Materi/zat : sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang
Plasma : wujud zat dimana ion dan elektron bergerak bebas, jarak antar ion sangat
Unsur renggang, dan sangat panas (> 100.000C)
: zat tunggal yang tidak dapat diubah lagi menjadi zat yang lebih sederhana
Senyawa
dengan cara kimia biasa
Campuran : zat tunggal sebagai hasil penggabungan dua unsur atau lebih dengan perbandingan
Larutan tertentu
Koloid : campuran adalah materi yang tersusun dari dua zat atau lebih yang masih memiliki
Suspensi
sifat-sifat seperti zat pada keadaan semula
: campuran yang tidak dapat dibedakan lagi zat-zat yang tercampur di dalamnya
: campuran yang sifatnya diantara larutan dan suspensi
: campuran yang zatnya tidak dapat bercampur satu dengan yang lain secara
sempurna sehingga dapat dikenali zat penyusunnya.
Ketika haus, apa yang kalian lakukan? Tentu minum air bukan? Air yang kita minum memiliki
wujud cair. Bagaimana dengan es batu? Es batu berwujud padat. Air dan es batu memiliki
wujud yang berbeda tetapi komposisi penyusunnya sama, yaitu H2O
Hari ini kita akan belajar mengenai klasifikasi materi berdasarkan wujudnya dan
berdasarkan komposisinya.
Amatilah alam sekitar! Kita tidak bisa lepas dari yang namanya udara. Meski tidak terlihat
mata, tapi udara sangatlah berperan bagi kehidupan. Kita bernapas menggunakan O2 di
udara, kita mengeluarkan CO2 ke udara yang akan digunakan tanaman untuk
berfotosintesis. O2, CO2, dan udara adalah bagian dari materi yang komposisi penyusunnya
berbeda-beda. Tanpa adanya udara dengan segala komposisinya, kita tidak bisa hidup di
dunia ini.
Gunungkidul identik dengan julukan “kuto gaplek”. Hal ini disebabkan produksi singkong yang
melimpah. Kelimpahan ini dimanfaatkan warganya untuk membuat berbagai olahan dari singkong.
Hayo, sebagai orang Gunungkidul, tahukah kalian olahan singkong khas Gunungkidul itu apa saja?
Salah satu olahan yang singkong khas Gunungkidul adalah krecek.
https://www.youtube.com/watch?v=ZUNdHzLuBIQ
kalian juga bisa scan barcode di bawah ini!
Dari video di atas, apa saja bahan yang digunakan dalam pembuatan krecek?
Bagaimana wujudnya? Termasuk unsur, senyawa, ataukah campuran mereka?
Segala sesuatu di alam merupakan materi. Materi adalah sesuatu yang memiliki massa dan
menempati ruang. Dengan kata lain materi memiliki volume. Materi dapat dikelompokkan berdasarkan
wujudnya dan berdasarkan komposisinya.
padat Wujud zat plasma
cair gas
Berdasarkan wujudnya materi dikelompokkan menjadi zat padat, cair, gas, dan plasma. Berikut contohnya.
padat cair gas plasma
Gambar 1. Klasifikasi zat berdasarkan wujudnya
Untuk lebih jelasnya, kita lihat perbandingan wujud zat padat, cair, dan gas pada tabel berikut.
Tabel 1. Perbandingan sifat zat padat, cair, gas, dan plasma
WUJUD PADAT CAIR GAS PLASMA
Ilustrasi
Bentuk tetap Mengikuti wadah Tidak tetap Ion dan elektron
tetap tetap
volum Sangat teratur Kurang teratur Tidak tetap bergerak bebas,
Sangat tidak jarak antar ion
Susunan Sangat renggang teratur sangat renggang
partikel berdekatan Sangat berjauhan Sangat panas (>
kuat 100.000C)
Jarak antar
partikel Tidak dapat Kurang kuat Sangat lemah
bergerak bebas
Gaya tarik Dapat bergerak sangat bebas
antar partikel bebas namun
terbatas Mudah
Gerakan antar dikompresikan
partikel Sangat rendah
Kompresibiltas Sangat rendah
Materi di alam dapat dibagi menjadi zat tunggal dan campuran. Bila kita kaji lebih mendalam lagi, zat
tunggal yang ada di alam dapat dibagi menjadi unsur dan senyawa.
A. Unsur
Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih sederhana
dan akan tetap mempertahankan karakteristik asli dari unsur tersebut. Dengan kata lain, unsur
merupakan zat tunggal yang tidak dapat diubah lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan
cara kimia biasa. Bagian terkecil dari unsur adalah atom. Di alam terdapat 118 unsur yang dapat
kita lihat dalam sistem periodik unsur.
Gambar 2. Sistem Periodik Unsur
Sebagian besar unsur mempunyai partikel berupa atom, kecuali beberapa unsur nonlogam yang
mempunyai partikel berupa molekul. Apa itu molekul ? molekul adalah gabungan dari beberapa
atom yang bersifat netral. Contoh unsur yang memiliki partikel berupa molekul adalah oksigen,
hydrogen dan nitrogen. Sementara itu contoh unsur yang memiliki partikel berupa atom adalah
helium, oksigen dan besi. Untuk lebih memperjelas gambaran mengenai partikel unsur, dapat kita
amati gambar berikut:
Gambar 4. Susunan partikel dalam beberapa unsur
Berdasarkan sifatnya, unsur-unsur dapat digolongkan menjadi logam dan nonlogam dengan
perbandingan sifat yang dapat dilihat pada Tabel berikut.
