KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Buku Pedoman Riset dan
Praktek (Ristek), Magang, Membangun Desa untuk Tahun Akademik 2021/2022 telah
dapat di terbitkan
Buku pedoman ini tersusun berkat kerja Panitia Ristek, Magan (KKNT)g, dan Kuliah
Kerja Nyata Tematik untuk Tahun Akademik 2021/2022 yang terdiri dari Unsur
pimpinan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Program Studi
Ilmu Administrasi Negara, Program Studi Ilmu Administrasi Niaga, unit pelaksana
teknis di lingkungan STIA YPPT Priatim Tasikmalaya, dengan materi yang di
sampaikan meliputi dasar pemikiran, landasan, pengertian, tujuan, status dan beban
akademik, bidang garapan Ristek, Magang, dan KKNT, serta out put yang diharapkan dari
pelaksanaan kegiatan ini. Selain itu di muat pula mengenai cara penulisan dari laporan sebagai
bentuk dari hasil penelitian kelompok mahasiswa.
Berkaitan dengan semakin ditertibkannya administrasi akademik, diterbitkannya Buku
Pedoman ini dapat dijadikan acuan oleh para dosen Pembimbing lapangan dan
mahasiswa, sehingga proses belajar-mengajar bisa dilaksanakan dengan tertib dan
lancar.
Semoga Buku Pedoman ini bermanfaat, dan atas bantuan semua pihak dalam
penyusunan Buku Pedoman ini kami mengucapkan terima kasih.
Wassallamualaikum Wr. Wb.
Tasikmalaya, April 2022
Ketua Panitia,
Dr. H. Agus Fatah Hidayat, SIP., M.Si.
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ………………………………………………………… i
DAFTAR ISI ............................................................................................ ii
Surat Tugas Plt. Ketua STIA YPPT Priatim Tasikmalaya........................ 1
BAB I PENDAHULUAN 2
1.1 Dasar Pemikiran ................................................................ 3
1.2. Landasan ........................................................................... 4
1.3. Pengertian........................................................................... 4
1.4. Tujuan ................................................................................. 5
1.5. Status dan Beban Akademik ..............................................
6
1.6. Output yang Diharapkan .....................................................
BAB II MEKANISME RISTEK, MAGANG, DAN MEBANGUN DESA.... 7
2.1. Persiapan Ristek, Magang, dan KKNT ............................ 8
2.2. Pelaksanaan Ristek, …. ..................................................... 10
2.3. Penilaian Magang ............................................................. 13
2.4. Pelaksanaan KKNT ………………………………………….. 17
BAB III LAPORAN 23
3.1 Syarat Penentuan Judul ...................................................... 23
3.2. Sistematika Penulisan Laporan Ristek ................................. 33
3.2. Sistematika Penulisan Laporan Magang …..…………… ..... 34
3.4. Sistematika Penulisan Laporan KKNT …………………… ... 35
LAMPIRAN-LAMPIRAN ..................................................................
ii
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Dasar Pemikiran
Mahasiswa adalah kelompok masyarakat ilmiah yang proses pergulatan
pemikirannya sedang ditempa di kampus. Konsekuensi dari proses
pergulatan ini akan menghasilkan produk intelektual yang memiliki
karakteristik rasional, kritis dan inovatif.
Media krusial untuk mewujudkan lulusan perguruan tinggi dimaksud, salah
satu diantaranya yang penting dan strategis adalah pemahaman, baik
secara teoritis maupun praktek tentang aktivitas riset. Melalui kegiatan riset
dan praktek diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang
sangat berharga terkait dengan apa dan bagaimana yang harus dilakukan
di lapangan dengan kegiatan penelitian untuk merumuskan dan
memecahkan suatu permasalahan dengan metode dan pendekatan
tertentu. diharapkan dari pengalaman ini setidaknya dapat mengurangi
kegamangan atau kebigungan untuk menuju kepada penyususnan karya
ilmiah wajib, yaitu penyusunan skripsi.
Selain kegiatan riset dapat juga dilaksanakan magang dan KKNT untuk
mahasiswa yang telah memenuhi pesyaratan administrasi akademik.
Menindaklanjuti pengembangan kurikulum yang berorientasi Kerangka
Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Dikti (SN-
DIKTI) yang diimplementasikan di Program Studi Ilmu Administrasi Negara
dan Program Studi Ilmu Administrasi Niaga STIA YPPT Priatim
Tasikmalaya dan dalam rangka menyiapkan mahasiswa dalam
menghadapi perubahan sosial, budaya. dunia kerja dan kemajuan
teknologi yang pesat sehingga kompetensi mahasiswa harus disiapkan
sesuai dengan perkembangan zaman. Link and match tidak saja dengan
dunia industri dan dunia kerja tetapi juga dengan masa depan yang
2
berubah dengan cepat. Perguruan Tinggi dituntut untuk dapat merancang
dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa
dapat meraih capaian pembelajaran (learning outcomes) yang mencakup
aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan secara optimal dan relevan.
1.2. Landasan
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi.
3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, tentang Desa.
4. Peraturan Pemerintah Nomor 04 Tahun 2014, tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan
Tinggi.
5. Peraturan Presiden nomor 8 tahun 2012, tentang KKNI.
6. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan
TransmigrasiKeputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik
Indonesia Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyususnan
Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa.
7. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi Nomor 16 Tahun 2019, tentang Musyawarah Desa.
8. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi Nomor 17 Tahun 2019, tentang Pedoman Umum
Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 3 Tahun 2020, tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
10. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019, tentang Prioritas Penggunaan
Dana Desa Tahun 2020.
11. Statuta STIA YPPT Priatim Tasikmalaya, tahun 2021
3
12. Rencana Induk pengembangan STIA YPPT Priatim Tasikmalaya,
Tahun 2018-2022.
13. SK. Ketua STIA YPPT Priatim Tasikmalaya Nomor : 297/KP-
6/STIA/IX/2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program
Pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tasikmalaya 2019-2020.
14. SK ketua STIA YPPT Priatim Tasikmalaya Nomor: 054/KP-
6STA/IV/2021 tentang Penyelenggaraan Riset dan Praktek Penelitian
Ilmu Administrasi Mahasiswa STIA YPPT Priatim Tasikmalaya Tahun
Akademik 2020-2021.
1.3. Pengertian
▪ Riset dan praktek yang selanjutnya disebut Ristek adalah kegiatan
penelitian yang dilakukan secara sistematis, empirik dan kritis
terhadap fenomena tertentu melalui proses partisipasi aktif, kreativitas
dan inovasi mahasiswa yang menghasilkan karya ilmiah.
▪ Magang adalah bagian dari program Kampus Merdeka yang bertujuan untuk
memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan
diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan.
▪ Membangun Desa/KKNT merupakan Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP)
yang mengasah softskill kemitraan dan kolaborasi lintas disiplin serta
leadership mahasiswa dalam mengelola program pembangunan diwilayah
pedesaan.
