KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga
Modul Ajar ini dapat disusun dan diselesaikan tepat waktu. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih
kepada pihak yang telah membantu berkontribusi dalam memberikan bantuan baik berupa pikiran
maupun materi
Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk sumber daya
manusia yang handal dan berdaya saing, membentuk watak dan jiwa sosial, berbudaya, berakhlak
mulia, berwawasan luas serta menguasai teknologi dan informasi, proses pembelajaran pada dunia
pendidikan harus selaras dengan perkembangan yang terjadi agar tujuan pembelajaran yang
diharapkan dapat tercapai dengan baik
Penulis berharap semoga Modul Ajar ini dapat memberikan manfaat serta dapat menambah
pengetahuan dan pengalaman bagi peserta didik. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan
dalam penyusunan modul ajar ini. Untuk itu kami sebagai Penulis sangat mengharapkan kritik dan
saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan Modul Ajar ini
Surakarta, Mei 2022
Penulis
INFORMASI UMUM
1) Identitas Modul
Penyusun Rahmadhani Desty Prastiwi
Jenjang Sekolah SMK
Tahun Pelajaran 2022
Mata Pelajaran Akuntansi Dasar
Fase/Kelas E/X
Topik Asumsi, Prinsip - Prinsip dan Konsep Dasar Akuntansi
Alokasi Waktu 2 Jam Pelajaran (45 Menit)
2) Kompetensi Awal
Peserta didik dapat memahami asumsi, prinsip - prinsip dan konsep dasar akuntansi
Peserta didik dapat mengelompokkan asumsi, prinsip - prinsip dan konsep dasar
akuntansi
3) Profil Pelajar Pancasila
Profil pelajar pancasila yang akan dibentuk diantaranya sebagai berikut :
Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak mulia
Kebhinekaan global
Gotong royong
Mandiri
Bernalar kritis
Kreatif
4) Sarana dan Prasarana
Media Bahan Tayang (Slide Power Point)
Alat/Bahan LCD proyektor, Laptop/Komputer, Papan tulis, Spidol
Sumber Belajar
Sucipto, Toto. 2014. Pengantar Akuntansi dan Keuangan
untuk SMK Kelas X Semester 1. Jakarta:Yudhistira
Suryanto, Deden. 2018. Akuntansi Dasar untuk SMK Kelas X.
Jakarta: CV. Pustaka Mulia
Hartati, Dwi.2014. Pengantar Akuntansi. Jakarta : Penerbit
Erlangga
Dwi, Wahyudi dalam https://akuntansee.com/4-asumsi-
dasar-akuntansi/, tertanggal 16 Agustus 2019
Guru Akuntansi dalam https://guruakuntansi.co.id/asumsi-
dasar-akuntansi/, tertanggal 16 Agustus 2019
Novia, Widia dalam https://www.jurnal.id/id/blog/2018-
mengenal-lebih-dekat-8-konsep-dasar-akuntansi/, tertanggal
16 Agustus 2019
Buku Akuntansi dari sumber yang relevan
Internet
Youtube
5) Target Peserta Didik
Peserta didik yang menjadi target antara lain sebagai berikut :
Peserta didik regular/tipikal umum : Tidak memiliki kesulitan dalam mencerna dan
memahami materi pembelajaran
Peserta didik dengan kesulitan belajar : Memiliki gaya belajar yang terbatas hanya
satu gaya misalnya dengan dijelaskan. Memiliki kesulitan berbahasa yang baik dan
sulit memahami materi pembelajaran, kurang percaya diri, sulit berkonsentrasi, dan
sebagainya
Peserta didik dengan pencapaian tinggi : Mencerna dan memahami materi
pembelajaran dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berpikir tingkat tinggi
(HOTS) dan memiliki keterampilan memimpin
6) Model Pembelajaran
Model pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran tatap muka
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi, Kerja kelompok
KEGIATAN INTI
1) Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan mengamati dan menggali informasi,
melakukan diskusi, presentasi dan penugasan. Maka diharapkan peserta didik dapat :
Setelah peserta didik mengamati powerpoint yang ada, peserta didik dapat
mendeskripsikan asumsi akuntansi dengan kemandirisan dan disiplin
Setelah mengamati bahan ajar, peserta didik dapat menjelaskan prinsip - prinsip
akuntansi dengan benar
Setelah peserta didik membaca teks di powerpoint peserta didik dengan percaya diri
dapat mengidentifikasi konsep dasar akuntansi dengan teliti
Setelah berdiskusi peserta didik dengan penuh tanggung jawab, dapat menyebutkan
asumsi akuntansi dengan benar
Setelah berdiskusi peserta didik dengan percaya diri dapat mengelompokkan prinsip
dasar akuntansi dengan benar
Setelah berdiskusi peserta didik dengan teliti menyimpulkan konsep dasar akuntansi
2) Pemahaman Bermakna
Pemahaman bermakna yang akan diperoleh peserta didik melalui modul ajar, yaitu :
Peserta didik berkelompok untuk memecahkan masalah dalam mencapai suatu tujuan
Peserta didik dapat mendeskripsikan asumsi dasar akuntansi
Peserta didik dapat memahami prinsip - prinsip dasar akuntansi
Peserta didik dapat mengidentifikasi konsep dasar akuntansi
3) Pertanyaan Pemantik
Peserta didik menjawab pertanyaan pemantik dari guru terkait dengan materi pembelajaran
yaitu Asumsi, Prinsip - Prinsip dan Konsep Dasar Akuntansi :
Apa sih yang dimaksud asumsi ?
