BAHAN AJAR
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN
BUDI PEKERTI
Kelas 3 Semester 2
Tahun Pelajaran 2021-2022
SDN MEKARSARI 3
MATA PELAJARAN BAHAN AJAR
KELAS/ SEMESTER
MATERI POKOK : Pendidikana Agama Islam dan Budi pekerti
ALOKASI WAKTU : III/2
: Zikir dan Doa setelah Salat
: 2 Kali Pertemuan (4x35 Menit)
Kompetensi Dasar
1.4 Menerima makna zikir dan doa setelah salat sebagai wujud berserah diri kepada Allah Swt.
2.4 Menunjukkan sikap rendah hati sebagai implementasi dari pemahaman makna zikir dan
doa setelah salat
3.4 Memahami makna zikir dan doa setelah salat
4.4 Mempraktikkan tata cara zikir dan doa setelah salat secara benar
Indikator :
1. Menerima makna zikir dan doa setelah salat sebagai wujud berserah diri kepada Allah
Swt.
2. Menunjukkan sikap rendah hati
3. Menyebutkan arti zikir
4. Menyebutkan arti doa
5. Menjelaskan arti zikir setelah salat
6. Menjelaskan arti doa setelah salat
7. Mempraktikkan tata cara zikir dan doa setelah salat secara benar
MATERI PEMBELAJARAN
Zikir dan Doa setelah Salat
Allah memerintahkan agar kita memperbanyak berzikir dan berdoa. Berzikir dan berdoa
baik Ketika berdiri, duduk maupun dalam keadaan berbaring di mana pun kita berada.
Berzikir dan berdoa kepada Allah Swt. dapat membentengi diri kita dari godaan setan.
Zikir dan berdoa itu juga dapat membentengi kita dari berbagai kejahatan yang selalu
mengancam di mana pun dan kapan pun kita berada.
A. Arti Zikir dan Doa setelah Salat
1. Arti Zikir
Zikir artinya mengingat Allah Swt. Zikir dilakukan dengan cara mengucapkan bacaan
atau lafal-lafal tertentu untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Allah Swt. berfirman dalam al-Qur’an :
يََٰٓأَ ُّيهَب ٱنَّ ِزي ٍَ َءا َيُُى ْا ٱ ۡر ُك ُشو ْا ٱََّّللَ ِر ۡك ٗشا َكثِي ٗشا
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah,
zikir sebanyak-banyaknya”. (Q.S. al-Ahzab/33:41)
Berzikir kepada Allah Swt. dapat dilakukan sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan
berbaring. Dengan berzikir kepada Allah Swt. hati kita akan menjadi tenteram.
Allah Swt. berfirman dalam al-Qur’an :
ٱنَّ ِزي ٍَ َءا َيُُى ْا َوتَ ۡط ًَئِ ٍُّ قُهُىثُهُى ثِ ِز ۡك ِش ٱََّّلۗلِ أَ ََل ثِ ِز ۡك ِش ٱََّّللِ تَ ۡط ًَئِ ٍُّ ٱۡنقُهُى ُة
Artinya : “Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi
tenteram”. (Q.S. ar-Ra’d/13:28)
2. Arti Doa
Doa artinya memohon sesuatu. Doa diartikan pula memohon perlindungan kepada Allah
Swt. dengan merendahkan hati dan tunduk kepada-Nya.
Allah Swt. berfirman dalam al-Qur’an :
ٍَ ٱ ۡد ُعى ْا َسثَّ ُك ۡى تَ َض ُّش ٗعب َو ُخ ۡفيَ ًۚخ إََِّ ۥهُ ََل يُ ِح ُّت ٱۡن ًُ ۡعتَ ِذي
Artinya : “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh,
Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Q.S. al-A’raf/7:55)
Bagi orang yang beriman, yang ingin mendapatkan keberhasilan dan kebahagiaan di
dunia dan di akhirat, harus berusaha dan berdoa kepada Allah Swt.
B. Bacaan Zikir dan Doa setelah Salat
1. Bacaan Zikir setelah Salat
Setiap selesai salat wajib, kita disunahkan membaca zikir. Ada zikir yang dicontohkan
oleh Rasulullah Saw.
Membaca istigfar sebanyak 3x
X٣ اَ ْﺴ َتﻐْ ِف ُشﷲ َا ْهعَ ِﻇ ْي ِو
Artinya : “Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung”.
Dilanjutkan dengan membaca :
ِاهنَّ ُه َّى َاُْﺖَ اهﺴَّﻼَ ُى ىَ ًُِْ َﻚ اه ّﺴَﻼَ ُى تَ َجبشَ ْك َﺖ يَب َزا انْ َﺠ َﻼمِ َىاَْلِ ْكسَاو
Artinya : “Ya Allah, Engkaulah yang memiliki kesejahteraan dan dari Engkaulah
kesejahteraan, Engkaulah yang kuasa memberi berkah, wahai Tuhanku yang
mempunyai kebesaran dan kemuliaan”.
Kemudian, membaca tasbih sebanyak 33x
ُﺴ ْثحَبٍَﷲ
Artinya : “Maha Suci Allah”.
Kemudian membaca tahmid sebanyak 33x
ِا ْنحًَْذُ ِه َهّه
Artinya : “Segala puji bagi Allah”.
Kemudian membaca takbir 33x
ُﷲ ُاَكْ َثش
Artinya : “Allah Yang Maha Besar”
Sebagai penyempurna zikir, selanjutnya membaca :
َههُ ا ْه ُي ْهﻚُ ىَهَ ُه اهْ َحيْذُ ُﯦ ْحﻲِ ىَ ُﯦيِﯦْﺖُ ىَ ُﮬ َى عَهَﻰ.َُ َل ِا َه َه اَِ َّل ﷲ ىَحْذَﮦُ َلَ ﺸَ ِشﯦْﻚَ َهه
كُمِّ ﺸَ ْﯦﺊٍ قَذِ ْﯦ ٌش
Artinya : “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya,
Dialah yang mempunyai kekuasaan dan segala pujian dan Dia Maha Kuasa
atas segala sesuatu.”
