46 penggunaan alat, SOP yang terkait dengan K3 dan jenis SOP yang lain yang menunjukkan pelayanan ditempat umum. 3. Penerapan standar kerja Upaya menciptakan pelayanan bisnis yang memuaskan dan hasil pekerjaan sesuai target, penerapan terhadap SOP secara konsisten oleh setiap karyawan harus dilakukan. Konsistensi dalam penenrapan standar kerja ini dapat dilakukan melalui prilaku displin terhadap pelaksanaan SOP ditempat kerja. Prilaku disiplin dapat diawali dengan tertip menggunakan waktu kerja, tertib dalam mengikuti aturan kerja dan SOP yang ada ditempat kerja. Ada berapa jenis SOP yang ada ditempat kalian belajar? Coba amati dan tulis dilembar catatan Kalian. Sudahkah Kalian mengikuti peraturan tata tertib disekolah dengan konsisten? Sejauhmana Kalian menaati peraturan/tatatertib sekolah? Apabila kalian secara kualitas dan kuantitas dalam penerapan tata tertib sekolah masih belum sesuai prosedur, maka carilah informasi yang benar tentang prosedur yang berlaku ditempat belajar Kalian. G. BUDAYA KERJA PERKANTORAN RAMAH LINGKUNGAN 1. Pengertian budaya kerja. Konsistensi terhadap penerapan priinsip kerja yang sesuai SOP akan membentuk budaya kerja yang baik di tempat kerja. Untuk itu apa yang dimaksud budaya kerja itu? 2. Pengertian ramah lingkungan. Dalam bab terdahulu telah dibahas mengenai konsep 5 R, masihkah kalian konsisten terhadap prisip kerja tersebut? Upaya menerapkan prisip 5 R akan membentuk budaya kerja secara pribadi yang lebih baik dalam mencapai efisensi bekerja. Prinsip kerja tersebut akan membentuk budaya kerja yang ramah lingkungan.. Prilaku ramah lingkungan merupakan prilaku kerja dengan menggunakan konsep 5 R yang diterapkan pada standar kerja (SOP) di tempat kerja. Standar kerja yang ramah lingkungan juga dapat terlihat secara kasat mata dalam prilaku kerja contohnya ruang kerja yang selalu bersih, peka terhadap lingkungan kerja yang terlihat kurang atau tidak sesuai standar untuk dapat dilakukan dengan perbaikan atau pembenahan atau
47 tindakan lanjutan sesuai prosedur. Dengan demikian konsidi lingkungan kantor akan selalu terlihat sesuai standar sehingga mendukung kinerja karyawan. 3. Penerapan budaya kerja yang ramah lingkungan. Penerapan budaya kerja ramah lingkungan tidak dapat serta merta hanya dimengerti saja. Untuk itu perlu dilakukan secara langsung dan terus menerus sehingga menjadi suatu kebasaan baru bagi Kalian untuk membentuk budaya ramah lingkungan di tempat kerja nantinya. Untuk memahami budaya kerja ramah lingkungan Kalian akan melakukan unjuk kerja secara langsung di sekitar sekolah kalian atau tempat belajar kalian H. ECO- GREEN Sudah saatnya manusia di bumi ini menerapkan gaya hidup eco green di setiap aktivitas. Dengan begitu, bumi yang sudah mulai tua ini bisa terjaga dengan baik dan mampu bertahan lebih lama lagi. Anda bisa memulainya dari lingkungan sekitar yang dekat dengan Anda, mulai dari rumah Anda sendiri dan juga kantor yang Anda sekarang Anda singgahi. Karena dimanapun dan kapanpun, gaya hidup ramah lingkungan ini harus senantiasa dibiasakan. Berikut ini ada beberapa aktivitas eco green yang bisa Anda terapkan di lingkungan kantor. a. Mengurangi Penggunaan Kertas Photo by Helloquence on Unsplash
48 Hal pertama yang dapat dilakukan adalah membatasi pemakaian kertas untuk keperluan pekerjaan. Gunakan kertas untuk kondisi-kondisi tertentu saja, seperti surat kontrak kerja yang tentu membutuhkan tanda tangan dan juga materai. Kabar baiknya, di zaman sekarang ini sudah ada teknologi cloud yang digunakan sebagai media penyimpanan data, bahkan bisa dalam jumlah yang sangat besar. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk menggunakan kertas, kecuali dalam situasi genting dan penting. b. Cabut Kabel Listrik Saat Tidak Digunakan Photo by Clint Patterson on Unsplash Aktivitas menghemat energi ini terbilang cukup sederhana. Setelah Anda selesai bekerja, jangan hanya mematikan perangkat komputer atau laptop Anda. Alangkah lebih baiknya, Anda mencabut juga adapter dari stop kontak untuk memutus aliran listrik. Sebab, jika Anda tidak mencabutnya, listrik akan tetap mengalir dan memakan biaya walaupun perangkat komputer Anda dalam keadaan mati.
