The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

materi ips smp kelas ix semester ganjil

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yuniartispd66, 2021-09-12 03:42:23

materi negara jepang

materi ips smp kelas ix semester ganjil

Keywords: jepang

IPS KELAS IX
SEMESTER GANJIL




NEGARA
JEPANG

Yuniarti R, S.Pd

KEADAAN ALAM NEGARA JEPANG

Apa yang kalian ketahui tentang negara Jepang? Ya, negara ini merupakan salah
satu negara industri yang produknya merambah ke berbagai belahan dunia.
Setiap hari kita pasti melihat kendaraan bermotor produksi Jepang lalu lalang di
jalan-jalan kita sampai ke pelosok negeri.
Di manakah negara Jepang berada? Perhatikanlah peta negara Jepang! Jepang
terletak di barat laut Samudera Pasifik. Negara ini berbatasan di sebelah barat
dengan Korea Utara, Korea Selatan, dan Rusia. Di sebelah utara berbatasan
dengan Laut Okhstosk. Di sebelah timur dengan Samudera Pasifik dan di sebelah
sebelah selatan berbatasan dengan Laut China Timur dan Laut Filipina. Secara
astronomis Jepang berada pada 30LU–47LU dan 128BT–146BT.

Catatan penting tentang Jepang.
Ibukota : Tokyo
Bahasa : Jepang (resmi)
Agama : Shinto, Budha, Kristen
Pemerintahan : Kerajaan
konstitusional;
kepala negara : Kaisar;
Kepala : Kaisar;

Kepala : Perdana Menteri;
Pemerintahan
Mata Uang : Yen.
Iklim
Karena bentuk wilayah Jepang membujur dari utara-selatan, kondisi iklim
Jepang bervariasi sesuai dengan lintangnya. Dilihatdari suhunya, pada musim
dingin, suhu udara di Jepang antara -7C sampai dengan 7C. Pada musim panas,
suhu udara antara 21C sampai dengan 27C. Curah hujan di Jepang berkisar
antara 840 – 3.050 mm per tahun. Jepang memiliki iklim sedang dengan empat
musim yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Musim semi dimulai sekitar
bulan Maret dan ditandai dengan munculnya kuncul bunga plum. Setelah bunga
plum berakhir, kemudian muncul kuncup bunga sakura.Musim panas di Jepang
dimulai sekitar bulan Juni. Suhu pada musim panas bisa mencapai 35C dengan
kelembapan lebih dari 90 %. Pada bulan tersebut, ditandai dengan pohon-pohon
hijau dan suara serangga yang ribut. Sekolah di Jepang libur selama satu bulan
atau libur musim panas dan biasanya penduduk Jepang pergi ke pantai.
Hari yang panas dan lembap pada musim panas berakhir di musim gugur. Sesuai
dengan namanya, musim gugur di Jepang ditandai dengan mulai gugur atau
rontoknya daun-daun di pohon. Peristiwa tersebut berawal sekitar bulan
September. Sejauh mata memandang, daun-daun tampak berwarna merah,
oranye dan kuning. Banyak binatang yang mengumpulkan makanan untuk
ditimbun sebagai persediaan menghadapi musim dingin.

Musim dingin ditandai dengan turunnya butiran saljuyang diawali sekitar bulan
Desember. Pada musim dingin, suhu udara sangat rendah, bahkan dapat
mencapai -200 C seperti yang terjadi di Hokkaido.

Bentuk Muka Bumi
Jepang memiliki wilayah dataran yang kecil yaitu sekitar 30 persen dari luas
wilayahnya. Sebagian besar atau 70-80 persen wilayahnya terdiri atas
pegunungan. Wilayah dataran terletak di sepanjang pantai. Dataran terbesar
dapat dijumpai di Dataran Kanto (wilayah Tokyo), Kinai Plain (Osaka-Kyoto),
Nobi (Nagoya), Echigo (Honshu), Sendai (Honshu Timur Laut). Selain itu, ada pula
dataran yang relatif kecil luasnya di Hokaido dan menjadi pusat aktivitas
penduduK

Geologi
Jepang terletak di tepi bagian barat dari Samudera Pasifik. Daerah ini
merupakan bagian dari cincin api (ring of fire) yang terdiri atas banyak gunung
api. Setidaknya terdapat 192 gunung api tersebar dinegara ini. Salah satu
diantaranya merupakan yang tertinggi di Jepang yaitu Gunung Fuji (3.776 m).
Karena banyaknya gunung api, maka sekitar 25% wilayah negara ini tertutup
lapisan vulkanik. Selain memiliki banyak gunung api, Jepang juga dikenal sebagai
negara yang sering mengalami bencana gempa bumi. Mengapa demikian?
Karena Jepang terletak pada daerah perbatasan antara lempeng benua Asia dan
Lempeng Samudera Pasifik. Lempeng Benua Asia terangkat karena berat
jenisnya lebih ringan, sehingga membentuk kepulauanJepang. Pertemuan atau
tumbukan kedua lempeng tersebut juga menimbulkan gejala gempa dan gunung
api. Fenomena tersebut mirip dengan Indonesia yang juga berada pada
perbatasan zone tumbukan lempeng Benua Asia dengan Lempeng Samudera
Hindia dan Samudera Pasifik.

