The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lelyralely.2122, 2022-07-18 23:39:19

E- Module Berbasis Pogil (Proses Orientedguide Inquiri Learning ) Pada Materi Sistem Pencernaan Manusia

emodule baru

SISTEM
EKSKRESI
MANUSIA

E-Module Guided Inquiry pada materi sistem ekskresi manusia
terhadap kemampuan berpikir kritis dan ICT Literacy pada siswa




SMP / MTS
KELAS VIII SEMESTER 2



Dikembangkan oleh
Nur laili Miftakhurrohmah, S.Pd

E- MODULE BEERBASIS GUIDED INQUIRY PADA
MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
DAN ICT LITERACY SISWA




Penulis : Nur Laili Miftakhurrohmah, S.Pd

Pembimbing : Dr. Mohammad Masykuri, M.Si

Dr. Sri Retno Dwi Ariyani, M.Si

Desainer : Nur Laili Miftakhurrohmah, S.Pd

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena dapat
terselesaikannya E-Module Guided Inquiry pada
materi sistem ekskresi manusia yang layak untuk
meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan ICT
literacy siswa.
E-Module ini bertujuanuntuk membantu siswa dan
guru SMP dalampembelajaran IPA mengenai
sistem ekskresimanusia. Diharapkan E-modul ini
dapat melatih pemahaman konsep siswa serta
memotivasi siswa dalam belajar. E-modul ini
memuat pedoman bagi siswa dalam melaksanakan
aktivitas pembelajaran melalui penyelidikan
ilmiah. E-modul ini memuat materi mengenai
sistem ekskresi pada ginjal, paru-paru, kulit dan
hati sertagangguan pada sistemekskresi dan
upayamenjaga kesehatan sistem ekskresi.



Akhirnya, penulis mengucapkan terimakasih
kepada semua pihak, terutama Bapak Dr.
Mohammad Masykuri, M.Si dan Ibu Dr. Sri Retno
Dwi Ariani, S.Si, M.Si yang telah membantu dalam
penyusunan e-modul ini. Semoga E-modul berbasis
Guided Inquiry ini dapat memberikan manfaat bagi
siswa meningkatkan pemahaman konsep dan
melatih keterampilan dalam penerapan konsep
IPA, khususnya pada materi sistem ekskresi
dikehidupan sehari-hari.




Surakarta, 29 juni 2022





Penulis

ii

DAFTAR ISI ii
iii
Kata Pengantar 5
Daftar isi 5
Pendahuluan 5
a. Kopetensi dasar 5
b. Indikator pencapaian kopetensi 6
c. Petujuk penggunaan modul 7
d.Peta materi 8
Sistem ekskresi manusia 9
Pembelajaran 1 Ginjal 12
Pengertian ginjal 13
Struktur ginjal dan fungsinya 18
Faktor pembentuk urine 19
Rangkuman materi 20
Latihan soal 21
Pembelajaran 2 Kulit 24
Pengertian kulit 25
Struktur kulit dan fungsinya

iii

DAFTAR ISI 29
30
Rangkuman materi 31
Latihan soal 34
Pembelajaran 3 Paru-paru 35
Pengertian Paru-paru 38
Struktur Paru-paru dan Fungsinga 38
Rangkuman materi 39
Percobaan 40
latihan soal 43
Pembelajaran 4 Hati 44
pengertian Hati 47
Struktur hati dan fungsinya 48
Rangkuman materi 51
Latihan soal 56
Gangguan pada sistem ekskresi 58
Upaya menjaga kesehatan sistem ekskresi 59
Rangkuman materi 60
Glosarium
Daftar Pustaka

vi

PENDAHULUAN

A. Kopetensi Dasar

3. 10. Menganalisis sistem ekskresipada
manusia danmemahami gangguan pada
sistem ekskresi serta upaya menjaga
kesehatan sistem ekskresi.
4. 10. Membuat karya tentangsistem
ekskresi padamanusia dan
penerapannya dalam menjaga kesehatan
diri.

B. Indikator Pencapaian Kopetensi

1. Menganalisis strukturginjal dan
menyelidikimekanisme penyaringan
darah dalam ginjal.
2. Menganalisis strukturkulit dan
menyelidikipengaruh aktifitas terhadap
banyaknya keringat yang keluar.
3. Menganalisis strukturparu-paru dan
menyelidikisisa metabolisme paru-paru.
4. Menganalisis struktur hati dan
tahapan proses perombakan sel darah
merah.
5. Mengindentifikasi gangguanpada
sistem ekskresidan upaya menjaga
kesehatan sistem ekskresi.

