The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by albayan.df, 2022-08-26 03:44:41

ALBAYAN EDISI 22

Sept - Shafar

Keywords: Majalah Santri

MAJALAH AL-BAYAN 01
EDISI 22

DAFTAR ISI

Asasiyah Resensi
04 Membawa Bekal Terbaik Untuk Masyarakat
28 Menyingkap Agenda Tersembunyi
Pemusnahan Manusia
29 Menyingkap Rahasia Tatanan Dunia Baru
Kajian Utama
06 DariIMTIYAZUntukDaarulFIkriDanMasyarakat Puisi

Ragam Pesantren 30 Pulang, Takdir, Pesan Perpisahan, Maafkan
08 Menjadi Generasi Unggul, Kreatif Dan Agamis Sahabat

Untuk Masa Depan Yang cerah 31 Bhineka Tunggal Ika, Mewujudkan Cita-cita,
Bangkitlah Berjuang , Salam Perpisahan
09 Menjadi Guru Yang Berpengaruh
Cerpen
10 Memeriahkan Muharram Bersama SDIT, 32 Sang Juara
Kegiatan Masa Bina Ta’aruf Santri
35 Dia Yang Pernah Hilang
Galery Kegiatan 38 Petak Umpat
18
MIU, SDIT, TK ALAM, IMAD-FDS, CABANG 42 Liburan Yang Indah
PAPUA, CABANG BREBES

Laporan Khusus Cerbung

20 Islamic Book Fair 2022 44 Teri Lele

Story Santri Cergam
47 Silaturrahim
16 Ana Bangga Sekolah Di Daarul Fikri 48 Yakin
49 Future Goals
18 Program Khidmah Mujtama’ di Pondok

Pesantren MUSLIMAH SEJATI

Mozaik

22 Sejarah Keilmuan Umat Muslim

Jejak
24 Perempuan Pemberani Dari Gaza

Redaksi menerima karya berupa artikel, cerpen, puisi dan jenis tulisan lainnya. Naskah dikirim
berupa softcopy (file doc.) hard copy dan foto (softcopy file tidak lebih dari 25 Mb). Naskah yang
layak akan kami terbitkan di edisi selanjutnya. Naskah yang masuk dan diterbitkan menjadi hak
milik redaksi, dan akan mengalami proses editing tanpa mengubah isi artikel.
Kirimkan saran dan kritik anda ke Redaksi Majalah Al-Bayan, Pesantren Terpadu Daarul Fikri, Kp.
Warung Bambu RT. 001/09 Ds. Telaga Murni Kec. Cikarang Barat Kab. Bekasi Telp. (021) 8904078/79,
89116165. e-mail: [email protected]

REDAKSI
Pembina: KH. Ahmad Husein Dahlan, Lc. MA. (Pengasuh Pesantren), Kartubi, M.Pd (Wakil
Ketua Umum 1 Bidang Dakwah & Pendidikan), Penanggung Jawab: Nasrullah, S.Psi (Direktur
Media), Pemimpin Redaksi : Didik Hermanto Dewan Redaksi: Adam Nurrachman, Mustofa.
Redaktur Ikhwan: Shofwan Muzhoffar, M. Syauqi, Aly Ichsan, Ugi R, M. Alfath, Zaidan A.Q, F. Azfa,

0RA2i,dDhaoviAnEM,aDRACIaJS,AfIiDdL2hAd2aHinnAiaRL-eLB,dAVaYekArtdNuarYaaksmhwina.tLMayyloeunti:SOaplsaanbiDlae, sNiagsnwCaoIvzzeart:iM, DaesMviuAs, Maitsa Hanifah, Kireina

