The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

2AS 33, 34
Bertumbuh Di Dalam Anugrah Atau Selain Itu Mati

Sore ini saya akan membacakan dari buku Christ’s Object Lessons, halaman 65, dimulai dengan paragraf terakhir.

“Pertumbuhan benih itu melambangkan permulaan kehidupan kerohanian, dan perkembangan tanaman itu adalah suatu gambaran keindahan pertumbuhan Kristen. Sebagaimana dalam perkara alamiah, demikian juga dalam perkara anugerah; tidak mungkin ada kehidupan tanpa pertumbuhan. Tanaman itu harus bertumbuh ataukah mati. Sebagaimana ia itu bertumbuh diam dan tidak kelihatan tetapi terus menerus, demikianlah juga perkembangan kehidupan Kristus. Dalam setiap tingkatan perkembangannya kehidupan kita boleh disempurnakan; namun jika maksud-maksud Allah di dalam kita digenapi, maka akan ada suatu kemajuan secara terus menerus. Penyucian adalah suatu pekerjaan seumur hidup. Sebagaimana kesempatan kita dipertambahkan, pengalaman kita akan menjadi luas, dan pengetahuan kita bertambah. Kita akan menjadi kuat untuk memikul tanggung jawab, dan kedewasaan kita akan jadi dalam perbandingan kepada hak-hak istimewa kita.”

Apakah yang perlu kita doakan sore ini? Marilah kita berdoa untuk bertumbuh dalam anugerah karena tidak mungkin hidup tanpa pertumbuhan; yaitu, untuk maju dengan kebenaran; untuk mengambil keuntungan daripada semua kesempatan-kesempatan kita, untuk bekerjasama dengan utusan-utusan Ilahi; berkemauan untuk memikul berbagai tanggung jawab; menyadari bahwa apabila kita melakukan semua perkara ini, maka kemudian tanggungjawab-tanggungjawab kita akan bertambah, dan kedewasaan kita akan sepadan dengan hak-hak istimewa kita.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SERI TONGKAT GEMBALA, 2023-02-22 21:26:51

2AS 33, 34 | PEMBERSIHAN TEMPAT SUCI -- KAPAN DAN BAGAIMANA HAL ITU TERLAKSANA? | KALAU SAJA ANDA SIA-SIA ADANYA, MAKA INGIN JADI APAKAH PILIHAN ANDA?

2AS 33, 34
Bertumbuh Di Dalam Anugrah Atau Selain Itu Mati

Sore ini saya akan membacakan dari buku Christ’s Object Lessons, halaman 65, dimulai dengan paragraf terakhir.

“Pertumbuhan benih itu melambangkan permulaan kehidupan kerohanian, dan perkembangan tanaman itu adalah suatu gambaran keindahan pertumbuhan Kristen. Sebagaimana dalam perkara alamiah, demikian juga dalam perkara anugerah; tidak mungkin ada kehidupan tanpa pertumbuhan. Tanaman itu harus bertumbuh ataukah mati. Sebagaimana ia itu bertumbuh diam dan tidak kelihatan tetapi terus menerus, demikianlah juga perkembangan kehidupan Kristus. Dalam setiap tingkatan perkembangannya kehidupan kita boleh disempurnakan; namun jika maksud-maksud Allah di dalam kita digenapi, maka akan ada suatu kemajuan secara terus menerus. Penyucian adalah suatu pekerjaan seumur hidup. Sebagaimana kesempatan kita dipertambahkan, pengalaman kita akan menjadi luas, dan pengetahuan kita bertambah. Kita akan menjadi kuat untuk memikul tanggung jawab, dan kedewasaan kita akan jadi dalam perbandingan kepada hak-hak istimewa kita.”

Apakah yang perlu kita doakan sore ini? Marilah kita berdoa untuk bertumbuh dalam anugerah karena tidak mungkin hidup tanpa pertumbuhan; yaitu, untuk maju dengan kebenaran; untuk mengambil keuntungan daripada semua kesempatan-kesempatan kita, untuk bekerjasama dengan utusan-utusan Ilahi; berkemauan untuk memikul berbagai tanggung jawab; menyadari bahwa apabila kita melakukan semua perkara ini, maka kemudian tanggungjawab-tanggungjawab kita akan bertambah, dan kedewasaan kita akan sepadan dengan hak-hak istimewa kita.

AMARAN SEKARANG SATU-SATUNYA KEDAMAIAN PIKIRAN PEMBERSIHAN TEMPAT SUCI -- KAPAN DAN BAGAIMANA HAL ITU TERLAKSANA? KALAU SAJA ANDA SIA-SIA ADANYA, MAKA INGIN JADI APAKAH PILIHAN ANDA? JILID 2 NO. 33, 34


V. T. HOUTEFF Agar setiap orang yang berhaus akan kebenaran dapat memperolehnya, maka buku-buku kecil ini disebarkan dengan cuma-cuma. Hanya satu permohonan yang dimintanya, yaitu setiap jiwa wajib memeriksa segala perkara dan berpegang teguh pada mana yang baik. Hanya benang-benang untaian keemasan Eden dan tali-tali pengikat Golgota yang berwarna darah -- ikatan-ikatan yang mengikat itu yang merupakan pita pengikat buku gratis yang kecil ini. Kami sangat menghargai nama dan alamat anggota MAHK yang dikirimkan.


AMARAN SEKARANG Satu-Satunya Kedamaian Pikiran Jilid 2 No. 33, 34 Pembersihan Tempat Suci -- Kapan Dan Bagaimana Hal Itu Terlaksana? Kalau Saja Anda Sia-Sia Adanya, Maka Ingin Jadi Apakah Pilihan Anda? VICTOR T. HOUTEFF Universal Publishing Association P. O. Box 6965/JAT-PK, Jakarta 13710 e-mail : [email protected]


Jilid 2 No. 33 3 Naskah Untuk Berdoa BERTUMBUH DI DALAM ANUGERAH ATAU SELAIN ITU MATI Sore ini saya akan membacakan dari buku Christ’s Object Lessons, halaman 65, dimulai dengan paragraf terakhir. “Pertumbuhan benih itu melambangkan permulaan kehidupan kerohanian, dan perkembangan tanaman itu adalah suatu gambaran keindahan pertumbuhan Kristen. Sebagaimana dalam perkara alamiah, demikian juga dalam perkara anugerah; tidak mungkin ada kehidupan tanpa pertumbuhan. Tanaman itu harus bertumbuh ataukah mati. Sebagaimana ia itu bertumbuh diam dan tidak kelihatan tetapi terus-menerus, demikianlah juga perkembangan kehidupan Kristen. Dalam setiap tingkatan perkembangannya kehidupan kita boleh disempurnakan; namun jika maksud-maksud Allah di dalam kita digenapi, maka akan ada suatu kemajuan


