DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………2
BAB I ( PENDAHULUAN )
A. Latar Belakang………………..…………..……………….4
B. Dasar Hukum…………………..……………..…………...6
C. Tujuan…………………………..…………..……………..8
D. Manfaat………………………………..…………..………9
BAB II ( PELAKSANAAN )
A. Kepanitiaan..……….………………..…………….……..11
B. Waktu…………….……………………..…….………….13
C. Tema Kegiatan………………………...……….…...……13
D. Susunan Acara……………………….………..…………13
BAB III ( PENUTUP )
A. Penutup………………………………………..…………20
LAMPIRAN
A. Sejarah SMAN 3 Kediri.………………………………...21
B. Visi Misi dan Tujuan SMAN 3 Kediri...………...............29
C. Logo SMAN 3 Kediri………………………….………...32
D. Mars SMAN 3 Kediri……………………….…………...35
1
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa
yang telah memberikan rahmat, karunia, taufik dan hidayah-Nya,
sehingga penyusunan Buku Panduan Pelaksanaan Masa Pengenalan
Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2022 jenjang SMA Provinsi
Jawa Timur, dapat diselesaikan.
Buku panduan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
(MPLS) Dalam Rangka Penguatan Profil PelajarPancasila Sekolah
Menengah Atas (SMA) Tahun 2022 ini berisi latar belakang, tujuan,
pelaksanaan, alur kegiatan, dan contoh formulir pelaksanaan MPLS
tahun 2022 jenjang SMA di seluruh Provinsi Jawa Timur. Kami
berharap buku panduan ini dapat digunakan sebagai pedoman bagi
sekolah dalam melaksanakan kegiatan MPLS untuk siswa kelas X
tahun pelajaran 2022/2023 yang akan menerapkan kurikulum
merdeka dengan muatan penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Demikian buku panduan ini kami buat. Perlu
disadarisepenuhnya bahwa penyusunan panduan ini masih jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu kami berharap kepada pihak terkait,
baik langsung maupun tidak langsung, dan pemerhati pendidikan
berkenan memberikan saran demi kesempurnaan panduan ini.
2
Semoga kegiatan MPLS tahun 2022 jenjang SMA Provinsi
Jawa Timur dapat terselenggara sesuai dengan harapan dan tujuan
kita bersama, sesuai motto “SMA Maju Bersama, Hebat Semua”
3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berdasarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun
2016,masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru
lebih dikenal dengan nama Masa Orientasi Siswa (MOS)
berubah menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
Kegiatan tersebut berisi tentang tata cara pelaksanaan
kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru
yang menghilangkan stigma negatif tentang pelaksanaan
masa orientasi siswa yang terjadi saat ini. Di dalam
Permendikbud tersebut, tidak diperbolehkan lagi adanya
kegiatan yang berisi atau menjurus kepada perpeloncoan
atau kegiatan lain yang merugikan peserta didik baru.
Selanjutnya, yang bertanggung jawab atas terlaksananya
kegiatan ini adalah Kepala Sekolah. Apabila ditemukan
pelanggaran, maka sanksi yang diberikan kepada sekolah,
mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan
4
Lingkungan Sekolah dan peraturan perundangundangan
lainnya.
Pada tahun pelajaran 2022/2023 sekolah yang telah
terdaftarsebagai pelaksana Implementasi Kurikulum
Merdeka (Sekolah Penggerak, IKM Mandiri belajar, IKM
Mandiri Berubah, maupun IKM Mandiri Berbagi) harus
mengimplementasikan Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Profil Pelajar Pancasila yaitu Pelajar Indonesia merupakan
pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan
berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
Profil Pelajar Pancasila memiliki enam kompetensi
yang dirumuskan sebagai dimensi kunci. Keenamnya saling
berkaitan dan menguatkan sehingga upaya mewujudkan
Profil Pelajar Pancasila yang utuh membutuhkan
berkembangnya keenam dimensi tersebut secara bersamaan,
tidak parsial. Keenam dimensi tersebut adalah: (1) Beriman,
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, danberakhlak
mulia. (2) Berkebinekaan global. (3) Bergotong royong. (4)
Mandiri. (5) Bernalar kritis. (6) Kreatif. Panduan Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2022.
Untuk mengakomodasi Sekolah dalam pelaksanaan
MPLS tahun 2022ini perlu adanya persamaan persepsi dan
5
metode pelaksanaan agar di Provinsi Jawa Timur terjadi
keseragaman pelaksanaan dan materi yang akan diberikan
kepada peserta didik baru tahun pelajaran 2022/2023.
