PBKBUKU SAKU
PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK)
Competency Based Training (CBT)
BLK KOMPETENSI JABAR
KATA PENGANTAR
Dewasa ini peran pendidikan dan pelatihan vokasi semakin penting untuk menghasil-
kan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten guna memenuhi kebutuhan dunia kerja.
Salah satu strategi yang ditempuh ialah dengan menerapkan pelatihan berbasis kompetensi
(PBK).
Berbeda dengan pelatihan konvensional, PBK memerlukan standar kompetensi, Sum-
ber Daya Pelatihan (SDP) dan metode pelatihan yang memenuhi persyaratan tertentu. Kes-
emuanya diwujudkan sejak proses persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi.
Sebagai acuan pelaksanaan PBK telah diterbitkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan
Trasmigrasi Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Berbasis
Kompetensi. Namun mengingat masih ada yang membutuhkan penjelasan secara sederha- na
dan ringan tentang bagaimanakah PBK diterapkan, maka Direktorat Bina Standardisasi
Kompetensi dan Pelatihan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan berinisiatif menerbitkan
buku saku PBK ini.
Semoga informasi yang disajikan dalam buku kecil ini dapat memberikan gambaran
tentang pelaksanaan PBK yang lebih mudah untuk dipahami. Sehingga memudahkan para
pengelola lembaga pelatihan dan instrukturnya dalam merancang dan melaksanakan PBK di
lembaga pelatihan masing-masing.
Bekasi, Maret 2021,
Kepala Balai Latihan Kerja Kompetensi
Dr. H. MA’MUR RIZAl, M.M
BILA INGIN PESERTA YANG
DILATIH KOMPETEN, APA YANG
HARUS DILAKUKAN
3
DAFTAR ISI PERSIAPAN 11-34
PENDAHULUAN STANDARD - Bagaimana
- Istilah-istilah Melaksanakan
-Halaman Muka - Memahami Unit Pelatihan
-Kata Pengantar Kompetensi - Inovasi Program
-Kalimat Pertanyaan - Program dan
6-10 Dokumen Pelatihan
-Daftar Isi - Peralatan
- Promosi Pelatihan
1-5 - Rekrutmen
PELAKSANAAN 35-44 LAMPIRAN
- Pembukaan - Regulasi
- Kegiatan Harian - Poster-poster
- Modul - PBK >< Bukan PBK
ASESMEN 49-50
(Penilaian)
- Asesmen Kompetensi
- Instrumen Uji Kompetensi
51-63
ISTILAH
PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK)
Competency Based Training (CBT)
adalah pelatihan kerja yang menitikberatkan pada
penguasaan kemampuan kerja yang mencakup
pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai
dengan Standar Yang Ditetapkan Dan
Persyaratan Di Tempat Kerja
Standar yang digunakan :
- Standar Nasional (KKNI/SKKNI)
- Standar Khusus (standar perusahaan tertentu)
- Standar Internasional
6
ISTILAH
KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA
(KKNI)
adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi
yang dapat menyandingkan, menyetarakan dan
mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang
pelatihan kerja serta pengalaman kerja
dalam rangka pemberian pengakuan
kompetensi kerja sesuai dengan
struktur pekerjaan di berbagai
sektor
7
ISTILAH
STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA
(SKKNI)
adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek
pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta
sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan
tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan
sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan
yang berlaku
8
Cara Memahami Unit Kompetensi dalam SKKNI
Kode unit diisi dengan Judul unit merupakan kalimat aktif Uraian unit merupakan penjelasan
sejumlah huruf dan angka yang dimulai dengan kata kerja aktif lebih lanjut tentang judul unit dan
yang dapat diobservasi dan terukur dapat berisi informasi tambahan
tentang unit tersebut
Elemen Kompetensi Kode Unit
Judul Unit
merupakan sub Deskripsi Unit
Elemen
pekerjaan/sub tugas yang Kompetensi Kriteria Unjuk
1. Kerja
membentuk rangkaian 2. Kriteri Unjuk Kerjaberisi
1.1 K
suatu proses yang 4. 1.2 S uraian setiap elemen
1.3 A
menjamin tercapainya judul Batasan Variabel 2.1 kompetensi
Panduan Penilaian 2.2
kompetensi
pada aspek
pengetahuan,
Batasan Variabel keterampilan dan sikap
merupakan informasi yang dapat diobseravi
tentang dimana unit dan terukur
kompetensi tersebut akan
diberlakukan serta memuat
ketetntuan-ketentuan lain
yang menjadi dasar untuk
menetapkan parameter Panduan Penilaian berisi tentang konteks penilaian,
Kriteria Unjuk Kerja. persyaratan kompetensi, pengetahuan dan
keterampilan yang diperlukan,, sikap kerja yang
diperlukan, aspek kritis
9
CONTOH FORMAT UNIT KOMPETENSI DALAM SKKNI
KODE UNIT KOMPETENSI
Contoh : LOG.0005.003.01
NAMA UNIT KOMPETENSI
Contoh : Mematri lunak dasar
DESKRIPSI UNIT KOMPETENSI
Contoh : Unit ini menggambarkan kegiatan Proses patri lunak dengan teknik yang benar berdasar-
kan kebutuhan pekerjaan pada pelat logam sesuai prosedur operasional standar
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. ………………………............................................…… 1.1…………………………………………….
