MAJALAH AL-BAYAN 01
EDISI 20
DAFTAR ISI
Asasiyah SPUM
04 Kejujuran Membawa Keberkahan 26 Bye-bye Overthinking
Kajian Utama Mozaik
06 Isra’ Mi’rajDanNilai-NilaiPendidikan 28 5 Fakta Unik Peristiwa Isra’ Mi’raj
Suara Alumni Jejak
10 Mencapai Tujuan Pendidikan 30 Bapak Pendidikan Indonesia
Ragam Pesantren Resensi
34 Kiat-kiat Bahagia Dengan Cuek
12 Remaja Literasi & Japerung 35 Belajar Sejarah Melalui novel
13 Membiasakan Santri Sholat Tahajjud &
Mengenal Wirauusaha Sejak Dini Puisi
36 Dimensi Waktu, Sosok Mulia, Berakhir, Guruku
14 Seminar Mengenal Diri & Motivasi Untuk Kelas 9 37 Menuju Rumah-Mu, Larut Malam, Dilanda
15 Sharing Dan Motivasi Al-Qur’an
Rindu, Do’aku
Galery Kegiatan
16 MIU, SDIT, SMPIT, TK ALAM Cerpen
17 IMAD, DAKWAH SOSIAL, YAYASAN, 38 Nasihat Bulan Purnama
40 Memperbaiki Diri
MARKOMINFO DAN K 5 42 Sang Baginda
Cerbung
Laporan Khusus 44 Teri Lele
18 Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Cergam
19 Reuni Pesantren Lansia Angkatan 16 48 Menuntut Ilmu
Opini 49 50 Waktu
20 Jadikan Isra’ Mi’raj Untuk Meningkatkan
Sholat Kita
Tausiiah
24 Belajar Dari Isra’ Mi’raj
Redaksi menerima karya berupa artikel, cerpen, puisi dan jenis tulisan lainnya. Naskah dikirim
berupa softcopy (file doc.) hard copy dan foto (softcopy file tidak lebih dari 25 Mb). Naskah yang
layak akan kami terbitkan di edisi selanjutnya. Naskah yang masuk dan diterbitkan menjadi hak
milik redaksi, dan akan mengalami proses editing tanpa mengubah isi artikel.
Kirimkan saran dan kritik anda ke Redaksi Majalah Al-Bayan, Pesantren Terpadu Daarul Fikri, Kp.
Warung Bambu RT. 001/09 Ds. Telaga Murni Kec. Cikarang Barat Kab. Bekasi Telp. (021) 8904078/79,
89116165. e-mail: [email protected]
REDAKSI
Pembina: KH. Ahmad Husein Dahlan, Lc. MA. (Pengasuh Pesantren), Kartubi, M.Pd (Ketua
1 Bidang Pendidikan), Erwin Pabeta, ST (Ketua 2 Bidang Dakwah) Penanggung Jawab: Rian
Dinata, SE (Ketua 3 Bidang HCD & Marketing), Pemimpin Redaksi : Didik Hermanto Dewan Redaksi:
Adam Nurrachman, Mustofa. Redaktur Ikhwan: Shofwan Muzhoffar, A. Syauqi, alyIchsan, M. Alfath,
Ugi R, Zidan A.Q, Wildy, Ridho A, Ridho J, Rafiddin Redaktur akhwat: Myleni salsabila, Naswa Izzati,
0D2evi A, MMAaJitAsaLAHHanAifLa-hB,ADYaAvNina C, Kireina A, Dhania L, Verda Yasmin. Layout: Opan Design Cover: Uqi
EDISI 20
SALAM REDAKSI
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wa- Nabi Muhammad SAW telah memper-
barakatuh. oleh kesempatan dan kehormatan yang
amat luar biasa yang tidak pernah diberikan
Hai sahabat Al-Bayan bagaimana ka- kepada siapapun untuk melihat dan mem-
barnya? Semoga Allah senantiasa member- buktikan betapa kekuasaan Allah tiada
ikan kesehatan dan selalu menguatkan hati bandingnya.
kita dalam menghadapi setiap permasalah-
an, aamiin, Alhamdulliah, kami segenap re- SAHABAT AL-BAYAN!
daksi majalah Al-Bayan mengucapkan puji Dalam rangka turut memberikan sajian
dan syukur kepada Allah S.W.T yang masih terbaik di hari besar umat islam, maka pada
memberikan kesempatan untuk penerbitan edisi ke 20 ini kami mengangkat tema ten-
majalah Al-Bayan edisi 20 ini. tang “Teladan Isra’ Mi’raj”. Di antara sajian
untuk mengenalkan kita lebih dalam ten-
Redaksi juga ingin menyampaikan uca- tang peristiwa Isra’ Mi’raj ini adalah Kajian
pan terima kasih kepada sahabat Al-Bayan khusus Isra’ Mi’raj. Adapula sajian transkip
yang senantiasa menikmati media literasi dari ceramah yang telah D’FIKR TV upload di
yang kami sediakan, dan kami memohon akun youtubenya. Ditambah dengan infor-
maaf jika dalam media ini terdapat banyak masi tentang Isra’Mi’raj yang kami rangkum
kesalahan. Semoga media ini bisa berman- dari berbagai sumber.
faat bagi kita semua. Harapannya, kita semua lebih memaha-
mi arti dan nilai dari Isra’Mi’raj Nabi Muham-
SAHABAT AL-BAYAN! mad SAW.
Kita umat muslim di Indonesia baru saja Selain itu, kami juga menghadirkan
memperingati hari besar umat islam yaitu karya-karya dari para santri yang karyanya
Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 27 dipublikasikan di majalah Al-Bayan, seperti
Rajab 1443 H bertepatan dengan 28 Febru- cerpen, suara alumni, cergam, dan ada cer-
ari 2022. Peristiwa Isra’Mi’raj dikenal sebagai bung terbaru di majalah Al-Bayan edisi 20
peristiwa ajaib karena juga memastikan ini.
kenabian Rasulullah SAW di luar pemaha- Jaga terus kesehatan para pembaca
man manusia. sekalian dari bahaya covid 19 dan varian
Isra Mi’raj adalah periode di mana per- terbaru virus omicron yang kini sedang
jalanan Nabi SAW dari Mekah ke Yerusalem marak-maraknya di laman berita-berita
yang biasanya memakan waktu berbu- nasional. Selamat menikmati sajian kami.
lan-bulan untuk diselesaikan. Isra’ artinya Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua,
Nabi Muhammad diperjalankan oleh Allah aamiin take care and stay at home…
S.W.T pada malam hari dari Masjidil Haram Wassalamualikum warahmatullahi wa-
ke Masjidil Aqsha dan Mi’raj artinya Nabi barakatuh.
diperjalankan dari Masjidil Aqsha Ke Sidrat-
ul Muntaha melewati langit ke tujuh bah-
kan sampai ke mustawa.
MAJALAH AL-BAYAN 03
EDISI 20
ASASIYAH
KH. AHMAD HUSEIN DAHLAN, LC., MA:
KEJUJURAN MEMBAWA KEBERKAHAND i t r a n s k i p d a r i Yo u t u b e o l e h R e d a k t u r A l - B a y a n
Pada pembahasan kali ini kita akan meng-
kaji tema yang sangat penting yaitu tentang tang betapa seringnya orang-orang Munafik
Ash-Shidq. Ash-Shidq ini artinya kebenaran mengingkari janji dan perjanjian dengan Ra-
yang lawan katanya adalah Al-Kadzib atau sullullah, tetapi kemudian Rasulullah mem-
dusta. Ash-Shidq ini artinya sesuatu yang berikan satu penjelasan yang sangat tegas
dan lugas. Bagaimanakah seorang Mukmin
Psesuai dengan kenyataan, tidak saja diung- sesungguhnya adalah orang yang amat san-
kapkan dengan lisan melainkan kebenaran gat jauh dari pada sifat yang mengingkari
tersebut juga diyakini dengan hati yang perjanjian itu. Allah Katakan di dalam Al-
paling dalam yang kemudian merefleksikan Qur’an:
satu amal yang nyata.
Satu hal yang tidak bisa dikatakan Ash- ِم َن ا ْل ُم ْؤ ِم ِن ْي َن ِر َجا ٌل َصدَقُ ْوا َما َعا َهدُوا
Shidq adalah pada saat lisan kita menyatakan الّٰلَ َعلَ ْي ِه ۚ فَ ِم ْن ُه ْم َّم ْن قَ ٰضى نَ ْحبَ ٗۙه َو ِم ْن ُه ْم َّم ْن
suatu kebenaran, hati kita kemudian meya- يَّ ْنتَ ِظ ُر ۖ َو َما بَدَّلُ ْوا تَ ْب ِد ْي ً ۙل
kini tentang kebenaran yang kita ucapkan,
tetapi kemudian apa yang dikerjakannya “Di antara orang-orang mukmin itu ada
berlawanan denga napa yang ada di dalam orang-orang yang menepati apa yang telah
hatinya. Maka itu tidak memberikan makna mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara
yang sesungguhnya tentang Ash-Shidq. mereka ada yang gugur, dan di antara mere-
ka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan
Ash-Shidq ini menjadi salah satu ciri utama mereka sedikit pun tidak mengubah (janjin-
yang membe- ya)” Al-Ahzab:23
dakan antara
orang Mukmin Tahukah Ikhwah, bagaimana Rasulullah
dengan orang- Shalallahu Alaihi Wasallam mengilustrasikan
orang Munafik. sebuah kebenaran yang dilakukan oleh seo-
rang Mukmin atas janji yang telah dia ka-
Ketika Ra- takan. Janji tersebut diwujudkan dalam satu
sulullah Shal- sikap yang sangat berani, dimana mereka
lallahu alaihi berhadapan dengan musuh-musuh Allah.
wasalam Mereka menukar jiwanya, menukar hartan-
menjelaskan
ten- ya dengan satu nilai yang sangat tinggi
yaitu nilai di hadapan Allah Subhanahu
Wa Ta’ala. Mereka tidak akan pernah
menghitung rugi dari apa yang mere-
ka persembahkan untuk Allah dalam
suatu perwujudan Ash-Shidq kepada
Allah Subhanallah Wa Ta’ala.
Ikhwah Rahimakumullah, ta-
hukah kita bagaimana ketika Ab-
durrahman bin Auf Radhiyallahu
‘Anhu saat beliau hijrah dari Me-
kah ke Madinah? Beliau ketika
dipersaudarakan dengan Sa’ad
bin Rabi’, beliau kemudian
mengajak Sa’ad untuk pergi
ke pasar yang dikelola oleh
orang-orang Yahudi. Semua
potensi ekonomi yang ada di
Madinah saat itu dikendalikan oleh
orang-orang Yahudi, dan mereka dikenal
sebagai kelompok manusia yang sering-
kali merugikan orang lain. Mereka sering
04 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
mengurangi timbangan, mereka sering men- Umat Islam menjual dengan tidak per-
jual sesuatu yang jelek dikatakan bagus. Dan nah mengurangi timbangan, umat Islam ti-
bukan saja itu, mereka pun kadang-kadang dak pernah menjual sesuatu yang jelek maka
memberikan harga yang sangat tinggi, kare- dikatakan jelek, sesuatu yang buruk maka
na mereka yakin bahwa barang-barang itu dikatakan buruk dan sesuatu yang baik maka
sangat dibutuhkan tersebut amat sangat dikatakan baik. Tidak saja itu, umat Islam
dibutuhkan oleh penduduk Madinah. Abdu- juga memberikan harga yang pantas kepa-
rrahman bin Auf ketika mengatakan kepada da para pembeli. Bahkan ketika umat Islam
Sa’ad bin Rabi’, “Adakah tanah yang anda mi- juga berdagang, maka mereka juga sering
liki di sekitar tempat ini?” memberikan tambahan lain daripada apa
yang standar kepada para pembel. Syahdan,
Kemudian Sa’ad bin Rabi’ mengatakan, cerita tentang kebaikan dan kejujuran umat
“Itu adalah tanah saya,” kemudian Abdurrah- Islam ini kemudian didengar oleh khalayak
man bin Auf membuka pasar, menyiapkan masyarakat yang ada di Madinah. Maka ber-
lapak-lapak dagang untuk umat Islam yang pindahlah, semua orang kemudian membeli
kebanyakan mereka meninggalkan rumahn- produk yang dijual oleh kaum Muhajirin dan
ya ketika mereka berhijrah dari Mekah ke Anshar.
Madinah. Maka para sahabat kemudian ber-
dagang di lapa-lapak yang disediakan oleh Demikianlah apabila kejujuran menja-
Abdurrahman bin Auf dan Sa’ad bin Rabi’. di prinsip utama, maka setiap orang akan
Apa yang berbeda dari cara menjual umat merasakan dampak langsung dari keber-
Islam dengan orang-orang Yahudi? manfaatan kejujuran tersebut.
MAJALAH AL-BAYAN 05
EDISI 20
KAJIAN UTAMA
ISRA’ MI’RAJ DAN NILAI-NILAI
PENDIDIKAN
Oleh: Didik Hermanto
B(PEMRED)
Bulan Rajab merupakan bulan
dimana Allah memilih untuk mem-
berangkatkan Nabi Muhammad den-
gan peristiwa Isra’ Mi’raj. Peristiwa ini
dialami oleh Nabi Muhammad saw
berapa waktu sebelum beliau hijrah ke
Madinah. Menurut KH Ahsin Sakho Mu-
hammad Isra Mi’raj terjadi pada Nabi
Muhammad setahun sebelum peristi-
wa hijrahnya Rasulullah. Sejarah juga
mencatat bahwa peristiwa yang tejadi
pada 27 Rajab tahun pertama sebelum
hijrah tersebut apabila dikonversi ke
dalam kalender Masehi, terjadi pada
malam Rabu, 25 Februari 621 M, yang
berarti 7 bulan sebelum beliau pindah
(hijrah) ke Madinah pada bulan Rabiul
Awal tahun 1 Hijriah (September 622
M).
Prof. Hamka berpendapat dalam
Tafsir al-Azhar, dalam peristiwa ini Al-
lah memang telah memperjalankan
Nabi Muhammad saw di waktu malam
dari Masjidil-Haram ke Masjid al-Aqsha
(yang jauh) sebagaimana dijelaskan
dalam Al-Isra:1. Jarak yang biasanya di-
tempuh sekitar 40 hari dengan berjalan
kaki atau unta, hanya ditempuh dalam
1 malam saja. Ini jelas tidak lazim, men-
yalahi kebiasaan (khariqul ‘adah).
Adapun Said Muhammad Ra-
madhan al-Buthy dalam Fiqh al-Sîrah
al-Nabawiyah, 2012) memberikan
definisi lengkap Isra’ Mi’raj. Isra’ adalah
perjalanan Nabi Muhammad SAW dari
Masjid al-Haram di Mekkah ke Masjid
al-Aqsha di al-Quds, Palestina. Sedang-
kan Mi’raj adalah naiknya Rasulullah
SAW menembus lapisan langit terting-
gi sampai batas yang tidak bisa dijang-
kau oleh semua makhluk, malaikat, jin
dan manusia. Dan perjalanan itu ber-
langsung hanya semalam.
06 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
Terjangkau Oleh Akal dan Sains ,,
Keesokan hari setelah peristiwa Isra’
Namun ternyata,
Mi’raj Rasulullah SAW menceritakan ke- provokasi Abu
pada penduduk Mekkah. Abu Jahal dan
Jahal dan beberapa
para pengikutn- pembesar kafir
ya menolak men-
tah-mentah informa- Quraisy lainnya tidak
si tersebut. Bahkan ia mampu membatalkan
menjadikan peristiwa keimanan Abu Bakar
itu sebagai olok-olok Ash-Shiddiq. Dengan
dan senjata untuk logika sederhana beliau
menarik beberapa
kaum muslimin agar cukup berkata “jika
meninggalkan Islam. yang menyampaikan
Menurut mereka,
perjalanan Nabi di berita itu adalah
malam hari itu sangat Muhammad SAW, pasti
tidak masuk akal.
itu benar adanya.”