B. Dasar Hukum Pelaksanaan
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
PendidikanNasional (Lembaran Negara RI Tahun 2003
Nomor 78, tambahan Lembaran Negara RI Nomor
4301);
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintah Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2014
Nomor 244, tambahan Lembaran Negara RI Nomor
5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang
Perubahan Kedua Atas UndangUndang Nomor 23
Tahun 2014 tentangPemerintahan Daerah (Lembaran
Negara RI Tahun 2015 Nomor 58, tambahan Lembaran
Negara RI Nomor 5679);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
(Lembaran Negara RI Tahun 2010 Nomor23, tambahan
Lembaran Negara RI Nomor 5105) sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun
6
2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan (Lembaran Negara RI Tahun 2010 Nomor
112, tambahan Lembaran Negara Nomor 5157);
4. Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017 tentang
Penguatan Pendidikan Karakter;
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
62 Tahun 2014tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Berita
Negara RI Tahun 2014 Nomor 958);
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan
sebagai Ekstrakurikuler Wajib; Panduan Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2022.
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
23 Tahun 2015tentang Penumbuhan Budi Pekerti (Berita
Negara RI Tahun 2015 Nomor1072);
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan
Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan
(Berita Negara RI Tahun 2016 Nomor 101); dan
9. Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang
Pengenalan Lingkungan Sekolah.
7
10. Kepmendikbudristek nomor 56 tahun 2022 tentang
Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka
Pemulihan Pembelajaran.
11. SE dirjendikdasmen Nomor 6197/D.D4/PD/2021
tanggal 13 Juni 2019 tentang Pengenalan Lingkungan
Sekolah (PLS).
12. Surat Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum,
Dan Asesmen PendidikanKementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor
009/H/KR/2022 tentang Dimensi, Elemen, Dan
Subelemen Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum
Merdeka.
C. Tujuan Kegiatan
1. Mengenali potensi diri siswa baru;
2. Membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah
dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan,
fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar
efektif sebagai siswa baru;
4. Mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga
sekolah lainnya;
8
5. Menumbuhkan karakter Pelajar Pancasila yang meliputi:
beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berahlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong,
mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
6. Memahami dan melaksanakan PHBS (Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat) serta protokol Kesehatan COVID-19 di
lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Panduan
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2022
D. Manfaat Kegiatan
1. Memperkenalkan siswa pada lingkungan sekolah yang baru
mereka masuki;
2. Memperkenalkan siswa pada seluruh komponen sekolah beserta
aturan,norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku di dalamnya;
3. Memperkenalkan siswa pada kegiatan pembelajaran paradigma
baru dalam kerangka Kurikulum Merdeka;
4. Memperkenalkan siswa pada seluruh kegiatan yang ada disekolah
baik bersifat akademik maupun non akademik;
9
5. Memperkenalkan siswa pada seluruh fasilitas yang dimiliki
sekolah yangdapat dimanfaatkan untuk pembelajaran maupun
kegiatan lain;
6. Memperkenalkan siswa pada keorganisasian;
7. Memperkenalkan siswa untuk dapat menyanyikan lagu hymne
dan marssekolah;
8. Mewujudkan pelaksanaan penguatan Profil Pelajar Pancasila
yang meliputi pengembangan 6 demensi meliputi (1) Beriman,
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. (2)
Berkebinekaan global. (3) Bergotong royong. (4) Mandiri. (5)
Bernalar kritis. (6) Kreatif.