5

C. Petunjuk Penggunaan E-modul

Petunjuk Guru

Dengan E-Modulini diharapkan tujuanpembelajaran
dapat tercapai secaraoptimal. Oleh karenaitu, peserta
didik diharapkan dapat mengikuti penjelasan didalam
E-Modul secara seksama dan mengerjakan setiap
latihanyang terdapat pada E-Modul. Untukmembantu
para pesertadidik, guru hendaknya melakukan
langkah-langkah sebagai berikut ini,
1. Menyiapkan peserta didik dalam mengikuti
pembelajaran
2. Menjelaskan KI, KD, Indikator dan Tujuan
Pembelajaran
3. Melaksanakan pembelajaran menggunakan E-Modul
4. Membimbing peserta didik dalam memahami konsep
dan
menjawab pertanyaan yang terdapat dalam E-Modul

Petunjuk Peserta Didik

1. Berdoa terlebih dahulu sebelum memulai
pembelajaran

2. Jangan lupa membaca KI, KD Indikator dan
Tujuan pembelajaran

3.Pelajari dan pahami setiap materi yang ada dalam E-
Modul

4. Lakukan pratikum dan soal uji pemahaman yang
ada di dalam E-Modul

5.Bila dalam mengerjakan soal ananda menemukan
kesulitan, segera konsultasikan dengan guru
pembimbing

6. Ananda dapat melihat seberapa besar
pemahaman ananda pada materi

6

D. Peta Materi

Sistem
Ekskresi

Struktur
dan Fungsi

Ginjal Kulit Paru-Paru Hati

Mekanisme Pengaruh Sisa Perombakan
penyaringan aktivitas metabolisme sel darah
darah dan uji terhadap merah
keringat paru-paru
urin

Gangguan dan upaya menjaga kesehatan sistem
ekskresi

7

SISTEM EKSKRESI
MANUSIA

Tahu kah kamu ???

Perhatikan video berikut !

(Sumber: Youtube Multimedia Smakenpa )

Berdasarkan video tersebut maka kita dapat
mengumpa- makannya dengan tubuh manusia.
Tubuh kita harus melakukan pengeluaran sisa hasil
metabolisme tubuh yang tidak dibutuhkan untuk
menjaga keseimbangan tubuh dan bila tidak
dikeluarkan maka akan menimbulkan penyakit bagi
tubuh kita. Pengeluaran zat sisa ini tak luput dari
peran penting beberapa organ tubuh seperti ginjal,
kulit, paru-paru dan hati.Untuk itu mari kita bahas
mengenai sistem ekskresi manusia serta gangguan
dan upaya menjaga kesehatan sistem ekskresi !

8

Pembelajaran 1 - GINJAL

A. Tujuan

1.Menjelaskan organ ginjal
2. Mengklasifikasikan bagian - bagian ginjal
3.Menganalisis proses pembentukan urin
4.Menganalisis gangguan pada ginjal
5.Menjelaskan teknologi yang dapat di

implementasikan dalam ginja

9

Tahukah kamu ???

Perhatikan video berikut!

(Sumber: Youtube Grisselda Vania )

(Sumber: Youtube Grisselda Vania ) Orientasi

Setelah kamu melihat video tersebut, apakah kamu
mengalami hal yang sama dengan Mr. Fit dan Putri ? apakah
ada faktor tertentu yang mempengaruhi terbentuknya urin ?
lalu bagaimanakah kamu bisa mengeluarkan urin ? Tentunya
banyak pertanyaan yang muncul dibenak mu, untuk itu mari
kita simak penjelasannya berikut !

10

Lengkapi Pertanyaan berikut sesuai dengan
apa yang ingin kamu ketahui

Rumusan Masalah
1. Mengapa tubuh mengeluarkan urine ?
2. Hal apa yang mempengaruhi terbentuknya urine ?
3. ........................................................................................................
4. ........................................................................................................
5. ........................................................................................................

Buatlah jawaban sementara berdasarkan
rumusan masalah yang telah di buat

Hipotesis
1. .......................................................................................................
2. .......................................................................................................
3. ........................................................................................................
4. ........................................................................................................
5. ........................................................................................................

11

Materi

Pengumpulan Data

Ginjal merupakan komponen utama penyusun
sistem ekskresi manusia yaitu urin. Manusia memiliki
sepasang ginjal berukuran sekitar 10 cm. Letak ginjal di
rongga perut sebelah kiri dan kanan ruas-ruas tulang
pinggang. Ginjal berfungsi untuk menyaring zat-zat sisa
metabolisme dari dalam darah, mempertahankan
keseimbangan cairan tubuh, mengeskresikan gula
darah yang melebihi kadar normal dan mengatur
keseimbangan kadar asam, basa, dan garam di dalam
tubuh. Ginjal atau “ren” berbentuk seperti biji buah
kacang merah (kara/ercis). Ginjal terletak di kanan dan
di kiri tulang pinggang yaitu di dalam rongga perut pada
dinding tubuh dorsal.