Apa sih prinsip - prinsip dasar akuntansi ?
Apa sih konsep dasar akuntansi ?
4) Persiapan Pembelajaran
Persiapan membuat perencanaan tertulis yang berisi tujuan pembelajaran secara
operasional materi, bentuk kegiatan belajar mengajar, metode yang digunakan,
waktu, alat - alat pelajaran dan evaluasi
Metode belajar yang digunakan harus menggunakan cara tertentu yang tepat dalam
proses belajar mengajar sehingga tujuan tercapai. Metode yang sering digunakan
adalah ceramah, diskusi dan penugasan
Memberi motivasi belajar
Pengadaan alat peraga dan perpustakan bertujuan untuk membantu siswa agar siswa
mendapat gambaran yang konkrit, untuk menjelaskan materi pelajaran, untuk
menarik perhatian siswa, menambah kegiatan belajar
5) Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Pendahuluan Mengucapkan salam kepada siswa 20 Menit
Menanyakan keadaan siswa
Kegiatan Inti Berdoa bersama 55 Menit
Memeriksa kehadiran siswa
Memberi motivasi belajar siswa secara
kontekstual sesuai manfaat materi ajar
dalam kehidupan sehari - hari, dengan
memberikan contoh dan perbandingan
lokal, nasional dan internasional
Mengerjakan Literasi
Penyampaian tujuan pembelajaran
Orientasi Masalah
Mengamati
1. Guru menayangkan bahan tentang asumsi,
prinsip - prinsip dan konsep dasar
akuntansi
2. Guru mengarahkan peserta didik untuk
membaca buku
3. Peserta didik membaca buku yang
diberikan guru
Menanya
1. Guru menugaskan peserta didik
mendiskusikan dalam kelompok asumsi,
prinsip - prinsip dan konsep dasar
akuntansi
2. Peserta didik bertanya pada diri sendiri
atau teman kelompok mengenai asumsi,
prinsip - prinsip dan konsep dasar
akuntansi
Pengumpulan Data dan Verifikasi
Mengumpulkan informasi
1. Guru mendorong peserta didik
mengumpulkan berbagai jenis informasi
tentang asumsi, prinsip - prinsip dan
konsep dasar akuntansi
2. Peserta didik secara individu menggali
berbagai informasi dari berbagai sumber
tentang asumsi, prinsip - prinsip dan
konsep dasar akuntansi
3. Peserta didik berdiskusi memverifikasi
tentang asumsi, prinsip - prinsip dan
konsep dasar akuntansi
Pengumpulan Data Melalui Eksperimen
Mengumpulkan Informasi
1. Guru mendorong peserta didik
mengumpulkan berbagai jenis informasi
tentang asumsi, prinsip - prinsip dan
konsep dasar akuntansi
2. Peserta didik secara individu menggali
berbagai informasi dari berbagai sumber
tentang asumsi, prinsip - prinsip dan
konsep dasar akuntansi
3. Peserta didik berdiskusi memverifikasi
tentang asumsi, prinsip - prinsip dan
konsep dasar akuntansi
Mengorganisasi dan Memformulasikan
Menalar
1. Guru menugaskan siswa mencoba
mengidentifikasi asumsi, prinsip - prinsip
dan konsep dasar akuntansi berdasarkan
tugas yang diberikan guru
2. Guru menilai sikap, pengetahuan dan
keterampilan selama kegiatan berlangsung
3. Guru meminta peserta didik
mempresentasikan hasil pekerjaanya
peserta didik secara individu atau
kelompok
4. Mengidentifikasi asumsi, prinsip - prinsip
dan konsep dasar akuntansi
Penutup 5. Berdasarkan kasus yang diberikan guru 15 Menit
peserta didik mencoba mempresentasikan
hasil diskusi kelompoknya pada kelompok
lain
6. Peserta didik memberikan tanggapan dan
masukan terhadap pertanyaan yang
muncul pada saat presentasi
Menganalisis Proses Inquiry
Mengomunikasikan
1. Guru menugaskan peserta didik untuk
mengumpulkan hasil diskusi secara tertulis
2. Peserta didik bersama guru membuat
simpulan tentang asumsi, prinsip - prinsip