4 Jilid 2 No. 33 secara terus-menerus. Penyucian adalah suatu pekerjaan seumur hidup. Sebagaimana kesempatan kita dipertambahkan, pengalaman kita akan menjadi luas, dan pengetahuan kita bertambah. Kita akan menjadi kuat untuk memikul tanggung jawab, dan kedewasaan kita akan sebanding dengan hak-hak istimewa kita.” Apakah yang perlu kita doakan sore ini? Marilah kita berdoa untuk bertumbuh dalam anugerah karena tidak mungkin hidup tanpa pertumbuhan; yaitu, untuk maju dengan kebenaran; untuk mengambil keuntungan daripada semua kesempatan-kesempatan kita, untuk bekerjasama dengan utusan-utusan Ilahi; berkemauan untuk memikul berbagai tanggung jawab; menyadari bahwa apabila kita melakukan semua perkara ini, maka kemudian tanggungjawab-tanggungjawab kita akan bertambah, dan kedewasaan kita akan sepadan dengan hak-hak istimewa kita. * * * 2


Jilid 2 No. 33 5 PEMBERSIHAN TEMPAT SUCI -- KAPAN DAN BAGAIMANA HAL ITU TELAKSANA? Oleh : Victor T. Houteff Pendeta dari Persekutuan Davidian Masehi Advent Hari Ketujuh Sabat, 27 Maret 1948 Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas Ayat kita terdapat dalam Daniel pasal delapan ayat 14. Saya akan memulai dengan ayat 13. Daniel 8 : 13, 14 : “Lalu ku dengar seseorang suci sedang berkata-kata, maka seseorang suci yang lain mengatakan kepada orang suci yang sedang berkata-kata itu, Sampai berapa lamakah khayal itu yang berkenan dengan


6 Jilid 2 No. 33 korban yang sehari-hari, dan pelanggaran yang membuat sunyi itu, yang menginjak-injak tempat suci dan orang banyak itu? Maka katanya kepadaku, Sampai 2300 hari; maka tempat suci itu akan dibersihkan.” Terhadap pertanyaan yang berbunyi, “Sampai berapa lamakah khayal itu yang berkenan dengan yang sehari-hari, dan pelanggaran yang membuat sunyi itu, yang menginjak-injak tempat suci dan orang banyak itu?” Datanglah jawabannya, “Sampai 2300 hari; kemudian tempat suci itu akan dibersihkan.” Artinya, dalam masa 2300 hari itu yang sehari-hari itu akan disingkirkan, pelanggaran yang membuat sunyi ditegakkan, tempat suci dan orang banyak akan diinjak-injak di bawah telapak kaki. Sesudah ini tempat suci itu akan dibersihkan. “Setiap pagi” (batas terakhir), menunjukkan setiap hari dari 24 jam -- yaitu ukuran waktu penuh. Kata-kata “korban” tidak termasuk di dalam ayat itu. 3


Jilid 2 No. 33 7 Daniel 8 : 16, 17 : “Maka ku dengar bunyi suara manusia dari antara kedua tepi sungai Ulai, yang berseru, katanya, Hai Gibrail, artikanlah khayal itu kepada orang ini. Maka datanglah ia berdiri pada sisiku : maka pada waktu ia datang, takutlah aku, lalu sujudlah aku : tetapi katanya kepadaku, Pahamilah, hai anak manusia : karena khayal ini akan hal akhir zaman.” Penjelasan malaikat Gibrail bahwa khayal ini adalah akan hal akhir zaman, menunjukkan bahwa yang terpenting dari khayal ini ialah pembersihan tempat suci, dan bahwa ia itu tidak akan terjadi di masa hidup Daniel, dan bukan sebelum masa akhir zaman, melainkan sesudah 2300 hari itu, yaitu dalam masa akhir zaman. Kini karena 2300 hari itu dimulai kirakira dalam abad yang kelima sebelum Kristus (seperti yang terlihat dari ayat-ayat berikutnya), dan karena khayal itu adalah berlaku untuk jangka waktu lama, bagi masa akhir zaman, maka jelaslah 2300 hari


8 Jilid 2 No. 33 itu harus dihitung sehari untuk setahun seperti yang terdapat dalam Yehezkiel 4 : 6. Oleh karena itu, 2300 hari itu, sesungguhnya adalah 2300 tahun, dimana pada akhirnya tempat suci akan dibersihkan. Tanda-tanda apakah yang menandai masa akhir zaman itu? Daniel 12 : 4 : “Tetapi akan dikau, hai Daniel, tutuplah olehmu akan segala perkataan itu, dan meteraikanlah kitab itu, sampai kepada akhir zaman : maka pada masa itu banyak orang akan pergi datang, dan pengetahuan akan dipertambahkan.” Malaikat itu menjelaskan bahwa pada masa akhir zaman banyak orang akan pergi datang, dan pengetahuan akan dipertambahkan. Dan dari kenyataan bahwa orangorang kini pergi datang dan bahwa pengetahuan telah dipertambahkan dengan sendirinya membuktikan bahwa kita kini berada dalam masa akhir zaman, sehingga khayal itu kini harus dapat dimengerti,


Jilid 2 No. 33 9 dan bahwa tempat suci itu kini akan dibersihkan. Daniel 8 : 18 – 21 : “Kini sementara ia berbicara kepadaku, aku berada dalam tidur yang lelap dengan mukaku arah ke tanah : tetapi dijamahnya akan daku, dan didirikannya aku tegak kembali. Lalu katanya kepadaku, Tengoklah, aku hendak memberitahukan kepadamu apa yang akan jadi pada akhir kehangatan murka : karena pada masa yang telah ditentukan akan datang kesudahan. Adapun domba jantan yang kau lihat memiliki dua tanduk itu adalah raja-raja Medo dan Persia. Dan kambing jantan yang kasar itu ialah raja Gerika : dan tanduk besar yang terdapat di antara matanya itu ialah rajanya yang pertama.” Di sini anda melihat di mana sejarah nubuatan dari khayal ini dimulai. Ia itu dimulai dengan kerajaan Medo-Persia, lalu membawa kita terus sepanjang kemenangan-kemenangan dari raja Alexander Agung. 4