SALAM REDAKSI

Assalamu’alaikum warahmatullahi bercandai.
wabarakatuh.
Namun sebelum kita berpisah dengan
Hai sahabat Al-Bayan bagaimana seseorang ada baiknya kita saling meminta
kabarnya? Semoga kita semua selalu maaf atas kesalahan yang telah kita buat
dalam keadaan sehat, Allahamdulliah, secara sengaja atau tidak sengaja karena
kami segenap redaksi malajah Al-Bayan kita sebagai manusia pasti mempunyai
mengucapkan puji dan syukur kepada Allah kesalahan yang di sengaja mau tidak di
S.W.T yang masih memberikan kesempatan sengaja.
untuk penerbitan majalah Al-Bayan edisi 22
ini. Dalam rangka turut memberikan sajian
terbaik dalam edisi kali ini yang bertemakan
SAHABAT AL-BAYAN! Perpisahan kami mengangkat karya-karya
alumni Pesantren Terpadu Daarul Fikri mulai
Beberapa bulan kemarin kita telah tingkat MI - SD - SMPIT Fullday hingga IMAD.
melewati agenda penting. hari raya Idul Fitri, Sekali lagi sebelum berpisahan mari kita
Idul Adha dan HUT kemedekaan RI. Tentu meminta maaf dan juga mendoakan yang
sebagai umat muslim kita wajib bersyukur terbaik bagi mereka khususnya di tempat
karena hal tersebut tersebut merupakan pendidikan selanjutnya yang mereka pilih.
anugerah yang diberikan kepada kita
hampir bersamaan. Selanjutnya, Kami juga menghadirkan
kajian utama yang di tulis oleh kakak-kakak
Dalam edisi kali ini kita kami selaku alumni tahun lalu, selain itu juga kami
redaktur Al-Bayan menyajikan tema menyajikan asasiyah yang di isi oleh ustadz
Perpisahan, tentu jika mendengar kata Kartubi, M.pd. yang temakan “Membawa
perpisahan pasti kita menjadi sedih bekal terbaik untuk masyarakat”.
karena perpisahan berkaitan dengan
kesedihan. Namun, perlu diingat tidak Selain itu dalam edisi kali ini juga kami
setiap perpisahan itu selalu menyedihan menyajikan aktifitas kegiatan salah satunya
terkadang perpisahan itulah yang membuat pada rubrik Ragam Pesantren, Rubrik-rubrik
kita bertumbuh menjadi dewasa, sama yang lain seperti Cerpen, Suara Alumni,
hal dengan kita yang lambat laun akan Cergam, dll. Masih bisa kita dinikmati yang
berpisah dengan orang tua, guru, teman, semuanya merupakan karya dari para santri
bahkan sahabat. sesuai dengan tema yang kami angkat.

Namun perlu diingat Sahabat Al-Bayan Sebagai penutup, kami mengajak
perpisahan itu menjadi penting dalam sabahat Al-Bayan untuk tetap memahami
hidup kita karena perpisahanlah yang bisa hakikat dari Perpisahan seperti kata pepatah
merubah seseorang menjadi lebih dewasa “Dipertemukan oleh keadaan, dipisahkan
dan mandiri. Ketika kita berpisah dengan oleh masa depan”, mungkin cukup sekian,
orang yang sudah lama hidup di sekitar kita Happy Reading.
memang menyedihkan padahal misalnya
dia seseorang yang kita benci sekalipun Wassalamualaikum warahmatullahi
atau seseorang yang sering kita ejek atau wabarakatuh.

MAJALAH AL-BAYAN 03
EDISI 22

ASASIYAH

MEMBAWA BEKAL TERBAIK UNTUK
MASYARAKAT

Oleh: Kartubi, M.Pd (Ketua 1 Bidang Pendidikan)
PPesantren Terpadu Daarul Fikri tahun
pelajaran 2021/2022 akan meluluskan Sesungguhnya menjadi alumni
sebanyak 278 santri dari jenjang ITTAQI bukanlah akhir dari sebuah proses
dan IMAD dengan rincian sebagai berikut belajar. Akan tetapi merupakan awal
: TK Alam 58 santri, MI Unggulan 29 untuk melanjutkan di jenjang pendidikan
santri, SDIT 84 santri, SMPIT Fullday 47 selanjutnya. Termasuk melanjutkan
perjuangan dan dakwah di medan
santri dan IMAD 60 santri. Mereka akan sesungguhnya yaitu masyarakat.
secara resmi menyandang status sebagai
alumni Pesantren Tepadu Daarul Fikri. Sejatinya, belajar akan terus
Status menjadi alumni Daarul Fikri tentu berlangsung sepanjang kehidupan
mereka dimanapun, kapanpun dan
merupakan suatu dengan siapapun. Menjadi alumni
kehormatan dan terutama untuk jenjang I’dadul
kebanggaan Mu’allimin Wa Du’at ( IMAD ) Pesantren
bagi mereka. Terpadu Daarul Fikri merupakan sebuah
Karena tantangan untuk dapat berkiprah di
mereka telah tengah masyarakat. Karena masyarakat