2. Bacaan Doa setelah Salat
Berdoa setelah salat fardu termasuk doa yang dikabulkan oleh Allah Swt. Berdoalah
sesuai dengan kebutuhan yang kita perlukan.
Berikut ini contoh doa yang dibaca Rasulullah saw. dan doa yang terdapat dalam al-Qur’an :
a. Doa untuk kedua orang tua
َر ِّب ا ْغ ِف ْر ِِْل َوِل َواَِِل َّي َوا ْرََ ْح ُه َما َََك َربَّ َيا ِ ْن َص ِغ ْ ًيا
Artinya : “Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku. Sayangilah
keduanya, sebagaimana mereka berdua telah menyayangi aku pada waktu kecil.”
b. Doa dibimbing ke jalan yang baik
َاللَّهُ َّم ِا ِ ّن َا ْس َا َل ْالهُ َدى َوالت َقى َوالْ َع َفا َف َوْال ِغ َن
Artinya : “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan,
kesucian diri dan kecukupan.”
c. Doa diberi ilmu bermanfaat
َر ِّب ِز ْد ْن ِعلْ ًما َوا ْر ُز ْق ِ ْن فَ ْه ًما
Artinya : “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku dan beri aku pemahaman.”
d. Doa kebaikan dunia dan akhirat
َربَّنَا َا ِتنَا ِف اِلنْ َيا َح َسنَ ًة َو ِف ْا َل ِخ َرِة َح َسنَ ًة َوِقنَاعَ َذا َب النَّا ِر
Artinya : “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di aakhirat dan
lindungilah kami dari azab neraka.”
KEGIATAN SISWA
Tugas Kelompok
Tugas 1
1. Buatlah kelompok dengan jumlah empat sampai lima anak perkelompok!
2. Setiap kelompok Bersama-sama menghafal bacaan zikir dan doa setelah salat
Tugas 2
1. Setiap kelompok tampil ke depan:
a. Mendemonstrasikan hafalan bacaan zikir dan doa setelah salat
b. Menunjukkan sikap berzikir dan berdoa yang baik
2. Kelompok yang lain menyimak dan memberikan tanggapan
3. Lakukan secara bergantian
Tugas Individu
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C pada jawaban yang benar!
1. Mengingat Allah Swt. dalam keadaan suka maupun duka disebut ….
A. zikir B. doa C. memohon
2. Hanya dengan mengingat Allah Swt. hati menjadi ….
A. dendam B. sedih C. tenang
3. Zikir akan mengingat atau mendekatkan kita kepada ,,,,
A. ulama B. malaikat C. Allah Swt.
4. Allah Swt. adalah satu-satunya tempat untuk ….
A. memerintah B. memohon C. menyuruh
5. Berikut yang termasuk bacaan tasbih adalah ….
A. astagfirullah B. subhanallah C. alhamdulillah
6. Makna doa adalah ….
A. petunjuk B. penyesalan C. permohonan
7. Doa adalah permintaan atau permohonan dari seorang hamba kepada ….
A. Tuhannya B. majikannya C. rajanya
8. Dalam berdoa kita harus mengucapkan kata-kat yang ….
A. seenaknya B. baik-baik C. suka-suka
9. Sebagai pelajar harus berdoa agar mendapat ….
A. ilmu B. rezeki C. kesuksesan
10. Doa bisa disebut juga menyeru atau memanggil kepada ….
A. guru B. orang tua C. Allah Swt.
B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar !
1. Berzikir kepada Allah Swt. maka hati kita menjadi ….
2. Zikir dilakukan untuk mendekatkan diri kepada ….
3. Berzikir kepada Allah Swt. dapat membentengi diri kita dari godaan ….
4. Berzikir kepada Allah Swt. adalah untuk … kebesaran Allah Swt.
5. Kita diperintahkan untuk mengingat kebesaran Allah Swt. agar terhindar dari sifat ….
BAHAN AJAR
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam & Budi pekerti
KELAS /SEMESTER : 3 ( Tiga )/2
MATERI POKOK : Hikmah salat
ALOKASI WAKTU : 2x pertemuan ( 4x35 Menit )
Kompetensi Dasar
3.5 Memahami hikmah ibadah salat 4.5 Menceritakan pengalaman hikmah
melalui pengamatan dan pengalaman di pelaksanaan ibadah salat dirumah dan
rumah dan sekolah sekolah.
Indikator
1. Menjalankan salat dengan tertib
2. Menunjukkan sikap hidup tertib
3. Menyebutkan hikmah salat
4. Menjelaskan hikmah salat
5. Menceritakan pengalaman hikmah pelaksanaan ibadah salat di rumah
Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu melaksanakan salat lima waktu dengan tertib dan tepat waktu
2. Siswa mampu membiasakan ibadah salat dengan khusyu’ dan berjamaah
3. Siswa mampu membiasakan diri membersihkan tempat salat ketika di masjid
bersama teman.
A. MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa saja hikmah dari ibadah salat itu ?
a. Salat mencegah dari berbuat kejahatan
b. Salat dapat membersihkan dosa
c. Salat dapat menolong dari musibah
d. Salat menanamkan sikap syukur
e. Salat menjadi sumber petunjukSalat menjaga Kesehatan tubuh
2. Salat harus dilaksanakan secara khusyu’, dengan cara :
a. Melafalkan bacaan salat dengan pelan
b. Melakukan gerakan salat dengan benar
c. Mengingat Allah sepanjang pelaksanaan salat
1. Salat Mencegah dari Berbuat Kejahatan
Dalam surah al-Ankabut ayat 45, Allah Swt berfirman :
إِ ٌَّ ٱن َّصهَىحَ تَ ُۡهَﻰ َع ٍِ ٱۡنفَ ۡح َﺸبَٰٓ ِء َوٱۡن ًُُ َك ِۗ ِش
Artinya :
“Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” (Q.S. al-
Ankabut/29:45)
Salat merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Siapa yang dekat
dengan Allah pasti akan mendapatkan perlindungan dari semua kejahatan dan dosa.