Namun ternyata,
provokasi Abu Jahal umnya baik kawan maupun lawan. Beliau
dan beberapa pem- (Nabi Muhammad saw) membawa berita
besar kafir Quraisy benar dan pasti (khabar shadiq/true re-
lainnya tidak mampu port). Jika dukun yang menamakan dirin-
membatalkan kei- ya sebagai orang bodoh bisa dipercaya,
manan Abu Bakar mengapa mereka tidak percaya kepada
Ash-Shiddiq. Dengan Nabi Muhammad saw? Itulah akal Abu Ba-
logika sederhana be- kar ash-Shiddiq r.a., yaitu akal yang jernih;
liau cukup berkata akal yang sanggup mendudukkan ses-
“jika yang menyam- uatu pada tempatnya.
paikan berita itu ada-
lah Muhammad SAW, Dalam sebuah tulisan Jurnal Ilmiyah
pasti itu benar adan- (RELIGIA April 2012) berjudul Isra’ Mi’raj
ya.” Ucapan tersebut Sebagai Mukjizat Akal memaparkan
sebagaimana dijelas- tentang teori Zero Celvin dimana apabi-
kan oleh Dr. Adian la sebuah benda didinginkan hingga nol
Husaini bahwa Isra’ derajat celvin maka benda tersebut bisa
Mi’raj sangat masuk menjadi tak terhingga berada dimana-
di akalnya Sayyidina pun juga. Ia juga bisa menumpuk menja-
Abu Bakar ash-Shid- di satu. Sehingga jika ada seribu partikel
diq, namun tidak namun seolah menjadi hanya satu par-
masuk pada akalnya tikel saja. Dengan teori ini kisah kehadiran
Abu Jahal (adianhu- Nabi di berbagai tempat saat peristiwa
saini.id). Isra dan Mi’raj sangatlah mungkin terjadi.
Di Kamar beliau, di Gurun Pasir bersama
Lebih lanjut Dr. rombongan kafilah unta, hingga di Masji-
Adian Husaini men- dil Aqsha.
jelaskan logika se-
derhana Abu Bakar Jika Nabi “didinginkan” atau energinya
Ash-Shiddiq berang- dikosongkan (nol), maka panjang gelom-
kat dari keyakinan bang menjadi mendekati tak hingga, se-
akan penyampai hingga bisa muncul dimanapun dalam
berita yang terper- ruang–waktu, dalam sebuah kesatuan
caya (Al-Amien) yang ujud (super ego) dan bukan serpihannya.
kejujurannya diakui istilah energi dikosongkan (didinginkan),
oleh bangsa dan ka-
MAJALAH AL-BAYAN 07
EDISI 20
bukan dalam pengertian sempit tubuhnya menyebut agar kita dan keluarga senan-
dimasukkan saja ke dalam kulkas. Namun tiasa mendirikan shalat dan sabar. Nabi
lebih jauh lagi, yaitu tatkala dalam Muhammad SAW juga menyeru agar para
dimensi kesadaran yang lebih “primer”, orang tua memperhatikan masalah shalat
energinya (E = energi pembangkangan/ sejak dini. Misal, menyuruh anak-anak
ego) dinolkan, alias kesadaran yang pas- mereka shalat saat berusia tujuh tahun,
rah-total secara total atas kehendak Nya, bahkan dizinkan mendidik dengan puku-
sehingga vibrasi kesadaran bergetar cepat lan jika mereka meninggalkan shalat saat
menuju tak hingga dan ‘melembut’ (latief). memasuki usia sepuluh tahun (HR. Abu
Pada kondisi ini secara otomatis atom-at- Daud). Itulah mengapa para ulama se-
om tubuh dalam dimensi fisik yang lebih misal Imam al-Ghazali menjadikan shalat
sekunder, akan diam mutlak sebagaimana sebagai kurikulum inti dalam mendidik
penjelasan teori di atas. anak.
Apabila sebuah benda didinginkan hingga nol derajat
celvin maka benda tersebut bisa menjadi tak terhingga
berada dimanapun juga. Ia juga bisa menumpuk
menjadi satu. Sehingga jika ada seribu partikel namun
seolah menjadi hanya satu partikel saja. Dengan teori
ini kisah kehadiran Nabi di berbagai tempat saat
peristiwa Isra dan Mi’raj sangatlah mungkin terjadi.
Di Kamar beliau, di Gurun Pasir bersama rombongan
kafilah unta, hingga di Masjidil Aqsha.
Perintah Sholat Sebagai Nilai Pendi- Perhatian terhadap pendidikan shalat
dikan ini harus lebih diutamakan daripada
hal lainya. Andaisaja orangtua khawatir
Banyak hikmah maupun ibrah yang anak-anaknya tidak bisa menyelesaikan
tersimpan dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, pelajaran matematika, tentu orangtua ha-
terutama bagi orang yang berakal sehat. rus lebih khawatir apabila anaknya belum
Salah satunya adalah nilai-nilai pendi- mampu mendirikan shalat. Sebab anak
dikan yang patut untuk direnungkan dan adalah amanah, dan setiap amanah akan
diaplikasikan di balik keagungan mu’jizat dituntut pertanggungjawabannya.
ini. Khususnya dalam dunia pendidikan
yang tentu mempunyai banyak tantan- Salah satu harapan terbesar dari iba-
gan dari tahun ke tahun. Ibadah sholat dah shalat ini adalah pencapaian akhlak
contohnya, sebagai “oleh-oleh” dalam yang baik. Sebagaimana fungsi dari shalat
peristiwa Isra’ dan Mi’raj ini, maka sebagai adalah mencegah perbuatan keji dan
seorang muslim kita harus meyakini nilai mungkar (Al-Ankabut:45). Menurut Ju-
pendidikan yang ada di dalamnya. naidi Safitri (uii.ac.id) Banyak sekali pem-
belajaran akhlak di dalam ibadah shalat.
Terkait hal ini banyak hal yang ha- Diantaranya, kita dididik untuk menjadi
rus kita refleksikan. Ada beberapa per- orang yang cinta kebersihan, memakai
tanyaan dalam membantu hal tersebut. pakaian yang beradab, disiplin waktu,
“Apakah shalat kita sudah benar, sesuai siap memimpin dan dipimpin, rendah
syarat, rukun dan adabnya? Apakah kita hati, menjaga persatuan, menebarkan
sudah istiqamah mendirikan shalat secara kedamaian (salâm) kepada sesama dan
berjama’ah? Apakah keluarga kita sudah sebagainya. Akhlak-akhlak mulia seperti
mendirikan shalat? Dan masih banyak lagi ini hanya akan muncul dari orang-orang
pertanyaan yang harus dijawab terkait yang telah mendirikan shalat dengan be-
shalat yang kita laksanakan,” nar, istiqamah dan ikhlas.
Perintah Allah dalam surat Thaha:132
08 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
Lebih lanjut Junaidi Safitri menuturkan seperti mereka yang lahir dari proses pen-
bahwa hal yang tidak boleh dilupakan didikan yang Islami dan teritegrasi antara
adalah bahwa Isra’ Mi’raj juga memberi ilmu dan adab. Akhirnya nilai pendidikan
isyarat pentingnya menguasai ilmu peng- yang paling penting tentu saja pendi-
etahuan dan teknologi. Umat Islam harus dikan spiritual. Nilai pendidikan spiritual
mampu mengintergariskan ilmu-ilmu wa- ini bertujuan agar hubungan seorang
jib ‘ain dan wajib kifayah. Ilmu syari’ah dan hamba dengan Penciptanya lebih dekat.
ilmu umum. Inilah yang dilakukan oleh Sebagaimana Nabi yang selalu merasa
ulama sekaligus ilmuwan terdahulu seperi lebih dekat dengan Allah karena mener-
ibnu sina, al-Biruni al-Khawarizmi dan se- ima perintah shalat secara langsung dari
bagainya. Dengan memadukan ilmu-ilmu Allah SWT.
tersebut mereka mampu membangkitkan
peradaban Islam saat itu. Bukankah ban- Inilah nilai pendidikan utama dalam
gkitnya peradaban harus didahului den- peristiwa ini, yaitu agar kita senantiasa
gan bangkitnya tradisi ilmu? membangun kedekatan dengan Allah
SWT. Wallahu a’alamu bis shawab
Saat ini umat islam merindukan sosok
MAJALAH AL-BAYAN 09
EDISI 20
SUARA ALUMNI
MENCAPAI TUJUAN PENDIDIKAN
Randu Fajar Alyansyah, Alumni SMPIT Daarul Fikri Angkatan ke 12, Alumni
JFakultas Farmasi Universitas Gajah Mada
“Jangan tanyakan apa yang negara ini
berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang
telah kamu berikan kepada negaramu,”
ucap Ust. Hainol di kelas dengan mengutip
perkataan seorang presiden Amerika ke-
35, John F. Kennedy. Kalimat klise itu mem-
berikan energi besar pada diri seorang
anak kecil polos untuk memikirkan apa
yang siap dia berikan pada tempat mana-
pun dia berpijak. Saat ini, anak itu sudah
berubah jadi mahasiswa profesi apoteker,
terluntang-lantung dengan jas lab, hafalan
obat dan efek samping, serta segala persia-
pan menghadapi masa depan yang (semo-
ga) cerah.
Perkenalkan saya Randu Fajar Alyan- disangka-sangka.
syah, akrab dipanggil Randu. Sekarang Tentu perjalanan tidak berhenti di situ.
menimba ilmu di salah satu universitas di
Yogyakarta yang ‘katanya’ indah. Ternya- Berlanjut dengan bersekolah di Kuningan
ta benar, Yogyakarta itu kota yang indah juga justru meyakinkan hati saya apa yang
dan nyaman setelah melewati 4,5 tahun di perlu saya pilih di masa depan. Sekolah ini
sana. Tetapi, bukan kota Yogyakarta yang juga menjadi gerbang saya agar mencapai
akan terbahas di sini, melainkan perjalanan salah satu tujuan saya yaitu berkuliah di
sampai akhirnya terjebak di kota indah ini. Yogyakarta. Allah adalah sebaik-baik per-
encana. Melalui sekolah ini akhirnya saya
Kehidupan selama bersekolah di Daarul memeroleh banyak ilmu organisasi dan so-
Fikri cukup meninggalkan banyak kesan sialisasi yang kurang saya dapatkan di SMP,
dan makna. Meskipun hanya tiga tahun, serta menjadi pembuka jaringan saya agar
tetapi justru menjadi salah satu perjalanan memeroleh beasiswa untuk berkuliah di
penting, sampai saat ini. Pertama kali saya Yogyakarta. Waktu terus berjalan dan Allah
akhirnya berencana dan bermimpi untuk terus membimbing saya sampai akhirnya
kuliah di Yogyakarta adalah karena salah mimpi saya terwujud. Dalam satu waktu
satu guru di Daarul Fikri yang berasal dari nostalgia, saya merasa bahwa perjalanan
universitas tersebut. Beliau menyampaikan saya hanya dimulai dari secercah doa kecil
bahwa universitas ini memiliki laborato- dalam hati. What a beautiful plan!
rium kimia yang lengkap. Sungguh, teti-
ba hati ini tergerak dan bermimpi untuk Kuliah bukan tempat untuk berleha-le-
berkuliah di sana yang alhamdulillah Allah ha, apalagi masa sia-sia. Jaringan dan ilmu
mengaminkan apa yang saya cita-citakan. terbentang luas sampai-sampai banyak
Saya kira sekolah ini hanya menjadi satu kesempatan yang datang silih berganti.
perantara saja untuk mencapai tahap se- Tentu, hal itu tidak saya sia-siakan. Dim-
lanjutnya dalam pendidikan, ternyata saya
salah. Sejak saat itu, saya menjadi sangat
yakin bahwa Allah mengetahui apa yang
hamba-Nya rasakan dan tanamkan dalam
hati. Allah juga selalu memberikan rezeki
kepada hamba-Nya dari arah yang tidak
10 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
ulai dengan mengikuti kelompok studi dan pengalaman menantang diri saya
kanker, CCRC (Cancer Chemoprevention untuk terus mencari sisi-sisi kehidupan
Research Center) Fakultas Farmasi UGM yang dapat menjadi bekal dan persiapan
yang berhasil membuka mata dan mela- saya dalam mencapai cita-cita di masa de-
tih saya bagaimana berpikir sistematis dan
lika-liku kehidupan seorang peneliti, pan. Saya selalu yakin atas takdir Qadha’
sampai menjadi seorang Kepala dan Qadar yang Allah tetapkan
Departemen Kajian Strategis atas hidup seorang manusia
dan Eskalasi Isu di BEM Kel- meskipun dia terlahir hina.
uarga Mahasiswa Fakultas Allah selalu bersama
Farmasi UGM. Saya kira prasangka hamba-Nya.
banyaknya organisasi Kalimat/petuah yang
yang diikuti bukan ha- selalu saya tanamkan
nya menjadi penambah dan dapat diamal-
CV yang akan kita tu- kan untuk kita selalu
liskan, tetapi makna apa yakin atas apa yang
yang akan kita peroleh Allah rencanakan ke-
dan sampaikan saat dan pada kita, meskipun
setelah menjalaninya. Tentu itu terlihat buruk di mata
kuliah tidak berhenti dengan kita. Dahulu, saya pikir ti-
ilmu, jaringan, dan organisasi, dak berhasil lolos SNMPTN
tetapi juga lom- menjadi hal yang hina dan
ba, pengabdian, saya merasa Allah
serta magang. tidak adil kepa-
Alhamdulillah da saya. Ternya-
semua bidang ta, di titik ini
tersebut ber- saya menye-
hasil saya sali apa yang
peroleh dan saya pikir-
rasakan sela- kan saat itu
ma berkuliah S1 di sana yang meskipun
semoga dapat menjadi bekal saya dalam
menghadapi kehidupan di luar sana. rasa penyesalan itu tetap ada. Harapan
saya, semoga siapapun yang membaca
Kefakiran dan hausnya saya atas ilmu tulisan ini, selalu meyakinkan hatinya pada
ketetapan Allah dan terus berusaha se-
maksimal mungkin.
MAJALAH AL-BAYAN 11
EDISI 20
RAGAM PESANTREN
REMAJA LITERASI
Rabu (9/2/22) kurikulum SMP-IT Fullday
kembali memunculkan program barunya
yakni ”Karya Tulis Remaja” (KTR). Program
ini sengaja diadakan khusus santri kelas
9 yang ikhwan maupun akhwat sebagai
syarat kelulusannya.
Santri diberi waktu untuk membuat
karya tulisnya dalam jangka waktu 1 bu-
lan. Selepas mereka menyelesaikannya,
karya tulis diberikan ke pembimbingnya
masing-masing untuk dikoreksi. Kemudian
mereka memresentasikannya kepada guru,
di bagian ini mereka betul-betul diperbaiki
ejaannya hingga sempurna penulisannya.
Setelah itu dijadikan kumpulan buku cerp-
en-cerpen seperti tahun sebelumnya.
Diadakannya program ini supaya set-
iap santri dapat mengeluarkan semaksi-
mal mungkin potensi literasinya sehingga
santri memiliki potensi bagus dalam pem-
buatan karya tulisnya. ”Keluarkanlah po-
tensi potensi terbaik yang dimiliki kalian
semua.” Itulah pesan ustadzah Arofah
kepada santri, selaku kurikulum SMP-IT
Daarul Fikri Fullday.
JAPERUNG
Kemeja gesper sarung atau yang sering
disebut dengan Japerung oleh Santri IMAD
Ikhwan, adalah salah satu program unggu-
lan Muntada/Osis IMAD Ikhwan periode
2021-2022.
Teknisnya, Program unggulan Munta-
da/Osis IMAD Ikhwan ini dilaksanakan se-
tiap hari Rabu-Jum’at, di mana pada hari
tersebut seluruh santri menggunakan ke-
meja, sarung, gesper, name tag santri, peci
nasional serta sorban atau sajadah. Namun
untuk hari Rabu-Kamis di masing-masing
tingkatan memiliki ciri khas tersendiri,
yaitu untuk kelas 3 menggunakan keme-
ja formal berwarna merah marun, kelas 4
berwarna hitam dan untuk pengurus Mun-
tada khusus menggunakan jas formal ber-
warna hitam dan juga pin Muntada pada
dada bagian kiri. Dan khusus untuk hari
Jum’at, seluruh santri dari seluruh tingka-
tan menggunakan kemeja formal berwar-
na putih dan peci putih.
Tujuannya adalah melatih kedisiplinan
santri dimulai dari kedisiplinan dalam
berpakaian serta menanamkan tentang
pentingnya kerapihan kepada santri.
Red: alyichsan
12 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
MEMBIASAKAN SANTRI SHOLAT TAHAJUD
Mengawali masa jabatannya MUNTA-
DA periode 2021-2022 memunculkan pro-
gram baru yaitu “Cinta Tahajud”. Program
ini dihadiri oleh Unit IMAD ikhwan, akhwat
dan para guru. Acara yang bertempat di
Masjid Baitul Maqdis ini bertajuk “Meraih
Surga dengan Mengikuti Sunnah Rasulull-
ah Saw”.
Program ini diawali dengan diban-
gunkannya para santri pada jam 02.30,
setelah itu sholat tahajud bersama yang
dipimpin oleh Ust. Wahyu Al-Hafidz. Kemu-
dian dilanjut dengan sholat subuh berja-
ma’ah disambung dengan kajian subuh
yang diisi oleh KH. Ahmad Husein Dahlan,
Lc. MA. dan diakhiri dengan sarapan bersa-
ma.