49 c. Membeli Sesuatu Dalam Jumlah Besar Photo by Helen Shi on Unsplash Usahakan untuk membeli kebutuhan kantor dalam jumlah besar sekaligus. Selain bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau, sampah yang dihasilkan juga menjadi lebih sedikit. Kebutuhan kantor yang dimaksud seperti kopi, gula, teh, dan sebagainya yang mampu menghasilkan banyak sampah plastik yang akhirnya menumpuk dan tidak dapat terurai. d. Menggunakan Peralatan Makan dan Minum Photo by S’well on Unsplash Gunakan peralatan makan dan minum sendiri, atau yang biasanya disediakan di pantry kantor. Cara ini tentu bisa mengurangi limbah/sampah plastik yang dihasilkan dari bungkus makan siang atau cemilan yang Anda beli di luar.
50 Mudahnya, Anda harus mulai membiasakan diri untuk membawa bekal ke kantor. Selain hemat, Anda juga bisa mengurangi potensi penggunaan wadah plastik (seperti sterofoam) dan sendok plastik yang tidak ramah lingkungan. e. Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik Photo by Paweł Czerwiński on Unsplash Buang sampah pada tempat sampah yang telah disediakan. Akan lebih bagus lagi, Anda memisahkan sampah-sampah yang Anda buang itu sesuai kategorinya agar mudah dalam pembuangannya nanti.
51 GLOSARIUM Otomatisasi Perkantoran : Penggunaan teknologi atau peralatan kantor secara elektronik yang dilengkapi dengan system elektirk atau aplikasi dalam pekerjaan kantor untuk mencapai efisensi, efektifitas dan produktifias kerja. Virtual office : Jenis kantor sewa non-fisik yang bisa digunakan sebagai alamat legal bisnis dan mendapatkan fasilitas-fasilitas kantor dari sang provider. Sistem : Rangkain dari beberapa unsure yang salaing berhubungan Aplikasi : Program perangkat lunak untuk keperluan tertentu. suatu perangkat lunak yang dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan berbagai aktivitas maupun pekerjaan manusia Perangkat Lunak : Sekumpulan data elektronik yang tersimpan dan dikendalikan oleh perangkat komputer. Data elektronik tersebut meliputi instruksi atau program yang nantinya akan menjalankan perintah khusus Ergonomi : Sebagai disiplin ilmu yang mempelajari manusia dalam kaitannya dengan pekerjaanya SOP : Standar Operating Prosedure Budaya Kerja : Suatu falsafah didasari pandangan hidup sebagai nilai- nilai yang menjadi sifat, kebiasaan dan juga pendorong yang dibudayakan dalam suatu kelompok dam tercermin dalam sikap menjadi perilaku, cita-cita, pendapat, pandangan serta tindakan yang terwujud sebagai bekerja. K3 : Keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja 5R : Konsep berpilaku kerja secara ringkasrapiresik, rawat, dan rajin. Eco- Green : Konsep pengelolaan dan produksi material yang diupayakan untuk selalu ramah lingkungan
52 DAFTAR PUSTAKA Endang, Sri dan Sri Mulyani. 2013. Pengantar Administrasi Perkantoran. Jakarta: Erlangga. Siagian, Sondang P. 1989. Fungsi-fungsi Manajerial. Jakarta: Bumi Aksara. Sutrisno dkk. 2010. Modul K3 LH untuk SMK. Bogor:Yudhistira. Suparmin,Ismi Nur Cahyani, Hery Sawiji. 2014.Pengantar Administrasi Perkantoran . Surakarta: CV Mediatama. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. The Liang gie. 2000. Administrasi Perkantoran Modern. Yogyakarta : Liberty Offset. Rasto, M.Pd, Dr. 2015. Manajemen Perkantoran Modern- Paradigma Baru. Bandung: Alfabeta. Arora, SP.2009. Office Organisasi and Management. 2nd Edition. Verlag Vikas Publishing House Pvt Ltd. Rao, MET. 2000. Office Organization and Management. New Delhi: Atlatic Publishers and Distributors. Sumanthy, V. Et al. 2011 Office management. Tamilnadu Texbook corporation. Wastebusters. 2013. The Green Office Manual. Aguide to Reponsible Practice. Routledge. Balachanran, V Chandrasekaran, V. 2009. Office managemen. New Delhi: Tata MacGraw-HillHavinal V. 2009 Managemen and Entreprenuership. New Age International(P) Ltd. Publishers. Nailul Fauziah Endang Sri Indrawati. 2016. Budaya 3 S (senyum, sapa, salam) Sebagai Upaya Awal Membentuk Karakter Anak Yang Anti Kekerasan. DAFTAR LAMAN https://www.seputarpengetahuan.co.id/2021/04/ergonomi-adalah.html