LKPD
INDUSTRI PERHOTELAN
TIPE HOTEL DENGAN LAMANYA
TAMU MENGINAP
OLVIE MONDORINGIN
PPG ANGKATAN 3 TAHUN 2020
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Sekolah : SMK NEGERI 1 MANADO
Mata Pelajaran : Industri Perhotelan
Kompetensi Keahlian : Perhotelan
Kelas/ Semester : XI / Ganjil
Tahun Pelajaran : 2020/2021
Alokasi Waktu : 20 menit
Kompetensi Dasar dan IPK :
Kompetensi Dasar
3.6 Memahami Tipe-Tipe hotel
4.6 Melakukan Pengelompokan Tipe-Tipe Hotel
Indikator pencapaian kompetensi
3.6.1 Mengkategorikan (C6) Tipe Tipe Hotel berdasarkan Area
3.6.2 Membandingkan (C4) Tipe Tipe Hotel berdasarkan Area
4.6.1 Merumuskan (C4) Tipe Tipe Hotel berdasarkan maksud kunjungan
Tamu
4.6.2 Menyusun (C5) Tipe Tipe Hotel berdasarkan maksud kunjungan Tamu
4.6.3 Merinci (C5) Tipe Tipe Hotel dengan lamanya Tamu Menginap
4.6.4 Merangkum (C6) Tipe Tipe Hotel dengan lamanya Tamu Menginap
MATERI PEMBELAJARAN
TIPE TIPE HOTEL DENGAN LAMANYA
LAMANYA TAMU MENGINAP
Berdasarkan lamanya tamu tinggal, ada beberapa jenis hotel, yaitu Transient hotel, Residental hotel, dan
Semi Residental Hotel.
1.Transient Hotel, adalah hotel di mana rata-rata lama tamu menginap sangat singkat, hanya satu hari
satu malam. Kebanyakan tamu orang yang sangat sibuk, yang datang hanya untuk transit. Mereka
datang untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat lain. Mereka hanya perlu istirahat
sebentar, dua sampai lima jam, untuk kemudian berangkat lagi. Salah satu contoh Transient hotel yang
terkenal adalah hotel yang berada di sekitar Bandara Narita, Tokyo Jepang. Hotel ini disebut Kapsoru
Hotel, berasal dari kata Capsule hotel. Memang ada ciri yang menonjol di sana, di mana tempat
beristirahat berbentuk kapsul yang cukup untuk tubuh satu orang saja. Untuk menentukan lama
istirahat, tamu memesannya kepada operator. Kapsul kemudian akan tertutup dan tamu dapat
beristirahat dengan tenang di dalamnya. Sirkulasi udara dan fentilasi sangat nyaman, dapat diatur sesuai
selera. Bahkan tamu dapat memesan berbagai suara favorit untuk menemani istirahatnya, seperti suara
hujan gerimis, alunan musik, suara burung, dan lain sebagainya.
2.Residental Hotel, di mana rata-rata lama tamu menginap lebih dari satu bulan, bahkan ada yang
sampai tahunan. Hotel jenis ini dilengkapi dengan sarana untuk tinggal dalam waktu lama, seperti
kitchenette di dalam kamar, ruang tamu, tempat cuci, seterika, dan mengeringkan pakaian. Hal ini
adalah ciri kebanyakan apartemen atau jika di hotel mewah adalah kamar Resident Suite.
3.Semi Residental Hotel, berada di antara Transient hotel dan Residental Hotel. Tamu menginap di
tempat itu tidak terlalu singkat tetapi juga tidak terlalu lama. Rata-rata dua-tiga hari sampai satu minggu
Tipe Hotel Berdasarkan Tamu yang Menginap
Berdasarkan tamu yang menginap, hotel dapat digolongkan menjadi
beberapa jenis. Secara dominan tamu yang menginap adalah
keluarga, official, group, walk-in, traveller, wisatawan, businessman,
individual, incentive, long staying, dan short staying.