Tujuan diadakan acara ini adalah, agar
santri senantiasa membiasakan diri sholat
tahajud di manapun mereka berada serta
dapat mengawali sunnah-sunnah Rasu-
lullah Saw. “Tetaplah melaksanakan sholat
tahajud di manapun kau berada. Karena,
kau yang membutuhkan Allah. Bukan Al-
lah yang membutuhkanmu,” tukas Kak Kh-
olis Adri Tamma selaku ketua panitia acara
Cinta Tahajud.
MENGENAL WIRAUSAHA SEJAK DINI
Market Day kembali digelar oleh SDIT
Daarul Fikri. Acara yang berlangsung pada
Kamis, 20 Januari berlokasi di lapangan ge-
dung SDIT, Cikarang Barat. Dimulai sejak
pukul 07.30 WIB yang dibuka secara resmi
oleh Ustadz Hafidz selaku kepala sekolah.
Pelaksanaan Market Day kali ini men-
gusung tema “Menanamkan jiwa wirausa-
ha islami sejak dini”. Seperti sebelumnya
seluruh santri dari setiap unit Daarul Fikri
pergi berdatangan untuk membeli jajanan
yang tersedia seperti dimsum, roti, nasi
goreng dan masih banyak lagi. Acara ini
disambut antusias oleh unit SDIT dan mas-
yarakat setempat, dan makanan mulai ha-
bis sekitar pukul 10.00 WIB.
“Alhamdulillah, acara berjalan lancar,
walau khawatir karena cuaca akan hujan,
makanan yang dijual pun habis, stoknya
bahkan kurang,” ujar Ustadzah Nurul Hi-
dayati selaku ketua panitia. Market Day
kali ini meraih keuntungan terbesar, yaitu
RP 3.000.000,00. Acara tersebut diharap-
kan mampu meningkatkan jiwa usahawan
terhadap santri sebagaimana sunnah Nabi
yang telah beliau ajarkan.
MAJALAH AL-BAYAN 13
EDISI 20
SEMINAR MENGENAL DIRI
Sabtu (19/02/22) telah berlangsung
acara seminar remaja yang diselenggara-
kan oleh Pesanteren Terpadu Daarul Fikri,
acara ini diisi oleh Ibu Lina Melinda Kus-
mawati, S.Psi. Acara yang berlokasi di Mas-
jid Baitul Maqdis ini diikuti oleh seluruh
santri baik Ikhwan maupun Akhwat.
Dengan adanya acara tersebut, santri
diharapkan dapat menemukan jati dirin-
ya dan menggali potensi pada diri, selain
itu santri diberitahu tentang mesin kecer-
dasan, yang di mana mesin kecerdasan
dibagi 5 bagian belah otak, yaitu: Sensing,
Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting.
Di sisi lain, santri diberikan satu lem-
bar kertas untuk diisi, dan ada berbagai
macam pertanyaan di dalamnya, setelah
santri menjawab pertanyaan tersebut,
santri diberi pemahaman tentang apa
maksud dari kertas tersebut, gunanya ker-
tas tersebut adalah agar santri mengeta-
hui otak sebelah mana yang sering mere-
ka pakai.
Para santri Ikhwan maupun Akhwat
menyaksikan acara seminar ini dengan
hati yang gembira, karena materi yang
diberikan bisa dibilang seru.
MOTIVASI UNTUK KELAS 9
Telah dilaksanakan acara Achievement Mo-
tivation Training (AMT) yang dibuat untuk sant-
ri SMP-IT Fullday kelas 9 baik ikhwan maupun
akhwat. Acara berlangsung pada Kamis (24/02)
ini bertajuk “Welcome My Future” dan bertem-
pat di gedung SDIT lantai tiga berjalan dengan
khidmat.
Pengisi motivator dalam acara ini yakni,
Ahmad Jaelani S.pd.I C.MNLP, dengan pengala-
mannya, ia dapat memotivasi para santri serta
bisa merubah pola pikir mereka menjadi lebih
serius di jenjang akhir kelas 3 SMP ini. Di akh-
ir acara, santri mengasah kepintaran mereka
dengan praktek mengikat tali tanpa mengubah
tangan kanan ke tangan kiri dan tidak melepas
setiap ujungnya. Sedangkan, untuk santri kelas 7
& 8 mereka mengisi waktunya dengan menghias
pot bunga. setelah itu, pot diisi dengan berbagai
macam tanaman, kemudian digantung di Pagar
besi lapanagan pasir.
Dengan diadakan acara ini harapann-
ya, agar mereka bisa membuka mindset mereka
ke jenjang selanjutmya. “Saya sangat terharu
kepada mereka bahkan diakhir acara mereka be-
nar-benar memuhasbah diri serta merenungkan
masadepannya mau bagaimana.” ujar Ustadzah.
Siti di akhir wawancara.
14 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
By: Faqih Gibran (IMAD Ikhwan) By: Maitsa Hanifa(IMAD Akhwat)
SHARING DAN MOTIVASI AL-QUR’AN
Isra Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah
Saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa Jateng. Kemudian ketika kelas 4 hingga 6
lalu naik ke Sidratul Muntaha. Di hari libur ia pindah ke SDIT Al-Hikmah, Jaksel. Lalu di
Isra Mi’raj pada tanggal 28 Februari 2022 SMP-SMA ia pindah lagi ke PPT Darul Qur’an
para santri mengisi kegiatan di pagi hari Mulia, Bogor dan mengambil jurusan IPA.
dengan Tasyji’ Akbar yang dibuat oleh su- Ketika kuliah mengambil S1 jurusan ilmu
pervisor Al-Qur’an. Syariah di LIPIA, Jakarta.
Tak hanya itu ia sudah menghatamkan
Acara yang bertajuk “Membersamai Al- Qur’annya di kelas 6 SD dan untuk yang
Qur’an agar dapat Menjadi Hamba Pilihan kedua kalinya menghatamkan Qur’an kelas
Allah Yang Maha Rahman” diisi oleh Ust. 3 SMP dan baru mutkin 15 juz. Kemudian di
M. Saihul Basyir, LC. Sebelum acara dimu- tahun 2014 ia mendapatkan juara 2 di lom-
lai grup marawis yang dibimbing Ust. Fajar ba MHQ 30 juz tingkat nasional di Jakarta.
tampil terlebih dahulu, setelah itu acara pun Lalu di tahun 2014 juga mewakili ASEAN Pa-
dimulai yang dimoderatori Ust. Farhan Hilal sifik di lomba MHQ 30 juz di Jakarta. Setelah
Sing. itu mengikuti lomba Tafsir Bahasa Arab &
MHQ 30 juz di Kuwait dan ia tidak mendapt-
Ketika acara berlangsung Ust. Basyir kan juara, tapi di tingkat nasional mendap-
sering mengajak santri membaca Al-Qur’an atkan juara 1 dalam lomba MHQ 30 juz &
tanpa melihat, bahkan setiap ada pertan- Tafsir Bahasa Arab MTQN di tahun 2017.
yaan yang dilontarkannya pasti ada hadiah Tujuan diadakannya acara ini, agar
uang atau hadiah lainnya. Di tengah perbin- memotivasi santri-santri dan belajar pen-
cangannya dengan santri-santri ia sering galaman-pengalaman dari penghafal Al-
kali menceritakan pengalaman lomba-lom- Qur’an serta bisa merasakan bagaimana
banya mulai dari tingkat sekolah, kabupat- letihnya menghafal Al-Quran. “Mudah-mu-
en, propinsi, dan bahkan sampai interna- dahan bisa menambah lebih banyak lagi
sional untuk mewakili indonesia. hafalannya dan bisa mencapai target yang
ditentukan oleh sekolah, serta tetep seman-
Tak sampai situ saja Ust. Basyir juga se- gat dalam menghafalnya,” ujar Ust. Dahruji
orang penghafal Al-Qur’an 30 juz dan ahli selaku supervisor Al-Qur’an.
tafsir bahasa arab serta sejak kecil ia sudah Red: Ridho Jundullah
dipondokkan oleh orang tuanya dari kelas
3 SD di Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an,
MAJALAH AL-BAYAN 15
EDISI 20
GALERY KEGIATAN
MI MATHLAUL ULUM
Permbelajaran Tematik Permbelajaran Tematik
SDIT DAARUL FIKRI
Hari Santri Berprestasi Fun Game
SMPIT DAARUL FIKRI
Ekskul Tataboga Hasta Karya
TK ALAM
Kunjungan Rumah Sakit Ridhoka Salma Pembelajaran Outdoor
16 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
IMAD
Outing Ke Museum PETA Outing ke Museum Nasional Sejarah Alam
Indonesia
DAKWAH SOSIAL
Pemberian Donasi Ke Korban Gunung Pemberian Sembako Pejuang pendidikan
Semeru
YAYASAN
Kunjungan Manejemen Pesantren At-Taqwa Foto Bersama Pengurus
MARKOMINFO DAN K5
Pelatihan Security Dan K5 Pembekalan Materi
MAJALAH AL-BAYAN 17
EDISI 20
LAPORAN KHUSUS
PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH
SSeperti yang biasa kita lihat, murid dinilai PKKS tersebut diantaranya Nurul Fajri, Al-Ara-
guru, dan guru dinilai kepala sekolah. Akan bi, Al-Makmur sebagai tuan rumah, dan
tetapi kali ini kepala sekolah bahkan seluruh Daarul Fikri.
aspek yang bersangkutan dengan kepala se-
kolah pun ikut dinilai. Jum’at (28/01) Daarul Teknisnya yaitu diawali dengan pembu-
Fikri tercatat sebagai sekolah yang mengikuti kaan dengan acara seremonial secara resmi
Penilaian Kinerja Kepala Sekolah atau (PKKS), dihadiri oleh tim penilai serta seluruh kepala
kegiatan ini dimulai dari tanggal 4 Januari sekolah yang bersangkutan, kemudian dilan-
sampai dengan 31 Desember. jut dengan pemaparan oleh masing-masing
Penilaian ini dinilai dari 8 standar dian- kepala sekolah mengenai capaian atau has-
taranya yaitu: Siswa, SKR, proses, data pen- il kinerja kepala sekolah selama setahun.
didik & pendidikan, sarana, pengelolaan, Setelah itu dilakukan cek fisik atau penilaian
dan pembiayaan. Adapun metode-metode terkait data-data seperti kurikulum, program
penilaiannya yang diambil olehnya, doku- kerja dan lain sebagainya. Untuk Unit SMA-U
men-dokumen penunjang kinerja kepala sendiri dinilai oleh Bapak Drs. H. Sujadi Mpd.
sekolah, lalu pemaparan laporan visi misi, “Bersyukur dengan adanya PKKS ini, sehing-
program-program sekolah, penilaian guru ga kinerja para kepala sekolah dapat dinilai
dan tata usaha. Kegiatan ini dilaksanakan se- selama setahun terkait dengan capaian, pro-
tiap tahun guna menilai kinerja para kepala gram kerja visi misi dan lain sebagainya,”ujar
sekolah selama setahun. Ust. Novi Maulana Yusup selaku kepala Se-
Untuk unit SMP-IT Daarul Fikri Fullday kolah SMA-U Daarul Fikri.
maupun Boarding dilaksanakan di Gedung
Baitul Qur’an Pesantren Terpadu Daarul Fikri Red: Ridho J. & Wildy S.
sendiri serta yang melakukan penilaian ada-
lah Bu Hj. Iis Istiqomah. Acara berjalan den-
gan lancar serta diakhiri dengan obrolan
hangat antara Bu Hj. Iis Istiqomah dengan
para kepala sekolah dan guru-guru Pesant-
ren Terpadu Daarul Fikri.
Sama halnya dengan SMA-U Daarul Fikri,
juga melaksanakan penilaian kinerja kepala
sekolah, namun untuk Unit SMA dilaksan-
akan di sekolah Al-Makmur Cikarang. Pada
hari itu terdapat 4 sekolah yang mengikuti
18 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
REUNI PESANTREN LANSIA ANGKATAN 16
Meski dalam kondisi pandemi, si-
laturrahmi tetap memberikan warna
kehidupan bagi umat Islam dan Allah
tak main-main dalam memberikan nilai
positif bagi siapa saja yang mau men-
yambung tali silaturrahim. Dalam hal
ini, Lembaga Dakwah dan Sosial (LDS)
memiliki program yaitu Reuni Pesant-
ren Lansia.
Tepatnya Rabu (16/02) dilaksan-
akannya agenda bulanan Reuni Pe-
santren Lansia Angkatan ke-16 yang
dijadikan sebagai sarana silaturrahim,
dengan mengangkat tema “Mari Ber-
sama Menjalin Silaturrahim, Menjaga
Ukhuwah dan Tebar Manfaat Untuk
Kepentingan Umat”. Acara ini dimulai
pada pukul 11.00 s/d selesai, berlo-
kasi di Gedung Baitul Qur’an dengan
diawali sambutan yang diisi oleh Ket-
ua Alumni Pesantren Lansia Ibu Hajjah
Sri Rahayu kemudian dilanjut dengan
tausiyah yang diisi oleh ust.Hainol Basri
S.Sos.I. Acara ini dihadiri oleh 40 Alum-
ni Pesantren Lansia.
Tujuannya “Tetap mempererat tali
persaudaraan sesama angkatan, sarana
untuk menambah ilmu, dan mereka in-
gin tahu pesantren Daarul Fikri itu yang
mana,” ujar Ust. Nasrullah selaku direk-
tur LDS.
MAJALAH AL-BAYAN 19
EDISI 20
OPINI
JADIKAN ISRA’
MI’RAJ UNTUK
MENINGKATKAN
SHOLAT KITA
Disederhanakan oleh Allah SWT yang tidak bisa disaksikan oleh
manusia lainnya. Dalam buku tersebut
TRidho Alfarizi juga dijelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj
sumber: islampos.com adalah perjalanan malam yang dilakukan
oleh Rasulullah SAW bersama malaikat Ji-
Tak terasa, kita telah memasuki tanggal bril dari Masjidil Haram di Mekkah ke Mas-
28 Februari atau bertepatan pada tanggal jidil Aqsa di Yerussalem dengan menung-
27 di bulan Rajab. Yang berarti umat Islam gangi Buroq yang sangat cepat.
telah memperingati peristiwa Isra Mi’raj
Nabi Muhammad SAW. Isra Mi’raj Nabi
Muhammad SAW diabadikan di dalam Al-
Qur’an Surah Al-Isra’ ayat 1 sebagaimana
Allah berfirman yang artinya, “Maha Suci
Allah yang telah memperjalankan ham-
ba-Nya pada suatu malam dari Masjidil
Haram ke Masjidil Aqsa yang Allah telah
memberkahi sekelilingnya supaya Allah
memperlihatkan sebagian tanda-tanda
kekuasaan-Nya, Allah sungguh Maha Men-
degar dan Maha Melihat.”
Peristiwa Isra Mi’raj terjadi sebe-
lum Nabi hijrah ke Madinah. Isra Mi’raj juga
merupakan mukjizat dan tanda kerisala-
hannya Nabi Muhammad SAW. Isra Mi’raj
sebenarnya adalah dua peristiwa yang ber-
beda. Namun, karena kedua peristiwa ini
terjadi pada waktu yang bersamaan maka
disebutlah Isra Mi’raj. Isra yang berarti
perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil
Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di
Yerussalem, sedangkan Mi’raj merupakan
perjalanan Nabi Muhammad SAW dari
bumi menuju langit ke tujuh, kemudian ke
Sidratul Muntaha. Peristiwa Isra Mi’raj juga
merupakan peristiwa turunnya sholat.
Dalam buku 99 Kisah Menakjub-
kan Dalam Al-Quran karya Ridwan Abqary
terbitan Mizan Publika, dijelaskan bahwa
peristiwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa
dimana Allah SWT memberikan perintah
langsung kepada Nabi Muhammad SAW
untuk melaksanakan sholat lima waktu.
Tak hanya itu, perjalanan Isra Mi’raj yang
dilakukan oleh Nabi Muhammad bersama
Malaikat Jibril ini membuat Nabi berke-
sempatan untuk menyaksikan kebesaran
20 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
Saat Nabi Muham- Itulah yang dijelaskan di dalam
mad diajak oleh Malaikat buku 99 Kisah Menakjubkan Dalam Al-Qu-
Jibril untuk pergi ke lan- ran karya Ridwan Abqary. Namun, setelah
git ketujuh, di tiap-tiap membaca penjelasan di atas, apakah kita
lapisan langit Nabi Mu- yang sudah diberikan keringanan sholat
hammad menjumpai Na- yang awalnya 50 kali dalam sehari men-
bi-Nabi terdahulu. Saat jadi 5 kali sehari, sholat kita sudah sung-
sampai pada langit ketu- guh-sungguh sesuai dengan perjuangan
juh, Rasulullah langsung Nabi Muhammad? Kebanyakan pasti ma-
mendapatkan perintah sih banyak yang lalai dalam sholat, apala-
dari Allah untuk melak- gi anak muda zaman sekarang jika sudah
sanakan sholat 50 kali terpaku dengan gadget, bakal susah untuk
dalam sehari. Hal ini yang diajak sholat. Untuk menyikapi masalah
menjadi cikal bakal sejar- tersebut, saya ada beberapa tips yang In-
ah Isra Mi’raj dengan per- shaallah bisa meningkatkan sholat kita.
intah sholat pertama kali.