Tabel 2. Perbandingan sifat unsur logam dna non logam
No Logam Non Logam
1 Umumnya berwujud padat pada suhu Umumnya berwujud cair dan gas pada suhu
kamar, kecuali raksa yang berwujud kamar, tetapi ada juga yang berwujud padat
cair
2 Bersifat konduktor, dapat Bersifat isolator, tidak dapat menghantarkan
menghantarkan listrik dan panas listrik dan panas, kecuali grafit
3 Titik didih dan titik leleh pada umumnya Titik didih dan titik leleh pada umumnya
tinggi rendah
4 Massa jenisnya relative besar Massa jenisnya kecil
5 Dapat ditempa Tidak dapat ditempa
6 Mengkilap jika digosok Tidak mengkilap jika digosok, kecuali intan
Namun ada beberapa unsur yang memiliki sifat seperti logam sekaligus nonlogam. Unsur-unr ini
digolongkan sebagai unsur metalloid. Contoh unsur metalloid antara lain astatin, boron, silicon,
dan tellurium. Unsur logam dan nonlogam banyak sekali manfaat dan kegunaannya untuk
kehidupan kita sehari-hari.
B. Senyawa
Senyawa merupakan suatu zat tunggal sebagai hasil penggabungan dua unsur atau lebih dengan
perbandingan tertentu. Sifat senyawa sangatlah berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya.
Senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsurnya melalui reaksi kimia. Berikut susunan partikel
pada beberapa senyanya.
Gambar 5. Susunan partikel dalam beberapa senyawa
Berikut beberapa contoh senyawa yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Tabel 3. Contoh senyawa beserta unsur-unsur penyusunnya
C. Campuran
Tidak selamanya jika ada dua unsur atau zat yang bergabung akan membentuk senyawa,
adakalanya hanya bercampur biasa saja secara fisika. Campuran ini masih memiliki sifat-sifat
yang sama seperti zat semula dan perbandingan massa unsur-unsur yang bergabung juga tidak
tetap. Dengan demikian dapat diartikan bahwa campuran adalah materi yang tersusun dari dua
zat atau lebih yang masih memiliki sifat-sifat seperti zat pada keadaan semula.
Tabel 4. Perbedaan unsur, senyawa, dan campuran
Campuran dapat dibagi menjadi campuran homogen, campuran heterogen, dan koloid.
1. Campuran Homogen
Campuran homogen dapat disebut juga dengan larutan. Dalam campuran ini zat-zat
penyusunnya sulit dibedakan walaupun dilihat menggunakan mikroskop ultra. Tidak dapat
dipisahkan melalui penyaringan karena ukuran partikelnya sangat kecil yaitu kurang dari
10-7 cm. Larutan ini bersifat stabil dan tidak memisah. Larutan juga ada yang berwujud cair,
padat dan gas. Sebagai contoh :
a. Larutan cair : sirop, air laut, alcohol 70%, cuka 15% , teh manis
b. Larutan padat : baja dan emas 70%
c. Larutan gas : udara dan gas LPG
2. Campuran heterogen
Campuran heterogen dapat disebut juga dengan suspensi, yaitu campuran yang zat-zat
penyusunnya dapat dibedakan dan dapat dipisahkan dengan penyaringan karena ukuran
partikelnya lebih besar dari 100 nm ( 10-7 m ). Suspensi pada umumnya keruh dan bersifat
tidak stabil. Contoh campuran heterogen atau suspense antara lain terigu dalam air, air
sungai, dan tanah.
3. Koloid
Koloid merupakan campuran yang sifat-sifatnya mirip dengan larutan dan suspensi. Secara
makroskopis koloid terlihat homogen tetapi setelah diamati dengan mikroskop ultra ternyata
koloid bersifat heterogen. Contoh koloid antara lain adalah santan, susu, kabut dan cat.
Untuk lebih jelasnya mari kita bandingkan antara larutan, suspense dan koloid.
Tabel 5. Perbedaan Larutan, Suspensi, dan Koloid
Chang, R. 2003. Kimia Dasar : Konsep-konsep Inti. Edisi ke-3. Erlangga. Jakarta.
Depdiknas. 2007. Model-Model Pembelajaran Matematika dan IPA. Depdiknas. Jakarta.
Purba, M. 2010. Kimia Kelompok Teknologi dan Kesehatan Untuk SMK Kelas X. Erlangga. Jakarta
Sagendra, B., dkk. 2021. Proyek IPAS Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Rumpun Teknologi untuk
SMK/MAK Kelas X. Jakarta: Erlangga.
http://nugraha999.blogspot.com/2015/01/klasifikasi-materi-padat-cair-gas.html
http://ilmukaula.blogspot.com/2015/10/mengenal-plasma-fase-materi-ke-empat.html