1.4. Tujuan
1.4.1 Riset dan Praktek
a. Mendapatkan pengalaman berharga dalam kegiatan penelitian.
b. Merangsang minat dan perhatian terhadap berbagai persoalan
masyarakat khususnya fenomena administrasi.
c. Meningkatkan keterampilan dan kemampuan melakukan riset, baik
teori maupun praktek.
4
d. Mengasah ketajaman daya intelektual secara kritis dan inovatif.
e. Memberikan kontribusi terhadap visi dan misi STIA di dalam
membangun orientasi masyarakat ilmiah melalui minat dan kepedulian
di bidang penelitian.
f. Memberikan kontribusi kepada masyarakat atau stakeholders melalui
pemanfaatan produk-produk penelitian.
1.4.2 Magang
a. Memberikan pengalaman yang cukup kepada mahasiswa melalui
pembelajaran langsung di tempat kerja (experiental leaming);
b. Selama melakukan kegiatan magang, mahasiswa akan mendapatkan
hardskills (keterampilan, complex problem solving, analytical skills,
dsb.) maupun soft skills (etika profesi/kerja, komunikasi, kerjasama,
dsb.);
c. Mahasiswa yang sudah mengenal tempat kerja akan lebih percaya diri
dalam memasuki dunia kerja.
1.4.3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT)
Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memanfaatkan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dimilikinya
bekerjasama dengan banyak pemangku kepentingan di lapangan
melalui keterlibatan mahasiswa.
1.5. Status dan Beban Akademik
1. Status
Riset dan praktek merupakan kegiatan integral kurukulum program S-
1. Oleh karena itu Riset dan Praktek merupakan program intrakurikuler
wajib bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan kurikuler minimal 110
SKS. Ristek tergolong pada kelompok Mata Kuliah Perilaku Berkarya
(MKPB).
2. Beban Akademik
Riset dan Praktek diberi bobot 3 (2-1) SKS.
5
1.6. Output yang Diharapkan
1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi fenomena-fenomena
administrasi, merumuskan dan mencari solusi pemecahan masalah.
2. Mahasiswa terampil dalam menyusun karya ilmiah (laporan hasil
penelitian).
3. Adanya perubahan sikap dan cara berfikir yang kritis dan inovatif
terhadap fenomena administrasi.
4. Mampu memberikan sumbangan pemikiran bagi perkembangan Ilmu
Administrasi.
5. Mahasiswa dapat memberikan masukan kepada tempat Ristek,
Magang, dan KKNT mengenai berbagai hal untuk kemajuan
pembangunan di tingkat desa/kelurahan. Baik berupa draft kebijakan,
model kebijakan, model usaha, model pemasaran, dan hal lainnya
untuk kemajuan pembangunan di wilayah desa/kelurahan.
1.7. Tema Ristek, Magang, dan KKNT
Adapun tema Ristek pada tahun 2021 ini, sangat disesuaikan dengan
perkembangan saat ini, baik itu mengikuti Paradigma KAMPUS MERDEKA
maupun pada masa Pendemi Covid 19, yaitu “Pembangunan Masa
Pandemi Covid-19 dalam Persepektif Administrasi Negara dan
Administrasi Niaga”.
6
BAB II
MEKANISME RISTEK, MAGANG, DAN KKNT
2.1. Persiapan Pelaksanaan Ristek, Magang, dan KKNT
2.1.1 Menetapkan Mahasiswa Calon Peserta
a. Mahasiswa semester VI dan atau telah menyelesaikan beban studi
minimal 110 SKS dan nilai mata kuliahnya sudah keluar semua (tidak
ada nilai yang kosong/tidak lengkap) serta dibuktikan dengan paraf
Bagian Akademik.
b. Pada semester VI yang bersangkutan telah kontrak Mata Kuliah Ristek
dalam KRS/SIAKAD.
c. Membayar biaya RISTEK, Magang, dan KKNT sesuai ketentuan yang
berlaku dan dibuktikan dengan paraf Bagian Keuangan.
d. Telah mengikuti dan lulus mata kuliah MPS dan MPA/MPB.
2.1.2 Menetapkan Panitia Penyelenggara
Panitia penyelenggara Ristek ditetapkan berdasarkan Surat Tugas
PLT Ketua STIA YPPT Priatim Tasikmalaya, Nomor: 202/KP/STIA/III/2022
khususnya mengenai kepanitian Ristek, Magang dan KKNT Tahun Akademik
2021/2022.
2.1.3 Pengusulan Kelompok
1. Untuk Prodi Ilmu Administrasi Negara dan Prodi Ilmu Administrasi
Niaga
a. Setiap kelompok terdiri dari 5 (lima) orang setiap lokasi Ristek,
1-5 orang untuk magang, dan 5 orang untuk KKNT, baik kelas
reguler maupun non reguler baik Program Studi Ilmu
Administrasi Negara maupun Program Studi Ilmu Administrasi
Niaga.
7
b. Lokasi Ristek, Magang dan KKNT:
1) Lokasi ristek, magang, maupun KKNT Prodi Ilmu
Administrasi Negara di desa/kelurahan yang ada di
Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, baik
Lembaga pemerintah maupun swasta;
2) Lokasi Ristek untuk Program Studi Ilmu Administra Niaga,
selain di pemerintah desa/keluarahan, juga dapat dilakukan
di perusahaan atau organisasi bisnis milik pemerintah atau
milik swasta, yang memiliki kontribusi positif dalam
pembangunan di tingkat yang bersangkutan;
3) Pembimbing lapangan mengarahkan tema Ristek, Magang
dan KKNT secara keseluruhan dan praktek lapangan yang
dilakukan oleh mahasiswa oleh Dosen Pembimbing.
4) Khusus untuk kegiatan praktek lapangan diarahkan oleh
instruktur lapangan (kalau memungkinkan ada).
2. Setiap kelompok dipimpin oleh 1 (satu) orang koordinator (diangkat
oleh anggota lain) yang berfungsi sebagai fasilitator dan mediator
antara anggota kelompok dengan dosen pembimbing, instruktur
lapangan dan panitia pelaksana
2.1.4 Menetapkan Pembimbing Ristek, Magang, dan KKNT
Pembimbing Ristek ditetapkan dengan SK Ketua STIA Tasikmalaya.