Namun, saat Rasulullah 1. Jadikan sholat 5 waktu sebagai
hendak kembali ke bumi bagian dari aktivitas terpenting
untuk menyampaikan
amanat Allah, beliau Dalam sehari kita makan 2-3 kali den-
bertemu dengan Nabi gan jadwal pagi, siang, sore atau malam.
Musa AS yang menanya- Jika tidak makan, pasti dampaknya akan
kan perintah apa yang sangat terasa pada tubuh kita. Begitupun
diberikan Allah kepada dengan sholat, apapun rutinitas yang se-
Rasulullah. Setelah Nabi dang dilakukan, ketika masuk waktu sho-
Muhammad menjelaskan lat, maka segeralah untuk menunaikan
perintah yang diteriman- sholat. Jika kita terlambat sholat apalagi
ya, Nabi Musa memberi sampai tidak melakukan sholat maka hati
masukan untuk Nabi Mu- akan terasa gelisah dan tidak tenang. Maka
hammad agar beliau me- jadikan sholat sebagai kebutuhan pokok
minta keringanan kepada yang harus dipenuhi oleh kita.
Allah, karena Nabi Musa
tahu bahwa umatnya ti- 2. Ingat bahwa sholat merupakan
dak akan sanggup untuk salah satu tanda rasa syukur
menjalankan perintah
sholat tersebut. Kita telah diberikan limpahan karunia
dan nikmat oleh Allah SWT, dapat meng-
Nabi Muham- hirup udara segar, diberi kesehatan, diberi
mad kemudian melaku- rezeki, kebahagiaan, kasih sayang, dan lain
kan diskusi yang cukup
panjang bersama Nabi Isra yang berarti per-
Musa dan juga terus me- jalanan Nabi Muhammad
minta keringanan kepada dari Masjidil Haram di Me-
Allah sampai akhirnya Al- kah menuju Masjidil Aqsa
lah memberikan keringa- di Yerussalem, sedangkan
nan hingga 5 kali sholat
dalam sehari. Saat sudah Mi’raj merupakan per-
diberikan kemurahan 5 jalanan Nabi Muhammad
kali sholat sehari, Nabi
Musa masih menganjur- SAW dari bumi menuju
kan Nabi Muhammad langit ke tujuh, kemudi-
untuk meminta keringanan an ke Sidratul Muntaha.
kepada Allah, namun Nabi Muhammad en- Peristiwa Isra Mi’raj juga
ggan untuk kembali meminta kemurahan
kepada Allah hingga akhirnya saat ini kita merupakan peristiwa
yang semula diwajibkan untuk menjalank- turunnya sholat.
an sholat sebanyak 50 kali dalam sehari
diberi kemurahan menjadi sholat 5 kali se-
hari.
MAJALAH AL-BAYAN 21
EDISI 20
sebagainya. Lalu bagaimana cara kita men- dalam melaksanakan sholat 5 waktu. Tidak
syukuri atas segala nikmat yang Allah ber- salah bahwa berteman dengan orang-
ikan tersebut kepada kita? yakni dengan orang shaleh akan membuat kita lebih
cara bersujud dan menyembah-Nya. Ber- dekat kepada Sang Maha Pencipta.
syukur tidak hanya diucapkan oleh lisan,
tetapi juga dibuktikan dengan ketaatan 6. Ingat bahwa mati bisa datang
dalam beribadah kepada-Nya. kapan saja
3. Mengetahui kenapa kita diwa- Hidup hanya sekali dan pertanggung
jibkan sholat 5 waktu jawabannya di akhirat sangat besar. Jika
tidak sholat, semua perbuatan baik kita ti-
Ini adalah hal penting yang membuat dak ternilai di mata Allah SWT. Karena sho-
saya pribadi tidak akan meninggalkan lat merupakan ibadah yang paling utama.
sholat 5 waktu apapun alasannya. Karena Jika dinanti-nanti, menunggu sampai wak-
sholat lima waktu merupakan ibadah yang tu luang atau masa tua, siapa yang dapat
pertama kali dihisab kelak pada hari akh- menjamin bahwa kematianmu di hari tua?
ir, sholat lima waktu merupakan tiangnya Maut bisa datang kapanpun, dimanapun,
agama, penghapus dosa-dosa kecil dari tak mengenal waktu dan memandang usia.
waktu ke waktu (dhuhur ke ashar, ashar
ke magrib, maghrib ke isya, isya ke sub- 7. Percaya bahwa siksaan dan ner-
uh, subuh ke dhuhur). Dalam setiap waktu aka itu ada
pasti kita melakukan dosa, oleh karenanya
selain istighfar, sholat lima waktu merupa- Penting bagi kita umat Muslim men-
kan cara kita untuk menghapus dosa-dosa getahui dan yakin akan adanya siksaan
kecil. dan neraka yang disediakan untuk orang-
orang yang meninggalkan sholat. Dunia ini
Jika kita berteman dan berada di dekat orang-orang
yang rajin sholat, maka keberadaan mereka akan san-
gat berpengaruh dalam membantu kita untuk rajin dalam
melaksanakan sholat 5 waktu. Tidak salah bahwa ber-
teman dengan orang-orang shaleh akan membuat kita
lebih dekat kepada Sang Maha Pencipta.
4. Jangan tunda waktu sholat hanya tipuan belaka. Jangan sampai kita
Menunda-nunda waktu sholat akan menyesali setelah kita tiada lagi di dunia
membuat kita malas, karena setan akan se- ini. Oleh karenanya, kita harus mengetahui
lalu berusaha untuk menggoda dan selalu terlebih dahulu manfaat, keutamaan dan
aktif membisikkan umat Muhammad un- keistimewaan sholat serta bahaya dan sik-
tuk senantiasa ingkar, sehingga ia lalai da- saan bagi yang meninggalkan sholat.
lam melaksanakan kewajibannya. Menun-
da waktu sholat sama saja kalah dengan Kunci keberhasilan 7 tips tersebut
rayuan setan yang terkutuk. Cara untuk tentunya terletak pada aplikasi atau pen-
mengantisipasi penundaan sholat adalah gamalannya. Selanjutnya, kunci yang tak
menunda aktivitas lain yang menghalangi kalah penting adalah istiqomah dalam
sholat tepat waktu, seperti menunda bep- menjalankannya.
ergian jika sesaat lagi waktu sholat tiba.
Selain itu, atur pertemuan dengan siapap- Semoga apa-apa yang saya ber-
un agar tidak bertabrakan dengan waktu ikan kepada pembaca sekalian bisa ber-
sholat. manfaat. Kata-kata terakhir dari saya “Jika
5. Berteman dengan orang-orang kaki yang kamu miliki saja tidak bisa mem-
yang rajin sholat bawamu mendatangi salat, lalu bagaima-
Jika kita berteman dan berada di dekat na kamu mengharapkan kakimu itu akan
orang-orang yang rajin sholat, maka ke- membawamu ke surga?”
beradaan mereka akan sangat berpen-
garuh dalam membantu kita untuk rajin
22 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
By: Alfath Akbar (IMAD Ikhwan) MAJALAH AL-BAYAN 23
EDISI 20
TAUSIYAH
USTADZ DAS’AD LATIF:
BELAJAR DARI ISRA MI’RAJ
TDitranskip dari Youtube oleh Redaktur Al-Bayan
Terjadinya Peristiwa Isra dan Mi’raj yang kauyakini sebagai Nabi, ternyata dia
Kurang lebih 1400 tahun yang lalu, ter- sudah gila. Katanya dari Masjidil Aqsha tadi
jadilah peristiwa yang sangat spektakuler malam, hari ini ada lagi di Mekah.”
dimana diperjalankan seorang manusia pi-
lihan dari Masjidil Haram di Mekah ke Mas- Mereka tak percaya. Kenapa? Karena
jidil Aqsha di Palestina. Lalu naik ke langit waktu perjalanan pada saat itu kendaraan
paling cepat dari Mekah ke Masjidil Haram,
berdialog dengan Sang Maha Pencipta dan Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha memakan
kembali lagi ke muka bumi. Pertanyaannya, waktu satu bulan. Pergi dan pulangnya
mengapa peristiwa ini spektakuler? Karena dua bulan, sementara Nabi tidak cukup
perjalanannya sangat jauh sementara wak- satu malam. Mereka tidak percaya. Mereka
tu yang ditempuh sangat ringkas. lupa bahwa sebenarnya perjalanan Isra dan
Mi’raj ini bukan kehendaknya Nabi tapi ke-
Hukum fisika mengajarkan, semakin hendaknya Allah SWT.
jauh perjalanan kita tempuh, maka sema-
kin lama waktu yang dibutuhkan. Tapi per- Latar Belakang Peristiwa Isra dan
jalanan Isra dan Mi’raj ini sangat jauh tapi Mi’raj
waktunya sangat ring-
kas. Ayat yang Dalam sejarah perjalanan Islam, ada dua
kita simak tadi nama tahun yang aneh di telinga kita. Satu,
dijelaskan Tahun Gajah, tahun dilahirkannya Nabi.
bukan satu
malam tapi Dua, Tahun Duka Cita, tahun diisrakannya
sebagian Nabi. Kenapa disebut Tahun Duka Cita?
malam saja. Karena ada dua orang yang meninggal
Makanya pada tahun yang sama. Dicintai dan
Ketika Nabi mencintai Nabi, paman beliau dan istri
menceri-
takan ke- beliau, Khadijah. Sampai begitu berdu-
jadian Isra kanya, Nabi menjelaskan“Barangsiapa
dan Mi’raj seorang istri meninggal dunia lalu
ini, ham- suaminya berduka terus mengenang
pir tidak kebaikannya. Maka ketahuilah, itu ci-
ada yang ri-ciri wanita penghuni surga.”
percaya. Bah-
kan Abu Jahal Pada Tahun Duka Cita itulah turun
dan Abu Lahab perintah Allah, “Jibril, kauturun jemput
berkata “Sauda- kekasihku, Muhammad. Saya mau bawa
ra-saudaraku bang- jalan-jalan.”Ketika Nabi berduka inilah Al-
sa Mekah, inikah lah berikan hadiah, yaitu sholat.
Muham- Kaitan Isra dan Mi’raj dengan Mod-
mad erasi Beragama
Lalu apa kaitannya dengan
moderasi beragama? Satu, aja-
ran Isra dan Mi’raj menga-
jarkan keseimbangan.
Kita belajar dari
Masjidil Haraam
ke Masjidil Aq-
sha. Ini meng-
gambarkan ke-
pada kita kalau
mau maju, mau
sukses, moder-
asi beragama-
24 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
mu lancar, maka perbaikilah hubunganmu sholat jamaah “Aamiin” tidak ada yang baca
kepada sesama manusia. Tapi tidak cukup dengan bahasa daerahnya masing-masing.
hubunganmu kepada sesama manusia, Tapi sayang seribu sayang, persatuan ini kita
maka sempurnakan pula hubunganmu ke- tidak bawa ke kehidupan sehari-hari. Per-
pada Allah, itulah Mi’raj. Isra-nya kepada ses- satuan adalah modal yang sangat berharga
ama manusia, Mi’raj-nya kepada Allah. sehingga hampir setiap Jum’at kita dengar,
Diturunkannya Perintah Sholat “” َوا ْعتَ ِص ُم ْوا بِ َح ْب ِل الّٰلِ َج ِم ْيعًا َّو َل تَفَ َّرقُ ْوا
Ketika turun Nabi telah ketemu dengan “Berpegang teguhlah engkau kepada
Allah, Nabi mengajukan proposal, “Ya Allah, tali persaudaraan agama Allah dan jangan-
ini umatku kan kecil-kecil, pendek-pendek, lah engkau bercerai-berai.”
umurnya pun pendek-pendek. Ya Allah, Betapa pentingnya menjaga kerukunan
kasihlah kami keistimewaan.” dan persaudaraan ini. Coba kita lihat sejarah
Allah sampaikan, “Muhammad, Saya perjalanan Islam. Perang pertama, Perang
Berikan kamu hadiah yang tak pernah Aku Badar. Islam menang mutlak. Perang kedua,
Berikan kepada umat dan Nabi sebelummu, Perang Uhud. Meskipun secara fisik 80
yaitu sholat 50 kali sehari-semalam.” umat Islam yang wafat termasuk pamann-
Gembiralah Nabi, turun ketemu Nabi ya Nabi, Hamzah, tapi tidak kalah kita wak-
Musa. Kalau bahasa kita, “Mas Bro, gimana? tu itu kita menang. Kenapa? Karena tujuan
Apa yang kau dapat dari Allah untuk uma- peperangan itu ingin mengambil Madinah,
tmu?” tapi umat Islam mampu mempertahankan
Hukum fisika mengajarkan, semakin jauh perjalanan
kita tempuh, maka semakin lama waktu yang dibutuh-
kan. Tapi perjalanan Isra dan Mi’raj ini sangat jauh tapi
waktunya sangat ringkas.
“Alhamdulillah, saya dapat perintah Madinah. Perang ketiga, Perang Khandaq.
sholat 50 kali sehari-semalam.” Nabi Musa Menang mutlak Islam pada saat itu seh-
berkata, “Berapa? 50 kali? Tidak salah? Tak ingga jumlahnya semakin banyak. Tiga kali
mampu itu umatmu, umat saya gede-gede menang, maka datanglah Nabi ke Mekah
kuat-kuat tidak mampu kalau 50. Kauminta untuk umroh. Di Hudaibiyyah, Nabi diha-
diskon lah. Naiklah, mintalah kekurangan.” dang kemudian ditawarkanlah perdamaian
untuk bermusyawarah maka Nabi memilih
Ini dalam Hadits tidak seperti ini, ini ba- musyawarah.
hasanya Das’ad Latif. Saya diminta sama Pak
Menteri supaya dakwah jangan menakut- Inilah Islam. Kata Nabi, “Selama masih
kan. ada tawaran untuk berdamai dan bermusy-
awarah, Lakukan itu.”
Akhirnya dikurangi lima. Kata Nabi Musa,
“Masih banyak bos. Kauminta lagi, kurang Pada akhirnya, Isra dan Mi’raj jangan se-
lagi.” Naik lagi, kurang lima. Mondar-mandir kedar menjadi seremonial semata. Tetapi,
setiap kali naik dikurangi lima. Terakhir ting- mari kita jadikan nilai-nilai dalam kehidupan
gal lima. Kata Nabi Musa, “Lagi berapa bos? beragama. Apabila Islam mampu kita ap-
5? Masih banyak. Naik, minta lagi.” likasikan dalam kehidupan sehari-sehari,
maka Insyaallah terwujudlah firman Allah,
Ketahuan cerdasnya Nabi. Nabi ber-
pikir, “Setiap kali saya naik dikurangi lima, َو”لَالْو َّساَ َمَّۤنا ِاءَ ْهَواَلْ الَ ْل ْقُر ٰ ٓر ِىض ٰاَوَٰملنُِكْو ْان َوَكاذَّتَّبُقَ ْْوواا فَلَافََتَ َخ ْحْذ ٰنَنا ُه ْم َعلَِب ْي َم ِها ْم َكبَانَُرْوٰكا يَ ٍت ْك ِّمِسبَُنْو“ َن
sekarang tinggal lima. Kalau saya naik lagi, “Dan sekiranya penduduk negeri
tidak ada sudah saya dapat.” Ternyata apa beriman dan bertakwa, pasti Kami akan
yang dipikirkan Nabi Musa benar adanya, melimpahkan kepada mereka berkah dari
bagaimana seandainya jadi 50 rakaat sehari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka
semalam? Alhamdulillah, meskipun tinggal mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami
lima, keutamaannya masih sama. siksa mereka sesuai dengan apa yang telah
mereka kerjakan.” (Al-A’raf ayat 96)
Nilai Persatuan dari Sholat Jamaah
Mulai dari bahasanya, kita kompak ketika
MAJALAH AL-BAYAN 25
EDISI 20
SPUM
BYE-BYE OVERTHINKING
Oleh: Myleni Salsabila
SSetiap orang pasti memikirkan sesuatu. buruk bagi kesehatan fisik ataupun men-
Namun, jika kita selalu memikirkan sesuatu tal. Hal ini dapat dipicu mulai dari masalah
secara berlebihan sampai menyita banyak sepele dalam kehidupan sehari-hari, mas-
waktu, bisa jadi kita mengalami overthink- alah besar, hingga trauma dimasa lalu yang
ing. Dilakukan secara sadar maupun tidak, membuat seseorang tersebut tidak bisa
banyak orang yang memikirkan banyak hal berhenti memikirkannya. Seseorang yang
secara berlebihan dan tidak diketahui ke- sudah terjebak dalam overthinking akan
pastiannya apakah akan terjadi atau tidak dihantui oleh rasa khawatir berlebihan dan
kedepannya. Hal ini dilakukan tidak han- membuat ragu dalam mengambil sebuah
ya oleh orang dewasa namun hal ini juga keputusan. Dan hal tersebut maka otoma-
dilakukan oleh para remaja. Banyak hal se- tis hati akan waswas dan merasa terus-ter-
cara berlebihan juga biasa disebut dengan usan tak nyaman. Situasi mengancam ini
overthinking. menjadi situasi yang nantinya akan sema-
Apa sih sebenarnya overthinking? kin sulit untuk diatasi oleh individu yang
Overthinking adalah suatu dimana per- bersangkutan
ilaku seseorang dalam memikirkan segala
sesuatu secara berlebihan, walaupun ada Seringkali membutuhkan waktu yang
sedikit hal baik yang bisa kita dapatkan cukup lama dan bahkan tidak jarang ter-
tapi Overthinking banyak juga berdampak dapat kejadian yaitu gagal mengatasi per-
masalahan tersebut, sehingga pada tahap
berikutnya ia mengalami kesulitan dalam
26 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
bekerja ataupun melakukan aktivitas kes- detik, untuk hal besar cukup 30 menit. Di-
eharian lainnya. Adapun penyebab over- jamin deh kamu pasti tidak overthinking
thinking bisa dipicu oleh beberapa faktor lagi.