2. ……………………............................................……… 1.2…………………………………………….
3. …………………............................................………… 2.1…………………………………………….
2.2…………………………………………….
3.1…………………………………………….
3.2………………………………………….....
1. Konteks Variabel BATASAN VARIABEL 3. Peraturan dan Ketentuan
2. Peralatan dan Perlengkapan 4. Norma dan Standar
PANDUAN PENILAIAN
1. Konteks Penilaian 2. Kompetensi Yang Harus Dikuasai Sebelumnya
3. Pengetahuan dan Keterampilan 4. Sikap Kerja 5. Aspek Kritis
10
PERSIAPAN
BAGAIMANA MERENCANAKAN PELATIHAN?
Kompetensi GAP
yang dibutuh- (Celah)
kan industri / Kompetensi
yang dimiliki
Pengguna calon peserta
pelatihan
Industri Calon Siswa
GAP (Celah) :
Materi Pelatihan yang harus
disampaikan kepada peserta pelatihan
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN / TNA
(Training Need KURIKULUM &
Alnalysis) SILABUS
TNA dapat dilakukan melalui :
kunjungan ke industri, diskusi dengan pakar in-
dustri, evaluasi hasil pelatihan, forum komunikasi
lembaga pelatihan dengan Industri, kuesioner
PEMBENTUKAN FORUM KOMUNIKASI
LEMBAGA PELATIHAN DENGAN INDUSTRI
(FKLPI)
FKLPI :
Wadah perwakilan HRD di suatu wilayah untuk merumuskan rekomendasi kegiatan
pasar kerja di wilayah tersebut
Anggota forum terdiri dari perwakilan HRD berpengaruh di wilayahnya
Tugas :
- merumuskan rekomendasi kebutuhan pasar kerja di wilayahnya
- menambah anggota setiap tahunnya
- mensinergikan link and match antara industri dan lembaga pelatihan (saling menjaga
komunikasi lewat tatap-muka maupun media sosial)
14
KONSULTASI KARIR
DI BLK
ORIENTASI PRA KONSULTASI KETIKA KONSULTASI PASKA
SELEKSI PELATIHAN PELATIHAN
- Perkenalan - Konseling Individu - Mendata
Kejuruan - Cara Menulis Lowongan
- Pengisian Job Lamaran - Melamar
Card - Latihan Pekerjaan
- Analisa Diri Wawancara - dll.
- Minat & Bakat
- dll.
