The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Fisika Lingkungan
Memahami Alam Melalui Fisika

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by devicawati41, 2022-12-17 12:42:51

Buku Fisika Lingkungan

Fisika Lingkungan
Memahami Alam Melalui Fisika

Keywords: Fisika Lingkungan

47

G. Jenis-jenis Angin Musim

Angin muson atau biasanya disebut dengan angin musim adalah angin yang berhembus secara
periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang satu dengan periode yang lain polanya akan
berlawan yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun.
Angin Muson Timur

Angin muson timur berhembus dari Australia
menuju Asia melalui indonesia. Angin muson timur
terjadi pada periode April–Oktober ketika posisi matahari
berada di belahan bumi utara (23,5° LU). Pada kondisi
tersebut, Asia mendapatkan penyinaran maksimal
sehingga tekanan udaranya relatif rendah dan suhunya
relatif tinggi. Sedangkan pada Australia, kondisinya
sedang mengalami musim dingin sehingga tekanan
udaranya relatif tinggi dan suhunya relatif
rendahAkibatnya curah hujan sangat sedikit dan
Indonesia mengalami musim kemarau.

Angin Muson Barat
Angin muson barat merupakan angin yang berhembus

dari arah Asia menuju Australia melalui Samudra Hindia.
Angin muson Barat terjadi pada periode Oktober–April
ketika matahari berada di belahan bumi selatan (23,5° LS)
dan bergerak menuju khatulistiwa. Pada kondisi tersebut,
dataran Australia akan mendapatkan penyinaran matahari
yang maksimal sehingga tekanan udaranya rendah dan
suhunya relatif tinggi. Sedangkan pada dataran Asia akan
mengalami musim dingin, sehingga tekanan udaranya tinggi
dan suhunya rendah. Angin muson barat ini yang
menyebabkan terjadinya musim penghujan di Indonesia.

Angin Passat dan Anti Passat
Angin Passat adalah angin yang bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropik menuju

ke daerah ekuator (khatulistiwa). Angin ini berasal dari daerah maksimum subtropik menuju ke
daerah minimum ekuator. Sesuai dengan hukum Buys Ballot yaitu karena pengaruh gaya Corriolis
(rotasi bumi), angin di belahan bumi utara berbelok ke arah kanan dan di belahan bumi selatan
bergerak ke arah kiri. Angin Passat yang datangnya dari arah timur laut (di daerah iklim tropika di
belahan bumi utara) disebut angin Passat Timur. Adapun Angin Passat yang bertiup dari arah
tenggara disebut Angin Passat Tenggara.

Di sekitar khatulistiwa, kedua angin passat ini
bertemu. Oleh karena temperatur di daerah tropis selalu
tinggi, maka massa udara tersebut dipaksa naik secara
vertikal (konveksi). Daerah pertemuan kedua Angin Passat
tersebut dinamakan daerah teduh khatulistiwa (doldrums)
atau daerah tidak ada angin.


48

Daerah ini disebut juga sebagai Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT) yaitu daerah yang
merupakan zona dengan suhu udara tertinggi.
Sedangkan Angin anti pasat adalah angin yang arahnya berlawanan dengan angin pasat. yaitu dari
wilayah tropis (khatulistiwa) ke subtropis. Di belahan bumi bagian selatan bertiup angin dari barat
laut ke tenggara. Di belahan bumi utara bertiup angin dari barat daya ke timur laut. Arah angin anti
pasat dapat dilihat pada arah awan yang tertinggal atau pada awan atau abu gunung berapi.
Angin Ribut/Puting Beliung

Angin ribut biasa juga dikenal dengan puting
beliung, yaitu angin kencang yang datang secara tiba-
tiba, mempunyai pusat, bergerak melingkar seperti
spiral hingga menyentuh permukaan bumi dan punah
dalam waktu singkat (3-5 menit), Kecepatan angin rata–
ratanya berkisar antara 30-40 knots.

Angin ini berasal dari awan Cumulonimbus (Cb),
yaitu awan yang bergumpal berwarna abu-abu gelap
dan menjulang tinggi.

Proses terjadinya Angin Puting Beliung biasanya terjadi pada musim pancaroba pada siang
hari suhu udara panas, pengap dan awan hitam mengumpul, akibat radiasi matahari di siang hari
tumbuh awan secara vertical, selanjutnya didalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik
dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan tinggi
menghembus kepermukaan bumi secara tibatiba dan berjalan secara acak.

Puting beliung dapat terjadi di mana saja, baik di darat maupun di laut. Jika terjadi di laut,
durasinya lebih lama daripada di darat. Angin puting beliung yang bergerak dari lautan dapat
mengaduk air laut dibawahnya dan pusat menyebabkan gelombang besar (badai). Dipusat badai mata
angin yang bertekanan rendah akan membentuk kubah air yang tinggi. Kubah air ini akan menjadi
banjir bila angin badai menghantam daratan.