seperti adanya kekhawatiran akan suatu
3. Belajar menerima kegagalan
hal, bisa juga kare- Namanya hidup pasti akan ada naik
na adanya berb- dan turun, itu namanya seni dalam hidup.
agai masalah atau Jadi, gagal merupakan hal yang wajar dan
trauma yang mem- jangan mudah tertekan, gagal membuat-
buat kita tidak bisa mu belajar untuk lebih baik lagi. Lupakan
berhenti memikir- dulu jiwa perfeksionis sebentar supaya
kan suatu hal. Dan bisa lebih tenang dan fokus untuk menjadi
dampak negatif lebih baik.
yang dapat terjadi 4. Menjadi pribadi yang open minded
ketika seseorang Dengan memiliki pemikiran terbuka
sedang overthink- kamu jauh lebih bisa mengerti banyak
ing diantaranya hal, kamu bisa jadi lebih tenang kare-
yaitu: kegiatan se- na memikirkan banyak peluang dengan
hari-hari terham- menyelesaikan masalah ataupun menen-
bat, emosi tidak tukan suatu hal.
terkontrol, dan 5. Menjadi pribadi yang positif
gangguan pada Selain open minded kamu juga harus
kesehatan fisik. menerapkan sifat positif, memandang se-
gala hal dengan positif membantu kamu
ketika sedang overthinking. Kamu jadi
Dampak over- bisa melihat hal-hal positif dalam suatu
thinking pada hal. Coba deh terapkan sikap ini dalam ke-
kesehatan sangat hidupan sehari-hari.
besar, bukan? Itu- 6. Banyak bersyukur
lah sebabnya kita Dengan banyak bersyukur, kamu jadi
sebaiknya jangan bisa mengerti ada hal-hal kecil yang bisa
terlalu sering me- kamu syukuri, walaupun kadang gak se-
mikirkan sesuatu suai dengan rencana kamu gengs. Kamu
secara berlebihan. jadi tidak terlalu overthinking karena kamu
Informasi ini pent- menerima hal yang sudah terjadi. Hayo, su-
ing buat kamu yang sering overthinking. dah bersyukur belum gengs?
Nih gengs, simak 6 tips ini dijamin Bye-Bye Itu dia 6 tips untuk mengatasi over-
Overthinking. thinking, coba terapkan di kehidupan
kamu ya gengs supaya kamu selalu sehat.
1. Melihat dari perspektif yang luas Overthinking memang manusiawi, tapi kita
harus tetap berusaha untuk mengatasin-
Ketika kita overthinking kita menjadi ya supaya tidak berdampak buruk bagi
sering melihat hal-hal kecil jadi masalah kesehatan fisik ataupun mental. Dengan
besar. Coba pikirkan apakah masalah terse- demikian, apabila kita sebagai umat Islam
but berdampak untuk 5 tahun kedepan mampu dalam mengamalkan ibadah-iba-
atau 5 minggu kedepan, jika tidak jangan dah secara benar maka akan mendapatkan
dipikirkan alias buang jauh-jauh pikiran manfaat dalam menghindari kebiasaan
yang tidak perlu. Lihatkan dengan pers- overthinking. Stop overthinking ya gengs.
pektif kamu jadi lebih bijak.
2. Membuat limit dalam membuat
keputusan
Pernah mikir mau makan dimana aja
lama banget, sering banget ya gengs. Se-
karang kamu harus memberi limit waktu
untuk hal-hal kecil seperti tadi cukup 30
MAJALAH AL-BAYAN 27
EDISI 20
MOZAIK
5 FAKTA UNIK PERI
“ Hari Isra Mi’raj biasa
diperingati setiap tang- “
gal 27 Rajab dalam kal-
ender Hijriah. Isra Mi’raj penting dalam dakwah beliau selama
adalah perjalanan yang ini yaitu Khadijah radhiyallahu ‘anha dan
dilakukan oleh Nabi Mu- Abu Thalib. Ummul Mukminin Khadijah
hammad SAW menuju sangat dicintai Rasulullah SAW.
langit ketujuh. peristiwa
inilah Nabi Muhammad Dialah wanita bahkan manusia per-
SAW mendapat perintah tama yang beriman kepada Rasulul-
untuk menunaikan salat lah SAW. Sedangkan Abu Thalib adalah
lima waktu sehari se- paman beliau. Meskipun tidak masuk
malam. Isra Mi’raj juga Islam, Abu Thalib yang selama ini selalu
diketahui merupakan membela Rasulullah, Abu Thalib yang se-
perjalanan yang dilaku- lama ini membuat orang Quraisy berpikir
kan oleh Nabi Muham- panjang ketika hendak menyakiti Rasu-
mad SAW dalam waktu lullah.
satu malam saja.
2. Isra Mi’raj Terjadi Hanya Sema-
HHari Isra Mi’raj biasa diperingati setiap lam
tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah.
Isra Mi’raj adalah perjalanan yang dilaku- Isra mi’raj terjadi dalam satu malam
kan oleh Nabi Muhammad SAW menuju saja. Bahkan tidak sampai satu malam
langit ketujuh. penuh. Masjidil Haram di Makkah dan
Kejadian ini merupakan salah satu
peristiwa penting bagi umat Islam karena
pada peristiwa inilah Nabi Muhammad
SAW mendapat perintah untuk menun-
aikan salat lima waktu sehari semalam.
Isra Mi’raj juga diketahui merupakan
perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Mu-
hammad SAW dalam waktu satu malam
saja.
1. Tahun Duka
Sebelum terjadinya peristiwa Isra
Mi’raj, Rasulullah SAW ditinggalkan oleh
kedua orang yang sangat berarti dan
28 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
ISTIWA ISRA MI’RAJ
Masjidil Aqsha di Palestina berjarak seki- pa tempat, seperti Tayyibah,
tar 1.500 Km. Madyan, Thursina dan Betle-
hem.
Makkah-Palestina ditempuh 40 hari
dengan perjalanan menggunakan onta. 4. Mendapat ujian selama
Sedangkan Rasulullah bisa menempuhn- perjalanan
ya hanya beberapa jam. Ini saja sudah
merupakan keajaiban. Apalagi untuk Selama menempuh perjala-
naik ke langit ke 7 nan tersebut Nabi Muhammad
SAW diberikan beberapa ujian,
3. Bentuk Hiburan dari Allah yaitu Ujian pertama Nabi di-
Konon Isra Mi’raj adalah bentuk hibu- tawari dua minuman, satu gelas
ran yang diberikan oleh Allah kepada berisikan Khamr (Alkohol) dan
Nabi Muhammad SAW setelah diberikan gelas satunya berisikan susu,
cobaan berupa diambilnya orang-orang akan tetapi Nabi memilih susu
terdekat Rasul, yaitu istri nabi Khadijah karena susu menyehatkan dan
dan paman nabi Abu Thalib. bersih.
Dalam perjalanan tersebut nabi Mu-
hammad SAW ditemani oleh malaikat Ujian Kedua nabi mendapa-
Jibril, nabi sempat singgah di bebera- tkan cobaan berupa gangguan
panggilan dari setan namun
karena keimanan nabi, beliau
berhasil melewatinya. Nabi di-
goda oleh perempuan, tetapi
Nabi bisa melewatinya. Per-
jalanan selanjutnya dari langit
pertama menuju langit ke-7
Rasulullah bertemu dengan be-
berapa nabi.
5. Mendapat perintah
Shalat 5 Waktu
Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam mendapatkan perintah shalat
wajib dalam Isra Mi’raj ini. Di sinilah salah
satu keistimewaan shalat yaitu jika iba-
dah yang lain diwajibkan melalui wahyu
ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasal-
lam berada di bumi, maka untuk mewa-
jibkan shalat Allah memanggil Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam ke langit.
Imam Bukhari meriwayatkan bahwa
semula shalat itu diwajibkan 50 waktu,
yang kemudian menjadi 5 waktu. Dalam
perjalanan Isra Mi’raj itu Rasulullah shal-
lallahu ‘alaihi wasallam juga diperlihat-
kan nikmat surga dan azab panasnya api
neraka yang semakin mengokohkan beli-
au dalam mengemban dakwahnya.
Sumber: mycity.co.id
MAJALAH AL-BAYAN 29
EDISI 20
JEJAK
PIONER PENDIDIKANSayangnya, dalam pem-
“ belajaran sekolah di In-
donesia anak-anak lebih
dikenalkan kepada sosok
Myang “baru” Berkontribusi
puluhan tahun setelahnya
Mengulas tokoh pendidikan di In-
donesia tentu tidak bisa dilepaskan dari
pemikiran dan perjuangan K. H. Ahmad
Dahlan. Sosok yang lebih dikenal sebagai
pendiri Muhammadiyah itu pada dasarnya
telah dikenal sebagai peletak dasar pen-
didikan modern di Indoneia. K.H. Ahmad
Dahlan telah memainkan peran yang san-
yaitu Ki Hajar Dewantara. gat penting dan strategis dalam melaku-
Sebenarnya banyak ahli kan modernisasi pendidikan Islam di Indo-
yang mempersoalkann- nesia.
Sayangnya, dalam pembelajaran se-
ya, karena sesungguhnya kolah di Indonesia anak-anak lebih dike-
jauh sebelum Ki Hajar nalkan kepada sosok yang “baru” Berkon-
Dewantara mendirikan tribusi puluhan tahun setelahnya yaitu Ki
Hajar Dewantara. Sebenarnya banyak ahli
Perguruan Taman Siswa, yang mempersoalkannya, karena sesung-
ternyata KH. Ahmad Dah- guhnya jauh sebelum Ki Hajar Dewan-
tara mendirikan Perguruan Taman Siswa,
lan telah merintis sistem“ ternyata KH. Ahmad Dahlan telah merintis
pendidikan... sistem pendidikan yang tidak hanya men-
gajarkan rasa kebangsaan dan nasional-
isme Indonesia, tetapi juga mengajarkan
ilmu pengetahuan secara luas serta meng-
gerakkan rasa kemanusiaan.
Maka timbulah pertanyaan besar dari
kalangan mereka tentang penentuan
Hardiknas. Mereka lebih menyarank-
an Hardiknas seharusnya didasar-
kan pada KH. Ahmad Dahlan. Seko-
lah-sekolah yang didirikan oleh K.H.
Ahmad Dahlan mengalami perkem-
bangan yang sangat dahsyat, jauh
meninggalkan sekolah-sekolah yang
didirikan oleh Ki Hajar Dewantara. Da-
lam konteks inilah kita perlu melurus-
kan sejarah pendidikan nasional Indo-
nesia. Untuk menguatkan pengetahuan
kita tentang sejarah pendidikan nasional.
Profil Singkat
Kyai Ahmad Dahlan merupakan tokoh
pendiri organisasi Muhammadiyah. Beliau
memiliki sikap sederhana, konsisten dan
berwawasan luas dalam berdakwah. Kyai
Ahmad Dahlan lahir, di Kauman, Yogyakar-
ta pada tahun 1868 dengan nama Muham-
mad Darwis. Sejak kecil Kyai Ahmad Dah-
lan sudah belajar membaca Al-Qur’an dan
pengetahuan agama islam dari ayahn-
ya KH Abu Bakar yang merupakan
30 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
MODERN INDONESIABIOGRAFI: KH. AHMAD DAHLAN (BAGIAN 2)
imam Masjid Besar Kauman. terhadap ilmu pengetahuan yang diajar-
Memasuki usia dewasa, Kyai Ahmad kan di sekolah Belanda, tetapi tidak men-
gurangi nilai dan penghargaan yang utuh
Dahlan terus belajar ilmu agama maupun
ilmu umum dari banyak guru, termasuk terhadap ilmu-ilmu agama yang terdapat
para ulama di Arab Sau- dalam lembaga-lembaga
di. Seiring berjalannya pendidikan pesantren.
waktu, Kyai Ahmad Dah- Agaknya keinginan
lan mendirikan persyari- untuk mengompromi-
katan Muham- kan segi-segi
madiyah positif dari
pada tang- kedua jenis
gal 18 No- pendidikan
vember 1912 di atas itulah, di
M atau bertepa- samping untuk
tan dengan mengatasi
8 Dzu- kesenjan-
lhijjah gan yang
1330 H. terjadi
dalam mas-
Metode yarakat, K.H. Ah-
dakwah Kyai mad Dahlan
Ahmad Dah- mencetuskan
lan sangat ide-ide dan
sederhana, pemikirannya
tetapi yang kemudi-
mengena. an menjadi bagian dari
Ia memberi pengajian sistem pendidikan Mu-
Subuh di Masjid dan hammadiyah. Pemikiran
mengupas surat Al- tersebut bisa dilihat dari
Ma’un secara berulang- karya nyatanya di lemba-
ulang. Dalam rangka men-
gamalkan surat Al-Ma’un, Ahmad Dahlan ga-lembaga pendidikan Muhammadiyah
mengajak jama’ah untuk mencari orang yang didirikannya. Model pendidikan Mu-
miskin, kemudian merawatnya dengan hammadiyah ini kemudian diadopsi dan
baik. dijadikan model sistem pendidikan nasi-
onal.
Mendirikan Madrasah Ibtidaiyah
Diniyah Islamiyah Sekolah pertama yang didirikan oleh
K.H. Ahmad Dahlan adalah Madrasah Ibtid-
Gagasan K. H. Ahmad Dahlan tentang aiyah Diniyah Islamiyah pada tanggal 11
pendidikan berawal dari ketidakpuasan Desember 1911 di Kauman Yogyakarta. Se-
dirinya ketika melihat adanya dualisme kolah pertama yang didirikan K.H. Ahmad
sistem pendidikan, yaitu sistem pendi- Dahlan ini dibuka di rumahnya dengan
dikan Islam yang berbasis di pesantren-pe- sistem Barat, memakai meja, kursi, dan pa-
santren dan sistem pendidikan sekuler pan tulis. Materi pelajaran yang diberikan
(Barat) yang berbasis di sekolah-sekolah meliputi materi agama yang biasa diajar-
yang dikelola oleh pemerintah kolonial kan di pesantren dan materi umum yang
Belanda. K.H. Ahmad Dahlan memandang biasa diajarkan di sekolah Belanda. Munir
kedua jenis pendidikan tersebut dengan Mulkhan menyebutkan bahwa “sekolah
kaca mata tersendiri. Ia tidak cenderung tersebut dikelola secara modern dengan
kepada salah satunya, tetapi melihat se- metode dan kurikulum baru: antara lain
gi-segi posistif dari keduanya. K.H. Ahmad diajarkan berbagai ilmu pengetahuan
Dahlan memberikan penilaian yang tinggi yang berkembang pada awal abad 20,”
MAJALAH AL-BAYAN 31
EDISI 20
Menurut Ahmad Dahlan pendidikan drasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah di
terbagi menjadi 3 jenis yaitu: rumahnya. Ini terjadi pada tahun 1911.
