MAJALAH AL-BAYAN 01
EDISI 15
DAFTAR ISI 26spum
ASASIYAH 04 Tibanya Ramadhan Usainya
Kemaksiatan
Mempersiapkan Diri Menyambut Ramadhan
28 mozaik
08 Kajian utama 7 Tradisi Unik Di Beberapa Negara
Mendidik Keluarga Di Bulan Tarbiyah,
DLL. 32jejak
ragam pesantren
12Datangkan Chef Berpengalaman, Biografi Syekh Junaid Al-Batawi
HCD Gelar Pelatihan Dapur
36 resensi
16 galery kegiatan Percuma Hidup Sehat, Tapi Tidak
MI, SD-IT, SMP-IT dan IMAD Cabang Membuat Tidak semakin Taat
Brebes 38puisi
laporan khusus Ikhlas, Panggilan Illahi, DLL.
18Menyambut Ramadhan Dengan Suka
Cita 40 cerpen
Lentera Kehidupan, Sebutir Hikmah
16 opini
Daarul Fikri dan Empat Pilar ala 44cerbung
UNESCO, DLL.
Sampai Jumpa Malaikat Kecilku
46 cergam
Nikmat Tuhanmu, Katanya?
Redaksi menerima karya berupa artikel, cerpen, puisi dan jenis tulisan lainnya. Naskah dikirim
berupa softcopy (file doc.) hard copy dan foto (softcopy file tidak lebih dari 25 Mb). Naskah yang
layak akan kami terbitkan di edisi selanjutnya. Naskah yang masuk dan diterbitkan menjadi hak
milik redaksi, dan akan mengalami proses editing tanpa mengubah isi artikel.
Kirimkan saran dan kritik anda ke Redaksi Majalah Al-Bayan, Pesantren Terpadu Daarul Fikri,
Kp. Warung Bambu RT. 001/09 Ds. Telaga Murni Kec. Cikarang Barat Kab. Bekasi Telp. (021)
8904078/79, 89116165. e-mail: [email protected] website: albayandigital.wordpress.com
REDAKSI
Pembina: KH. Ahmad Husein Dahlan, Lc. MA. (Pengasuh Pesantren), Penanggung
Jawab: Didin Whyudin (Direktur Media), Pemimpin Redaksi : Didik Hermanto
Dewan Redaksi: Adam Nurrachman, Mustofa. Redaktur Ikhwan: Yusril Muhtarin,
Faiz Ghazi, M. Habibullah, Celvin Zaky, M. Azkal, Fikri Arkan, Shofwan Muzhoffar,
M. Syauqi, Aly Ichsan, Ugi R, Ega Affan. Redaktur akhwat: Anandita Rizni, Maylina
02 LMaMEuyDfAoiIdJuSaAIthL:1,5ADHNituoArLDu-leBHsAiYagAbnNibCaohv,erS:itMiaNsuMruMs uthoharoh, Shabrina D.R, Wangi Cinta, Zalfa Zahirah.
SALAM REDAKSI
Assalamualaikum warahmatullahi Maka dari itu, kami berinisiatif untuk
wabarakatuh mentraskrip beberapa video menjadi
kedalam bentuk tulisan agar dapat
Marhaban yaa Ramadhan, selamat dinikmati dalam bentuk tulisan
datang Bulan Suci Ramadhan. Bulan
dimana kita sebagai umat muslim Semua sajian yang kami berikan
diwajibkan untuk berpuasa (kecuali mulai dari mempersiapkan Ramadhan
yang lagi berhalangan ya gengs). dengan baik, pengetahuan seputar
Selamat menjalankan puasa pada Ramadhan seperti Ramadhan
Ramadhan tahun ini, bagi kalian yang penghapus dosa serta membangun
melaksanaknnya. Pada edisi kali ini istana di surga. Semua disajikan
kami selaku redaktur majalah albayan sebagai bekal menghadapi ramadhan,
akan menghadirkan edisi yang spesial khususnya keinginan terbesar kita
pula seperti pada tema edisi kali ini saat Ramadhan datang. Apalagi kalau
yaitu Ramadhan. bukan Malam Lailatur Qadar, malam
yang lebih baik dari seribu bulan.
Sebagai seorang muslim kita pasti
berharap agar bisa menjalankan Mudah-mudahan dengan bekal
perintah Allah Subhanahu bacaan singkat dari beberapa tulisan
Wata‘ala dengan baik dan khusyuk di majalah ini, bisa menjadi motivasi
termasuk ibadah berpuasa. Dengan bagi kita untuk menghadirkan pribadi
meningkatkan kualitas serta kuantitas yang siap dan mampu menjalankan
kita dalam beribadah dapat menjadi ramadhan dengan baik.
salah satu tanda bahwa memang
kita benar-benar menghargai dan selain itu, untuk menemani hari-
mengharapkan datangnya bulan suci hari kita dalam berpuasa, kami juga
ini. menghadirkan karya-karya dari para
santri yang karyanya terpilih untuk
Sahabat Majalah Al-Bayan sekalian, dipublikasi di Majalah Al-Bayan, seperti
pada edisi kali ini kami menghadirkan puisi, cerpen, dan lanjutan cerbung
sajian khusus bulan ramadhan. Ada karya Azkal Azkiya part ke-3.
sajian pengantar ramadhan dalam
rubrik asasiyah. Adapula sajian transkrip Jaga terus kesehatan para pembaca
dari beberapa ceramah yang telah sekalian dari bahaya covid 19 dan
D’FIKR TV uploud di akun youtubenya. varian terbaru virus b117 yang kini
Karena kami tahu, diantara kita pasti sedang marak-maraknya di laman
mempunyai kriteria kesukaannya berita-berita nasional. Take care and
masing-masing, ada yang lebih suka stay at home…
menikmati dalam bentuk audio dan
visual, dan ada pula yang lebih suka Wassalamualaikum warahmatullahi
menikmati dengan cara membaca. wabarakatuh
MAJALAH AL-BAYAN 03
EDISI 15
ASASIYAH
MEMPERSIAPKAN
DIRI MENYAMBUT
RAMADHAN
oleh Ust. Muhidin,Lc.MA
(Transkip Khutbah Jum’at - 19 Rajab 1442 H)
Pada saat kita memasuki bulan sya’ban, yang lebih utama dari seribu bulan. Serta
itu artinya, Insya Allah sebentar lagi akan Ramadhan adalah bulan itqun minannar,
bertemu dengan bulan Ramadhan. Bulan dimana orang-orang yang bertakwa dibe-
yang sangat kita rindukan dan kita nanti- baskan dari api neraka.
kan. Bulan yang apabila telah berlalu kita
berharap Allah akan mempertemukannya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
dengannya lagi. bersabda dalam sebuah hadits yang diri-
wayatkan oleh Bukhori & Muslim, yang art-
Allahumma balighna Ramadhan Ya Al- inya: “Apabila Ramadhan tiba, pintu surga
lah sampai lah semua pada bulan Romad- dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan
hon, dibelenggu.”
Ada banyak keutamaan di Bulan Ram- Dibukanya pintu surga dan ditutupnya
dhan. Diantaranya, bulan Ramadhan mer- pintu neraka terkait dengan dilipatganda-
upakan bulan agung yang penuh dengan kannya amalan kita. Adapun dibelenggun-
keberkahan Allah. Bulan Ramadhan juga ya setan menjadi kemurahan Allah sehing-
bulan maghfiroh bulan pengampunan. ga dia tidak bisa mengganggu hambanya
Bulan Ramadhan juga berisi sangat ban- yang ingin fokus beribadah kepada Allah
yak Rahmat Allah SWT, karena pada bu- SWT. Oleh karena itu marilah kita mem-
lan tersebut Allah akan melipatgandakan persiapkan diri sebaik mungkin agar ketika
amal ibadah kita. Pada bulan Ramadhan bulan Ramadhan datang, kita bisa melak-
juga terdapat malam Lailatul Qadar, malam sanakan ibadah-ibadah Ramadhan den-
04 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
gan sebaik mungkin Selain karena agar ibadah kita diteri-
Ada beberapa hal yang bisa kita laku- ma, kewajiban mempersiapkan diri den-
gan ilmu sangat penting. Karena dengan
kan untuk mempersiapkan menyambut berilmu Allah SWT akan melipatgandakan
kehadiran bulan suci Ramadhan. pahala yang dari amal yang kita lakukan.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
Pertama, membekali diri dengan peng-
etahuan tentang ibadah puasa. َوإِ َّن… فَعل ْضى َل َسااْل ِئعَِرا ِل ِامْل َك َعولا ِكى ا ِْلبعَابِ ِد َكفَ ْض ِل ا ْلقَ َم ِر لَ ْيلَةَ ا ْلبَ ْد ِر.
Artinya: “Sesungguhnya keutamaan se-
Sebagaimana kita ketahui amal tanpa orang yang berilmu dibanding ahli ibadah,
ilmu tidak akan diterima. Oleh karena itu seperti keutamaan bulan di malam purna-
Rasulullah SAW bersabda innama buistu ma dibanding seluruh bintang- bintang”.
mualiman, “Sesungguhnya aku ini diutus (Al-Hadits)
sebagai guru”. Artinya salah satu tugas Artinya keutamaan orang yang berilmu
beliau adalah mengajarkan umatnya agar dibandingkan dengan orang yang suka
ketika beribadah dan bertaqarrub kepada beribadah tanpa ilmu seperti bulan purna-
Allah SWT, sesuai tuntunya sehingga bisa ma dibandingkan dengan bintang-bintang
diterima oleh Allah SWT.Tentu kita tidak in- yang ada disekitarnya. Maka ketika bulan
gin ibadah yang kita kerjakan selama Ram- purnama kita tidak akan melihat bintang
adan tidak diterima oleh Allah SWT hanya karena cahaya bulan purnama jauh lebih
karena kekurang pahaman kita terhadap besar daripada cahaya bintang-bintang.
ilmunya. naudzubillahimindzalik Inilah keutamaan orang yang berilmu bah-
wa Allah SWT akan melipatgandakan amal
yang didasari atas ilmu pengetahuan. Oleh
karena itu marilah kita membekali diri dan
mengkaji hal-hal yang berkaitan dengan
puasa.
Apa itu puasa? apa hukum-hukum
puasa? apa syarat-syarat puasa? apa yang
membatalkan puasa? Dan apa yang meng-
haruskan puasa apa yang dianjurkan saat
kita puasa? apabila kita mulai belajar untuk
mengetahuinya maka amal yang kita laku-
kan di Bulan Ramadhan akan dilipat oleh
Allah SWT
Kedua, memperbanyak puasa di bulan
Sya’ban.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
selalu berpuasa di bulan Sya’ban bahkan
Rasulullah berpuasa hampir penuh di bu-
lan Sya’ban hanya beberapa hari saja yang
tidak berpuasa. Ada beberapa hukum yang
menjelaskan mengenai berpuasa di bulan
Sya’ban.
Antara lain, hukum berpuasa 1 hari atau
2 hari di hari terakhir bulan Sya’ban. Puasa
pada hari tersebut tidak boleh kecuali bagi
orang yang sudah membiasakan berpua-
sa sebelumnya. Rasulullah SAW bersabda
yang artinya “Janganlah kalian mendahu-
lui berpuasa Ramadhan dengan berpuasa
sehari atau dua hari sebelum Ramadhan
terkecuali bagi seorang yang biasa berp-
uasa pada hari tertentu, maka dia boleh
berpuasa pada hari itu.”
MAJALAH AL-BAYAN 05
EDISI 15
Salah satu keuntungan orang dosa baik kepada Allah dan sesama ma-
yang memiliki niat yang kuat nusia bisa menjadi penghalang seseorang
dari sekarang adalah ketika mendapat pahala.
Ramadhan tiba, ia akan Kesalahan sekecil apapun akan menja-
melaksanakan ibadah Ramadhan di beban bahkan penghalang bagi orang
yang ingin fokus beribadah kepada Allah
dengan baik. Namun apabila SWT. Oleh karena itu marilah kita beristigh-
nantinya ternyata dia diberikan far kepada Allah SWT dan agar kita saling
memaafkan sehingga ketika Ramadhan
kesempatan oleh Allah SWT tiba kita dalam keadaan bersih kita dalam
bertemu dengan Ramadan Allah keadaan siap
dipanggil oleh-Nya. Maka Allah
akan tetap memberikan pahala Keempat, niat yang kuat dan hus-
nudzan kepada Allah SWT
,,pada orang tersebut.
Memasuki bulan Ramadhan, mari-
Adapun hukum berpuasa setelah lah kita azamkan mulai sekarang untuk
setengah bulan terakhir Sya’ban, ada tiga berniat mengisi Ramadhan dengan ama-
pendapat lan-amalan terbaik. Insyaallah dengan
1.. Tidak boleh / Haram niat ini Allah SWT akan memudahkan kita
2.. Makruh dalam menjalaninya. Selain itu, tanamkan
dalam hati kita untuk berbaik sangka kepa-
Kedua pendapat di atas dijelaskan ber- da Allah SWT. Berbaik sangka bahwa Allah
dasarkan hadist Nabi: SWT akan memudahkan kita untuk sampai
pada bulan Ramadhan dan bisa melaksan-
“Jika bulan Sya’ban telah sampai akan ibadah di bulan Ramadan. Bukankah
pertengahan, maka janganlah kamu ber- dalam hadist-hadist qudsi-Nya Allah ber-
puasa hingga datang Ramadhan!” (idzaa kata: “aku sesuai dengan sangkaan ham-
[i]ntashofa Sya’baanu falaa tashuumuu baku”. Ketika hambaku berkeinginan mey-
hattaa yakuuna ramadhaanu). (HR Ahmad, akini agar aku menyampaikan pada bulan
Abu Dawud, At-Tirmidziy, An-Nasa`i, dan Ramadan dengan memudahkannya, Insya
Ibnu Majah; dari Abu Hurairah RA). Allah aku akan memudahkan hambaku
tersebut
Letak perbedaan haram dan makruh-
nya adalah dalam segi memahami Hadits Salah satu keuntungan orang yang
di atas. Pendapat yang menyatakan haram memiliki niat yang kuat dari sekarang
menyatakan bahwa hadits itu bermakna adalah ketika Ramadhan tiba, ia akan
pelarangan. Adapun pendapat makruh melaksanakan ibadah Ramadhan den-
memahami bahwa konteks larangan pada gan baik. Namun apabila nantinya tern-
hadits tersebut bersifat makruh atau hal yata dia diberikan kesempatan oleh Allah
yang tidak disukai namun tidak sampai SWT bertemu dengan Ramadan Allah di-
pada hukum haram panggil oleh-Nya. Maka Allah akan tetap
3. Dibolehkan : berdasarkan jumhur ulama. memberikan pahala pada orang tersebut.
Sebuahbalasan karena dia telah berniat
Sebagaimana dijelaskan oleh al-imam dan berazam menjalankan ibadah pua-
As-syaukani dalam bukunya nya Nailul sa Ramadhan dengan baik. Rasulullah
Authar bahwa mayoritas ulama membole- SAW bersabda “barangsiapa yang berniat
hkan puasa sunah sekalipun sudah mele- melakukan amalan kebaikan anne-marie
wati setengah dari bulan Sya’ban. kemudian tidak melaksanakannya maka
Allah sudah mencatat sebuah kebaikan”
Ketiga, memperbanyak istighfar.