Jepang memiliki sumber daya mineral yang sangat terbatas. Karena itu, Jepang
sangat tergantung pada bahan mentah dan bahan bakar hasil impor dari negara
lain. Hasil tambang dari dalam negeri sangat tidak cukup untuk memenuhi
kebutuhan industrinya. Beberapa hasil tambang tersebut adalah batubara
(kualitas rendah), timah, seng, mangan, tungsten, antimoni, dan krom. Minyak
bumi ditemukan di Honshu utara tapi produksinya sangat jauh dari kebutuhan.
Sumber daya mineral yang cukup terpenuhi adalah belerang. Mengapa
demikian? Untuk menjawabnya telusuri informasi tentang proses pembentukan
belerang dan proses pembentukan pulau-pulau di Jepang.
Flora dan Fauna
Kalian mungkin mengira penggunaan lahan di Jepang didominasi oleh daerah
perkotaan dengan banyak permukiman dan industri. Perkiraan tersebut dapat
dipahami mengingat Jepang merupakan sebuah negara maju atau negara
industri. Ternyata, perkiraan tersebut salah karena67% wilayah Jepang justru
masih merupakan hutan. Beberapa jenis tumbuhan yangdapat dijumpai di
antaranya adalah pohon ek, bambu, mapel, birch, beech, dan poplar. Hewan di
Jepang telah banyak berkurang. Dulu di negara ini dapat ditemukan babi hutan,
monyet, srigala, dan rusa. Namun, kini jumlahnya terus berkuranG

Kondisi Penduduk
Jepang memiliki penduduk sebesar 126,9 juta jiwa (WPDS, 2015). Walaupun
jumlah penduduknya besar tetapi ada kecenderungan terus mengalami
penurunan. Angka kelahiran di Jepang relatif rendah, sehingga terjadi
penurunan jumlah penduduk. Pertumbuhan penduduk Jepang -0,1%, berarti

setiap tahun terjadi penurunan jumlah penduduk sebesar 0,1%. Sementara itu,
jumlah penduduk lanjut usia semakin besar jumlahnya karena keadaan
kesehatan yang lebih baik.Sebagian besar penduduk Jepang bekerja di luar
sektor pertanian. Perkembangan industri yang pesat membuat sebagian besar
penduduknya bekerja di sektor industri.

Penduduk Jepang terdiri atas beberapa etnik, tetapi yang dominan adalah etnik
Jepang yang mencapai 98,5%, Korea (0,5%, China 0,4%, dan lainnya 0,6%. Agama
yang dianut terdiri atas Shinto (83,9%), Buddha (71,4%), Kristen (2%) dan lainnya
(7,8%). Persentase totalnya mencapai lebih dari 100% karena banyak penduduk
Jepang yang menganut agama Shinto dan juga Budha.

Dalam lima tahun terakhir jumlah penduduk Jepang turun sekitar satu juta jiwa.
Penurunan tersebut terjadi karena angka kelahiran yang rendah dan migrasi
penduduk ke Jepang yang juga rendah. Untuk meningkatkan angka kelahiran,
pemerintah Jepang memberikan insentif bagi pasangan yang memiliki anak
sekitar 2,6 juta rupiah per anak per bulan. Pemerintah juga menambah jumlah
penitipan anak di kantor.

Pada tahun 2013, usia harapan hidup penduduk Jepangmencapai 86 tahun
untuk wanita dan 79 tahun untuk pria atau jika keduanya digabung mencapai 83
tahun (WPDS, 2015). Angka tersebut merupakan yang tertinggi di dunia. Ini
menandakan bahwa kebiasaan hidup sehat dan pelayanan kesehatan di Jepang
sangat baik .Banyak hal positif orang Jepang yang patut diteladani, yaitu kerja
keras, malu, hidup hemat, loyalitas, inovasi,pantang menyerah, budaya baca,
kerja sama kelompok, mandiri, dan menjaga tradisi.

Ekonomi Jepang

Pusat keuangan di Tokyo

Mata uang Yen Jepang (JPY)

Tahun fiskal 1 April – 31 Maret

Organisasi APEC, WTO, OECD, G-20, G8 and others
perdagangan

Statistik

PDB $4.41 triliun (nominal; 2016)[1]

Pertumbuhan PDB -1.4% (Q4 2015)[2]

PDB per kapita 34.870 (nominal; 2016)[1]
(nominal; ke-24 / PPP; ke-23)

PDB per sektor pertanian: 1.2%, industri: 27.5%, jasa: 71.4% (2012
est.)