Ginjal berjumlah dua buah dan berwarna merah
keunguan. Ginjal sebelah kiri terletak agak lebih tinggi
daripada ginjal sebelah kanan. Sebuah saluran sempit
yang disebut uereter terdapat di setiap ginjal. Ureter
inilah yang terhubung ke kanting besar yang disebut
kandung kemih. Urin dikumpulkan dan disimpan dalam
kandung kemih. Pada akhir kandung kemih terdapat
saluran berotot yang disebut uretra. Uretra bekerja
sebagai saluran tempat pembuangan. Urin terus
mengalir keluar dari ginjal ke dalam ureter dan
bergerak menuju kandung kemih karena kontraksi
dinding ureter. Kandung kemih dapat mengembang dan
meperluas volumenya agar dapat diisi urin.

12

Peristiwa yang kamu alami berdasarkan
video sebelumnya tidak luput dari peran penting
organ ginjal. Apakah kamu mengetahui fungsi
dari organ ginjal ?

Gambar 2.1. Organ Ginjal

Ginjal berfungsi untuk menyaring darah yang
mengandung zat sisa metabolisme dari sel di
seluruh tubuh. Ginjal berjumlah sepasang yang

terletak di kanan dan kiri tulang pinggang
dalam
rongga tubuh bagian dorsal. Posisi ginjal kanan
lebih rendah dari ginjal kiri karena tertekan oleh
hati. Lalu bagaimana cara ginjal untuk menyaring
darah sisa metabolisme yang dikeluarkan dalam
bentuk urin ?

13

Gambar 2.2. Struktur Organ Ginjal

Ginjal tersusun atas satuan unit fungsional yang
disebut nefron.
Ginjal tersusun atas tiga lapisan :
1) Korteks (kulit ginjal)
Merupakan tempat terjadinya filtrasi, dan
didalamnya terdapat badan malphigi.
2) Medulla (sumsum ginjal)
Merupakan tempat terjadinya reabsorpsi dan
augmentasi, terdapat tubulus-tubulus ginjal.
3) Pelvis (rongga ginjal)
Merupakan muara tubulus kolektivus dan hulu
ureter. Didalam ginjal terdapat nefron-nefron
yang tersusun atas nefron
epitel dan nefron vaskuler.

14

Gambar 2.3. Struktur Nefron

Perhatikan gambar diatas, pertama kita
akan membahas mengenai badan malpighi yang
terdiri dari glomerulus dan kapsula bowman.
Glomerulus merupakan kapiler ginjal yang
melakukan filtrasi darah.
Sedangkan kapsula bowman merupakan kapsul
yang berfungsi menampung hasil filtrasi darah.
Kapsula bowman menyelubungi glomerulus dan
memiliki dinding berlumen yang tersusun atas
epitel pipih dan berhubungan dengan tubulus
kontortus proksimal.

15

Ayo berpikir !

Pada badan malpighi terjadi proses awal dari
terbentuknya urin. Didalam badan malpighi ini
terdapat nefron yang berfungsi sebagai
penyaring awal pada darah yang memisahkan
antara zat
sisa dengan zat hasil penyaringan.
Jika kita kaitkan dalam kehidupan sehari-hari,
apakah proses tersebut dapat kita umpamakan
pada pembuatan minuman teh celup ? Mari
berpikir !

Agar kamu dapat lebih paham, perhatikan video
berikut yang membahas mengenai aliran darah
disekitar glomerulus. Perhatikan dengan seksama
ya !

(Sumber: Youtube Brainy Panda )

16

Setelah kita membahas mengenai glomerulus
dan kapsula
bowman, kemudian proses penyaringan darah
dilanjutkan oleh
saluran nefron berikut ini :

a. Tubulus kontortus proximal
Saluran nefron lanjutan kapsula bowman yang
melakukan
reabsorpsi.
b. Lengkung henle
Saluran lanjutan tubulus kontortus proximal
yang berbentuk
lengkung dan melakukan reabsorpsi.
c. Tubulus kontortus distal
Saluran nefron yang melakukan reabsorpsi dan
augmentasi.
d. Tubulus kolektivus (pengumpul)
Saluran nefron yang mengumpulkan urin dari
nefron-nefron ginjal.

Setelah kamu memahami struktur ginjal beserta

fungsinya, maka kamu juga dapat menganalisa

keterkaitan antar struktur ginjal yang menjadi

satu kesatuan proses terbentuknya urin.

Sebelum itu, muncul pertanyaan mengenai apakah

ada faktor tertentu yang mempengaruhi

terbentuknya urin? Berikut penjelasannya !

penjelasannya !

17

Faktor- faktor
Pembentuk Urin

1.Hormon anti-diuretik (ADH) A
DH dihasilkan kelenjar hipofisis yang mengatur jumlah
cairan dan volume urin akhir pada tubulus kontortus
distal dan tubulus kolektivus dengan mengatur
reabsorpsi dan permeabilitas tubulus.