dan konsep dasar akuntansi
Dalam kegiatan penutup, guru bersama
peserta didik baik secara individual maupun
kelompok melakukan refleksi untuk :
Membuat kesimpulan dan refleksi
Memberikan tugas dari buku paket
Menyampaikan materi berikutnya
Berdoa
6) Asesmen Mandiri Kreatif Bernalar
Kritis
a. Asesmen Diagnostik
1. Penilaian sikap (Profil Pelajar Pancasila)
No. Nama Peserta Didik
1
2
3
4
5
Keterangan :
1 = Sudah muncul
0 = Belum Muncul
2. Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik
sehari - hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum.
Pengamatan langsung dilakukan oleh guru
No. Nama Aspek Perilaku Yang Dinilai Jumlah Skor Kode
Peserta Didik BS JJ TJ DS Skor Sikap Nilai
1
2
3
4
5
Keterangan :
BS : Bekerja sama
JJ : Jujur
TJ : Tanggung jawab
DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria :
100 : Sangat baik
75 : Baik
50 : Cukup
25 : Kurang
2. Skor maksimal = Jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria
3. Skor sikap = Jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai
Kode nilai/Predikat :
75,01 - 100,00 : Sangat baik (SB)
50,01 - 75,00 : Baik (B)
25,01 - 50,00 : Cukup (C)
00,00 - 25,00 : Kurang (K)
3. Penilaian diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik,
maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri.
Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan
terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan
dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan
merumuskan format penilaiannya. Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan
oleh guru terlebih dahulu
No. Pertanyaan Ya Tidak Jumlah Skor Kode
Skor Sikap Nilai
1 Selama diskusi, saya ikut
serta mengusulkan
ide/gagasan
2 Ketika kami berdiskusi,
setiap anggota
mendapatkan kesempatan
untuk berbicara
3 Saya ikut serta dalam
membuat kesimpulan hasil
diskusi kelompok
4 Saya berani mengemukakan
pendapat jika ada
ketidaksesuaian dengan
materi yang dipelajari
Catatan :
Skor penilaian ( Ya = 100 dan Tidak = 50)
Skor maksimal = Jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria
Skor sikap = Jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100
Kode nilai/Predikat :
75,01 - 100,00 : Sangat Baik (SB)
50,01 - 75,00 : Baik (B)
25,01 - 50,00 : Cukup (C)
00,00 - 25,00 : Kurang (K)
4. Penilaian teman sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya
sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud
dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format
penilaiannya
FORMAT PENILAIAN TEMAN SEBAYA
Nama yang diamati :
Pengamat :
No. Pertanyaan Ya Tidak Jumlah Skor Kode
Skor Sikap Nilai
1 Mau menerima pendapat
teman
2 Memberikan solusi terhadap
permasalahan
3 Memaksakan pendapat
sendiri kepada anggota
kelompok
4 Marah saat diberi kritik
5 Tidak serius ketika
berdiskusi
Catatan :
Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan
untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
Skor maksimal = Jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria
Skor sikap = Jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100
Kode nilai/Predikat :
75,01 - 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 - 75,00 = Baik (B)
25,01 - 50,00 = Cukup (C)
00,00 - 25,00 = Kurang (K)
5. Anekdotal
Catatan Anekdot Peserta Didik
Nama Peserta Didik Tempat Waktu Peristiwa/Perilaku
b. Asesmen Formatif
Instrumen Penilaian Diskusi
Materi :
Pertemuan :
Kelompok :
Anggota :
1.
2.