Pembimbing Ristek adalah pembimbing lapangan dan pembimbing
penyusunan laporan hasil penelitian, yang terdiri dari:
1. Dr. Ani Heryani, S.Sos., M.Si
2. Dr. Drs. Rustandi, M.Si
3. Dr. Hj. Arifah Rosmayudi, S.IP., M.Si
4. Dr. H. Agus Fatah Hidayat, S.IP., M.Si
5. Prof. Dr. Drs. H. Ishak Kusnandar, MS
8
6. Dr. Drs. H. Adi Kurnia, M.Si
7. Drs. Hafid, M.Si
8. Dr. Drs. Basuki Rahmat, M.Si
9. Dr. Ade Iskandar, S.IP., M.Si.
10. Drs. H. Dudung Abdussalam, M.Ag.
11. Dr. Astri St. Fatimah, S.Sos., M.Si
12. Yanti Heryanti, S.Sos., .M.Si.
13. H. Farid Affandi, SH. M.Si.
14. Andi, S.IP, M.Si.
15. Ari Ramdani, S.Sos., M.Si.
16. Acep Hilman, S.Sos., M.AB.
17. Deni Sudrajat, S.Sos., M.Si.
18. Dian Herlina, S.Sos., M.Si.
19. Beni Hartanto, ST., M.Si.
20. Dasep Dodi Hidayah, S.Sos., M.Si.
21. Nidia Rismania Dewi, S. Sos, M.Si.
22. Iis Miati, S.Sos., M.Si.
23. Teguh Heri Widodo, S.Sos., M.AB.
24 H. Rudi Setiawan, SE., MM.
25 H. Ikrar Budi, S.Sos, M,Si.
26. Yaman Suryaman, S.Sos., M.Si.
2.1.5 Menetapkan Topik Ristek, Magang, dan KKNT
Topik Ristek, Magang dan KKNT diajukan oleh setiap kelompok
mahasiswa berdasarkan hasil penjajagan peserta dan hasil diskusi
dengan dosen pembimbing lapangan masing-masing.
2.1.6 Menetapkan Lokasi Ristek, Magang dan KKNT
Penetapan lokasi ristek, magang, dan KKNT diajukan kepada Panitia
Ristek, Magang, dan KKNT (format pengajuan melalui google form),
yang disesuaikan dengan tema tahun ini.
9
2.2. Pelaksanaan Ristek
Ristek dilaksanakan terdiri atas perkuliahan dalam jaringan (daring),
penelitian lapangan, pengabdian masyarakat dan seminar laporan hasil
ristek, diikuti oleh semua anggota kelompok.
2.2.1 Penetapan Kelompok
Kelompok peserta ristek ditentukan berdasarkan usulan
mahasiswa peserta ristek, sedangkan penentuan lokasi ristek di
usulkan oleh kelompok mahasiswa yang akan ditetapkan dengan
surat keputusan Ketua Panitia pelaksana ristek.
2.2.2 Kegiatan Ristek
1. Kegiatan pra Ristek
a. Lembaga
1. Ketua STIA menetapkan ketua penyelenggara ristek
2. Ketua penyelenggara ristek menyusun kepanitiaan
3. Ketua panitia mengusulkan kepada ketua STIA untuk
menetapkan susunan panitia ristek
4. Ketua STIA menetapkan panitia dan pembimbing
Ristek
5. Panitia memproses perijinan Ristek
b. Mahasiswa
1. Mahasiswa peserta ristek diwajibkan mengikuti
perkuliahan dalam jaringan (daring) mata kuliah ristek
2. Mahasiswa mengusulkan kelompok peserta ristek
3. Lokasi Ristek dikonsultasikan dengan pembimbing
ristek.
4. Topik/judul ristek dikonsultasikan dengan pembimbing
ristek.
10
2.2.3 Kegiatan Pelaksanaan Ristek
1. Mahasiswa melakukan pengumpulan data di lapangan sesuai
dengan pendekatan dan metode yang digunakan;.
2. Pelaksanaan pengumpulan data dilakukan selama 18 hari
kerja;
3. Apabila Pandemi Covid 19 belum berakhir, pengumpulan data
di lapangan dapat dilakukan dengan cara Daring/elektronik,
atau jika dilakukan wawancara dapat dilakukan dengan
wawancara virtual.
4. Pengumpulan data di lapangan tetap mengutamakan dan
memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh
pemerintah.
2.2.4 Kegiatan Penyusunan Laporan Ristek
1. Penyusunan laporan Ristek dikonsultasikan dengan
pembimbing Ristek (Apabila Pandemi Covid 19 belum berakhir
dapat dilakukan memalui Daring).
2. Penyusunan laporan dilaksanakanan sesuai dengan jadwal
yang telah di tetapkan;
3. Laporan ristek yang terdiri laporan kelompok, sebanyak 4
(empat) eksemplar, diserahkan kepada panitia untuk
diseminarkan (cover plastik transparan warna biru), kalau
masih masa pandemi Covid 19 masih belum memungkinkan
Seminar dengan cara tatap muka, laporan ristek hanya
menyetorkan dalam bentuk soft fila saja dangan sudah di
tandatangai oleh dosen pembimbing lapangan.
4. Jumlah halaman laporan ristek minimal 50 (lima puluh)
halaman.
11
2.2.5 Penilaian Ristek
1. Kehadiran mahasiswa dalam kuliah Ristek/KKNT: 10%
2. Seminar laporan Ristek/KKNT : 60%
3. Laporan Ristek/KKNT Kelompok : 30%
4. Penilaian ristek harus dapat dipertanggungjawabkan oleh semua
anggota kelompok pada saat seminar ristek.
5. Apabila ada anggota kelompok yang tidak mengikuti seminar
ristek maka tidak akan mendapatkan nilai ristek.
2.2.6 Tata tertib Peserta Ristek
1. Para peserta Ristek diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan
yang telah ditetapkan oleh panitia baik di kampus maupun dilokasi
(Desa/Kelurahan/perusahaan yang ada di wilayah desa/kelurahan).
2. Para peserta Ristek harus mengikuti perkuliahan daalam jaringan
(daring) sampai akhir dan menandatangani daftar hadir yang telah
disediakan oleh panitia (melalui google form).
3. Selama perkuliahan berlangsung, seluruh peserta tidak
diperkenankan meninggalkan ruang viurtual (ZOOM), kecuali ada ijin
dari panitia (pemateri).
4. Semua peserta Ristek harus berpakaian rapi/sopan dan memakai
jaket almamater (tidak boleh pakai kaos oblong dan sandal).
5. Pelanggaran point 4 panitia berhak mengeluarkan yang
bersangkutan untuk mengganti pakaiannya.
6. Para peserta Ristek harus taat melaksanakan tugas-tugas yang
diberikan oleh para pembimbing selama proses bimbingan.
7. Selama perkuliahan Ristek berlangsung, seluruh peserta Ristek tidak
diperkenankan merokok (kecuali waktu istirahat dan di luar ruangan).
8. Peserta Ristek tidak diperkenankan memberikan sesuatu selama
kegiatan Ristek berlangsung kepada pembimbing.
9. Karena sesuatu hal ini memberikan gambaran sehingga peserta tidak
dapat mengikuti kegiatan Ristek, diharuskan menyampaikan
12
pemberitahuan kepada ketua pelaksana dan pembimbing (Sakit,
keterangan dari dokter, ada tugas dari kantor/Instansi/Dinas/
Perusahaan/Kecamatan dsb. harus ada surat pemberitahuan dari
instansi yang bersangkutan).