Sekolah ini menggunakan sistem Barat,
Pendidikan moral, ahklak, yaitu sebagai memakai meja, kursi dan papan tulis.
usaha untuk menumbuhkan karakter ma- Diberikan pula pelajaran pengetahuan
nusia yang baik, berdasarkan Al-Quran dan umum dan pelajaran agama di dalam ke-
As Sunnah las. Pada waktu itu anak-anak Kauman ma-
sih merasa asing pada pelajaran dengan
Pendidikan individu, yaitu sebagai usa- sistem sekolah. Dia mengadakan moderni-
ha untuk menumbuhkan kesadaran indi- sasi dalam bidang pendidikan Islam, dari
vidu yang utuh, yang berkesinambungan sistem pondok yang hanya diajar secara
antara keyakinan dan intelek, antara akal perorangan menjadi secara kelas dan di-
dan pikiran serta antara dunia dan akhirat tambah dengan pelajaran pengetahuan
umum” (Yusron Asrofi, Kyai Haji Ahmad
Pendidikan kemasyarakatan, yaitu se- Dahlan : Pemikiran dan Kepemimpinannya,
bagai usaha untuk menumbuhkan kese”i- Yogyakarta, 1983, 51).
ya”an dan keinginan hidup masyarakat
Ahmad Jainuri menyatakan bahwa ber-
Arbiah Lubis mengelompokkan pe- dirinya lembaga pendidikan Muhammadi-
mikiran K.H. Ahmad Dahlan dalam pen- yah ini mempunyai dua sasaran utama.
didikan yang dilakukannya pada dua hal
pokok, yaitu memasukkan pelajaran ag- Pertama, untuk memberantas buta
ama ke dalam lembaga pendidikan Barat huruf, ditujukan kepada masyarakat luas,
dan melakukan pembaharuan sistem pen- sejalan dengan usaha ini adalah dikem-
didikan dengan mengompromikan antara bangkannya kursus untuk mengkaji Islam
sistem pendidikan Islam dan Barat. Yang dan berbagai materi yang saling berkai-
pertama dilakukan terutama dalam kapasi- tan, termasuk kemampuan berorganisasi.
tasnya sebagai guru di sekolah pemerintah Semua kegiatan ini menumbuhkan seman-
Belanda dan yang kedua dengan mendiri- gat membaca dan akhirnya berimplikasi
kan sekolah sendiri yang kemudian dina- pada munculnya berbagai publikasi sep-
makan sekolah Muhammadiyah. erti koran, majalah dan buku-buku yang
menjamur pada tahun 1920 dan 1930-an.
Pandangan-Pandangan Pendidikan
Steenbrink juga melihat bahwa di an- Kedua, mendirikan sekolah-sekolah
tara pemikiran pokok Ahmad Dahlan da- Muhammadiyah. Untuk mewujudkannya
lam pendidikan adalah: Ahmad Dahlan mengambil langkah awal
Pertama, memasukkan pelajaran ag- dengan mendirikan sekolah (madrasah)
ama ke dalam lembaga pendidikan Barat. yang terletak di rumahnya sendiri untuk
Perbandingan pelajaran agama pada se-
kolah itu berkisar antara 10% – 15% dari Sekolah pertama yang
seluruh kurikulumnya. didirikan oleh K.H. Ah-
Kedua, penerapan sistem pendidikan
Barat dalam lembaga pendidikan agama. mad Dahlan adalah
Sistem pendidikan Barat dimaksud di sini Madrasah Ibtidaiyah
adalah cara yang diterapkan di lembaga Diniyah Islamiyah pada
pendidikan kolonial Belanda dalam be- tanggal 11 Desember
berapa komponen pendidikan, sehingga 1911 di Kauman Yogya-
melahirkan sistem pendidikan baru yang karta. Sekolah pertama
merupakan kompromi antara sistem pen- yang didirikan K.H. Ah-
didikan kolonial dengan sistem pendi- mad Dahlan ini dibuka di
dikan tradisional. sistem pendidikan baru rumahnya dengan sistem
inilah tampaknya yang menjadi ciri khas
sistem pendidikan Muhammadiyah (Karel Barat.
A. Steenbrink, Pesantren Madrasah Sekolah.
Jakarta: LP3ES, 1989, hal. 54-55).
Asrofie dalam studinya “Kyai Haji Ah-
mad Dahlan; Pemikiran dan Kepemimpinan-
nya” mencatat bahwa:
“Dalam kesibukannya memberikan
pelajaran agama di sekolah pemerintah,
ia mendirikan sekolah yang bernama Ma-
32 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
memberikan pendidikan yang lebih baik Dahlan berusaha memperbaikinya dengan
bagi anak-anak tetangganya yang tidak memberikan pencerahan tentang pentin-
mampu atau tidak punya akses pada seko- gnya pendidikan yang sesuai dengan den-
lah-sekolah pemerintah. gan perkembangan jaman bagi kemajuan
bangsa.
Lebih lanjut Ahmad Jainuri menegas-
kan bahwa pendirian madrasah ibtidai- Berdasarkan kajian di atas, terlihat
yah diniyah ini mampu mengakomodasi bahwa K.H. Ahmad Dahlan menggunakan
kebutuhan masyarakat dalam pembentu- pendekatan self corrective terhadap umat
kan wawasan keagamaan dan pendidikan. Islam. Dalam pandangannya muslim
Pendidikan di madrasah ini di disain oleh tradisional terlalu menitikberatkan pada
Ahmad Dahlan untuk memberikan penge- aspek spiritual dalam kehidupan sehari-
tahuan agama dan sekaligus pengetahuan hari. Sikap semacam ini mengakibatkan
umum. Kurikulum madrasah ibtidaiyah terjadinya kelumpuhan dan bahkan
diniyah dalam banyak hal menyerupai kuri- kemunduran Dunia Islam, sementara
kulum sekolah pemerintah, dengan me- kelompok yang lain telah mengalami
nekankan khususnya pengetahuan prak- kemajuan di bidang ekonomi. K.H. Ahmad
tisdari ilmu-ilmu modern. Sekolah ideal ini Dahlan terobsesi dengan kekuatan
kemudian diperluas oleh Muhammadiyah sistem pendidikan Barat seperti terlihat
dan di dirikan di daerah Yogyakarta sela- pada sekolah-sekolah Belanda. Sistim
tan, didesain untuk melahirkan manusia pendidikan yang dikembangkan oleh
yang berbudi baik, berpengetahuan dalam K.H. Ahmad Dahlan mengikuti pola Barat
K.H. Ahmad Dahlan terobsesi dengan kekuatan
sistem pendidikan Barat seperti terlihat pada
sekolah-sekolah Belanda. Sistem pendidikan yang
dikembangkan oleh K.H. Ahmad Dahlan mengikuti
pola Barat dengan memberikan penguatan pada
nilai-nilai Islam yang berkemajuan.
ilmu agama dan sekuler, dan mau bekerja dengan memberikan penguatan pada
untuk kemajuan masyarakatnya. (Achmad nilai-nilai Islam yang berkemajuan.
Jainuri, Idiologi Kaum Reformis, Melacak
Pandangan Keagamaan Muhammadyah Dengan demikian, peran K.H. Ahmad
Periode Awal, LPAM, Surabaya, 2002, 195- Dahlan dalam bidang pendidikan adalah
200). upaya mengompromikan beberapa un-
sur positif dari sistem pendidikan Islam
Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan yang dan sistem pendidikan Barat. Model pen-
seperti itu merupakan respon pragmatis didikan ini, dibuktikan dengan karyanya
terhadap kondisi ekonomi umat Islam In- yang nyata, yaitu lahirnya lembaga-lemba-
donesia yang tidak menguntungkan, se- ga pendidikan Muhammadiyah di seluruh
bagi akibat dari ketidakmampuan umat Nusantara ini, yang kini jumlahnya menca-
Islam membuka akses ke sektor-sektor pai puluhan ribu, mulai PAUD, Pendidikan
pemerintah atau perusahaan-perusahaan Dasar dan Menengah, sampai dengan Pen-
swasta. Situasi yang demikian itu menjadi didikan Tinggi Muhammadiyah. Majulah
perhatian Ahmad Dahlan, yang kemudian Pendidikan Muhammadiyah dan Jayalah
ia berusaha untuk memperbarui sistem Indonesia.
pendidikan umat Islam. Ahmad Dahlan sa-
dar, bahwa tingkat partisipasi umat Islam Disederhanakan oleh alyichsan dari :
yang rendah pada sektor-sektor pemerin- umsida.ac.id, wartasejarah.blogspot.com
tah itu karena kebijakan pemerintah kolo- dan beberapa sumber lainnya
nial yang menutup peluang bagi Muslim
untuk masuk. Oleh karena itu K.H. Ahmad
MAJALAH AL-BAYAN 33
EDISI 20
RESENSI
KIAT-KIAT BAHAGIA DENGAN
CUEK
JUDUL : SEBUAH SENI UNTUK BERSIKAP BODO AMAT
PENULIS : MARK MANSON
PENERJEMAH : F. WICAKSONO
PENERBIT : GRASINDO
TERBIT : 13 SEPTEMBER 2016 (INGGRIS), FEBRUARI 2018
TEBAL : 246 HALAMAN
SISBN : 978-602-452-698-6
PERESENSI : ZIDAN ALGHANI QOLBI (IMAD IKHWAN)
Seorang blogger dari Amerika Serikat Buku ini juga mengajarkan kita
menuliskan sebuah buku yang cukup out untuk berpikir secara anti mainstream.
of the box. Buku yang dikemas dengan Contohnya ketika kamu mengatakan
unik dan apik ini mam-
pu menyajikan kepada “Saya hebat” di depan
kita nilai-nilai kehidupan cermin. Mark bilang,
“berarti kamu tidak he-
dengan cara menjadi diri bat”. Menariknya, Mark
kita sendiri. Mark Man- mengatakan yang hebat
son mungkin menaruh adalah ketika kamu me-
judul yang cukup kasar nerima segala kekuran-
pada bukunya yang satu gan dan kelebihan. Atau
ini. Namun di samping ketika kamu dikatai “Ah,
itu, Mark Manson berhasil baca buku mulu, tapi
menyajikan kepada kita masih bodoh”. Nah, Mark
kiat-kiat agar kita bisa punya mantra ajaib yang
bahagia dengan cara kita mematahkan kata-kata
sendiri. yang menjatuhkan itu
dengan “Ya, terus kena-
Ada satu hal tujuan. pa?”. Sepenting itulah
yang perlu diperhatikan kita untuk menyaring
dalam buku ini, yaitu apa-apa yang tidak pent-
makna “Bodo amat” itu ing di kehidupan kita.
sendiri. Bodo amat yang Apalagi perkataan orang
dimaksud disini bukanlah yang tidak sama sekali
bodo amat yang acuh tak membantu kita mencapai
acuh terhadap sosial. Bodo amat yang di-
maksud adalah bodo amat yang berarti Beberapa kalimat dalam buku ini
nyaman saat kita berbeda dengan yang
lain. Juga bodo amat yang mengajarkan mungkin sedikit absurd atau nyeleneh
kita bagaimana cara kita ikhlas menjala- dan sulit dimengerti tetapi cukup
ni semua masalah hidup dan tidak me- menginspirasi dan membuat siapapun
mikirkan hal-hal yang tidak penting. yang membacanya akan termotivasi un-
tuk menjadi diri sendiri dan berani ber-
Buku ini akan membantu kita beda dari yang lain. Bagi yang memiliki
berpikir sedikit lebih jelas untuk memi- niat untuk berkarya atau melakukan
lih mana yang penting dalam kehidupan sesuatu namun masih ragu-ragu karena
dan mana yang sebaliknya. Buku ini tidak takut dikatai caper atau cari perhatian,
berbicara bagaimana cara meringankan maka buku ini sangat direkomendasikan
masalah atau rasa kita. Sebaliknya, buku untuk kalian.
ini akan mengubah rasa sakit anda men-
jadi sebuah peranti, trauma anda menja- Sekian.
di kekuatan, dan masalah anda menjadi
masalah yang lebih baik.
34 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
BNEOLVAEJLAR SEJARAH MELALUI
JUDUL : LAUT BERCERITA
PENULIS : LEILA S. CHUDORI
PENERBIT : KPG ( KEPUSTAKAAN POPULER GRAMEDIA ) JAKARTA
TERBIT : CETAKAN KE 17, AGUSTUS 2021
TEBAL : 379 HAL
ISBN : 978-602-424-694-5
MPERESENSI : ADISTYA NUR (XI IPA)
Laut Bercerita, novel terbaru karya Lei- (maju mundur) jadi dibutuhkan konsentra-
la yang bertutur tentang kisah keluarga si lebih pada saat membaca buku ini.
yang kehilangan, sekumpulan sahabat
yang merasakan kekosongan Dengan kata lain,
di dada, sekelompok orang novel setebal 394
yang gemar menyiksa dan lan- halaman ini, meng-
car berkhianat, sejumlah kel- ingatkan para pem-
uarga yang mencari kejelasan bacanya akan era-era
makam anaknya, dan tentang reformasi di tahun
cinta yang tak akan luntur. 1998 yang bernas
akan kepahitan dan
Buku fiksi yang berisi ten- kekejaman bagi para
tang sejarah Indonesia ini pembela rakyat.
mengingatkan kita untuk Leila selaku penulis
menolak lupa dengan sejarah memang menegas-
kelam negeri ini. Demokrasi, kan bahwa novel ini
pluralisme, dan hak asasi ma- hanya historical fic-
nusia yang menjadi fondasi tion, tetapi ia menu-
novel ini. Sejarah yang dike- lis berdasarkan pada
mas dalam bentuk novel ini fakta yang ada. Hal
terinspirasi dari kisah nyata itu karena sebelum
Nezar Patria, salah satu korban Leila mulai menulis
penculikan Maret 1998. Ia menceritakan novel ini, ia melakukan riset wawancara
pengalamannya saat diculik secara leng- terlebih dahulu secara langsung pada ko-
kap yang menghasilkan sebuah artikel rban yang berhasil kembali atau kerabat
berjudul “Di Kuil Penyiksaan Orde Baru“ korban.
yang muat dalam edisi khusus Soeharto,
Tempo, Februari 2008. Ada dua buku yang Tidak hanya itu, sang penulis juga men-
ikut menopang proses penulisan novel ini: gaku bahwa ia memerlukan penyelidikan
Menyulut Lahan Kering Perlawanan, Ger- mendalam terkait karakter dari tokoh-to-
akan Mahasiswa 1990-an dan Anak-Anak koh yang ada, tempat serta peristiwa yang
Revolusi. sudah berlalu. Berdasarkan hal-hal itulah
yang membuat novel ini seakan hidup
Laut Bercerita hanya terdiri dari dua saat dibaca. Kemudian, untuk menyele-
bab. Bab pertama yang bercerita dari sudut saikan novel ini, kurang lebih memakan
pandang Biru Laut -tokoh utama- dan bab waktu 5 tahun. Menariknya, novel ini ber-
ke dua yang bercerita dari sudut pandang hasil digarap ke dalam bentuk film pendek
Asmara Jati, adik Biru Laut. Dalam novel yang berdurasi kurang lebih 30 menit dan
ini alur yang digunakan tidak berurutan disutradarai Pritagita Arianegara.
MAJALAH AL-BAYAN 35
EDISI 20
PUISI
DIMENSI WAKTU SOSOK MULIA
Karya: Wenda Berlian (XI Syariah) Karya: Nindi Yafi (X IPA Akhwat)
Halus tutur katamu
Detik, jam, menit dan hari Lembut hatimu
Akan terus silih berganti Indah akhlaqmu
Secepat larik cahaya mentari Elok rupamu
Masuk menerobos atmosfer bumi
‘Kan selalu membuat siapapun
Sang waktu dengan setia terus menem- Menjadi orang yang paling istimewa
ani Tiada kisah yang paling indah
Mungkin ia sedang berbaik hati Selain kisah hidupmu
Terhadap jiwa yang rapuh berteman sepi
Untuk membuat kita mempercayai bahwa Jasamu terkenang hingga kini
Malaikat pun bershalawat padamu
Akan ada keajaiban di esok hari Walau ‘ku tak pernah bertemu
Semesta akan tetap bekerja Tapi kurindu wahai Rasul
Seperti layaknya ia tercipta
Mungkin kau benar untuk berkata GURUKU
Bahwa ini adalah kehidupan fana
Yang telah menarik paksa Karya: Hadfina S.K (5 SDIT)
Kesadaran dalam realita
Walau tak belajar di sekolah
Pada dimensi waktu , Namun kau tak pernah merasa lelah
Setiap detiknya adalah berharga Membimbingku dan mengajariku
Untuk kita bangkit dan berkarya Walau dari rumah...
Menajalankan takdir sesuai semestinya
Karena hari ini dan seterusnya Guruku teringat selalu masa indah
Bukan tentang siapa yang berkuasa Bersamamu dzikir pagi dan tilawah
Tapi tentang siapa yang berusaha Bersama muridmu menyimaki hafalan
Sholat puasa ikuti sunnah Rasulullah
BERAKHIR
Tidak ada yang bisa memisahkan aku dan
Karya : Arnesya putri guruku
Kau adalah guru terbaikku
Tak tahu sampai kapan Yang tidak bisa kubalas semua jasamu
Jalan yang ku tempuh sampai ujung
Lelah sangat lelah Terima kasih karna mau membimbingku
Mungkin memang harus ku jalani dengan Terima kasih…
baik Guru….