3.
4.
5.
No. Aspek yang dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah
Keterangan :
100 : Sangat Baik
75 : Baik
50 : Kurang Baik
25 : Tidak Baik
7) Pengayaan dan Remedial
a. Pengayaan
Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan sebagai berikut :
1. Siswa yang mencapai nilai n (ketuntasan) < n < n (maksimum) diberikan materi masih
dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan
2. Siswa yang mencapai nilai n > n (maksimum) diberikan materi melebihi cakupan KD
dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan
b. Remedial
1. Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD - nya belum
tuntas
2. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remedial teaching (klasikal),
atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes
3. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes remedial belum
mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis
kembali
8) Refleksi Peserta Didik dan Guru
a. Refleksi Peserta Didik Jawaban
No. Pertanyaan
1 Apakah kalian memahami konsep materi yang
telah dipelajari hari ini ?
2 Pada bagian mana yang belum kalian pahami ?
3 Apa yang kalian lakukan untuk dapat lebih
memahami materi ini ?
4 Kepada siapa kalian akan meminta bantuan
untuk memahami materi ini ?
5 Jika kalian diminta memberikan bintang dari 1 Jawaban
sampai 5, berapa bintang yang akan kalian
berikan pada usaha yang kalian lakukan untuk
memahami materi ini ?
b. Refleksi Guru
No. Pertanyaan
1 Apakah pembelajaran yang telah saya lakukan
sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan sebelumnya ?
2 Bagian dari rencana pembelajaran manakah
yang sulit untuk dilakukan ?
3 Berapa persen peserta didik yang berhasil
mencapai tujuan pembelajaran ?
4 Apa kesulitan yang dialami oleh peserta didik
yang belum mencapai tujuan pembelajaran ?
5 Apa yang harus saya lakukan untuk membantu
peserta didik dalam mencapai tujuan
pembelajaran ?
LAMPIRAN
1) Lembar Kerja Peserta Didik
ASUMSI, PRINSIP DAN KONSEP DASAR AKUNTANSI
Nama Anggota Kelompok :
1. ………………………………..................................................................................................................
2. ……………………………………………………………………………………………………………………………………………
3. ……………………………………………………………………………………………………………………………………………
4. ……………………………………………………………………………………………………………………………………………
5. ……………………………………………………………………………………………………………………………………………
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 1
KEGIATAN KELOMPOK : Akuntansi Dasar
: Asumsi, Prinsip dan Konsep Dasar Akuntansi
Mata Pelajaran : E/X
Materi Pokok
Fase/Kelas
Petunjuk Kerja :
1. Pilihlah kompetensi dasar sesuai materi yang akan anda kerjakan !
2. Ikutilah semua petunjuk yang ada !
3. Kerjakanlah dengan baik dan benar !
4. Kumpulkanlah sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan !
5. Selamat Mengerjakan !
Diskusikan bersama teman kelompokmu dari ringkasan dan materi artikel yang sudah
diberikan oleh guru !
Carilah materi mengenai Karakteristik kualitas informasi akuntansi dan prinsip dasar akuntansi
berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya .
Masing - masing kelompok Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi : Asumsi, Prinsip dan Konsep dasar akuntansi.
a. Aspek Penilaian
Format Lembar Penilaian Diskusi (Kelompok)
Nama Anggota Kelompok :
1. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
2. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
3. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
4. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
5. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
No. Sikap/Aspek yang dinilai Nilai kualitatif Nilai Kuantitatif
Penilaian kelompok
1 Menyelesaikan tugas kelompok
dengan baik
2 Kerjasama kelompok
(komunikasi)
3 Hasil kelompok (relevansi
dengan bahan)
4 Pembagian tugas
5. Sistematisasi pelaksanaan
Jumlah Nilai Kelompok
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK 2
KEGIATAN KELOMPOK : Akuntansi Dasar
: Asumsi, Prinsip dan Konsep Dasar Akuntansi
Mata Pelajaran : E/X
Materi Pokok
Fase/Kelas
Petunjuk Kerja :
1. Temukan jawaban atas pertanyaan yang telah disediakan dengan berdiskusi bersama
teman sekelompokmu
2. Rumuskan hasil diskusi pada lembar kerja yang telah disediakan
3. Siapkan hasil diskusi tersebut lalu presentasikan
4. Setelah presentasi berakhir, lanjutkan dengan mengerjakan tugas individu yang telah
disediakan
a. Lembar Kerja Diskusi
Nama Kelompok :
Kelas :
Pertanyaan :