10. Apabila ada peserta Ristek tidak mengikuti salah satu kegiatan yang
telah ditetapkan oleh panitia sebagai konsekuensiya akan
mengurangi penilaian.
11. Setiap peserta Ristek harus menjaga kekompakan/menjalin
kerjasama sesama anggota/dengan kelompok lain.
12. Dalam hal ini memberikan gambaran penyusunan/pembuatan karya
ilmiah/penentuan judul untuk pembuatan laporan kegiatan Ristek
agar selalu berkonsultasi dengan pembimbing.
13. Untuk penentuan/penetapan judul hasil kegiatan Ristek dalam satu
kelompok tidak boleh sama (menghindari duplikasi).
2.3 Pelaksanaan Magang
2.3.1 Dosen Pembimbing
1. Persyaratan, Peran dan Tugas Dosen Pembimbing
a. Persyaratan Dosen Pembimbing
Persyaratan Dosen Pembimbing adalah sebagai berikut:
1) Dosen Tetap STIA YPPT Priatim Tasikmalaya;
2) Bersedia mengikuti dan membimbing setiap rangkaian kegiatan
Magang yang disertai kesungguhan dalam pelaksanaannya
(Mengisi formulir kesediaan dan biodata)
3) Memiliki integritas dan kepribadian yang baik:
4) Bersedia mentaati ketentuan yang tercantum dalam Panduan
Program Magang;
5) Mentaati protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan oleh
pemerintah.
b. Peran Dosen Pembimbing
13
Dosen Pembimbing harus berperan sebagai:
1) Motivator;
2) Pendamping pada saat pelaksanaan program;
3) Penalai kegiatan mahasiswa.
c. Tugas Dosen Pembimbing
Tugas Dosen Pembimbing adalah sebagai berikut:
1) Memberikan pembekalan bagi mahasiswa sebelum berangkat
magang;
2) Memberikan arahan dan tugas-tugas bagi mahaiswa selama
proses magang;
3) Membimbing mahasiswa selama kegiatan magang;
4) Melakukan kunjungan di tempat magang sebanyak 2 kali
secara luring/daring;
5) Melakukan koordinasi dengan panitia pelaksana terkait dengan
dinamika yang terjadi dengan mahasiswa;
6) Membuat laporan tertulis kegiatan bimbingan yang telah
dilakukan secara periodik dan menyerahkan hasilnya kepada
panitia pelaksana;
7) Melakukan penarikan peserta magang dan tempat magang.
2. Laporan hasil kunjungan bersifat deskriptif analitis komprehensif,
sedangkan laporan nilai untuk mahasiswa bersifat kriteria yang mengacu
kepada standar penilaian yang dljelaskan pada bagian selanjutnya.
2.3.2 Instruktur
1. Peran dan Tugas Instruktur
a. Peran Instruktur
Instruktur harus berperan sebagai:
1) Motivator;
14
2) Pendamping pada saat pelaksanaan program di tempat
magang;
3) Peniiai kegiatan mahasiswa.
b. Tugas Instruktur
Tugas Instruktur adalah sebagai berikut:
1) Memberikan arahan dan tugas-tugas bagi mahaiswa di tempat
magang;
2) Membimbing mahasiswa selama kegiatan magang;
3) Melakukan koordinasi dengan Dosen Pembimbing terkait
dengan dinamika yang terjadi dengan mahasiswa;
4) Membuat Iaporan tertulis kegiatan bimbingan yang telah
dilakukan secara periodik dan menyerahkan hasilnya kepada
panitia pelaksana melalui Dosen Pembimbing.
2. Laporan Oleh Instruktur
a. Bentuk Laporan Instruktur
Laporan Supervisor instruktur berbentuk :
1) Laporan deskripsi temuan lapangan;
2) Penilaian Akhir Mahasiswa Peserta Magang.
b. Prinsip-Prinsip Pembuatan Laporan Instruktur
1) Laporan Instruktur dibuat berdasarkan fakta riii di tempat
magang tentang kinerja mahasiswa yang dibimbingnya;
2) Data dapat dilengkapi dengan Nilai berdasarkan hasil observasi
atau pengamatan di lokasi.
2.3.3 Peserta Magang
1. Persyaratan, Kewajiban dan Hak Peserta
a. Persyaratan Peserta
Persyaratan yang harus dipenuhi peserta magang adalah sebagai
berikut:
15
1) Terdaftar sebagai mahasiswa aktif di STIA YPPT Priatim
Tasikmalaya;
2) Telah menempuh 110 SKS;
3) Membayar biaya magang;
4) Mendaftarkan diri sebagai peserta magang kepada panitia
melalui google form
5) Wajib mengikuii bimbingan teknis yang dilaksanakan secara
daring melalui aplikasi zoom meeting.
b. Kewajiaban Peserta
Peserta magang memiliki kewajiban sebagai berikut:
1) Setiap peserta magang wajib menggunakan pakaian hitam putih
dan memakai jas almamater dan menggunakan identitas diri
selama kegiatan magang;
2) Mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan
oieh pemerintah;
3) Setiap peserta magang wajib menjaga diri dan nama baik
almamater STIA YPPT Priatim Tasikmalaya;
4) Setiap peserta magang wajib selalu berpakaian rapi dengan
tetap menjaga kesopanan dan selaiu menyesuaikan dengan
kondisi dan situasi di tempat magang;
5) Setiap peserta magang wajib menjalankan dan memenuhi
program-program yang telah direncanakan dan disepakati
dengan Dosen Pembimbing/instruktur secara sungguh-
sungguh dan bertanggung jawab;
6) Setiap peserta magang harus menjaga hubungan baik sesama
peserta magang (apabila ada dalam lokasi yang sama) dan
tetap menjaga kekompakan dalam belajar dan berkarya di
tempat magang;
7) Setiap peserta magang harus menjaga hubungan baik dengan
para pegawai di tempat magang;
16
8) Setiap peserta magang harus tetap berlaku santun sebagai
sosok yang sedang belajar sehingga tercipta hubungan baik
antara mahasiswa dengan pegawai di tempat magang;
9) Setiap pesena magang harus selaiu aktif dan kreatif dalam
menjalankan program-programnya dengan mematuhi protokol
kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah;
10) Setiap mahasiswa magang wajib menjunjung tinggi nilai-nilai,
baik adat-istiadat dan kebiasaan yang berlaku di masyarakat,
serta menahan din untuk iidak menimbulkan masalah apabila
ada hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan pribadi dirinya.
c. Hak Peserta
Hak peserta magang antara lain:
1) Setiap peserta memperolen bimbingan dan Dosen Pembimbing/
Instruktur yang telah ditunjuk;
2) Setiap peserta berhak atas pelayanan akademik dan penyelenggaraan
magang,
2.4 Pelaksanaan KKNT
2.4.1 Kegiatan Persiapan, Pendidikan, dan Latihan (Pembekalan)
Kegiatan-kegiatan dalam hal-hal yang perlu di perhatikan dalam tahapan ini
antara lain;
1. Menetapkan lokasi KKNT yang selaras dangan proporsi yang dibina oleh
STIA YPPT Priatim Tasikmalaya dan sesuai dengan tuntutan masyarakat
yang sedang membangun;
2. Menetapkan mahasiswa KKN mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti
KKN adalah yang telah memenuhi persyaratan:
❑ Mahasiswa S-1, telah meyelesaikan kuliah paling sedikit 110 SKS
dan IPK minimal 2,0;
17
❑ Menyatakan sanggup mentaati tata tertib KKNT serta sanggup
ditempatkan di seluruh lokasi KKNT yang ditetapkan oleh panitia.