Semakin rajin kita salat semakin jauh kita dari perbuatan tercela.
2. Salat Dapat Membersihkan Dosa
Dalam sebuah hadis,Rasulullah saw.menerangkan bahwa salat itu ibarat sungai
yang mengalir di depan rumah kita. Jika kita melaksanakan salat lima kali sehari sama
artinya kita mandi lima kali sehari di sungai itu. Badan kita pasti bersih sepanjang
hari.
Dosa itu diibaratkan kotoran di badan. Salat diumpamakan mandi yang dapat
membersihkan kotoran. Setiap kita melaksanakan salat berarti kita menghapus dosa.
Semakin sering kita melaksanakannya,semakin bersih diri kita dari dosa.
Setiap hari kita tidak luput dari dosa. Jika dosa itu dibiarkan maka kita akan
bertambah banyak dosanya. Banyak dosa membuat pelakunya menjadi sengsara. Oleh
sebab itu,rajinlah melaksanakan salat, agar dosa kita diampuni oleh Allah.
3. Salat Dapat Menolong dari Musibah
Kamu pernah kehilangan barang yang kamu cintai, bukan? Seperti kehilangan
mainan, uang,atau alat tulis. Itu semua disebut musibah. Ketika mendapat
musibah,pasti kamu sedih.
Nah, ada cara agar kita tidak sedih ketika mendapat musibah, yakni dengan
melaksanakan salat. Dalam surah al-Baqarah ayat 45, Allah Swt. berfirman sebagai
berikut.
ٍَ َوٱ ۡستَ ِعيُُى ْا ثِٱن َّص ۡج ِش َوٱن َّصهَى ًِۚح َوإََِّهَب نَ َكجِي َشحٌ إِ ََّل َعهَﻰ ٱۡن َخ ِﺸ ِعي
Artinya:
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu
sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu”. (Q.S. al-Baqarah/2:45)
Melaksanakan salat berarti memohon pertolongan kepada Allah. Allah pasti
menolong dan menyelamatkan kita dari semua musibah
4. Salat Menanamkan Sikap Syukur
Syukur adalah rasa terima kasih kepada Allah. Segala yang diberikan Allah harus
kita syukuri. Jangan pernah kita berkeluh kesah,meskipun yang kita miliki lebih
sedikit dari orang lain.
Salat mendidik kita menjadi orang yang suka berterima kasih. Selalu
menggunakan pemberian Allah untuk kebaikan. Salat menjauhkan kita dari sikap
takabur dan rendah diri, serta menjadikan kita memiliki sikap rajin dan disiplin.
5. Salat Menjadi Sumber Petunjuk
Rasulullah saw. Pernah bersabda yang artinya, “Salat itu adalah sumber cahaya.
Barang siapa yang menjaganya,ia akan mendapat cahaya pada hari kiamat. Barang
siapa yang tidak menjaganya maka tidak ada cahaya dan petunjuk baginya.”
Agar kita tidak jenuh dan bingung, laksanakanlah salat dengan khusyu’. Allah
pasti akan memberikan cahaya kepada kita sehingga hati dan pikiran kita mrnjadi
terang.
6. Salat Menjaga Kesehatan Tubuh
Salat terdiri dari bacaan dan gerakan. Masih ingatkah kalian bacaan dan gerakan
salat? Bacaannya dapat menenteramkan rohani kita. Gerakannya dapat menyehatkan
jasmani kita. Jika kita melaksanakan salat, rohani dan jasmani kita menjadi sehat.
Nah, perlu kita ketahui bahwa dari segi kesehatan,salat disebut sebagai gudang
obat dari beragam penyakit. Jadi, melaksanakan salat dengan benar daoat mengatasi
beragam gangguan kesehatan yang ada pada diri kita.
B. Salat dengan Khusyu’
Ketika melaksanakan salat, semua harus tenang. Gerakan imam maupun
makmum harus sama. Tidak ada yang bicara atau berbisik-bisik. Semua menghadap
ke arah yang sama.
Keutamaan salat fardhu lebih besar daripada ibadah yang lainnya. Kenikmatan
ibadah salat akan diperoleh jika kita melaksanakannya dengan ikhlas, berpakaian
bersih, hati tidak lalai, dan khusyu’.
Salat yang baik dan benar harus dilaksanakan dengan khusyuk. Khusyu’ berarti
tenang dan penuh kosentrasi. Ketika melaksanakan salat, yang boleh diingat hanya
Allah. Tidak boleh ingat mainan,makanan, dan lain sebagainya.
KEGIATAN SISWA
Tugas Kelompok
a. Siswa dibagi menjadi 4 kelompok.
b. Masing-masing kelompok mengerjakan soal.
c. Soal kelompok
1. Ceritakan hikmah apa saja yang sudah kamu dapTKn Ketika kamu melaksanakan
salat !
2. Tunjukkan sikap kerja samamu dengan teman sebelum pelaksanaan salat
berjamaah dimasjid.Sebutkan Kerjasama apa yang dapat kamu lakukan !
a. ……………………..
b. ……………………..
c. ……………………..
Tugas Individu
A. Berilah tanda silang ( X ) pada huruf A, B atau C pada jawaban yang paling
benar !
