The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ismailukman, 2022-08-18 19:02:01

Rancangan Latsar

Rancangan Latsar

1

LEMBAR PERSETJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI

Yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa Rancangan Aktualisasi pada Pelatihan
Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Angkatan XXVII tahun 2022:

Nama : A. Ismail Lukman, S.Pd., M.A.

NDH : 01

Jabatan : Asisten Ahli-Dosen

Instansi : Universitas Mulawarman

Judul Renc. Aktulisasi : Optimalisasi Media Promosi di Program Studi Pembangunan

Sosial FISIP Universitas Mulawarman

Dinyatakan LAYAK untuk diajukan dalam seminar Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar
Calon Pegawai Negeri Sipil, pada hari Kamis, Tanggal 25 Agustus 2022 yang bertempat di
Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi Otonomi Daerah Lembaga
Administrasi Negara Republik Indonesia, melalui media Aplikasi Zoom Cloud Meeting.

Zoom, 25 Agustus 2022

Mentor, Coach,

Dr. Sukapti, M.Hum Dr. Muhammad Harry Rahmadi, MM.
NIP. 197102151995122002 NIP. 1990xxxx xxxxxxx xx

i

LEMBAR PENGESAHAN
RANC ANGAN AKTUALISASI

Yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa Rancangan Aktualisasi pada Pelatihan
Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Angkatan XXVII tahun 2022:

Nama : A. Ismail Lukman, S.Pd., M.A.

NDH : 01

Jabatan : Asisten Ahli-Dosen

Instansi : Universitas Mulawarman

Judul Renc. Aktulisasi : Optimalisasi Media Promosi di Program Studi Pembangunan

Sosial FISIP Universitas Mulawarman

Telah diujikan pada seminar Rancangan Aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil Angkatan XXVII, di Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi
Otonomi Daerah Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Zoom, 25 Agustus 2022

Mentor, Coach,

Dr. Sukapti, M.Hum Dr. Muhammad Harry Rahmadi, MM.
NIP. 197102151995122002 NIP. 1977xxxx xxxxxxx xx

Narasumber,

Fulan bin Fulan
NIP. 1977xxxx xxxxxxx xx

ii

LEMBAR KOORDINASI MENTOR
AKTUA LISASI

Nama : A. Ismail Lukman, S.Pd., M.A.
NDH : 01
Jabatan : Asisten Ahli - Dosen
Instansi : Universitas Mulawarman
Nama Mentor : Dr. Sukapti, M.Hum.

No. Tanggal Uraian Koordinasi Output Paraf

iii

LEMBAR KONSULTASI COACH
AKTUALIS ASI

Nama : A. Ismail Lukman, S.Pd., M.A.
NDH : 01
Jabatan : Asisten Ahli - Dosen
Instansi : Universitas Mulawarman
Nama Coach : Dr. Muhammad Harry Rahmadi, MM.

No. Tanggal Uraian Konsultasi Output Paraf

iv

LEMBA R CATATAN NARASUMBER
SEMINAR RANCANGAN AKTUALISASI

Nama : A. Ismail Lukman, S.Pd., M.A.
NDH : 01
Jabatan : Asisten Ahli - Dosen
Instansi : Universitas Mulawarman
Nama Narasumber :
Tanggal Seminar : 25 Agustus 2022

No. Catatan Narasumber Tindak Lanjut

v

DAFTA R ISI i
ii
HALAMAN JUDUL iii
LEMBAR PERSETUJUAN iv
LEMBAR PENGESAHAN v
LEMBAR KOORDINASI MENTOR vi
LEMBAR KONSULTASI COACH vi
LEMBAR CATATAN NARASUMBER vii
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL 1
1
BAB I DESKRIPSI ORGANISASI 1
A. Profil Instansi 1
1. Universitas Mulawarman 2
2. Program Studi Pembangunan Sosial 3
B. Profil Jabatan 3
3
BAB II KILAS PEMBELAJARAN AGENDA 5
A. Sikap Perilaku Bela Negara 6
B. Nilai-Nilai Dasar PNS 6
C. Kedudukan dan Peran PNS Menuju Smart Governance 6
7
BAB III IDENTIFIKASI AKTUALISASI 8
A. Identifikasi Isu Aktualisasi 8
1. Pengelolaan Filing Management Skripsi Mahasiswa 9
2. Media Promosi Program Studi Pembangunan Sosial 9
3. Pengelolaan Jurnal sebagai Wadah Publikasi 10
B. Tujuan Aktualisasi 10
C. Manfaat Aktualisasi 11
D. Ruang Lingkup Aktualisasi 12
14
BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI 16
A. Penetapan Core Isu
B. Gagasan Pemecahan Core Isu
C. Matriks Rancangan Aktualisasi
D. Jadwal Perencanaan Aktualisasi