Pada sisa hari-hari sebelum Ramadhan Keempat hal tersebut, mudah-muda-
tiba, hendaklah kita bertaubat dengan han menjadi modal bagi kita untuk mem-
taubatan nasuha, taubat yang sebenar-be- persiapkan Ramadhan sebaik mungkin.
narnya kepada Allah SWT. Bukankah Ra- Akhirnya marilah di sisa waktu ini kita
sulullah SAW beristighfar setiap hari tidak gunakan untuk mempersiapkan diri agar
kurang dari 100x. Setelah itu, kita juga har- ketika Ramadhan datang kita sudah betul-
us saling memaafkan khususnya kesalahan betul siap sehingga Ramadhan menjadi
yang pernah kita lakukan. Sebagaimana berkah bagi kita semua, aamiin yaa rabbal
kita mengetahui bahwasanya perbuatan ‘alamiin.
06 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
MAJALAH AL-BAYAN 07
EDISI 15
KAJIAN UTAMA
MENDIDIK KELUARGA
DI BULAN TARBIYAH
Oleh: Didik Hermanto (PEMRED)
Sebagai seorang muslim yang baik, bagai Bulan Pendidikan?
Ramadhan merupakan bulan yang pal- Saat memasuki bulan Ramadhan, su-
ing dinanti oleh mereka. Khususnya umat
yang merindukan rahmat dan kasih sayang dah lumrah terlintas di pikiran tentang su-
Allah SWT. Umat yang menginkan kedeka- rat Al-Baqarah 183.
tan dengan Tuhannya. Umat yang senan-
tiasa berharap akan kemulian bulan penuh يَا أَيُّ َها الَّ ِذي َن آ َمنُوا ُكتِ َب َعلَ ْي ُك ُم ال ِ ّصيَا ُم
hikmah ini. َك َما ُكتِ َب َعلَى الَّ ِذي َن ِم ْن قَ ْب ِل ُك ْم لَعَلَّ ُك ْم تَتَّقُو َن
Ada banyak penyebutan bulan Rama- “Hai orang-orang yang beriman, diwa-
dhan. Penamaan yang banyak ini menun- jibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
jukkan kemuliaan bulan tersebut. Katsratul diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu
asmaa daalatun ‘ala syarafil musamma, art- agar kamu bertakwa.”
inya, banyaknya sebutan/nama menunjuk-
kan kemuliaannya. Kalimat taqwa pada ayat tersebut, mer-
upakan misi yang harus dicapai bagi seo-
Syahrul Qur’an, bernisbat kepada rang muslim dalam menjalani kewajiban
turunnya Al-Qur’an pada bulan Rama- berpuasa. Muslim yang bertaqwa inilah
dhan. Syahrul Qiyam merujuk pada anjuran 0utput akhir atau lulusan yang diharap-
mendirikan shalat malam (tarawih) pada kan dari sebuah madrasah bernama Ram-
bulan Ramadhan. Syahru Rahmah berar- adhan.
ti bulan kasih sayang karena pada bulan
itulah pintu-pintu rahmat Allah dibuka. Lantas, bagaimana kita sebagai orang
Syahrul jihad (bulan jihad), Syahrul Khair tua mengedukasi anak-anak kita agar
(bulan kebaikan), Syahrul Maghfirah (bu- mampu lulus dan mendapat predikat
lan pengampungan) dan masih banyak tersebut?.
penamaan lainnya.
Itulah sebenarnya tantangan orang tua.
Diantara nama-nama tersebut, terselip Yaitu bagimana menjadikan anak-anak
nama Syahrut Tarbiyah atau Bulan Pendidi- mereka memanfaatkan moment Rama-
kan. Apa yang dimaksud Ramadhan Se- dhan dengan baik sebagai pendidikan un-
tuk keluarga.
08 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
Dr. H. Hasan Basri Tanjung dalam ment dimana anak-anak merasakan beta-
sebuah artikel di laman Republika Online pa beratnya orang yang tidak makan.
menyatakan, setidaknya terdapat empat
aspek yang ditempa untuk menguatkan Ketiga, aspek intelektual (`ilmiyyah).
keluarga saat Ramadhan. Penulis mema- Ramadhan juga bisa membentuk sisi
hami bahwa ke empat aspek tersebut mer- keilmuan dalam keluarga. Hal tersebut bisa
upakan materi tarbiyahnya. dilakukan dengan membaca buku-buku
bersama mereka yang sesuai dengan usia
Pertama, Aspek Fisik (Jasadiyah) mereka. Ajaklah ke majelis-majelis taklim
Puasa sudah pasti menguji fisik seseo- di masjid terdekat, atau dengan bersa-
rang. Menahan lapar dari fajar hingga pe- ma-sama menonton kajian islam melalui
tang, bangun lebih awal saat sahur, hingga media sosial.
sholat tarawih, semuanya berhubungan Bahkan jika sesekali sholat tarawih di
dengan aktifitas fisik. rumah, berilah kesempatan kepada mere-
Untuk itu, Ramadhan mengajarkan ka untuk sekadar kultum, pidato singkat
untuk mengatur pola makan yang baik. dan lain sebagainya yang bisa menumbu-
Frekuensi makan yang hanya dua kali men- hkan semangat keilmuannya.
gajarkan keteraturan. Hal tersebut akan Keempat, aspek spiritual (ruhaniyyah)
memacu tubuh agar terjadi pembatasan Dari semua aspek yang sudah disebut-
asupan. Itulah mengapa Rasulullah SAW kan, aspek spiritual inilah yang paling uta-
berkata bahwa puasa itu menyehatkan ma. Ramadhan adalah bulan yang tepat
badan. untuk menanamkan kepatuhan dan kecin-
Untuk menunjang pendidikan pada as- taan kepada Allah SWT.
pek jasadiyah ini, seorang ayah agar men- Apabila anak belum mampu berpuasa,
jadi penggerak, misal membangunkan tanamkan terlebih dahulu bahwa puasa
keluarga waktu sahur atau pendampingan adalah kewajiban setiap muslim. Hal itu
yang intens saat sholat tarawih. Adapun bisa dilakukan dengan tetap mengajak
Ibu menyiapkan santapan terbaik meski mereka sahur atau berbuka bersama.
dengan menu sederhana. Semua harus di- Bagi anak yang sudah mau dan bisa
pahami oleh anak bahwa ini demi menja- berpuasa maka jagalah mereka, agar pua-
ga agar mereka lulus dari tempaan aspek sa yang dilakukannya adalah kualitas pua-
jasadiyah ini. sa terbaik yang mereka lakukan. Caranya,
Kedua, aspek sosial (ijtima’iyyah). tingkatkan ibadah sunnah sehari-hari
Membentuk aspek sosial dalam kel- mereka. Mulai shalat rawatib, dhuha, dan
uarga khususnya saat bulan Ramadhan tahajud. Serta dengan melakukan tilawah
bisa dilakukan dengan berbuka bersama dengan target yang sudah disesuaikan ke-
keluarga. Sikap sepele ini sangat dianjur- mampuan mereka.
kan terutama bagi mereka yang selama Tanamkan bahwa, pada saat Ramadhan
bulan-bulan lainnya sibuk dengan aktifitas ibadah sunnah akan bernilai ibadah wajib.
pekerjaan mereka. Kebersamaan saat ram- Ibadah wajib akan dilipatgandakan oleh
adhan, tidak bisa ditukar oleh apapun. Allah SWT.
Apalagi bisa menikmati hidangan sam- Akhirnya melalui moment Ramadhan
bil berbincang santai. Sebagaimana Ra- ini, seyogyanya bagi orang tua untuk
sulullah menyatakan bahwa saat makan memahami keempat aspek diatas. Seraya
adalah salah satu waktu yang paling baik berdo’a agar Allah senantiasa membantu
untuk menasihati anak. dan mempermudah mereka untuk selalu
Untuk membangun jiwa sosial lain- memberikan pendidikan terbaik di syahrut
nya, ajarkanlah anak untuk bersedekah. tarbiyah ini. Bulan pendidikan untuk anak-
Minimal saat shalat tarawih yang biasanya anak dan keluarga.
menjalankan kotak amal bagi jama’ah. ajar- Dengan begitu realisasi dari ayat “quu
kanlah juga kepada anak untuk juga pedu- waa anfisikum naara” akan bisa dilakukan
li terhadap nasib orang lain yang kurang dengan baik, sehingga bisa melahirkan
beruntung. Setidaknya mereka mampu generasi rabbi radhiyaa, generasi yang
menumbuhkan sifat mulia, diantaranya diridhoi Allah SWT. serta membawa anak-
resah melihat orang lain dalam kesusahan anak dan keluarga kita lulus menjadi orang
lalu berupaya menolongnya. yang bertaqwa. Wallahu ‘alam bishshawab.
Terlebih bulan Ramadhan adalah mo-
MAJALAH AL-BAYAN 09
EDISI 15
Ramadhan Penghapus Dosa
Oleh: Ust. Novi Maulana Yusuf, Lc, M.Pd (Guru IMAD Ikhwan)
Allah menghadirkan satu Masa satu sarnya. Apa itu dosa besarnya? dosa besar
bulan yaitu bulan ramadhan ditengah-ten- seperti berbuat Syirik kepada Allah, kemu-
gah kita sebagai bulan untuk pennyucian dian seperti membunuh, kemudian ber-
jiwa, bulan untuk menghapus segala dosa buat dosa ataupun berbuat dzalim kepada
yang kita miliki. kita berharap kepada Allah kedua orang tua dan lain sebagainya. Do-
Subhanahu Wa Ta’ala agar ramadhan kali sa-dosa besar ini bisa dihapus jika seorang
ini merupakan ramadhan yang istimewa hamba sudah bertaubat kepada Allah den-
bagi kita. Oleh karena itu, kita harus sangat gan sungguh-sungguh.
bersyukur, Allah masih menyampaikan kita
ke bulan yang penuh dengan barokah ke Maka dari itu sahabat yang dimuliakan
bulan yang penuh dengan rahmah ke bu- Allah subhanahuwata’ala. Mari kita gu-
lan yang penuh dengan maghfirah ini. nakan kesempatan yang mulia ini jangan
sampai kita lewatkan begitu saja, selagi
Salah satu diantara keistimewaan di bu- nafas dikandung badan, selagi matahari
lan ramadhan adalah sebagai bulan peng- terbit dari timur, maka selagi itu pula, kita
hapus dosa sebagaimana sabda Nabi Shal- masih memiliki kesempatan untuk ber-
lallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan taubat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala
Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu bah- dan juga untuk menghapus segala do-
wasannya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sa-dosa yang kita perbuat.
bersabda salat yang lima waktu Jum’at
ke Jum’at yang lainnya dan ramadhan ke Apalagi di bulan yang suci ini, bulan
ramadhan yang lainnya. merupakan peng- Ramadhan. Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sal-
hapus dosa, dengan syarat Jika dia meng- lam menegaskan kepada kita barangsia-
hindari dosa-dosa besar. pa yang berpuasa pada Bulan Ramadhan
dengan penuh pengharapan kepada Allah
Hadits ini memberikan faidah kepada dan keimanan kepada Allah maka niscaya,
kita bahwasannya bulan ramadhan kemu- dosa-dosa yang telah lalu diampuni oleh
dian Jum’at dan juga Salat 5 Waktu memi- Allah.
liki Fadilah keutamaan yang sangat mulia
dibanding dengan waktu-waktu yang lain- Mudah-mudahan di bulan yang suci
nya. kemudian, dosa itu terbagi menjadi ini. Kita semua bergegas untuk mensu-
dua bagian, ada dosa kecil dan juga ada cikan diri kita, untuk menghapus segala
dosa besar. dosa-dosa yang telah kita perbuat dengan
bersama-sama. Menjalankan ibadah bu-
Para ulama sepakat, dosa yang dihapus lan Ramadhan ini. Kita harus terus penuh
dalam bulan Ramadan, antara salat ke salat pengharapan kepada Allah Subhanahu wa
yang lainnya, kemudian antara Jum’at ke ta’ala dan senantiasa menjauhi dosa-dosa
Jum’at yang lainnya adalah dosa-dosa ke- besar. Mudah-mudahan di bulan Rama-
cil. Namun, tidak menutup kemungkinan dhan ini, kita bersama-sama mendapatkan
orang yang berbuat dosa besar pun akan kemuliaan tersebut dan kita dihapuskan
bisa dihapuskan segala macam dosa be- dari segala macam dosa yang kita miliki.
10 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
Membangun Istana di Surganya Allah
OleAhn: dUastm. DeindgininWginakhaynudiisnta, nAa.Mddi (sLuermgab-agapaDta-tkewmaphatS1o2siaral)kaat shalat rawatib, ada-
nya Allah Subhanahu Wa Ta’ala? atau ru- lah 4 rakaat sebelum solat juhur, 2 rakaat
mah di dalam surganya Allah? Setidaknya setelah solat juhur, 2 rakaat setelah solat
ada 11 amalan yang harus kita istiqomah- magrib, 2 rakaat setelah solat isya, 2 rakaat
kan dalam sehari semalam. Dan itu harus sebelum salat subuh.
kita lakukan sampai akhir hayat. Namun, Dengan 12 rakaat itu, Allah Jamin kita
apa saja amalan yang menjadikan kita semua dibuatkan rumah di surga-Nya. Mu-
mendapatkan istana di dalam surga nya dah-mudahan kita bisa Istiqomah dengan
Allah subhanahu wa ta’ala. 12 rokaat itu. Karena orang yang istiqomah
Yang pertama adalah melaksanakan dengan 12 rokaat itu tentunya, dia tidak
salat sunnah rawatib 12 rakaat dalam satu akan pernah meninggalkan shalat wajib.
hari satu malam. Hanya 12 rakaat saja, kita Shalat yang sunnah saja kita istiqomahkan,
dijamin oleh Allah mendapatkan pahala bagaimana mana mungkin kita akan men-
darinya kita dijamin dibangunkan istana di inggalkan yang wajib.
surganya Allah, disiapkan satu kavling un- Maka mudah-mudahan kita diberikan
tuk kita di dalam surganya. Allah subhanahu wa ta’ala untuk melak-
Sebagaimana Rasullullah SAW men- sanakan 12 rokaat tersebut. Mudah-mu-
gatakan hadist dari Ummu Habibah Radi- dahan dibangunkan surganya Allah dib-
yallahu Anha Nabi mengatakan man solla angunkan sebuah istana, sebuah rumah.
istaiasyraaata rakaatanfil yawmi fi yawmin Maka, bagi kita semua yang menginginkan
wa lailatin bunyaanahu bihinna baitun fil rumah ataupun istana di dalam surga-nya
Jannah yang artinya barang siapa yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
melaksanakan 12 rakaat salat Sunnah ra- Kita sama-sama melaksanakan salat
watib maka dengannya Allah akan mem- sunnah rawatib 12 rakaat agar dibangun-
bangun rumah di surganya. Apa kita tidak kan istana oleh Allah subhanahu wa ta’ala
ingin dibangunkan sebuah rumah di surg- di dalam surga nya Allah Subhanahu Wa
anya Allah SWT. Apa kita tidak mengginkan Ta’ala rumah di dalam surga nya. Allah
Itu semua? Subhanahu Wa Ta’ala tidak mungkin kita
Nabi SAW juga menjelaskan tem- membangun rumah di dalam surga tidak
pat-tempatnya di mana saja, 12 rakaat itu, mungkin kita di siapkan rumah di dalam
maka Aisyah RA menyampaikan: Beliau surga. Kecuali kita pun akan masuk ke da-
mendengar dari Nabi ”Barangsiapa yang lam surga nya Allah.
mendawamkan atau mengistikomahkan Bagi anda yang menginginkan surga-
dirinya, untuk melaksanakan salat Sunnah nya Allah Subhanahu Wa Ta’ala, mendap-
rawatib, maka Allah akan membangunkan atkan kavling di dalam surga nya Allah
rumah di surga-Nya. Subhanahu Wa Ta’ala, kerjakan 12 rakaat
Yang pertama, ada pada 4 rakaat sebe- tersebut. Jadi diantara 11 amalan yang di-
lum shalat dzuhur, 2 rakaat setelah shalat jamin Allah Subhanahu Wa Ta’ala mendap-
dzuhur, 2 rakaat setelah shalat magrib, atkan rumah di dalam surga. Yang pertama
2 rakaat setelah shalat isya dan 2 rakaat adalah melaksanakan 12 rakaat salat ra-
sebelum salat subuh.” Jadi, itu adalah tem- watib. Nantikan 10 amalan-amalan lainnya.