1. Rajin melaksanakan salat dapat mendidik kita memiliki sifat .…
A. tergesa-gesa
B. disiplin
C. penuh semangat
2. Gerakan salat dengan cara membungkukkan badan disebut .…
A. i’tidal
B. sujud
C. ruku’
3. Termasuk salah satu bacaan dalam salat adalah .…
A. surah al-fatihah
B. istighfar
C. tahlil
4. Khusyu’ dalam melaksanakan salat berarti salat dengan penuh ….
A. konsentrasi
B. lamunan
C. perkataan
5. Semua kenikmatan yang diberikan Allah swt harus kita .…
A. ingat
B. tulis
C. syukuri
6. Berikut ini yang termasuk musibah adalah…
A. didekati oleh teman-teman
B. dijauhi oleh teman-teman yang baik
C. dijauhi oleh teman-teman yang jahat
7. Salat dapat menghapus .…
A. dosa
B. pahala
C. hutang
8. Ketika sedang melaksanakan salat, ingatan kita hanya kepada .…
A. imam
B. Allah Swt.
C. malaikat
9. Salat dapat mencegah manusia dari perbuatan .…
A. baik
B. benar
C. jahat
10. Ibadah salat memiliki hikmah yang banyak .Hikmah sama artinya dengan .…
A. manfaat
B. mudharat
C. jahat
B. Isilah titik-titik dibawah ini dengan benar !
1. Salat berjamaah dipimpin oleh .…
2. Berbicara Ketika salat dapat menyebabkan salat menjadi .…
3. Orang yang salat jauh dari perbuatan jahat karena hatinya dijaga oleh .…
4. Melafalkan bacaan salat harus dengan cara .…
5. Gerakan makmum tidak boleh mendahului .…
BAHAN AJAR
MATA PELAJARAN : Pendidikana Agama Islam & Budi pekerti
KELAS/ SEMESTER
MATERI POKOK : III/2
ALOKASI WAKTU : Kisah Keteladanan Nabi Yusuf a.s. dan Kisah
Keteladanan Nabi Syu’aib a.s.
: 2 Kali Pertemuan (4x35 Menit)
Kompetensi Dasar
1.6 Meyakini kebenaran kisah Nabi dan Rosul
2.6 Menunjukkan sikap terpuji sebagai Implementasi pemahaman Kisah Nabi dan
Rasul
3.6 Memahami kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s dan Nabi Syuaib a.s, Nabi Ibrahim
a.s., dan Nabi Ismail a.s.
4. 6 Menceritrakan kisah teladan Nabi Yusuf a.s. dan Nabi Syuaib a.s., Nabi Ibrahim
a.s., dan Nabi Ismail a.s.
Indikator :
8. Mengetahui nama Ayah dari Nabi Yusuf a.s.
9. Mengetahui bahwa Nabi Yusuf a.s diberikan ilmu oleh Allah Swt. berupa Tafsir mimpi
10. Mengetahui bahwa Nabi Yusuf a..s diselamatkan dari sumur oleh saudagar
11. Menceritakan apa yang dimimpikan oleh seorang Raja Mesir
12. Mengetahui jabatan yang dipegang oleh Nabi Yusuf a.s
13. Mengetahui asal muasal suku Nabi Syu’aib
14. Mengetahui bahwa kaum Nabi Syu’aib sering curang dalam jual beli
15. Menceritakan kebiasaan kaum nabi Syua’ab dalam ibadahnya
16. Mengetahui azab yang ditimpakan kepada kaum Madyan.
1. MATERI PEMBELAJARAN:
A. kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s.
1. Nabi Yusuf a.s Bermimpi
Allah swt memberikan kedudukan yang mulia kepada Nabi Yusuf a.s .Nabu
Ysuf a.s juga diberikan Ilmu tafsir mimpi. Nabi Yusuf adalah Putra dari Nabi
Yaqub a.s. yusupf mempunyai adik kandung bernama Bunyamin dan 10 saudara
berbeda ibu (Kakak-kakak Yusuf). Ayah Yusuf sangat dekat dengan Yusuf setelah
ibu kandungnya (bernama Rahel ) meninggal dunia. Saat Rahel meninggal. Yusuf
baru berusia dua tahun. Kedekatan Yusuf dengan ayahnya menimbulkan rasa
cemburu 10 saudaranya ( yang tidak seibu). Mereka mulai tidak menyukai Yusuf,
apalagi wajah Yusuf juga lebih tampan.
Suatu hari Yusuf bermimpi melihat sebelas bintang, mata hari dan bulan
semuanya sujud kepadanya. Yusuf kemudian menceritrakan mimpi itu kepada
ayahnya Ya’qub lalu berkata, “jangan kamu ceritrakan mimpimu itu kepada
saudara-saudaramu supaya mereka tidak tergoda oleh syetan dan
mencelakakanmu.” Dengan mimpi itu , ayahnya mempunyai firasat bahwa Yusuf
kelak akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat.
2. Diajak Pergi Bermain untuk Dicelakai
Saudara-saudar Yusuf menghadapi Ya’qub dan meminta izin akan mengajak
Yusuf bermain-main di hutan. Sang ayah berkata, “jangan mengajak Yusuf ke
hutan nanti ada serigala, dia masih kecil.” Namun akhirnya mereka berhasil
membujuk ayahnya. Saudara-saudara Yusuf merencanakan untuk membunuh
Yusuf, salah satu kakak Yusuf berpendapat agar jangan membunuh Yusuf, tetapi
membuanganya saja ke dalam sumur.
3. Diselamatkan saudagar
Tidak lama kemudian, ada saudagar yang melewati sumur itu dan
mampir untuk mengambil air . Ketika menurunkan timbanya, Nabi Yusuf a.s
berpegangan pada timba, dan ikut ditarik ke atas saudagar itu terkejut bukan
kepalang mendapatkan anak kecil bergelantung ditimbanya, “Oh, ini ada
seorang anak yang bisa kita bawa dan kita jual sebagai barang dagangan.”
Sesampainya di pasar, Yusuf dijual. Pembelinya adalah penguasa di Negri
itu,sang pembeli meminta kepada istrinya , Zulaikha , agar memperlakukan
Yusuf dengan baik.Waktu berjalan terus. Lambat laun Yusuf menjadi pemuda
yang cerdas.
