1
1 RAGAM HIAS
2
1
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberi nikmat sehat bagi
kita semua sehingga modul pembelajaran materi ragam hias dengan teknik
stilasi,deformasi dan distorsi ini dapat selesai tepat waktu tanpa ada halangan. Modul
ataupun materi ajar ini dibuat sebagai pendamping siswa SMP kelas XI
dalam mempelajari materi mengenai Ragam hias secara mandiri pada tahun ajaran
2021-2022.
Terima kasih saya sampaikan kepada tim dosen Universitas Negeri Malang
dan teman teman PPG Seni Budaya Angkatan 4 Universitas Negeri Malang2, yang
turut berperan dalam penyusunan modul belajar ini. Dalam penggunaannya nanti,
mungkin akan menemukan beberapa kekeliruan dan kekurangan di dalamnya.
Penulis memohon pemakluman dan maaf sebesar-besarnya. Saya selaku penulis
selalu siap menerima kritik & saran untuk membangun memperbaiki penulisan di
masa depan.
Jakarta, 10 Oktober 2021
Nina fajariyah, S.Pd
1
2 RAGAM HIAS
3
Karya seni rupa ragam hias berdasarkan konsep dan teknik stilasi, deformasi dan distorsi
Karya seni rupa ragam hias berdasarkan
konsep dan teknik stilasi, deformasi dan
distorsi
Kelas : IX
Semester : Ganjil
Alokasi Waktu : 2 x @45 menit
A. KOMPETENSI INTI
KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI-2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli, (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan proaktif, dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI-3: faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI-4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
3 RAGAM HIAS
4
B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1 Menganalisis karya seni rupa 3.1.1 Mengklasifikasi jenis, tema, fungsi,
berdasarkan jenis, tema, fungsi,
dan nilai estetisnya dan nilai karya
seni rupa melalui berbagai sumber
belajar. keragaman batik
( C3)
3.1.2 Menganalisis jenis, tema, fungsi,
dan nilai estetis keragaman batik
pada karya seni rupa ( C4)
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1) PEMBELAJARAN 1
Melalui tayangan slide power point materi pengenalan batik dan dan
diskusi secara kolaboratif bersama guru (C), peserta didik (A) dapat
mengklasifikasikan macam dan jenis Batik nusantara dan beragam teknik
Batik (B) secara kritis dan kreatif (D) dengan mengembangkan sikap
penuh tanggung jawab, disiplin, teliti dan berkerja sama
Melalui tayangan video pembelajaran,© peserta didik (A) dapat
menganalis tema dan fungsi batik nusantara
4 RAGAM HIAS
5
D. MATERI PEMBELAJARAN
1. Pertemuan 1
Pengertian Ragam Hias
Ragam hias atau ornamen adalah berbagai gambar bentuk hias atau motif yang
biasanya dibuat secara berulang dan memiliki pola tertentu hingga mengisi seluruh
area kosong pada suatu karya seperti bahan kain, guci, furnitur kayu, kulit, dsb.
Contohnya, kain batik menggunakan ragam hias dalam motifnya.
Gambar hias yang diulang berkali-kali mengikuti pola adalah ide kunci dari ragam
ornamen. Meskipun aplikasi sebenarnya adalah untuk menghias karya seni lain yang
memiliki bidang permukaan kosong seperti kain, furnitur atau guci, belakangan motif
dekoratif juga dapat menjadi gaya yang berdiri sendiri dalam suatu karya seni 2
dimensi seperti lukisan dan desain grafis.
Pola Ragam Hias
Ragam hias biasanya memiliki pola atau susunan yang berulang. Semua unsur
hias yang ada mengikuti pola tersebut, sehingga ragam ornamen tampak teratur dan
terukur. Pola ini juga biasa disebut irama dan dapat mMisalnya untuk ragam hias
geometris biasanya mengikuti pola arah yang saling menyilang, zigzag atau berputar
mengikuti lingkaran. Pola lain dapat sesederhana perulangan unsur hias secara
diagonal atau horizontal saja, seperti yang biasa ditemukan di motif kain batik.
5 RAGAM HIAS
6
Pola hias juga dapat dibuat dengan cara yang tidak teratur, namun tetap
diperhatikan keseimbangannya. Misalnya gambar hias pertama dibuat dengan ukuran
yang lebih besar, gambar kedua dibuat lebih kecil, kemudian pada pengulangna ketiga
dibuat dengan ukuran yang besar lagi.
Perbedaan ragam hias teknik Stilasi, Deformasi Dan Distorsi
1. STILASI
Stilasi adalah Teknik menggambar dengan mengubah bentuk asli
objek gambar atau dengan melihat objek dari berbagai arah dengan
penggayaan dan dapat dibuat menjadi bermacam-macam bentuk baru yang
bersifat dekoratif namun tidak meninggalkan karakter bentuk asli dari
gambar yang dicontoh. Stilasi bias juga dibuat dengan menggunkan bentuk
geometris dan naturalis seperti stilasi bentuk segitiga, bentuk segi empat,
bentuk lingkaran dan sebagainya. Ada juga sitlasi seperti stilasi flora, stilasi
fauna, stilasi benda-benda, dan stilasi bentuk lainnya. stilasi sendiri juga
dapat diterapkan pada berbagai gambar ragam hias yang sudah ada untuk
menambah nilai keindahan dari ragam hias itu sendiri.
2. DEFORMASI
Makna deformasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah
perubahan bentuk. Deformasi bersifat sifatnya sederhana dan minimalis.
Deformasi adalah cara menggambar dengan berdasarkan keinginan dari si
seniman atau penggambar itu sendiri namun tidak meninggalkan unsur
utamanya.
Ada juga yang merartikan Deformasi adalah cara dalam menggambar yang
mengubah bentuk dari objek asli dengan membuat objek lebih terlihat
sederhana struktur maupun proporsi bentuk aslinya menjadi sesuatu yang
baru, dengan proporsi yang berbeda dari objek aslinya.
Langkah-langkah pembuatan gambar Deformasi adalah sebagai berikut:
1. Langkah pertama adalah memilih objek yang akan digambar menjadi
deformasi Dalam pembelajaran kali ini misalkan kita memilih bentuk berupa
mobil
2. Selanjutnya adalah Penggambaran Bangun Luar. Selanjutnya adalah
menggambar bangun luar dari objek tersebut hingga terlihat keseluruhan
bentuk objek tersebut.
6 RAGAM HIAS
7
3. Dan yang terakhir yaitu menyederhanakan bentuk objek. Hal ini dilakukan
dengan cara membagi perbagian objek sehingga bentuknya menjadi sangat
sederhana dan minimalis. Deformasi cocok juga dijadikan ide didalam kita
membuat sebuah logo atau branding.
3. Distorsi
Distorsi adalah sebuah gambar yang dibuat dengan mencontoh suatu
objek namun pada hasil gambarnya tidak dibuat mirip dengan aslinya
melainkan dilebih-lebihkan atau menonjolkan beberapa dari bagian objek
yang ingin di fokuskan. sehingga pada gambar terlihat perubahan yang sangat
signifikan antara objek yang digambar dengan objek aslinya.
7 RAGAM HIAS