9. Mengarahkan siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang
sesuaidengan bakat mereka;
10
BAB II
PELAKSANAAN
A. KEPANITIAAN
Penanggung Jawab : Drs. Abdul Wahid, M.Pd
Ketua Umum : Jarminingsih, S.Pd
Ketua Pelaksana : FX. Bujung N. S, S.Pd
Sekretaris : Tri Wulandari, S.Pd
Bendahara : Muryati, M.Pd
Fiestiarta Koenita, SE, MM
Sie Acara : Eli Puji Setyowati, S.Pd
Sie Perlengkapan : Suko Hariyanto
Sie Dokumentasi : Bimo Ariotejo, ST
Sie Keamanan : Gunik Yulaika, M.Pd
Koordinator Pemateri: Machrus Bachroni, M.Pd
Pembantu Umum : Gatot Wahyudianto
M. Yazid
P3K : Pintoso Hadi, S.PAK
11
Pendamping Gugus
1. Andromedae : Rizma Aura Salsabila (XII MIPA 6)
Helsa Venta Eldiska (XI IPS 4)
2. Capella : Margiesta Aulia Purweti (XII MIPA 1)
Elvina Ardelia Maharani (XI MIPA 5)
3. Sirius : Reksatia Angista Gusti (XII MIPA 4)
Kirana Dyah Ayu Pramesti (XI MIPA 7)
4. Vega : Claristha Firnanda Budi S. (XII MIPA 1)
Tesalonika Feby K. (XI MIPA 8)
5. Rigel : Merari Else Pradipta (XII IPS 3)
Zaneta Abigail Angka (XI MIPA 2)
6. Canopus : Natanael Ersa Yulianto (XII MIPA 2)
Yuli Karlina Putri (XI MIPA 5)
7. Arcturus : Febby Hemalia Putri (XI MIPA 3)
Agnes Imadora (XI MIPA 6)
8. Bellatrix : Rimbi Nola Agustin (XI MIPA 8)
Joana Michelle Annisa A. (XI MIPA 8)
9. Procyon : Gading Djenar Mahesa A. (XI MIPA 8)
Felia Carisa Putri D. (XI MIPA 6)
10. Spica : Khansa Tiara Azzahra (XII MIPA 2)
Egidia Rizqi Saniandini (XI IPS 3)
11. Regulus : Ufair Rachmatia Putri A. (XII IPS 4)
12
12. Orion Achmad Bagus Yudha (XII IPS 2)
: Melinda Yushinta (XI MIPA 7)
Shafira Septi Azzahra (XII IPS 3)
B. WAKTU
Hari : Senin-Rabu
Tanggal : 18-20 Juli 2022
Waktu : 07.00-12.30
Teknik Pelaksanaan : Offline
C. TEMA KEGIATAN
Tema Pelaksanaan kegiatan MPLS adalah “Berkarakter dan
Berintegritas berdasar Pancasila”
D. SUSUNAN ACARA
PRA MPLS
JUMAT, 15 JULI 2022
NO. KEGIATAN WAKTU PEMATERI
1 Presensi 07.00-07.30
07.30-08.30
2 Keliling 08.30-08.45 PESERTA
sekolah
3 Istirahat
13
4 Perkenalan 08.45-10.25
panitia 10.25-11.00
Koordinasi
dengan
pendamping
5 gugus dan
pengambilan
seragam bagi
yang belum
MPLS 2022
SENIN, 18 JULI 2022
NO KEGIATAN WAKTU TEMPAT PEMATERI
1 Pembukaan 07.00-07.30 Panitia
Pengenalan
2 Stakeholders 07.30-08.00 Sujarwo, S.Pd
Sekolah
Pengenalan
3 Kurikulum 08.00-08.30 Misbahul Ibad, M.Pd
08.30-09.00
sekolah
Pengenalan Aula
Fasilitas dan Teguh Tri Santosa,
S.Pd
4 Sarana
Prasarana
Sekolah
5 Penampilan 09.00-09.05 MC
Gugus 1 09.05-09.10 MC
6 Penampilan
Gugus 2
14
7 Istirahat 09.10-09.25 MC
09.25-09.40 Defri Eko
8 Motivasi siswa 09.40-09.55 Widyantoro,S.Pd
Machrus Bachroni,
9 Cara belajar 09.55-10.55 M.Pd
efektif Bapak/Ibu guru dan
10.55-11.25 Karyawan
Perkenalan
11.25-11.30 Devi Asmindra
10 Bapak/Ibu guru 11.30-11.35 Milashanty,S.Pd
11.35-12.05
dan karyawan 12.05-12.15 MC
12.15-12.25
Persiapan 12.25-12.30 MC
11 Tembus PTN Aula H.Sujatmiko S.Pd
Sejak Dini Ekstra Basket
Ekstra Futsal
12 Penampilan MC
Gugus 3
13 Penampilan
Gugus 4
14 Tata Tertib
Sekolah
15 Ekstra Basket
16 Ekstra Futsal
17 Pengumuman
NO. KEGIATAN MPLS PEMATERI
SELASA, 19 JULI 2022
Menyanyikan
1 lagu Indonesia WAKTU TEMPAT
Raya 07.00-07.10 Aula
15
Mencegah 07.10-07.40 POLISI
kenakalan
2 remaja dan 07.40.07.50
Penanaman 07.50-08.00
Kedisiplinan 08.00-08.10
08.10-08.20
3 Ekstra Handball 08.20-08.30 Ekstra Handball
08.30-08.40 Ekstra Densatga
4 Ekstra Densatga 08.40-08.50 MPK
