1. Peserta didik mampu menjelaskan konsep persilangan dengan satu
sifat beda (monohibrid) intermediet dengan benar.
2. Peserta didik mampu menentukan pola perbandingan hasil
persilangan dengan satu sifat beda (monohibrid) intermediet dengan
tepat
Hukum Penurunan Sifat Mendel
Mendel melakukan eksperimen dengan
menyilangkan tanaman kapri/ercis(Pisum
sativum)
Mengapa menggunakan ercis?
mempunyai pasangan sifat-sifat yang menyolok
dapat melakukan penyerbukan sendiri
mudah disilangkan
cepat menghasilkan keturunan
tanaman setahun
memiliki bunga sempurna
memiliki tujuh sifat beda
Mendel melakukan persilangan monohobrid dan
dihibrid
Berbunyi:
bahwa pada pembentukan gamet,
dua gen yang berpasangan akan
dipisahkan ke dalam dua sel atau
gamet secara bebas
Adalah persilangan antara dua individu
sejenis yang memperhatikan satu sifat beda
dengan gen-gen intermediet.
Contoh:
Bunga pukul empat (Antirrhinium majus)
berbunga merah (MM) disilangkan dengan
bunga pukul empat berbunga putih (mm)
P1 : MM x mm
Fenotipe : (merah) (putih)
Gamet : Mx m
F1 : Mm
Fenotipe : (merah muda)
Dari persilangan sesama F1 didapatkan:
P2 : Mm x Mm
Fenotipe : (merah muda) (merah muda)
Gamet : M, m M, m
F2
F2 M m
M MM Mm
(merah) (merah
muda)
m Mm Mm
(merah (putih)
muda)
Perbandingan Genotipe F2 = MM : Mm : mm
=1:2:1
Perbandingan Fenotipe F2 = Merah : Merah
muda : putih
=1 : 2 :1
Marmot berbulu hitam (HH) disilangkan dengan marmot
berbulu putih (hh) dimana persilangan tersebut bersifat
intermediet. Tentukan :
a.F1 dan fenotipe
b.F2 (jika F1 disilangkan dengan sesamanya)
c.Rasio genotipe dan fenotipe