PROPOSAL
BISNIS USAHA KUE BROWNIES COKLAT
Mata kuliah : kewirausahaan dan Koperasi
Dosen pengampu : Dr. Dian Ferriswara, MM
KELOMPOK I :
Disusun oleh :
1. Muhamad Arya Rahadyan - produksi
2. Yosefa Cindi (produksi)
3. Ragil Adi Nugroho (202011320015) - produksi
4. Rebecca Marthines Olyntia (202011700028)- produksi
5. Ester Waang (2017320015) - Produksi
6. Moch. Hafid Fahruddin (202011330013)-keuangan
7. Dinda dwi Ayu (202011330007)-marketing
8. Alyya Cahya Ayu (202011320017)-marketing
9. Seto Adjie Wikubowo (202011320020) – marketing
i
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan karunianya kepada
kami sehingga kami dapat menyelesaikan proposal kelompok kami yang berjudul “KUE
BROWNIES COKLAT”
Proposal ini disusun untuk memenuhi mata kuliah Kewirausahaan dan Koperasi.
Sebelumnya kami sebagai penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Dr.
Dian Ferriswara, MM selaku Dosen Pengampu mata kuliah Kewirausahaan dan Koperasi ,
yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan tugas ini.
Dalam rangka pembelajaran Kewirausahaan dan Koperasi kami dituntut untuk berfikir
secara kedepan bagaimana cara membuat suatu usaha, yang dimana didalam proposal ini
terdapat keterangan-keterangan lebih terperinci mengenai pembuatan usaha, kami bermaksud
untuk melaksanakan tugas kewirausahaan dan Koperasi sebagaimana mestinya.
Demikian pengajuan proposal ini, atas bantuan dan dukungannya kami ucapkan banyak
terima kasih.
i
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .................................................................................................... 0
KATA PENGANTAR ..................................................................................................i
DAFTAR ISI ................................................................................................................ ii
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang .............................................................................................. 1
1.2 Alasan memilih Produk ................................................................................ 1
1.3 Visi dan Misi ................................................................................................. 2
1.4 Tujuan usaha ................................................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN PRODUK ............................................................................ 3
2.1 Pengenalan Produk ....................................................................................... 3
2.2 Analisis SWOT ............................................................................................. 4
2.3 Gambaran Usaha ........................................................................................... 4
A. Produk ..................................................................................................... 4
B. Pengemasan .............................................................................................. 5
C. Perlengkapan Usaha ................................................................................. 5
D. Tenaga kerja ............................................................................................. 5
E. Penetapan Harga ....................................................................................... 5
2.4 Analisis dan Marketing .............................................................................. 5
A. Promosi ................................................................................................... 5
B. Target market ......................................................................................... 5
C. Penjualan ................................................................................................. 6
2.5 Resiko ......................................................................................................... 7
2.6 Tip dan Trik Usaha brownies ..................................................................... 7
2.7 Analisis Usaha Brownies ........................................................................... 7
BAB III PERENCANAAN KEUANGAN .................................................................. 8
1. Biaya Variabel .............................................................................................. 8
ii
2. Biaya investasi .............................................................................................. 8
3. Biaya Operasional per bulan ....................................................................... 9
A. Biaya Tetap ............................................................................................. 9
B. penerimaan per bulan ............................................................................. 9
C. Keuntungan per bulan ............................................................................. 9
D. Pay back Period ..................................................................................... 9
BAB IV PENUTUP .................................................................................................... 10
1. Kesimpulan .................................................................................................. 10
2. Saran ............................................................................................................ 10
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang
Perkembangan pada bidang ekonomi dan teknologi yang begitu pesat di dunia
dan masyarakat kita saat ini telah merubah pola hidup di masyarakat.Kemajuan ini
telah membuat kesibukan pada masing masing individu untuk mencukupi kebutuhan
ekonominya masing masing agar hidup lebih layak. Dalam usahausaha pemenuhan
kebutuhan inilah yang menyita waktu yang banyaksehingga pada sebagian masyarakat
membutuh kan makanan siap sai. Makanan siap saji untuk sarapan atau santap siang
di kala kesibukan, begitu banyak variasi dan jenisnya salah satunya Brownies.Pemanfaatan
Brownies sebagai makanan penganan untuk sarapan pagi dan makanan pengisi diwaktu
sibuk terasa cukup banyak membantu.Atas dasar analisis kebutuhan, maka diperoleh
sebuah peluang bisnis untuk membuat sebuah usaha pembuatan kue Brownies Amanda.