menyelesaikan saat ini sangat membutuhkan peran
salah satu dan kiprah mereka agar menjadi solusi
tahapan akan kebutuhan masyarakat tentang
dalam proses pentingnya pemahaman terhadap nilai –
belajar mereka di nilai dienul islam.
Pesantren Terpadu
Daarul Fikri. Terlebih, mereka merupakan alumni
Pesantren Terpadu Daarul Fikri melalui
program IMAD yang dirancang untuk
mempersiapkan para pendidik dan
da’i. Dimana melalui program tersebut,
mereka telah melalui proses didikan,
bimbingan dan arahan dari seluruh
asatidz dan ustadzah di Pesantren.

Modal lainnya adalah mereka telah
menyelesaikan hafalan Al Qur’an dengan
mutqin, menguasai materi penunjang
pendidikan dan dakwah, praktik dakwah
masyarakat serta bekal–bekal lainnya
yang dibutuhkan mereka untuk dapat
berkiprah di tengah masyarakat.

Lebih Penting lagi, mereka juga telah
diikhtiarkan melalui pembinaan intensif
agar mereka menjadi pribadi – pribadi
muslim yang memiliki 10 ciri kepribadian
muslim ideal diantaranya Salimul (
beraqidah benar ), Shahihul Ibadah (
beribadah benar ), Matinul Khuluq (
berakhlak mulia ), Mutsaqoful Fikri (

04 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

berwawasan luas ), Qowiyyul Jismi ( kuat medan perang). Mengapa sebagian dari
jasmaninya ), Munadzomun fii Syu’unihi setiap golongan di antara mereka tidak
( tertib dalam segala urusannya ), Haritsun pergi untuk memperdalam pengetahuan
ala Waqtihi ( sanggup menjaga waktunya agama mereka dan untuk memberi
), Mujahadatun Linafsihi ( berdaya juang peringatan kepada kaumnya apabila
tinggi), Qadirun alal Kasbi ( Mandiri ) dan mereka telah kembali, agar mereka dapat
Nafi’un Lighoirihi ( bermanfaat untuk menjaga dirinya.
orang lain ).
Kepada seluruh alumni Pesantren
Keseluruhan bekal yang telah Terpadu Daarul Fikri tahun pelajaran
mereka peroleh selama menuntut 2021/2022, kami ucapkan selamat atas
ilmu di Pesantren tentu belumlah kelulusannya. Berbekallah dengan bekal
cukup untuk menghadapi tantangan takwa, karena takwa adalah sebaik–
kehidupan sesungguhnya di tengah baiknya bekal. Teruslah jaga nama baik
masyarakat. Tantangan terberatnya Pesantren dimanapun dan kapanpun.
adalah bagaimana seluruh alumni dapat Jadilah orang – orang yang selalu

Kepada seluruh alumni Pesantren Terpadu Daarul Fikri
tahun pelajaran 2021/2022, kami ucapkan selamat
atas kelulusannya. Berbekallah dengan bekal takwa,
karena takwa adalah sebaik–baiknya bekal. Teruslah

jaga nama baik Pesantren dimanapun dan kapanpun.
Jadilah orang–orang yang selalu memberikan
kemanfaatan untuk orang lain. teruslah menjadi

manusia pembelajar yang selalu memiliki semangat
belajar dan haus akan ilmu. Jadilah anak–anak yang
selalu hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.