DAFTAR PUSTAKA
vi

DAFTAR TABEL
Tabel 1. Penerimaan mahasiswa baru 3 tahun terakhir.......................................................................7
Tabel 2. Tapisan Isu Menggunakan USG ........................................................................................... 10
Tabel 3. Uraian Kegiatan Aktualisasi ................................................................................................. 13
Tabel 4. Jadwal Kegiatan Aktualisasi ................................................................................................. 14
Tabel 5. Rencana Pelaksanaan Kegiatan ............................................................................................ 15

vii

viii

BAB I
DESKRIPSI ORGANISASI
A. Profil Instansi
1. Universitas Mulawarma
Universitas Mulawarman merupakan universitas negeri di Samarinda
Kalimantan Timur yang berdiri pada tanggal 7 Juni 1962 dengan nama Perguruan
Tinggi Mulawarman. Namun, yang ditetapkan sebagai tanggal berdiri Universitas
Mulawarman (UNMUL) yaitu tanggal 27 September 1962 berdasarkan Surat
Keputusan Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan No. 130 Tahun 1962 tanggal 28
September akan dikukuhkan secara resmi berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI. I
No. 65 tanggal 23 April 1963. Sejak tahun 2000 sampai saat ini, Universitas
Mulawarman terus tumbuh dan berkembang untuk memenuhi kebutuhan, menjawab
tantangan, mengikuti perkembangan, dan memberikan pelayanan sehingga menambah
dan memubuka fakultas dan program studi baru sebanyak 13 (tiga belas) Fakultas
dengan 92 (sembilan puluh dua) Program Studi. Universitas Mulawarman memiliki
beberapa lokasi untuk beberapa fakultas, yaitu di Gunung Kelua, Jalan Banggeris, Jalan
Plores, dan Jalan Pahlawan. Akan tetapi, untuk kampus utama belokasi di Gunung
Kelua. Universitas Mulawarman terus berbenah menjadi Universitas terbaik, terbukti
Akreditasi dengan Peringkat “A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
(BAN-PT). Bukan hanya itu, juga terlihat dari banyaknya peminat, tetapi dibatasi hanya
untuk 30.577 orang mahasiswa yang proses penerimaannya melalui 3 jalur yaitu
SNMPTN, SBMPTN, dan SMMPTN.
2. Program Studi Pembangunan Sosial
Program Studi Pembangunan Sosial berada di bawah naungan Fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Prodi Pemsos berlokasi di gedung
pusat Universitas Mulawarman di Gunung Kelua. Untuk saat ini, Prodi Pemsos hanya
berfokus pada pendidikan bergelar untuk tingkat Sarjan (S1). Akreditasi program studi
yaitu “B”. Sementara itu, Prodi Pemsos memiliki 14 orang dosen dan 2 orang tenaga
kependidikan.
Prodi Pemsos Fisip Unmul menyimpan perhatian utama pada situasi dan
keadaan masyarakat, terutama masyarakat sekitar dalam hal ini masyarakat Kalimantan
sehingga Visi dan Misi Prodi Pemsos menitikkan perhatian pada masyarakat. Adapun
Visi Prodi Pemsos, yaitu “Program Studi Pembangunan Sosial akan menjadi program
studi yang mumpuni dalam pengembangan masyarakat marjinal di dalam dan sekitar

1

hutan tropis melalui pemberdayaan komunitas, tanggung jawab sosial perusahaan dan
kebijakan pembangunan yang memihak pada nilai-nilai sosial kemanusiaan”.
Sementara itu, Misi Program Studi Pembangunan Sosial yaitu: 1) Misi Pendidikan:
Menyelenggarakan pendidikan tingkat sarjana Pembangunan Sosial yang mumpuni
dalam pendampingan, pemberdayaan masyarakat marjinal, dan advokasi kebijakan
yang berpihak kepada demokrasi dan kemanusiaan. 2) Misi Penelitian:
Mengembangkan penelitian-penelitian pemetaan sosial dan riset-riset aksi (action
research) terutama berkaitan dengan masalah-masalah masyarakat marjinal wilayah
seputar industri pertambangan, perkebunan dan kehutanan untuk mendukung upaya
fasilitasi, pemberdayaan dan advokasi kebijakan sosial untuk masyarakat marjinal. 3)
Misi Pemberdayaan: Mengembangkan model-model fasilitasi, pendampingan,
pengorganisasian sosial dan advokasi kebijakan yang menyumbang pada percepatan
upaya-upaya mencapai kesejahteraan masyarakat yang terpinggirkan.

B. Profil Jabatan
Profil Jabatan dosen tercantum pada Permenpan RB No.17 Tahun 2013 tentang

Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya, pada Pasal 1 disebutkan bahwa Dosen
adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan,
mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui
pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Lebih lanjut, Jabatan
Akademik Dosen berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun unsur dan sub unsur kegiatan
jabatan Akademik Dosen yang dinilai angka kreditnya yang tertuang dalam Pasal 7, terdiri
dari:
1. Pendidikan
2. Pelaksanaan Pendidikan
3. Pelaksanaan Penelitian
4. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat
5. Pengembangan Diri
6. Penunjang Tugas Dosen