MAJALAH AL-BAYAN 11
EDISI 15
RAGAM PESANTREN
DATANGKAN CHEF BERPENGALAMAN,
HCD GELAR PELATIHAN DAPUR
27/03/21Cikarang Barat (,) Unit Hu- oleh unit HCD menggunakan sistem kuri-
man Capital Development mengadakan kulum sebelum acara berlangsung.
pelatihan kedapuran yang dipesertai oleh
Sumber Daya Insani atau SDI Kedapuran, Pada sesaat para SDI kedapuran sedang
dengan tujuan meningkatkan kualitas ser- mengikuti pelatihan, para santri imad akh-
ta kuantitas yang akan diterapkan oleh SDI wat membantu menyediakan hidangan
kedapuran. untuk para santri dan para SDI di unit lain-
nya.
Dengan diadakannya pelatihan terse-
but diharapkan dapat meningkatkan pula Red: celvinzaky
servis serta kinerja para SDI kedapuran
seperti yang dipaparkan oleh Ust. Luthfil
Hakim selaku Direktur unit HCD.
Pelatih yang dihadirkan yaitu Chef Fad-
jar Zein, dengan pengalamnnya, ia pernah
diundang dalam beberapa kali kesem-
patan untuk menghadirkan kuliner khas
nusantara untuk ratusan khalayak dan ka-
rena pengalamannya pun ia juga pernah
dipinta untuk menghidangkan beberapa
hidangan dihadapan beberapa petinggi
negara seperti King Salman bin Abdulaziz
al-Saud adalah Raja Arab Saudi ketujuh
dan Mantan Presiden Ri Susilo Bambang
Yudoyono.
sebagai penempatan diadakannya aca-
ra yaitu adalah dapur utama pada saat ini
yang berada di dalam area asrama imad
akhwat. teknis diadakannya pelatihan
yaitu selama sebulan akan ada 2 kali per-
temuan yaitu setiap hari sabtu pada pukul
13.00 hingga selesai dan pada hari ahad
pada pukul 09.00, dengan tahapan yang
telah disusun dengan sedemikian rupa
12 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
MENGASAH NALAR SANTRI
MENJADI LOGIS DAN REALISTIS
Meski dalam kondisi pembelajaran se-
cara daring. pemerintah tetap memberikan
prioritas kegiatan pendidikan siswa. hal ini
ditunjukkan dengan mengadakan kompe-
tisi naralia untuk siswa seluruh indonesia.
Dalam hal ini SDIT Daarul Fikri turut ber-
partisipasi. Seluruh santri level atas (kelas
empat sampai enam) didapuk menjadi pe-
sertanya. Jumlahnya tak kurang dari 114
santri ikhwan dan akhwat Mereka mengi-
kuti kompetisi guna untuk mengasah otak
para santri agar berfikir ssecara nalaria.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00-
11.00 WIB, kamis (25/03/21) yang terbagi
menjadi tiga sesi. tempatnya mengguna-
kan fasilitas laboratorium Komputer di Pe-
santren Terpadu Daarul Fikri.
Kompetisi matematika nalaria realistic
(KMNR), berlangsung secara antusias dan
penuh konsentrasi dari para santri, serta
guru yang tetap menjaga penuh hingga
acara berakhir dengan lancar. “dengan ini
saya baerharap santri mujahid maupun
mujahidah yang mengikuti kompetisi ini
dapat menjalankan nalarnya menjadi logis
dan realistis,” tukas bagian kurikulum SDIT
pada akhir wawancara.
MAJALAH AL-BAYAN 13
EDISI 15
SERENTAK, SELURUH UNIT ADAKAN
LIFESKILL MEMBUAT TELUR ASIN
Pesantren Terpadu Daarul Fikri Ci- uluran tangan dari pihak pesantren untuk
karang Barat telah mengadakan kegiatan kemaslahatan Pesantren Terpadu Daarul
life skill telur asin. Secara bertahap, life Fikri cabang Sorong, Papua Barat. Diharap-
skill ini diadakan sesuai dengan unit yang kan dengan diadakannya life skill tersebut
mengadakan agenda tersebut. Seluruh dapat memberikan sedikitnya uluran tan-
unit mengadakan kegiatan tersebut secara gan kepada terbangunnya sekolah yang
serentak, karena memang melihat peluang berada di cabang Sorong, Papua Barat.
yang ada membuat seluruh unit mengada-
kan kegiatan tersebut secara serentak. Tak lain dari itu, harapan dari para guru
Seluruh unit dari mulai Mi-U, SD-IT, SMP-IT pun hampir sama, supaya para santri bu-
MFDS hingga unit IMAD melaksanakannya. kan hanya dapat memiliki kemampuan
Khususnya, untuk unit SD-IT sendiri men- dibidang akademik atau hard skill saja
gadakan kegiatan ini pada 24-27/03/2021. akan tetapi soft skill juga didapatkan dari
pendidikan sekolahnya.
Kegiatan tersebut terlebih dahulu
didemokan oleh seluruh guru dari setiap “Harapan besar kami dengan diada-
unit kepada setiap santrinya. Terlebih da- kannya kegiatan LIFESKILL ini yang perta-
hulu setiap unit diberikan telur bebek yang ma semoga bisa menjadi bekal untuk anak
masih utuh secara merata kepada setiap anak tidak hanya unggul dalam bidang
kelasnya, yang diwakilkan dengan mem- akademik tetapi juga mempunyai skill-skill
berikannya kepada para guru. Sebelum yang akan mereka terapkan setelah kelu-
diadakannya demo yang terlebih dahulu ar dari sekolah ini, dan yang ke dua agar
dilakukan oleh para guru, seluruh guru anak-anak tidak hanya tau menikmati ses-
telah diberikan training terlebih dahulu uatu tetapi juga dapat mengetahui proses
agar dapat memberikan pemahaman dan dari sesuatu tersebut dan bisa menghargai
penjelasan yang gamblang dan jelas kepa- segala bentuk pemberian.” ujar Ust. Hafidz
da setiap santrinya. selaku kepala sekolah SD-IT Daarul Fikri.
Alasan tersendiri dengan diadakann- Red: Aly Ichsan
ya life skill tersebut yaitu sebagai bentuk
14 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
RAMADHAN BERSAMA PESANTREN LANSIA
Pandemi bukan malah menjadi sua-
tu tantangan. Akan tetapi, dapat menja-
di ajang bagi para orang tua untuk bisa
menuntut ilmu lebih dalam mengenai is-
lam di Pesantren Lansia. 04-18 Ramadhan
terpilih menjadi hari dimana dilaksanakan-
nya agenda bulanan Pesantren Lansia, atau
bertepatan pada tanggal 16-30 April 2021.
kesedihan atau kemurungan tak nam-
pak di air muka mereka. “Saya gak tau
kenapa malah ini yang saya tunggu-tung-
gu. Yaitu, adanya pelaksanaan pesantren di
Bulan Ramadhan.” Ujar salah satu peserta
Pesantren Lansia.
Para peserta Pesantren lansia kali ini,
adalah para peserta yang sudah menja-
di alumni atau telah mengikuti agenda
Pesantren Lansia sebelumnya. Karena
memang, banyak dari para alumni yang
menginginkan dan mengidam-idamkan
mengikutinya pada Bulan Ramadhan.
Semangat belajar yang dimiliki oleh
para peserta. Dapat terlihat dari bagaima-
na cara mereka mengikuti jam pelaja-
ran. Sampai-sampai ada seorang peserta
yang mengajukan kepada Ust. Didin, se-
laku panitia, untuk mengadakan Shalat
Tahajjud berjama’ah, yang pada awalnya
memang tak diwajibkan kepada peserta
untuk mengikuti acara tersebut.
red: Yusril dan Celvin
MAJALAH AL-BAYAN 15
EDISI 15
GALERY KEGIATAN
MI MATHLAUL ULUM
Achivement Motivation Training santri Lifeskill membuat salad buah Satri MI
kelas VI MI Mathlaul Ulum dalam Rangka kelas 1 sampai 6. Mereka antusias belajar
persiapan rangkaian ujian kelas akhir membuat salad sambil mencoba.
Lifeskill membuat tempat pensil dari Santri Mujahid MI sedang konsentrasi
bahan bekas dan kain flanel. Terlihat santri membuat tempat pensil sebagai rangkaian
mujahidah sedang bekerja sama. kegiatan lifeskill.
SDIT DAARUL FIKRI
Pembekalan Ramadhan Bersama Ust. Santri Level 6 SDIT sedang melakukan
Didin Wahyudin (Lembaga Dakwah Sosial) Plating untuk lomba tumpeng sebagai
diikuti oleh seluruh Guru SDIT Daarul FIkri bagian dari ujian pratik mereka
Para Santri sedang mendengarkan Sebagian santri kelas akhir SDIT sedang
pengarahan dari guru tentang petunjuk merapikan hasil karya ujian praktik berupa
dan pelajsanaan ujian praktik kelas akhir karya dari bahan kain flanel
16 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
SMPIT DAARUL FIKRI
Pemateri Kegiatan AMT santri SMPIT Peserta dengan antusias mendengarkan
Fullday sedang menyampaikan motivasi materi.
untuk peserta yaitu kelas 9
Pengukuhan pengurus osis Akhwat, Simbolis penyerahan dokumen Serah
dipimpin oleh kesiswaan SMPIT Fullday, terima amanah kepengurusan dari
Ust. Aziz pengurus lama ke pengurus baru.
IMAD CABANG BREBES
Pelaksanaan apel pekanan sebelum Kegiatan tilawah dan muraja’ah yaumi
beraktifitas masuk kegiatan sekolah. Diisi setelah pelaksanaan sholat fardhu
dengan motivasi oleh salah satu guru. berjama’ah.
Menggali potensi dan melatih bakat Para santri mengisi waktu luang dari
santri dalam kegiatan muhadharah kubro. aktifitas yang padat dengan bermain sepak
dilaksanakan dengan antusias oleh santri bola di area pesantren
MAJALAH AL-BAYAN 17
EDISI 15
LAPORAN KHUSUS
MENYAMBUT RAMADHA
Beberapa bulan berlalu tak terasa begi- Daarul Fikri. Keceriaan dapat dilihat dari
tu cepat, hingga akhirnya kita dipertemu- senyum dan kebahagiaan yang terukir di
kan oleh Bulan Suci Ramadhan. Semua unit muka para santri RA TK Alam Daarul Fikri.
Pesantren Terpadu Daarul Fikri menyam- Tak hanya itu, para santri TK Alam juga
but bulan suci ini dengan berbagai macam menampilkan berbagai penampilan di aca-
acara, seperti mengadakan Muhadhoroh, ra muhadhoroh yang diadakan oleh pihak
tausiyah dan lain sebagainya. sekolah
Tanggal 5 sampai dengan 9 April 2021 MI-U Mathlaul Ulum mengadakan Mu-
atau bertepatan pada akhir bulan Sya’ban hadhoroh yang digilir dari level bawah
,dalam urutan perhitungan tahun hijri- dan dilanjut oleh level atas pada hari se-
yah, menjadi hari-hari dimana seluruh unit lanjutnya. Penampilan yang dihadirkan
mengadakan penyambutan Bulan Suci dispesialkan untuk menyambut Bulan Suci
Ramadhan. Ramadhan seperti menyanyi dan lain se-
bagainya.
RA TK alam mengadakan pawai den-
gan berkeliling daerah pesantren. Dengan SD-IT Daarul Fikri menyambut bulan
menumpang beberapa kereta-kerataan suci dengan mengadakan pentas seni den-
yang disewa oleh guru-guru RA TK Alam gan mementaskan penampilan yang dita-
18 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
AN DENGAN SUKA CITA
mpilkan oleh perwakilan dari setiap kelas Kubro di akhir Sya’ban. Sebenarnya agen-
santri SD-IT. Waktu ditentukan oleh kepala da ini telah rutin diadakan oleh unit MBS
sekolah SD-IT dengan mendahulukan level baik ikhwan maupun akhwat. Namun, spe-
bawah yang dilanjut level atas pada hari sial pada Muhadhoroh kali ini adalah den-
selanjutnya. selain itu, mereka juga men- gan mengundang para dewan Kiai untuk
gadakan acara mendongeng mengenai bisa turut hadir menyaksikan gemerlapnya
Bulan Suci Ramadhan. acara tersebut.
SMP-IT MFDS Daarul Fikri mengadakan Di awal Bulan Ramadhan, seluruh
tausiyah ringan diawal Ramdhan dengan santri diberikan kelonggaran untuk bisa
mengundang Ust. Didin menjadi pengisi merasakan buka puasa bersama dengan
acaranya. Dengan mengundang beliau di- sanak keluarga pada tanggal 12-14 April
harapkan dapat memberikan pengarahan atau bertepatan pada akhir bulan Sya’ban
ringan bagaimana menghadapi Bulan Suci dan pada awal bulan Ramadhan. Perban-
Ramadhan. yak ibadah dan manfaatkan waktu sebaik
mungkin dan tinggalkan maksiat adalah
IMAD MBS Daarul Fikri tak mau kalah pesan dari kami selaku Redaktur Majalah
dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan, Al-Bayan pada awal Bulan Ramadhan ini.
yaitu dengan mengadakan Muhadhoroh
MAJALAH AL-BAYAN 19
EDISI 15
OPINI
Daarul Fikri dan Empat Pilar
Pendidikan ala UNESCO
Karya : Anang Faozi (Guru SDIT Daarul Fikri)
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa
Indonesia), pendidikan diartikan dah diterapkan di Daarul Fikri!
sebagai proses pembelajaran bagi individu 1. Learning to know (belajar untuk
untuk mencapai pengetahuan dan pema-
haman yang lebih tinggi mengenai ob- mengetahui).
jek-objek tertentu dan spesifik. Sedangkan Pada tahapan ini sisi kognitif siswa
pilar artinya tiang penguat (dari batu, be-
ton). Selain itu, pilar juga diartikan sebagai yang ditekankan, artinya belajar untuk
dasar, induk, dan pokok. Pilar pendidikan mengetahui berbagai ilmu yang diajarkan
adalah sebagai dasar atau pokok untuk di sekolah menjadi sangat penting. Ini ter-
mencapai pengetahuan dan pemahaman masuk salah satu pilar yang terendah di
bagi individu secara fisik dan mental yang antara empat pilar yang lain. Adapun ko-
bebas dan sadar kepada Tuhan. relasinya dengan Daarul Fikri yaitu santri
Berbicara tentang pilar pendidikan, (sebutan untuk murid di Daarul Fikri) di-
UNESCO (United Nations Educational, sci- tuntut untuk belajar mengetahui berbagai
entific and Cultural Organization) yang bidang ilmu dengan mata pelajaran seper-
merupakan sebuah organisasi internasion- ti umum, keislaman, dan Al-Quran. Ketiga
al di bawah naungan PBB yang menguru- mata pelajaran tersebut pun mempunyai
si semua hal yang berhubungan dengan cabang-cabang seperti Matematika, Tem-
pendidikan, sains, serta kebudayaan dalam atik, Bahasa Indonesia, PKN, IPA (Umum).
rangka meningkatkan rasa saling meng- Untuk mapel keislaman ada Bahasa Arab,
hormati yang berlandaskan pada keadilan, Fiqih, Hadist, Siroh, dan Aqidah. Semen-
peraturan hukum, serta HAM, telah mene- tara untuk pelajaran Al-Quran ada Tahfid-
tapkan empat pilar pendidikan. zul Quran, Tahsinul Quran, dan Tajwid. Itu
semua merupakan mata pelajaran yang
diajarkan di unit SDIT Daarul Fikri. Mung-
kin akan berbeda kondisinya di unit yang
Sebelum kita bahas apa saja empat lain (bisa jadi ada penambahan mata pela-
pilar pendidikan itu, ternyata di Daarul jaran).