menjaga keistiqomahan untuk terus memberikan kemanfaatan untuk orang
menjaga nilai – nilai luhur pendidikan lain. teruslah menjadi manusia pembelajar
yang telah diajarkan selama ini di yang selalu memiliki semangat belajar
Pesantren. Oleh karena itu, diperlukan dan haus akan ilmu. Jadilah anak – anak
kesungguhan dan kesadaran mereka yang selalu hormat dan patuh kepada
bahwa keberadaannya di tengah orangtua dan guru. Bagi yang akan
masyarakat sangat dinantikan peran dan melanjutkan pendidikan ke jenjang
kiprahnya sebagai seorang Mundzirul selanjutnya, maka tunjukkan bahwa
Kaum. Seorang yang diharapkan untuk alumni Daarul Fikri adalah alumni terbaik
senantiasa mengingatkan masyarakatnya yang dapat memberikan pengaruh
kepada kebaikan dan nilai – nilai agama kebaikan dimanapun. Bagi alumni yang
yang luhur. Hal ini sangat relevan dengan akan melakukan proses pengabdian
firman Allah SWT dalam Al Qur’an surah , berikanlah pengabdian terbaiknya
At Taubah : 122 untuk pesantren dan masyarakat karena
‫َفِوۡرَمقَا ٍة َك ِّام ۡن َن ُه ۡما ۡل ُم َۡطؤآ ِٕٮِمفَنُ ۡةٌو ِلَّنيَـتَِلفَيَ ۡقَّن ِفُه ۡ ُرو ۡاوا ِف َكىآَرفَّالَةً‌ج ِدّ ۡؕعُيۡۤوِنفَالَ ۡ َِاوولََۡيلِلِهيُۡۡنمنَ ِفَذلََُررعَۡلَّو ُِاهم ۡ ۡمنقَ ۡيَو َُۡكمح ُِّذَهل ۡ ُمر ۡاِوذََان‬ sebaik – baik manusia adalah yang dapat
bermanfaat untuk manusia lainnya.
Artinya: Dan tidak sepatutnya orang-
orang mukmin itu semuanya pergi (ke Barakallahufiikum

MAJALAH AL-BAYAN 05
EDISI 22

KAJIAN UTAMA

DARI IMTIYAZ UNTUK
DAARUL FIKRI DAN MASYARAKAT

OLEH : @IMTIYAZ.ORGANIZATION

D“Dipertemukan oleh keadaan, dipi- Pada dasarnya seorang pelajar
sahkan oleh masa depan”. atau santri harus memiliki karakter
Kelas akhir merupakan kelas pen- yang baik untuk dijadikan contoh oleh
ghujung. Artinya, kelas yang sedang orang di sekitarnya. Apalagi para pela-
mengalami fase terakhir di sekolah jar atau santri kelas akhir, ia memiliki
maupun lembaga pendidikan lainnya. tanggung jawab besar dikarenakan se-
Kelas akhir pula, yang akan mengalami tiap perilakunya akan diikuti oleh adik-
fase transisi di fase berikutnya dalam adik kelasnya. Oleh karena itu, ia harus
tahapan pendidikan. Oleh karena itu, bisa menjaga dirinya supaya menjadi
kelas akhir adalah kelas yang sangat teladan yang baik bagi adik-adik kelas-
menentukan dari fase sebelumnya nya.
menuju fase setelahnya.
Dalam dunia pendidikan, kelas akh- Kelas akhir identik dengan wisuda.
ir merupakan salah satu penentu untuk
memasuki jenjang selanjutnya. Oleh Wisuda merupakan salah satu
karenanya, seorang pelajar atau santri momen sakral yang dialami oleh seo-
kelas akhir mesti bersungguh-sungguh rang pelajar atau santri kelas akhir.
dalam menjalani pembelajaran yang Dilansir dari wikipedia, wisuda adalah
sedang berlangsung, dikarenakan agar upacara peneguhan atau pelantikan
lebih mudah memasuki pendidikan di bagi seseorang yang telah menempuh
tingkatan berikutnya. pendidikan. Acara ini biasanya dihadiri
oleh para pelajar atau santri kelas akhir,
guru serta orangtua pelajar.