2

3

BAB II
KILAS PEMBELAJARAN AGENDA
A. Sikap Perilaku Bela Negara
Sikap perilaku bela negara merupakan kesadaran yang tumbuh dan berakar dalam
diri sebagai wujud kecintaan pada bangsa dan negara. Selain itu, cara pandang dan cara
berpikir mencerminkan jati diri bangsa. Wawasan kebangsaan bersumber dan
berlandaskan pada 4 konsensus, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka
Tunggal Ika. Selain itu, juga terdapat atribut pemersatu bangsa, yaitu Bendera, Bahsa,
Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaat. Sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 bahwa
kedaulatan berada di tangan rakyat sehingga setiap warga negara harus menjaga sikap
perilaku bela negara agar terwujud cita-cita dan tujuan bangsa dan negara.
Bela negara merupakan hak dan kewajiban bagi seluruh warga negara Indoneisa.
Hal ini dinyatakan dalam UUD 1945, pasal 27 ayat 3 tentang Warga Negara dan
Penduduk bahwa: Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya
pembelaan negara. Setiap warga negara dengan penuh kesadaran dan keikhlasan serta
penuh kerelaan rela berkorban sepenuh hati dan jiwa raga demi kecintaan pada tanah air,
bangsa dan negara. Hal senada diungkapkan oleh (Umra, 2019) bahwa sebagai warga
negara, dituntut untuk memiliki rasa kebangsaan (nasionalisme) atau rasa cinta yang
mendalam terhadap tanah air sehingga harus siap membela dan berkorban demi
kelangsungannya. Sementara itu, Mahendra dan Kartika (2020) menyatakan bahwa
bentuk bela negara dapat berupa pengabdian sesuai dengan profesi. Sebagai aparatur
negara dan titik awal bagi CPNS sebagai bentuk pengabdian pada bangsa dan negara
berlandaskan nilai-nilai dasar bela negara. Adapun ruang lingkup Nilai-Nilai Dasar Bela
Negara mencakup: 1) Cinta Tanah Air; 2) Kesadaran Berbangsa dan bernegara; 3) Yakin
akan Pancasila sebagai ideologi negara; 4) Rela berkorban untuk bangsa dan negara; 5)
Memiliki kemampuan awal bela negara; dan 6) Semangat untuk mewujudkan negara
yang berdaulat, adil dan makmur.

B. Nilai-Nilai Dasar PNS
Terdapat beberapa nilai-nilai dasar yang menjadi pegangan dan penduan ASN

dalam melakukan tugas dan kewajibannya. Berikut ini nilai-nilai dasar ASN tersebut.
Pertama, Berorientas Pelayanan. Salah satu tugas ASN adalah pelayanan. Hal

tersebut diperkuatkan dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
(UU ASN) Pasal 10 yang menyatakan bahwa ASN berfungsi sebagai pelaksana

4

kebijakan publik, pelayan publik, serta sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Adapun
panduan perilaku atau kode etik dalam core value Berorientasi pelayanan yaitu:
Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, ramah, cekatan, solutif, dan dapat
diandalkan, serta melakukan perbaikan tiada henti.

Kedua, Akuntabel merujuk pada kewajiban ASN dalam memnuhi tanggung
jawab dari amanah yang dipercayakan kepadanya. Dalam konteks Akuntabilitas, perilaku
ASN diwujudkan pada: 1) Kemampuan melaksanaan tugas dengan jujur, bertanggung
jawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi. 2) Kemampuan menggunakan kekayaan
dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien. 3) Kemampuan
menggunakan kewenangan jabatannya dengan berintegritas tinggi.

Ketiga, Kompeten. Setiap ASN dituntut untuk berkompeten di bidangnya. Hal
tersebut termaktub dalam UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN yang menyatakan bahwa
untuk mewujudkan ASN profesional, kompeten dan kompetitif, merupakan bagian dari
reformasi birokrasi. Selain itu, dalam Permenpan RB Nomor 38 Tahun 2017 tentang
Standar Jabatan ASN, telah ditetapkan bahwa setiap pegawai perlu kompeten secara
Teknis, Manajerial, dan Sosial Kultural. Terdapat beberapa panduan perilaku (Kode etik)
kompeten yaitu: 1) Meningkatkan kompetensi diri untuk mengjawab tantangan yang
selalu berubah. 2) Membantu orang lain belajar. 3) Melaksanakan tugas dengan kualitas
terbaik.

Keempat, Harmonis. Harmonis merupakan situasi dan kondisi yang sangat
dibutuhkan oleh ASN dalam dunia kerja. Keselarasan dan keserasian yang tercipta
mewujudkan lingkungan kerja yang nyaman. Sikap harmonis dapat ditunjukkan dengan
toleransi, empati, saling menghargai dan menghormati, dan keterbukaan terhadap
perbedaan.

Kelima, Loyal. Loyal merupakan salah satu nilai yang terdapat dalam Core Values
ASN yang dimaknai bahwa setiap ASN harus berdedikasi dan mengutamakan
kepentingan bangsa dan negara, dengan panduan perilaku: 1) Memegang teguh ideologi
Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, setia kepada
Negara Kesatuan Republik Indonesia serta pemerintahan yang sah. 2) Menjaga nama
baik sesama ASN, pimpinan, insgansi, dan negara. 3) Menjaga rahasia jabatan dan
negara.

Keenam, Adaptif. Adaptif merupakan salah satu nilai dasar yang harus dimiliki
oleh ASN. Adaptif berkaitan erat dengan kemampuan ASN dalam mempertahankan dan
menjaga kelangsungan hidupnya. Adapun panduan perilaku atau kode etik dalam core

5

value adaptif yaitu 1) Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan. 2) Terus
berinovasi dan mengembangakkan kreativitas. Dan 3) Bertindak proaktif.

Ketujuh, Kolaboratif. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh ASN
adalah kolaboratif. Setiap ASN harus mampu bekerja sama, saling berbagi, dan saling
menunjang satu sama lain untuk menjawab tantangan global.

C. Kedudukan dan Peran PNS Menuju Smart Governance
Smart ASN dicanangkan oleh pemerintah untuk mempersiapkan dan menciptakan

ASN yang mampu bersaing secara global. Tantangan zaman terus berubah, berkembang,
dan semakin kuat, serta semakin banyak sehingga ASN harus berdaya saing dengan
kualitas yang mumpuni. ASN harus mampu mengubah cara pandang, cara berpikir, dan
menggunakan cara cerdas atau smart power dengan berpikir logis, kritis, inovatif, dan
terus mengembangkan diri dengan memanfaatkan perkembangan dan teknologi untuk
meningkatkan kompetensi, pengetahuan, keterampilan, dan tetap menjaga sikap/perilaku
yang baik.

