The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by silvianapatrisia, 2021-08-30 06:24:21

PAK - Pelajaran 5-7

PAK - Pelajaran 5-7

AGAMA : BAB 5 – 7
SEKOLAH DASAR : STRADA SANTO PAULUS
TUJUAN PEMBELAJARAN

Agama
KD 3.2

• Siswa mampu menjelaskan makna kemampuan dan keterbatasan yang
dimiliki oleh setiap orang

KD 4.2
• Membuat doa permohonan agar bisa menerima dan mengembangkan
keterbatasan dirinya.

Doa Pembuka
Allah Bapa yang penuh kasih, kami bersyukur kepada-Mu atas segala kebaikan

yang telah kami terima selama ini. Hari ini kami akan belajar tentang kelebihan dan
kekurangan setiap pribadi. Semoga kami bisa belajar dengan baik sehingga menerima
kekurangan dan mensyukuri yang ada pada diri kami. Amin

PELAJARAN 5

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DIRIKU

➢ Allah menciptakan manusia seturut gambar dan rupa Allah sendiri. Manusia adalah
citra Allah.

➢ Kepada manusia Allah telah menganugerahkan aneka kelebihan, bakat,
keterampilan, dan kepandaian menurut kasih setia kasih kemurahan-Nya.

➢ Aneka kelebihan, bakat, keterampilan, dan kepandaian itu bisa dalam hal ilmu
pengetahuan, seni, watak atau sifat dan olahraga.

➢ Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering membangun atau membuat niat untuk
melakukan sesuatu bagi perkembangan diri kita. Namun sering kali hal itu tidak
dapat dilakukan dan berhenti hanya sebatas niat saja, mengapa ? Itu terjadi karena
kurangnya keyakinan, kurang fokus, kurang pengetahuan dan kurang
kebijaksanaan. Padahal, setiap orang memiliki kemampuan atau bakat dari sang
Pencipta sejak dalam kandungan ibu.

➢ Tuhan menganugerahi setiap manusia kemampuan-kemampuan khusus
atau yang disebut talenta. Tuhan menghendaki supaya talenta yang
dipercayakan-Nya kepada kita itu dikembangkan dan tidak dipendam.

➢ Kelebihan dan kekurangan yang kita miliki menjadikan kita masing-masing unik.
Kelebihan yang kita miliki tidak boleh menjadikan kita sombong dan sebaliknya
kekurangan yang kita miliki juga bukan alasan untuk merasa rendah diri.

➢ Aneka bentuk kemampuan atau keunikan : kemampuan dalam ilmu pengetahuan,
kemampuan dalam bidang seni, kemampuan dalam bidang olahraga, kemampuan
atau keunikan dalam sifat atau karakter.

➢ Dalam Kitab Suci, Injil Matius (Mat 25:14-30) dikatakan bahwa Tuhan
menghendaki supaya talenta yang dipercayakan-Nya kepada kita itu
dikembangkan, tidak boleh dipendam.

➢ Dalam kisah tentang “Perumpamaan Tentang Talenta” itu, Yesus mau mengajak
kita semua untuk mengembangkan bakat yang kita miliki dengan rajin berusaha
dan tidak lupa mengucap syukur pada Tuhan.

➢ Kegagalan dalam mengembangkan talenta oleh hamba ketiga yang menerima
satu talenta bukanlah karena usaha yang gagal melainkan karena pikiran buruk
sangka tentang tuannya dan rasa malas.

➢ Sikap malas dan prasangka buruk terhadap orang maupun hal yang kita hadapi
akan membuat talenta atau bakat-bakat yang kita miliki lambat berkembang
bahkan tidak bisa berkembang. Oleh karena itu, sebagai anak-anak Tuhan yang
baik kita harus terbuka atas pertolongan orang lain dalam mengembangkan bakat
yang kita miliki.

➢ Alangkah baiknya kalau kita mengenal dan mengetahui kemampuan.