Dilihat dari prosesinya, wisuda

06 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

memiliki makna yang terkandung Misalkan dari sisi pengalaman. Keti-
didalamnya. Makna tersebut ialah buk- ka seorang pelajar atau santri sedang
ti kita telah melakukan studi di sekolah kesulitan memahami pembelajaran
atau pesantren, setelah menempuh justru muncul hikmah dari kejadian
beberapa tahun lamanya di sekolah tersebut yakni bersabar. Ketika seo-
atau pesantren tersebut. rang pelajar atau santri dapat bersabar
maka sifat sabar itulah yang akan dipa-
Kemudian makna berikutnya ialah kai dalam menghadapi persoalan mas-
cara formal pamit kepada lembaga. alah yang ada di masa kehidupan yang
Upacara wisuda juga menjadi suatu sesungguhnya.
cara resmi dan formal lulusan pelajar
atau santri sekaligus lembaga un- Misalkan pula dari sisi pengeta-
tuk pamit. Dalam hal ini lulusan huan. Ketika seorang pelajar
pelajar atau santri pamit atau santri terjun ke dalam
kepada guru, tenaga bidangnya masing-masing
kependidikan, rekan, perlu memiliki pengeta-
dan pimpinan di se- huan yang cukup serta
kolah atau pesant- berkompeten, agar
rennya. Sebalikn- dapat menjalani ke-
ya lembaga juga hidupan sesung-
menyampaikan guhnya dengan
terima kasih baik.
dan pamit ke- Dari Imtiyaz
pada lulusan Untuk Daarul Fikri
seorang pelajar dan Masyarakat
atau santri. Kemudi- Berbekal Pendi-
an makna selanjutnya dikan Terbaik dari Pe-
ialah penyerahan kem- santren Terpadu Daarul
bali dari guru kepada Fikri. Imtiyaz sebagai santri
orangtua paling senior di tingkat pendi-

Saat pelajar atau santri mema- dikan Daarul Fikri, bekomitmen penuh
suki sekolah atau pesantren, guru dan untuk senantiasa menjaga nama baik
segenap tenaga pendidik di sekolah almamater tercinta.
atau pesantren ikut mengambil bagian
tugas pembinaan dan pengajaran dari Tentu cara terbaik menjaganya ada-
orang tuanya. Momen wisuda ini men- lah dengan mengamalkan setiap ilmu
jadi akhir dari pengambilan sementara dan amal ibadah yang dipupuk selama
bagian tugas tersebut. di pesantren. Kami menyadari sedikit
ilmu yang di dapat di pesantren akan
Gerbang awal memasuki ke- menjadi berkah jika mampu diamalkan
hidupan sesungguhnya di tengah masyarakat.

Sebagian pelajar mengira bah- Jalan yang akan ditempuh memang
wa kelas akhir merupakan akhir dari sangat panjang. Namun kami memiliki
segalanya. Padahal kelas akhir mer- keyakinan bahwa setiap langkah da-
upakan awal dari kehidupan sesung- lam menuju kebaikan akan tercatat se-
guhnya. Walaupun dalam prosesnya, bagai pahala di sisi Allah.
kelas akhir merupakan kelas yang su-
dah mengakhiri pembelajaran namun Semoga apapun yang kami pilih
justru kelas akhir merupakan gerbang selanjutnya, akan memberikan nilai
awal atau tahapan pertama untuk me- kebaikan baik bagi almamater Daarul
nerapkan pengalaman serta pengeta- Fikri khususnya, serta untuk mas-
huan yang dimiliki saat masa sekolah yarakat pada umumnya.
atau pesantren di kehidupan selanjut-
nya.