1. Hotel Keluarga adalah hotel yang kebanyakan tamunya adalah
keluarga. Hotel seperti ini biasanya dilengkapi dengan berbagai
sarana rekreasi, restoran dengan konsep keluarga, tempat tidur
yang lega, serta berbagai macam sarana untuk aktivitas semua
anggota keluarga. Sang ayah bisa ke business center dan fitness,
ibu mengikuti kegiatan erobik dan satai di tepi kolam renang.
sementara anak-anak bermain di Kiddy
Club atau sarana permainan lainnya. Kebanyakan hitel tipe ada di
resor, tetapi ada juga yang di tengah kota tetapi menggunakan
konsep resor.
2. Official Hotel adalah hotel yang kebanyakan tamunya adalah
orang-orang dari instansi pemerintah atau swasta, dari dinas atau
jawatan tertentu. Kebanyakan berupa guest house atau hotel khusus
yang dimiliki Pemerintah Daerah, Perusahaan Jawatan, Badan
Umum Milik Negara, maupun perusahaan swasta.
3. Hotel Untuk Tamu Rombongan. Banyak hotel yang kebanyakan
tamunya adalah grup atau rombongan. Mereka datang bersama-
sama untuk melakukan study tour atau wisata. Hotel jenis ini
mempunyai beberapa pilihan kamar. Masing-masing kamar dapat
diisi enam orang atau lebih karena kamarnya lebih luas dengan
tempat tidur lebih dari dua. Hotel ini biasanya berada di daerah
tujuan wisata, tetapi dapat juga berada di suatu kota. Contoh hotel
dengan karakteristik semacam ini adalah hotel-hotel tidak
berbintang yang banyak didatangi rombongan pelajar atau kelompok
tertentu dari daerah lain pada musim liburan. Rombongan datang
serentak dengan mengendarai beberapa bus.
4. Walk-in Hotel. Ada hotel yang tamunya tidak perlu melakukan
reservasi terlebih dahulu. Hotel semacam ini disebut dengan walk-in
hotel. Orang datang ke konter Front Office, bertanya apakan masih
ada kamar, fasilitas, kondisi, dan harga kamar. Jika tamu sepakat
dengan tarif dan kondisi kamar maka tamu dapat langsung check-in.
Hotel ini biasanya tidak berbintang, atau setidaknya bukan hotel
berbintang lima. Letaknya bisa di dalam kota, tidak terlalu besar,
dengan harga yang relatif lebih murah karena layanan dan
fasilitasnya yang terbatas.
5. Traveller Hotel. Tamu hotel ini adalah orang-orang yang sedang
melakukan suatu rangkaian perjalanan, baik untuk bisnis, keperluan
pribadi, maupun hanya untuk istirahat sebentar. Ada yang
menyebutkannya sebagai hotel transit, karena hanya untuk
beristirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan. Hotel ini
memiliki fasilitas yang tidak lengkap, walau memiliki standar
kelengkapan minimal di kamar. Tamu mungkin tidak merasa perlu
untuk duduk santai dan berlama-lama di bar. Tenaga mereka simpan
untuk berburu target perjalanan.
6. Hotel Wisatawan, yang kebanyakan resor, walau mungkin juga
berada di dalam kota. tergantung jenis wisata yang ada di sekitar
hotel. Sarana yang diberikan hotel ini bervariasi, mulai dari yang
paling sederhana, hanya menyediakan akomodasi saja, ada yang
akomodasi dan makan pagi sederhana, roti atau telur dengan teh
atau kopi, sampai ke resort hotel berbintang lima yang dilengkapi
dengan fasilitas mewah dan rekreatif.
7. Businessman Hotel, yang kebanyakan tamunya datang untuk
berbisnis. Kebanyakan berada di tengah kota besar, kota
metropolitan, kota dagang, dan di area yang memungkinkan orang
menjalankan bisnis dengan lancar. Karakteristik hotel ini bervariasi,
mulai yang sederhana (sekelas hotel melati), yang sedang
seperti traveller hotel, sampai business hotel berbintang empat atau
lima. Yang membedakan adalah fasilitas, besar-kecilnya hotel,
prestise, layanan, dan tarif.
8. Individual Hotel adalah hotel yang kebanyakan tamunya adalah
individu, bukan grup atau keluarga. Hotel semacam ini mirip traveller
hotel, business hotel, atau city hotel. Biasa digunakan oleh para
pedagang, salesman, atau orang yang sedang melakukan perjalanan
dan singgah untuk beristirahat. Yang dimaksud individu tidak berarti
sendiri, tetapi menunjukkan bahwa mereka melakukan reservasi
sendiri, terkadang walk-in. Tamu yang datang bisa memerlukan satu,
dua, atau tiga kamar tetapi belum mencapai angka lima belas, yang
diorganisasikan dengan itinerary atau ciri khas dari tamu
rombongan.