1. Sebutkan 5 asumsi akuntansi !
2. Jelaskan asumsi - asumsi akuntansi !
3. Sebutkan prinsip dasar akuntansi !
4. Sebutkan konsep dasar akuntansi !
Lembar Jawaban
b. Lembar Kerja Individu
Nama :
Kelas :
No. Absen :
Pertanyaan :
1. Sebutkan dan jelaskan asumsi dasar akuntansi menurut GAAP !
2. Sebutkan asumsi dasar akuntansi menueur AICPA !
3. Sebut dan jelaskan asumsi dasar akuntansi menurut pedoman standar
akuntansi !
4. Sebutkan dan jelaskan prinsip-prinsip dasar akuntansi !
5. Sebutkan dan jelaskan konsep dasar akuntansi !
Lembar Jawaban
a. Aspek Penilaian
1. Format Penilaian Diskusi (Kelompok)
Nama Anggota Kelompok :
1. ………………………………………………………………………………………………………………………………….
2. ………………………………………………………………………………………………………………………………….
3. ………………………………………………………………………………………………………………………………….
4. ………………………………………………………………………………………………………………………………….
5. ………………………………………………………………………………………………………………………………….
No. Sikap/Aspek yang dinilai Nilai kualitatif Nilai Kuantitatif
Penilaian kelompok
1 Menyelesaikan tugas kelompok
dengan baik
2 Kerjasama kelompok
(komunikasi)
3 Hasil kelompok (relevansi
dengan bahan)
4 Pembagian tugas
5 Sistematisasi pelaksanaan
Jumlah nilai kelompok
2. Format Penilaian Individu Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif
No. Sikap/Aspek yang dinilai
1 Menyelesaikan tugas individu
dengan baik
2 Pengetahuan peserta didik
mengenai materi yang dibahas
3 Tidak menyontek ketika
mengerjakan tugas individu
4 Kesesuaian/kebenaran jawaban
5 Ketenangan dalam mengerjakan
tugas individu
2) Uraian Materi
ASUMSI, PRINSIP DAN KONSEP DASAR AKUNTANSI
Akuntansi merupakan proses pencatatan transaksi secara bertahap hingga menghasilkan
laporan keuangan. Laporan keuangan yang baik adalah laporan keuangan yang dapat
dipahami, dapat memenuhi kebutuhan pemakai, dapat diuji kebenarannya, dapat
dibandingkan dengan periode sebelumnya, tidak hanya ditujukan kepada pihak ertentu saja,
tepat waktu dan lengkap
Jadi, laporan keuangan yang baik haruslah menerapkan asumsi, prinsip, dan konsep dasar
akuntansi supaya disajikan laporan keuangan yang akurat
A. Asumsi Dasar Akuntansi
Sebelum mempelajari Asumsi dasar akuntansi, alangkah baiknya kamu mengetahui
pengertian asumsi. Asumsi adalah suatu landasan berpikir yang dianggap benar dan
membutuhkan pembuktian kebenaran. Lalu apa yang dimaksud dengan asumsi dasar
akuntansi ? Berikut penjelasan singkat asumsi dasar akuntansi menurut :
Asumsi Dasar Akuntansi menurut GAAP (Generally Accepted Accounting
Principles)
1. Asumsi Kesatuan Usaha (Economic Entity Assumption)
Asumsi bahwa aktivitas sebuah perusahaan bisnis dapat dipisahkan serta
dibedakan dari pemiliknya serta unit bisnis lain. Konsep ini tidak berlaku
semata - mata untuk pemisahan aktivitas antar perusahaan bisnis. Untuk
tujuan akuntansi, perusahaan dipisahkan dari pemegang saham atau pemilik
2. Asumsi Kontinuitas Usaha (Going Concern Assumption)
Asumsi bahwa perusahaan tersebut mempunyai umur yang panjang.