MAJALAH AL-BAYAN 07
EDISI 22

RAGAM PESANTREN

MENJADI GENERASI UNGGUL, KREATIF DAN
AGAMIS UNTUK MASA DEPAN YANG CERAH

Senin (18\07) permainan menarik
Pesantren seperti demprak,
Te r p a d u estafet karet
Daarul Fikri kemudian mencari
mengadakan kelas masing-masing.
Apel gabungan Pada hari berikutnya
untuk diisi dengan
menyambut Hari kegiatan berkenalan
Pertama Masuk dengan wali kelas
Sekolah (HPMS) masing-masing,
yang berlokasi mengingatkan
di Lapangan kembali terkait
Sekolah, mulai peraturan dan adab-
dari pukul 08:00 adab yang berlaku
s\d 08:30 WIB. Apel ini diikuti oleh di SDIT Daarul Fikri. Walaupun ada
seluruh unit baik TK, SDIT, MI-U, hingga sedikit kendala yang mengakibatkan
IMAD-FDS. tertundanya beberapa kegiatan. Tetapi
para santri tetap semangat dalam
Apel dibuka secara ceremonial melaksanakannya.
yang dilanjutkan dengan amanat yang
disampaikan oleh Pengasuh Pesantren Sedangkan pada unit IMAD-FDS diisi
yaitu K.H. Ahmad Husein Dahlan, Lc., MA. dengan kegiatan penguatan atau yang
Amanat ini berisikan motivasi agar para sering disebut dengan Kuliah Umum
santri semangat dalam menuntut ilmu Kepesantrenan (KUK) yang dilaksanakan
dan memulai hari pertama masuk sekolah pada minggu pertama masuk sekolah.
dengan hal-hal yang baik. Setelah itu KUK ini adalah sarana untuk para santri
para santri melanjutkan kegiatan HPMS dalam memahami program yang akan
di unit masing-masing. dijalani selama satu tahun kedepan.
Bertujuan agar para santri dapat lebih
Unit SDIT memeriahkan HPMS dengan serius dalam belajar dan memperbaiki
berbagai pakaian unik yang dipakai oleh niat.v
seluruh santri dan guru, juga memainkan

08 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

MENJADI GURU YANG BERPENGARUH

Guru adalah salah satu profesi yang Pada pelatihan guru kali ini HCD
sangat luar biasa dan berpengaruh mengambil tema: ‘‘Pemahaman konsep
untuk masa depan negara. Oleh karena dan aplikasi kurikulum’’. Dengan tujuan
itu, guru harus lebih sering mengikuti untuk memberikan pemahaman kepada
pelatihan-pelatihan sehingga menjadi semua guru agar paham tentang konsep
guru profesional. kurikulum secara teori dan aplikatif.

Guru bukan hanya mampu Setelah diadakannya pelatihan ini
memberikan pelajaran tentang materi harapannya guru-guru paham tentang
di dalam kelas namun guru juga harus makna dan tujuan kurikulum dan bisa
memiliki kepribadian yang baik untuk mengikuti perkembangan zaman
diteladani oleh siswanya. Dengan sekarang terkait iplementasi kurikulum
kepribadian yang baik tersebut nantinya merdeka. Kurikulum Merdeka merupakan
akan memberikan dampak positif kurikulum dengan pembelajaran
terhadap sikap dan perilaku siswa di intrakurikuler yang beragam di mana
sekolah. Guru juga harus mampu memilih konten akan lebih optimal agar peserta
metode atau pembelajaran seperti apa didik memiliki cukup waktu untuk
yang pas untuk anak didik mereka. Tidak mendalami konsep dan menguatkan
memaksa namun perlahan mambuat kompetensi.
anak didik menyukai cara belajar yang
diterapkan. Di era modern saat ini guru harus dapat
beradaptasi dengan siswa yang sudah
Acara ini dilaksanakan pada tanggal terpengaruhdenganmelesatnyakemajuan
13 Agustus untuk guru-guru unit TK, teknologi yang ada. Maka dari itu guru
MI dan SDIT dengan menghadirkan dr. yang berkualitas diperlukan, agar ia tidak
Rusman, M.Pd. Dan tanggal 20 agustus ikut terbawa dengan kemajuan teknologi
untuk guru-guru unit IMAD-FDS yang yang ada melaikan guru tersebut bisa
diisi oleh DR. Sunan Sunarto, M.Pd. memanfaatkan kemajuan teknologi untuk
lebih mengembangkan cara mengajarnya.
Human Capital Development (HCD) Dapat disimpulkan guru berkualitas akan
berkeinginan guru-guru Pesantren membawa pengaruh sangat besar dalam
Terpadu Daarul Fikri menjadi seorang pelaksanaan pendidikan. Pendidikan yang
guru yang mempunyai peran untuk bermutu tercipta dari pesan seorang guru
menciptakan suasana belajar yang baik yang berkualitas.
juga efektif.