1.2. Alasan Memilih Produk
Alasan kami untuk memilih usaha ini karena dilihat dari banyak orang yang memiliki
hobby mengemil. Salah satu jenis kue yang banyak diminati oleh konsumen secara luas
adalah kue brownies, baik kukus maupun panggang. Banyak hal yang menjadikan panganan
ini sebagai salah satu primadona makanan manis, misalnya sangat cocok untuk cemilan,
pengganjal perut sebab brownies mengandung banyak karbohidrat dari tepung jagung dan
glukosa untuk menambah energy dalam beraktivitas. Bahkan untuk mengisi perut kosong
sebelum makan siang pun juga bisa dengan penganan satu ini. Selain dapat dikonsumsi oleh
orang dewasa, makanan satu ini juga banyak dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja.
Sehingga dari berbagai lapisan masyarakat sebagian besar menyukai kue brownies kukus
ini.
Maka dari itu kami membuat inovasi dalam usaha brownies ini, dengan cara
menyajikan kemasan yang menarik dan brand yang mudah diingat maka kami optimis
dengan pemilihan usaha ini, yang nantinya usaha yang kami dijalankan bisa berkembang.
Pesaing pasar yang kuat merupakan tantangan bagi kami yang selalu dituntut untuk dapat
beradaptasi dengan persaingan bisnis yang amat ketat.
1
1.3 Visi dan Misi
1. Visi:
- Dapat mempopulerkan Brownies sebagai makanan siap saji
- Dapat menjadikan Brownies sebagai usaha Franchise dalam 3tahun.
2. Misi:
- Membantu masyarakat dalam pemenuhan makanan sehat dan bergizi
- Membantu masyarakat dalam kebutuhanlapangan kerja
1.4. Tujuan
Tujuan usaha pembuatan Brownies ini adalah untuk mencari keuntungan
disamping memberikan kemudahan bagi pemenuhan akan makanan siap saji yang sehat dan
bergizi.
2
BAB II
PEMBAHASAN PRODUK
2.1. Pengenalan Produk
Brownies adalah kue cokelat yang banyak digemari, baik oleh orang dewasa maupun
anak-anak. Brownies sudah ada sejak tahun 1920. Saatitu brownies dikenal sebagai kue
yang diberi penyedap rasa seperti rasberi atau vanila. Namun, brownies biasanya
berwarna kecokelatan sehingga sering disebut kue cokelat dan dikenal dengan nama
brownies (brown = cokelat).Brownies dibedakan menjadi dua, yaitu brownies kukus
dan brownies panggang. Bentuk dan rasa brownies kukus hampir sama dengan
brownies panggang. Bedanya, brownies panggang lebih kering daripada brownies kukus.
Brownies dapat dibuat dengan aneka rasa seperti cokelat, keju, jeruk, kacang, hingga
moccacino.Beberapa alasan yang menjadikan permintaan akan kue ini cepat berkembang,
karena rasa yang enak dan lezat. Sebagai kue yang datang dari luar negeri,pamornya
lumayan populer. Komposisi bahannya termasuk dari bahan pilihan memang menghasilkan
rasa yang enak.Kandungan telur, gula, margarin atau mentega cukup dominan
menghasilkan rasa lezat legit dan tekstur yang gurih. Masa simpan yang relatif lebih
lama dan hampir sama dengan bakery mempermudah distribusi tanpa rasa khawatir
bau, sering jadi pertimbangan saat memilih brownies. Brownies lebih tahan simpan
karena kandungan airnya yang sedikit dan kandungan gulanya cukup banyak. Gula bisa
dianggap sebagai salah satu pengawet alami. Usaha brownies berkembang cepat karena
pembuatan kue ini relatif mudah dan bisa dilakukan dari rumah. Tidak perlu keahlian
seorang chef dan tidak perlu modal besar untuk merintis usaha brownies. Dengan
modal pengukus dan sedikit modal operasional usaha ini bisa segera
dimulai.Browniesjika dibuatdengan bahan pilihanyang baikakan membuat harga jual
menjadi tinggi.