Inflasi (IHK) deflation

Penduduk 16% (2010)[3]
di bawah garis
kemiskinan

Koefisien gini 38.1 (2002)

Angkatan kerja 65.93 juta (2011 est.)

Angkatan kerja pertanian: 3.9%, industri: 26.2%, jasa: 69.8% (2010
berdasarkan sektor est.)

Pengangguran 3.4% (2015 est.)[4]

Industri utama Kendaraan bermotor
Peralatan elektronik
Peralatan dan permesinan
Baja dan logam nonbesi
Kapal
Kimia
Tekstil
Makanan proses

Peringkat kemudahan ke-24[5]
melakukan bisnis

Eksternal

Ekspor $697 milyar (2013 est.)

Komoditas ekspor kendaraan bermotor 13.6%; semikonduktor 6.2%;
produk besi dan baja 5.5%; suku cadang
kendaraan 4.6%; bahan plastik 3.5%; mesin
pembangkit 3.5%

Tujuan ekspor utama Amerika Serikat 20.2%
China 17.5%
Korea Selatan 7.1%
Hong Kong 5.6%
Thailand 4.5% (2015)[6]

Impor $766.6 milyar (2013 est.)

Komoditas impor minyak bumi 15.5%; gas alam cair 5.7%; pakaian
3.9%; semikonduktor 3.5%; batu bara 3.5%;
peralatan audio visual 2.7%

Negara asal impor China 24.8%
utama Amerika Serikat 10.5%

Australia 5.4%
Korea Selatan 4.1% (2015)[7]

Modal investasi $1.41 triliun (2013)
langsung asing

Utang kotor luar negeri $2,767 triliun (Q3 2014 est.)[8]

Pembiayaan publik

Utang publik 245.80% PDB (2015 est.)[9]

Pendapatan $1,739 triliun (2013 est.)

Beban $2,149 triliun (2013 est.)

Bantuan ekonomi $9.7 milyar ODA (Feb 2007)

Peringkat utang Standard & Poor's:[10]
AA- (Domestik)
AA- (Luar negeri)
AAA (T&C Assessment)
Outlook: Stabil[11]
Moody's:[11]
A1
Outlook: Positif
Fitch:[11]
A-
Outlook: Positif

Cadangan mata uang US$1,264 triliun (Sep 2014)[12]
asing

Sumber data utama: CIA World Fact Boo

KEGIATAN EKONOMI NEGARA JEPANG

Sektor jasa

Japan Airlines adalah salah satu maskapai penerbangan terbesar di dunia.
Sejumlah tiga perempat dari total penghasilan ekonomi Jepang berasal dari

sektor jasa. Industri utama sektor jasa di Jepang berupa bank, asuransi,
realestat, bisnis eceran, transportasi, dan telekomunikasi. Mitsubishi UFJ,
Mizuho, NTT, TEPCO, Nomura, Mitsubishi Estate, Tokio Marine, Japan Railway,
Seven & I, dan Japan Airlines adalah nama-nama perusahaan Jepang yang
termasuk perusahaan terbesar dunia. Kebijakan Pemerintah Jepang pada masa
Perdana Menteri Junichiro Koizumi melakukan swastanisasi Japan Post. Enam
keiretsu utama terdiri dari grup Mitsubishi, Sumitomo, Fuyo, Mitsui, Dai-Ichi
Kangyo, dan Sanwa. Sejumlah 326 perusahaan Jepang berada dalam daftar
Forbes Global 2000 atau 16,3% dari total perusahaan dalam daftar Forbes Global
2000 pada tahun 2006.

Sektor industri

Industri manufaktur di Jepang seperti Lexus LS, sedan mewah produk unggulan
Lexus dari Toyota. Industri ekspor utama Jepang adalah otomotif, elektronik
konsumen (lihat industri elektronik konsumen Jepang), komputer,
semikonduktor, besi, dan baja. Industri penting lain dalam ekonomi Jepang
adalah petrokimia, farmasi, bioindustri, galangan kapal, dirgantara, tekstil, dan
makanan yang diproses. Industri manufaktur Jepang banyak bergantung pada
impor bahan mentah dan bahan bakar minyak.