Profil ASN berdasar pada lingkungan global dan era digital yang saat ini sedang
berkembang. Sementara itu, Profil Smart ASN meliputi integritas, nasionalisme,
profesionalisme, berwawasan global, memiliki kemampuan menguasai IT dan bahasa
asing, berjiwa networking yang luas, dan entrepreneurship. Bukan hanya itu, juga
dibutuhkan karakter ASN yang kuat beradapatasi dengan dinamika lingkungan strategis,
yaitu: inovatif dan kreatif, agility dan flexibility, persistence dan perseverance serta
teamwork dan cooperation.

Setiap ASN memiliki hak dan kewajiban yang telah diatur dalam UU No. 5
Tahun 2014 tentang ASN. ASN harus menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai
dengan profesinya dan pemerintah wajib untuk memberikan hak ASN.

6

7

BAB III
IDENTIFIKASI AKTUALISASI
A. Identifikasi Isu Aktualisasi
Identifikasi isu merupakan langkah awal yang dilakukan dalam mencari tahu
permasalahan atau hambatan yang dihadapi dan terjadi di Program Studi Pembangunan
Sosial FISIP UNMUL. Identifikasi Isu dilakukan melalui proses pengamatan dan diskusi
dengan teman sejawat dan tenaga kependidikan. Selain itu, juga dilakukan dengan
review atas beberapa permasalahan yang terjadi dan berpotensi menghambat
perkembangan serta kemajuan unit kerja. Isu-isu yang penulis identifikasi selanjutnya
didaftarkan sesuai dengan kepentingan penanganannya. Setelah itu, isu-isu dipilih dan
dianalisis untuk dicarikan solusi sehingga kualitas lingkungan kerja dapat meningkat dan
program studi dapat berkembang. Adapun isu-isu yang ditemukan pada Program Studi
Pembangunan Sosial FISIP UNMUL sebagai berikut.
1. Pengelolaan Filing Magement Skripsi Mahasiswa
Deskripsi: Skripsi mahasiswa belum tersimpan dalam bentuk file, melainkan
hanya dalam bentuk hard copy dan CD. Optimalisasi digitalisasi belum maksimal
dimanfaatkan oleh Prodi Pemsos. Data yang menunjukkan mengenai skripsi
mahasiswa yang tersedia secara online belum dapat ditemukan. Selain itu, juga
belum terlihat di website prodi dan dapat dicek di laman http://ps.fisip-unmul.ac.id
Dampak: Dampak yang ditimbulkan dari kurang maksimalnya pengelolaan
filinf management skripsi mahasiswa yaitu mahasiswa atau dosen yang
membutuhkan skripsi terutama skripsi lama akan kesulitan. Selain itu, skripsi-skripsi
juga tidak dapat diakses dari jarak jauh. File skripsi dalam bentuk CD tidak banyak
memberikan manfaat karena mahasiswa yang mencari referensi kurang tertarik
untuk membuka file dalam bentuk CD tersebut. Di samping itu, tidak semua laptop
mahasiswa memiliki fasilitas untuk CD.
Keterkaitan dengan Agenda III Smart ASN: Pemanfaatan teknologi dalam
pemecahan dan penyelesaian masalah. Optimalisasi penggunaan teknologi
merupakan cara yang inovatif, kreatif, efektif dan efisien, serta smart karena dapat
memudahkan mahasiswa yang membutuhkan file skripsi sebagai referensi.
Gagasan pemecahan isu: isu pengelolaan filling management skripsi
mahasiswa dapat dilakukan dengan menyediakan laman khusus atau masuk dalam
website prodi agar skripsi-skripsi mahasiswa dapat diakses secara online sehingga
lebih memudahkan mahasiswa.

8

2. Media Promosi Program Studi Pembangunan Sosial

Deskripsi: Prodi Pemsos FISIP UNMUL belum optimal dalam

mempromosikan progran studi. Hal tersebut terlihat dari belum adanya kanal khusus

untuk program studi mempromosikan dan menginformasikan perkembangan

program studi, kegiatan dosen, dan juga kegiatan mahasiswa. Media sosial seperti

Youtube, Instagram, Facebook, Twitter, dan Tiktok lebih banyak menyita waktu

masyarakat dan lebih banyak digunakan oleh masyarakat untuk mencari informasi

dan perkembangan. Berikut data yang berkaitan dengan peminat atau penerimaan

mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman.

Tabel 1. Penerimaan Mahasiswa Baru 3 Tahun Terakhir

Program Studi

No. Tahun Pembangunan Administrasi Ilmu Ilmu Ilmu Administrasi Psikologi
1 2021 Sosial Publik Pemerintahan Hubungan Komunikasi Bisnis
Internasional 109
93 103 141 107 110
101

2 2022 103 109 160 98 106 110 104

3 2019 82 110 107 97 92 92 110

Sumber : sia.unmul.ac.id/datamhs

Dampak: Dampak yang ditimbulkan dari kurang optimalnya pemanfaatan
media dalam mempromosikan program studi yaitu pogram studi kurang dikenal oleh
masyarakat luas. Bukan hanya itu, peminat Program Studi Pembangunan Sosial
lebih sedikit dibandingkan dengan prodi-prodi lain yang ada di Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik.