A. Kandungan
Telur,gula, margarin atau mentega cukup dominan menghasilkan rasa lezat legit
dan tekstur yang gurih. Masa simpan yang relatif lebih lama dan hampir sama dengan
bakery mempermudah distribusi tanpa rasa khawatir bau, sering jadi pertimbangan saat
memilih brownies. Brownies lebih tahan simpan karena kandungan airnya yang sedikit dan
3
kandungan gulanya cukup banyak. Gula bisa dianggap sebagai salah satu pengawet
alami. Usaha brownies berkembang cepat karena pembuatan kue ini relatif mudah dan
bisa dilakukan dari rumah. Tidak perlu keahlian seorang chef dan tidak perlu modal
besar untuk merintis usaha brownies. Dengan modal pengukus dan sedikit modal
operasional usaha ini bisa segera dimulai.
Browniesjika dibuatdengan bahan pilihanyang baikakan membuat harga jual menjadi tinggi.
2.2 Analisis SWOT
Setiap kegiatan memulai usaha hal yang harus dilakukan terlebih dahulu yaitu
mengukur kemampuan pemilik usaha terhadap lingkungan atau pesaing melalui analisis
SWOT, yaitu:
1. Strength (kekuatan) : kekuatan dari produk ini adalah menjual produk untuk
semua kalangan masyarakat yang memiliki rasa bahan
produk yang higienis.
2. Weakness (kelemahan) : kelemahan dari produk ini adalah tidak tahan lama,
produknya mudah ditiru.
3. Opportunity (peluang) : tempat strategis, fasilitas yang cukup memadai.
4. Threat (ancaman) : banyaknya pesaing yang menjual produk dengan yang
harga lebih.
2.3.Data Produk /Produksi
A. Produk
Bahan baku pembuat brownies cukup mudah diperoleh. bahan baku dapat
dibeli di warung, supermaket, atau took.toko langganan. Menjaga hubungan baik
dengan toko pemasok bahan baku dapat dijadikan strategi untuk mendapatkan bahan baku
berkualitas dengan harga relatif murah. Salah satu bahan baku utama pembuatan brownies
adalah cokelat. Karena itu, cokelat yang digunakan untuk membuat brownies sebaiknya
cokelat bermutu.Brownies juga tersedia dalam berbagaianeka rasa seperti cokelat, keju,
jeruk, kacang, hingga moccacino.
4
B. Pengemasan
Brownies dengan berat sekitar 0,5 kg dapat dikemas menggunakan kotak berukuran
10 x 30 x 5 cm. Brownies dengan ukuran lebih besar dapat dikemas menggunakan kotak
berukuran 20 x 20 x 5 cm.
C. Perlengkapan Usaha
Usaha skala rumah tangga pembuatan brownies membutuhkan perlengkapan
seperti oven, kompor, tabung gas, mixer, loyang, dan baskom. Harga beli perlengkapan
usaha dapat dilihat di bagian analisis usaha.
D. Tenaga Kerja
Jumlah tenaga kerja minimal pada usaha pembuatan brownies adalah dua
orang. Tenaga kerja bagian pengolahan dapat diupah Rp 1.750.000/bulan. Jika memiliki
toko sendiri dibutuhkan tenaga kerja untuk melayani pembeli. Pilih tenaga kerja yang
ramah dansabar dalam melayani pembeli.