10 Jilid 2 No. 33 Daniel 8 : 23 : “Maka pada kesudahan dari kerajaan mereka, setelah semua pendurhaka itu sudah sampai mencapai kepenuhannya, akan bangkit berdiri seorang raja yang keras mukanya, dan yang mengerti kalimat-kalimat gaib.” Pada kesudahan dari kerajaan orangorang Medo dan orang-orang Gerika itu, apabila para pendurhaka, yaitu orangorang Yahudi, telah mencapai puncaknya, maka seorang raja yang lain atau kerajaan akan bangkit berdiri. Itu tentunya tak lain adalah Romawi, yaitu kerajaan yang telah mengalahkan keempat bagian kerajaan Gerika. Daniel 8 : 26, 27 : “Maka khayal dari hal petang dan pagi yang telah dikatakan itu adalah benar: sebab itu meteraikanlah olehmu akan khayal itu; karena ia itu akan jadi banyak hari lagi. Maka aku ini Daniel menjadi lemah, dan sakit beberapa hari lamanya;


Jilid 2 No. 33 11 kemudian aku bangkit, dan mengerjakan pekerjaan kerajaan; maka tercenganglah aku melihat akan khayal itu, tetapi tak seorangpun yang dapat memahaminya.” Daniel di sini mengakui bahwa penjelasan yang sempit yang diberikan oleh Gibrail mengenai khayal itu adalah tidak cukup. Tak seorangpun yang dapat memahaminya. Akibatnya, sementara waktu terus berjalan dan karena ia masih belum juga dapat mengerti akan khayal itu walaupun waktu yang telah ditentukan bagi pembebasan telah tiba, maka secara terperinci ia lalu mengatakan : Daniel 9 : 1, 2, 3, 22, 23 : “Dalam tahun yang pertama dari Kerajaan Darius bin Ahasyweros, yang asal orang Medo itu yang telah dijadikan raja atas kerajaan orang Kasdim; dalam tahun pertama dari pemerintahannya aku Daniel memahami dalam kumpulan Kitab akan angka dari tahun-tahun, yang oleh firman Tuhan telah datang kepada Yeremia nabi itu, bahwa ia akan menye5


12 Jilid 2 No. 33 lesaikan tujuh puluh tahun dalam segala kerusakan Yerusalem. Maka menengadahlah aku kepada Tuhan Hua, hendak mempersembahkan doa dan permohonan, dengan berpuasa dengan berpakaikan kain karung dan abu.... Maka berkatalah ia kepadaku, dan berbicara katanya, hai Daniel, aku sekarang datang untuk memberikan kepadamu akal dan pengertian. Pada permulaan permohonanmu itu telah keluar perintah, maka datanglah aku untuk menyampaikan kepadamu; karena engkau sangat dikasihi : sebab itu pahamilah perkara itu, dan perhatikanlah baik-baik akan khayal itu.” Karena Gibrail harus memulai dimana sebelumnya ia telah tinggalkan (pasal 8), maka ia menasehatkan kepada Daniel supaya pertama sekali memperhatikan dengan seksama akan khayal itu, kemudian Gibrail mengatakan : Daniel 9 : 24 : “Tujuh puluh sabat telah ditentukan bagi bangsamu dan bagi kota sucimu untuk


Jilid 2 No. 33 13 mengakhiri pelanggaran, dan untuk mengakhiri segala dosa, dan untuk mengadakan perdamaian bagi kejahatan, dan untuk membawa masuk kebenaran yang kekal, dan untuk memeteraikan khayal dan nubuatan, dan untuk mengurapi Dia yang maha suci itu.” Oleh karena di sini Gibrail menjelaskan khayal dari pasal 8 itu, yaitu perkaraperkara yang akan jadi dalam masa 2300 hari itu, maka tujuh puluh sabat itupun oleh karenanya merupakan juga sebagian dari masa 2300 hari itu. 6


14 Jilid 2 No. 33 7


Jilid 2 No. 33 15 Marilah sekarang kita mempelajari masalah ini dengan bantuan gambar bagan di atas. Tujuh puluh sabat itu adalah sesungguhnya 490 tahun. Tandailah bahwa selama masa 490 tahun ini, bangsanya Daniel, yaitu orang-orang Yahudi, harus berhenti berbuat dosa dan harus mengadakan perdamaian bagi segala kejahatan mereka, atau jika tidak mereka akan dilepaskan secara tidak berpengharapan lagi. Selanjutnya kepada Daniel diberitahukan di mana masa tujuh puluh sabat itu dimulai : Daniel 9 : 25 : “Sebab itu ketahuilah dan pahamilah, bahwa semenjak dari keluarnya perintah untuk mengembalikan dan membangun kembali Yerusalem sampai kepada Mesias Penghulu itu akan terdapat tujuh minggu, dan enam puluh dua minggu : jalan raya akan dibangun kembali, dan pagar tembok, sekalipun dalam masa kesukaran.”


16 Jilid 2 No. 33 Semenjak dari keluarnya perintah untuk memulihkan dan membangun kembali Yerusalem sampai kepada Mesias Penghulu itu, yaitu sampai kepada Kristus, akan terdapat tujuh minggu (49 tahun), dan enam puluh dua minggu (434 tahun) -- seluruhnya 69 minggu atau 483 tahun. Sejarah menunjukkan bahwa keputusan untuk membangun kembali kota yang tua itu keluar dalam tahun 457 sebelum masehi. Kemudian 483 tahun terhitung dari tahun 457 sebelum Tarik Masehi akan membawa kita sampai ke tahun 27 Tarik Masehi, yaitu tahun Kristus, Mesias, telah dibaptiskan. (Peristiwa inipun, membuktikan bahwa 2300 hari itu harus dihitung sehari sama dengan setahun, dan bahwa tujuh puluh minggu itu adalah kelompok waktu yang pertama, dari dalam seluruh masa 2300 hari itu. Lihatlah pada bagan di atas). Kita harus ingat sekarang bahwa setelah memotong 69 minggu dari tujuh puluh minggu itu sisanya masih satu minggu lagi. Apa yang terjadi selama satu minggu ini diceritakan dalam ayat-ayat berikut ini:


Jilid 2 No. 33 17 Daniel 9 : 26, 27 : “Maka sesudah enam puluh dua minggu Mesias akan dipotong, tetapi bukan bagi diri-Nya sendiri : maka bangsa dari penghulu itu yang akan datang akan membinasakan kota dan tempat suci itu; maka kesudahannya akan dengan air bah yang meliputi, maka sampai kepada akhir peperangan kebinasaan-kebinasaan telah ditentukan. Maka Ia akan menegakkan perjanjian dengan banyak orang untuk satu minggu itu : maka di tengah-tengah minggu itu ia akan menghentikan korban penyembelihan dan persembahan makanan, dan bagi penyebaran segala kekejian ia itu akan dibuat-Nya sunyi sampai semuanya ditumpas, dan kerusakan yang telah ditentukan itu akan dituangkan atas tempat yang sunyi itu.” Justru apa yang akan jadi selama tujuh minggu yang pertama itu atau 49 tahun itu saya tidak bersedia untuk mengatakan, tetapi pada akhir dari 62 minggu berikutnya, atau 434 tahun itu Mesias akan dipo8


18 Jilid 2 No. 33 tong, yaitu disalibkan. Selama minggu yang tersisa itu, yaitu minggu yang ke 70 itu, Ia akan meneguhkan perjanjian dengan banyak orang, dan dalam pertengahan minggu itu Ia akan dipotong, yaitu disalibkan; artinya, akan terdapat 3½ tahun semenjak dari baptisan-Nya sampai kepada penyaliban-Nya Ia akan meneguhkan perjanjian itu. Ini melengkapi masa 70 minggu itu dan membawa kita kepada masa para rasul diperintahkan untuk pergi keluar memberitakan Injil kepada segala bangsa Kafir : Seseorang bernama Kornelius (seorang Kafir) dan Petrus (seorang Yahudi dan seorang rasul) kedua-duanya telah memperoleh khayal : Kornelius telah diberi petunjuk untuk menjumpai Petrus dan Petrus telah diperintahkan untuk menemui Kornelius. Bacalah Kisah Para Rasul pasal 10. Orang-orang Yahudi sebagai suatu bangsa telah gagal untuk berhenti dari dosa dan oleh karenanya mereka telah ditolak, dilepaskan.


Jilid 2 No. 33 19 Pengorbanan Kristus sendiri pada akhir dari 3½ tahun yang pertama itu telah menggantikan upacara-upacara korban, maka demikianlah Ia telah mengakhiri korban penyembelihan itu dalam pertengahan minggu itu. Semua ini, yaitu waktu dan peristiwa, sebagai anda saksikan, telah jadi tepat seperti yang diramalkan oleh Gibrail. Tetapi sungguhpun demikian, walaupun dengan adanya tambahan penjelasan ini, Daniel ternyata masih belum dapat mengerti semua yang terdapat dalam khayal itu. Tetapi sementara waktu terus berjalan, dan karena tanggungannya bagi kelepasan umatnya meningkat, maka dengan menyadari bahwa masanya telah sampai, ia lalu berdoa memohonkan terang. Doanya dicatat dalam pasal 10 bagian pertama, sesudah mana malaikat itu datang kembali lalu menjelaskan kepadanya : Daniel 10 : 21 : “Tetapi aku hendak menunjukkan kepadamu apa yang tersurat dalam Injil Ke9


20 Jilid 2 No. 33 benaran: maka tak seorangpun menyetujui dengan aku dalam semua perkara ini, terkecuali Mikhail Penghulumu itu.” Kepada Daniel kemudian dijanjikan semua terang yang dapat diberikan, bukan saja terhadap khayal dari pasal 8 itu, tetapi juga terhadap semua yang tercatat dalam Injil Kebenaran yang berhubungan dengan khayal itu. Apa yang diperlihatkan kepadanya oleh malaikat itu tercatat dalam pasal 11 dan 12 sebagai berikut : Anda akan melihat, bahwa pasal 11, dimulai dengan khayal dari pasal 8, dengan raja-raja dari Medo-Persia dan Gerika seperti yang dilambangkan dengan domba jantan dan kambing jantan di dalam pasal 8. Kemudian diberitahukan kepada Daniel bahwa penjelasan pada akhirnya sudah cukup, tetapi bahwa adalah tidak mungkin baginya untuk memahami semuanya, karena khayal itu telah dimeteraikan sampai kepada akhir zaman (pasal 12, ayat 8 dan 9).


Jilid 2 No. 33 21 Oleh perantaraan sejarah nubuatan yang panjang ini dan ilmu bumi seperti yang terlihat dalam pasal 11 dan 12, malaikat itu membawa kita sampai kepada masa akhir zaman, kepada masa akan terjadinya pembersihan itu. Maka inilah gambaran pembersihan itu sesuai dengan kata-kata dari malaikat itu : Daniel 12 : 1 : “Maka pada masa itu akan bangkit berdiri Mikhail, Penghulu besar itu yang akan membela bani bangsamu : maka akan ada suatu masa kesukaran, yang sedemikian itu belum pernah ada semenjak berdirinya sesuatu bangsa sampai kepada masa itu : maka pada masa itu umatmu akan dilepaskan, yaitu setiap orang yang tersurat namanya di dalam buku.” Oleh melepaskan orang-orang benar, maka Ia selengkapnya akan memisahkan orang-orang benar dari orang-orang jahat. Ia menaruh “ikan” yang baik di dalam keranjang-keranjang dan membuang semua yang jelek (Matius 13 : 48). Ia akan mem10


22 Jilid 2 No. 33 bersihkan umat-Nya dari dosa dan dari orang-orang berdosa. Daniel 12 : 2, 3 : “Maka banyak dari mereka yang tidur di dalam lebu bumi akan bangkit, sebagian kepada hidup yang kekal, dan sebagian kepada malu dan kehinaan yang kekal. Maka mereka yang bijaksana akan bercahaya-cahaya seperti cerahnya langit; dan mereka yang membalikkan banyak orang kepada kebenaran akan jadi seperti bintang-bintang untuk selama-lamanya.” Orang-orang jahat yang bangkit bersama-sama dengan orang-orang benar di dalam kebangkitan campuran ini juga akan dipisahkan dari orang-orang benar. Orang-orang jahat akan ditaruh bagi malu dan kehinaan yang kekal, tetapi orangorang benar akan diberikan hidup yang kekal. Daniel 12 : 10 : “Banyak orang akan disucikan, dan dibuat menjadi putih, dan dicobai; tetapi


Jilid 2 No. 33 23 orang-orang jahat akan makin melakukan kejahatan, dan tak seorangpun dari orang-orang jahat itu akan mengerti; tetapi orang-orang yang bijaksana akan mengerti; Orang-orang benar yang hidup akan disucikan, tetapi orang-orang jahat akan menjadi makin bertambah jahat. Daniel 12 : 11, 12 : “Dan semenjak dari waktu korban yang sehari-hari itu akan disingkirkan, dan kekejian yang membuat sunyi itu ditegakkan, akan terdapat seribu dua ratus sembilan puluh hari. Berbahagialah orang yang menanti-nanti, dan yang sampai kepada seribu tiga ratus tiga puluh lima hari.” Di sini sejumlah waktu yang lain lagi dalam masa 2300 hari itu diperkenalkan kepada kita, dimulai semenjak waktu yang sehari-hari itu dihapuskan dan kekejian ditegakkan. (Yang sehari-hari itu melambangkan sesuatu yang seharusnya tidak 11