15
DOKUMEN PENYELENGGARAAN PELATIHAN
NO. TAHAPAN DOKUMEN YANG DISIAPKAN PIC / PJ
1 Pra Pendaftaran
- Annual Schedule (Jadwal Tahunan Pelatihan) - Manajemen
- Program Pelatihan - Instruktur
- Modul Pelatihan - Instruktur
- Jadwal Per Paket Program latihan - Instruktur
- Manajemen
2 Pendaftaran - Form Pendaftaran Peserta - Manajemen
Peserta - Daftar Riwayat Hidup - Manajemen
- Surat Pernyataan Kesanggupan Mengikuti Pelatihan
- Manajemen
3 Pelaksanaan - Tanda Terima ATK - Instruktur
Pelatihan - Pengajuan Bahan - Manajemen
- Pengeluaran Bahan - Manajemen
- Daftar Hadir Instruktur - Manajemen
- Daftar Hadir Peserta - Instruktur
- Form Pemakaian Bahan oleh Peserta - Instruktur
- Form Pemakaian Alat oleh Peserta - Instruktur
- Form Pemakaian Ruangan
- Instruktur
- DJMI (Daftar Jam Mengajar Instruktur) - Instruktur
4 Akhir pelatihan - Evaluasi Pembelajaran Peserta - Manajemen
- Evaluasi Penyelenggaraan Pelatihan
16
17
SISTEMATIKA
CONTOH HALAMAN MUKA
PROGRAM
PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI
TEKNISI INSTALASI LISTRIK
KODE PROGRAM PELATIHAN: C.33.14900.01.15
KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.6.A Jakarta Selatan
2015
19
ACUAN NAMA PELATIHAN
KLASTER OKUPASI KUALIFIKASI
(Mengacu Kepada Jenis (Mengacu Kepada Ja- (Mengacu Kepada Jenjang
Pekerjaan) batan Utuh) Kualifikasi yang diakui
Nasional / KKNI)
Contoh : Pelatihan Contoh : Pelatihan Contoh : Pelatihan
Sporing/Balancing, Mekanik Perawatan Instruktur Junior
Tune Up, Berkala
Maintenance
20
FORMAT KODEFIKASI PROGRAM PELATIHAN
X 00 0 0 0 0 0 00 00
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
(1) : Kategori, diisi dengan huruf dari kategori lapangan usaha
(2) : Golongan Pokok, diisi dengan 2 digit angka sesuai nama golongan pokok
lapangan usaha
(3) : Golongan, diisi dengan 1 digit angka sesuai nama golongan lapangan usaha
(4) : Sub golongan, diisi dengan 1 digit angka sesuai nama sub golongan lapangan usaha
(5) : Kelompok, diisi dengan 1 digit angka sesuai dengan nama kelompok lapangan usaha
(6) : Subkelompok, diisi satu angka sesuai dengan nama sub kelompok lapangan usaha,
jika tidak ada sub kelompok diisi dengan huruf 0
(7) : Bagian, diisi satu angka sesuai dengan nama, bagian lapangan usaha dan/atau
negara tujuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), jika tidak ada nama bagian lapangan
usaha diisi dengan huruf 0
(8) : Versi Program Pelatihan, diisi dengan nomor urut versi program pelatihan
menggunakan 2 digit angka, mulai dari 01, 02, 03 dan seterusnya dalam tahun
bersangkutan serta tahun berikutnya kembali mulai dari 01, 02, 03 dan seterusnya
(9) : Tahun Pembuatan Standar Pelatihan Berbasis Kompetensi, diisi dengan tahun
kalender menggunakan 2 digit angka, misal tahun 2006, ditulis 06, dan seterusnya.
Contoh Nama Pelatihan : Mekanik Junor Mobil
Contoh Kode Program Pelatihan : G.45.2.0.1.0.0.01.15
KUALIFIKASI/JENJANG PELATIHAN
Penulisan jenjang program pelatihan yang mengacu kepada KKNI
Jenjang program pelatihan : jenjang 1, jenjang 2, jenjang 3,
dan sampai jenjang 9
Penulisan jenjang program pelatihan yang tidak mengacu pada KKNI
diisi Non-Jenjang.
22
PERUMUSAN TUJUAN PELATIHAN
ABCD Model
- Audience Audience
- Behaviour
Behaviour - Condition
- Degree
Contoh :
Setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta
kompeten melakukan perawatan/servis ber-
kala unit kendaraan ringan bermesin bensin
dan diesel baik konvensional maupun injeksi
sesuai dengan SOP dan manual service.
Degree Condition
UNIT KOMPETENSI YANG DITEMPUH
Disusun berdasarkan tahapan pelatihan yang akan dilakukan oleh
peserta pelatihan.