08.50-09.00 Ekstra Tari
5 MPK 09.00-09.10 Ekstra Floorball
09.10-09.20 Ekstra KIR
6 Ekstra Tari 09.20-09.30 Ekstra Satraga
09.30-09.45 Ekstra Takmir
7 Ekstra Floorball 09.45-09.50
Ekstra Smaga Voice
8 Ekstra KIR 09.50-09.55
Ekstra PMR
9 Ekstra Satraga 09.55-10.10
Ekstra broadcasting
10 Ekstra Takmir 10.10-10.25
11 Ekstra Smaga Aula
Voice
12 Ekstra PMR
13 Ekstra
broadcasting
14 Istirahat
15 Penampilan MC
Gugus 5 MC
Tri Wulandari, S.Pd
16 penampilan
Gugus 6 Rifky Fandanu, S.Pd
17 Profil Pelajar
Pancasila
Pengenalan
18 Jenis
Ekstrakulikuler
16
Wawasan
19 Terhadap 10.25-10.35 Yuli Fitriatul
macam-macam Mudawamah, S.Pd
10.35-10.40
Literasi 10.45-10.50
20 Penampilan 10.55-11.10 MC
Gugus 7
11.10-11.25
21 Penampilan MC
Gugus 8 11.25-11.40
11.40-11.50 Ika Peni Sulih
Etika 11.50-12.00 Damarati, S.Pd
12.00-12.10
22 Berkomunikasi 12.10-12.20 Dwik Lestari, S.pd
12.20-12.30
Yang baik Aula
23 Pengenalan
Budaya Sekolah
Wawasan Wiluk
24 Wiyata kurniawati,S.pd
Mandala Ekstra Volly
Ekstra OSN
25 Ekstra Volly Ekstra Jurnalis
Ekstra Takraw
26 Ekstra OSN
27 Ekstra Jurnalis
28 Ekstra Takraw
29 Pengumuman
No. KEGIATAN MPLS PEMATERI
RABU, 20 JULI 2022
Pembukaan
1. (Menyanyikan WAKTU TEMPAT
Indonesia Raya) 07.00-07.10 Aula
2. Bela Negara 07.10-07.40
TNI
17
Penanaman dan
3. penumbuhan 07.40-07.55 Nanang Prisandy,
Akhlak pada S.Pd
07.55-08.10
peserta didik 08.10-08.15 Selvika Tio
08.15-08.20 Handayani, S.Pd
Penanaman dan 08.20-08.35
4. Penumbuhan MC
08.35-08.50
karakter MC
08.50-08.55
5. Penampilan 08.55-09.00 Ulfah Etik
Gugus 9 09.00-09.15 Rusida,S.pd
09.15-09.30
6. Penampilan 09.30-09.45 Aula Nurul Agustini,S.Pd
Gugus 10 09.45-10.00
10.00-10.15 MC
Pengenalan visi 10.15-10.30
MC
7. dan misi Ellia Wati,S. Pd, M.
Pd
sekolah Bayu Febriantoko
S.Kom
Pengenalan Teguh Santosa,S.Pd
8. program dan Pramuka
kegiatan BLUE BAND
sekolah
9. Penampilan
Gugus 11
10. Penampilan
Gugus 12
11. Sekolah ramah
anak
12. Sekolah anti
narkoba
13. Sekolah
Adiwiyata
14 Istirahat
15 OPRAGA
16 Band
18
17 Quiz 10.30-10.45 MC
10.45-10.55 Ekstra Dance
18 Ekstra Dance
10.55-11.10 MC
19 Pengumuman Aula
Gugus Terbaik 11.10-12.00 MC
20 Penutupan
19
BAB III
PENUTUPAN
Dengan adanya panduan MPLS yang disusun
berdasarkan Permendikbud Nomor18 Tahun2016 tentang
Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru dan
esensi penguatan Profil Pelajar Pancasila pada implementasi
Kurikulum Merdeka, sekolah diwajibkan melaksanakan
MPLS mengacukepada panduan ini. Apabila ada kegiatan
yang menyimpang dari ketentuan yang tercantum dalam
panduan MPLS ini, maka Dinas Pendidikan Provinsi
JawaTimur berhak memberikan sanksi sesuai dengan
ketentuan perundangan yang berlaku.
20
Lampiran
SEJARAH SMAN 3 KEDIRI
SMA Negeri 3 Kediri didirikan sejak 29 Juli 1966, ketika itu
keberadaan lembaga ini masih menggabung di SMA Negeri 2
Kediri, yang pada waktu itu tenaga guru maupun karyawan masih
diambil dari SMA Negeri 2 Kediri dan sekolah lain. Adapun Kepala
Sekolah SMA Negeri 3 Kediri pada waktu itu masih dirangkap oleh
Kepala SMA Negeri 2 Kediri yaitu Bapak Soetikno, SH. Oleh
karena lembaga ini masih mengabung di SMA Negeri 2 Kediri,
maka pelaksanaan KBM diadakan pada sore hari, dengan
keterbatasan fasilitas sarana/prasarana pendidikan, lembaga ini yang
merupakan sekolah negeri termuda berusaha untuk melaksanakan
kegiatannya, agar dapat setara dengan SMA Negeri yang lain.