Artinya, perusahaan tidak dilikuidasi dalam jangka waktu dekat, akan tetapi
diharapkan perusahaan dapat beroperasi dalam jangka waktu yang tak
terbatas dan ada anggapan bahwa mempunyai cukup waktu bagi suatu
perusahaan untuk menyelesaikan usaha, kontrak - kontrak dan
perjanjian - perjanjian
3. Asumsi Pengukuran Unit Moneter (Monetary Unit Assumption)
Beberapa transaksi yang terjadi salam suatu perusahaan dapat dicatat
dengan menggunakan ukuran unit fisik atau waktu. Tapi karena tidak semua
transaksi itu bisa menggunakan ukuran unit fisik yang sama sehingga akan
menimbulkan kesulitan di dalam pencatatan dan penyusunan laporan
keuangan. Asumsi ini memungkinkan akuntansi untuk mengukur setiap
transaksi bisnis/peristiwa ekonomi ke dalam mata uang
4. Asumsi Periodisasi Tepat Waktu (Time Period Assumption)
Asumsi ini beranggapan bahwa kehidupan perusahaan akan
berkesinambungan dan informasi akuntansi dibutuhkan atas dasar ketepatan
waktu. Atas dasar itu laporan keuangan perusahaan disusun dan diterbitkan
berdasarkan periode perusahaan dalam kurun waktu yang konsisten. Agar
berguna bagi manajemen, pemilik, dan kreditur
5. Asumsi Kewajaran Usaha (Arm’s-Leght Transaction Assumption)
Dalam asumsi ini, kedua belah pihak terlibat dalam transaksi, pembeli
dan penjual bekerja secara mandiri, bebas, dan rasional. Setiap pihak harus
berusaha mencapai kesepakatan untuk memuaskan kedua belah pihak
6. Asumsi Keterandalan (Reliability Assumption)
Akuntansi hanya catatan bukti transaksi yang memadai dan hanya
menyajikan laporan keuangan yang dapat diandalkan untuk pengguna seperti
manajer , pemilik, dan kreditor
7. Konsistensi Asumsi (Consistency Asssumption)
Asumsi bahwa akuntansi percaya bahwa metode yang konsisten dalam
akuntansi harus dapat digunakan dalam periode ke periode, tetapi juga dapat
diganti selama metode tersebut lebih tepat
8. Asumsi Akrual (Accrual Assumption)
Dalam laporan transaksi, Akuntansi ini menggunakan basis akrual di
mana pengakuan penerimaan muncul ketika diterima dan pengakuan biaya
dapat terjadi ketika digunakan/tanpa uang tunai
Asumsi Dasar Akuntansi menurut AICPA (Institute of Certified Public Accountans)
1. Pemerintah dan Masyarakat akan menjamin hak kepemilikan pribadi
2. Persatuan dalam upaya yang lebih spesifik
3. Keberlangsungan bisnis
4. Penggunaan unit moneter di beberapa akun
5. Konsistensi antar periode dalam entitas bisnis yang sama
6. Konservatif
7. Cukup berarti
8. Ketergantungan pada data yang berasal dari pengontrol internal
9. Tenggat waktu dalam kendali yang membutuhkan prakiraan
10. Berbeda dalam akuntansi antara entitas bebas lainnya
Asumsi menurut Pedoman Standar Akuntansi (SAK)
1. Dasar tunai adalah dasar untuk menentukan pencatatan transaksi jika
transaksi menimbulkan perubahan uang tunai
2. Dasar Akrual adalah dasar akuntansi yang mengakui keberadaan transaksi
dan peristiwa lainnya dalam peristiwa tersebut. Kemudian transaksi akan
dicatat dalam catatan akuntansi dan akan dilaporkan pada periode tertentu
3. Konsep Entitas adalah dasar akuntansi yang harus berlaku untuk semua unit
ekonomi secara terpisah. Dengan demikian peristiwa yang melibatkan unit
ekonomi tidak boleh dicampur dengan unit lain meskipun mereka adalah
pemiliknya
4. Kelangsungan Usaha adalah laporan keuangan yang mengasumsikan bahwa
perusahaan pasti akan melanjutkan bisnis di masa depan sampai waktu tak
terhingga
5. Unit moneter adalah semua transaksi ekonomi yang dinyatakan dalam mata
uang tertentu
6. Periode akuntansi adalah laporan keuangan dari suatu perusahaan yang
harus dilaporkan secara berkala dan dibagi dalam periode tertentu
B. Prinsip Dasar Akuntansi
Prinsip dasar akuntansi adalah dasar dari standar akuntansi yang penting untuk
diketahui. Dalam prinsip dasar akuntansi memuat hal-hal apa yang harus dilakukan dan
apa yang tidak harus dilakukan untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat.