24 Jilid 2 No. 33 boleh dihapuskan, dan segala kekejian itu melambangkan sesuatu yang seharusnya tidak boleh ditegakkan. Kata-kata “korban” telah disisipkan dan tidak merupakan bagian dari ayat itu. Untuk jelasnya terhadap hal ini supaya bacalah Buku Traktat No. 3, Pehukuman dan Penuaian). Tetapi, haruslah diperhatikan, bahwa berkat yang dijanjikan itu (pembersihan itu) belum dimulai sebelum berakhir masa 1335 hari, atau tahun itu. Kini karena masa 2300 tahun itu dimulai dalam tahun 457 sebelum Tarik Masehi dengan keluarnya perintah untuk memulihkan dan membangun kembali kota Yerusalem, maka akibatnya masa 2300 hari itu akan berakhir dalam tahun 1844, yaitu masa berakhirnya 1335 hari itu, kemudian hari-hari dari berkat-berkat itu akan dimulai. Harus diingat sekarang, bahwa pembersihan tempat suci ini meliputi juga pembersihan terhadap baik orang-orang yang akan dibangkitkan maupun terhadap orang-orang yang akan hidup selama masa


Jilid 2 No. 33 25 pembersihan itu. Berbicara dari hal pembersihan itu di antara orang-orang yang hidup, maka oleh perantaraan nabi Yehezkiel Tuhan mengatakan : Yehezkiel 36 : 24 – 29 : “Karena Aku akan mengambil kamu dari antara segala orang kafir, dan menghimpunkan kamu dari segala negeri, dan Aku akan menghantarkan kamu ke dalam negerimu sendiri. Kemudian Aku akan memercikkan air bersih ke atas kamu, maka kamu akan menjadi bersih dari semua kekotoranmu, dan dari semua berhalamu, Aku akan menyucikan kamu. Suatu hati yang baru juga akan Ku karuniakan kepadamu, dan suatu roh yang baru akan Ku masukkan ke dalammu : maka Aku akan keluarkan hati batu dari dalam dagingmu, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu suatu hati daging. Maka Aku akan menaruh Roh-Ku di dalammu, dan membuat kamu berjalan menurut segala syariat-Ku maka kamu akan memeliharakan segala hukum-Ku,


26 Jilid 2 No. 33 dan melaksanakannya. Maka kamu akan tinggal di dalam negeri yang sudah Ku karuniakan kepada nenek moyangmu; maka kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu. Aku juga akan menyelamatkan kamu dari semua kekotoranmu : dan Aku akan memanggil semua gandummu, dan memperbanyakkannya, dan tidak akan membiarkan kelaparan menimpa kamu.” Anda saksikan, tak seorangpun dari semua yang hidup akan betul-betul dapat dibersihkan dari semua cacat dosa mereka sementara masih berada di antara bangsabangsa Kafir. Mereka harus pertama sekali dipisahkan dari segala orang munafik dan orang-orang Kafir, kemudian dibawa ke dalam negerinya sendiri, untuk di sana dipercikkan dengan air bersih, dibersihkan dari semua kekotorannya dan dari semua berhalanya, yaitu apabila mereka sampai ke negeri mereka sendiri, bukan sebelumnya. Bahkan suatu hati yang baru akan dikaruniakan kepada mereka di sana, 12


Jilid 2 No. 33 27 dan juga suatu roh yang baru. Demikianlah kelak Tuhan akan membuat mereka itu berjalan dalam semua syariat-Nya dan membuat mereka memeliharakan segala hukum-Nya untuk selama-lamanya. Demikianlah mereka akan kembali dan tinggal di dalam negeri nenek moyang mereka, yaitu Palestina, dan demikianlah kelak mereka akan menjadi umat Allah untuk selamalamanya. Semua perkara ini, sebagai anda saksikan, adalah berlaku sebelum masa seribu tahun itu. Marilah sekarang kita selidiki akan pembersihan itu menurut nabi Yoel, Maleakhi, dan Yeremia : Yoel 3 : 21 : “Karena Aku akan menyucikan darah mereka yang belum Ku sucikan; karena Tuhan diam di Sion.” Maleakhi 3 : 1 – 3 : “Tengoklah, Aku akan mengirim utusanKu, maka ia akan menyediakan jalan di hadapan-Ku : maka Tuhan yang kamu


28 Jilid 2 No. 33 cari itu, akan datang dengan tiba-tiba ke kaabah-Nya, yaitu utusan perjanjian, yang kamu senangi itu: tengoklah, ia akan datang, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam. Tetapi siapakah yang dapat tahan pada hari kedatangan-Nya itu? Dan siapakah yang dapat berdiri apabila Ia kelihatan? Karena Ia adalah bagaikan api pandai emas, dan seperti sabun penyuci : maka Ia akan duduk seperti seorang pemurni emas dan pemurni perak; maka Ia akan menyucikan segala bani Lewi, dan membersihkan mereka itu seperti emas dan perak, supaya mereka dapat mempersembahkan kepada Tuhan suatu persembahan dalam kebenaran.” Yeremia 31 : 31 – 33 : “Tengoklah, hari-hari itu datang, demikianlah firman Tuhan, bahwa Aku hendak membuat suatu perjanjian yang baru dengan isi rumah Israel, dan dengan isi rumah Yehuda : bukan sesuai dengan perjanjian yang sudah Ku buat dengan nenek moyang mereka itu pada hari Aku 13


Jilid 2 No. 33 29 membawa mereka dengan tangan-Ku membawa mereka keluar dari negeri Mesir; perjanjian-Ku itu sudah mereka langgar, walaupun Aku adalah seorang suami bagi mereka itu, demikianlah firman Tuhan : tetapi ini akan merupakan perjanjian yang akan Ku buat dengan isi rumah Israel; Bahwa sesudah hari-hari itu, demikianlah firman Tuhan, Aku hendak memasukkan hukum-Ku ke dalam batin mereka, dan menuliskannya di dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.” Perjanjian yang lama itu ialah memeliharakan segala perintah Allah sementara semua itu ada tertulis, bukan pada hati, melainkan di atas log-log batu, melawan kehendak dari hati batu. Tetapi perjanjian yang baru ialah membersihkan mereka itu dari hati-hati batu mereka, dan menuliskan perintah-perintah itu pada hati daging mereka. Yeremia 31 : 34 :