Tak tahu apalagi yang bisa ku lakukan
Tapi aku yakin pada diri
Bahwa semua bisa dilewati
Terimakasih untu diri
Jangan lelah ketika terjatuh
Tetap bangkit lanjutkan langkah kehidu-
pan
Tuk menggapai akhir dari kepastian
36 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 17
MENUJU RUMAH-MU LARUT MALAM
Karya: F. Azfa. M. K Karya: Fadil. A (IXA1 IMAD Ikhwan)
Debar hati kian merasuki kalbu Malam larut menyeru
Bibir bergetar melafalkan asma-Mu Mengingat seribu empat ratus tahun lalu
Tempat indah untuk berkeluh kesah yang Bulan bintang bersaksi dituju
dituju Hingga langit pun rindu
Rumah-Mu tempat sandaran jiwaku Menggetarkan segala penjuru
Di sana, do’a-do’a disandarkan Mengepakkan sayap raksasa
Di sana, kepingan dosa minta diputihkan Menemani puncak angkasa
Di sana, Tempat menghafalkan Al-Qur’an Bertemu Mahakuasa
Di sana pula ‘ku memimpikan masa de- Menentukan kebenaran masa
pan
Ya, itu…
Dalam perjalanan ini Diwajibkan atas sholat lima waktu
Banyak harap yang diyakini Perjalanan panjang tanpa lesu
Bongkahan ingin masih terpatri Bertemu para pendahulu
Segala cita dan rasa masih termotivasi Meminta saran untuk umat menunggu
Masih banyak ruang hati yang bisa diisi
Dengan asma-Mu yang sakral dan suci
Dalam segala niat ini DO’AKU
Kutanamkan keyakinan diri
Kuhentakkan raga untuk tegak berdiri Karya: Riyo Evanda ( X Syariah)
Menggapai-Mu, mengabdikan diri pa-
da-Mu Ya Allah
Ya Rabb, sudilah engkau pada diri ini Ketika aku mencintai seseorang,
Diri yang penuh rasa ambisi dan caci jadikan cinta itu seperti butiran embun
pagi yang menyejukkan wajahku
Dalam perjalanan ke rumah-Mu ini Sesejuk air wudhu, sehingga aku tak per-
Kuharap Engkau, Yang Mahamulia, Maha nah lupa menyembah-Mu
Mengasihi
Ketika aku mengagumi seseorang,
DILANDA RINDU jadikan orang itu panutan langkahku
Agar aku tetap lurus berjalan di jalan-Mu
Karya: Syamil A. (IMAD Ikhwan)
Dan ketika aku telah memiliki seseorang
Di malam yang sunyi Jadikan dia teman sejati yang selalu ada
Bersimpuh di atas sepotong sejarah membimbing dan mengingatku ‘tuk sela-
Dengan air mata yang berlinang lu ada bertakwa kepada-Mu
Aku berkali-kali menyebutkan namanya
Melampiaskan semua kerinduanku kepa- Berikan kami cahaya yang selalu menjadi
da-Nya pelita dalam diri kami
Rindu kepada seorang manusia yang Sehingga kami tak akan tersesat ketika
mulia berada di dunia yang serba memikat
Yang rela menahan amarah saat dicaci Dan jadikan kami orang-orang yang kelak
Yang rela menahan sakit saat dilempari menjadi penghuni surga-Mu yang abadi
batu
Demi menyebarkan agama Islam
Shallallahu ‘ala Muhammad
Shallallhu ‘alaihi wa sallam
MAJALAH AL-BAYAN 37
EDISI 17
CERPEN
NASIHAT BULAN PURNAMA
Karya: M. Ali Akbar (IX A1 IMAD Ikhwan)
LLangit hitam menyelimuti bumi malam gedung dan memandangi dengan syahdu
itu. Bulan purnama dan tebaran bin- bulan purnama yang cantik itu.
tang-gemintang ikut andil dalam menghi-
asi suasana, membuat siapapun yang men- “Hei.” Anak itu merasa seperti ada yang
dongakkan kepalanya tersenyum bersama memanggilnya.
merekahnya cahaya rembulan. Namun, ti-
dak bagi seorang anak berusia 15 tahun ini. “Hm? Siapa itu?” tanya anak itu.
Ia begitu tidak nyaman di rumahnya, orang “Ini aku, Bulan Purnama.”
tuanya sudah sedari tadi tak kunjung ber- “Loh, Bulan? Mengapa Bulan berbicara
henti mencerocos. Ia muak dan tak tahan kepadaku?”
lagi mendengarkan omelan orang tuanya “Tidak penting bagaimana caranya itu.
yang terus berkelanjutan. Yang penting sekarang aku bisa berbic-
Di tengah-tengah omelan orang tuan- ara denganmu,” Bulan berusaha mengen-
ya, ia berpikir untuk kabur dari rumahnya. dalikan suasana, “Sekarang bisakah kau
Ah, berisik sekali orang-orang bau tanah memberi tahu namamu?”
ini, begitu pikirnya. Ia teringat akan bulan “Untuk apa?”
purnama yang sedang tampil gemilang “Entahlah, aku hanya ingin berteman
malam ini, membuat anak itu ingin melihat denganmu,”
dengan jelas. Sejurus kemudian, anak itu Butuh beberapa waktu sejenak untuk
sudah berpaling dari orang tuanya. Ia men- anak itu menjawabnya, “Tsabit… namaku
dengus tak peduli dan langsung berlari Tsabit.”
ke suatu gedung dengan cepat. Anak itu “Tsabit, itu nama yang amat indah.
merebahkan tubuhnya sesampai di atap Mengapa kamu kabur dari rumahmu,
38 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
Tsabit?” “Jika orang tuamu sering marah-marah,
“Apa urusanmu?” Tsabit bertanya den- itu artinya mereka sayang kepadamu, kare-
na orang tuamu mau kamu menjadi anak
gan tajam. yang penurut, pintar dan berbakti,” tutur
“Ayolah, Aku hanya ingin membantu.” Bulan dengan suara yang begitu halus.
***** Tsabit terdiam sejenak, ia mencoba
Sementa- mencerna apa yang baru saja dikatakan
ra itu orang oleh Bulan. Setelah pikirannya sejenak, ia
tuanya Tsabit berpikir ternyata perkataan Bulan tadi ada
khawatir benarnya juga. Meskipun ia masih sangat
karena Tsabit berat untuk menerimanya.
tidak ada di
kamarnya “Yah… mungkin kamu benar,” jawab
dan sudah Tsabit sambil tersenyum,“Terima kasih atas
mencarinya nasihatnya, Bulan.”
kemana-ma-
na. Jam su- Bulan tidak menjawab. Ia telah lenyap
dah menun- ditelan oleh awan-awan yang kelam nan
jukkan pukul kelabu.
dua belas
malam, *****
orang tuan- Tsabit pulang ke rumah dengan lang-
ya menye- kah kaki yang sedang, sambil berpikir apa
sal karena benar orang tuanya khawatir dengannya,
terlalu ser- apakah orang tuanya benar-benar me-
ing mema- mikirkannya. Jika itu semua benar, berarti
rahi Tsabit. orang tuanya sayang kepadanya.
Orang tua Tanpa disadari Tsabit telah sampai di
Tsabit ber- depan rumahnya. Tsabit memasuki rumah
do’a sembari dengan perlahan dan melihat jam yang
meneteskan menunjukkan pukul 2 malam. Sayup-
air mata, ber- sayup ia mendengar isak tangis di dalam
harap Tsabit kamar orang tuanya. Ia mengintip dari
pulang den- pintu kamar orang tuanya dan terkejut
gan selamat ketika melihat orang tuanya yang sedang
menangis. Sekejap, ia langsung berlari me-
karena hanya Tsabit-lah anak satu-satunya. meluk kedua orang tuanya
***** “Pak, Bu. Tsabit minta maaf,” lirih Tsabit
Bulan pun melanjutkan pembicaraann- sambil menangis.
“Ibu maafkan kok, Nak. Maafkan Ibu
ya dengan Tsabit, tapi Tsabit enggan men- juga ya,” ujar ibunya.
dengarkan Bulan. “Ya sudah, jangan menangis lagi,” ucap
ayahnya.
“Tsabit.” Bulan memanggil-manggilnya. “Yang penting kamu tidak kenapa-na-
“Kenapa?” jawab Tsabit. pa, Nak,” bisik ibunya sambil mengusap-us-
“Kalau aku sedang bicara lebih baik ap kepala Tsabit, “sekarang kamu istirahat
kamu dengarkan, berarti kamu menghar- saja di kamar.”
gaiku yang sedang berbicara.” “Baiklah, Bu.” Tsabit pun menuju kam-
“Aku pernah berbicara di depan orang arnya dan langsung melompat ke kasur.
tuaku, tapi tidak ada yang mendengarkan. Sekejap kemudian ia tertidur lelap dan
Semua orang telah buta karena egonya bermimpi mengucapkan selamat tinggal
masing-masing,” jawab Tsabit. kepada Bulan Purnama.
“Lebih baik kamu pulang sekarang,” “Apakah aku bisa bertemu denganmu
Bulan mencoba menasihati Tsabit, “Past lagi, Bulan?”
orang tuamu khawatir dengan dirimu.” “Tentu saja, Tsabit.”
“Kalau mereka memang khawatir pada “Sampai jumpa.”
diriku, aku tidak akan menjadi sasaran ego-
isme mereka,” ketus Tsabit.
MAJALAH AL-BAYAN 39
EDISI 20
MEMPERBAIKI DIRI
Karya: Allysya Septiani (Kelas IX SMPIT Fullday)
AAda waktu di mana ia bisa bilang ka- tepat untuk melakukkan deep talk. Aku
lau hidup itu indah, tapi ada pula waktu bercerita padanya tentang diriku yang
di mana ia bilang hidup itu tidak adil. sulit mendapatkan teman, sudah mem-
Ada saat dimana ia bilang “Apa nyerah perbaiki diri tapi malah semakin di-
aja, ya?”, tapi ada saat di mana dia bilang jauhi, dan jujur mungkin lain kali saat
“Untung aja waktu itu gak nyerah.” Kata melakukan deep talk dengannya aku
orang hidup itu seperti roda, kadang akan merekam dan mengabadikannya.
di bawah kadang di atas, ya memang Ia berkata seperti ini,
benar. Dan tak seharusnya kita down
karena sebuah masalah, boleh saja un- “Mereka enggak tau proses kamu
tuk mengeluh dan berhenti sejenak un- memperbaiki diri kayak gimana, mere-
tuk sekadar beristirahat, tapi ya jangan ka enggak tau, mereka taunya kamu ya
terlalu lama juga. Jangan terlalu larut kamu yang dulu, kamu ya kamu itu,”-
akan masalah tapi juga jangan terlalu jawabnya sambil menyesap secangkir
memaksakan. kopi dan membuka lembar halaman
Ada seseorang, seseorang yang buku novel yang sedang ia baca itu
mungkin bisa dibilang sangat berarti
di hidup dan memori kelabu ini, teman Aku mengerti maksud dari perkata-
sedari kecil yang memang sudah sal- annya, mau sekeras apa pun kita beru-
ing mengenal satu sama lain, biasanya saha mengubah pendapat fmereka atas
ia akan menjadi temanku berbincang diri kita, atau bahkan sampai merubah
tentang kejamnya dunia atau kerasnya diri untuk mereka, semua akan sia-sia.
manusia. Dan disinilah kami, jam sudah Tapi saat kita merubah diri karena se-
menunjukkan pukul 22.14 waktu yang buah kesadaran pribadi, maka kamu
akan berubah. Tak perlu berusaha un-
tuk orang lain, cukup dirimu, kamu
40 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
yang menjalaninya, maka orang lain kepribadian juga harga dirimu. Jika
tak berhak mengatur, tapi kamu juga perkataanmu buruk, maka kau sudah
tak perlu sampai menutup telinga dicap buruk oleh lingkunganmu.
mendengar pendapat orang lain, kamu
harus tetap mendengar pendapat mer- Terkadang saat kita mengeritik
eka, hanya saja kamu harus bisa mem- orang lain, kita jadi lupa akan diri kita
bedakan mana orang yang memberimu sendiri, dan saat kita terlalu memikir-
nasihat atau kritikan. kan perasaan orang lain, kita justru
cenderung menyakiti diri sendiri, jadi
“Kenapa dulu sempat kepikiran in- menurut saya, daripada mengurusi
gin berubah? Padahal dulu kamu se- orang lain lebih baik mengurusi diri
cuek itu sama pendapat orang,” tanya sendiri terlebih dahulu, memperbai-
ku tiba tiba ki diri lebih sulit daripada mengeritik.
Dan mulut, daripada digunakan untuk
“Berubah itu penting. Anggap saja menyakiti perasaan lebih baik diam
gini, kita lagi seru serunya bermain hu- saja, saat kau salah paham akan sesuatu
jan bersama teman tapi kita tau saat hal apa kau tak malu? Misal saat kamu
itu sudah saatnya kita pulang, apa ya? menuduh temanmu menyontek, kare-
Gimana ya, jelasinnya? Saat kamu tau na mendapat nilai bagus, dan yang lain
teman-temanmu adalah pengaruh bu- tiba-tiba ikut menuduhnya. Padahal ia
ruk bagimu, dan kamu menjadi ragu sudah berusaha belajar sekeras mun-
untuk berteman, atau meninggalkan gkin untuk mendapatkan nilai yang
mereka, mungkin semua orang akan
Perkataan itu ngga bisa ditarik kembali, walau lidah
tak bertulang, tetap saja harus dijaga, ungkapan “Mu-
lutmu harimaumu” itu benar adanya, perkataanmu itu
mencerminkan kepribadian juga harga dirimu. Jika
perkataanmu buruk, maka kau sudah dicap buruk oleh
lingkunganmu.
bilang untuk meninggalkan pengaruh bagus, agar tak kena pukul orang tuan-
buruk, tapi saat kamu sedang di posisi ya. Bagaimana perasaanmu? Secara tak
itu, tidak akan segampang itu mening- langsung kamu mencoba membunuh
galkan mereka, dulu aku itu salty ban- karakter seseorang yang mempunyai
get, suka nge-judge sana sini.“ keinginan mendapatkan nilai yang ba-
gus, dan saya suka mendengar bebera-
“Berarti sekarang udah engga nge- pa berita seseorang bunuh diri karena
judge lagi?” potongku kasus sakit hati dan dendam.
“Iya, karena jujur aku takut di posisi Bagaimana perasaanmu saat me-
itu, makanya aku berubah,” lanjutnya lihat orang yang kemarin kamu caci
maki, sekarang ada berita dia gantung
“Itu doang? Pasti ada hal lain yang diri karena sakit hati. Hanya karena per-
mendorong kamu lebih kuat sampai kataan. Hanya karena kata kata. Tidak
membuat kamu berubah drastis kayak bisakah berfikir lebih dahulu sebelum
gini,” kataku berkata-kata. Walau saya tau ketikan
panjang saya ini takkan terbaca semua
“Ya, karena perkataan atau uca- orang, saya hanya ingin mengingatkan
pan buruk itu lebih gampang diingat,” bahwa orang lain juga bisa sakit hati.
ucapnya Orang lain juga bisa frustasi. Orang lain
juga bisa menyakitimu.
Perkataan itu nggak bisa ditarik
kembali, walau lidah tak bertulang,
tetap saja harus dijaga, ungkapan
“Mulutmu harimaumu” itu benar adan-
ya, perkataanmu itu mencerminkan
MAJALAH AL-BAYAN 41
EDISI 20
SANG BAGINDA
Oleh: Silmi Aulia (X Syari’ah IMAD Akhwat)Sejak tadi hujan terus membasahi pe-
karangan rumahnya, ia dengan setelan
Doraemon-nya yang sudah basah sejak
hujan turun masih asyik bermain lari-lari-
an. Sang Ibunda hanya memperhatikann-
ya dari teras rumah seraya menggelengkan
Skepalanya.
***
Setelah makan malam Jasmine
menghampiri bundanya yang sedang me-
lipat pakaian di ruang tengah.
“Bunda… ”
“Iya, ada apa sayang?” ucap Bunda.
“Jasmine!” panggil Sang Bunda sedik- “Tadi waktu di sekolah, teman Jasmine
it berteriak. Bocah berumur 6 tahun itu ada yang nakal, Bun. Terus Jasmine mara-
menghampiri ibunya, “Kenapa, Bun?” tan- hin deh biar dia gak nakal lagi,” lapor Jas-
ya Jasmine, “Sudah sore nak… nanti kamu mine dengan gemasnya.
sakit, udahan ya?” ujar Sang Bunda lembut. “Lho, kenapa dimarahi?” tanya Bunda
lembut. Sang Bunda memang tidak pernah
“Yahh, padahal Jasmine masih mau memarahinya, sebab ia tahu bahwa anak
main tapi yaudah deh, Jasmine udahan seusianya membutuhkan perhatian lebih.
mainnya.” Sang Bunda tersenyum, “Jasmine
sekarang mandi ya, Bunda udah siapin air “Habisnya Jasmine kesal,” ucap Jasmine
hangatnya.” menunjukkan wajah kesalnya.