Berikut adalah 5 prinsip dasar akuntansi :
1. Prinsip Biaya Histori (Historical Cost Principle)
Prinsip ini menghendaki digunakannya harga perolehan dalam mencatat aktiva,
utang, modal dan biaya. Harga perolehan adalah total biaya yang dikeluarkan untuk
mendapatkan suatu asset
2. Prinsip Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition Principle)
Prinsip saat suatu pendapatan diakui karena telah direalisasikan.lalu kapan
pendapatan itu dikatakan direalisasikan ? Pendapatan baru dikatakan terealisasi saat
produk barang atau jasa telah ditukar dengan klaim atas kas
3. Prinsip Mempertemukan (Matching Principle)
Untuk menyusun laporan keuangan periodik pendapatan yang diperoleh atau
terjadi dalam periode akuntansi tertentu harus dipertemukan secara layak dengan
biaya - biaya yang terjadi dalam periode akuntansi yang sama
4. Prinsip Konsistensi (Consistency Principle)
Agar laporan keuangan dapat dibandingkan dengan tahun - tahun sebelumnya,
maka metode dan prosedur - prosedur yang digunakan dalam proses akuntansi harus
diterapkan secara konsisten dari tahun ke tahun
5. Prinsip Pengungkapan Penuh (full Disclosure Principle)
Prinsip ini bermaksud untuk memastikan laporan keuangan yang disusun
hendaknya dapat menghasilkan dan memberikan semua informasi, baik yang bersifat
kualitatif maupun kuantitatif yang dapat mempengaruhi dalam pengambilan
keputusan bagi pihak - pihak yang berkepentingan
C. Konsep Dasar Akuntansi
Pada dasarnya, semua ilmu memiliki konsep yang mendasari. Coba pikirkan, konsep
apa saja yang mendasari dalam akuntansi untuk menghasilkan laporan keuangan yang
akurat ?
1. Konsep Entitas Bisnis (Entity Theory)
Dalam konsep ini, perlakuan akuntansi terhadap perusahaan atau bisnis harus
berbeda dengan pemilik entitas. Kepemilikan aset dan kewajiban antara pemilik dan
perusahaan tidak boleh disamakan
2. Konsep Pengukuran Uang (Money Measurement Concept)
Uang merupakan alat ukur yang paling umum dan dianggap paling tepat untuk
mencatat aktivitas ekonomi. Mengapa uang dijadikan sebagai standar dalam
mencatat aktivitas ekonomi menurut konsep ini ? Uang memiliki nilai nominal yang
sudah jelas, tidak seperti pengukuran nilai menggunakan barang yang sangat
berpotensi kekeliruan taksiran karena sifatnya yang subjektif. Sehingga uang menjadi
standar penilaian pokok
3. Konsep Kelangsungan Usaha (Going Concern)
Konsep kelangsungan usaha adalah konsep yang menyatakan bahwa perushaan
akan beroperasi terus menerus sampai waktu yang tidak ditentukan. Perusahaan
akan mampu mempertahankan kegiatan usahanya dalam jangka panjang dan tidak
untuk dilikuidasi dalam jangka pendek
4. Konsep Dua Aspek Akuntansi
Konsep dua aspek akuntansi memetakan setiap transaksi dalam dua aspek.
Hubungannya kepada penerimaan atas manfaat dan pemberian atas manfaat.
Sebagai contoh, ketika perusahaan baru saja membeli aset baru berupa mesin
produksi, aset tersebut memiliki dua aspek. Aspek pertama adalah ketika mesin bisa
memproduksi barang atau jasa yang akan dijual dan menghasilkan sejumlah uang
yang disebut sebagai pendapatan perusahaan. Sedangkan aspek kedua dari aset ini
adalah untuk memiliki mesin tersebut perusahaan harus membayar sejumlah uang
5. Konsep Biaya (Cost)
Konsep ini digunakan ketika perusahaaan hendak menentukan nilai jual sebuah
asset dan mendapatkan laba dari transaksi tersebut. Menurut konsep ini, semua
transaksi dicatat dalam buku akun senilai harga pembelian.