30 Jilid 2 No. 33 “Dan tiada lagi mereka itu akan mengajar seorang akan seorang dan saudara akan saudaranya, katanya, Kenallah engkau akan Tuhan: karena mereka sekalian akan mengenal Aku, dari yang terbesarnya sampai kepada yang terkecilnya, demikianlah firman Tuhan : karena Aku akan mengampuni segala kejahatan mereka, dan tiada Aku ingat lagi akan segala dosanya.” Apabila umat Allah telah dibersihkan sedemikian ini, maka mereka sekaliannya akan mengenal Tuhan. Kemudian mereka akan betul-betul menjadi umat-Nya, yaitu bangsa-Nya. Dan jaminan dari Allah adalah sebagai berikut : Yeremia 31 : 35, 36 : “Demikianlah firman Tuhan, yang telah mengaruniakan matahari untuk terang pada siang hari, dan peraturan-peraturan bulan dan segala bintang untuk terang pada malam hari, dan yang membelahkan laut sehingga bergelora segala ombaknya; Tuhan serwa sekalian alam itulah nama14


Jilid 2 No. 33 31 Nya : Jikalau kiranya segala peraturan itu berlalu dari hadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan, maka benih Israelpun akan berhenti menjadi suatu bangsa di hadapan hadirat-Ku untuk selama-lamanya.” Adakah Allah berbuat demikian karena kebaikan umat-Nya ataukah karena Ia hendak menyucikan nama-Nya? Marilah kita lihat : Yehezkiel 36 : 20 – 24 : “Maka setelah mereka masuk di antara segala orang kafir, kemana mereka itu telah pergi, mereka mencemarkan namaKu yang suci itu, apabila orang mengatakan dari hal mereka, Inilah umat Tuhan, yang telah keluar dari negeri-Nya. Tetapi Aku sayang akan nama-Ku yang suci itu yang sudah dicemarkan oleh bangsa Israel di antara orang kafir, kemana mereka itu telah pergi. Sebab itu katakanlah olehmu kepada bangsa Israel, demikianlah firman Tuhan Hua; bahwa bukan karena kamu Aku telah berbuat


32 Jilid 2 No. 33 ini, hai isi rumah Israel, melainkan karena nama-Ku yang suci, yang telah kamu cemarkan di antara segala orang kafir, kemana kamu telah pergi. Maka Aku hendak menguduskan nama-Ku yang besar itu, yang telah dicemarkan di antara segala orang kafir, yang sudah kamu cemarkan di tengah-tengah mereka itu; maka orang-orang kafir itu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, demikianlah firman Tuhan Hua apabila Aku akan dikuduskan di dalam kamu di hadapan mata mereka itu. Karena Aku akan membawa kamu dari antara segala orang kafir itu, dan menghimpunkan kamu dari segala negeri, dan membawa kamu ke dalam negerimu sendiri.” Jelaslah, Firman menyatakan bahwa tempat suci itu akan dibersihkan, bahwa negeri itu juga akan dikembalikan, dan Kerajaan itu akan dipulihkan, bukan oleh sebab kebaikan orang banyak itu, melainkan karena demi nama Allah, yaitu karena kebaikan-Nya sendiri. Orang-orang


Jilid 2 No. 33 33 kafir, pun, akan mengetahui apa yang diperbuat Allah bagi umat-Nya, karena Alkitab menunjukkan bahwa semua ini akan jadi langsung di hadapan mata mereka. Pembersihan yang sama ini pun oleh Kristus digambarkan demikian: Matius 25 : 32 – 34 : “Maka di hadapan-Nya akan berhimpun segala bangsa: maka Ia akan memisahkan mereka itu seorang dari yang lainnya, seperti seorang gembala memisahkan domba-domba dari kambing-kambing: maka Ia akan menempatkan dombadomba pada sebelah kanan-Nya, tetapi kambing-kambing pada sebelah kiriNya. Kemudian Raja akan mengatakan kepada mereka yang berada pada sebelah kanan-nya, Marilah, kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, warisilah kerajaan yang telah disediakan bagimu semenjak dari permulaan dunia.” Inilah kebenaran yang telah dilalaikan oleh Organisasi : mereka menyangka bahwa mereka akan membuat suatu barisan 15


34 Jilid 2 No. 33 semut menuju ke tahta Allah untuk masa seribu tahun millenium itu. Tetapi menurut Alkitab, di sini anda saksikan bahwa umat harus pertama-tama dipisah-pisahkan dari antara orang-orang kafir, kemudian disucikan dari semua kekotoran mereka, dan demikianlah baru memungkinkan mereka untuk berdiri di hadapan hadirat Allah yang suci dan kekal itu. Demikianlah tempat suci yang berada di antara orang-orang yang hidup disucikan, dan demikianlah umat dibuat menjadi pantas untuk memerintah bersama dengan Kristus untuk seribu tahun lamanya. Saudara-saudara, Saudari-saudariku, ambillah ketetapan supaya anda tidak akan didapati, diantara kawanan kambing yang berada pada sebelah kiri-Nya, melainkan bersama-sama dengan kawanan domba pada sebelah kanan-Nya jika anda hendak mendengarkan Raja itu mengatakan, “Masuklah, kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, warisilah Kerajaan yang telah dipersiapkan bagimu semenjak dari per-


Jilid 2 No. 33 35 mulaan dunia.” (Matius 25 : 34). Dan ingatlah bahwa kita sekarang sedang hidup “di akhir zaman” untuk beberapa tahun lagi. Lagi pula, bahwa terang ini kini telah tiba sebab penyucian anggota-anggota sidang yang hidup itu sudah dekat sekali. * * * 16


36 Jilid 2 No. 34 KALAU SAJA ANDA SIA-SIA ADANYA, MAKA INGIN JADI APAKAH PILIHAN ANDA? Oleh : Victor T. Houteff Pendeta dari Persekutuan Davidian Masehi Advent Hari Ketujuh Sabat, 17 April 1948 Kapel Gunung Karmel, Waco, Texas Ayat kita terdapat dalam : 1 Raja-Raja 3 : 5 : “Maka di Gibeon kelihatanlah Tuhan kepada Salomo dalam mimpi pada malam hari : maka firman Allah kepadanya, Mintalah apa yang akan Ku berikan kepada-mu.” Salomo memohonkan akal budi, maka bersamaan dengan itu ia memperoleh se-