E. Penetapan Harga
Harga jual brownies dengan berat 0,5 kg sekitar Rp 25.000/dus. Sedangkan
untuk ukuran 1 kg dijual dengan harga Rp. 50.000 Harga dapat berubah sewaktu-waktu
tergantung perubahan harga bahan baku.
2.4 Analisis Marketing
a. Promosi
Banyak cara dapat dilakukan untuk mempromosikan brownies. Promosi dapat
dilakukan melalui onlinedengan memanfaatkan media social dan program reseller,
spanduk, kartu nama atau melalui konsumen dari mulut ke mulut.
b. Target Market
Target market yang akan membidik pasar menengah atas. Untuk pasar
menengah keatas harus Brownies dengan kualitas istimewa, dalam artian mutudan
pelayanan yang baik yang harus diutamakan. Pangsa pasar menengah keatas ini terdiri
dari berbagai elemen di masyarakat yaitu: Pekerja di kantoran, ib rumah tangga, anak
sekolah.Untuk memenuhi target pemasaran kelas menengah ini harus ada siasat agar
5
brownies laku terjual dipasaran yaitu kue tetap lezat, promosi dan dengan harga
terjangkau. Dengan kondisiekonomi dan lokasi penjualan yang bagus akan menjadi
pangsa pasar yang besar menginga jumlah penduduk Surabaya yang berjumlah banyak.
c. Penjualan
Untuk mencapai target yang telah ditentukan dan keuntungan yang ingin
dicapai dilakukan dengan berbagai strategi penjualan.Strategi penjualan yang dilakukan
meliputi:
1. Menyewa konter yang ada di Mall.
Untuk penyewaan konter ini harus dilihat dari lokasi dan tempatnya.
Diusahakan yang strategis yang menjadi tempat lalu lalang pengunjung.
2. Menjual secara online.
-Dengan menggunakan media website dan berbagai media sosial.
-Dengan memanfaatkan program reseller.
3.Menjual dipasar tradisional / toko kue.Penjualan dengan cara ini ada berbagai macam
pilihan seperti:
Memiliki toko sendiri.
Menitipkan pada toko took yang menjual kue.
Menjual putus pada toko yang menjual kue.
Sistem seperti ini biasanya sangat jarang terjadi.
4.Menjual di supermarket / mini market biasanya dengan system konsinyasi / titip jual.
5.Ditawarkan ke kantorkantor, koperasi – koperasidapat dilakukan dengan cara menitipkan
brosur brownies kepada resepsionis dengan imbalan komisi.Ditawarkanke pusat-pusat
keramaian seperti pasar, mal, dan tempat-tempat hiburan. Penjualan seperti ini
biasanya dilakukan menggunakan jasa sales.
6.Menjual ditempat tempat wisata, dengan cara membuat sebuah konter.
7.Menjual ditempat peristirahatan di jalan toll.
8.Menjual di kantin kantin sekolah.
6
2.5. Resiko
Resiko usaha pembuatan brownies antara lain penggunaan bahan baku dengan mutu
yang kurang baik atau komposisi bahan-bahan pembuat yang tidak sesuai sehingga brownies
yang dihasilkan rasanya kurang enak.Risiko lain terkait daya tahan brownies. Brownies
panggang dapat tahan sekitar 10 hari, sementara brownies kukus hanya sekitar empat hari.
Karena itu, pastikan jumlah produksi sesuai dengan perkiraan penjualan agar pengusaha tidak
mengalami kerugian.Untuk mengantisipasi kemungkinan resiko yang terjadi, dilakukan
system informasi online penjualan secara terbatas untuk konter konter milik sendiri
sehingga jika ada kekurangan dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan dan permintaan.
2.6. Tip dan Trik Usaha Brownies
1.Ulet dalam menjalankan usaha sehingga usaha dapat berkembang.
2.Senantiasa menjaga hubungan baik dengan pelanggan.
3.Selalu memakai bahan yang terbaik agar mutu dan rasa selalu terjaga.
4.Lakukan promosi secara rutin.
2.7. Analisis Usaha Brownies
Asumsi yang digunakan dalam analisis ini sebagai berikut.