4. Mimpi Raja
Pada suatu hari , raja bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang dimakan oleh
tujuh ekor sapi betina yang kurus; tujuh tangkai gandum yang hijau dan tujuh
tangkai gandum lainnya yang kering. Raja segera mengumpulkan para penasehat
untuk menjelaskan Mimpinya . Namun tak ada seorang pun bias menjelaskan
makna mimpi itu. Seorang pelayan melapaor kepada Raja, “Baginada, saya punya
informasi tentang orang yang pandai menjelaskan mimpi, maka utuslah aku
kepadanya.” Pelayan kemudian diperbolehkan menemui Yusuf di penjara dan
menceritakan perihal mimpi Raja. Ketika itu, Yusuf sedang dimasukan ke penjara,
meskipun tidak bersalah. Yusuf menjelaskan kepada Raja, “Hendaklah kalian
bercocok tanam tujuh tahun berturut-turut. Kemudian, ketika kalian panen,
hendaklah menyimpan makanan dengan cara membiarkan tangkainya kecuali
sedikit untuk dimakan. Sebab, setelah tujuh tahun itu akan datang tujuh tahun
kemudian masa yang amat sulit. Pada musim sulit tersebut, kalian akan
menghabiskan simpanan makanan sebelumnya. Setelah itu, akan datang tahun
dimana manusia diberi hujan dengan cukup dan mereka memeras anggur.”
Raja tertegun dengar penjelasan Yusuf yang masuk akal. Kemudian, Raja
mengangkat Yusuf sebagai pejabat negara urusan pangan.
5. Nabi Yusuf a.s Menduduki jabatan
Mulailah Nabi Yusuf menjadi pejabat keuangan..Lalu, datanglah masa sulit
sebagaimana mimpi yang ditafsirkan Yusuf. Orang mulai memburu bahan
makanan dan berduyun-duyun datang ke gudang makanan yang disediakan
kerajaan. Tampak di antara mereka adalah saudara saudara Yusuf a.s. Yusuf
mengenal mereka, sedangkan mereka tidak mengenali Yusuf lagi.
5. Bunyamin Datang ke Istana
Ketika saudara-saudara Yusuf kembali ke rumah, diceritakanlah kepada ayah
mereka tentang pertemuan dengan pejabat yang tinggi kerajaan yang meminta
Bunyamin ikut dalam perjalanan yang akan datang. Tentu sang ayah khawatir
kejadian yang pernah menimpah Yusuf a.s terulang kembali . Namun, karena
persoalan makanan sangat penting akhirnya Bunyamin diizinkan untuk ikut . ayah
mereka Nabi Yusuf, kini sudah tua dan kehilangan penglihatan karena sering
bersedih dan menangis mengingat nasib Yusauf.
Untuk selanjutnya agar lebih seru lagi-silahka dibaca buku paketnya halaman 75.
Ice breaking
Nabiku
( Nada lagu: Desaku)
https://youtu.be/MEu4GpvhWfc
B. Kisah keteladanan Nabi Syu’aib a.s
1. Kesesatan Kaum Madyan
Nabi Syuai’b berasal dari suku Madyan. Suku Madyan adalah orang-
orang Arab yang tinggal di sebuah daerah bernama Ma’an di pinggiran negeri
Syam. Saat ini Syam dikenal negeri Syiria. Kaum Madyan, kebanyakan
bekerja sebagai pedagang karena kota mereka tempat persinggahan kafilah-
kafilah dagang.
Kaum Madyan tidak beriman kepada Allah Swt. Mereka menyembah berhala.
Selain syirik, ada kebiasaan yang suka dilakukan kaom Madyam yaitu suka
berbuat curang. Mereka mengurangi takaran dan timbangan jika mereka
menjual suatu barang. Allah Swt. mengutus Nabi Syu’aib a.s untuk menyeru
mereka supaya menyembah hanya kepada Allah Swt., tidak menyekutukan-
Nya.
2. Nabi Syu’aib a.s Melarang Kecurangan
Nabi Syu’aib melarang mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang
buruk. Nabi Syu’aib a.s mengajak orang-orang madyan untuk berbuat adil dan
jujur dalam berjual beli . Di dalam Al-Qur’an surat Hud ayat 85, dijelaskan
bahwa Nabi Syu’aib a.s berkata kepada kaum Madyan, “Wahai kaumku!
Penuhilah takaran dan timbangan dengan adil dan janganlah kamu merugikan
manusia terhadap hak-hak mereka dan jangan kamu membuat kejahatan di
bumi dengan berbuat kerusakan.”
َويَقَ ۡى ِو أَ ۡوفُى ْا ٱۡن ًِ ۡكيَب َل َوٱۡن ًِي َزا ٌَ ثِٱۡنقِ ۡﺴ ِِۖط َو ََل تَ ۡج َخ ُﺴى ْا ٱنَُّب َس أَ ۡشيَبَٰٓ َءﮬُ ۡى
ٍَ َو ََل تَ ۡعثَ ۡى ْا فِﻲ ٱ ۡۡلَ ۡس ِض ُي ۡف ِﺴ ِذي
Nabi Syua’ab a.s mengingatkan kaumnya pada kenikmatan yang mereka
dapatkan agar mereka bersyukur.
Syu’aib berkata ,” Dan wahai kaumku! Berbuatlah menurut kemampuanmu,
sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui siapa
yang akan ditimpa azab menghinakan dan siapakah yang berdusta . dan
tunggulah ! sesunggyuhnya , aku bersamamu adalah oarang-oaranag yang
menunggu,”
3. Kebinasaan Kaum Madyan
Kaum Madyan benar-benar inkar , kebenaran ditolak dan mereka menentang
ajakan nabi Syu’aib a.s sedangkan nabi Syua’aib a.s telah bersabar. Nabi
Syu’aib a.s merasa khawatir terhadap kaumnya akan azab yang menimpa
mereka. Maka Allah Swt. Membinasakan kaum Madyan.
Mereka disambar petir yang sangat keras disertai dengan gempa yang sangat
kuat sehingga mati bergelimpangan. Kaum Madyan dibinasakan dan
dijauhkan dari rahmat Allah Swt. karena menolak untuk beriaman kepada
Allah Swt.