Keterkaitan dengan Agenda III Smart ASN: Optimalisasi media elektronik
atau digital termasuk dalam mengikuti perkembangan zaman dan menjawab
tantangan global yang semakin maju dengan pemanfaatan media digital untuk
promosi. Program studi harus mengikuti perubahan perilaku masyarakat yang
berpindah dari medi konvensional ke media digital. Penggunaan media digital untuk
promosi dengan berbagai fitur-fitur yang tersedia akan menampilakn promosi
program studi yang lebih menarik sehingga dituntut kratifitas dan inovasi dari
pengelola media.

Gagasan pemecahan isu: Isu media promosi Prodi Pembangunan Sosial
dapat dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai media elektronik, media sosial,

9

media cetak, dan sosialisasi mengenai program studi Pembangunan Sosial agar prodi
dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat dan peminatnya menjadi lebih banyak.
3. Pengelolaan Jurnal sebagai Wadah Publikasi

Deskripsi: Jurnal sebagai wadah publikasi dosen dan mahasiswa belum
optimal. Jurnal Prodi Pemsos bernama Progress in Social Development terbit dua
kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal tersebut belum
terakreditasi sehingga peminatnya kurang. Jurnal berkaitan dengan kualitas mutu
dosen dan mahasiswa. Data mengenai jurnal Prodi Pembangunan Sosial yang belum
terakreditasi dapat dilihat pada laman jurnal https://www.psd.fisip-unmul.ac.id.

Dampak: pengelolaan jurnal yang belum optimal akan berdampak pada
kualitas mutu dosen dan mahasiswa. Jurnal Prodi Pemsos kurang dikenal luas oleh
penulis sehingga artikel yang masuk terbilang kurang. Selain itu, penulis-penulis
artikel lain yang membutuhkan referensi kurang merujuk artikel-artikel pada jurnal
prodi.

Keterkaitan dengan Agenda III: Prodi Pembangunan Sosial dan pengelola
jurnal harus mampu memanfaatkan teknologi dalam menyelesaikan masalah dengan
cara kreatif, inovatif, dan smart. Prodi Pembangunan Sosial melakukan
pembangunan SDM dalam hal ini pengelola jurnal agar melek teknologi, memiliki
talenta digital dan literasi digital agar jurnal prodi dapat berkembang, terakreditas,
dan peminatnya banyak untuk memasukkan dan menerbitkan artikelnya.
pengelolaan jurnal sebagai wadah publikasi dosen dan mahasiswa menjadi jembatan
untuk penyebarluasan ilmu pengetahuan dengan berbasis TI sesuai dengan konsep
Smart ASN, literasi digital dan talenta digital.

Gagasan Pemecahan Isu: isu mengenai pengelolaan jurnal sebagai wadah
publikasi dapat dipecahkan dengan memaksimalkan pengelola jurnal dalam
mengelolahnya, seperti peningkatan kompetensi melalui pelatihan, dan sebagainya.
Selain itu, kelengkapan administrasi jurnal untuk pengajuan akreditasi juga
diperhatikan.

B. Tujuan Aktualisasi
Tujuan aktualisasi terbagi dua yaitu:
1. Tujuan Umum
Tujuan umum dari aktualisasi ini yaitu peserta Latsar mampu mewujudkan
dan mengimpelentasikan sikap dan perilaku bela negara, nilai-nilai dasar ASN yaitu

10

BarAKHLAK, kedudukan dan peran ASN dengan berlandaskan pada pancasila,
UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika pada unit kerja.
2. Tujuan Khusus

Tujuan khusus yang akan dicapai dari aktualisasi ini yaitu tersedianya media
promosi untuk Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik Universitas Mulawarman sehingga bisa dikenal luas dan peminatnya semakin
bertambah.

C. Manfaat Aktualisasi
Sejalan dengan tujuan aktualisasi, manfaat yang diharapkan juga terbagi atas dua, yaitu:
1. Manfaat Umum
Aktualisasi yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan
kompetensi peserta Latsar dalam implementasi nilai-nilai dasar ASN dalam
melaksanakan tugas.
2. Manfaat Khusus
Adapun manfaat yang diharapkan dari aktualisasi ini yaitu:
a. Mendukung terwujudnya visi dan misi unit kerja dalam hal ini Program Studi
Pembangunan Sosial FISIP UNMUL.
b. Melalui media, masyarakat luas semakin mengenal dan mengetahui
perkembangan Program Studi Pembangunan Sosial FISIP UNMUL.
c. Peminat Program Studi Pembangunan Sosial FISIP UNMUL semakin banyak dan
bertambah bukan hanya dari Kalimantan Timur, tetapi juga dari luar Kalimantan.

D. Ruang Lingkup Aktualisasi
Ruang lingkup aktualisasi dibatasi pada isu-isu penting atau urgen. Isu-Isu

tersebut menjadi penghambat perkembangan dan kemajuan Program Studi Pembangunan
Sosial sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan secara cepat, terarah, dan
maksimal. Pelaksanaan aktualisasi akan dilakukan dilaksanakan dalam waktu 30 hari
kerja di unit kerja yaitu Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Pelaksanaan kegiatan aktualisasi dimulai dari
tanggal 26 Agustus – 12 September 2022.