Pada awal tahun 1968 nampaknya SMA Negeri 3 Kediri
telah berhasil meluluskan para siswanya (angkatanI) dengan hasil
yang cukup mengembirakan , sehingga dipandang perlu untuk
meningkatkan intensitasnya dengan menunjuk Kepala Sekolah
Difinitif yaitu Bapak RM.SOERONO, BAQ ( sebelumnya beliau ini
adalah Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kediri), dan beberapa
guru dari SMA Negeri 2 Kediri untuk dimutasi sebagai tenaga guru
21
tetap SMA Negeri 3 Kediri. Demikan pula lembaga ini juga
memerlukan tenaga administrasi tetap untuk KTU dan staf,
selanjutnya dalam perjalanan waktu SMA Negeri 3 Kediri juga
menambah tenaga guru tidak tetap dan mendapatkan droping Guru
PNS, sehingga kondisi ketenagaan tenaga pendidik dan
kependidkan cukup memadai, walaupun penyelenggaraan KBM
tetap dilaksanakan pada siang/sore hari.
SMA Negeri 3 Kediri berdomisili di SMA Negeri 2 Kediri
itu berlangsung sampai dengan tahun 1973, dan nampaknya
perkembangan lembaga ini menurut depdikbud pada waktu itu
dipandang perlu dipertahannkan dan ditingkatkan konsistensinya,
maka pemerintahan bersama pihak SMA Negeri 3 Kediri mulai
memikirkan bagaiman lembaga ini dapat menyelenggarakan
pendidikan pada pagi hari, namun dengan keterbatasan anggaran
pada waktu itu belum memungkinkan untuk dilaksanakan.
Pada tahun 1973 terjadilah perpindahan pimpinan yaitu
Bapak RM. Soerono, BA. Dipindahkan dari SMA Negeri 3 Kediri
ke SMA Negeri 1 Kediri, dan untuk itu diganti Bapak Moeljono,
namun dalam waktu yang tidak terlalu lama bapak Moeljono ini
diganti oleh Bapak Drs. ACHMADY ERRY SOEGIANTO
22
(pindahan dari Madura). Dari kepemimpinan Beliaulah mulai
diambil langkah-langkah kebijakan dan terobosan baru agar SMA
Negeri 3 Kediri dapat masuk pagi dan mendapatkan tempat
walaupun harus pinjam atau sewa. Pada pertengahan tahun 1973,
Beliau mengadakan pendekatan dengan Komandan Kodim 0809
Kediri untuk melakukan koordinasi, karena di Kediri ada Lokasi
Gedung yang namanya “Gedung 93” (bekas pabrik rokok 93) yang
selama itu dalam pengawasanKodim 0809 dan gedung itu bekas
digunakan untuk tahanan politik (Tapol) G 30 S PKI.
Berkat Bapak Kepala Sekolah inilah maka Kodim 0809
mengijinkan SMA Negeri 3 Kediri menenmpati Gedung 93, yasng
ketika itu kondisinya masih berantakan dan amburadul. Pihak SMA
Negeri 3 Kediri merasa senang sekali, lalu mengadakan pertemuan
dengan pihak orang tua murid untuk menginformasikan gagasan
tersebut dan dapat melaksankana pelaksanaan pendidikan di pagi
hari dan diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan lebih
baik lagi. Pihak orang tua murid mendukung, sehingga ketika itu
setiap murid diminta untuk membawa meja dan kursi sendiri
mengingat belum adanya fasilitas yang memadai di gedung tersebut.
Renovasi gedung pun dilakukan agar dapat dipergunakan untuk
temapat kegiatan pembelajaran. Akhirnya mulai saat itu SMA
23
Negeri 3 Kediri berpindah ke lokasi Baru di Jl. Raden Patah No. 38
Kediri.
Dalam perjalanan waktu pemerintah mulai menaruh
perhatian terhadap lembaga ini, dan bapak Kepala Sekolah Pada
waktu itu terus berusaha agar SMA Negeri 3 Kediri dapat
mempunyai Tanah dan Bangunan sendiri, akhirnya pihak
Pemerintah daerah pada waktu itu ( Bapak Anwar Zainudin selaku
Walikota Kediri, memberikan hak pakai atas tanah yang berlokasi
di Jl.Mauni no 88 Kediri Pesantren, sehingga pihak depdikbud
mualai memberikan bantuan proyek pembangunan Gedung SMA
Negeri 3 Kediri yang meliputi 7 ruang kelas, 1 ruang kepala
sekolah, 1 ruang tata usaha dan fasilitas yang lain.
