Ayo Ananda Ibu…Kita hari ini belajar Mobilitas Sosial dengan penuh semangat!!!
Assalamu’alaikum anandaku semuanya …apa kabarnya ? Apa sudah siap untuk belajar bersama Ibu Guru hari ini … Wa’alakumussalaam Ibu Guru…kabar baik dan sangat siap untuk belajar Wa’alaikumussalaam … Alhamdulillaah baik dan sehat dan sangat siap untuk belajar Bersama Ibu guru
Baiklah anandaku semua sekarang Coba kalian perhatikan gambar disamping, gambar apakah itu ? Gambar seorang manager Bu Gambar seorang direktur Bu
Apakah kalian pernah berpikir, bagaimana seseorang dapat mencapai posisi seorang direktur ? Belum pernah Bu … Iya sama..belum berpikir ke arah situ Bu
Tentunya posisi menjadi seorang direktur perusahaan bukanlah hal yang sangat mudah didapat oleh seseorang, salah satu cara adalah merintis karir sebagai karyawan biasa menjalankan tugas dan tanggung jawab sebaik – baiknya, sehingga mencapai prestasi dan promosi dan akhirnya menduduki posisi sebagai direktur.
Seorang karyawan yang berprestasi hingga menduduki jabatan direktur merupakan contoh dari mobilitas sosial.
Jadi apa pengertian mobilitas sosial Bu??
Mobilitas berasal dari Bahasa latin mobilis yang berarti mudah di pindahkan atau banyak bergerak dari satu tempat ke tempat lain dan kata sosial pada istilahnya tersebut mengandung makna sesorang atau sekelompok warga dalam kelompok sosial.
Bu guru jadi mobilitas sosial adalah perpindahan posisi seseorang atau sekelompok orang dari lapisan satu ke lapisan yang lain. Benar sekali…dan sekarang Dinda jelaskan bentuk – bentuk mobilitas sosial . Baik Ibu…siap
Teman – teman Bentuk – bentuk mobilitas sosial ada dua yaitu mobilitas sosial vertikal dan mobilitas sosial horizontal. ❖ Mobilitas sosial vertikal adalah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial lain yang tidak sederajat. Mobilitas sosial vertikal dibagi menjadi dua yaitu 1. Mobilitas vertikal ke atas (Social Climbing) 2. Mobilitas vertikal ke bawah (Social Sinking) ❑ Mobilitas vertikal ke atas (Social Climbing) adalah mobilitas sosial yang terjadi karena adanya peningkatan status atau kedudukan seseorang atau naiknya orang – orang yang berstatus sosial rendah ke status sosial yang lebih tinggi. Contohnya: seorang karyawan yang karena prestasinya dinilai baik kemudian berhasil mendapat kenaikan jabatan. ❑ Mobilitas vertical ke bawah (Social Sinking) adalah proses penurunan status atau kedudukan seseorang dari atas ke bawah. Proses sosial sinking sering kali menimbulkan gejolak kejiwaan bagi seseorang karena ada perubahan pada hak dan kewajibannya. Contohnya: Seseorang yang memasuki masa pensiun, turun jabatan atau dipecat dari pekerjaannya. ❖ Mobilitas Sosial Horizontal adalah perpindahan status sosial seseorang atau sekelompok orang dalam lapisan sosial yang sama. Contohnya: Seorang guru yang pindah ke sekolah lain namun tetap dalam jabatan sebagai guru. ❖ Mobilitas Sosial Antargenerasi ditandai dengan adanya perubahan, dalam taraf hidup kehidupan dari sebuah keluarga, baik perubahan yang meningkat atau menurun. Point utama dalam mobilitas sosial antargenerasi ini yakni terletak di perpindahan status sosialnya sehingga berdampak pada generasinya. Contohnya: seorang petani yang pendidikannya hanya tamat SD saja , tetapi ia berhasil menyekolahkan anaknya sampai lulus sarjana, akhirnya sang anak mampu mengubah status dan kondisi keluarganya sehingga ia mampu mengubah status sosial keluarganya.