MAJALAH AL-BAYAN 09
EDISI 22

MEMERIAHKAN MUHARRAM BERSAMA SDIT

Seluruh umat muslim kini tengah para santri nyaman untuk menghabiskan
memperingati tahun baru islam yakni waktu di kelas.’’ Tutur Ustadz Ramdhan
pada awal bulan Muharram 1444 H. selaku kesiswaan.
Begitu juga dengan santri SDIT yang
ikut berpartisipasi dalam memeriahkan
peringatan 1 Muharram 1444 H. santri
SDIT melaksanakan pawai pada hari Senin
(1/8) 2022 M mengelilingi Perumahan
Telaga Pesona, Cikarang Barat. Pawai
ini dilaksanakan mulai dari pukul 07:15
sampai dengan 08:50 WIB, kemudian
dilanjut dengan kegiatan KBM seperti
biasa.

Tiap santri juga di tugaskan untuk
membuat famplet dengan mengusung
tema ‘Semarak Muharram’ di rumah
masing-masing, yang akan dibawa ke
sekolah untuk ditempel di kelas. Tujuan
diadakannya kegiatan tersebut adalah
agar lebih meningkatkan kreativitas pada
santri, ‘’agar santri lebih bersemangat
untuk menghias kelas sehingga
menciptakan suasana baru yang membuat

KEGIATAN MASA BINA TA’ARUF SANTRI
Mabits adalah salah satu sarana Qur’an dan semacamnya.
tarbiyah untuk membina ruhiyah, Kegiatan ini di panitiai oleh Usth. Jiyan
melembutkan hati, membersihkan jiwa,
dan membiasakan fisik untuk beribadah dan dibantu MUNTADA / OSIS Daarul
(khususnya shalat tahajjud, dzikir, Fikri. Tujuan Kegiatan ini adalah untuk
tadabbur dan tafakkur).Seluruh peserta membekali santri-santri Daarul Fikri
didik baru santri IMAD-FDS Pesantren dalam hal keimanan dan ketaqwaan serta
Terpadu Daarul Fikri mengikuti MABITS mampu mengimplementasikan dalam
(Masa Bina Taaruf Santri) berlokasi di kehidupan di sekolah dan masyarakat
Masjid untuk ikhwan dan Musholla untuk pada umumnya.
akhwat selama 3 hari pertanggal 15-17 Juli
2022.

Dihari berikutnya peserta MABITS
dibimbing untuk mengikuti KUK
(Kuliah Umum Kepesantrenan) tentang
pengenalan Pesantren Terpadu Daarul
Fikri bersama Ust. Kartubi M.pd yang
berlangsung di Masjid, kemudian dilanjut
dengan penyampaian 10 Muwashofat
oleh Ust. Muhiddin Lc. Ma dan materi
terakhir yaitu pemberian motivasi yang
disampaikan oleh Ust. Hainol Basri S.Sos.I.
Kegiatan ini berlanjut pada keesokan
harinya yang diisi dengan kajian selepas
shubuh oleh Pengasuh Pesantren yaitu KH.
Ahmad Husein Dahlan Lc. Ma, kemudian
pagi harinya terdapat rangkaian kegiatan
terakhir yaitu sosialisasi program Al-

10 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

KARYA: DZAKIA AURELIA A (IV FATHIMAH
AZ ZAHRA SDIT)

HIDUP SEHAT DENGAN AIR MINERAL
Kamis, 11 Agustus 2022, SDIT Daarul
Fikri mengadakan acara yang bertema
“Membiasakan hidup sehat dengan
meminum air mineral.”Acara tersebut diiisi
langsung oleh Bapak Firmansyah beserta
timnya dari PT. Milagros. Acara ini diikuti
oleh seluruh siswa SDIT dari kelas 1-6 dan
42 guru yang berlokasi di area belakang
Gedung Baitul Qur’an.