11

12

BAB IV

RANCANGAN AKTUALISASI

A. Penetapan Core Isu

Tahapan selanjutnya setelah melakukan identifikasi isu yang ada di unit kerja

dalam hal ini Program Studi Pembangunan Sosial FISIP UNMUL yaitu penetapan core

isu. Penetapan core isu dimaksudkan untuk melihat seberapa urgen isu tersebut untuk

dilakukan pemecahan dan pencarian solusinya dengan merengking isu. Penetapan core

issue dengan menggunakan alat bantu tapisan USG (Urgency, Seriousness, Growth).

Urgency adalah seberapa mendesak suatu isu harus dibahas, dianalisis dan

ditindaklanjuti. Seriousness adalah seberapa serius suatu isu harus dibahas dikaitkan

dengan akibat yang akan ditimbulkan. Sedangkan Growth adalah seberapa besar

kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani segera. Berikut ini tabel

tapisan isu menggunakan alat bantu tapisan USG.

Tabel 2. Tapisan Isu Menggunakan USG

No. Isu U S G Total Ranking

1 Pengelolaan Filing Magement Skripsi Mahasiswa 323 8 3

2 Media Promosi Program Studi Pembangunan Sosial 4 3 5 12 1

3 Pengelolaan Jurnal sebagai Wadah Publikasi 333 9 2

Keterangan skor:
1 : Sangat Kecil
2 : Kecil
3 : Sedang
4 : Besar
5 : Sangat Besar

Data yang tertera pada tabel di atas menunjukkan bahwa Isu nomor 2 menempati
rangking 1, isu nomor 3 menempati rangking 2, dan isu nomor 1 menempati rangking 3
sesuai dengan skor yang yang diperoleh setelah dianalisis menggunakan tapisan USG.
Isu Pengelolaan Filing Management Skripsi Mahasiswa memiliki nilai urgency 3,
seriousness 2, dan growth 3 dengan total USG 8 sehingga menempati rangking 3 karena
skripsi mahasiswa masih dapat diakses melalui hard copy dan CD yang tersedia di
perpustakaan dan dapat diakses oleh mahasiswa dengan manual. Sementara itu, Isu
Pengelolaan Jurnal sebagai Wadah Publikasi memiliki nilai urgency 3, seriousness 3, dan
growth 3 dengan total USG 9 sehingga menempati rangking 2 karena pengelola jurnal
sudah mengikuti pelatihan dalam meningkatkan kompetensi untuk memaksimalkan dan
mengoptimalkan pengelolaannya, serta pengelola jurnal mulai berbenah agar jurnal prodi

13

dapat terakreditasi dan menarik banyak penulis untuk mengirim dan memasukkan
artikel-artikelnya. Selain itu, Isu Media Promosi Program Studi Pembangunan Sosial
memiliki nilai urgency 4, seriousness 3, dan growth 5 dengan total USG 12 sehingga
menempati rangking 1 karena akibat yang ditimbulkan agar berpengaruh besar pada
prodi. Prodi Pembangunan Sosial kurang dikenal oleh masyarakat luas bukan hanya
masyarakat Kalimantan Timur, melainkan juga masyarakat di luar Kalimantan. Kegiatan
atau aktivitas dosendan mahasiswa yang kurang dipublikasikan kurang menarik minat
terutama calon mahasiswa baru sehingga peminatnya sangat kurang dibandingkan
dengan prodi-prodi lain yang ada di bawah naungan FISIP UNMUL. Padahal zaman
semakin maju dan canggih terutama media yang dapat membantu mengatasi masalah
yang dihadapi. Oleh karena itu, isu yang menjadi prioritas untuk diselesaikan yaitu
Kurang Optimalnya Pengelolaan Media Promosi Prodi Pembangunan Sosial FISIP
UNMUL.

B. Gagasan Pemecahan Core Isu
Isu yang terpilih sesuai dengan hasil tapisan isu menggunakan tapisan USG yaitu

Kurang Optimalnya Pengelolaan Media Promosi Prodi Pembangunan Sosial FISIP
UNMUL. Berdasarkan isu tersebut, akan dilakukan langkah-langkah pemecahan isu.
Langkah-langkah pemecahan yang akan dilakukan dengan memberikan informasi yang
lebih luas dan massif kepada masyarakat untuk lebih mengenal Prodi Pembangunan
Sosial, Kegiatan atau aktivitas dosen dan mahasiswa, serta alumni dari Prodi
Pembangunan Sosial melalui media baik cetak maupun elektronik, terutama media
sosial. Adapun beberapa langkah yang akan ditempuh sebagai wujud pemecahan
maslaha yaitu:
1. Membuat survei pada mahasiswa baru

Survei dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui minat dan media yang mahasiswa
baru minati dan paling sering diakses. Survei dilakukan dengan mengajukan
beberapa pertanyaan kepada mahasiswa baru guna mencari tahu sumber informasi
yang mereka gunakan sehingga bisa mengenal dan mendaftar di Prodi Pembangunan
Sosial. Namun, sebelum membuat daftar pertanyaan untuk kuesioner, terlebih
dahulu berkonsultasi dengan mentor agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dan
daftar pertanyaan tidak melenceng. Dari hasil survei nantinya diharapkan calon
mahasiswa baru dapat memilih Prodi Pembangunan Sosial sehingga peminatnya
bertambah.