Format sebagai berikut :
a. Nomor urut disesuaikan dengan sistematika penomeran
b. Kode Unit Kompetensi
c. Judul Unit Kompetensi
Contoh
5. Unit Kompetensi yang ditempuh :
5.1 OTO.KR01.001.01 : Melaksanakan pemeliharaan/servis komponen
5.2 OTO.KR01.007.01 : Melaksanakan teknik pematrian
5.3 OTO.KR01.008.01 : Membaca dan memahami gambar teknik
Dst........
24
PERKIRAAN WAKTU PELATIHAN
Pada dasarnya PBK tidak dibatasi waktu. Bila akhirnya diperlukan
maka durasinya @45 menit setiap 1 (satu) jam pelatihan. Perhari
sekitar 8 sampai 10 jam pelatihan.
Perkiraan keseluruhan waktu pelatihan ditentukan oleh kom-
pleksitas dan kedalaman pengetahuan dan keterampilan yang ha-
rus dicapai sesuai yang tercantum dalam silabus.
JULI 2016
PERSYARATAN PESERTA PELATIHAN
1. Pendidikan
2. Pelatihan
3. Pengalaman kerja
4. Umur
5. Jenis kelamin
6. Kesehatan
7. Persyaratan Khusus (bila diperlukan)
26
Sertifikat PERSYARATAN INSTRUKTUR
Kompetensi
Metodologi 1. Pendidikan Formal
2. Kompetensi Metodologi
3. Kompetensi Teknis
4. Pengalaman Kerja
5. Kesehatan
6. Persyaratan Khusus (bila diperlukan)
27
CONTOH KURIKULUM PELATIHAN
NO. MATERI PELATIHAN KODE UNIT PERKIRAAN WAKTU
PELATIHAN (JP)
PENGE- KETERAM- JUMLA H
TAHUAN PILA N
I. KELOMPOK UNIT KOMPETENSI ADM .PK01.001 .01 6 18 24
1.1 Mengaplikasikan Keterampilan
Dasar Komunikasi
1.2 Berkomunikasi Melalui Telepon ADM .PK01.002 .01 6 14 20
ADM .PK01.003 .01 6 18 24
1.3 Bekerja sama dengan kolega dan
pe lan gg an - 311 849 1160
D st ............. .......
Jumlah I
II. PELATIHAN DI TEMPAT KERJA - - 1 bulan
(OJT) 1 bulan
5
2.1 OJT di Perusahaan 15
Jumlah II
III. KELOMPOK NON-UNIT
KOMPETENSI
-5
3.1 Orientasi - 15
3.2 Kebijakan Latas
3.3 Kewir ausahaan 10 - 10
3.4 Psikologi Pembelajar an 10 - 10
40 - 40
Jumlah III
351 849 1200
Jumlah I s.d. IV
CONTOH SILABUS PELATIHAN
I. KELOMPOK UNIT KOMPETENSI
1.1 Unit Kompetensi : Mengaplikasikan Keterampilan Dasar Komunikasi
Kode Unit : ADM.PK01.001.01
Perkiraan Waktu Pelatihan : 24 Jampel @45 menit
Elemen Kriteria Indikator Materi Pelatihan Perkiraan Waktu
Kompetensi Unjuk Kerja Unjuk Kerja Pelatihan
Pengetahuan Keterampilan Sikap (jampel)
1. Mengidentifikasi 1.1 Persyaratan • Dapat menjelaskan syarat kemampuan • Syarat kemampuan • Mengidentifika- • Teliti Penge- Keteram-
minimal berkomunikasi di tempat kerja minimal si persyaratan • Taat tahuan pilan
berkomunikasi di kemampuan
• Dapat menjelaskan langkah tempat kerja minimal asas 23
mengidentifikasi persyaratan kemampuan berkomunikasi
proses kemampuan minimal minimal berkomunikasi di tempat kerja • Langkah di tempat kerja
komunikasi di berkomunikasi di mengidentifikasi
tempat kerja tempat kerja • Mampu mengidentifikasi persyaratan syarat kemampuan
diidentifikasi kemampuan minimal berkomunikasi di
tempat kerja minimal di tempat
• Harus teliti dan taat asas kerja
1.2 Sarana untuk • Dapat menjelaskan macam-macam sarana • Macam-macam sarana • Mengidentifikasi • Teliti
berkomunikasi dengan komunikasi komunikasi
sarana untuk • Taat
penyelia dan rekan • Dapat menjelaskan standar mengidentifikasi • Standar berkomunikasi asas
sekerja teridentifikasi sarana komunikasi dengan penyelia dan mengidentifikasi sarna dengan penyelia
sesuai standar di rekan sekerja komunikasi dengan
dan rekan
tempat kerja • Mampu mengidentifikasi sarana untuk penyelia dan rekan sekerja
berkomunikasi dengan penyelia dan rekan sekerja
sekerja sesuai standar di tempat kerja
• Harus teliti dan taat asas
29
CONTOH SILABUS PELATIHAN DI TEMPAT KERJA
(On The Job Training)