“Iya, Bunda.” “Jasmine tahu tidak? Rasulullah saja ti-
42 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
dak pernah memarahi sahabatnya, Beliau beri makan setiap hari kepadanya. Beliau
itu pemaaf bagi siapa saja lho,” jelas Bunda sering datang ke rumahnya untuk menyu-
sambil mengelus lembut kepala sang buah api si pengemis tua tersebut. Ketika Rasul
hati, “Masa sih, Bunda? Jasmine aja dinaka- wafat, rutinitas beliau digantikan oleh Abu
lin sedikit langsung marah,” ucap Jasmine. Bakar Ash-Shidiq, sahabat paling dekatn-
ya. Namun, Sang Pengemis Tua menyadari
“Iya, Sayang. Rasulullah itu tidak pernah perbedaannya, ia merasakan sesuatu yang
marah kepada siapa pun beliau selalu baik, berbeda dari cara menyuapinya, akhirnya
tidak memandang harta, jabatan, atau pun Si Pengemis tersebut bertanya,
umur. Bahkan beliau tetap baik meskipun
ada yang berbuat jahat kepadanya,” ucap “Sepertinya kau bukan orang yang bia-
Bunda membuat mata bundar Jasmine sa menyuapiku, kemana ia?”
berbinar.
Lalu Abu Bakar menjawab, ”Memang
“Memang siapa yang jahat, Bunda? benar, aku bukan orang yang biasa men-
Kok dia jahatin Rasulullah?” tanya Jas- datangimu. Dan tahukah kamu yang sela-
mine, mata bundarnya semakin berbinar ma ini ialah Muhammad SAW. Sang Rasul
tanda penasaran. Lagi-lagi Sang Bunda Allah yang selalu engkau hina, kau caci.”
tersenyum, Pengemis itu terkejut mendengarnya dan
ia menangis karena ia merasa bersalah
“Pada zaman Rasul ada pengemis tua telah mencaci maki orang yang selama ini
dari kalangan Yahudi yang sangat mem- berbuat baik padanya. Ia bertanya kembali
benci Rasulullah, walaupun ia tunanetra ia “Dimana ia sekarang?”
tidak pernah sekalipun berhenti mencaci
maki Rasul di depan banyak orang. Namun, Abu Bakar menjawab, “Beliau telah
Rasul tidak menanggapi caciannya, beliau wafat, dan aku adalah Abu Bakar yang
tidak membalas ataupun membencinya. akan menggantikan beliau,” tutur Bun-
Justru yang beliau lakukan adalah mem- da, Jasmine yang mendengarnya terk-
agum-kagum.
“Terus pengemisnya gimana?” Ia ber-
tanya penasaran.
“Setelah itu Si Pengemis langsung ber-
syahadat saat itu juga,” jawab Bunda seraya
tersenyum. Jasmine refleks bertepuk tan-
gan, “Wahhh MasyaAllah. Hebat banget ya
Rasul, walaupun dicacimaki beliau tetap
baik sama si pengemis itu.”
“Nah, Jasmine juga harus seperti Bagin-
da Rasul, meski teman Jasmine nakal jan-
gan dimarahi atau dibalas. Jasmine harus
tetap baik sama dia,” jelas Bunda
“Siap, Bun. Jasmine janji gak akan mara-
hin teman Jasmine lagi,” ujar Jasmine den-
gan semangat. Bunda terkekeh melihat-
nya, “Yuk sekarang waktunya tidur, besok
Yasmine kan harus sekolah.”
“Oke, Bunda.”
Ia masih mengingat-ingat kisah yang
baru ia dengar. Kelak ia akan menjadi ma-
nusia tangguh seperti Rasulullah. Pokoknya
aku harus kayak Rasul, aku harus sabar, gak
boleh marah lagi. Rasul aja pemaaf, masa
aku enggak? batin Jasmine penuh tekad.
MAJALAH AL-BAYAN 43
EDISI 20
CERbungSaat matahari muncul dari ufuk timur, TERI LELE
50 derajat dari pandangan mata yang Karya: Ariq Bafee & Hafid Luq
mereguk indahnya cakrawala, pagi ini
adalah waktu yang bagus untuk berlatih tik dan bersembunyi di balik pohon sam-
teknik baru dari petinggi elemen angin, bil menghadap ke arah jam sepuluh untuk
yaitu melayang di udara. Teknik ini sangat bersembunyi. Anak panah masih digeng-
gam. Eljin menutup matanya, berusaha
Smudah tapi cukup melelahkan bahkan merasakan energi yang sama dari anak
menyakitkan karena harus menerima risiko panah yang ia genggam. Melalui informa-
jika pendaratan tidak semulus ekspektasi, si angin, tak butuh waktu lama Eljin sudah
teknik ini meniru bagaimana tupai terbang mengetahui keberadaan energi yang sama.
yang sedang melayang. Kemampuan mendeteksi suatu objek ini
Eljin berdiri di tebing yang menjulang,
angin semilir telah memberi informasi pada
instingnya. Tetapi saat ia menerawang ke
bawah hatinya mulai gusar, kengerian tel-
ah meruak di pikirannya. Tapi masa bodoh
untuk itu semua, Eljin harus berlatih sam-
pai paten agar menjadi individu yang he-
bat di Desa Maungar. Sebelum itu ia harus
mengetahui ke mana dan sekuat apa angin
mengembus. Setelah tahu ia langsung ter-
jun dan mengikuti kemana angin itu ber-
embus. Tak diduga angin meniup deras,
keseimbangan mulai goyah. Dan...
“Aaaaa!!!” Akhirnya ia terjatuh ke da-
lam pohon rindang. Sekujur tubuhnya
terasa sakit, tapi Eljin tetap kukuh dengan
latihannya, “Aku pasti dan harus bisa.” Eljin
berseru menguatkan tekad. Setelah sekian
sekali ia mencoba, sekarang ia sudah ber-
hasil menaklukkan teknik barunya. Eljin
merehatkan tubuhnya yang penuh den-
gan luka di atas dahan pohon yang besar
nan kokoh. Kicauan burung seindah melo-
di dan angin semilir membawa Eljin ke
bawah alam sadarnya.
*****
Dari arah yang tidak diduga anak
panah yang melesat cepat menancap te-
pat di samping kepala Eljin. Eljin sontak
terbangun dan langsung mengambil an-
cang-ancang siaga untuk berjaga-jaga
dari serangan berikutnya. Eljin menyapu
pandangan ke segala arah, “Hai... siapa dis-
ana?” soraknya jengkel. Tak ada satu pun
yang menjawab kecuali kicauan burung.
Eljin mencabut anak panah yang tertan-
cap tadi, lalu mengukur seberapa dalam
anak panah itu menancap. Cukup dalam
dalam juga tancapan anak panah ini, itu
artinya musuh cukup dekat dari jangkau-
an. Tiba-tiba dari arah jam empat ada anak
panah yang kembali menyerang, untung
Eljin menyerang bisa menerima informasi
dari angin. Ia menghindar dengan gesit.
Setelah mengetahui arah anak panah,
ia turun dari pohon dengan gaya akroba-
44 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
EPISODE 1 Ada lima teknik yang
qman (XI IPA IMAD Ikhwan) ia telah ia kuasai: men-
deteksi, lompat jauh,
mengeluarkan tornado,
bergerak cepat seperti
bayangan, dan teknik
yang baru ia kuasai yai-
tu melayang di udara.
sudah lama ia kuasai. Ada lima teknik yang Eljin melihat dari bawah, seorang pema-
ia telah ia kuasai: mendeteksi, lompat jauh, nah sedang linglung mencarinya. Pema-
mengeluarkan tornado, bergerak cepat nah itu memakai pakaian serba hitam ala
seperti bayangan, dan teknik yang baru ia ninja. Dengan cepat Eljin melompat ke atas
kuasai yaitu melayang di udara. dan langsung mencekiknya dari belakang
penyerang jarak jauh itupun gelagapan.
Eljin melesat cepat berpindah dari po-
hon ke pohon menuju keberadaan musuh “Stoppp!! Ini Naigana!” Ia berusaha
yang sudah dideteksi. Eljin sampai di ke- mengeluarkan suara. Eljin masih tak per-
beradaan musuh tanpa sepengatuhannya. caya, ia melepas penutup muka musuhn-
ya. Dan ternyata itu benar Naigana, teman
satu tim Eljin. Eljin melepas cekikannya.
“Kau hampir membunuhku tadi,” sewot
Eljin
“Mana mungkin kubunuh dengan
serangan begitu, kau kan hebat,” rayunya
tak berdosa
“Cih, suka benar kalau ngomong,” pekik
Eljin
“Aku kesini ingin mengajakmu makan
siang.”
“Tapi gak gitu juga caranya.”
“Et dah, marah-marah terus. Efek laper
nih?”
“Hmm, dahlah yok gas ke desa, kita
makan.” Tak sabaran, menarik tangan
Naigana. Mereka berjalan beriring-iringan
menuju desa tempat mereka tinggal sam-
bil berbincang ringan mengenai latihan
teknik baru Eljin.
*****
Sesampainya mereka di desa, mereka
langsung menuju kedai makanan favorit
mereka yang semua makanannya men-
gandung santan rempah-rempah dan
mampu memberikan cita rasa yang khas
dari Desa Maungar. Letak kedainya bera-
da di dalam desa dekat pintu utama. Saat
mereka masuk ke kedai yang cukup besar,
mereka disambut dengan hangat oleh
MAJALAH AL-BAYAN 45
EDISI 20
pegawai kedai. Suara di dalam sangat riuh “Aku sih yes. Kalau kamu, Naigana?”
membuat mereka kesulitan untuk meme- “Kan sudah kubilang, aku ikut kalian
san makanan, ternyata di sana juga ada aja.”
Vairiz Sang Pengguna Elemen Api. Ia juga “Oke, sepakat yah. Teri Lele.”
satu tim dengan Eljin dan Naigana, yang “Hm.... ” Vairiz dan Naigana melanjut-
sedari tadi menunggu mereka berdua. kan makan.
Usai makan mereka keluar dari kedai,
“Hai, kalian sini!” Vairiz memanggil tujuan mereka sekarang adalah pulang
keras, Eljin dan Naigana menoleh dan ke rumah masing-masing. Belum sempat
menghampiri Vairiz, “Aku sudah pesan lima mereka berpisah ada burung Merpati yang
lele jumbo untuk kita bertiga,” lanjut Vairiz. hinggap di busur panah.
“Lihat, ada surat di kakinya,” ucap Eljin,
“Hah, lima?!” Eljin dan Naigana kaget kemudian Naigana meraih Merpati itu dan
bersamaan. mengambil surat yang ada di kakinya. Ter-
tulis “Ku tunggu kalian di kantor di desa
“Santai, aku yang habisin kalau kalian #kepaladesa”
gak sanggup.” “Kita dipanggil kepala desa,” ucap
Naigana bingung
“Et, makan doang banyak, gak gede- “Yaudah ayo, lebih cepat lebih baik,” ci-
gede,” umpat Eljin. bir Vairiz.
Tanpa basa-basi mereka pun langsung
“Loh, intinya kan strong.”
“Iya deh, terserah.” Eljin pasrah.
“Lele jumbo sudah siaaap!!” Pelayan
datang membawa lele jumbo sepanjang
delapan puluh sentimeter lau meletakann-
“Oh aku tau, kita kan suka lele goreng nih, gima-
na kalau nama timnya Teri Lele? Gapapa kali buat
nama opening tim kita, kalau ada usulan lain ting-
gal ganti aja, oke?”
nya di atas meja. Eljin dan Naigana mene- berlarian menuju kantor desa, karena mer-
lan ludah. eka tahu panggilan kepala desa itu sangat
penting.
“Selamat makan.” Pelayan pun berlalu
cepat. *****
Sampailah di kantor Desa Maungar. Di
“Ingat janjimu, Vairiz. Kau yang habisin depan pintu sudah ada dua orang penjaga
sisanya.” Naigana melototi Vairiz. lengkap dengan baju zirahnya.
“Silahkan masuk, kalian sudah ditung-
“Iya iya, santai aja kali. Aku yang bayar gu kepala desa,” ucap salah satu penjaga.
juga kok,” jawabnya enteng. Dengan wajah datar mereka pun meny-
usuri lorong-lorong yang dihiasi dengan
“Baguslah,” ucap Naigana. foto-foto Kepala Desa beberapa tahun sil-
Mereka makan dengan lahap. Apalagi am, sudah tujuh kali kepala desa berganti.
Eljin, ia menyantap makanannya dengan Sekarang yang berwenang menjadi kepala
semangat karena latihan tadi pagi cukup desa adalah Ayahnya Eljin
menguras tenaga. “Bagus, kalian sudah datang,” Kepala
“By the way, tim kita belum punya Desa menyambut ramah.
nama,” ucap Vairiz memecah keheningan. “Ada perlu apa anda memanggil kami?”
“Terserahlah, aku ikut kalian aja,” sam- Naigana bertanya.
bung Naigana. “Guru kalian diculik.” Kepala Desa
“Oh aku tau, kita kan suka lele goreng langsung melontarkan poin yang ingin ia
nih, gimana kalau nama timnya Teri Lele? sampaikan.
Gapapa kali buat nama opening tim kita,
kalau ada usulan lain tinggal ganti aja,
oke?”
46 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
“Hah!” sontak mereka terkejut. Kini raut Eljin tertunduk lesu, raut wajahnya san-
wajah mereka menampakkan rasa cemas gat muram, matanya dipenuhi emosi dan
dan hati mereka mulai gusar. kekhawatiran. Karena, yang diculik adalah
guru sekaligus Ibu kandungnya.
“Kemarin lusa, aku mengutus guru
kalian dan temannya keluar desa untuk “Kenapa harus Ibu yang Ayah utus?”
mencuri benda pusaka yang berbahaya, ucap Eljin dengan emosi
karena jika benda itu jatuh kepada orang
yang salah, maka akan berakibat fatal, be- “Karena ia adalah pendeteksi handal,
runtung guru kalian dan temannya tahu jadi dia sangat dibutuhkan untuk pencar-
keberadaan benda itu, tapi tadi pagi Lisa ian ini.”
‘teman guru kalian’ melapor, bahwa Karen,
guru kalian dan Lisa digencat dan diserang, “Dan kenapa bukan Ayah saja yang
beruntung Lisa bisa meloloskan diri ke menangani masalah ini? Jelas Ayah dan
desa, Sedangkan Karen dibawa ke markas tim Ayah lebih unggul dari kami, dan ingat
mereka. Jadi, tugas kalian adalah menye- Ayah! Dia adalah istrimu, dia adalah ibuku,
lamatkan guru kalian. Ada pertanyaan?” dan dia adalah keluarga kita, Ayah!!!”
“Bagaimana kami bisa tahu di mana “Cih, jangan bersikap bodoh! Mening-
markas mereka?” Eljin bertanya serius. galkan desa adalah hal yang gegabah.
Keluargaku saat ini bukan hanya kau dan
“Lisa yang akan bersamai kalian. Be- Ibumu saja, tapi seluruh penduduk Desa
sok pagi Lisa sudah ada di gerbang utama Maungar adalah keluargaku. Sudah kewa-
desa.” jiban bagi pemimpin untuk mengayomi
rakyatnya,” tuturnya menasihati Eljin.
“Baiklah, demi Guru Karen apapun akan
aku lakukan, sampai titik darah pengha- “BUK... ” Eljin menggebrak meja ayahn-
bisan.” Semangat Vairiz membuncah, sem- ya, ia kesal karena apa yang di katakan
bari memperlihatkan kepalan tangan yang ayahnya ada benarnya juga, tangannya
membara. mengepal dan bergetar hebat, wajahn-
ya tertunduk, matanya berkaca-kaca dan
“Bagus, segera pulang dan beristirahat- isakan mulai terdengar.
lah!”
“Sudahlah, kau harus membawa Ibumu
“Baik!” balas serempak kecuali Eljin. pulang,” tutur ayahnya sembari membelai
Naigana dan Vairiz meninggalkan ruan- kepala anaknya.
gan, Naigana menarik tangan Eljin, namun,
Eljin melawan. Naigana yang melihatnya “Iya, Yah. itu pasti.”
merasa heran. Tapi dengan sikap kede-
wasaannya ia bisa memakluminya. Naiga- Bersambung....
na membiarkan Eljin, lalu menyusul Vairiz.
MAJALAH AL-BAYAN 47
EDISI 20
CERGAM
MENUNTUT ILMU
Oleh: Rizwar Achmad (Santri IMAD Ikhwan)
48 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20
50 WAKTU
Oleh: Ghifa dan Zhafarina (Santri IMAD Akhwat)
MAJALAH AL-BAYAN 49
EDISI 20
50 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 20