Fikri pun yang notabenenya merupakan
sebuah lembaga pendidikan formal yang Selain itu sebagai penunjang media
berasazkan Islam, sudah menerapkan hal pembelajaran, di sekolah ini juga mempu-
tersebut. Yuk kita cari tahu apa saja keem- nyai banyak guru profesional lulusan fakul-
pat pilar pendidikan ala UNESCO yang su- tas dan ma’had yang sudah tidak diragukan
lagi kemampuannya. Sarana perpustakaan
20 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
yang bisa dikunjungi oleh semua santri Di Daarul Fikri sendiri memberi-
kapan saja, jaringan internet yang bisa di- kan fasilitas untuk menunjang santri agar
akses saat pembelajaran komputer, outing menemukan kepercayaan diri dalam
santri ke tempat-tempat edukasi sebagai mengembangkan minat dan bakatnya.
ajang memperkaya khazanah keilmuan, Seperti pelajaran performa misalnya. Di
dan masih banyak lagi sisi kognitif santri dalam pelajaran ini santri diberikan tu-
yang terasah di sekolah ini. Pada intinya, gas oleh guru untuk membuat kerajinan
learning to know yang dicanangkan UNES- tangan dari bahan bekas atau membuat
CO sebagai salah satu dari empat pilar pen- menu makanan menggunakan bahan
didikan sudah terlaksana di Daarul Fikri. yang sederhana. Selain itu program ekskul
juga berperan aktif dalam mensupport sisi
2. Learning to do (belajar untuk mel- pengembangan diri. Ada banyak materi
akukan sesuatu). ekskul yang bisa dipilih seperti meman-
ah, futsal, pramuka, MHQ, MTQ, kaligrafi,
Tentunya tidak akan cukup jika siswa mewarnai, pidato, dan masih banyak lagi.
hanya sekedar tahu atau hapal serta pa- Di sekolah ini juga mempunyai majalah
ham akan berbagai bidang ilmu yang su- Al-Bayan, di mana seluruh santri bisa men-
dah diajarkan di sekolah. Hal yang harus girimkan karya terbaiknya berupa puisi,
dilakukan setelahnya adalah bagaimana cerpen, komik, karikatur, resensi, opini, dan
mereka mempraktikkan apa yang sudah masih banyak rubrik lain yang bisa dicoba.
diketahui melalui tindakan nyata dalam
kehidupan sehari-hari. Itulah wujud dari Pada intinya pembentukan karak-
pilar yang kedua ini, yaitu bagaimana siswa ter percaya diri, pengaktualisasian individu
mampu untuk mengaplikasikan ilmu yang yang bertanggung jawab dengan pilihan-
sudah mereka dapatkan di sekolah ke da- nya, dan memunculkan ketrampilan yang
lam kehidupan sosial bermasyarakat. dimiliki setiap santri sebagai wujud dari
pilar pendidikan yang ketiga, sudah terlak-
Santri-santri di Daarul Fikri sudah sana di Daarul Fikri.
tidak asing lagi akan hal itu. Dimana mere-
ka selalu digembleng dengan doktrin posi- 4. Learning to live together (belajar
tif agar kelak mampu terjun ke dalam med- hidup bersama).
an dakwah dengan bekal ilmu yang sudah
didapatkan. Terbukti banyak santri Daarul Sebagai makhluk sosial tentunya
Fikri yang menjadi imam shalat tarawih di siswa tidak bisa hidup sendiri tanpa bantu-
masjid-masjid, menjadi khatib saat shalat an orang lain. Belajar pada tahap ini mem-
Jumat, ikut dalam kegiatan sosial kemanu- berikan makna agar mereka terhindar dari
siaan, aktif dalam kegiatan politik, mampu sifat egoisme yang mengarah pada chau-
menerapkan pengobatan thibun nabawi vinisme. Metode pembelajaran ini mem-
(bekam), mampu mengoprasikan perang- berikan dorongan agar siswa mempunyai
kat media visual, dan seabrek kegiatan lain kecerdasan sosial (social intelligence) se-
yang merupakan wujud dari pilar yang bagai bekal untuk hidup bermasyarakat.
kedua, yaitu penerapan konkrit dalam ran-
ah kognitif, afektif, dan psikomotor. Di Daarul Fikri sendiri wujud pen-
erapan pilar yang keempat yaitu pendidi-
3. Learning to be (belajar mengem- kan dengan sistem boarding school (pe-
bangkan diri). santren). Ada banyak santri yang berasal
dari berbagai suku di seluruh Indonesia.
Bentuk pilar yang ketiga yaitu Mereka belajar bersama tanpa membe-
siswa diberikan kebebasan untuk meng- dakan latar belakang daerah. Sudah pasti
gali potensi apa saja yang ada dalam diri akan ditemukan banyak perbedaan. Tapi di
mereka untuk kemudian mengembang- sinilah para santri dituntut untuk bersikap
kannya menjadi sebuah habbit dan karak- dewasa dan saling menghargai satu sama
ter positif. Belajar dalam konteks ini bertu- lain. Dengan berbekal itulah, kader Daarul
juan untuk meningkatkan potensi peserta Fikri kelak akan mampu menghadapi dan
didik sesuai dengan minat dan bakatnya bertahan hidup di tengah masyarakat
atau tipe-tipe kecerdasannya (types of in- yang majemuk. Itulah keempat Pilar Pen-
telligence). Peran sekolah dan guru sangat didikan ala UNESCO yang sudah diterap-
penting dalam pilar ini karena pendidikan kan di Daarul Fikri. Bagaimana, apa kamu
di sini bertujuan untuk meningkatkan rasa tertarik untuk mendaftarkan diri di sekolah
percaya diri (self confidence) pada siswa ini tahun depan?
untuk menentukan jalan hidupnya di masa
yang akan datang.
MAJALAH AL-BAYAN 21
EDISI 15
ORANGTUA MITRA PONDOK
Oleh: Eti Risnawati, S.Pd (Guru MBS AKHWAT)
Aneh tapi nyata, ketika masih ada or-
angtua yang berkata “Kenapa anak bimbing. Mereka semua harus dipercayai
saya harus dibawa pulang, ustadzah, kan dengan seutuhnya, dengan sebuah keyak-
saya masih sakit” Harusnya di pesantren inan bahwa perantara mereka sang anak
saja diobati sampai sembuh”. Sekilas kali- akan menjadi sosok manusia yang sesuai
mat tersebut seolah biasa, tapi menjadi dengan harapan.
hal yang sangat menarik untuk dicermati
bagi sebagian orang yang berkecimpung Kedua, Siap menjadi partner, guru, ling-
di bidang pendidikan, Mengapa? Karena kungan dan orangtua bak segi tiga emas
sejatinya pesantren yang sesungguhnya yang tidak bisa dipisah satu sama yang
tempat lahirnya para pahlawan dan para lainnya. Partner dalam berbagai hal, bisa
pemimpin yang kuat keimanannya,dalam saling mengisi, saling bekerjasama dan
keilmuannya dan terpuji akhlaknya.Tetapi saling melengkapi sehingga menjadi satu
dipandang laksana ‘bengkel mobil’. Yang kesatuan yang utuh.
datang dalam keadaan rusak, keluar sudah
dalam keadaan siap dipakai. Ketiga, Siap bekerjasama, berkomu-
Pesantren yang merupakan tempat nikasi yang harmonis dan berkorban da-
yang paling tepat untuk memupuk, mem- lam bentuk apapun. Ketika ada persoalan
bina dan mencetak manusia unggul,sangat di kedepankan tabayyun di tempat yang
dibutuhkan peran serta dari semua pihak tepat, kepada pihak terkait dan dengan
terutama orangtua, peran tersebut antara bahasa yang santun dan solutif.
lain. Pertama, memberikan kepercayaan
(Trust) kepada lembaga tempat sang buah Keempat, Menjadi keluarga. Jika ker-
hati dititipkan. jasama sudah terjalin harmonis antar wali
Di lembaga ada pengurus yayasan, ba- santri dan pihak pesantren maka akan
gian admin, manajemen, para ustadz dan tercipta laksana keluarga besar yang sal-
ustadzah dan juga para kakak-kakak pem- ing menyayangi, memahami dan saling
menanggung kesulitan satu dengan yang
lainnya.
Kelima, Do’a . kata ini pendek tapi men-
22 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
gandung ma’na yang dalam, bagi seorang ya, Abdullah Gymnastiar berkata “Semua
ibu atau bapak yang anaknya di pesantren, biaya, waktu, tenaga, pikiran orangtua
sudah dapat dipastikan tarikan napasn- untuk mendidik, melatih dan membina
ya pun berisi do’a terbaiknya untuk sang anak, ini tidak boleh disebut pengeluaran,
buah hati tercinta. ini adalah investasi “. Itu adalah modal kes-
uksesan dunia dan akhirat untuk orangtua
Orangtua sebagai mitra pondok adalah karena itu tidak hilang kalau pengeluaran
hubungan kerjasama yang harmonis dan itu hilang, pada saat orangtua mengeluar-
bersinergi antar orangtua dengan pihak kan semua biaya untuk pendidikan anak-
pondok dalam mendidik, mencetak para nya maka pada saat itu sedang menanam
santri penerus bangsa dan umat.Tidak lagi investasi anak yang sholeh yang menjadi
ditemui orangtua yang memarahi guru bekal kehidupan akhirat.
anaknya sendiri bahkan membentak den-
gan nada dan kata-kata yang tidak pantas Tangan-tangan halus mereka lah yang
diucapkan dari seseorang yang menitip- akan menarik kedua orang tua memasuki
kan anaknya selama 24 jam dalam kurun jannah Allah SWT. Jika hal sudah menjadi
waktu yang lama. mindset bagi setiap orangtua tidak akan
“Semua biaya, waktu, tenaga, pikiran orangtua untuk
mendidik, melatih dan membina anak, ini tidak boleh
disebut pengeluaran, ini adalah investasi “. Itu adalah
modal kesuksesan dunia dan akhirat untuk orangtua
karena itu tidak hilang kalau pengeluaran itu hilang,
pada saat orangtua mengeluarkan semua biaya untuk
pendidikan anaknya maka pada saat itu sedang
menanam investasi anak yang sholeh yang menjadi
bekal kehidupan akhirat”
Apabila hal ini sampai terjadi dikha- ada lagi orangtua yang marah-marah ka-
watirkan keberkahan ilmu yang akan diter- rena pembiayaan pendidikan yang mahal,
ima oleh sang anak akan berkurang bahkan mereka akan bersikap menerima dan akan
tidak ada. Orangtua menjadi mitra diskusi melakukan apa saja yang penting masih
terkait perkembangan santri, bagaimana dalam keridhoan Allah SWT, jual mobil,
sholat jama’ahnya anak saya? Bagaimana jual tanah bahkan bisa menjual harta yang
rasa empati anak saya, apa sudah tumbuh? mereka miliki demi untuk kelancaran dan
Apa anak saya bisa mengantri? Seharusn- kesuksesan anak-anaknya. Selanjutnya
ya pertanyaan-pertanyaan itu yang sering merajut kerjasama yang baik dengan pi-
muncul dan menjadi diskusi menarik dian- hak pondok untuk bergandeng tangan
tara kedua stake holder ini. mengikuti perkembangan sang buah hati
dari waktu ke waktu dengan terus mem-
Bukan malah sebaliknya justru pem- berikan support, motivasi dan dukungan
bicaraan dan bahkan debat yang tidak ada yang yang oll out demi melahirkan gener-
manfaatnya, terlebih pada soal “UANG“ asi qur’ani berakhlak islami yang dicita-ci-
Biaya terlalu besar yang harus dikeluarkan, takan baik oleh orangtua maupun pondok.
perhitungan yang tidak tepat dari bagian
admin dan soal sarana dan prasarana yang Dengan sebuah harapan “ Apapun pro-
seharusnya tak patut untuk dikritisi terlalu fesi anak – anak kita kelak, tetap melekat
tajam, karena sejatinya hal itu sudah ada pada hati dan fikiran mereka hafalan al-
yang memikirkannya, hanya saja waktu qur’an 30 juz yang terimplementasi pada
pelaksanaan nya mengikuti kemampuan perilaku mereka”. Sukses buat para santri
yayasan dan kondisi yang memungkinkan. boarding school, siap menjadi pemimpin
umat di masa yang akan mendatang. Allah
Ada hal yang menarik dari perkataan Akbar….!!!
penceramah kondang yang juga menjadi
pimpinan pondok pesantren Daarut Tau-
hid Bandung dalam salah satu ceramahn-
MAJALAH AL-BAYAN 23
EDISI 15
Mendidik Anak Usia Remaja
Oleh: Rahmat Hidayat (Guru IMAD Ikhwan)
Alhamdulillah, dikesempatan kali ini
kita dipertemukan dalam karya tulis 1. Anak remaja sering menjadi ter-
Opini yang bertemakan Pendidikan / Dak- lalu percaya diri dan ini seiring dengan
wah / Parenting. Dan judul yang ada dalam perkembangan emosinya yang mening-
tulisan ini adalah “Mendidik Anak Usia Re- kat, akibatnya ia sukar menerima nasihat
maja”karna saya pun mengajar diunit yang dari orang tuanya.
bernotaben pelajar remaja.
Anak adalah amanah luar biasa yang 2. Anak remaja mulai menyampaikan
diberikan oleh Allah kepada Manusia, ke- kebebasan dan haknya untuk mengemuka-
hadiran seorang Anak Dalam Keluarga di- kan pendapatnya sendiri. Tak jarang hal ini
harapkan dapat menjadi penerus generasi sering menciptakan ketegangan antara re-
orang tua nya dan juga seorang anak yang maja dan orang tua.
sholeh atau sholehah adalah dambaan set-
iap orang tua. 3. Anak remaja mulai mengalami pe-
Seperti yang kita pahami, seorang anak rubahan fisik yang luar biasa, baik pertum-
tak selamanya terus menjadi anak kecil. buhan maupun seksualitasnya.