2. Zat diuretik
Konsumsi zat diuretik (misalnya teh)
menghambat reabsorpsi ir dan menyebabkan volume
urin bertambah.

3. Suhu
Ketika suhu panas, respirasi sel meningkat dan
cairan tubuh keluar melalui keringat (dehidrasi),
sehingga volume urin berkurang. Ketika suhu
lingkungan dingin, respirasi sel menurun dan
cairan tetap disimpan dalam tubuh (kelebihan air),
sehingga volume urin bertambah .

4. Jumlah air atau cairan tubuh
Warna urin disebabkan oleh adanya urobilin,
namun kepekatannya diatur volume urin.

18

Rangkuman Materi

1.Ginjal mengekskresikan air, garam mineral, urea (urin).
2.Ginjal berfungsi untuk menyaring darah yang

mengandung zat sisa metabolisme dari sel di seluruh
tubuh.
3.Ginjal tersusun atas tiga lapisan yaitu korteks (kulit
ginjal),
4.medulla (sumsum ginjal), pelvis (rongga ginjal) .
5.Ginjal tersusun atas satuan unit fungsional yang disebut
nefron yang terdiri dari nefron epitel dan nefron
vaskuler.
6.Faktor yang mempengaruhi pembentukan urin, yaitu
7.Hormon anti-diuretik (ADH), zat diuretik, suhu, jumlah
air atau cairan tubuh.
8.Perbandingan kondisi cairan tubuh terhadap
kepekatan urin.

Perbe
daan Dehi
drasi Keleb
ihan
Cairan
tubuh Kekur
angan cairan

Berle
bih

Produk
si ADH Berta
mbah Berkur
ang

Reabso
rsi Air Menin
gkat Menu
run

Ur
in Pe
kat Enc
er

19

Pengujian Hipotesis

Untuk memperdalam pengetahuanmu terhadap sistem ekskresi
pada ginjal, ayo kerjakan pengaplikasian soal berikut !

1. Pada proses penyaringan ginjal, mengapa tahap filtrasi
menjadi proses yang sangat penting ? Berikan
penjelasanmu !

2. Setiap tahapan penyaringan ginjal terdapat
pembentukan urin primer dan urin sekunder. Berikan
penjelasamu mengenai kandungan yang terdapat pada
kedua jenis urin tersebut !

3. Mengapa pada saat kamu banyak mengkonsumsi air
putih membuat keinginan buang air kecilmu meningkat ?
Berikan penjelasanmu !

4. Apakah yang terjadi jika saluran nefron tubulus
kontortus distal terjadi gangguan ? Berikan penjelasanmu
!

5 Apakah yang terjadi jika saluran nefron tubulus
kontortus distal terjadi gangguan ? Berikan penjelasanmu
!

Kesimpulan

Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, apa yang dapat
kamu simpulkan ? Tulis pada kolom yang tersedia !

20

Pembelajaran 2 - Kulit

A. Tujuan

Untuk menganalisis keterkaitan antara
struktur dan fungsi pada organ kulit dan
menyelidiki pengaruh aktifitas terhadap
banyaknya keringat yang dikeluarkan.

21

Tahukah kamu ???

Orientasi

Perhatikan video berikut !

(Sumber: Youtube Skalaruang Architec)

Setelah kamu melihat video tersebut,
apakah kamu pernah melakukan beberapa
kegiatan yang ada didalam video ? Kegiatan
seperti jogging, push up akan menghasilkan
keringat dibadanmu. Pernahkah kamu berpikir
apa yang menyebabkan keringat muncul ?
Apakah ada hubungannya dengan suhu tubuh
mu ? Tentunya banyak pertanyaan yang muncul
dibenak mu, untuk itu mari kita simak
penjelasannya berikut !

22

Lengkapi Pertanyaan berikut sesuai dengan
apa yang ingin kamu ketahui

Rumusan Masalah
1. Mengapa tubuh kita berkeringat?
2. Hal apa yang mempengaruhi keringat mengeluarkan bau ?
3. ........................................................................................................
4. ........................................................................................................
5. ........................................................................................................

Buatlah jawaban sementara berdasarkan
rumusan masalah yang telah di buat

Hipotesis
1. .......................................................................................................
2. .......................................................................................................
3. ........................................................................................................
4. ........................................................................................................
5. ........................................................................................................

23

Materi

Pengumpulan Data

Pengertian kulit

Kulit merupakan lapisan jaringan pelindung
terluar yang terdapat di permukaan tubuh. Kulit
termasuk organ ekskresi karena mampu
mengeluarkan zat-zat sisa berupa kelenjar
keringat. Selain sebagai organ ekskresi, kulit
juga berfungsi sebagai alat indera perasa dan
peraba, kulit berperan untuk mengekskresikan
urea, garam, dan kelebihan air melalui kelenjar
keringat yang ada di kulit. Keringat manusia
terdiri dari air, garam, terutama garam dapur
(NaCl), sisametabolisme sel, urea, serta asam.
Kulit (integument) terdiri daridua bagian yaitu
epidermis dan dermis.