Setelah bangunan gedung di Jl. Mauni 88 Kediri selesai
dibangun, maka sebagian dari siswa yang ada di Jl. Raden Patah No.
38 Kediri dipindahkan ke Jl. Mauni No. 88 Kediri. Walaupun
keberadaan SMA negeri 3 Kediri pada waktu itu berlokasi di dua
tempat, namun berkat kerjasama yang baik dari semua Keluarga
Besar SMA Negeri 3 Kediri, maka penyelenggaraan pendidikan
dapat berjalan baik dan cukup menggembirakan. Dari
kepemimpinan Bapak Drs. Achmady Erry Soegianto inilah SMA
24
Negeri 3 Kediri akhirnya memiliki fasilitas sarana prasarana yang
cukup memadai. Pada tahun 1985 terjadilah pergantian pimpinan di
sekolah ini yakni Bpk. Drs. Ahmady Erry Soegianto digantikan oleh
Bapak RM.Soerono, BA. Yang sebelumnya beliau ini adalah kepala
SMA Negeri 3 Kediri.
Tepatnya bulan Februari 1987 Gedung SMA Negeri 3
Kediri, Jl. Raden Patah No. 38 Kediri diserahkan kembali kepada
Pemiliknya melalui Kodim 0809 yang sekarang digunakan untuk
lembaga pendidikan dari yayasan Katholik dan SMA Negeri 3
Kediri secara keseluruhan dipindahkan ke Jl. Mauni 88 Kediri.
Setelah Bapak RM. Soerono, BA. Purrna tugas ( 31
Desember 1990) digantikan oleh Bapak Drs. H. Masroeki, BA, yang
sebelumnya beliau adalah Kepala SMA Negeri 1 Blitar, 1 tahun
kemudian beliau diganti oleh Bpk. R. Mardiono dari Kepala SMA
Negeri 2 Kediri sampai dengan tahun 1996. Berikutnya diganti oleh
Bpk. Drs. Samadji sampai dengan tahun 1997. (sebelumnya Kepala
SMA Negeri 1 Wates), tahun 2002 sampai dengan tahun 2005
digantikan oleh Bpk. Drs. Pramono (sebelumnya Kepala SMA
Negeri 5 Kediri).
25
Setelah Bapak Drs. Pramono pensiun, sempat dipimpin
Kepala Sekolah PLT yaitu: Bapak Drs. Marianto (Kepala SMA
Negeri 8 Kediri), Bapak Drs. H. Sujarwoto, M.Si. (dari SMA Negeri
1 Kediri) dan Bapak Sutoyo, S.Pd. (dari SMA Negeri 4 Kediri).
Namun sejak 1 Pebruari 2006 sampai tahun 2010 SMA
Negeri 3 Kediri dipimpin oleh Bapak Drs. A. Wahid Anshory,
S.Pd.MM.. Selama dalam kepemimpinan beliau SMA Negeri 3
Kediri mengalami perubahan yang dengan percepatan tinggi,
Program-program sekolah mulai dari Rintisan Sekolah Standart
Nasional sampai mencapai Sekolah Model Nasional dikarenakan
sudah melaksanakan 8 SNP dengan ditambah 1 yaitu dukungan
eksternal. Hal ini terbukti dengan banyaknya kegiatan Diklat ,
Workshop, pembinaan siswa berprestasi, penjaminan mutu dll.
baik untuk siswa maupun guru dan tenaga kependidikan. SMA
Negeri 3 Kediri memiliki motto “Nothing but achievement” yang
berarti semua lini di SMA Negeri 3 Kediri diharapkan mencapai
prestasi yang tinggi. Ditambah lagi dengan program PBKL
(Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal) dimana di SMA Negeri 3
kediri keunggulan lokalnya ada Budidaya Jamur, Pengolahan
limbah kertas, daur ulang sampah dan broadcasting. Untuk sekolah
model ini mencapai tingkat 10 dari 34 sekolah model yang lain.
26
Mulai Oktober tahun 2010 SMA Negeri 3 dipimpin oleh
kepala sekolah PLT dari SMA Negeri 7 Kediri yaitu Bapak Drs.