Kawasan industri tersebar di sejumlah prefektur. Di wilayah Kantō, kawasan
industri berada di Chiba, Kanagawa, Saitama, dan Tokyo (kawasan industri
Keihin). Di wilayah Tōkai, kawasan industri Chukyo-Tokai berada di Aichi, Gifu,
Mie, dan Shizuoka. Di wilayah Kansai, kawasan industri Hanshin berada di Osaka,
Kyoto, dan Kobe. Kawasan industri Setouchi mencakup barat daya Pulau Honshu
dan bagian utara Shikoku sekitar Laut Pedalaman Seto, sementara di Kyushu,
kawasan industri berada di bagian utara Kyushu. (Kitakyūshū)

Pertanian

Padi adalah tanaman pangan terpenting di Jepang. Pemandangan sawah dan
hasil panen di Kurihara, Prefektur Miyagi pada musim gugur dibawah ini

Walaupun hanya 12% dari luas daratan di Jepang yang bisa dipergunakan untuk
pertanian, tetapi hasilnya termasuk memuaskan. Besarnya hasil pertanian
didukung oleh kesuburan lahan pertanian karena tanah yang mengandung abu
vulkanis. Di samping itu, penggarapan lahan pertanian dilakukan secara intensif
dengan didukung teknologi maju. Sektor pertanian adalah sektor yang
diproteksi pemerintah dan menerima subsidi dalam jumlah besar.

Hasil pertanian Jepang berupa padi, kentang, jagung, gandum, kacang, kedelai,
dan teh. Hasil peternakan berupa babi, ayam, telur, sapi dan susu. Sayur-sayuran
berupa lobak, kubis, ketimun, tomat, wortel, bayam, dan selada. Sedangkan
buah-buahan yang banyak ditanam adalah apel dan jeruk. Apel merupakan
produk unggulan Tohoku dan Hokkaido. Buah pir merupakan produk pertanian
unggulan Prefektur Tottori. Perkebunan jeruk berada di Shikoku, Shizuoka, dan
Kyushu. Tanaman pir dan jeruk dibawa masuk ke Jepang oleh pedagang Belanda
di Nagasaki pada akhir abad ke-18.

Padi adalah tanaman pangan yang sangat diproteksi pemerintah Jepang. Beras
impor dikenakan bea masuk 490% dan pembatasan kuota sebesar 7,2% dari
rata-rata konsumsi beras tahun 1968 hingga 1988. Impor di luar kuota tidak
dilarang, tetapi dikenakan bea masuk \341 per kilogram. Tarif bea masuk beras
impor yang sekarang (490%) diperkirakan akan naik menjadi 778% menurut
perhitungan baru yang akan diberlakukan sesuai Putaran Doha.

Walaupun Jepang biasanya dapat melakukan swasembada beras (kecuali beras
untuk membuat senbei dan makanan olahan), Jepang harus mengimpor 50%
dari kebutuhan konsumsi serealia dan bergantung pada impor daging. Jepang
mengimpor gandum, sorgum, dan kedelai dalam jumlah besar, terutama dari
Amerika Serikat. Jepang merupakan pasar terbesar bagi ekspor pertanian Uni
Eropa.

Perikanan

Jepang menempati urutan ke-2 di dunia di belakang Republik Rakyat Tiongkok
dalam tonase penangkapan ikan (tahun 1989: 11,9 juta ton), kenaikan tipis dari
11,1 juta ton pada tahun 1980. Setelah terjadi krisis minyak 1973, perikanan laut
dalam di Jepang menurun. Pada tahun 1980-an, total tangkapan ikan per tahun
rata-rata 2 juta ton. Perikanan lepas pantai mencapai 50% dari penangkapan
ikan total pada akhir 1980-an, meski beberapa kali mengalami kenaikan dan
penurunan.

Perikanan pesisir dilakukan dengan perahu kecil, jala, atau teknik penangkaran
terhitung sekitar sepertiga produksi total industri perikanan Jepang. Sementara
itu, perikanan lepas pantai dengan kapal ukuran menengah terhitung sekitar
lebih dari separuh produksi total. Di antara hasil laut yang diambil misalnya:
sarden, cakalang, kepiting, udang, salem, cumi-cumi, kerang, tuna, saury,
yellowtail, dan makerel.

Jepang termasuk salah satu negara yang memiliki armada perikanan terbesar di
dunia. Walaupun demikian, Jepang adalah negara pengimpor hasil laut terbesar
di dunia (senilai AS$ 14 miliar. Sejak tahun 1996, Jepang berada di peringkat ke-
6 dalam total tangkapan ikan di bawah RRT, Peru, Amerika Serikat, Indonesia,
dan Chili.Jepang juga menebarkan kontroversi dengan mendukung perburuan
paus.

LATIHAN SOAL PERTEMUAN 8 NEGARA JEPANG :

1. Tuliskan Letak astronomis, geografis (batas-batas)
2. Jelaskan Keadaan alam negara jepang !
3. Jelaskan 4 Bencana alam yang sering melanda jepang
4. Jelaskan 5 Kegiatan ekonomi jepang berupa pertanian dan

pertambangan !
5. Jelaskan sector industry jepang ! tuliskan komoditas impor dan

ekspor jepang serta negara asalnya!


Click to View FlipBook Version