RUANG KOLABORASI PEMBELAJARAN
SOSIAL & EMOSIONAL
Fasilitator
Dedy Hermawan, M.Pd
Pengajar Praktik
Hj. Primayanti, S.Pd.
CGP CGP
Asep Rudini, S.Pd Setiyowatik, M.Pd.
Tabel 3.1 Penerapan Pembelajaran Sosial
Emosional yang sudah dilakukan
Cara Bentuk KSE yang Yang dilakukan Hal penting
Penerapan Pembelajaran dikembangk guru yang harus
disampaika
Sosial an
Emosional n kepada
murid
Mengintegrasik Di tengah Kesadaran ●Di tengah Guru
an Kompetensi pembelajaran Diri – pembelajaran guru mengajak
Sosial dengan pengelolaan melakukan siswa
Emosional melakukan ice emosi, focus permainan melakukan
(KSE) ke dalam breaking untuk dan empati konsentrasi (ice
mengembalikan breaking) permain
praktik berdasarkan konsetrasi
mengajar guru focus siswa pengamatan
(ICE BREAKING) kebutuhan murid untuk
dan gaya mengembali
interaksi Bentuk
dengan murid icebreaking bisa kan focus
siswa.
beragam dan
dapat ditemukan Pembelajara
di berbagai sumber n akan
(YouTube/Pinteres mudah
t,dll) diterima
pada saat
kita fokus
Mengajarkan Rutin di awal Pengelolaan ●Guru bersama Keberhasila
Kompetensi pembelajaran Diri dengan siswa n dalam
Membangun
membangun
Sosial kesepakatan kesepakatan pembelajara
Emosional (KEYAKINAN dalam belajar n ditentukan
(KSE) secara
spesifik dan KELAS) Menginisiasi murid oleh diri
eksplisit dengan kondisi kalian
sendiri.
Pilihan ada
di tangan
kalian
sendiri
Cara Bentuk KSE yang Yang dilakukan Hal penting
Penerapan Pembelajaran dikembangk guru yang harus
Sosial Emosional disampaika
an
n kepada
murid
Mengintegrasi Terintegrasi Kesadaran ●Mengorganisasi Setiap murid
kan dalam Sosial (Emati, siswa dalam memiliki
beberapa
Kompetensi Pembelajaran saling potensi yang
Sosial Diskusi menghargai, kelompok untuk berbeda
kerjasama) mendiskusikan sehingga
Emosional perkelompok,
(KSE) ke membangun
beberapa dibutuhkan
dalam praktik empati dan masalah yang kerja sama
mengajar guru untuk saling
dan gaya kerjasama berbeda melengkapi
interaksi (DISCUSSION) Memberikan kekurangan
dengan murid waktu dan guru
memberikan yang
scaffolding dimilikinya
sesuai kebutuhan
dengan
murid potensi dari
siswa lain
Mengintegrasi Dalam Keterampilan ●Menemukenali Anak-anak
kan Pembelajaran Sosial (Relasi potensi yang setiap orang
Menghadirkan
Kompetensi guru tamu dari dimiliki orang tua memiliki
Sosial murid yang beragam
orang tua. profesi yang
Emosional Empati, berkaitan dengan berbeda.
(KSE) ke materi profesi. Kita dapat
dalam praktik kerjasama dan Orang tua
mengajar guru mengenal emosi menjadi guru saling
dan gaya tamu atau menghargai,
interaksi (GURU TAMU) narasumber
dengan murid Guru empati,
mengenalkan terhadap
guru tamu dan pekerjaan
guru tamu orang tua.
memberikan Keberagama
n bukan
penghalang
untuk
bekerja
sama tetapi
salah satu
cara dalam
membangun
relasi.
Cara Bentuk KSE yang Yang dilakukan Hal penting yang
Penerapan Pembelajaran dikembang guru harus
Sosial kan disampaikan
Emosional kepada murid
Mengubah Protokol Rutin Keterampil ●Guru Guru
kebijakan dan keseharian an social – menyambut siswa menerapkan 5 S
di depan gerbang
dan Menerapkan daya kepada siswa
ekspektasi budaya lenting sekolah dengan untuk
5S (resiliensi) mengucapkan
sekolah (BUDAYA salam, senyum, membangun
terhadap sapa, sopan dan budaya positif
SEKOLAH)
murid santun dan
Hal ini menjadi meningkatkan
sebuah kebiasaan hubungan social
dengan siswa
Mengintegra Protokol Rutin Pengambila ●Mengadakan Setiap kalian
sikan per bulan n musyawarah adalah pemimpin
Kompetensi Mendiskusikan Keputusan dengan di awali dan setiap
Sosial ketua kelas yang pemahaman pemimpin akan
Tanggung
Emosional jawab, Bertanggun urgensi pemimpin dimintai
(KSE) ke pengambilan g Jawab dalam sebuah pertanggungjaw
kelompok dan
dalam keputusan, dan abannya. Satu
praktik empati pentingnya suara suara kita akan
mengajar atau pendapat
guru dan (KEPEMIMPINA berarti bagi
N MURID) kita dalam diskusi pemimpin di
gaya ●Melaksanakan masa depan.