Ice breaking
25 nama- Nabi dan Rosul
Lagu anak indonesia
https://youtu.be/hbwf-xoE8uM
Kegiatan siswa
1. Tugas kelompok
1. Buatlah kelompok dengan jumlah lima anak perkelompok!
2. Setiap kelompok berdiskusi dengan menjawab pertanyaan berikut.
a. Bagaimanakah jika ada orang yang berbuat kesalahan kepadamu?
b. Apa yang kamu lakukan jika temanmu menghadapi kesulitan dalam
belajar?
3. Tuliskan hasil dikusi kelompokmu!
2. Tugas Mandiri
Berilah tanda silang (x) pada huruf A,Batau C pada jawaban yang dianggap
paling benar!
1. Nabi Yusuf a.s adalah putra dari Nabi .…
A. Syu’aib B. Ya’qub C. Sulaiman
2. Nama dari adik kandung Nabi Yusuf a.s adalah .…
A. Asyer B. Yahudan C. Bunyamin
3. Ilmu yang diberikan Allah Swt. pada Nabi Yusuf a.s adalah .…
A. tafsir mimpi B. berbicara dengan hewan C. tidak mempan dibakar
4. Nabi Yusuf a.s. melihat dalam mimpinya adalah .…
A. 11 bintang, matahari, dan bulan sujud kepadanya
B. 12 bintang, matahari, dan bulan sujud kepadanaya
C. 10 bintang, matahari, dan bulan sujud kepadanaya
5. Nama tempat pembuangan Nabi Yusuf a.s adalah…
A. sungai B. sumur C. tempat sampah
6. Yang menyalamatkan Nabi Yusuf ketika dibuang oleh saudara-saudaranya adalah
.…
A. Ya’qub B. polisi C. saudagar
7. Melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina
yang kurus, cerita tersebut adalah mimpinya …
A, Ya’qub a.s B. Bunyamin C. Yusuf a.s
8. Nabi Syu’aib a.s berasal dari suku .…
A. Arobi B. Madyan C. Quraisy
9. Perbuatan kecurangan (perbuatan yang buruk) yang sudah merajalela pada kaum
Nabi Syu’aib adalah .…
A. mengurangi takaran B. mencuri C. minum-minuman
10. Salah satu keteledanan Nabi Syu’aib a.s adalah…
A. kecerdasannya B. kesabarannya C. kekayannya
Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar !
1. Nabi yusuf a.s adalah putra dari nabi….
2. Di dalam Al Quran, dijelaskanbahwa Nbai yusuf a.s bermimpi melihat….semuanya
bersujud.
3. Ibu Nabi Yusuf a.s meninggal ketika beliau berusia ….tahun
4. Nabi yusuf a.s dibri ilmu berupa…
Mata Pelajaran BAHAN AJAR
Kelas/Semester
Materi Pokok : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Alokasi waktu : III / 2
: Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s
: 2 kali pertemuan (4 x 35 menit)
Kompetensi Dasar :
1.6 menyakini kebenaran kisah Nabi dan Rasul
2.6 menunjukkan sikap terpuji sebagai implementasi pemahaman kisah Nabi dan Rasul
3.6 memahami kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s, Nabi Syu’aib a.s, Nabi Ibrahim a.s, dan Nabi
Ismail a.s.
4.6 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s, Nabi Syu’aib a.s, Nabi Ibrahim a.s, dan
Nabi Ismail a.s.
Indikator :
1. Mengetahui nama raja yang berkuasa pada masa Nabi Ibrahim a.s
2. Mengetahui kebiasaan rakyat Babilonia
3. Menyebutkan nama-nama anak Nabi Ibrahim a.s
4. Menyebutkan nama nabi yang telah membangun ka’bah
5. Menceritakan kronologis asal muasal air zam-zam
1. MATERI PEMBELAJARAN :
A. Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim a.s.
Nabi Ibrahim a.s lahir di Babilonia (sekarang Irak). Ayahnya bernama Azar bin
Nahur. Kala itu, Babilonia dipimpin oleh seorang raja yang sangat zalim, yaitu Namrud
bin Kan’an bin Kush.
Nabi Ibrahim a.s memiliki anak bernama Ismail dan Ishaq. Antara Ismail dan Ishaq
berbeda ibu, tetapi ayahnya tetap Ibrahim. Ibunda Ismail bernama Hajar dan Ibunda Ishaq
bernama Sarah.
Ibrahim sejak kecil hidup di lingkungan yang penuh kemusyrikan dan kekufuran.
Beliau dibesarkan oleh seorang ayah yang tidak seiman dengannya. Ayah Ibrahim ahli
dalam memahat patung. Patung-patung ini dijual kepada penduduk Babilonia. Patung-
patung itulah yang kemudian dijadikan sesembahan.
Masyarakat Babilonia sudah lama sebagai penyembah bintang-bintang dan patung-
patung. Ibrahim terus berusaha mencari kebenaran agama yang dianut oleh keluarganya.
Ketika malam telah gelap, Ibrahim menyaksikan sebuah bintang. Dia sempat berpikir
bahwa bintang itu Tuhannya, tetapi tatkala bintang itu tenggelam, dia berkata, "Saya tidak
suka kepada yang tenggelam." Kemudian, tatkala dia melihat bulan terbit, dia
berkata,"Inilah Tuhanku." Setelah bulan itu terbenam, dia berkata,"Sesungguhnya jika
Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat."
Kemudian, tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata,"Inilah Tuhanku, ini yang lebih
besar." Tatkala matahari itu terbenam, dia berkata, "Hai kaumku, sesungguhnya aku
berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan." "Sesungguhnya aku menghadapkan diriku
kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang
benar dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan." Inilah
yang dianugerahkan Allah Swt. kepada Nabi Ibrahim a.s. dalam menolak agama yang
dipercayai kaumnya serta menerima Tuhan yang sebenarnya.
