% 0-40% Sangat baik Baik Cukup Perlu pertimbangan 2. INSTRUMEN PENILAIAN SPEAKING RUBRIK PENILAIAN SPEAKING SMK Negeri 8 Sarolangun Lampiran Fauziah, S. Pd