The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dianaujung13, 2020-10-26 22:27:51

BAHAN AJAR TEMA 5 ST 1 PB 6

BAHAN AJAR TEMA 5 ST 1 PB 6

BAHAN AJAR
TEMA 5 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 6

DISUSUN OLEH
DIANA WIRA. R, S.Pd

PPG TAHAP 1
UNIVERSITAS KANJURUHAN

MALANG
2020

Kompetensi Dasar :

Bahasa Indonesia
3.7 Menguraikan konsep konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi.
4.7 Menyajikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi ke dalam tulisan dengan bahasa sendiri.
SBdP
3.2 Memahami tangga nada.
4.2 Menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai tangga nada dengan iringan musik.
PPKn
1.4 Mensyukuri manfaat persatuan dan kesatuan
sebagai anugerah TuhanYang Maha Esa.
2.4 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan di bidang
sosial budaya.
3.4 Menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.
4.4 Menyajikan hasil penggalian tentang manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan.

TUJUAN

PEMBELAJARAN

1. Setelah mengamati video pembelajaran,

siswa dapat membuat peta pikiran sesuai

teks nonfiksi perubahan ekosistem

dengan benar

2. Setelah membaca flip book yang

dibagikan melalui grub whatsapp, siswa

dapat menuliskan usaha-usaha

mempersatukan NKRI dengan benar

3. Dengan mencermati video pembelajaran

tentang lagu bertangga nada minor, siswa

mampu memilih lagu nasional bertangga

nada minor secara baik dan benar.



PERUBAHAN EKOSISTEM

Ekosistem mengalami perubahan sepanjang waktu. Komponen-
komponen di dalam ekosistem dapat mengalami peningkatan maupun
penurunan jumlah. Misal, pada saat musim hujan, sebuah kebun akan
mendapatkan lebih banyak air hujan daripada saat musim kemarau.
Tanaman tumbuh dengan baik. Tikus-tikus tanah juga akan
mendapatkan lebih banyak makanan daripada biasanya.

Kondisi ini akan peningkatan populasi tikus tanah di kebun
tersebut. Peningkatan jumlah tikus tanah akan mengakibatkan
meningkatnya populasi ular tanah. Peningkatan ini disebabkan ular
tanah mendapatkan banyak makanan berupa tikus tanah pada musim
itu. Pada musim kemarau, air hujan yang turun di kebun tersebut tentu
berkurang. Tanaman tumbuh lebih lambat. Makanan yang dihasilkannya
juga lebih sedikit. Keadaan ini akan mengakibatkan menurunnya
populasi tikus tanah yang memakan tanaman di kebun itu. Akibatnya,
populasi ular tanah pun akan berkurang karena berkurangnya sumber
makanan pada musim itu.

Ekosistem mengalami perubahan baik secara alami maupun
karena kegiatan manusia. Perubahan musim, seperti dijelaskan di atas,
merupakan salah satu contoh perubahan alami. Selain musim, hal yang
termasuk faktor perubahan alami adalah bencana alam berupa gunung
meletus, gempa, tanah longsor, kebakaran hutan, tsunami, angin ribut,
dan banjir. Manusia dapat menjadi faktor penyebab terjadinya
perubahan ekosistem. Manusia melakukan berbagai kegiatan untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya. Pembukaan lahan hutan untuk
dijadikan sawah dan perkebunan akan mengubah ekosistem. Kegiatan
manusia yang menimbulkan pencemaran lingkungan, dapat mengubah
keseimbangan ekosistem. Masih banyak lagi kegiatan manusia yang
dapat mengubah ekosistem. (Sumber: Mc. Graw-Hill Science.
Ecosystems Around the World. 2000)





USAHA-USAHA MENJAGA KESATUAN NKRI





DAFTAR PUSTAKA

Indonesia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ekosistem: buku guru/Kementerian pendidikan dan Kebudayaan,--
Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2017

Indonesia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ekosistem: buku siswa/Kementerian pendidikan dan Kebudayaan,--
Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2017

Adi Yudianto, dkk.2013. Ensiklopedia Sains dan Kehidupan. Jakarta.
Amin, Choirul. Priyono, Amin.2019. Ilmu Pengetahuan Alam IV untuk SD dan MI Kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan.

Departemen Pendidikan Nasional


Click to View FlipBook Version