9. Incentive Hotel adalah hotel yang kebanyakan tamunya adalah
para karyawan atau anggota organisasi yang mendapatkan
semacam hadiah atau bonus untuk melakukan tour, wisata, atau
kunjunganke perusahaan yang ada di kota lain.
10. Long Staying Hotel adalah bentuk residential hotel seperti
kondominium atau apartemen atau hotel tertentu, yang tamunya
rata-rata tinggal cukup lama, lebih dari satu bulan. Hotel jenis ini
mempunyai sarana kitchenette di kamar, tempat cuci dan seterika
sendiri, memiliki lebih dari satu ruangan dalam satu kamar.
A. Tugas dan Langkah Kerja
Nama Peserta Didik ………………………………………………………….
Kelas XI Perhotelan
Materi Tipe-tipe Hotel Berdasarkan Area
Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari modul ini, siswa diharapkan
mampu memahami tipe-tipe hotel.
Langkah – langkah kegiatan:
1. Tontonlah link berikut ini : https://youtu.be/nB-LAXyTswM
2. Diskusikan dengan kelompokmu
3. Penilaian
A. Pengetahuan (Tes formatif)
Pilihlah salah satu jawaban yang tepat.
1. Business Hotel, Tourism Hotel, Sport Hotel, Pilgrim hotel, Cure Hotel, Casino Hotel,
komponen tersebut merupakan….
a. Berdasarkan Area
b. Berdasarkan Lokasi
c. Berdasarkan Kunjungan Tamu
d. Berdasarkan tamu menginap
e. Berdasarkan plan
2. Transit Hotel merupakan salah satu klasifikasi berdasarkan ….
a. lokasi
b. Lamanya Tamu Menginap
c. Kunjungan
d. plan
e. Area
3. Produk Nyata ( Tangibel) merupakan salah satu Dasar klasifikasi ….
a. Aspek bentuk bangunan
b. Kriteria Jenis Tamu
c. Berdasarkan Area
d. Wujud Fisik
e. Berdasarkan Lokasi
4. Hotel yang berlokasi di pedesaan dan jauh dari kota besar atau hotel yang terletak di
daerah perkotaan yang baru, yang tadinya adalah ….
a. Resort/Tourism Hotel
b. Businnes Hotel
c. Urban Hotel
d. Airport Hotel
e. Suburb Hotel
5. hotel yang berada dalam satu kompleks bangunan atau area pelabuhan udara atau sekitar
Bandar udara.….
a. Suburb Hotel
b. Airport Hotel
c. Urban Hotel
d. Business Hotel
e. Resort/Tourism Hotel
KUNCI JAWABAN :
NO: 1.A 2.B 3.C 4.B 5.D
B. Keterampilan
Kelompok :
Nama Peserta Didik
1. ………………………………...
2………………………………...
3. ………………………………...
4. ………………………………...
Penilaian Keterampilan Skor Skor yang
Maksimal diperoleh
NO Aspek yang di nilai
15
Umpan Balik Pasca menonton video Type Hotel 10
link yang telah di bagikan kepada peserta didik, 25
A pada minggu lalu. 50
1. Alat Berupa Komputer / Smartphone
2. Alat Tulis Sekolah
Ketepatan Menjawab Pertanyaan
B 1. Tipe Hotel
Total
C. Sikap
Kelompok :
Nama Peserta Didik
1…………………………………
2………………………………...
3. ………………………………...
4. ………………………………...
Instrumen Penilaian Sikap
NO Aspek yang di observasi Hasil
Pengamatan
1234
1 Interaksi didalam kelompok
2 Kesungguhan dalam mengerjakan tugas
kelompok
3 Kerjasama Peserta didik dalam kelompok
4 Menghargai pendapat teman baik dalam
kelompok maupun luar kelompok
Total
Skor :
1. : Sikap Kurang
2. : Sikap Cukup
3. Sikap Baik
4. Sikap Sangat Baik