Seiring bertambahnya usia, mereka akan
tumbuh mulai dari bayi, anak-anak, remaja 4. Anak remaja lebih mudah dipengaru-
lalu dewasa. Kali ini artikel saya akan sedik- hi oleh teman-temannya. Ini berarti pen-
it membahas tentang bagaimana cara garuh orang tua mulai melemah. Misalnya
mendidik anak usia remaja. model pakaian yang sedang populer di
Remaja dibagi menjadi 2 yaitu rema- kalangan artis-artis korea, seorang remaja
ja awal dan remaja akhir. Remaja awal pasti ada keinginan untuk meniru model
rentang usia 12/13 tahun (bagi peremp- pakaian sang artis idola tersebut demi in-
uan) dan 17/18 tahun (bagi laki-laki), rema- gin terlihat cantik dan sempurna layaknya
ja akhir rentang usia 17/18 tahun (bagi per- artis papan atas. Tapi apa yang terjadi ke-
empuan) dan 21/22 tahun (bagi laki-laki). tika seorang remaja tersebut berdandan
Baiklah, sebelum saya berikan beber- model pakaian yang tidak sesuai dengan
apa cara mendidik anak remaja. Saya akan norma dalam masyarakat sekitar kita, pasti
ulas terlebih dahulu beberapa fase dimasa orang tua menegur dan akhirnya remaja
seorang anak remaja: tersebut tak lagi mendengarkan apa yang
dikatakan orang tuanya, ia lebih menden-
garkan saran dari temannya yang sejalan
dengan apa yang ia inginkan.
Berikut beberapa cara yang bisa di ter-
24 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
apkan dalam mendidik anak remaja: sebagai orang tua tapi juga menjadi sa-
1. Meluangkan Waktu Bersama habat bagi anak remaja Anda. Terkadang
Luangkanlah sedikit waktu misal ketika perbedaan usia antara orang tua dan anak
membuat anak merasa canggung untuk
hari libur, sore hari sambil minum teh di menyampaikan pendapatnya. Jangan
teras depan rumah atau malam hari sebe- selalu memposisikan diri Anda sebagai
lum tidur saat-saat inilah merupakan wak- orang tua yang mempunyai kuasa dan ka-
tu yang cukup hangat untuk kebanyakan ta-katany harus selalu dipatuhi. Anda har-
keluarga untuk bercengkerama mencerita- us pintar-pintar dan jeli membaca situasi,
kan segala hal yang telah mereka alami da- kapan Anda harus menjadi orang tua dan
lam seharian ini. Pada saat seperti ini orang kapan Anda harus menjadi teman untuk
tua bisa meluangkan waktu untuk meng- anak Anda. Misalnya ketika anak sedang
gali cerita apa yang telah dialami anak, mendapat masalah, Anda sebagai orang
lebih-lebih ketika anak terlihat murung tak tua langsung memarahi dan memberikan
seperti biasanya. Berikanlah kenyamanan pertanyaan-pertanyaan yang memojok-
agar anak tidak merasa sendiri dan mere- kannya, itu akan tambah membuat anak
ka merasa nyaman karena Anda sebagai Anda marah. Berbeda ketika Anda ber-
orang tua selalu peduli, selalu menyayangi peran menjadi sahabat tempat dimana ia
dan selalu mendukungnya. mencurahkan segala isi hatinya, ia akan
merasa nyaman dan plong ketika bisa
2.Berikan Pendidikan Agama Yang mengungkapkan perasaan yang selama ini
Cukup ia pendam karena tidak tahu ingin berbagi
kepada siapa.
Berikanlah pendidikan agama yang
kuat dengan cara menanamkannya se- 5.Tanamkan Tanggungjawab Dalam
jak dini agar anak yang sedang beranjak Kebebasan
dewasa tidak terjerumus pada jalan yang
salah/kelam. Bagaimanapun pendidikan Mulailah dengan menyakinkan
agama adalah fondasi yang kuat bagi kar- diri sendiri bahwa anak Anda sedang
akter seseorang. Misalnya cari tahu apakah memasuki tahap perkembangan di da-
anak remaja Anda sudah mendapatkan lam kehidupan sosialnya. Sebaiknya Anda
pendidikan seks dan narkoba yang cukup sebagai orang tua memberikan kebeba-
di sekolahnya, serta berikan anak Anda san pada anak, namun tetap diikuti den-
tambahan pendidikan tentang kedua hal gan menanamkan tanggungjawab yang
tersebut dengan tepat, agar anak tidak tidak boleh dilanggar oleh anak. Katakana
penasaran dan tergoda untuk mencari padanya Anda mendukung dan memberi
sendiri informasi tentang kedua hal terse- kebebasan pada mereka untuk berkreasi
but ditempat lain yang sumbernya Anda selama hal tersebut dalam hal yang positif.
tidak tau benar atau salah.
Jangan mengekang anak remaja. Saat
3.Percaya Pada Anak Anda mengekang dan mengikatnya terla-
Berikan kepercayaan kepada anak-anak lu kuat, mereka justru akan berontak dan
Anda. Karena ketika orang tua memberi semakin kuat untuk mencoba melepaskan
atau menaruh kepercyaan yang besar ke- dirinya. Berikanlah kebebasan disertai den-
pada anak, maka anak akan lebih menghar- gan batasan-batasan tertentu yang mem-
gai dan merasa bertanggung jawab untuk buat anak dapat merasa bebas untuk ber-
menjaga kepercyaan yang telah diberikan kreasi tetapi juga tetap dalam pengawasan
oleh orang tuanya. Biarkanlah anak-anak orang tua.
Anda menerima konsekunsi atas hal yang
telah dilakukannya, misalnya ketika Anda 6.Coba Mengerti Dunia Anak
sudah melarang anak untuk tidak melaku- Seperti pepatah yang sudah sering kita
kan hal itu, tetapi anak mengabaikannya, dengar “Tak Kenal Maka Tak Sayang” isti-
maka biarkanlah anak menerima konse- lah ini dapat menggambarkan dunia anak
kunsi atas apa yang telah ia perbuatanya. zaman sekarang. Zaman remaja orang tua
Langkah ini akan membuat anak menjadi kita dulu pasti beda dengan zaman remaja
remaja yang mendiri dan juga berhati-hati anak sekarang. Oleh sebab itu, mau tidak
dalam segala sesuatu ketika akan bertin- mau Anda harus belajar tentang dunia
dak maupun akan mengambil keputusan. anak remaja zaman sekarang, agar Anda
4.Menjadi Sahabat Untuk Anak Anda sebagai orang tua bisa lebih mengerti
Tempatkan diri Anda, bukan hanya dunia anak sesuai dengan perkembangan
zaman.
MAJALAH AL-BAYAN 25
EDISI 15
SPUM
Tibanya Ramadhan Usainya
Kemaksiatan
Oleh: Celvin Zaky (Santri IMAD Ikhwan)
Mungkin banyak orang berpikiran angan atas saja yang dapat merasakan
dan atau berpendapat bahwa pe- momen ini, tetapi dari seluruh segi kalan-
nulis akan berbicara mengenai sesuatu hal gan juga dapat merasakan momen yang
yang biasanya sedang viral atau booming begitu berharga ini.
pada saat ini, seperti nongkrong malem,
pacaran dan segala jenis pembuangan
waktu lainnya, maksiat maksudnya ya Menjadi seseorang yang telah berubah
gengs. Karena memang umumnya masyar- atau berpindah, akan menjadikan dirinya
akat identik ketika mendengar kata rema- mahal dalam pandangan orang lain ten-
ja maka yang terbesit dipikirannya adalah tang dirimu. Menjadi remaja yang mahal
anarkis, antagonis, melankolis dan kata be- harus punya strategi pembagian waktu
rakhiran s lainnya. yang efesien pula dalam kehidupannya
agar memiliki kehidupan yang efektif un-
tuk bisa terjual mahal, mungkin jadi bulan
Penulis kali ini akan menyampaikan Ramadhan ini adalah waktu yang tepat
yang mungkin sudah sangat familiar di untuk mencoba menjadi seperti apa yang
telinga para pembaca sekalian. Kritis, kritis semua orang tua inginkan kepada seluruh
sendiri adalah suatu sifat yang pada zam- anaknya.
an kini banyak dimiliki oleh kebanyakan
remaja pada zaman sekarang. Tak jauh pe-
nulis mengambil contoh, yaitu hanya dari Remaja zaman kini jika dilihat dengan
apa yang sedang kalian baca saat ini. Saya kaca mata polosnya saja dapat terlihat
sebagai penulis sedang kritis dalam meny- bahwa ia sangat peka terhadap yang na-
ikapi perkembangan zaman yang mungkin manya perkembangan. Maka dari itu tak
tak akan ada habisnya. heran bila setiap bulannya walau akan ada
terus menerus model handphone yang
akan terjun ke khalayak umum, kalangan
Hubungannya dengan Ramadhan apa? remaja muda mudi tak akan terlihat parno
Ramadhan adalah satu bulan dimana han- ketika mendengar berita tersebut. Karena
ya ia yang bisa memberikan kesempatan pada kalimat yang sudah penulis katakan
kepada setiap umat muslim dari segala pula bahwa remaja masa kini sangat peka
jenis kalangan untuk bisa kembali kehari- terhadap yang namanya perkembangan.
baan sang khaliq. Pasalnya tak hanya kal-
26 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
Contoh selanjutnya tentang reaksi kal- ri pun sangat pula diperlukan. Bulan Suci
angan remaja masa kini dengan adanya Ramadhan kali ini mungkin bisa menjadi
perkembangan. Pada 27 maret yang lalu ajang dimana kita bisa memulai segalanya
telah diluncurkan oleh Softbank corpo- dari nol (bukan lagi ngisi bensin yah gengs)
ration, sebuah bank swasta asal Amerika dan mungkin saja bisa menjadi waktu bagi
yang pada awal 2021 mengalami kebang- kalian para domba yang masih tersesat un-
krutan. Lalu ia bangkit dengan mengem- tuk bisa kembali ke jalan yang lurus.
bangkan sektor IT, sinyal generasi ke-lima
atau biasa kita sebut dengan 5G. Penulis mengajak kepada para pem-
baca sekalian agar tetap semangat dan
Dengan adanya kepekaannya terhadap jangan pernah kasih kendur untuk terus
yang namanya perkembangan remaja merubah dan berubah. Dan, jangan lupa
masa kini tak perlu terus mengejar semua untuk terus berkarya menebar kebaikan.
yang ada di depan mata karna mereka
telah bisa beradaptasi dengan apa yang Terakhir, penulis mewakili segenap
kini ada di depan mereka. jajaran staff redaktur Majalah Al-Bayan
untuk meminta maaf yang sebesar-be-
Dengan adanya perkembangan yang sarnya apabila semasa kami bekerja hanya
begitu cepat dan signifikan seperti yang dapat memberikan sesuatu yang kurang
tadi penulis sampaikan di atas sebagai memuaskan, karna kami dan kita juga
salah satu contohnya tak membuat kalan- sama adalah seorang pelajar yang masih
gan remaja masa kini menjadi parno akan terus belajar dan terus memperbaiki diri
teknologi. Akan tetapi, muda-mudi ma- menjadi lebih baik.
lah makin menjadi. Pasalnya bukan hanya
dipergunakan untuk sesuatu yang positif Penulis, menulis ini juga bukan karena
saja, tetapi ada beberapa oknum yang penulis udah pinter ya gengs, tetapi karna
masih terus menjadikan tubuh sebagai ini tugas kita bersama untuk bisa saling
tontonan di khalayak umum. Please gengs mengingatkan antara satu muslim dengan
kalau udah di blokir gak usah make vpn muslim yang lainnya.
lah…
Salam Literasi gengs…
Menjadi pribadi yang baik bukan ha-
nya membutuhkan eksternal saja (karena
beberapa keberhasilan orang hijrah karna
diceramahin sama pacarnya), akan tetapi
adanya kesadaran internal dari diri sendi-
MAJALAH AL-BAYAN 27
EDISI 15
MOZAIK
7 Tradisi Unik Ramadhan
Selain Indonesia, umat Muslim di Selain Palestina, Kuwait juga memiliki
seluruh dunia juga menjalani bulan suci tradisi unik ketika Ramadhan tiba. Rama-
Ramadhan dengan penuh suka cita dan dhan di Kuwait diwarnai kunjungan anak-
kegembiraan. Semuanya bersama-sama anak yang berbuka puasa bersama keluar-
memanjatkan doa dan menjalankan iba- ga, teman, hingga tetangga.
dah puasa di bulan yang penuh rahmat ini.
Ketika tradisi ini digelar, anak-anak bi-
Namun tak hanya beribadah, umat asanya berkeliling mengenakan pakaian
Muslim di berbagai negara juga punya tra- tradisional setelah shalat maghrib. Mereka
disi unik yang dilakukan ketika Ramadhan. mengetuk bel dan memperlihatkan paka-
Apa saja tradisi tersebut? ian unik yang dipakai ke para tetangga.
Setelah itu, anak-anak akan mendapatkan
Berikut tujuh tradisi unik yang bisa permen atau cokelat dari si tuan rumah.
dilakukan di berbagai negara saat Rama-
dhan tiba: Biasanya para penghuni rumah akan
dikunjungi banyak anak, sehingga mereka
1. Kunafa, Palestina telah menyiapkan puluhan kilogram per-
men selama tradisi Gargee’an berlangsung.
Ketika Ramadhan tiba, biasanya setiap Tradisi ini dipraktikkan di seluruh Teluk
negara memiliki makanan khas dan oten- Arab, tetapi ada perbedaan cara, waktu,
tik. Di Palestina, makanan khas tersebut dan penamaan antara satu negara dengan
adalah kunafa. lainnya. Di Uni Emirat Arab, tradisi ini dike-
nal sebagai Haq Laila dan dirayakan dua
Kunafa merupakan makanan yang minggu sebelum Ramadhan.
terbuat dari adonan tepung semolina
bercampur keju panas yang lembut. Jika 3. Fanous, Mesir
sudah jadi, baru ditaburi sirup manis dan
pada bagian atasnya diberikan pistachio, “Fanous” yang dalam bahasa Arab be-
serta pewarna makanan alami hingga ber- rarti lentera ini merupakan tradisi unik dan
warna oranye terang. menjadi simbol Ramadhan di Timur Ten-
gah. Fanous merupakan tradisi yang juga
Umat Muslim di Palestina biasanya dilakukan di Mesir.
memakan kunafa untuk santap sahur dan
berbuka puasa. Mereka percaya bahwa
makanan ini dulunya berasal dari Kota
Nablus dan kini dikenal sebagai pembuat
kunafa terbaik di dunia.
Walaupun dikonsumsi sepanjang ta-
hun, kunafa sudah sangat identik dengan
Ramadhan. Hal tersebut karena para pen-
jual akan membuat kunafa dalam porsi
satu loyang bundar besar saat Ramadhan.
2. Gargee’an, Kuwait
28 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
n di Beberapa Negara
Lampu lentera biasanya terbuat dari as-teras masjid sekitar kota. Ratusan umat
logam dan kaca berwarna-warni yang can- Muslim berkumpul untuk berbuka puasa
tik. Lentera dekoratif ini digantung di ma- bersama dan meletakkan selembar kain
na-mana, mulai dari rumah, area publik, besar untuk alas hidangan makanan yang
hingga jalan-jalan di Kairo selama Rama- telah disiapkan dari rumah.
dhan.
Selain itu, para pengunjung juga bisa
Pemandangan akan terlihat indah di mencicipi berbagai makanan ringan, mi-
malam hari, karena setiap sudut kota Me- numan, dan permen dengan mengun-
sir dipenuhi dengan warna-warni lampu jungi berbagai stan makanan di sekitar
lentera tersebut. Banyak kisah yang meng- gang-gang, atau jalanan, hingga pusat
gambarkan asal mula dari Fanous, tetapi kota di New Delhi. Umat Muslim di India
cerita yang paling kuat adalah tradisi ini akan merasakan perasaan gembira dan
diperkirakan bermula sejak abad ke-10 ke- berharap semoga Ramadhan yang dijalani
tika Khilafah Fatiiyah memerintah sebagi- penuh dengan keberkahan.
an besar umat Muslim di Mesir.