Gunawan S. M.Pd. Di SMA Negeri 3 Kediri ada kelas bilingual
yang diperuntukkan bagi anak-anak yang mampu dalam bahasa
inggris. Untuk tahun 2010 ini sudah 2 tahun kelas bilingual dibuka
dengan fasilitas kelas ber AC, LCD dan tenaga pendidik yang
mumpuni dalam dua bahasa. Pada Tanggal 28 Oktober 2010 Kepala
Devinitif SMA Negeri 3 Kediri adalah Bapak Sutoyo, S.Pd M.Pd
yang sebelumnya bertugas di SMA Negeri 4 Kediri, Di SMA Negeri
3 Kediri tahun pelajaran 2011-2012 semakin menunjukan
prestasinya, seiring dengan pemerintah memberikan kepercayaan
kepada SMA Negeri 3 Kediri rmasuk 132 SMA di Indonesia dari
11.400 SMA se Indonesia untuk menjalankan SKM-PBKL-PSB
Mulai tahun 2010-2013. Lalu pada tahun 2013 sampai 2017 SMAN
3 Kediri dipimpin oleh ibu Dra. Hj. Sri Yulistiani, M. Si. Pada masa
kepemimpinan beliau banyak prestasi yang diraih oleh siswa-siswi
SMA Negeri 3 Kediri baik akademik maupun non-akademik. SMA
Negeri 3 Kediri meraih prestasi sebagai Juara 1 Sekolah Anti
Narkoba tingkat provinsi dan sebagai Sekolah Adiwiya tingkat
Nasional.
27
28
VISI MISI DAN TUJUAN
A. VISI SMA NEGERI 3 KEDIRI
MEMBENTUK INSAN BERAKHLAK MULIA YANG
BERAKAR PADA BUDAYA BANGSA, CERDAS,
BERPRESTASI, DAN PEDULI LINGKUNGAN
B. MISI SMA NEGERI 3 KEDIRI
1. Meningkatkan kegiatan kerohanian secara berkala,
efektif, dan efisien sehingga dapat mengembangkan
kecerdasan spiritual serta kecerdasan emosional.
2. Meningkatkan prestasi akademik melalui pengembangan
standar ketuntasan pembelajaran.
3. Memvariasikan metode pembelajaran untuk mendorang
peserta didik aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mangacu pada
inovasi dan perkembangan global berbasis teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK/ICT).
5. Menumbuh kembangkan jiwa kerjasama dengan semua
komponen sekolah secara mandiri, inovatif, dan terbuka.
6. Mengembangkan pembelajaran life skill sesuai potensi
peserta didik, sekolah, dan daerah.
7. Memantapkan kredibilitas sekolah melalui prestasi
akademis dan non-akademis secara berkelanjutan.
8. Meningkatkan jalinan kerja sama utuk pengembangan
intuisi dengan unsur-unsur terkait.
9. Meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap
lingkungan alam sekitar dalam upaya pelestarian fungsi
lingkungan, mencegah terjadinya pencemaran, dan
kerusakan lingkungan hidup.
29
10. Meningkatkan upaya sekolah dalam menciptakan
lingkungan pembelajaran yang kondusif yang
menghargai hak dan perlindungan anak dalam dunia
pendidikan.
C. TUJUAN SMA NEGERI 3 KEDIRI
1. Membentuk generasi yang beriman, bertaqwa, berakhlak
mulia, cerdas, berilmu dan terampil.
2. Membekali peserta didik dengan prestasi akademik yang
berdaya saing/kompetitif.
3. Menyelenggarakan pemantauan dan bimbingan dalam
melaksanakan progam peningkatan mutu peserta didik
4. Mengembangkan dan membentuk karakter serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan bangsa dalam perkembangan global.
5. Membekali peserta ddidik dengan berbagai disiplin ilmu
yang berguna serta dapat memanfaatkan Teknologi
Informasi dan Komunikasi untuk melanjutkan kejenjang
pendidikan lebih tinggi.
6. Membina budaya sekolah yang terbuka, demokratis,
bertanggung jawab serta menghargai hak dan
perlindungan anak.
7. Membekali peserta didik dengan kemampuan kecakapan
hidup (life skill) melalui Pendidikan Berbasis
Keunggulan Lokal (PBKL) sehingga dapat
mengembangkan potensi diri, sekolah dan daerah.
8. Membina peserta didik untuk mengenal potensi diri
sehingga dapat mengembangkan diri secara optimal
dalam kegiatan pembelajaran, KIR, olimpiade, lomba
olahraga dan seni budaya.
9. Meningkateratkan kerjasama untuk pengembangan
institusi/lembaga dengan orang tua/ wali peserta didik,
30
alumni, lembaga-lembaga pendidikan serta lembaga
terkait lainnya, baik nasional maupun Internasional.