2.2 Unit Kompetensi : Berkomunikasi Melalui Telepon
Kode Unit : ADM.PK01.002.01
ELEMEN KOMPETENSI INDIKATOR PELAKSANAAN PELATIHAN DITEMPAT KERJA
1. Menerima panggilan telepon
Menjawab panggilan telpon secara cepat, tepas jelas dan sopan
2. Melakukan panggilan telepon Mencatat pesan telepon dan klasifikasi kepentingannya
Mengulang uraian penelepon
3. Mengakhiri dan Menutup Pembicaraan Menyampaikan permohonan/ permintaan pada departemen/orang yang tepat
Telepon
Menggunakan peluang untuk menjelaskan produk dan pelayanan perusahaan
4. Penyampaian Pesan Telepon Mengidentifikasi nomor telepon yang dituju
Merancang tujuan menelepon
Menyampai-kan nama perusahaan dan alasan menelepon
Menelepon sesuai sikap dan etika yang dipersyaratkan
Mengidentifikasi pembicara-an telepon yang akan berakhir
Mengucapkan salam penutup dengan benar
Menutup pesawat telepon sesuai prosedur
Membuat catatan tindak lanjut panggilan telepon
Menyampaikan pesan telepon kepada yang berkepentingan
30
CONTOH DAFTAR PERALATAN DAN BAHAN YANG
DIGUNAKAN
Nama Pelatihan : Diklat Dasar Instruktur Bisnis & Manajemen
Kode Program Pelatihan : P.85312000316
NO. UNIT KODE UNIT DAFTAR DAFTAR BAHAN KETERANGAN
KOMPETENSI PERALATAN
1. Mengaplikasikan ADM.PK01.001.01 • Laptop • ATK/ peserta R.Teori
Keterampilan • Lcd proyektor • Modul/peserta
Dasar • White board • Penghapus
Komunikasi • Flip Chart whiteboard
• Kertas bergaris ½ rim
• Spidol white board 4
buah
• Kertas HVS A4
• Paper clip 1 dus
• Nieces ½ dus
• Kertas flipchart 1 rol
2. Berkomunikasi ADM.PK01.002.01 • Laptop • Modul/peserta R. Teori/ R. Simulasi
Melalui Telepon • Lcd proyektor • Penghapus
• White board whiteboard
• Telepon • ATK/peserta
• Ticker/ peserta
• Buku telepon
spiral/peserta
• Post it notes 4 buah
• Kertas bergaris ½ rim
• Spidol white board 6
buah
• Spidol kecil 4 buah
• Kertas HVS A4
3. Dst......
PENGADAAN PERALATAN
Bahan Pelatihan ATK & Seragam
dll
Materi Pembelajaran
32
MEDIA PROMOSI PELATIHAN
SPANDUK WEBSITE
BROSUR
33
REKRUITMEN CALON PESERTA
PENDAFTARAN PEMANGGILAN TES
PESERTA
TES SELEKSI ORIENTASI PRA SELEKSI
Tertulis Perkenalan kejuruan-kejuruan,
Wawancara Pengisian job card,
Analisa diri dan minat
PENGUMUMAN REGISTRASI ULANG
34
PELAKSANAAN
PEMBUKAAN PELATIHAN
Orientasi Umum Orientasi Kejuruan
Pengarahan Perkenalan Peserta
Perkenalan lingkungan Kejuruan
Motivasi
Penegasan Komitmen Workshop
Jadwal Kegiatan Umum Harian Fasilitas
Tata Tertib Umum Instruktur
Cara Berpakaian Jadwal Kejuruan
Cara Berpenampilan Tata Tertib Kejuruan
Cara Bersikap Review Tata Tertib Umum
Penghargaan & Hukuman Tata Tertib Kejuruan
Perkenalan lingkungan Lembaga Pelatihan Sanksi individu & kolektif
Gedung Organisasi Kelas & Piket