Azar tidak hanya pembuat patung, tetapi ia juga menyembah patung. Sebelum
berdakwah kepada penduduk Babilonia, Nabi Ibrahim a.s. harus menyadarkan dulu
ayahnya. Berdakwah kepada ayahnya tidaklah mudah karena ayahnya tetap bersikukuh
dengan keyakinannya.
Nabi Ibrahim a.s. berdakwah tak kenal lelah. Sewaktu Raja Namrud dan kaumnya
meninggalkan negeri, kampung mereka ditinggalkan kosong. Kesempatan itu
dipergunakan Nabi Ibrahim a.s. untuk menghancurkan patung-patung Raja Namrud dan
kaumnya. Dengan kapak yang telah dipersiapkan, mulailah Nabi Ibrahim a.s.
menghancurkan patung-patung itu satu per satu. Hanya satu patung yang paling besar tidak
dihancurkan. Lalu, kapak yang dipergunakan menghancurkan patung-patung itu
dikalungkan di leher patung yang paling besar tadi.
Ketika Raja Namrud dan kaumnya datang ke pusat pemujaan, betapa terkejutnya
mereka semua karena patung-patung sembahan mereka hancur. Maka, tak dapat dipungkiri
lagi, Ibrahimlah yang dituduh. Nabi Ibrahim a.s. akhirnya dipanggil dan diadili. Raja
Namrud bertanya kepada Nabi Ibrahim a.s., “Apakah kamu yang menghancurkan patung
patung sesembahan kami?” “Aku pikir barangkali berhala besar itulah yang
melakukannya. Bukankah kapak yang ada di lehernya yang membuktikan perbuatannya?”
kata Ibrahim.“Mana mungkin berhala bisa berbuat seperti itu!” kata Namrud. “Kalau
begitu mengapa engkau sembah patung yang tidak bisa berbuat apa-apa?” kata Ibrahim.
Mendengar pernyataan Nabi Ibrahim a.s. itu, orang-orang yang menyaksikan banyak yang
sadar. Selama ini mereka telah menyembah patung-patung yang tidak bisa berbuat apa-
apa. Tidak bisa melihat, tidak bisa mendengar, tidak bisa bicara. Melihat keadaan
demikian Raja Namrud makin murka. Raja Namrud akhirnya memutuskan bahwa Nabi
Ibrahim a.s. harus dibunuh dengan cara dibakar hidup-hidup. Setelah kayu bakar
dikumpulkan, Nabi Ibrahim a.s. diikat dan dilempar dengan alat pelontar yang membara.
Api menjalar mendekati Nabi Ibrahim a.s. akan tetapi, ia tetap tenang. Hatinya bertawakal.
Ia yakin Allah Swt. tak akann membiarkannya. Allah Swt. pasti menolong orang yang
berjuang di jalan-Nya.Ketika api menyala makin besar, Raja Namrud dan pengikutnya
tertawa riang. Mereka menyangka bahwa Ibrahim telah hancur menjadi abu. Akan tetapi,
betapa terkejutnya mereka melihat keajaiban yang tidak disangka-sangka. Setelah api
padam, Nabi Ibrahim a.s. tiba-tiba berjalan keluar dari puing-puing pembakaran api
dengan selamat tanpa luka sedikit pun. Allah Swt. menunjukkan kekuasaan dan kasih
sayangnya kepada Nabi Ibrahim a.s. dan kaumnya.
B. Kisah Keteladanan Nabi Ismail a.s
Setelah berdakwah di Babilonia dan beberapa lama tinggal di Mesir, Nabi Ibrahim a.s.
bermaksud pindah ke Palestina bersama istrinya. Karena lama tidak memiliki anak,
kemudian beliau berdoa kepada Allah Swt. agar dikarunia anak yang saleh. Berkat doa itu,
Ibrahim dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Ismail. Ibu Nabi Ismail a.s. bernama
Hajar.
Dengan bertawakal kepada Allah Swt., Nabi Ibrahima.s. meninggalkan rumah
(Palestina) membawa Hajar dan Ismail tanpa tempat tujuan yang tertentu. Ia hanya
berserah diri kepada Allah Swt. yang akan memberi arah kepada binatang tunggangannya.
Setelah berminggu-minggu berada dalam perjalanan jauh, tibalah pada akhirnya Nabi
Ibrahim a.s bersama istri dan anaknya Ismail di Mekkah. Di kota itu, Ka’bah didirikan
oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail a.s. dan menjadi kiblat manusia dari seluruh dunia. Di
tempat itu, Masjidil Haram sekarang berada.
Lelah masih belum hilang. Perintah Allah Swt. sudah datang kepada Nabi Ibrahim a.s.
Di Mekkah, Hajar dan Ismail harus ditinggalkan, padahal tempat itu sangat gersang, tak
ada air dan tanaman yang subur. Nabi Ibrahim a.s. mengatakan kepada istrinya bahwa ini
adalah kehendak Allah Swt. dan harus bertawakal kepada-Nya.
Hajar berkata, “Kemanakah Engkau akan pergi? Apakah Allah yang menyuruhmu
melakukan hal ini?” Nabi Ibrahim a.s. menjawab, “Benar, Allah-lah yang menyuruh kita
ke sini. Percayalah Allah Maha Penyayang, tidak mungkin menelantarkan kalian”.