4. Mesaharaty, Negara-negara di
Timur Tengah
Sahur menjadi bagian yang penting 6. Meriam Yellow Bastion, Bos-
sebelum menjalankan ibadah puasa. Mem- nia-Herzegovina
bangunkan orang sahur menjadi makna
yang besar dalam Islam. Ada tradisi unik yang dilakukan di Kota
Sarajevo, Bosnia-Herzegovina, menjelang
Di negara Timur Tengah seperti Arab waktu berbuka puasa. Tradisi yang dilaku-
Saudi, Mesir, dan Yaman, tradisi memban- kan oleh masyarakat Kota Sarajevo ini
gunkan sahur ini disebut Mesaharaty. Para adalah menembak meriam dan menden-
mesaharaty turun ke jalan kota sambil garkan suara dentuman dari meriam yang
menabuh gendang dan terkadang leng- berusia ratusan tahun.
kap dengan atribut atau seragam yang di-
pakai di masa lampau. Mereka berkumpul di Yellow Bastion,
Dia juga berteriak menyebut nama dari
keluarga yang dibangunkan pada tiap-tiap
rumah yang dikenalnya. Tradisi ini tampak-
nya tak hanya dilakukan di negara-negara
Arab saja, di Indonesia juga ada tradisi se-
rupa yang sampai sekarang masih dilaku-
kan secara rutin tiap malam ketika Rama-
dhan.
5. Iftar Picnics, India
Di India terdapat iftar picnics atau pi-
knik berbuka puasa yang dilakukan di ter-
MAJALAH AL-BAYAN 29
EDISI 15
yang dulunya merupakan bangunan per- at menyucikan diri sebelum masuk bulan
tahanan selama pemerintahan Ottoman Ramadhan.
pada abad ke-18. Meriam itu dianggap
membawa kerukunan bagi masyarakat Sa- Selain Boyolali, Aceh juga menja-
rajevo, bagi Muslim atau non Muslim. di kota yang memiliki tradisi unik ketika
Ramadhan bernama Meugang. Meugang
Tak hanya sekadar berkumpul, ada juga merupakan tradisi memasak daging dan
yang membawa meja kecil beserta perala- menikmatinya bersama orang terdekat
tan makan sambil melihat tradisi ini. Ketika dan juga yatim piatu.
meriam ditembakkan, suara gema mend-
eru dari bukit ke penjuru kota. Dentuman Tradisi Meugang menjadi sebuah ke-
yang keras kadang membuat orang yang wajiban bagi masyarakat Aceh, karena
datang terkejut, tetapi setelah itu mereka dipercaya bahwa kebaikan dan keberka-
bersorak suka cita. han yang didapatkan selama 11 bulan lalu
patut disyukuri dengan cara menggelar tr-
7. Padusan dan Meugang, Indonesia adisi Meugang.
Terakhir sudah pasti adalah Indonesia.
Sebagai negara dengan mayoritas pen- Sumber: https://kumparan.com/
duduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia kumparantravel/7-tradisi-unik-rama-
memiliki beragam tradisi yang dilakukan dhan-di-berbagai-negara-1r7asvbuxaf/full
ketika Ramadhan tiba.
Di Boyolali ada Padusan, kegiatan
mandi dan berendam di laut atau sumber
mata air. Tradisi tersebut dipercaya dap-
30 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
MAJALAH AL-BAYAN 31
EDISI 15
JEJAK
SYEKH JUN
Ulama Asa
Ia adalah Syekh Junaid, seorang ula- ahui secara pasti. Tahun wafatnya pun be-
ma Betawi kelahiran Pekojan, Jakarta lum diketahui dengan jelas. Alwi Shahab
Barat, atau dikenal dengan nama Syekh Ju- menuliskan tahun 1840 sebagai tahun wa-
naid Al-Batawi. Ia sangat dihormati karena fat Syekh Junaid. Padahal menurut Ridwan
menjadi imam besar dan guru di Masjidil Saidi, pada tahun 1894-1895 ketika Snouck
Haram. Hurgronje menyusup ke Makkah, diketa-
Kelahiran dan Wafatnya hui Syekh Junaid masih hidup dalam usia
Tak banyak informasi tentang kelahi- yang sangat lanjut.
ran Syekh Junaid secara detil. Sejumlah
sumber hanya menyebutkan bahwa Syekh Biografi
Junaid bermukim di Mekkah sejak tahun
1834. Beliau lahir di Pekojan dan wafat Seperti disebutkan Alwi Shahab dalam
pada tahun 1840 saat usianya lebih dari Robinhood Betawi: Kisah Betawi Tempo
100 tahun. Doeloe (2001) mengatakan, nama Beta-
Mengenai tanggal lahirnya, tidak diket- wi baru populer pada abad ke-19, ketika
Syekh Junaid Al-Batawi mengajar di Masji-
dil Haram. Menurut Alwi Shahab, sejak usia
32 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
NAID AL-BATAWI masyaikh para ulama mazhab Syafi’i. Nama
Betawi pun menjadi masyhur di Tanah Suci
al Jakarta yang Berpengaruh berkat sosoknya.
di Dunia Islam
Seperti dikutip dari Genealogi Intelek-
25 tahun Syekh Junaid beserta keluargan- tual Ulama Betawi, Jakarta Islamic Centre,
ya mulai menetap di Mekkah. (2009) yang dipublikasikan di situs muidki-
jakarta.or.id tahun 2014 silam menyebut-
Syekh Junaid adalah sosok ulama kan, satu-satunya ulama Betawi yang
yang dihormati di Tanah Suci selain Syekh memiliki pengaruh di dunia Islam pada
Nawawi Al-Bantani dan Syeikh Ahmad awal ke-19 serta menjadi poros atau ujung
Khatib Al-Minangkawabi yang juga pernah puncak utama silsilah ulama Betawi masa
menjadi imam di Masjdil Haram. Sebelum kini adalah Syekh Junaid Al-Batawi.
Syekh Nawawi dan Syekh Ahmad Khatib
menjadi imam di Masjidil Haram, Syeikh Syekh Junaid Al-Batawi adalah ulama
Junaid Al-Batawi lebih dulu menjadi imam Betawi yang lahir di Pekojan dan berpen-
besar di Masjidil Haram. Syekh Junaid garuh di Makkah walau hanya enam tahun
Al-Batawi menjadi ulama Indonesia perta- bermukim di sana. Ia imam Masjidil Haram,
ma yang menjadi imam di Masjidil Haram. Syaikhul Masyaikh yang terkenal di sean-
tero dunia Islam sunni dan mazhab Syafi’i
Karena keluasan ilmunya, Syekh Junaid sepanjang abad ke-18 dan 19.
Al-Batawi, disebut-sebut sebagai syaikhul
Kemasyhuran Syekh Junaid di Tanah Hi-
jaz sudah dikenal luas. Buya Hamka dalam
‘Diskusi Perkembangan Islam di Jakarta,’
pada 27-30 Mei 1987 pernah menyebut-
kan, pada 1925 ketika Syarif Ali (putera
Syarif Husin) ditaklukkan oleh Ibnu Saud,
di antara syarat penyerahannya adalah,
”Agar keluarga Syekh Junaid tetap dihor-
mati setingkat dengan keluarga Raja Ibnu
Saud. Persyaratan yang diajukan Syarif Ali
ini diterima oleh Ibnu Saud.”
Kiprah Syekh Junaid Al-Batawi sedikit
banyak terungkap dari catatan perjala-
nan Snouck Hurgronje, seorang orientalis
terkemuka asal Belanda saat menyusup
ke Kota Makkah yang perjalanannya ditu-
lis dan dibukukan dengan judul Mecca in
the latter part of 19th Century. Saat Snouck
Hurgronje ingin bertemu ia ditolak oleh
Syekh Junaid.
Menurut Hurgronje, saat ia menyusup
ke Makkah diketahui bahwa Syekh Junaid
telah bermukim di Makkah selama 60
(enam puluh) tahun, tepatnya sejak tahun
1834. Ia membawa istri dan keempat put-
era-puterinya saat ia berusia antara 35-40
tahun.
Ketika Hurgronje berada di Makkah,
usia Syekh Junaid sudah mendekati 90 ta-
hun.
Namun demikian, di usia yang sudah
lanjut tersebut, ulama Makkah masih mem-
inta beliau memimpin zikir dan membaca
doa penutup dalam setiap pertemuan ul-
ama.
Keluarganya
Syekh Junaid mempunyai dua put-
MAJALAH AL-BAYAN 33
EDISI 15
Orang-orang Betawi Betawi untuk menjenguk istrinya. Pada ke-
berguru kepadanya sempatan itu ia membawa barang dagan-
ketika ia bermukim di gan dari Hijaz (Makkah dan Madinah) dan
Makkah selama 40 tahun. dijual di Betawi. Ia juga membawa beber-
Pernikahan puteri Syekh apa kitab-kitab agama.
Junaid dengan Guru
Mujtaba melahirkan Guru Orang-orang Betawi berguru kepadan-
Marzuki, tokoh ulama ya ketika ia bermukim di Makkah selama
Betawi dari Cipinang 40 tahun. Pernikahan puteri Syekh Junaid
Muara, Jakarta Timur. dengan Guru Mujtaba melahirkan Guru
Marzuki, tokoh ulama Betawi dari Cipinang
era dan dua puteri. Salah satu puterinya Muara, Jakarta Timur.
menikah dengan Abdullah Al-Misri, seo-
rang ulama Mesir, yang makamnya ter- Almarhum Guru Marzuki kini memiliki
dapat di Jatipetamburan, Jakarta Pusat. perguruan di Rawabunga, Jakarta Timur,
Seorang puteri lainnya menikah dengan dan mendapat gelar birulwalidain karena
Imam Mujtaba. Sedangkan kedua puteran- khidmatnya kepada kedua orang tuanya.
ya, Syekh Junaid As’ad dan Arsyad, menjadi Guru Marzuki memiliki murid yang kemu-
penerus ayahnya mengajar di Masjidil Har- dian menjadi ulama terkemuka di Indone-
am. sia, seperti KH Abdullah Syafi’i dari pergu-
ruan Assyafiiyah dan KH Tohir Rohili dari
Sekarang, keturunan Syekh Junaid ada perguruan Tohiriah di Bukitduri Tanjakan,
yang menjadi pengusaha hotel dan ped- Jakarta Timur. Kedua perguruan Islam (As-
agang. Mereka bukan berdagang di Pasar syafiiyah dan Tahiriah) itu kini berkembang
Seng, Mekkah, tapi di toko-toko. Konon, pesat.
sebutan ‘Siti Rohmah’ yang dilontarkan
oleh para pedagang di Mekkah dan Mad- Murid-muridnya
inah untuk para haji perempuan dikarena- Syekh Junaid mempunyai banyak
kan istri Syekh Junaid Al-Batawi bernama murid yang kemudian menjadi ulama
Siti Rohmah. terkemuka di Tanah Air bahkan di dunia
Islam. Di antaranya, Syekh Nawawi Al-Ban-
Syekh Junaid memiliki empat orang tani Al-Jawi pengarang Tafsir Al-Munir dan
anak. Dua laki-laki, yaitu As`ad dan Said; 37 kitab lainnya yang masih diajarkan di
dua perempuan. Seorang puterinya berbagai pesantren di Indonesia dan luar
dinikahkan dengan Imam Mujtaba, asal negeri. Kemudian Syekh Ahmad Khatib
Bukit Duri, Kampung Melayu, Jakarta dan Al-Minangkabawi, imam, dan guru besar
yang seorang lagi dinikahkan dengan Ab- di Masjidil Haram, sekaligus Mufti Mazhab
durrahman Al-Mishri. Syafi’i pada akhir abad ke-19 dan awal
abad ke-20.
Dari perkawinan puterinya dengan Ab- Syekh Nawawi Al-Bantani dikenal san-
durrahman Al-Mishri lahir seorang perem- gat dekat dengan gurunya Syekh Junaid.
puan, Aminah, yang kemudian dinikahkan Karenanya, untuk menghormati gurunya
dengan Aqil bin Yahya yang melahirkan itu pada setiap haul Syaikh Nawawi, selalu
Usman bin Yahya. Usman bin Yahya kemu- dibacakan Surah Al-Fatihah untuk arwah
dian menjadi mitra Snouck Hurgronje. Syekh Junaid.
Mengenai murid-murid Betawinya
Menurut Ridwan Saidi, Guru Mujtaba yang kemudian menjadi ulama terkemuka,
satu angkatan dengan ulama Indonesia belum banyak diketahui kecuali Syekh Mu-
Syekh Nawawi Al-Bantani dan Syekh Ah- jtaba (Syekh Mujtaba bin Ahmad Al-Bata-
mad Khatib Al-Minangkabawi. Dari sekian wi) dari Kampung Mester yang dinikahkan
banyak murid Syekh Junaid, Guru Mujtaba dengan puteri Syekh Junaid. Muridnya
yang juga menantunya mendapat kehor- yang lain adalah Guru Mirshod, Ayah dari
matan dengan gelar waliyullah oleh mas- Guru Marzuki, Cipinang Muara.
yarakat Islam di Tanah Suci.
Sumber: https://daerah.sindonews.
Terkadang Guru Mujtaba pulang ke com/berita/1275514/29/betawi-terke-
nal-di-tanah-suci-berkat-syekh-junaid
34 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
MAJALAH AL-BAYAN 35
EDISI 15
RESENSI
Percuma Hidup Sehat, Tapi Tidak
Membuat Tidak Semakin Taat
Judul Buku : JURUS SEHAT
RASULULLAH
Penulis : dr. Zaidul Akbar
Penerbit : PT Sygma Media Inovasi
Tahun Terbit : Februari 2020
Tebal : 316 hlm
ISBN : 978-623-92873-5-1
Peresensi : Yayah Sopiah, SE
Seorang mukmin seharusnya terhindar Mulai dari sekarang, ikuti cara Rasulull-
dari penyakit degenerative karena muk- ah SAW untuk menjaga kesehatan agar
min yang baik akan menjalankan pola selamat dunia dan diakhirat. Usahakanlah
hidup yang baik. Allah SWT berfirman se- dalam sehari mengonsumsi herbal agar
bagai berikut. tubuh lebih baik dan mudah diobati jika
mengalami penyakit. Kita bisa memulainya
لَقَ ْد َخلَ ْق َن ا ْ ِل ْن َسا َن ِفي أَ ْح َس ِن تَ ْق ِو ْيم dengan meminum madu, minyak zaitun,
habatussauda, kunyit, temulawak, dan
“Sungguh, Kami telah menciptakan berbagai jamu lainnya. Insya Allah, badan
manusia dalam bentuk sebaik-baiknya.” sehat, hati senang, rezeki berlimpah, dan
(QS At Tin,95:4) penuh berkah.
Dari ayat diatas, sudah jelas bahwa tu- Kesehatan seorang mukmin adalah
buh kita adalah tubuh terbaik. Maka dari buah dari ketaatan dia kepada Allah SWT.
itu, sudah seharusnya kita menjaga tu- Kesehatan qalbu bermulai ari pengham-
buh kita agar tetap sehat. Lalu bagaimana baan kepada Zat penciptanya (Tauhid).
caranya menciptakan tubuh yang sehat ?