Fasilitas Pembagian ATK/loker/sepatu/baju/dll
Personil Persiapan non teknis lain
PROSES PELAKSANAAN PELATIHAN
~ Apel Pagi Bersama 07.30 - 07.45 Jadwal Kegiatan
~ Senam Pagi 07.45 - 08.00 Umum Harian
~ Sholat Dhuha (bagi muslim) 08.00 - 08.20
~ Apel Pagi Kejuruan 08.20 - 08.30
~ Materi Pelatihan (Teori/Praktek) 08.30 - 12.00
~ Ishoma 12.00 - 13.00
~ Materi Pelatihan (Teori/Praktek) 13.00 - 15.00
~ Istirahat/Sholat Ashar 15.00 - 15.30
~ 5S - membersihkan dan merapikan 15.30 - 15.50
~ Apel Sore 15.50 - 16.00
~ Bimbingan Karir 16.00 - SELESAI
Awal Pelatihan :
Konsultasi Individu oleh instruktur
wali angkatan/kelas
Akhir Pelatihan :
Konsultasi Kelompok oleh instruktur
wali angkatan/kelas
Penjadwalan disesuaikan dengan kondisi BLK
masing-masing
ILUSTRASI KEGIATAN PELATIHAN HARIAN
APEL PAGI DAN SENAM 1. 2. TEORI
3. 4.
PRAKTEK BIMBINGAN KARIR
MODUL SELAMA PELATIHAN
Setiap peserta harus mempelajari beberapa
modul sesuai jumlah unit kompetensi dalam
satu program pelatihan
RINCIAN MODUL PELATIHAN ( Per-Unit Kompetensi )
Berisi penjabaran Berisi pengetahuan
yang diperlukan
satu unit kompe-
tensi dan silabus- terkait dengan unit
kompetensi yang
nya
diacu
Merupakan media Merupakan media
penilaian formatif penilaian sumatif
berupa soal teori (sebaiknya bersifat
dan tugas praktek tes objektif)
40
MODUL UNIT KOMPETENSI .............................
Sebelum melatih suatu unit kompetensi
instruktur melihat kembali isi unit tersebut
beserta silabusnya.
BUKU INFORMASI
Peserta mempelajari teori dan
pengetahuan yang ada di buku informasi
didampingi instruktur. Jika sudah menguasai
bisa lanjut ke buku kerja
BUKU KERJA
Peserta menjawab soal-soal teori serta
mengerjakan praktek didampingi instruktur
agar tahapan-tahapannya runtut sesuai
buku kerja. Jika belum sesuai maka harus
diulang hingga mencapai standar
BUKU PENILAIAN
Instruktur mengamati dan mengawasi
aktivitas peserta yang sedang menjawab soal
teori dan praktek (tes sumatif) dari buku
penilaian
ASESMEN
(PENILAIAN)
ASESMEN DALAM SUATU UNIT KOMPETENSI
Pelatihan : Mekanik Junior Mobil
Unit 1 : Memeriksa sistem kemudi
Elemen 1
KUK 1.1 : Memeriksa dan menguji kondisi sistem / komponen kemudi
KUK 2.1 : Pemeriksaan sistem kemudi dilaksanakan tanpa
menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem
lainnya
: ..............................
PERBAIKAN
SISTEM KEMUDI
Mekanik junior mobil Memeriksa sistem kemudi
ELEMEN KOMPETENSI 1
ELEMEN KOMPETENSI 2
HASIL AKHIR
47
ASESMEN DALAM SATU PAKET PELATIHAN
Pelatihan : Mekanik Junior Mobil
Unit 1 : Memeriksa sistem kemudi Sudah dilakukan
Unit 2
: Memperbaiki sistem Suspensi Sedang Proses
Unit 3
: .......................... Belum dilaksanakan
PERBAIKAN
SUSPENSI
Mekanik junior mobil
12 Juli 30 Agustus
49