interaksi
dengan diskusi
Menyusun laporan
murid hasil musyawarah
Mempengar Protokol Rutin Kesadaran ●Guru melakukan Guru
uhi pola pikir setiap hari diri, restitusi pada menstabilkan
Melakukan siswa yang
murid pendekatan pengelolaan melanggar identitas,
tentang secara emosi, dan (indispliner), memvalidasi
persepsi diri, keterampila melakukan tindakan yang
orang lain personal pada pendekatan salah serta
siswa n relasi menyatakan
dan secara personal kenyakinan pada
lingkungan. indispliner ●Memberikan
dengan sikap waktu dalam siswa agar
empatik dan memotivasi
restitusi untuk menjadi
hormat Menyimak lebih baik lagi
(MEMAHAMI paparan hasil
MURID) restitusi
TABEL 3.2 IDE PENERAPAN 5 KOMPETENSI
SOSIAL DAN EMOSIONAL (KSE) YANG AKAN
DILAKUKAN
JENJANG PENDIDIKAN: B SD= KELAS 3– 6
KSE yang Cara Bentuk Yang Hal penting
Penerapan Dilakukan yang harus
dikembangkan Penerapan Pembelajaran disampaikan
Guru kepada murid
Sosial
Emosional
Kesadaran Diri Mempenga Melakukan Guru Anak-anak
ruhi pola muhasabah membangun dicoba untuk
membuka hati
pikir murid bersama suasana
tentang dengan murid dengan dan pikiran
persepsi iringan musik melalui sugesti
membangun
diri, orang suasana siswa
lain dan
dan
lingkungan lingkungan
Pengelolaan Mengintegr Membuat tabel Guru Anak-anak
Diri asikan aktivitas selama melakukan mohon jujur dan
pembelajaran
Kompetens di rumah dan lakukanlah
i Sosial merefleksi yang aktivitas positif.
menyenangka
Emosional pembelajaran Pada akhir
(KSE) ke yang telah n dengan project kita akan
dilakukan memberikan
dalam apakah project pada tahu
praktik anak untuk perbandingan
mengajar menyenangkan menuliskan aktivitas positif
guru dan atau tidak dan negative kita
aktivitas dan siswa dapat
gaya harian merefleksikan
interaksi pembelajaran
dengan
murid
KSE yang Cara Bentuk Yang Hal penting
dikembangkan Penerapan Penerapan Dilakukan yang harus
Pembelajaran disampaikan
Sosial Emosional Guru kepada murid
Kesadaran Mengintegr Berkunjung ke Guru Anak-anak
sosial asikan panti asuhan mengajak ternyata kita
untuk membangun langsung ke
Kompetens empati, mengenal panti asuhan harus
i Sosial bersyukur
emosi atau
Emosional memperlihat dengan
(KSE) ke kan kondisi keadaan kita
dalam orang lain
praktik yang
mengajar
guru dan kesulitan
gaya
interaksi
dengan
murid
Keterampilan Mempenga Memfasilitasi Guru Siswa mampu
Relasi ruhi pola murid untuk mengajak menemukenali
duduk berdialog tindakan salah
pikir murid siswa
tentang dalam berdialog yang sudah
persepsi menyelesaikan dilakukan,
untuk mengembalika
diri, orang konflik menyelesaik n siswa pada
lain dan kelompoknya
an konflik
lingkungan. dan
membangun
rasa
persaudaraa
n antar siswa
Pengambilan Mengubah Pengambilan Guru Siswa mampu
Keputusan yang kebijakan keputusan yang mengajak berpendapat
bertanggungjawa menurut sudut
Bertanggung dan siswa pandangnya
Jawab ekspektasi b dan resolusi berdiskusi
konflik masing-
sekolah berbasis masing,
terhadap masalah menghargai
yang sedang pendapat
murid orang lain
viral