PELAJARAN 6
AKU MEMBUTUHKAN ORANG LAIN

➢ Manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial. Sebagai individu, ia
adalah pribadi yang unik, sebagai makhluk sosial, ia senantiasa berhubungan,
berelasi, berteman dengan orang lain di sekitarnya.

➢ Sikap manusia sebagai makhluk sosial adalah saling memberi dan saling
menerima dalam kehidupan bersama. Sejatinya, manusia itu saling tergantung
kepada satu sama lain, saling membutuhkan. Dalam kebersamaan dengan orang
lain itu, kita berkembang. Dalam kebersamaan dengan orang lain, setiap individu
dapat membuka diri seluas-luasnya.

➢ Dalam usaha mengembangkan diri, ada banyak orang yang telah berperan dan
ikut campur tangan dalam diri kita, seperti orang tua, kakek, nenek, guru, teman-
teman dan sebagainya.

➢ Kita patut bersyukur atas peran serta orang-orang di sekitar kita yang telah ikut
campur tangan mengembangkan diri dan kemampuan kita sampai saat ini.

➢ Rasa syukur bisa kita ungkapkan dalam bentuk doa dan niat untuk membalas
segala kebaikan mereka dengan tumbuh dan berkembang menjadi orang yang
baik dan berguna bagi banyak orang terutama kemuliaan Allah.

➢ Ada ungkapan yang mengatakan bahwa sahabat seumpama mutiara. Sahabat
itu bagaikan harta milik kita yang sangat berharga. Sahabat disebut sebagai harta
milik yang berharga, karena sahabat adalah tempat kita berbagi dan bercerita. Hal
ini semakin menunjukkan bahwa kita saling membutuhkan satu dengan yang lain.

➢ Dalam Kitab Suci, Yesus menekankan bahwa sahabat adalah setiap orang yang
melakukan kehendak Tuhan. Bahkan Yesus menegaskan bahwa sahabat adalah
orang yang rela menyerahkan nyawa bagi orang yang dikasihi-Nya.

➢ Dalam Kitab Suci Kis. 4:32-37, dijelaskan ciri-ciri orang yang telah percaya pada
Yesus.

➢ Mereka selalu sehati dan sejiwa, tidak seorang pun yang berkata bahwa
sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri dan tidak ada seorang
pun dalam perkumpulan itu yang berkekurangan karena semua orang yang
mempunyai tanah atau rumah, hasil penjualannya diletakkan di kaki rasul-
rasul. Hal ini yang membuat perkumpulan mereka berkembang bahkan
sampai sekarang, karena ada cinta dan membantu satu sama lain.

➢ Sikap yang perlu kita tumbuhkan agar kita semakin akrab dengan teman atau
sahabat kita
o Saling mencintai
o Saling percaya
o Saling menghormati

PELAJARAN 7
MENGEMBANGKAN DIRI DENGAN BEKERJA SAMA

➢ Ada pribahasa kuno mengatakan “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”.
Peribahasa tersebut mengandung pengertian bahwa apabila suatu pekerjaan yang
berat, bila dikerjakan bersama-sama, maka akan menjadi ringan.

➢ Manfaat kerja sama tidak hanya membuat suatu pekerjaan menjadi ringan tetapi
juga dapat sekaligus ikut memperkembangkan seseorang menjadi pribadi yang
bertanggung jawab, mandiri, kreatif serta peduli dengan sesamanya.

➢ Untuk membangun kerja sama yang baik, damai dan nyaman, kita harus saling
mengenal, memahami dan mengasihi.

➢ Tuhan menghendaki kita berusaha mengembangkan kemampuan diri. Kita
menyadari bahwa lingkungan memiliki pengaruh bagi hidup kita. Orangtua, guru,
saudara, dan orang-orang di sekitar kita adalah lingkungan yang dapat membantu
kita dalam usaha mengembangkan diri. Salah satu kunci untuk mengembangkan
diri di tengah lingkungan adalah sikap bekerja sama. Kerja sama dengan orang-
orang di sekitar kita bukan hanya membuat kita semakin berkembang, tetapi juga
membantu sesama dalam mengembangkan diri mereka.