24

Struktur Kulit dan Fungsinya

Peristiwa yang kamu alami berdasarkan video
sebelumnya tidak luput dari peran penting
organ kulit. Apakah kamu mengetahui fungsi
dari organ kulit ?

Gambar 2.4. Organ Kulit

Kulit adalah organ yang mengekskresikan zat-zat
sisa melalui keringat. Fungsi dari organ kulit adalah
sebagai alat ekskresi keringat, pertahanan terluar
tubuh dari lingkungan yang merugikan, pengatur suhu
dan pengeluaran air tubuh, tempat penyimpanan
cadangan lemak dan alat indra peraba. Komposisi
keringat adalah air, garam mineral (terutama NaCl),
urea, minyak, asam, dan sisa
metabolisme sel.

25

Dikarenakan komposisi pada keringat tersebut,
wajar keringat yang kita keluarkan terdapat rasa asin.
Dan tentunya kita pernah merasakannya secara tidak
sengaja saat keringat bercucuran disekitar wajah kita.
Lantas bagian kulit manakah tempat keringat keluar ?
Mari kita bahas !

Gambar 2.5. Struktur jaringan Organ Kulit

Struktur kulit terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
epidermis, dermis dan hipodermis.Pada lapisan epidermis
memiliki fungsi untuk membentuk sel-sel kulit baru,
memberikan warna pada kulit dan melindungi lapisan
kulit di bawahnya. Kemudian pada lapisan dalam terdapat
hipodermis. Pada lapisan hipodermis terdapat jaringan
lemak (adiposa). Jaringan lemak ini berfungsi untuk
melindungi tubuh dari benturan, sebagai sumber energi
dan penahan suhu tubuh.

26

Kemudian pada lapisan dermis terdapat bagian-bagian
sebagai
berikut :

Nama Bagian Fungsi

Kelenjar Minyak Menghasilkan minyak
(sebum) agar

kulit dan rambut tidak
kering

Kelenjar Keringat Menghasilkan keringat

Pembuluh Darah ( Arteri , Mengedarkan darah
vena ) keseluruh sel
atau jaringan

Ujung-ujung Syaraf Menerima rangsangan
berupa panas,
dingin

Folikel Rambut Tempat tumbuhnya sel-

sel rambut

Otot Arektor pili Menegakkan rambut

Setelah kamu perhatikan video sebelumnya, ternyata ada
tiga aktifitas berbeda seperti jogging, push up dan berjalan.
Keringat yang dihasilkan akan lebih banyak jika kita
melakukan aktifitas yang lebih berat seperti jogging dan push
up. Lalu untuk aktifitas seperti berjalan merupakan aktifitas
ringan yang menghasilkan keringat lebih sedikit. Mengapa
demikian ? Apa yang menjadi perbedaan antara aktifitas
berat dengan aktifitas ringan ?

27

Sehubungan antara beratnya aktifitas dengan
jumlah keringat yang dikeluarkan merupakan
bagian dari mekanisme terbentuknya keringatn
sebagai sistem ekskresi kulit. Untuk melihat

bagaimana proses keringat dapat terbentuk,
perhatikan video berikut !

(Sumber: Youtube Sekolahmu )

Ayo berpikir !




Salah satu fungsi kulit adalah sebagai

pengatur suhu tubuh. Keringat yang

dikeluarkan merupakan dampak yang

dilakukan kulit terhadap tubuh agar dapat

mengendalikan suhu tubuh supaya tetap

normal/stabil. Jika dikaitkan dalam kehidupan

sehari- hari, apakah menghidupkan kipas

angin saat cuaca panas dalam ruangan dapat

diumpamakan sebagai kulit yang sedang

mengatur

suhu tubuh ? Mari berpikir !

28

Rangkuman Materi

1.Kulit mengekskresikan keringat yang
mengandung air, garam mineral (terutama
NaCl), urea, minyak, asam, dan sisa
metabolisme sel.

2.Kulit tersusun atas 3 bagian yaitu epidermis,
dermis dan hipodermis.

3.Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi keringat,
pengatur suhu dan pengeluaran air tubuh,

4. Produksi keringat oleh kelenjar keringat ada
dibawah pengaturan hipotalamus dan enzim
brandikinin yang dirangsang oleh perubahan
suhu darah.

5.Faktor yang mempengaruhi jumlah keringat
adalah jenis kelamin, aktifitas tubuh, suhu tubuh
dan lingkungan, makanan dan kondisi kesehatan




29

Pengujian Hipotesis

Untuk memperdalam pengetahuanmu terhadap sistem
ekskresi pada kulit, ayo kerjakan pengaplikasian soal berikut !
1. Apakah kelebihan sebum pada kelenjar keringat dapat

meng-hambat proses pengeluaran keringat ? Berikan
penjelasanmu !

2. Saat kamu memakan makanan pedas maka kamu akan
menghasilkan keringat.
Berikan penjelasanmu mengenai hal tersebut !

3. Apakah hubungan hipotalamus dengan keringat yang
dikeluarkan ? Berikan penjelasanmu !

4. Mengapa keringat menghasilkan garam mineral?

Berikan penjelasanmu !