Seluruh kesehatan yang didapatkan
Iman adalah kekebalan tubuh kita yang seorang mukmin harusnya mendorong dia
terbaik dan kekebalan tubuh kita yang ter- untuk lebih taat kepada Allah SWT.
baik adalah iman. Semua syariat dan amal
ibadah yang dilakukan pasti akan menye- Sungguh, akan sangat sia-sia jika sese-
hatkan jika dilakukan dengan baik dan be- orang hidup sehat, tapi kesehatannya tidak
nar., sesuai tuntunan Rasulullah SAW. mampu menjadikannya lebih banyak men-
gaji, shalat malam, sedekah, shalat sunah,
Jadi, perbaiki amal ibadah, perbaharui dan puasa sunah.
iman. Insya Allah, kita akan sehat. Pela-
jari kembali cara shalat yang benar sesuai Jadi, bagi yang ingin hidup sehat, baca-
tuntunan Rasulullah SAW. Pelajari lagi cara lah buku ini dan ikuti jurus Rasulullah SAW
wudhu yang benar, dan pelajari lagi semua dalam menjaga kesehatannya. Mulailah
tuntunan amal ibadah tersebut sesuai den- dari sekarang sebelum menyesal.
gan yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Semoga kita semua sehat serta selamat
Shalat yang baik akan membuat tubuh di dunia dan akhirat. Amin
sehat. Membaca Al Quran dan menghafal-
nya akan membuat otak menjadi cerdas
dan kekebalan tubuh meningkat.
Muslim yang benar-benar menjaga im-
annya pasti akan menjaga dan melindungi
tubuhnya dari berbagai macam bahan ber-
bahaya. Imannya akan membuat dia men-
gurungkan niat saat akan mengkonsumsi
yang tidak halal. Imannya akan membuat
dia berpikir ulang saat akan mengonsumsi
yang tidak thayyib. Imannya akan mem-
buat dirinya makan sesuai kebutuhan,
tidak berlebih-lebihan.
Mari kita perbaiki hidup, perbaiki kese-
hatan kita, perbarui iman, perbaiki agama,
perbaiki akhirat.
36 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
Waktu yang Tak Semulus
Rencana
Judul : ¼ Nanti dan Kembali
Penulis : Hang.ka
Penerbit : Rene islam
Tahun terbit : Desember 2019
Halaman : 268 halaman
ISBN : 9786021201794
Peresensi : Nurlerawati
Novel ini mengajarkan kita dalam Boleh jadi juga ada ¼ waktu kehidupan
menghargai waktu, karena waktu yang kita yang ditakuti. Tentang kesenangan yang
miliki dan kita jalani tidak semua berjalan melalaikan ibadah. Tentang nikmat yang
mulus sesuai dengan keinginan kita, boleh merenggut surga. Tentang suka berujung
jadi dari keseluruhan waktu yang kita mili- neraka.
ki ada ¼ waktu kehidupan yang disenangi.
Tentang apapun kabar baik dari illahi. Ten- Bahkan ada juga ¼ waktu kehidupan
tang hikmat yang diam-diam tersembunyi. yang akan disesali. Tentang apapun yang
Tentang semua keindahan yang meng- tidak dapat diperbaiki. Tentang pertemuan
hampiri. yang takkan terulang lagi. Dan tentang se-
tiap kata yang mungkin menyakiti dan kita
Boleh jadi ada ¼ waktu kehidupan menyadari.
yang di kagumi. Tentang mereka yang
begitu apik menata diri. Tanpa jeda terus Dengan membaca buku ini kita bisa
memperbaiki diri. Memperjuangkan hak- sadar akan memanfaatkan waktu dengan
hak orang lain dan diri sendiri. baik. Dan terus memperbaiki diri untuk
menjadi lebih baik.
MAJALAH AL-BAYAN 37
EDISI 15
PUISI
Ikhlas HANCUR
Karya: Fatimah C (XI Syariah) Karya: Shabrindr (XI Syariah)
Tatkala kulihat cakrawala Saat rasa ini menyeluruh pasrah
Hanya terhiasi oleh dewi malam Ketika hati lebur sebelum hancur
Aku kecewa… Ketika rentetan derai bercucuran
Namun setidaknya ia dapat menemaniku di Tanpa ada hentinya
sepanjang malam ini bukan?
Ragu dan keyakinan pesat bertambah
Di suatu malam Meluapkan emosi pada setiap sudut
Dimana akan ku tumpahkan semua isi Meski selalu ada peluang tuk berontak
hatiku Namun hati ini bergetar penuh pupus dan
Bersediakah engkau wahai dewi malam asa
Untuk mendengarkan ku ?
Ku putuskan engkau bersedia Si jiwa ini terlanjur lebur
Raga ini terlanjur sakit
Sebelumnya aku ingin bertanya kepadamu Pada hati yang terlanjur melemah
Apakah aku terlalu egois Tentang goresan yang sudah di buatnya
Jika aku menginginkan apa yang aku
harapkan? Senyum itu yang perlahan ku ukir
Atau aku harus ikhlas? Sirna dalam kejapan pupil dan iris
Merelakannya dengan lapang dada Dengan rotasi yang sudah berputar
Tatkala aku tak mendapatkannya? Pada poros yang sudah di tetapkan
Namun, dapatkah engkau mengajariku Sempat rasa khawatir ini dilanda Tanya
makna tentang ikhlas? Namun Ia selalu memberi jawaban
Kini aku tersenyum … Kepada ketetapan sekenario_Nya
Kau sudah membisikannya Untuk kata SIA menjadi BERHARGA
Dengan mengirimkan angin lembut ini ….
Ikhlas memang sukar tuk di lakukan Selamat Tinggal
Namun, ikhlas adalah….
Pilihan hidup terbaik tuk temukan jalan Karya: Myleni S. (IMAD Akhwat)
ketenangan
Bersama?..
Sepucuk Rindu Katanya yang sering diucapkan
Dari duka perjalanan
Karya: Kireina Khonsa A. (XI B1) Pahit manis kehidupan
Terbalut harapan di setiap pertemuan
Tak pernah ku melihat Indah, menyiratkan angan penuh kecintaan
Indah wajahmu Angan yang dibangun dengan kebersamaan
Tak pernah ku mendengar
Merdunya suaramu Namun?
Perlahan tiada jejak
Tetapi, rasa ingin bertemu Perpisahan harus terjadi
Terus menggebu Menyisakan hati yang terkoyak
Rasa rindu yang belum Manik-manik air mata yang tak mampu
Pernah tersampaikan terbendung
Tapi, apakah aku pantas untuk merinduk- Meninggalkan segala asa
anmu? Sungguh singkat perjumpaan ini teman
Apakah aku pantas untuk mencintaimu?
Selamat tinggal yang kau ucapkan
Ya rasulullah.. Hanyalah senja yang usang
Maafkan aku yang nanya Hanya sejenak, sejenak sekali
Mampu berkata tak mampu membuktikan- Dan malam yang teduh
nya Akan lebih panjang dari senja yang usang
Hanya sholawat yang ku lantunkan setiap Allah sang pembuat scenario
hari Ku percaya inilah yang terbaik
Allahumma shollia’la sayyidina Muhammad
38 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 16
Dear My Friends Panggilan Illahi
Karya: Azmah U. F (IV Aisyah SD-IT) Karya: Zaki A. N (XII IMAD Ikhwan)
Aku terlahir ke dunia ini Waktu itu begitu sunyi
Menjalani kehidupanku Di kala kita mengais rezeki
Di sini ku menunggu Bersahutan panggilan Ilahi
Teman atau sahabat Mengingatkan kita untuk bersiap
diri
Kalian datang ke dunia
Menjadi teman dan sahabat Hanya dengan itu kita kembali
Terimakasih teman Kembali untuk berinteraksi
Kalian telah membasuh kesepianku Agar suatu saat nanti
Termiliki bekal ketika kita mati
Di saat kita berkumpul
Kita berbagi bahasa Siapakah yang akan kau cari?
Belajar bareng Ketika ingin mengutarakan isi hati
Terimakasih teman… Menangislah wahai insani
Saat terdengar panggilan Ilahi
Waktu Berbuka Waktu
Karya: YSL (XI IPA IMAD Ikhwan) Karya: Ilham Zaman (IMAD Ikhwan)
Di kesekian ayat Waktu
Senja masih setia bertengger di atas Tak pernah terurai dalam hidup
Dan lagi kita menunggu waktu, pak Membuat orang terlena
Sambil melafalkan asma-asmanya Ataupun tertipu
Kau kata: “Di waktu hendak berbuka. Langkah demi langkah pun
Berdo’alah, pasti Allah mengabulkan.” Begitu sangat berarti
Maka, mari kita panjatkan do’a Detik demi detik pun
Untuk para nayaka nakal Tak mungkin akan kembali
Agar angin lisankan hidayah padanya
Waktu
Aku dan Bapak adalah rakyat biasa Tak cepat berlalu
yang merasakan kepedihan negri ini Namun, aku di sini tetap terpaku
Ku tahu kau tuli, Tuan. Sekarang aku terpaku, lalu menjadi
Ku tahu kau buta, Nyonya. candu
Ah, sudahlah pak. Harapan yang diharapkan pun
Tuan dan Nyonya-nya lagi sibuk korup Berjalan dengan merdu
Kita hanya tinggal mematikan senja
Menunggu matahari tergulung Waktu
Dan, saat kumandang adzan mengisi Engkau tak kasat
maghrib Namun,
Waktunya kita berbuka. Begitu bermanfaat
MAJALAH AL-BAYAN 39
EDISI 16
CERPEN
Lentera Harapan
Karya: Anah Juanah (Guru SDIT Daarul Fikri)
Senja mulai merayap, langit berwarna kami.
jingga menyepuh pucuk-pucuk padi Apakah kami diam saja? iya ... kami akh-
yang mulai menguning, giwangkara per-
lahan menyusupkan diri ke peraduan. ter- irnya diam dan pasrah, walaupun awalnya
dengar suara azan menggema dari langgar sempat tidak terima saat terkena pukul,
yang sudah mulai condong ke kiri, bahkan pernah juga suatu hari kuadukan sama
sebagian bilik bambunya sudah mulai emak, tapi bukannya pembelaan yang ku-
meloloskan diri, membuat siapapun bisa terima, emak justru menghadiahiku den-
cukup jelas melihat kedalam langgar. gan pukulan tambahan menggunakan
Aku mencium takzim tangan emak, sapu lidi, jadi tambah sakit banget kan,
berpamitan hendak ke langgar bersama makanya dari semenjak itu, aku tak seka-
Hasan sahabatku, tak lupa iapun mencium lipun mengadu sama emak saat terkena
pula tangan emak tak kalah takzim, selepas pukulan rotan itu.
sholat maghrib biasanya kami berkumpul
di langgar untuk menderas al-Qur’an yang Bukan cuma aku saja yang kena pukul,
biasa di ajarkan abah Enjuk, guru kami. banyak teman-teman lainnya juga men-
Abah Enjuk kami biasa memanggilnya, galami nasib yang sama, namun jangan
beliau sudah sangat sepuh, punggung- harap ada orang tua yang marahin abah
nya sudah mulai bungkuk, saat berjalan, Enjuk atau membela kami, bisa-bisa malah
sebelah tangannya memegang tongkat kami kena pukul lagi dari orang tua kami
yang terbuat dari kayu pohon mahoni utuk masing-masing.
membantu menopang tubuh ringkihnya,
walaupun begitu matanya masih cukup Ya begitulah di kampung kami, pen-
awas menelusuri ayat demi ayat Al-Qur’an duduk kampung sangat menghormati
dan mulutnya fasih membacanya. mereka yang berprofesi sebagai guru. Bagi
mereka guru adalah sebuah pintu untuk
Ada satu yang tak pernah jauh dari menggapai ridho-Nya.
tubuh beliau ketika mengajar ngaji, ya ...
sebuah kayu rotan yang fungsinya untuk Meski begitu waktu mengaji merupa-
memukul tangan kami, kalau kami tidak kan waktu yang sangat kami nantikan, ka-
bisa membaca, kok bisa? ya bisa dong, rena biasanya selepas ngaji kami bermain
ketika ada satu orang saja yang tidak bisa petak umpet, main gobak sodor, main
saat baca Qur’an tangan abah Enjuk refl- lompat tali dan permainan lainnya dan itu
ek memukulkan kayu rotan itu ke tangan semua sangat menyenangkan bagi kami,
saat adzan isya berkumandang kami hen-
tikan permainan dan bersiap untuk ikut
sholat berjamaah.
40 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
Dikampung kami memang san.
belum dimasuki aliran Lentera minyak tanah menempel di
listrik, semua warga disini
menggunakan lentera minyak dinding yang terbuat dari anyaman bam-
tanah atau lampu patromak bu, kerlip cahayanya menerangi ruangan
untuk penerangan, jika mau yang tak seberapa ini. Namun membuat
berangkat ke Langgar biasanya suasana terasa hangat.
kami menggunakan obor yang
terbuat dari bilah bambu dengan Dikampung kami memang belum
kain yang sudah disiram minyak dimasuki aliran listrik, semua warga disini
tanah didalamnya, jadi obor menggunakan lentera minyak tanah atau
lebih mudah menyala ketika di lampu patromak untuk penerangan, jika
mau berangkat ke Langgar biasanya kami
sulut api. menggunakan obor yang terbuat dari bi-
lah bambu dengan kain yang sudah disir-
Setelah itu kami pulang ke rumah mas- am minyak tanah didalamnya, jadi obor
ing-masing untuk belajar dan berkumpul lebih mudah menyala ketika di sulut api.
bersama para orang tua kami. Sama sep-
erti malam ini, Emak, Bapak, Nini, Abah Setelah menyiapkan pelajaran buat be-
semuanya berkumpul, biasanya ada saja sok pagi dan sedikit mempelajari satu dua
yang jadi obrolan mereka. pelajaran, aku dan teh Ida sibuk bermain
bayangan menggunakan tangan, yang
Tentang padi yang mulai menguning, dibentuk menyerupai hewan, teh Ida pin-
tentang hasil kebun yang sudah waktunya tar sekali menirukan macam-macam jenis
panen, juga masalah lainnya, sesekali gelak hewan.
tawa mengiringi obrolan mereka, dihada-
pan mereka terhidang sepiring ubi kayu Sementara Eno yang baru berusia satu
rebus, satu teko teh tawar hangat serta be- tahun, matanya terlihat berkilat ceria setiap
berapa buah cangkir, makanan sederhana kali teh Ida berhasil membuat bentuk he-
namun sangat nikmat. wan, tawanya terdengar bahagia memper-
lihatkan deretan gigi yang tampak putih,
Sementara aku sibuk menyiapkan pe- kadang ia melompat gembira mendekati
lajaran buat besok pagi, di pojokan rumah bayangan yang tercipta di dinding ruan-
terlihat teh Ida kakakkku yang sudah kelas gan.
dua SMP, wajahnya terlihat serius mulut-
nya komat-kamit membaca buku pela- “Ida, Edo...ayo tidur sudah malam.” Ajak
jaran yang ada ditangannya, tetehku ini emak, kemudian beliau mengambil Eno
memang termasuk murid yang rajin, tiap dari gendongan Nini, terlihat mata Eno
hari dia selalu belajar walaupun tidak ada sudah mulai mengantuk. Aku dan teh Ida
ulangan. mengangguk, bergegas merapikan bu-
ku-buku pelajaran dan memasukannya
Karena menurut tetehku ini “belajar itu kedalam tas.
gak boleh SKS (Sistem Kebut Semalam)”,
karena menurutnya juga, “kalau semua Malam kian pekat, tak lagi ada suara
pelajaran di pelajari berbarengan dalam terdengar, dari kejauhan bunyi kentongan
satu waktu biasanya justru gak bakalan yang di pukul sepuluh kali menunjukkan
masuk, yang ada malah bingung sendiri”, sudah jam sepuluh malam. Kami beranjak
selalu begitu alasan yang dia kasih tiap kali ke kamar tidur masing-masing, yang hanya
kutanyakan kenapa dia rajin banget bela- di sekat anyaman bambu, mata mulai mer-
jar, biasanya kepalaku manggut-manggut edup berharap esok bisa lebih baik.
mengiyakan mendengar penjelasannya,
walau sebenarnya masih bingung juga sih,
hehehehe .... Mengakhiri malam dengan menanam harapan
Untuk masa depan yang masih dalam bayangan
Aku memang gak serajin teh Ida kakak- Terpatri asa dalam do’a dan usaha
ku, namun tiap hari aku selalu memper- Agar kelak apa yang didamba menjadi nyata
siapkan pelajaran dan membaca satu
atau dua materi, apalagi kalau ada PR, aku Sepanjang jalan berbatu
lumayan rajin, hhhh. Sementara emak dan Mencoba meluruhkan gerutu
bapak hanya sesekali mengingatkanku, Yang siap menghancurkan tekad bajaku
saat aku sudah mulai terlihat malas-mala-
Pada-Nya Sang Pemilik kehidupan
Kulabuhkan harapan dan impian
Walau dalam kebimbangan
Mencari pegangan yang bisa menguatkan
MAJALAH AL-BAYAN 41
EDISI 15
Sebutir Hikmah
Karya: M. Izzudin Abdurrahman (X Syari’ah Ikhwan)
Kadang terbesit dalam pikiranku, “Iya, Dri, sabar! Kok antum makannya
akan segelintir manusia yang tidak cepet banget, sih, Rahmat.”
pernah menyadari, akan pelajaran apa
yang mereka dapat. Dari setiap peristiwa “Iya lah, kan udah janjian. Ana pasti
yang mereka lalui. percepat lah. Gak sopan tau, udah janjian,
Waktu melintas begitu saja, tanpa terus datengnya telat,” sindir Adri.
meninggalkan bekas sedikitpun walau ha-
nya sebutir hikmah. “Iyaaa, ana minta maaf, deh,” sahut
Pukul 09.57. guru mata pelajaran Rahmat.