14

2. Membuat video promosi
Video promosi dimaksudkan untuk menarik minat penontonnya. Mencari tahu
software/website yang yang cocok dan baik untuk digunakan membuat video. Video
yang nantinya dibuat untuk mempromosikan prodi. Selain itu, juga menampilkan
kegiatan atau aktivitas dosen dan mahasiswa terutama berkaitan dengan kesuksesan
mahasiswa. Video promosi berkaitan dengan visi dan misi prodi dengan mengangkat
masyarakat-masyarakat yang terdampak dari Prodi Pembangunan Sosial.

3. Mambuat Flayer Promosi
Membuat flayer konten terkait dengan prodi pembangunan sosial, kegiatan dan
aktivitas dosen maupun mahasiswa, dan juga alumni Prodi Pembangunan Sosial.
Flayer dikemas semenarik mungkin.

4. Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Promosi
Kegiatan Sosialisasi promosi prodi dilakukan pada akun media sosial yang sudah
ada ke lembaga pendidikan. Media elektronik dan media sosial digunakan untuk
sosialisasi prodi. Selain itu, media cetak juga dapat digunakan untuk sosialisasi
prodi. Bukan hanya itu. Kegiatan sosialisasi secara offline juga dilakukan sebanyak
satu (1) kali di SMK 5 Samarinda yang memiliki jurusan sosial yang berkaitan
dengan Prodi Pembangunan Sosial. Pemateri dalam kegiatan sosialiasi adalah
Peserta Latsar sendiri dibantu dengan satu (1) rekan dosen.

C. Matriks Rancangan Aktualisasi
Matriks rancangan aktualisasi berisi beberapa kegiatan yang akan menjadi

pedoman dalam melakukan aktualisasi. Pelaksanaan aktualisasi di Unit Kerja Program
Studi Pembangunan Sosial dengan gagasan pemecahan isu Optimalisasi Media Promosi
di Prodi Pembangunan Sosial FISIP UNMUL. Tahapan kegiatan yang terdiri atas
Empat (4) kegiatan dengan penjabaran tahapan kegiatan, output, dan keterkaitan
kegiatan/ tahapan kegiatan dengan nilai-nilai dasar PNS BerAKHLAK. Adapun matriks
rancangan aktualisasi sebagai berikut.

15

Tabel 3. Uraian K

No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output

1. Membuat a. Berkonsultasi dengan mentor terkait Terlaksananya Bero

Survei pada pertanyaan apa saja yang akan Survei lebih

mahasiswa ditanyakan di dalam survey Akun

baru b. Membuat kuesioner di google form men
c. Membagikan kuesioner google Kom
kapa
form ke mahasiswa baru dalam Harm
bentuk link kues
Loya
d. Membuat database dari hasil survei kont
e. Melaporkan hasil survey ke mentor

Adap

dalam

Kola

perta

2. Membuat a. Mencari software/website untuk Prodi memiliki Bero

video pembuatan video yang user friendly video promosi mas

promosi b. Menyusun draf video Aku
c. Melakukan diskusi dengan mentor Kom
untu
terkait konten video Har
syar
d. Melakukan Finalisasi video Loya
e. Melaporkan hasil finalisasi pembuatan Ada
Kola
video ke mentor men

f. Menshare video promosi ke youtube

prodi dan Instagram prodi dan lembaga
mahasiswa

3. Mambuat a. Melakukan konsultasi dengan Mentor Tersedianya Bero

Flayer b. Membuat Flyer konten yang menarik Flayer Promosi kebu

Promosi c. Melaporkan hasil Flyer kegiatan prodi Prodi Aku
insta
ke mentor Kom
bela
d. Mengupload kegiatan prodi minimal 2 Har
men
kali dalam seminggu Loya
Ada
e. Melaporkan ke mentor setiap kali mau

mengupload konten ke youtube atau
instagram Prodi

1

Kegiatan Aktualisasi

Keterkaitan dengan Nilai Dasar PNS
orientasi pelayanan, Melakukan konsultasi dengan mentor agar pertanyaan di kuesioner
h terarah.
ntabel, Meningkatkan rasa kepercayaan dan transparan kepada mentor karena melakukan
nyusun konsep dengan cara berkonsultasi dan meminta arahan
mpeten, Membuat kuesioner yang baik artinya menjadi upaya untuk terus mengembangkan
abilitas agar menjadi ahli dibidangnya
monis, Mendiskusikan dengan mentor untuk merancang pertanyaan dan membagikan
sioner ke mahasiswa baru merupakan bentuk saling peduli dan menghargai perbedaan
al, Menyusun konsep yang matang merupakan bentuk komitmen untuk memberikan
tribusi yang terbaik untuk masyarakat
ptif, Menggunakan google form untuk memudahkan mahasiswa baru
m menjawab pertanyaan survey
aboratif, Meminta bantuan mentor dan teman-teman untuk mengumpulkan bahan
anyaan untuk pembuatan kuesioner
orientasi pelayanan, Menyajikan Video promosi yang berkualitas demi kepuasan
syarakat
untabel, Memilah konten video yang dianggap tidak mendidik
mpeten, Meningkatkan kompetensi diri dengan cara menggunakan software yang lain
uk perbandingan agar hasil video lebih maksimal
rmonis, Menghargai perbedaan dengan menyajikan video promosi yang tidak mengandung
ra dan merendahkan orang lain
yal, Menanamkan nilai-nilai pancasila di setiap konten video promosi
aptif, Mengupdate kegiatan prodi dan menyampaikan pesan melalui video dengan menarik
aboratif, Melibatkan dosen muda dalam menyusun dan memberikan masukkan untuk
ndapatkan hasil video yang lebih baik

orientasi pelayanan, Menyediakan media sosial berupa instagram untuk memenuhi
utuhan masyarakat dalam mencari tahu perkembangan prodi
untabel, Memberikan informasi yang mendidik dan mencerdaskan di setiap postingan
agram
mpeten, menjadikan instagram prodi media yang dapat membantu masyarakat untuk terus
ajar
rmonis, konten yang akan di posting di instagram akan di konsultasikan terlebih dahulu ke
ntor atau koordinator prodi
yal, Menanamkan nilai-nilai setia pada NKRI di dalam setiap postingan
aptif, Melakukan inovasi dari setiap konten-konten instagram