❑ Khusus mahasiswa yang berstatus sebagai karyawan, harus
mendapat surat izin tertulis dari atasan langsung.
3. Menetapkan dosen pembimbing KKNT, dosen pembimbing harus
bertanggungjawab terhadap seluruh kegiatan KKNT di desa. Syarat
menjadi pembimbing adalah:
❑ Memiliki dedikasi/pengabdian yang tinggi kepada masyarakat;
❑ Memiliki kesempatan untuk membimbing, sehingga bimbingan dapat
dilaksanakan secara berkala;
❑ Memiliki kesanggupan untuk melaksanakan bimbinggan KKNT
dilapangan (dibuktikan dengan mengisi surat pernyataan);
❑ Memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan kegiatan
KKNT di lapangan.
4. Melaksanakan observasi desa calon lokasi KKNT dengan memperhatikan
kriteria desa yang selaras dengan kepentinggan STIA YPPT Priatim
Tasikmalaya dan masyarakat yang sedang membangun;
5. Latihan pembekalan mahasiswa KKNT, dengan tujuan agar mahasiswa
dapat:
❑ Memiliki keterampilan praktis yang dapat digunakan dalam kegiatan
KKNT di lapangan;
❑ Menghayati maksud dan tujuan KKNT
❑ Memperoleh bekal penggetahuan untuk mempertajam pengindraan
kegiatan pembanggunan, baik permasalahan maupun
pemecahannya;
❑ Memperoleh informasi tentang potensi dan permasalahan lokasi
KKNT;
❑ Dapat berpikir dan berlatih bekerja dalam kelompok interdisipliner dan
antar sektor
18
❑ Dalam kegiatan dengan perkembangan profesi, mahasiswa
memperoleh tambahan bekal untuk meningkatkan ilmu yang sedang
dipelajarinya;
❑ Target yang harus dicapai dalam kegiatan diklat ini adalah:
✓ Materi latihan dapat diserap denggan baik, sehingga mahasiswa
memiliki wawasan garapan yang akan dikerjakan di lapangan;
✓ Mahasiswa makin mengenal tugas, misi almamater, masyarakat,
dan pemerintah yang sedang giat membangun;
✓ Mahasiswa berhasil meyusun pra program, melalui diskusi, dan
simulasi kelompok yang diarahkan oleh dosen pembimbing.
2.4.2 Kegiatan Lapangan
1. Peserta KKN dilepas, diberangkatkan dan diserahkan Ketua STIA YPPT
Priatim Tasikmalaya kepada panitia untuk diserahkan kepada tempat di
mana KKNT akan dilaksanakan;
2. Mahasiswa peserta KKNT harus bertempat tinggal di desa selama
kegiatan lapangan berlangsung, dengan pertimbangan ada izin dari tempat
KKNT berkaitan dengan penyebaran Covid-19;
3. Susunan organisasi kelompok harus sudah disusun sebelum kegiatan
lapanggan. Pemberian tugas dalam kelompok, dengan memperhatikan
petunjuk pelaksanaan dan arahan dosen pembimbing;
4. Pada minggu pertama di lapangan, mengadakan observasi, adaptasi, dan
menggadakan pendekatan terhadap masyarakat. Mahasiswa bersama
dosen pembimbing, pemerintah desa dan tokoh masyarakat mengadakan
lokakarya untuk meyusun dan menetapkan program KKN atau
peyempurnaan program KKNT sesuai dengan kebutuhan masyarakat,
mahasiswa STIA YPPT Priatim Tasikmalaya dengan pemerintah;
5. Program KKNT disusun diantaranya harus memuat ;
❑ Tujuan dan kegunaan tiap-tiap aspek program;
19
❑ Jenis kegiatan KKNT;
❑ Pelaksanaan program, misalnya mahasiswa (baik individual maupun
kelompok), pemerintah desa dan masyarakat atau kerjasama antara
ketiganya;
❑ Sasaran program, yakni masyarakat atau siapa saja yang dikenai
program tersebut;
❑ Biaya dan Sumber Daya;
❑ Tempat Pelaksanaan program;
❑ Skala prioritas;
❑ Aspek lain yang perlu dicantumkan dalam program KKNT;
❑ Program KKNT tersebut kemudian disajikan dalam bentuk jadwal
kegiatan atau time schedule/matrik program;
6. Selama mahasiswa melaksanakan KKNT diharapkan berperan sebagai
pemberi informasi, motivator, dan pelopor pembangunan bagi masyarakat
Desa;
7. Selama mahasiswa melaksanakan KKNT, bimbingan yang sebenarnya
diberikan oleh pemerintah daerah, dinas-dinas serta tokoh masyarakat.