Hajar mematuhi perintah Ibrahim dengan sabar. Ia makan dari bekalnya dan minum
dari air yang ditinggalkan Nabi Ibrahim a.s. sampai habis. Beberapa hari kemudian,
persediaan bekal sudah habis. Tak ada lagi makanan dan minuman. Hajar kebingungan, ke
mana ia harus mencari makanan. Kebingungan bertambah manakala terdengar tangisan
Ismail kehausan. "Hajar melirik ke kanan dan ke kiri, pandangannya ke sana kemari
mencari air. Begitu gigihnya Hajar, ia berlari menuju bukit Safa barangkali bisa
mendapatkan air, ternyata tidak ada air sedikit pun. Kemudian, ia pun berlari-lari
kepayahan sampai tiba disuatu tempat lain yang bernama Marwah. Di sanapun tidak ada
air. Kejadian itu sampai berulang-ulang, bolak balik sebanyak tujuh kali ia berlari antara
bukit Safa dan Marwah (Sa’i). Diriwayatkan bahwa Hajar berada dalam keadaan
tidakberdaya dan hampir berputus asa. Namun, pertolongan Allah Swt. datang
kepadanya.Atas kekuasaan Allah Swt. pada saat Ismail menagis meronta ronta karena
kehausan keluarlah mata air dari bawah kaki Ismail tersebut kemudian ibunya Ismail
(Hajar) mengatakan Zam-zam yang artinya banyak atau melimpaah, sehingga air itu dapat
memenuhi keperluannya sehari-hari.
Nabi Ismail a.s. adalah anak yang patuh dan taat pada perintah Allah Swt. serta
hormat kepada orang tuanya. Ketaatan dan kepatuhan Nabi Ismail a.s. diuji oleh Allah
Swt. Ketika Nabi Ismail a.s. menginjak usia remaja, Nabi Ibrahim a.s dan Hajar diuji oleh
Allah Swt. Peristiwa ini dijelaskan dalam al-Qur’an surat as-Saffat ayat 102-111,
yaitu:"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup)berusaha bersama-sama Ibrahim,
Ibrahim berkata,"Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku
menyembelihmu. Maka, pikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai Bapakku,
kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah kamu akan mendapatiku
termasuk orang-orang yang sabar."(ayat 102) "Tatkala keduanya telah berserah diri dan
Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya )." (ayat
103) "Dan kami panggillah dia: "Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan
mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang
berbuat baik." ( ayat 104-105) "Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata."
(ayat 106) "Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar". (ayat 107)
(Sesudah nyata kesabaran dan ketaatan Ibrahim dan Ismail a.s. maka Allah Swt. melarang
menyembelih Ismail dan untuk meneruskan kurban. Allah Swt. menggantinya dengan
seekor kambing. Peristiwa ini menjadi dasar disyariatkannya kurban yang dilakukan pada
Hari Raya Haji)."Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-
orang yang datang kemudian, (yaitu) Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim." (ayat 108-
109) Dan inilah asal permulaan sunah berkurban yang dilakukan oleh umat Islam pada
setiap hari raya Idul Adha tanggal 10 Zulhijjah.
Pada satu ketika, Nabi Ibrahim a.s. menerima wahyu dari Allah Swt. agar membangun
Ka’bah. Hal itu disampaikan kepada anaknya. Nabi Ismail a.s. berkata, “Kerjakanlah apa
yang diperintahkan Tuhanmu kepadamu dan aku akan membantumu dalam pekerjaan
mulia itu.”Allah Swt. berfirman dalam al-Qur’an surat al-Baqarah Ayat 127:"Dan
(ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina)dasar-dasar Baitullah bersama Ismail
(seraya berdoa):Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami),sesungguhnya
Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."Mulailah keduanya
membangun Ka’bah hingga selesai dan tempat Nabi Ibrahim a.s. berdiri ketika itu dikenal
dengan nama Maqam Ibrahim. Kemudian, Allah Swt. memberi wasiat kepada Nabi
Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. untuk membersihkan Ka’bah dari kotoran, perbuatan
syirik dan penyembahan berhala untuk orang-orang yang tawaf, yang i'tikaf, yang ruku'
dan yang sujud.
Kegiatan Siswa
1. Tugas Kelompok
Diskusikan bersama anggota kelompokmu soal berikut ini !
a. Jelaskan apa yang disebut dengan sa’i
b. Jelaskan bagaimana kronologis asal muasal air zam-zam
2. Tugas mandiri
Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C pada jawaban yang dianggap
paling benar !
1. Nabi Ibrahim a.s. dilahirkan di kota….
A. Babilonia B. Mekah C. Madinah
2. Ayah Nabi Ibrahim a.s. bernama . . . .
A. Abdullah B. Azar C. Abu Thalib
3. Babilonia dipimpin oleh seorang raja yang sangat zalim,yaitu….
A. Raja Fir’aun B. Raja Sulaiman C. Raja Namrud
4. Penduduk Babilonia tidak mengenal Allah Swt. tetapi mereka menyembah . . . .
A. berhala B. matahari C. pohon
C.Ismail dan Yusuf
5. Anak Nabi Ibrahim ada 2 yaitu ….
A. Ismail dan Ishaq B. Ismail dan Ya’kub
6. Nabi Ismail a.s. memiliki ibu bernama ....
A. Sarah B. Hajar C. Aminah
7. Nabi Ibrahim a.s. bersama istri dan anaknya harus meninggalkan rumah untuk
hijrah ke ....
A. Madinah B. Mekah C. Yaman
8. Agar mendapatkan air untuk Ismail a.s., Hajar berlari bolak-balik dari bukit Shofa
ke
bukit ....
A. Marwah B. Tinggi C. Barisan
9. Sumber mata air yang ditemukan Hajar disebut ....
A. air kahuripan B. air danau C. air zam-zam
10. Nabi yang membangun Ka’bah adalah …..
A. Adam dan Ibrahim B. Ibrahim dan Ismail C.Ibrahim dan
Ishaq
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar !
1. Mengapa Nabi Ibrahim a.s. tidak menyukai pekerjaan ayahnya?
2. Apa yang dilakukan Raja Namrud setelah Nabi Ibrahim a.s. menghancurkan
patung-patungnya?
3. Apa yang terjadi setelah Nabi Ibrahim dibakar oleh Raja Namrud?
4. Sebutkan salah satu perbuatan terpuji Nabi Ismail a.s.!
5. Disebut apakah berlari-lari kecil bolak-balik dari bukit Safa ke bukit Marwah?