Jilid 2 No. 34 37 gala-galanya yang diingini orang untuk dimiliki. (1 Raja-Raja 3 : 10 – 14). Kalau saja kita diberi kesempatan memilih yang sedemikian seperti yang diberikan kepada Salomo, maka apakah yang hendak kita minta? -- Saya takut kalau-kalau banyak di antara kita tidak akan meminta yang sebaik mungkin seperti yang telah diminta oleh Salomo. Saya pikir banyak dari antara kita mungkin sekali akan minta mendapatkan sejumlah besar uang, dan beberapa di antara kita mungkin akan minta memperoleh kekayaan besar, dan lain-lainnya mungkin akan minta mendapatkan seorang isteri atau seorang suami. Dan apakah yang mendorong saya berpikir demikian ini? -- Sederhana saja karena saya melihat banyak sekali saudara-saudara yang menyibukkan dirinya untuk mencari uang dan berburu, bukan untuk belajar. Andaikata anda sia-sia saja adanya, dan anda sudah cukup berperasaan seperti halnya Salomo, untuk mendengarkan suara Allah yang mengatakan: “Ingin jadi


38 Jilid 2 No. 34 apakah anda? Pintalah itu, maka anda akan jadi begitu.” Anda tentunya ingin menjadi yang terbaik dalam ciptaan Allah, yaitu seorang mahluk manusia. Marilah kita bayangkan andaikata permohonan anda itu dikabulkan sehingga anda sekarang telah menjadi seorang mahluk manusia yang baik, tetapi belum bisa maju lebih jauh : Anda belum mempunyai keluarga, anda belum mempunyai suku bangsa, pemerintah ataupun umat. Anda belum mengetahui apa-apa dari hal Allah dan belum mengetahui apa-apa dari hal agama. Selanjutnya dalam kemajuan anda di antara semua mahluk hidup, anda tentunya ingin memilih kebangsaan anda. Yang manakah dari seluruh umat manusia di bumi hendak anda pilih untuk menjadi kebangsaan anda? Saya ingin memilih menjadi seorang Ibrani, sebab bangsa Ibrani dari antara segala bangsa di bumi berasal dari keturunan nabi-nabi, raja-raja, dan imam-imam. Tentu saja bangsa Ibrani 17


Jilid 2 No. 34 39 (bukan saya maksudkan kepada orangorang Yahudi tidak beriman yang ada sekarang), pada saat ini belum mempunyai pemerintahannya sendiri; ia itu masih tercerai-berai di antara segala bangsa. Sebab itu anda hendaknya harus memilih pemerintahan yang di bawahnya anda akan mendirikan rumah anda. Oleh karena Amerika Serikat adalah bangsa yang termaju, dan karena di bawah pemerintahannya anda akan dapat bergerak ke mana-mana dengan lebih leluasa daripada di sesuatu bangsa lain, maka anda sudah pasti ingin memilih menjadi salah seorang warga negaranya. Andaikata selanjutnya anda sangat berkesan untuk menggabungkan diri dengan sebuah gereja. Hanya ada tiga agama untuk dipilih dari antaranya, yaitu Kekafiran, Kristen dan Mohammedan; maka yang manakah yang anda pilih? Akal budi karunia Allahmu akan mengatakan kepada anda bahwa agama yang harus dipilih ialah yang terbaik dan terpanjang sejarah-


40 Jilid 2 No. 34 nya, yaitu yang telah membuktikan keaslian dirinya dan ketahanannya, yaitu yang telah membuktikan dirinya mampu menyelamatkan orang-orang berdosa, membangkitkan orang mati, dan mengubahkan orang-orang hidup. Oleh karena hanya agama Kristus sajalah yang telah membuktikan dirinya mampu melaksanakan semua ini dan mampu meramalkan dari hal bangkit dan jatuhnya bangsa-bangsa dan orang banyak, di masa lalu, di waktu ini, dan dalam masa yang akan datang -- semenjak dari mula pertama sampai kepada akhir sejarah yang akan datang. Dan karena pendirinya sendiri menyatakan diriNya sebagai pencipta dunia, dan sebagai Anak Allah, yang awal dan yang akhir, Juruselamat seluruh umat manusia, maka anda tentunya ingin menggabungkan diri kepadanya. Pada kenyataannya, jika seseorang hendak mengambil manfaat yang penuh dari agama, maka semua inilah persyaratan yang harus dipunyai oleh 18


Jilid 2 No. 34 41 agamanya. Dan jika semua ini adalah alasan-alasan utama bagi seseorang untuk menganut sesuatu agama, maka tidak ada pilihan lain lagi selain memilih agama Kristen, karena hanya itu yang mempertahankan jaminannya dengan kenyataankenyataan yang terbukti, dengan pelaksanaannya yang nyata. Andaikata anda sekarang telah menjadi seorang Kristen yang sepenuh hati, dan benar-benar Kristen, namun anda masih menghadapi suatu masalah besar; yaitu, anda menemukan Kekristenan sedang terbagi-bagi dalam banyak sekali sektesekte, masing-masing berbeda dari yang lainnya baik dalam doktrin maupun dalam tingkah laku. Oleh sebab itu anda terpaksa memilih sekte yang mungkin anda suka untuk menggabungkan diri kepadanya, yaitu sekte yang mungkin anda suka untuk dijadikan milik anda sendiri. Tentu saja, pilihan anda, sekali lagi harus berdasarkan kenyataan, bukan berdasarkan perkiraan saja. Dan karena Alkitab


42 Jilid 2 No. 34 itu sendiri kini telah menjadi satu-satunya penuntun bagi anda, satu-satunya guru anda, maka anda harus meminta nasehat kepadanya, dan pilihan anda harus dibuat sesuai dengannya. Dan jika anda kini hidup di akhir zaman, yaitu zaman dimana Wahyu dari Yohanes itu betul-betul berbicara dan menyinari atas jalan orangorang suci, maka anda tentunya akan terlebih dulu meminta nasehat kepada buku Wahyu lalu anda menggabungkan diri kepada sekte yang dianjurkannya. Maka yang manakah itu? Marilah kita lihat kepada Wahyu pasal 12 -- Wahyu 12 : 15 : “Maka naga itu menyemburkan air dari dalam mulutnya bagaikan air bah dari belakang perempuan itu, supaya dapat ia membuat perempuan itu hanyut terbawa air bah itu.” Perempuan itu, sebagai anda ketahui, adalah lambang daripada sekte itu, yaitu Sidang. 19