Pembimbing mempunyai peranan yang menentukan dalam hal proses
belajar selama KKNT;
8. Kunjungan lapangan secara periodik oleh dosen pembimbing dan tim
pembina bertujuan memberi arahan, bimbingan dan evaluasi seluruh
program KKNT agar dapat dilaksanakan secara tepat guna dan berhasil
guna;
9. Peranan Dosen Pembimbing mempunyai peranan sebagai motivator,
pembina, pengarah, penasihat, penghubung, pengawas, penyuluh, dan
sekaligus penilai kegiatan mahasiswa di lapangan. Dengan status sebagai
pengajar, dosen pembimbing lapangan berfungsi di dalam menciptakan
situasi dan kondisi di lapangan agar para mahasiswa KKNT secara aktif
berupaya merubah prilaku sebagai bagian dari proses belajarnya. Atas
dasar fungsi dan peranan tersebut maka fungsi-fungsi dosen pembimbing
meliputi:
20
❑ Mengadakan orientasi, studi wilayah, dan pengamatan pendahuluan
ke arah lokasi KKNT;
❑ Membantu memperlancar dan mendayagunakan proses pendekatan
sosial mahasiswa dengan khalayak masyarakat dan pemerintah
daerah/instansi di lokasi KKNT;
❑ Menjaga dan membina disiplin mahasiswa agar menunaikan tugas
dengan penuh tanggungjawab sesuai dengan peraturan yang berlaku;
❑ Membimbing mahasiswa dalam setiap langkah operasional KKNT di
lapangan;
❑ Membentuk iklim untuk timbulnya kreativitas, serta mendorong
semangat dan keaktifan mahasiswa di lapangan;
❑ Menampung segala permasalahan yang timbul dan hambatan yang
dihadapi mahasiswa serta memberikan saran dan bantuan cara
pemecahannya;
❑ Menjadi penghubung antara mahasiswa dan pengelola KKN/Pusat
Pengabdian Masyarakat, antara mahasiswa dengan pemerintah/
instansi dan tokoh masyarakat, serta membina hubungan antara
mahasiswa;
❑ Memantau, mengendalikan, mengarahkan, mengawasi kegiatan dan
tingkah laku serta memberikan semangat kepada mahasiswa baik
secara individu maupun kelompok, agar selalu mengarah pada
pencapaian tujuan-tujuan KKNT;
❑ Membimbing mahasiswa dalam penulisan laporan serta menilai
kegiatan mahasiswa dalam rangka menentukan nilai prestasi
keberhasilan mahasiswa KKNT, dan;
❑ Membuat laporan tertulis tentang kegiatan sehingga bimbingan yang
telah dilakukan secara periodik dan wajib diserahkan kepada
pengelola KKNT.
10. Administrasi kegiatan KKNT selama di lapangan yang harus dibuat oleh
setiap kelompok adalah:
❑ Buku Program kegiatan KKNT, antara lain;
21
✓ Program selama KKNT dan time schedule;
✓ Program bulanan, mingguan, serta jadwal kegiatan harian;
❑ Buku kegiatan harian kelompok yang didalamnya berisi catatan
seluruh kegiatan kelompok mulai tahap observasi sampai degan
evaluasi KKNT;
❑ Waktu kegiatan harian individu, yang harus dimiliki oleh setiap anggota
kelompok dalam buku ini berisi segala kegiatan individu yang
terintegrasi dalam kegiatan kelompok;
❑ Buku absensi disi setiap hari, apabila pada hari tersebut mahasiswa
secara penuh berada di lokasi KKNT;
❑ Buku tamu untuk mencatat kehadiran tamu kelompok KKNT, baik tamu
pribadi maupun dari pemerintah, masyarakat, kehadiran dosen
pembimbing atau tamu STIA dan lain-lain;
❑ Matrik program, disajikan dalam satu lembar kertas manila/karton dan
di tempelkan pada dinding;
❑ Peta kegiatan KKNT yang menggambarkan program KKNT;
❑ Setiap kelompok wajib serta mengirimkan lembar laporan yang
disediakan oleh panitia KKNT;
11. Menjelang akhir tugas lapangan, para mahasiswa peserta KKNT harus
meneliti keseluruhan pelaksanaan program dan ada bagian yang belum
terselesaikan, diusahakan untuk mengestafetkan kepada kader-kader
pembangunan yang telah dibentuk sebelumnya
22
BAB III
LAPORAN PENELITIAN
3.1. Syarat Penentuan Judul
1. Harus sesuai dengan disiplin ilmu yang dipelajari, yaitu ilmu
administrasi
2. Terdapat fenomena yang menarik sesuai dengan lokus dan fokus Ilmu
Administrasi
3. Bisa satu variabel, dua variabel atau lebih
3.2. Sistematika Penulisan Laporan Ristek
3.2.1. Sistematika Penyusunan Laporan Hasil Ristek Dengan
Pendekatan Kuantitatif
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Latar belakang mengungkapkan tentang adanya gap
(kesenjangan) antara harapan dengan kenyataan sehingga
memunculkan masalah dan memerlukan dukungan atau
alasan-alasan untuk diadakannya penelitian.
Untuk mengawali penulisan latar belakang penelitian dapat
dilakukan dengan memaparkan variabel terikat (dependent
variabel) terlebih dahulu, kemudian menghubungkan dengan
variabel bebasnya.
1.2 Rumusan Masalah
Tidak semua masalah teridentifikasi dapat diteliti seluruhnya.
Mengingat berbagai keterbatasan (dana, waktu, dan
sebagainya). Peneliti harus secara tegas membatasi ruang
23
lingkup yang hendak dilakukan dan merumuskan masalah
yang akan ditelitinya. Perumusan masalah sangat penting
sebagai kunci dari penelitian. Perumusan masalah
dinyatakan dalam bentuk pertanyaan.
1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Tujuan penelitian menunjuk kepada apa yang akan diperoleh
atau dicari atau dicapai dari penelitian dimaksud. Sedangkan
kegunaan penelitian hendaknya dilihat dari kegunakaan
secara akademik/ilmiah, kegunaan praktis/ilmiah dan
masyarakata umum.
BAB II TINJAUAN TEORITIS
Memaparkan teori-teori yang digunakan dalam penelitian sesuai
jadwal atau tema penelitian, kebaruan pustaka hendaknya
diutamakan dalam pencantuman teori sebagai rujukan. Tidak
semua penelitian menggunakan hipotesis, hanya jika peneliti
hendak mengungkapkan atau menguji sebuah teori,
pencantuman hipotesis menjadi keharusan.
Penulisan kutipan didasarkan pada Mendeley, dengan citation
style American Pscycological Assosiation (APA) 7th edition.
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
3.1 Objek penelitian
Merumuskan dengan tepat dan jelas tentang bahan, subjek
dan objek penelitian.
3.2 Metode (Desain) Penelitian
Argumentasi tentang pemilihan pendekatan atau metode
dengan memperhatikan sifat-sifat variable yang diteliti dan
jenis informasi yang diperlukan.
24
3.3 Variabel dan Operasionalisasi Variabel
Menguraikan struktur penelitian atau masing-masing
variabel penelitian dalam bentuk tabel operasionalisasi
variabel. Contoh :
Variabel Dimensi Indikator
3.4 Populasi, Teknik Sampling dan Responden Penelitian
3.4.1 Populasi
Berisi penjelasan mengenai pengertian populasi,
penjelasan mengenai populasi penelitian yang
mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu
yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan
kemudian ditarik kesimpulannya.
3.4.2 Teknik Sampling
Berisi mengenai teknik sampling yang dipilih oleh
peneliti beserta alasan peneliti dalam pengambilan
teknik sampling tersebut, disertai penjelasan
lengkap mengenai teknik pengambilan sampel.
3.4.3 Responden Penelitian dan
Penentuan responden, menentukan
menjelaskan responden dalam penelitian.
3.5 Teknik Pengumpulan data
Menjelaskan berbagai teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian serta disesuaikan dengan
25
metode atau pendekatan penelitian (kuantitatif) yang
menghasilkan data kuatitatif.