10. Membina peserta didik untuk peka dan peduli serta
mampu mencegah pencemaran, mencegah kerusakan,
dan melestarikan lingkungan alam sekitar dalam
kehidupan sosial masyarakat.
31
LOGO SMAN 3
DISKRIPSI LOGO SMA NEGERI 3 KEDIRI
Waktu Pembuatan : bulan April 1992.
Mulai digunakan : bulan Juni 1992,
Pengesahan penggunaan oleh Bpk. Drs. H Masroeki selaku Kepala
SMA Negeri 3 Kediri.
Desain asli : ukuran 18 cm X 18 cm, pada kertas BC
puith, teknik cat poster dan drawing pen
MOTIF DAN MAKNA LOGO :
Secara keseluruhan merupakan visualisasi syair Mars SMA Negeri
3 Kediri, menggunaan motif simbolis konvensional modifikasi agar
mudah dipahami umum, dengan penjabaran sebagai berikut:
• Bagian Bingkai terdiri dari : motif teratai (modifikasi)
mempunyai 5 kelopak bunga berpola segi-5, kontour (garis
luar) warna hitam, kelopak luar berwarna biru tua kontour
32
hitam dan kelopak dalam berwarna kuning muda.
Melambangkan Lembaga Pendidikan yang berta’wa pada
Tuhan Yang Maha Esa dan berdasarkan Pancasila serta
UUD1945. Penggunaan motif bunga teratai berlatar
belakang : bahwa pada habitat lumpur namun tetap berbunga
bersih nan indah cemerlang.
• Motif rantai bersambung mengikuti pola lingkaran,
berwarna putih kontour hitam, melambangkan kesatuan dan
kebersamaan komponen sekolah dalam mencapai tujuan
pendidikan dan tujuan institusional.
• Motif obor dengan lidah api pola trisula berwarna merah
kontour hitam dan tangkai obor berwarna putih,
melambangkan semangat pantang menyerah untuk
berprestasi akademik.
• Motif pena berwarna kuning menyatu dengan tangkai obor
dan menyatu dengan motif buku berwarna putih,
melambangkan proses kegiatan belajar dan mengajar.
• Dominasi warna biru pada bidang tengah dan warna motif
teratai, melambangkan wahana bagi putra-putri bangsa
mengembangkan (menggembleng) pribadi. Sedangkan
penggunaan warna kuning berasal dari modifikasi warna
emas sebagai lambang cita-cita filosofis yaitu untuk
membentuk pribadi seutuhnya.
• Teks di dalam lingkaran ” SEKOLAH MENENGAH ATAS
NEGERI . SMA 3 KEDIRI”, menggunakan huruf kapital
standar (tipe Arial bold), berwarna hitam pada dasar putih.
33
Ukuran huruf untuk teks SMA 3 KEDIRI lebih besar
dibandingkan teks Sekolah Menengah Atas Negeri.
Kediri, 23 April 1992
PENCIPTA LOGO
Ttd
.
Drs. WAHJU HIDAJAT DJATI
Guru Seni Rupa SMA Negeri 3 Kediri
NIP.19560404 198303 1 013a
34
MARS SMA 3
0 1 1 1.5 5 3 3 3.1 1 .55 .
5 6 .5 4 .3 2 . .
S M A tiga S M A tiga SM A ti
g a Ke di ri
Dengan bertaqwa Tuhan Yang Esa ki ta
membangun ne ga ra
0 2 2 2.7 5 4 4 4.3 2 .55 .
5 7 .6 5.4 3 . .
Wa ha na pa ra putra pute ri
menggembleng diri pri ba di
Untuk men ca pai tujuan mulya adil
makmur nan me ra ta
0 3 3 3 . 1 1 5 5 5 . 3 3 .3 3
.3 3 . 3 4 . 5 6 . .
Ma ri trus maju t i n gkatkan mutu dan
berpresta si se la lu
Ma ri lah ki ta bangkit bersama me ngi
si ke mer de ka an
35
0 1 .1 7 6 5 .3 1 1. 1 2
la dan Undang
. 2 3 . 4 3 .3 2 .2 1 . . ma majulah
Ber da sar Panca si
Undang Dasar Em pat li ma
Se na da se i ra
terus pantang mun dur
0 ^6 ^6 ^6 . 5 4 ^ 5 ^ 5^ 5 . 4 3 . 2 2
.2 2.23.4345
Gi at be la jar dengan bimbingan pa ra
i bu gu ru
bapak
0 ^6 ^6 ^6 . 5 4 ^ 5 ^ 5^ 5 . 4 3 . 2 2
.2 2.23.45..
Dengan se mangat pantang menyerah ki ta
ca pai ci ta ci ta
36