5 Berikan penjelasanmu mengapa keringat harus

dikeluarkan dari tubuh ?

Kesimpulan

Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, apa yang dapat
kamu simpulkan ? Tulis pada kolom yang tersedia !

30

Pembelajaran 3 - Paru-Paru




A. Tujuan

Untuk menganalisis keterkaitan antara struktur
dan fungsi pada organ paru-paru dan menyelidiki
sisa metabolisme paru-paru .

31

Tahukah kamu ???

Perhatikan gambar berikut!

Orientasi

Pernahkah kamu mengalami peristiwa seperti
gambar diatas ? Pada
saat terjadinya pandemi
covid-19, memakai masker merupakan hal yang
diwajibkan sebagai salah satu dari protokol
kesehatan. Tetapi bagi kamu yang menggunakan
kacamata tentunya sering mengalami hal ini.
Pernahkah kamu berpikir mengapa kacamatamu
sering berembun ketika menggunakan masker ?
Apakah ada kaitannya dengan sistem ekskresi
paru-paru ? Tentunya banyak pertanyaan yang
muncul dibenak mu, untuk itu mari kita simak
penjelasannya berikut !

32

Lengkapi Pertanyaan berikut sesuai dengan
apa yang ingin kamu ketahui

Rumusan Masalah
1. Mengapa manusia harus bernapas ?
2. Mengapa saat bernapas mengeluarkan uap air ?
3. ........................................................................................................
4. ........................................................................................................
5. ........................................................................................................

Buatlah jawaban sementara berdasarkan
rumusan masalah yang telah di buat

Hipotesis
1. .......................................................................................................

2. ..............................................
.........................................................

3. ........................................................................................................
4. ........................................................................................................
5. ........................................................................................................

33

Materi

Pengumpulan Data

Pengertian Paru-Paru

Paru merupakan organ ekskresi yang berperan dalam
mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O)
yang dihasilkan dari respirasi. Karbon dioksida yang
dihasilkan selama respirasi dalam sel diangkut oleh
hemoblobin dalam darah. Pada prinsipnya, CO2 diangkut
dengan dua cara yaitu melalui plasma darah dan diangkut
dalam bentuk ion HCO3 melalui proses berantai. Ketika
kamu bernapas melalui hidung atau mulut, terjadi proses
pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida.
Oksigen yang masuk melalui hidung pergi menuju trakea
melewati tenggorokan. Di trakea, udara akan dibagi-bagi
ke dalam saluran-saluran udara yang disebut saluran
bronkus dan langsung memasuki paruparu. Nah, di paru-
paru ini, udara akan terbagi lagi ke dalam bronkiolus
menuju ke alveolus (kantung udara)

Alveolus adalah tempa
t terjadinya pertukaran antara
oksigen dan karbondioksida. Dalam alveolus, oksigen
akan diserap oleh pembuluh darah lalu disalurkan ke
jantung. Kemudian, organ jantung akan memompa
oksigen untuk sel-sel tubuh. Proses penggunaan oksigen
oleh sel-sel tubuh itulah yang akan menghasilkan karbon
dioksida. Lalu, karbon dioksidatersebut akan diserap oleh
darah dan dibawa kembali ke paru-paru untuk
dikeluarkan dari tubuh melalui hembusan napas bersama
uap air.Paru-paru manusia berjumlah sepasang,terletak
di dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk.

34

Struktur Paru-Paru dan Fungsinya

Gambar 2.6. Struktur ja
ringan Organ Paru-Paru
Peristiwa yang kamu alami pada gambar
sebelumnya tidak luput dari peran penting organ paru-
paru. Paru-paru adalah bagian utama dari sistem
pernapasan, tetapi juga merupakan bagian darisistem
ekskresi yang penting. Paru-paru bertanggung jawab
untuk ekskresi limbah gas dari tubuh. Gas limbah
utama yang dikeluarkan oleh paru-paru adalah
karbondioksida yang merupakan produk limbah dari
respirasi seluler di sel-sel di seluruh tubuh. Setiap sel
dalam tubuh membutuhkan oksigen untuk hidup.
Udara yang dihirup mengandung oksigen dan gas
lainnya. Begitu berada di paru-paru, oksigen
dipindahkan ke aliran darah dan dibawa ke seluruh
tubuh. Di setiap sel dalam tubuh, oksigen pun ditukar
dengan gas buangan yang disebut karbondioksida.