3.6 Tempat dan Jadwal Penelitian
Mengemukakan tempat penelitian dan jadwal penelitian
atau time schedule penelitian.
BAB IV PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN
Membahas ayau analisis obyek yang diteliti serta memparkan dan
menganalisis data sesuai dengan metode yang dipergunakan, dengan
mencakup uraian yang menjadi pokok bahasan. Selanjutnya
menyatakan pemahaman penulis tentang masalah yang diteliti
berkaiatan dengan laporan hasil penelitian berupa kesimpulan.
5.1 Pembahasan
1. Mengungkapkan, menjelaskan dan membahas hasil
penelitian
2. Menganalisis hasil penelitian dengan menggunakan
pendekatan yang telah ditentukan
3. Membahas hasil pengujian hipotesis (bila ada) dan
mengungkapkan temuan yang mengacu pada tujuan
penelitian atau, uraian hasil penelitian dan pembahasan
dalam bab ini dapat disatukan.
5.2 Kesimpulan
menyatakan temuan-temuan penelitian sesuai dengan tujuan
penelitian berdasarkan penelitian dan pembahasan.
JADWAL KEGIATAN
Dikemukakan jenis-jenis kegiatan yang dipergunakan beserta
jadwal waktunya (mulai dari persiapan, pengumpulan data,
pengolahan data sampai menyusun laporan).
26
LAMPIRAN
Pelengkap informasi mengenai instrumen penelitian, seperti
pedoman observasi, pedoman wawancara dan angket serta peta
lokasi dan lian-lain jika diperlukan.
3.2.2. Sistematika Penyusunan Laporan Hasil Ristek Dengan
Pendekatan Kualitatif
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitan
Latar belakang mengungkapkan tentang adanya gap
(kesenjangan) antara harapan dengan kenyataan sehingga
memunculkan masalah dan memerlukan dukungan atau
alasan-alasan untuk diadakannya penelitian.
Untuk mengawali penulisan latar belakang penelitian dapat
dilakukan dengan memaparkan variabel terikat (dependent
variabel) terlebih dahulu, kemudian menghubungkan dengan
variabel bebasnya.
1.2 Rumusan masalah
Tidak semua masalah teridentifikasi dapat diteliti seluruhnya.
Mengingat berbagai keterbatasan (dana, waktu, dan
sebagainya). Peneliti harus secara tegas membatasi ruang
lingkup yang hendak dilakukan dan merumuskan masalah
yang akan ditelitinya. Perumusan masalah sangat penting
sebagai kunci dari penelitian. Perumusan masalah
dinyartakan dalam bentuk pertanyaan.
1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian
27
Tujuan penelitian menunjuk kepada apa yang akan diperoleh
atau dicari atau dicapai dari penelitian dimaksud. Sedangkan
kegunaan penelitian hendaknya dilihat dari kegunakaan
secara akademik/ilmiah, kegunaan praktis/ilmiah dan
masyarakata umum.
BAB II TINJAUAN TEORITIS
Beberapa hal ini memberikan gambaran yang perlu diperhatiakn
dalam landasan teori dalam pendekatan kualitatif:
a. Relevansi, kemutakhiran dan keaslian.
b. Jumlah teori yang digunakan tergantung pada fokus penelitian
yang telah ditentukan
c. Tidak perlu dibuat kerangka teori sebagai dasar untuk
perumusan hipotesis karena dalam penelitian kualitatif tidak
menguji hipotesis, tapi menemukan hipotesis.
d. Teori-teori yang dikemukakan bersifat sementara dan akan
berkembang atau berubah setelah berada di lapangan (hal ini
memberikan gambaran ini merupakan ciri dari penelitian
kualitatif)
e. Daftar pustaka dari sejumlah dokumen yang dirujuk atau yang
dikutip oleh sebuah dokumen dan setiap daftar pustaka
dokumen tersebut dimuat dalam bibliografi dokumen yang
mengutip, yang secara khusus mengkaji pengarang dan
karya-karya lain. Penulisan kutipan didasarkan pada
Mendeley, dengan citation style American Pscycological
Assosiation (APA) 7th edition.
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
3.1 Objek penelitian
28
Merumuskan dengan tepat dan jelas tentang bahan, subjek
dan objek penelitian.
3.2 Metode (Desain) Penelitian
Menjelaskan alasan penggunaan metode atau desain
penelitian yang digunakan. Umumnya pendekatan kualitatif
menggunakan metode deskriptif yaitu mengungkapkan
bagaimana proses kegiatan tertentu secara komprehensif.
Penggunaan pendekatan kualitatif ini dimaksudkan untuk lebih
memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peneliti untuk
mengkaji obyek penelitian tertentu.
3.3 Penentuan Informan Penelitian
Informan penelitian adalah orang-orang yang memberikan
data dan informasi berupa kata-kata atau tindakan yang
dipandang mengetahui dan mengerti masalah yang sedang
diteliti. Penentuan informan dilakukan menurut tujuan tertentu,
artinya hanya dipilih informan yang dapat merepresentasikan
latar atau setting individu, aktivitas dan menggambarkan
heterogenitas karakteristik obyek penelitian. Jumlah informan
disesuaikan dengan memperhatikan apa yang ingin diketahui
sesuai dengan data dan informasi yang dibutuhkan. Peneliti
sebagai instrumen penelitian melakukan observasi secara
langsung terhadap obyek penelitian serta melakukan
pengumpulan data secara langsung di pusat-pusat kegiatan
informan dan melakukan wawancara bebas dan tidak
berstruktur kepada informan.
3.4 Teknik Pengumpulan data
29
Teknik pengumpulan data meliputi observasi secara
langsung, wawancara mendalam serta studi dokumentasi.
3.5 Teknik Analisis Data
Teknik analisis data berisi rancangan pengolahan data yang
dapat dilakukan dengan mendeskripsikan data yang diperoleh
sejak penelitian memasuki lapangan untuk mengumpulkan
data hingga penarikan kesimpulan. Langkah-langkahnya
terdiri dari reduksi data yaitu pengumpulan data atau laporan
yang didapat di lapangan, dikumpulkan, dipilah-pilah, ditulis
secara terinci dan sistematis, kemudian memilih hal-hal yang
pokok yang sesuai dengan focus penelitian. Display data yaitu
menyajikan data dalam bentuk : matrik, network, chat, grafik
sehingga peneliti tidak terjebak dalam setumpuk data yang
tidak terstruktur. Verifikasi dan kesimpulan yaitu tahap awal
peneliti berusaha memperoleh makna dari berbagai data yang
dikumpulkan, kemudian dibuat pola, model, tema, hubungan,
persamaan terhadap hal-hal yang sering muncul. Dari data
tahapan di atas diambil satu kesimpulan.
3.6 Jadwal Kegiatan
Mengemukakan tempat penelitian dan jadwal penelitian atau
time schedule penelitian.