➢ Dalam 1 Korintus 12:14-34, kita bisa belajar dan memetik makna bahwa sejak
awal mula manusia diciptakan oleh Allah untuk saling bekerja sama. Paulus
menggambarkan umat Allah atau Gereja sebagai satu tubuh yang banyak
anggotanya. Setiap anggota hendaknya saling menolong satu terhadap yang lain
atas dasar kasih persaudaraan. Setiap orang tidak boleh merasa dirinya lebih
hebat dari yang lain tetapi hendaknya sadar bahwa setiap anggota saling
melengkapi. Karena itu kerja sama merupakan suatu keharusan untuk
membangun kehidupan yang lebih baik.

➢ Sekali lagi, manusia adalah makhluk sosial, yang berteman satu sama lain.
Seorang anak manusia tidak bisa hidup sendirian untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya sendiri. Tanpa petani, nelayan tidak bisa memperoleh beras, jagung, dan
lain-lain. Sebaliknya tanpa nelayan, petani tidak dapat memperoleh ikan, garam,
dan lain-lain.

➢ Tubuh adalah suatu contoh bagaimana jemaat atau Gereja harus berfungsi. Ada
dalam Alkitab, ”Tubuh kita mempunyai banyak anggota. Setiap anggota memiliki
tugasnya sendiri-sendiri. Begitu juga dengan kita. Meskipun kita semuanya
banyak, namun kita merupakan satu tubuh karena kita bersatu pada Kristus. Dan
kita masing-masing berhubungan satu dengan yang lain sebagai anggota-anggota
dari satu tubuh” (bdk.Roma 12:4-5).

➢ Selain itu Allah mengajarkan kepada kita untuk berani bersaudara dengan semua
orang. Bersaudara dengan semua orang tidak harus memandang asal-usul,
keturunan, kedudukan, warna kulit, agama, dan keyakinan. Semua orang adalah
saudara. Kita diutus untuk menjadi pembawa damai dan kasih persaudaraan bagi
semua orang.

➢ Dari kisah “Kekuatan sebuah Kerja Sama Tim”, kita bisa belajar bahwa dalam
segala hal manusia tidak bisa menyelesaikan tugas dan pekerjaannya tanpa
bekerja sama dengan orang lain.

➢ Agar manusia bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat dan
kemampuan yang dimiliki, manusia selalu membutuhkan kerja sama dengan orang
lain. Untuk itu, dalam bekerja sama dibutuhkan sikap-sikap sebagai berikut:
• Rela berkorban
• Kejujuran/saling percaya
• Setia
• Keterbukaan
• Menghargai perbedaan, dan lain-lain.

➢ Namun sebaliknya, kerja sama tidak berlangsung dengan baik apabila ada sikap-
sikap sebagai berikut :
• Menganggap rendah orang lain
• Tidak saling percaya
• Kurang terbuka
• Egois/ mau menang sendiri, dan lain-lain

Doa Penutup
Allah yang kekal dan kuasa, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus kami

kembali beryukur kepada-Mu karena perbuatan-Mu yang besar telah Kau
nyatakan dalam hidup Putra-Mu Yesus Kristus. Bapa limpahkanlah rahmat
kesehatan agar kami dapat selalu menjalankan aktivitas kami dengan penuh
syukur. Terpujilah Engkau Bapa Tuhan kami yang hidup dan berkuasa
bersama Putera dan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa. Amin

Tugas Latihan Soal KD 3.2
Link Soal Google form kelas IVA :
https://forms.gle/thNJTNT58dpiYGBG7

Link Soal Google form kelas IVB :
https://forms.gle/DbKJnPEeixPYDoNUA


Click to View FlipBook Version