Musthalah pun telah keluar dari kelas, yang
dimana mengisyaratkan bahwasannya “Nah, gitu, dong, kan jadi lebih sopan,”
waktu telah berganti. Di luar kelas, guruku ujar Adri nampak agak puas.
berpesan padaku, “Waktu terus berjalan,
jangan pernah engkau lengah sedikitpun. “Udah, yuk, ke atas. Nanti keburu
Jangan sampai, jangan!” Ashar. Adri ayolah,” ucap Rahmat.
Aku pun terdiam, dengan menunduk-
kan sedikit kepalaku ke bawah, sembari Sekitar satu jam tiga puluh menit kami
merenungi kalimat yang barusan Pak Fa- berdua muroja’ah di lantai dua Masjid.
dhil lontarkan. Kami mulai berbincang–bincang. Setelah
Di tengah hari yang cukup panas lagi beberapa lama kami mengobrol, tiba-tiba
gersang, terlihat seorang pemuda yang se- Adri berujar.
dang berlari kecil menuju masjid.
“Mat, lama banget, sih.” Seorang “Mat, coba deh, antum bayangin. Kal-
pemuda memanggilnya dari sisi lain mas- au antum jadi ana. Umur sembilanbelas ta-
jid, yaitu Adri Ramdhan. hun, masih kelas sepuluh SMA. Bahkan itu
bukan akibat kebodohan ana, melainkan
akibat permasalahan sekolah yang tidak
jelas sistemnya,” keluh Adri seusai mura-
ja’ah bersama.
Aku menatap Adri dengan nanar. Den-
gan sedikit menyunggingkan senyuman.
42 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
“Ana jadi ingat perkataan naid dengan air wajah yang begitu teduh.
Ustadz Fadhil. Katanya, Nah, begitu!”
‘Waktu terus berjalan,
“Mungkin antum benar tentang hal
jangan sampai kau ini. Ana harus sabar dan mencari hikmah
lengah sedikitpun, jangan yang terkandung di dalamnya,” ujar Adri.
sampai!’ tadinya ana gak
tau maksudnya, pas ana “Nih, satu lagi. Ana pernah baca buku,
pikir-pikir lagi, ternyata lebih tepatnya cover buku, deh. Judulnya
‘Uqolail Majanin’ yang menyiratkan pesan
maksudnya adalah ‘khudz alhikmah walau fid duburid dajjaj’.
hikmah.” Artinya ‘Ambillah hikmah walaupun ada di
dubur ayam’.” Kata-kata itulah yang masih
“Dri, mungkin di sana ada sebutir hik- terbesit dalam pikiranku hingga saat ini.
mah yang belum antum temukan,” ucap
Rahmat. “Makasih, Mat. Jarang ana mendapat-
kan yang seperti ini. Dari setiap orang yang
“Tapi kan, ini kelewatan banget. Yang ana keluh-kesahkan, gak ada yang mem-
seha.....,” beri pencerahan seperti antum. Mungkin
keahlian menjadi ahli hikmah udah turun
“Ssssstt.” Aku menghentikan keluhan ke antum, Mat. Hmmm, boleh nih, ana min-
Adri segera. ta satu atau ana beli satu lagi dari antum,”
ujar Adri terkikik.
“Nih, dengerin! Jangan potong dulu
omongan ana! Ana pernah baca buku kar- Keesokan harinya.
ya Habiburrahman El-Shirazy, di sana ter- “Mat, bangun! Udah jam tiga lewat
tuliskan, ‘ada seorang ulama besar di ne- sepuluh, nih. Nanti ketinggalan waktu ng-
gara Irak bernama Imam Junaid dan Imam afal, lho. Kan waktu paling bagus untuk
Asy-syibli. Imam Asy-Syibli ini adalah salah ngafal di jam-jam segini.” Adri memban-
satu murid kesayangan Imam Al-Junaid. gunkanku. Ia sedang bertugas jaga malam
di Pesantren.
Sebelum Imam Asy-Syibli menjadi “Antum emang udah?”Tanyaku.
ulama, ia adalah seorang gubernur. Ia ber- “Udahlah! Lumayan, dapet satu lem-
kata kepada Imam Al-Junaid, ‘Wahai Imam, bar setengah ditambah udah tahajud lagi.
engkau dikenal sebagai ahli hikmah. Beri- Sana wudhu, gih! Ganti baju terus ke Mas-
lah aku satu, atau juallah satu saja padaku.’ jid. Ana mau keliling dulu, bangunin yang
lain.”
Imam Al-Junaid berkata, ‘Engkau tak- Pukul 09.15
kan mampu membayarnya, jika aku jual “Dri!” Aku memanggil Adri sembari
kepadamu. Namun, jika aku memberinya melangkah menujunya.
cuma-cuma kepadamu, engkau takkan “Ana jadi ingat perkataan Ustadz Fa-
menyadari nilainya. Karena mendapatkan- dhil. Katanya, ‘Waktu terus berjalan, jan-
nya dengan begitu mudah. Lakukanlah gan sampai kau lengah sedikitpun, jangan
apa yang aku katakan. Benamkanlah dulu sampai!’ tadinya ana gak tau maksudnya,
kepalamu di lautan. Jika engkau menung- pas ana pikir-pikir lagi, ternyata maksudn-
gunya dengan sabar, niscaya engkau akan ya adalah hikmah.”
mendapat mutiaramu,’ jawab Imam Al-Ju- “Ooh gitu,” ujar Adri.
MAJALAH AL-BAYAN 43
EDISI 15
CERBUNG
Part 3
Sampai Jumpa, Malaikat Kecilku
AKarya: Azkal P. J. (XI IPA IMAD Ikhwan)
lan masih mengingat betul seber- dikonotasikan lewat kata-kata. Padahal
apa bergetar hatinya kala dulu Alan sangat bahagia ketika Mama
menuliskan bait-bait perpisa- masih mengandung Elin, namun musnah
han darinya. Setelah menuliskannya, Alan seketika saat Alan mendapati kelanjutan
memutuskan untuk berziarah sore harin- skenario Tuhan yang seperti ini.
ya. Dan di sinilah ia sekarang, masih betah
meratapi pusara adiknya. Setelah adegan memukul meja makan,
Alan pergi menuju lapangan kompleks dan
Padahal langit kelabu semakin pekat. duduk di bangku panjang pinggirannya.
Suasana pemakaman yang tadinya sedikit Alan menatap kemilau rembulan, lalu dik-
ramai oleh orang-orang yang berziarah ke agetkan dengan suara salah satu sahabat-
makam kerabat, kini mulai sepi. Kicauan nya. Dia bilang bahwa ia ditelepon oleh
burung tak lagi terdengar. Benar-benar Papa Alan dan memintanya untuk mencari
sepi. Alan. Tentu sahabatnya itu tahu kemana
Alan mengusap lembut nisan yang te- Alan pergi.
rukir nama adiknya di sana. Alan mengu- Alan tak begitu mengingat seluruh
sapnya seperti sedang mengusap kepala perbincangan mereka malam itu. Alan
adiknya, sangat lembut. Air mata mulai hanya mengingat perkataan sahabatnya.
menetes lagi dari pelupuk mata. Entah Perkataan yang mampu membawa Alan
sudah berapa kali Alan menangis hari ini, pulang.
bagai hari ini adalah hari kesedihannya.
“Coba kamu pikir-pikir lagi, deh. Be-
Kenangan-kenangan masa lalu mulai rapa lama kamu jadi anak tunggal mereka,
berebut untuk ditayangkan terlebih dahu- Alan? Lima belas? Umur Elin belum sampai
lu. Alan ingat kembali, ketika Alan tiba-ti- setengahnya. Lima belas tahun perhatian
ba memukul meja makan sembari bangkit dan kasih sayang orang tuamu hanya ter-
dari kursi, kemudian pergi begitu saja. tuju padamu. Dan sekarang, belum sam-
pai setengah waktu perhatian dan kasih
Saat itu merupakan waktunya makan sayang itu diambil darimu, kamu merasa
malam bersama, namun Alan memilih tak tahan. Kamu merasa bahwa itu tidak
untuk meninggalkan mereka yang asy- adil. Bersabarlah sedikit, Alan. Aku yak-
ik sendiri. Mereka terus bercengkerama in satu hingga dua tahun kelak, kau akan
sendiri seolah-olah tak ada Alan di sana. mendapatkannya kembali. Kamu akan
mendapatkannya meski dalam keadaan
Alan kecewa, marah, sedih. Peras- yang terbagi dua.”
aan-perasaan tersebut bersatu padu men-
jadi sebuah perasaan lain yang tak dapat
44 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
“Jangan salahkan Elin. Padahal Alan tahu bahwa hati kecilnya
orang-orang yang begitu menyayangi Elin, namun ego selalu
membencimu jika berkuasa. Ego berhasil mengalahkannya
kamu sendiri masih dan menyatakan Elin lah yang salah. Lan-
membenci orang yang tas faktor lain itu terselip dalam kisahnya,
menyayangimu. Jika hingga ego berhasil dikalahkan dan kasih
kamu berani membenci, sayang tiada tara tersebut pemenangnya.
maka kamu harus siap
dibenci. Hidup ini harus Alan juga kembali ingat perkataan lain
adil, Alan. Selalu ada dari sahabatnya itu. Perkataan yang baru
timbal baliknya.” ia pahami saat membaca tulisan Elin. Per-
kataan yang membuat Alan semakin per-
Namun, sahabatnya itu salah. Dua ta- caya bahwa hidup ini adil.
hun kemudian Alan tak mendapatkannya
dalam keadaan yang terbagi dua. Elin telah “Jangan salahkan orang-orang yang
meninggalkannya terlebih dahulu. Mung- membencimu jika kamu sendiri masih
kin benar terbagi dua, tapi tidak sama rata. membenci orang yang menyayangimu.
Karena yang masih ada di dunia ini Alan se- Jika kamu berani membenci, maka kamu
orang, tak ada lagi Elin yang dapat menjadi harus siap dibenci. Hidup ini harus adil,
teman berbagi kasih sayang orang tua. Alan. Selalu ada timbal baliknya.”
Mungkin itulah alasan mengapa Tuhan Deg!!
mengambil kasih sayang orang tua darin- Hati Alan bagai ditikam saat menden-
ya, lalu diberikan kepada Elin seutuhnya. garnya, bahkan saat mengingatnya se-
Karena Elin hanya sebentar singgah di karang. Perkataan tersebut mampu
dunia ini. Karena Elin akan meninggalkan- menyindir seorang Alan yang sempat
nya lebih dulu. membenci adiknya sendiri.
Cahaya matahari sudah sempurna ter-
Kini Alan percaya bahwa hidup ini adil. tutupi awan, membuat kelabu semakin
Cerita hidupnya telah menjelaskannya. pekat. Udara mulai terasa dingin. Tak nam-
Ketika dulu Alan menjadi anak tunggal pak seorang pengunjung selain Alan di
selama lima belas tahun. Ia mendapatkan pemakaman. Semuanya telah pergi entah
perhatian dan kasih sayang orang tua un- kemana. Merasa cukup, Alan memutuskan
tuknya sendiri, lalu diambil seutuhnya dan untuk pulang.
diberikan kepada Elin yang singgah lebih “Kak Alan pulang dulu, ya, Elin,” ucapn-
sebentar darinya. ya.
Alan menghapus air mata yang dari
“Jika terus seperti ini, lambat laun Elin tadi mengalir di pipinya. Ia memasukkan
yang terkena imbasnya. Kamu membalas kembali kedua kertas tadi ke saku celanan-
ketidakadilan itu kepada Elin. Kamu mem- ya.
balas dengan cara membencinya. Kamu “Biar Elin gak lama-lama ngerasa kan-
membenci Elin seolah-olah dialah yang gen, Kak Alan bakal rutin berkunjung, kok.
salah. Tapi aku yakin, sebenci-bencinya Kalo gak ada halangan, Kak Alan akan rutin
kamu terhadap Elin, pasti ada di salah satu datang seminggu sekali,” sambungnya.
titik nuranimu yang menyatakan bahwa Alan masih saja mengoceh. Padahal
kamu menyayanginya. Hingga kebencian dia tahu, Elin belum tentu mendengarnya.
itu akan berubah menjadi kasih sayang ti- Tapi apakah Alan salah, jika ia berharap Elin
ada tara. Sebuah perubahan yang terjadi akan mendengarnya?
akibat sebuah faktor lain yang numpang Alan bangkit dari tempatnya, kemu-
lewat.” dian berbalik. Alan melangkah menjauh
dari pusara Elin, lalu berhenti saat baru tiga
Benar saja. Bahkan saat sahabatnya langkah. Alan kembali menoleh, menatap
itu mengatakannya, Alan telah membenci pusara Elin bersamaan dengan tetesan air
pertama yang jatuh ke bumi.
“Sampai jumpa, Malaikat Kecilku.” Alan
kembali melangkah pergi.
BERSAMBUNG…
MAJALAH AL-BAYAN 45
EDISI 15
CERGAM
Nikmat Tuhanmu
Karya: Myleni Salsabila (IMAD Akhwat)
46 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
Katanya?
Karya: Dhania & Verda (Kelas IX IMAD AKHWAT)
MAJALAH AL-BAYAN 47
EDISI 1
PRESTASI
48 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15
MAJALAH AL-BAYAN 49
EDISI 15
50 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 15