H. Manfaat Angin Bagi kehidupan

Menggerakkan Mengatur cuaca
kapal dan iklim

Melakukan Mentransfer panas
penyerbukan
Mengeringkan
tanaman pakaian

Menjadi energi PLTB Sidrap adalah kebun angin pertama
alternatif sekaligus terbesar di Indonesia sebagai bagian
dari program 35 ribu MW yang digagas oleh
Fakta Presiden Ir. Joko Widodo. PLTB Sidrap berada di
Menarik lahan seluas 100 hektar lebih yang berada di Desa
Lainungan, Kabupaten Sidenreng Rappang,
Sulawesi Selatan.


49

DAFTAR PUSTAKA
Agnes Sri Mulyani, 2021, Antisipasi Terjadinya Pemanasan Global Dengan Deteksi Dini Suhu

Permukaan Air Menggunakan Data Satelit, Jurnal Centech, Volume 2, Nomer 1, April 2021,
halaman 22-29

Badaruddin. 2021. Buku Ajar Hidrologi Hutan. Banjarmasin. CV. Batang.

Bambang Nianto Mulyo, M.Ed, Purwadi Suhandini, M.Si, Kurikulum 2004, Geografi 1, Solo: Tiga
Serangkai.

Bayong Tjasyono, Dr, Klimatologi Umum, Bandung: FMIPA - ITB, 1999. Daniel Murdiyarso,
Konvesi Perubahan Iklim, Jakarta: Kompas, 2003.

Ceressajjah. 2016. Hujan Buatan: Pengertian, Proses, dan Dampaknya. http://ilmugeografi.com/
Diakses pada 29 September 2022

Cut Rindayu, Institute for Essential Services Reform, 2011, (diakses tanggal 30 Agustus 2022 pukul
14.07)

Daldjuni.2011. Pokok- Pokok Klimatologi. Bandung : Penerbit Alumni.

Dengan Pola Hujan Di Wilayah Jawa. Journal of Environment, 11(1), 2

dlh.semarangkota.go.id, Ilmugeografi, Penyebab Pemanasan Global (diakses 9 Juli 2021pukul 20.13
WIB)

Handoko.2014. Klimatologi Dasar. Bogor : Institut Pertanian Bogor

http://ditsmp.kemdikbud.go.id/ Pemanasan Global dan Dampak Buruknya Bagi KehidupanBumi
(diakses tanggal 29 Agustus 2022 pukul 19.22 WIB)

http://ditjenppi.menlhk.go.id/, Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui PakanTernak
(diakses tanggal 29 Agustus 2022 pukul 13.56 WIB)

http://ditjenppi.menlhk.go.id/, Ganti Pendingin dengan Pendingin Tanpa CFC (diaksespada tanggal
29 Agustus 2022 pukul 16.12 WIB)

Ismiyati, Devi Marlita, Deslida Saidah, Pencemaran Udara Akibat Emisi Gas Buang Kendaraan
Bermotor, Jurnal Manajemen Transportasi dan Logistik (JMTT rans Log), Vol.1, Nomor 3,
2014

Kartasapoetra,Ance Gunarsih,Ir.,1993. “Klimatologi pengaruh iklim terhadap tanah dan tanaman.
Jakarta:Bumi Aksara.

Kristanto,Yudha. (2017). Pendugaan Karakteristik Awan Berdasarkan Data Spektral Citra Satelit
Resolusi Spasial Menengah Landsat 8 Oli/Tirs. Jurnal Meteorologi Klimatologi dan
Geofisika, 4(2), 48

Maya Sari. 2015. Proses Terjadinya Hujan. http://ilmugeografi.com/ Diakses pada 29 September
2022


50

Salsabila, Annisa. 2020. Pengantar Hidrologi, Bandar Lampung. AURA CV. Anugrah Utama
Raharja.

Septiadi,Deni. (2011). Variabilitas Musiman Cloud Ground Lightning Dan Kaitannya

Sulistiyanto. Iwan Gatot. 2009. Geografi 1 : untuk Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah Kelas
X, Jakarta : Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

Tim Geografi SMU DKI, Kurikulum 1994 Suplement GBPP 1999, Geografi SMU Jilid 1, Jakarta:
Erlangga.

Tjasyono, Bayon. 2004. Klimatologi. Bandung : ITB.

Totok Gunawan, Dr, dkk, Kurikulum 2004, Fakta dan Konsep Geografi 1, Bandung: Ganeca Exact.

Vivi Triana, 2008. Pemanasan Global, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas,Padang

Wikipedia.2012.Iklim,(Online),(http://wikipedia.org/wiki/Iklim,diakses 05 desember 2012).

Wikipedia.2012.Cuaca,(Online),(http://wikipedia.org/wiki/Cuaca,diakses 05 desember 2012).