35

Gambar 2.7. Organ paru-Paru

Karbondioksida berdifusi dari darah ke udara
dalam kantung udara kecil yang disebut alveoli di paru-
paru. Dengan mengeluarkan karbondioksida dari darah,
paru-paru membantu menjaga homeosta-sis asam-basa.
Faktanya, pH darahlah yang mengontrol laju pernapasan.
Uap air juga diambil dari p
aru-paru dan organ lain dari
saluran pernapasan saat udara yang dihembuskan
melewati lapisan lembapnya, dan uap air dikeluarkan
bersama dengan karbondioksida. Melalui pernapasan,
beberapa gas limbah lainnya juga dihembuskan
bersama karbondi-oksida.
Untuk itu, paru-paru mengekskresikan uap air dan
karbondioksida yang dihasilkan melalui proses respirasi
aerob.

36

Apakah kamu mengetahui struktur dari organ paru-
paru ? Untuk memperjelas bagaimana struktur paru-paru
beserta fungsinya, maka perhatikan video berikut !

(Sumber: Youtube Guru IPA )

Ayo berpikir !



Setelah kamu perhatikan video struktur
dan fungsi organ paru-paru, maka kamu
dapat memahami ternyata masing-masing
struktur berperan penting dalam sistem

ekskresi paru-paru. Kemudian muncul
pertanyaan, bagaimana perbedaan antara
kondisi paru-paru sehat dengan tidak sehat,
apakah akan menghambat terjadinya sistem
ekskresi paru-paru ? Mari berpikir !

37

Rangkuman Materi

1.Paru-paru mengekskresikan karbondioksida dan
uap air.

2.Paru-paru tersusun atas dua bagian utama
yaitu, sistem pernafasan bagian atas dan sistem
pernafasan bagian bawah.

3.Sistem pernafasan bagian atas meliputi hidung
dan faring

4.Sistem pernafasan bagian bawah meliputi
laring, trakea, bronkus dan paru-paru.

5.Secara fungsional sistem pernafasan tersusun
dua bagian utama yaitu zona penghubung dan
zona respirasi.

Percobaan

Perhatikan video berikut !




(Sumber: Youtube Puspa Regina Putri )

38

Pengujian Hipotesis

Untuk memperdalam pengetahuanmu terhadap sistem
ekskresi pada paru-paru, ayo kerjakan pengaplikasian soal

berikut !

1. Apakah terjadi penyumbatan pada brokeolus dapat
mengganggu sistem ekskresi paru-paru ?
Berikan penjelasanmu !

2. Saat kamu meniup air kapur terjadi perubahan kondisi.
Mengapa harus menggunakan air kapur ?
BerikanApenjelasanmu mengenai hal tersebut !

3. Jelaskan mengapa uap air dan karbondioksida harus
dikeluarkan dari tubuh !

4. Mengapa uap air diperlukan saat proses respirasi ? Berikan
penjelasanmu !




5 Berikan penjelasanmu mengapa uap air dan
karbondioksida dikatakan gas limbah ?

Kesimpulan

Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, apa yang dapat
kamu simpulkan ? Tulis pada kolom yang tersedia !

39

pembelajaran 4- Hati




Tujuan

Untuk menganalisis keterkaitan antara struktur
dan fungsi pada organ hati dan menganalisis
perombakan sel darah merah.

40

Tahukah kamu ???

Orientasi Perhatikan gambar berikut!



Apakah kamu memiliki makanan kesukaan ?
Bakso, mie ayam, ayam goreng maupun sup bayam
merupakan makanan yang lezat. Dari berbagai jenis
makanan yang kita makan tentunya akan dicerna
melalui sistem pencernaan kita. Pernahkan kamu
perhatikan saat kamu sedang membuang “limbah”
dari tubuhmu dikamar mandi, mengapa warna yang
dihasilkan feses normalnya berwarna kuning
kecoklatan. Padahal kamu telah banyak memakan
jenis makanan yang berbeda-beda warna dan
bentuknya. Untuk mengetahuinya mari kita simak
penjelasannya berikut !

41

Lengkapi Pertanyaan berikut sesuai dengan
apa yang ingin kamu ketahui

Rumusan Masalah
1. ........................................................................................................
2. .......................................................................................................
3. ........................................................................................................
4. ........................................................................................................
5. ........................................................................................................

Buatlah jawaban sementara berdasarkan
rumusan masalah yang telah di buat

Hipotesis
1. .......................................................................................................

2. ..............................................
.........................................................

3. ........................................................................................................
4. ........................................................................................................
5. ........................................................................................................