BABA IV PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN
Membahas ayau analisis obyek yang diteliti serta memparkan dan
menganalisis data sesuai dengan metode yang dipergunakan,
dengan mencakup uraian yang menjadi pokok bahasan.
Selanjutnya menyatakan pemahaman penulis tentang masalah
30
yang diteliti berkaiatan dengan laporan hasil penelitian berupa
kesimpulan.
4.1 Pembahasan
1. Mengungkapkan, menjelaskan dan membahas hasil
penelitian
2. Menganalisis hasil penelitian dengan menggunakan
pendekatan yang telah ditentukan
4.2 Kesimpulan
menyatakan temuan-temuan penelitian sesuai dengan tujuan
penelitian berdasarkan penelitian dan pembahasan.
DAFTAR PUSTAKA
Dikemukakan jenis-jenis referensi yang dipergunakan dalam
penyusunan Ristek dan di daftar menurut abjad.
3.2.3. Struktur Laporan Ristek
3.2.3.1. Strukrur Laporan Research (Penelitian)
A. Bagian Awal
a. Halaman Judul
b. Halaman Pengesahan
c. Halaman Kata Pengantar
d. Halaman Daftar Isi
e. Daftar Tabel
f. Halaman Daftar Gambar (kalau ada)
g. Halaman Daftar Grafik (kalau ada)
h. Halaman Daftar Diagram (kalau ada)
i. Halaman Daftar Lampiran
B. Bagian Inti
BAB I PENDAHULUAN
BAB II TINJAUAN TEORITIS
31
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
BAB IV PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
Lampiran-Lampiran (Contoh, Angket atau Kuesioner,
penentuan-penentuan, keterangan izin penelitian, dan
sebagainya)
3.2.3.1. Strukrur Laporan Praktek
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Analisis Situasi
1.2 Tinjauan Pustaka
1.3 Identifikasi Masalah
1.4 Tujuan Kegiatan
1.5 Manfaat Kegiatan
BAB II METODE KEGIATAN
2.1 Metode Kegiatan
2.3 Langkah-Langkah Kegiatan
2.4 Faktor Pendukung dan Penghambat
2.4.1 Faktor Pendukung
2.4.2 Faktor Penghambat
BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN
3.1 Hasil Pelaksanaan Kegiatan
3.2 Evaluasi Hasil Pelaksanaan Kegiatan
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
1. Surat Keterangan telah melakukan praktek dari instruktur/pejabat
instansi terkait.
2. Foto dokumentasi praktek di lapangan (asli berwarna)
32
3.3. Sistematika Penulisan Laporan Magang
Laporan pelaksanaan kegiatan magang secara keseluruhan disusun
oleh mahasiswa sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan akademis dan
bersifat wajib. Untuk menyusun laporan yang cepat dan akurat telah
dipersiapkan beberapa lembar pendukung yang harus diisi oleh mahasiswa
selama pelaksanaan magang berlangsung.
Laporan pelaksanaan kegiatan magang, mahasiswa dipersiapkan
dalam minggu terakhir sebelum pelaksanaan magang berakhir. Bahan utama
yang digunakan untuk menyusun laporan magang mahasiswa adalah seluruh
kegiatan mahasiswa yang berkaitan dengan tema kegiatan magang.
Sistematika Iaporan akhir magang adalah sebagai berikut:
HALAMAN SAMPUL
LEMBAR IDENTITAS
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL (jika ada)
DAFTAR GAMBAR (jika ada)
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN
1. 1 Analisis Situasi
1.2 Tujuan Kegiatan
1.4 Manfaat Kegiatan
BAB ll GAMBARAN UMUM INSTITUSI TEMPAT MAGANG
BAB III PEMBAHASAN PELAKSANAAN MAGANG
(Dideskripsikan mengenai kegiatan magang dari awal sampai
akhir)
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
33
1. Kesimpulan
2. Saran
DAFT AR PUSTAKA
LAMPIRAN, terdiri dari:
Dokumentasi kegiatan
3.4. Sistematika Penulisan Laporan KKNT
KATA PENGANTAR
TIM PENYUSUN (mahasiswa yang bersangkutan)
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR GAMBAR
BAB I KEADAAN UMUM LOKASI
A. Letak, Luas dan Aksesibilitas
B. Keadaan Alam atau Potensi Fisik Lokasi
C. Keadaan Perekonomian
D. Keadaan Sosial, Kelembagaan, dan Pemerintahan
BAB II IDENTIFIKASI MASALAH
BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN
A. Kegiatan Bidang …………………….
Tujuan kegiatan, Masalah yang dipecahkan, lokasi, waktu,
pelaksanaan dan khalayak sasaran, biaya, dan sumbernya,
kerjasama dengan …., hasil yang dicapai, faktor kendala dan
dukungan.
B. Kegiatan Bidang …………
C. Dst sesuai dengan banyak program.
34
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
✓ Peta Lokasi
✓ Foto-foto Kegiatan
✓ Gambar-gambar, dll.
35
Lampiran I : Form Cover Ristek, Magang, KKNT untuk Laporan Kelompok
JUDUL
....................................
...........................................
............................
Diajukan untuk Memenuhi Tugas
Dalam Mata Kuliah Ristek dan Praktek
Program Studi Ilmu Administrasi Negara/Niaga*)
Pembimbing :
.......................................
Disusun Oleh :
KELOMPOK :..........
NO NPM NAMA ANGGOTA
1
2
3
4
5
SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI
YPPT PRIATIM TASIKMALAYA
326022
Lampiran II : Form Lembar Pengesahan untuk Laporan Kelompok
LEMBAR PENGESAHAN
JUDUL
..........................................
............................................................
...........................
Diajukan untuk Memenuhi Tugas
Dalam Mata Kuliah dan Praktek
Program Studi Ilmu Administrasi Negara/Niaga*)
Mengetahui,
Ketua Panitia Riset dan Praktek Pembimbing
DR. H. Agus Fatah Hidayat, SIP, M.Si. .........................................
*) Pilih sesuai prodi
37
Lampiran III: Lembar Persetujuan Perbaikan (Revisi)
Seminar Hasil Ristek, Magang, dan KKNT Secara Kelompok
LEMBAR PERSETUJUAN PERBAIKAN (REVISI)
SEMINAR HASIL RISTEK
NO. KELOMPOK : .........................................................
HARI/TANGGAL SEMINAR : ..........................................................
JUDUL LAP. HASIL RISTEK,
MAGANG, DAN KKNT : ..........................................................
................................................................................................................
.................................................................................................................
Telah Direvisi. Disetujui Oleh Tim Penelaah Dan Pembimbing
Diperkenankan Untuk Dicetak.
NO NAMA DOSEN PENELAAH TANDA
TANGAN
1.
2.
3.
4.
Tasikmalaya, ............................................2022
Mengetahui & Menyetujui,
Pembimbing,
.............................................
38