51

BIOGRAFI PENULIS

Anggi Dwi Saputri, S.Pd, lahir di Bengkulu pada 5
September 1996. Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 79
kota Bengkulu pada tahun 2008, pendidikan menengah pertama di
SMP Negeri 5 kota Bengkulu pada tahun 2011 dan pendidikan
menengah atas di MA Negeri 2 Kota Bengkulu pada tahun 2014
serta menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi negeri yaitu
Universitas Bengkulu pada program studi pendidikan fisika pada
tahun 2018. Sekarang, tengah menempuh studi pascasarjana
semester satu di Universitas Bengkulu Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan dengan program studi Pendidikan IPA pada konsentrasi
Pendidikan Fisika dan melanjutkan Pendidikan Profesi Guru (PPG)
Prajabatan di Universitas Bengkulu. Pengalaman organisasi di
kampus yaitu sebagai anggota Himpunan Mahasiswa pendidikan
Fisika serta anggota kepanitiaan di beberapa acara kampus.

Devicawati, S.Pd, lahir di Lubuklinggau pada 5 Juli 1997.
Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 38 Lubuklinggau
pada tahun 2009, pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 2
Lubuklinggau pada tahun 2012 dan pendidikan menengah atas di
SMA Negeri 4 Lubuklinggau pada tahun 2015 serta menyelesaikan
pendidikan di perguruan tinggi swasta yaitu Universitas PGRI
Silampari pada tahun 2019. Sekarang, tengah menempuh studi
pascasarjana semester satu di Universitas Bengkulu Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan mengambil program studi
Pendidikan IPA konsentrasi Pendidikan Fisika. Pengalaman
organisasi di kampus sebagai Anggota Himpunan Mahasiswa
Fisika, LDK-Kemas STIKP-PGRI Lubuklinggau sebagai
Sekretaris Bidang Syi’ar, Komunitas Ilmiah Mahasiswa STIKP-
PGRI Lubuklinggau sebagai Ketua Bidang Evaluasi dan
Pengembangan.

Umaya, S.Pd, lahir di Lubuklinggau pada 3 Maret 1998.
Menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 58 Lubuklinggau
pada tahun 2009, pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 9
Lubuklinggau pada tahun 2012 dan pendidikan menengah atas di
SMA Negeri 4 Lubuklinggau pada tahun 2015 serta menyelesaikan
pendidikan di perguruan tinggi swasta yaitu Universitas PGRI
Silampari pada tahun 2019. Sekarang, tengah menempuh studi
pascasarjana semester satu di Universitas Bengkulu Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan mengambil program studi
Pendidikan IPA konsentrasi Pendidikan Fisika. Pengalaman
organisasi di kampus sebagai Anggota Badan Ekskutif Mahasiswa
(BEM) bidang Komunikasi dan Informasi, sekaligus sebagai
Sekretaris 1 Himpunan Mahasiswa Fisika, serta aktif dalam
keanggotaan kepanitiaan di beberapa kegiatan kampus.


Makhluk hidup tidak dapat dipisahkan dari lingkungannya. Kita tentu dapat
membayangkan, apa yang terjadi jika seekor ikan dikeluarkan dari akuarium, kolam, atau
sungai yang merupakan lingkungan hidupnya? Ikan tersebut akan mati. Hal itu terjadi
karena tidak adanya unsur-unsur lingkungan yang mendukung kehidupan ikan tersebut.
Meskipun lingkungan bersifat mendukung atau menyokong kehidupan makhluk hidup,
namun perlu diingat bahwa tidak semua lingkungan di muka bumi ini memiliki keadaan
yang ideal untuk kehidupan makhluk hidup.

Lingkungan manusia erat kaitannya dengan ilmu IPA terutama biologi dan fisika.
Fisika merupakan ilmu mengenai alam, yang mempelajari unsur-unsur dasar pembentuk
alam semesta, gaya-gaya yang bekerja di dalamnya, dan akibat-akibatnya; mencakup
rentang yang luas: dari partikel sub atom pembentuk semua materi sampai kelakukan alam
semesta sebagai suatu kesatuan kosmos. Salah satu cabang ilmu fisika yang memahami
alam melalui fisika adalah Fisika Lingkungan.

Fisika Lingkungan merupakan ilmu yang memepelajari tentang aspek-aspek fisis
dan matematis yang berhubungan dengan konsep-konsep mengenai teori lingkungan
termasuk sistem ekologi dan dampak pencemaran terhadap keseimbangan lingkungan yang
diakibatkan oleh alam maupun perbuatan manusia. Dalam buku ini, menjelaskan konsep-
konsep fisika lingkungan yang berkaitan dengan keadaan-keadaan di atmosfer. Didalam
buku ini mejelaskan tentang Global Warning, Siklus Hidrologi, Awan, Hujan, Cuaca dan
Iklim serta Angin. Keenam konsep tersebut saling berhubungan satu sama lain, yang
memberikan manfaat dan dampak untuk kehidupan manusia. Jika, perbuatan manusia yang
merusak alam. Maka dampak negatif yang akan alam berikan kepada manusia. Sebaliknya,
jika alam digunakan dan diperlakukan semestinya. Maka alam akan memberikan manfaat
yang luar biasa bagi kehidupan makhluk hidup.


Click to View FlipBook Version