6

Kola

hasi

4. Melaksanaka a. Melakukan konsultasi dengan Mentor Terlaksananya Bero

n Kegiatan b. Melakukan kunjungan non formal ke kegiatan Sam
Sosialisasi sosialisasi Aku
Promosi sekolah untuk membahas agenda Pem
sosialisasi Kom
men
c. Membuat surat permohon melakukan Har
Loya
sosialisasi yang diserahkan ke sekolah Ada
hadi
d. Menyiapkan materi untuk disampaikan

di sekolah

e. Melaksanakan Kegiatan sosialisasi

f. Melaporkan pelaksanaan sosialisasi Kola

kepada mentor terla

D. Jadwal Perencanaan Aktualisasi

Kegiatan aktualisasi akan dilaksanakan dalam waktu 30 hari
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Pelaksanaan
2022. Rencana jadwal kegiatan aktualisasi ditunjukkan pada Tabel 3

Tabel 4. Jadwal Ke

No Kegiatan

1 Membuat survey mengenai minat mahasiswa baru dan media apa
2 Membuat video promosi
3 Membuat Flayer Promosi Prodi

Melaksanakan kegiatan sosialisasi Promosi Prodi dan akun media
4 Pendidikan

1

aboratif, Meminta masukkan dengan mentor dan dosen senior untuk mengevaluasi
il postingan instagram
orientasi pelayanan, Memberikan edukasi dan informasi kepada siswa SMK N 5
marinda tentang prodi Pembangunan Sosial
untabel, menjelaskan secara detail kepada siswa tentang apa yang ada di Prodi
mbangunan Sosial
mpeten, Mensosialisasikan perkembangan masyarakat sehingga siswa tertarik untuk
ngembangkan diri di bidang pembangunan sosial
rmonis, Memberikan kesempatan kepada peserta sosialisasi untuk bertanya
yal, Menanamkan nilai-nilai luhur pancasila selama presentasi dan memberikan motivasi
aptif, Menyampaikan materi sosialisasi menggunakan infokus, PPT, dan memberikan
iah kepada siswa aktif dan bisa menjawab pertanyaan dari pemateri
aboratif, melakukan kerja sama dengan pihak sekolah agar agenda sosialisasi dapat
aksana dengan baik

i kerja di unit kerja yaitu Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas
n kegiatan aktualisasi dimulai dari tanggal 26 Agustus – 12 September

3.

egiatan Aktualisasi

Minggu ke -
12345

a yang mereka minati

a sosial, media cetak, dan Lembaga

7

ISU TERPILIH : Kurang Optimalnya Pengelolaan Medi
GAGASAN KEGIATAN : 1. Membuat Survey pada mahasiswa baru

2. Membuat video promosi
3. Membuat flayer promosi kegiatan
4. Melaksanakan kegiatan sosialisasi

Tabel 5. RENCANA PELA

Kegiatan Waktu

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

1

2

3

4

1

ia Promosi Prodi Pembangunan Sosial FISIP UNMUL
u
AKSANAAN KEGIATAN
u Pelaksanaan

15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

8

DAFTAR PUSTAKA

https://unmul.ac.id
https://ps.fisip-unmul.ac.id
https://www.psd.fisip-unmul.ac.id
https://sia.unmu.ac.id/datamhs
Dirjen Sumber Daya IPTEK dan DIKTI Kemristek Dikti. 2019. Pedoman Operasional

Penilaian Angka Kredit (PO PAK) Kenaikan Jabatan Akademik/Pangkat Dosen.

LAN RI. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Manajemen ASN. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2019. Agenda I Modul I Pelatihan Dasar Calon PNS: Wawasan Kebangsaan dan
Nilai-Nilai Bela Negara. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2019. Agenda I Modul II Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan II dan Golongan
III: Analisis Isu Kontemporer. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2019. Agenda I Modul III Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan II dan Golongan
III: Kesiapsiagaan Bela Negara. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Adaptif. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Akuntabel. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Berorientasi Pelayanan. LAN RI:
Jakarta.

LAN RI. 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Harmonis. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Kolaboratif. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Kompeten. LAN RI: Jakarta.

LAN RI. 2021. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: SMART ASN. LAN RI: Jakarta.

Mahendra, P. R. A., & Kartika, I. M. (2020). Memperkuat kesadaran bela negara dengan
nilai-nilai Pancasila dalam perspektif kekinian. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Undiksha, 8(3), 22-28.

Menteri PANRB. Peraturan Menteri PANRB Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Jabatan
Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya.

Menteri PANRB. Peraturan Menteri PANRB Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar
Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara.

Presiden RI. Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara.

19

Umra, S. I. (2019). Penerapan Konsep Bela Negara, Nasionalisme Atau Militerisasi Warga
Negara. Lex Renaissance, 4(1), 164-178.

20


Click to View FlipBook Version