Jilid 2 No. 34 43 Wahyu 12 : 16 : “Maka bumi menolong perempuan itu, dengan membuka mulutnya, lalu menelan semua air banjir yang telah disemburkan oleh naga itu dari dalam mulutnya.” Hanya Sidang inilah, anda saksikan, yang disenangi bahkan oleh bumi sendiri. Hanya sekte inilah yang selamat dari air banjir semburan Naga itu, yaitu selamat dari terbawa arus banjir orang-orang munafik dan “lalang-lalang” yang ada di tengah-tengahnya itu. Wahyu 12 : 17 : “Maka marahlah naga itu terhadap perempuan itu lalu pergi memerangi mereka yang lagi tinggal dari benihnya, yaitu mereka yang memeliharakan perintahperintah Allah, dan memiliki kesaksian Yesus Kristus.” Di sini, anda saksikan, bahwa mereka yang lagi tinggal itu, yaitu mereka yang tertinggal setelah orang-orang lainnya habis ditelan oleh bumi, begitulah dimisalkan


44 Jilid 2 No. 34 mereka memeliharakan perintah-perintah Allah dan memiliki kesaksian Yesus Kristus. Oleh sebab itu, mereka yang tertinggal ini, atau sekte ini, yang memeliharakan perintah-perintah Allah, adalah satu-satunya yang dinyatakan oleh Ilham, adalah satu-satunya yang pantas untuk di ikuti bergabung, satu-satunya yang dapat memberi manfaat bagi setiap orang. Hanya dia yang memiliki kuasa untuk luput dari setiap bencana yang kini sedang bergolak di seluruh dunia. Ialah satu-satunya sekte yang berkenan di hadapan Allah. Tak ada yang lain yang dapat berbuat begitu, karena tidak ada yang lain yang dapat membawa untung bagimu. Kemudian, juga, bahwa hanya ialah yang memiliki kesaksian Yesus Kristus, yaitu Roh Nubuat yang hidup yang terdapat di tengah-tengahnya (Wahyu 19 : 10), yaitu Roh yang memimpin kepada segala Kebenaran, yaitu satu-satunya yang dapat menginterpretasikan Alkitab dengan benar (2 Petrus 1 : 20, 21). Maka, jelaslah, bahwa


Jilid 2 No. 34 45 Ilham tidak menghendaki anda menggabungkan diri dengan sekte lainnya, selain hanya dengan “mereka yang lagi tinggal” ini saja. Walaupun demikian, memeliharakan perintah-perintah Allah, meliputi juga memeliharakan setiap perintah itu sendiri, karena “Barangsiapa yang akan memeliharakan seluruh hukum, tetapi melanggar salah satu pokoknya, ia adalah bersalah terhadap semuanya.” Yakobus 2 : 10. Dan juga, hendaknya diingat, bahwa pemeliharaan perintah-perintah itu hanya dapat diakui secara resmi melalui pemeliharaan terhadap perintah Sabat, yaitu perintah yang berbunyi : “Enam hari lamanya hendaklah kamu bekerja, dan melaksanakan segala pekerjaanmu : tetapi hari yang ketujuh itu adalah Sabat Tuhan Allahmu : pada hari itu jangan kamu melakukan pekerjaan apapun, baik kamu, atau anak lelakimu, atau anak perempuanmu, atau hamba lelakimu, atau hamba perempuanmu, atau 20


46 Jilid 2 No. 34 ternakmu, ataupun orang asingmu yang berada di dalam pintu-pintu gerbangmu : Karena dalam enam hari lamanya Tuhan telah menjadikan langit dan bumi, dan laut, dan semua yang ada di dalamnya, dan Ia berhenti pada hari yang ketujuh : oleh sebab itu Tuhan memberkati hari Sabat itu dan menyucikannya.” Keluaran 20 : 9 – 11. Hari Sabat itu, anda saksikan, telah diciptakan suci, tetapi enam hari pertamanya telah diciptakan untuk kerja. Sabat hari yang ketujuh ialah satu-satunya Sabat, dan di dalam seluruh Firman Allah yang suci tidak terdapat satupun perintah untuk menyucikan sesuatu hari yang lain sebagai penggantinya. Hanya pemeliharaan Sabat hari ketujuh yang membuktikan iman seseorang kepada sang Pencipta, dan menentang teori evolusi. Oleh sebab itu suatu Sabat pengganti tidak lagi dapat diterima sebagai suatu perintah Allah, seperti juga persembahan Kain tidak dapat diterima sebagai upacara korban.


Jilid 2 No. 34 47 Janganlah melawan Tuhan dengan mengatakan bahwa hari Sabat itu adalah hanya bagi orang Yahudi, sebab Tuhan mengatakan : Yesaya 56 : 2 – 7 : “Berbahagialah orang yang berbuat demikian, dan anak Adam yang berpaut kepada hal itu; yang memeliharakan Sabat, sehingga tiada dinajiskannya, dan yang memeliharakan tangannya dari berbuat sesuatu kejahatan. Yang tidak membiarkan anak orang asing yang telah menggabungkan diri kepada Tuhan berbicara dengan mengatakan, bahwa Tuhan sudah mengasingkan aku selengkapnya dari umat-Nya : yang juga tidak membiarkan orang kasim mengatakan, Tengoklah, aku ini adalah sebatang pohon yang kering. Karena demikianlah firman Tuhan kepada orang-orang kasim yang memelihara segala Sabat-Ku, dan memilih perkara-perkara yang berkenan kepadaKu, dan berpegang kepada perjanjianKu; juga kepada mereka Aku akan me21


48 Jilid 2 No. 34 ngaruniakan di dalam rumah-Ku dan di sebelah dalam segala pagar tembokKu suatu tempat dan sebuah nama yang lebih baik daripada nama segala anak laki-laki dan anak perempuan : Aku akan memberikan kepada mereka suatu nama yang kekal, yang tiada akan terhapuskan. Juga kepada anak-anak orang asing, yang menggabungkan diri kepada Tuhan, untuk berbakti kepadanya, dan untuk mencintai nama Tuhan, untuk menjadi hamba-hamba-Nya, yaitu setiap orang yang memeliharakan Sabat daripada menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku; mereka pun akan Ku bawa ke bukit kesucian-Ku, dan akan Ku buat mereka itu gembira di dalam rumah sembahyang-Ku : semua persembahan bakaran dan korban-korban mereka itu akan diterima di atas mezbah-Ku; karena rumah-Ku akan disebut orang rumah sembahyang bagi segala bangsa.” Satu-satunya Sabat yang pernah diketahui oleh Yesus ialah Sabat hari ketujuh,


Click to View FlipBook Version