6. Konsep Periode Akuntansi
Konsep periode akuntansi digunakan untuk mengetahui hasil operasi sebuah
perusahaan yang kemudian disajikan dalam bentuk laporan posisi keuangan. Agar
para pihak yang mengambil keputusan dapat mengevaluasi kinerja perusahaan dan
melihat kondisi serta kebijakan yang akan diambil
7. Konsep Penandingan (Matching Concept)
Konsep ini memberikan pemahaman bahwa beban diakui tidak saat pengeluaran
sudah dilunasi. Beban akan diakui ketika produk – baik barang maupun jasa – sudah
memberikan kontribusi pada pendapatan
8. Konsep Upaya dan Hasil (Effort and Accomplishment)
Konsep upaya dan hasil mengakui adalanya pendapatan sekaligus manfaatnya
belum diberikan. Pendapatan sudah dapat diakui meskipun belum terealisai karena
adanya pengeluaran atau upaya entitas dalam melakukan kegiatan produktifnya
EVALUASI
a. Petunjuk mengerjakan,
Kerjakanlah pertanyaan dibawah ini secara mandiri dan jawablah secara tepat dan teliti
b. Petunjuk Penilaian
Soal no.1 = skor 10
Soal no.2 = skor 20
Soal no.3 = skor 30
Soal no.4 = skor 40
Latihan Soal
1. Going Concern merupakan asumsi dasar akuntansi, identifikasilah apa saja ciri - ciri asumsi
going concern ?
2. Jelaskan dengan pendapat anda tentang pengakuan pendapatan pada saat penjualan !
3. Analisislah secara kritis, Mengapa konsep kesatuan usaha menjadi konsep yang fundamental
dalam akuntansi ?
4. Pilihlah item pada tabel di bawah ini, ke dalam kelompok asumsi, prinsip atau konsep dasar
akuntansi, kemudan tuliskan penjelasan singkat pada kolom penjelasan.
No. Item Termasuk kelompok Penjelasan Singkat
(Asumsi / Prinsip /
Konsep)
1 Pengakuan Pendapatan
2 Upaya dan hasil
3 Kesatuan Usaha
4 Mempertemukan
5 Kontinuitas usaha
6 Pengungkapan Penuh
7 Pengakuan Unit
Moneter
8 Pengukuran uang
9 Konsistensi
10 Biaya historis
LEMBAR JAWABAN
GLOSARIUM
Asumsi : Dugaan sementara yang dianggap sebagai kebenaran oleh seseorang
Prinsip
Konsep : Acuan atau dasar dalam melakukan proses akuntansi
SAK
: Hal - hal dasar yang membangun informasi akuntansi
AICPAA
: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
GAAP Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Ikatan
Akuntan Indonesia (DSAK IAI) dan Dewan Standar Syariah Ikatan Akuntan
Going Concern Indonesia (DSAS IAI) serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas
Konsevatif yang berada dibawah pengawasannya
Biaya Historis : Suatu organisasi profesional dalam bidang akuntansi publik yang
Entitas Bisnis keanggotaannya hanya bagi akuntan publik terdaftar (certified public
Periode Akuntansi accountants) saja
: Generally accepted accounting principles atau GAAP, yaitu konvensi aturan
dan prosedur yang diperlukan untuk membatasi praktik akuntansi yang
berlaku umum di wilayah tertentu pada saat tertentu
: Merupakan asumsi akuntansi yang mengharapkan sebuah usaha dapat
berlanjut terus dalam waktu yang tak terbatas, juga disebut continuity
: Prinsip kehati - hatian dalam pelaporan keuangan dimana perusahaan
tidak terburu - buru dalam mengakui dan mengukur aset dan laba serta
segera mengakui kerugian dan hutang
: Sebuah nilai historis yang menggunakan harga pada saat terjadinya
transaksi dan menganggap bahwa harga tersebut tetap akan stabil
: Suatu unit usaha atau kesatuan akuntansi yang berfokus pada berbagai
macam aktivitas ekonomi dari unit itu sendiri
: Rentang waktu yang digunakan dalam laporan keuangan
DAFTAR PUSTAKA
Dwi, Wahyudi dalam https://akuntansee.com/4-asumsi-dasar-akuntansi/, tertanggal 16 Agustus 2019
Guru Akuntansi dalam https://guruakuntansi.co.id/asumsi-dasar-akuntansi/, tertanggal 16 Agustus
2019
Novia, Widia dalam https://www.jurnal.id/id/blog/2018-mengenal-lebih-dekat-8-konsep-
dasarakuntansi/, tertanggal 16 Agustus 2019
Sucipto, Toto. 2014. Pengantar Akuntansi dan Keuangan untuk SMK Kelas X Semester 1. Jakarta:
Yudhistira
Suryanto, Deden. 2018. Akuntansi Dasar untuk SMK Kelas X. Jakarta: CV. Pustaka Mulia