42

Materi

Pengumpulan Data

Pengertian Hati

Hati berada di dalam rongga perut sebelah kanan di
bawah diafragma yang dilindungi oleh selaput tipis
bernama kapsula hepatis. Hati berfungsi untuk
mengeksresikan getah empedu zat sisa dari perombakan
sel darah merah yang telah rusak dan dihancurkan di
dalam limpa. Selain berfungsi sebagai organ ekskreksi,
hati juga berperan sebagai penawar racun, menyimpan
glikogen (gula otot), pembentukan sel darah merah pada
janin dan sebagai kelenjar pencernaan. Sebagai organ
yang berperan dalam sistem ekskresi, hati berfungsi
untuk merombak sel-sel darah merah yang sudah
tua/rusak. Di dalam hati, hemoglobin pada sel darah
merah yang sudah rusak akan diuraikanmenjadi globin,
zat besi, dan senyawa hemin. Nah, hemoglobin itu sendiri
merupakan protein yang mengandung zat besi pada sel
darah merah. Zat besi akan disimpan di dalam hati atau
dialirkan menuju sumsum tulang belakang, sedangkan
globin digunakan untuk membentuk sel darah merah
baru dan metabolisme pro
tein. Sementara itu, senyawa
hemin akan diubah menjadi zat warna pada empedu,
yaitu bilirubin dan biliverdin. Fungsi hati lainnya dalam
sistem ekskresi adalah untuk menguraikan gas amonia
yang berbahaya dalam tubuh menjadi zat yang lebih
aman, yaitu urea. Amonia tersebut dihasilkan dari proses
metabolisme asam amino. Urea dari dalam hati akan
dikeluarkan dan diangkut ke ginjal untukdikeluarkan
bersama urin

43

Struktur Hati dan Fungsinya

Gambar 2.8. Struktu
r jaringan organ Hati
Fungsi cairan empedu adalah mengemulsi lemak,
mengubah zat yang tidak dapat larut dalam air
menjadi larut dalam air, mengaktifkan enzim lipase,
membantu absorpsi lemak di usus, membuang zat-zat
sisa, mewarnai feses dan urin. Komposisi getah empedu
yaitu air, garam mineral, asam empedu, fosfolipid,
kolesterol, dan pigmen empedu (bilirubin/biliverdin).

44

Hati merupakan tempat proses siklus/ pembentukan urea
terjadi, dengan bantuan asam amino ornitin.

1.Amonia, karbondioksida dan ornitin membentuk
sitrulin. NH3 + CO2 + ornitin d sitrulin.

2.Sitrulin dan amonia membentuk arginin. sitrulin + NH3
d arginine

3.Arginin dengan bantuan enzim arginase akan
diubah menjadi ornitin dan urea. arginin d ornitin +
urea .

Hati merupakan organ tempat perombakan eritrosit yang
sudah tua/rusak menjadi tiga bentuk, yaitu zat besi,
globin, dan hemin.

Apakah kamu mengetahui fungsi dari organ
hati ? Untuk memperjelas bagaimana fungsi
organ hati, maka perhatikan video berikut !




(Sumber: Youtube Grid Kids )

45

Kamu telah mengetahui fungsi dari organ hati. Sekarang
kita akan membahas mengenai struktur anatomi pada
organ hati. Untuk itu, perhatikan video berikut !

(Sumber: Youtube Biologi TV)

Setelah kamu perhatikan video struktur dan
fungsi organ hati maka kamu dapat memahami
ternyata masing-mas
ing struktur berperan
benting dalam sistem ekskresi hati. Tentunya

muncul pertanyaan dibenakmu, bagaimana hati
dapat merombak sel darah merah yang sudah
rusak menjadi komponen-komponen yang saling
berkaitan? Untuk menjawab pertanyaan ini
maka kamu akan menganalisa sebuah video
terkait proses perombakan sel darah merah !

46

Rangkuman Materi

1.Hati mengekskresikan getah empedu.
2.Fungsi cairan empedu adalah mengemulsi

lemak, mengubah zat yang tidak dapat larut
dalam air menjadi larut dalam air,

mengaktifkan enzim lipase, membantu absorpsi
lemak di usus, membuang zat-zat sisa, mewarnai
feses dan urin.
3.Hati merupakan tempat proses siklus/

pembentukan urea terjadi, dengan bantuan
asam amino ornitin.
4.Hati merupakan organ tempat perombakan
eritrosit yang sudah tua/rusak menjadi tiga
bentuk, yaitu zat besi, globin, dan hemin.




47

Pengujian Hipotesis

Untuk memperdalam pengetahuanmu terhadap sistem
ekskresi pada hati, ayo kerjakan pengaplikasian soal
berikut

1. Apakah makanan yang kita makan berpengaruh
terhadap warna feses ? Berikan penjelasanmu

2. Mengapa sistem ekskresi hati sangat penting bagi
tubuh ? Berikan penjelasanmu !

3. Apakah organ hati juga dapat merombak sel darah
merah yang masih baru ?
Berikan penjelasanmu !

4. Bagaimana peranan asam animo ornitin pada proses

perombakan sel darah mer
ah ?

5 Berikan penjelasanmu apakah fungsi dari pembentukan
globin pada organ hati ?

Kesimpulan

Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, apa yang dapat
kamu simpulkan ? Tulis pada kolom yang tersedia !

48

GANGGUAN DAN UPAYA
MENJAGA SISTEM EKSKRESI




A. Tujuan

Untuk mengindentifikasi gangguan pada sistem
ekskresi dan upaya menjaga kesehatan sistem
ekskresi.

49


Click to View FlipBook Version