1.Masa pakai oven selama 1 bulan
2.Masa pakai kompor gas selama 1 bulan
3.Masa pakai mixerselama 1 bulan
4.Masa pakai loyang selama 1 bulan
5.Masa pakai baskom selama 1 bulan
6.Masa pakai peralatan lain-lain (parutan, timbangan) selama 1 tahun.
7.Sewa tempat selama 1 tahun.
7
BAB III
PERENCANAAN KEUANGAN
1. Biaya Variabel Rp. 330.000
Rp. 94.500
Bahan Baku : Rp. 300.000
Rp. 900.000
Gula pasir 1 kg x Rp 11.000/kg x 30 hari Rp. 720.000
Tepung terigu 0.35 kg x Rp 9.000/kg x 30 hari Rp. 180.000
Telur 1 kg x Rp 10.000/kg x 30 hari Rp. 50.000
Cokelat 2 dus (isi 180 gram) x Rp 15.000/dus x 30 hari Rp. 960.000
Minyak goreng 2 liter x Rp 12.000/liter x 30 hari Rp. 5.000.000
Vanili 1 kg x Rp 180.000/kg
Soda kue 2 pak x Rp 25.000/pak Rp. 8.534.500
Dus kue 32 buah x Rp1000/dus x 30 hari
Bahan - bahan lain (kacang mete,cokelat chip, dan keju)
Total biaya variable
2. Biaya Investasi Rp. 200.000
Rp. 500.000
Perlengkapan : Rp. 400.000
Rp. 2.500.000
Oven 2 buah @ Rp 100.000 Rp. 400.000
Kompor 1 buah Rp . 120.000
Tabung gas Rp. 175.000
Mixer 1 buah Rp. 3.500.000
Loyang 16 buah @ Rp 25.000 Rp. 1.750.000
Baskom 5 buah @ Rp 24.000 Rp. 100.000
Timbangan 1 buah Rp.1.000.000
Gaji (Upah tenaga kerja pengolahan 2 orang) x Rp1.750.000/orang Rp. 10.470.000
Upah tenaga kerja bagian penjualan
Biaya promosi
Biaya listrik dan air
Total investasi
8
3.Biaya Operasional perbulan Rp. 56.000
Rp. 14.000
A. Biaya Tetap Rp. 69.500
Penyusutan oven 1/36 x Rp 300.000 Rp. 33.500
Penyusutan kompor 1/36 x Rp 500.000 Rp.10.000
Penyusutan mixer1/36 x Rp 2.500.000 Rp.67.000
Penyusutan loyang 1/12 x Rp 400.000 Rp.1.500.000
Penyusutan baskom 1/12 x Rp 120.000 Rp.1.702.400
Penyusutanperalatan lai-lain 1/12 x Rp 800.000
Sewa tempat per bulan 1/12 x Rp 18.000.000 Rp. 22.500.000
Total biaya tetap
B. Penerimaan per Bulan
Penjualan brownies 25 dus x Rp 30.000/dus x 30 hari
C. Keuntungan per Bulan
Keuntungan = Total penerimaan
total biaya operasional= Rp 22.500.000 –Rp.1.702.400
= Rp. 20.797.600
D. Pay Back Period( periode untuk kembali modal investasi )
Pay back period = (Keuntungan :Total biaya investasi) x 1 bulan
= (Rp. 20.797.600: Rp.10.470.000)x 1 bulan
= 1,99 bulan .
9
BAB IV
PENUTUP
1. Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa usaha pembuatan brownies
cukup meiliki keuntungan yang menjanjikan.Semoga dengan adanya bisnis ini dapat
menambah pilihan akan makanan siap saji yang lezat dan bergizi tinggi, disamping
dapat penghasilan danmembuka
lapangan kerja.
2. Saran
Sebaiknya alam mengambil keputusan dan tindakan dalam berbagai bentuk usaha
menggunakan proses dasar manajemen berupa perencanaan. Dan dapat menentukan
perencanaan yang terbaik untuk mencapai tujuan yang maksimum.
10