Tujuan diadakannya acara tersebut
untuk mengajak para siswa membiasakan
minum air mineral dan mengetahui
macam-macam minuman yang tidak baik
untuk dikonsumsi. Pada Acara ini tidak
hanya pemberian materi saja, tetapi ada
juga kuis dan games yang berhadiah,
sehingga para siswa semakin terhibur
dalam mengikuti acara tersebut.

Harapannya, setelah diadakan acara
ini, santri mulai terbuka wawasan terkait
pentingnya air mineral dan menjadikan
siswa lebih mengetahui budaya makanan
4 sehat, 5 sempurna. Di akhir acara para
siswa dan guru mendapatkan 1 buah botol
‘Milagros’ gratis dan meminumnya secara
bersama-sama di tempat acara tersebut.

MAJALAH AL-BAYAN 11
EDISI 22

GALERY KEGIATAN

MI MATHLAUL ULUM

Santri MI sedang melakuaka aksi pindah Permainan seru rebut bola dikolaborasi
gelang karet dengan gerakan lagu anggota tubuh

SDIT DAARUL FIKRI

Para murid kelas 6 mengikuti acara IBF Kegiatan senam sebelum memulai lomba
(islamic book fair) 17 agustus

Perlombaan memindahkan air dalam Salah satu perlombaan pada 17 agustus

TwaKdahALAM

keseruan para murid sebelum lomba Permainan tarik tambang

12 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

IMAD-FDS

Kegiatan upacara 17 agustus Ikhwan Kegiatan uacara 17 agustus Akhwat

CABANG PAPUA

Kegiatan lomba 17 agustus Pengarahan sebelum lomba

Permainan tradisional galaxy Para murid sangat antusias memeriahkan
acara 17 agustus
CABANG BREBES

Bermain dengan alam Santri-santri mengikuti kajian pekanan
sehabis subuh

MAJALAH AL-BAYAN 13
EDISI 22

LAPORAN KHUSUS

ISLAMIC BOO

PPada tanggal 3-7 Agustus 2022 , Jakar- Pesantren Terpadu Daarul Fikri juga
ta Convention Center (JCC) kembali ramai berpartisipasi membuka stand di acara ini,
dikunjungi para pecinta literasi, acara ini dengan tujuan:
kembali hadir dengan penuh kesan ber-
makna bagi para pengunjung dari berb- 1. Mengenalkan pesantren kepada
agai kalangan di Indonesia. public secara nasional, karena acara IBF ini
Pada IBF kali ini ketua panitia yaitu Ba- ramai dikunjungi dari berbagai daerah.
pak Mahmud Anis Baswedan mengambil
tema “Literasi islam menumbuhkan opti- 2. Menjadi tempat media belajar mar-
misme bangsa”. Tema ini dipilih karena pe- keting bagi santri yang diutus untuk men-
mahaman literasi islam yang mumpuni di- jaga stand.
yakini akan menjadi pondasi bagi bangsa
yang hebat sehingga bangsa yang hebat 3. Sebagai pra launching Penerimaan
akan melahirkan peradaban yang kuat. Santri Baru (PSB).
Acara ini diadakan oleh IKAPi DKI Jakar-
ta, yang diketuai oleh, Bapak Hikmat Kur- Pada tahun ini stand yang ada lebih se-
nia. Salah satu alasan mereka mengadakan dikit dari jumlah stand di IBF yang lalu, itu
IBF karena minat dan budaya membaca disebabkan karena tahun ini adalah awal
umat Islam Indonesia masih rendah. diadakannya acara tersebut setelah 2 tahun
Di awali pada tanggal 4 Agustus oleh ditiadakan. Sehingga pada acara IBF kali
para santri kelas 6 SDIT dan MIU, dilanjut ini, panitia tetap melakukan pengamanan
hari Jum’at, 5 Agustus oleh seluruh santri dengan memerintahkan para pengunjung
Akhwat IMAD-FDS. Santri Ikhwan IMAD- untuk selalu menjalankan protokol keseha-
FDS juga tak mau kalah, Sabtu 6 Agustus tan dengan memakai masker.
mereka mengunjungi IBF dengan penuh
antusias. Islamic Book Fair kali ini juga men-
datangkan beberapa penulis-penulis.
Salah satu penulis yang hadir adalah Asma
Nadia, Beliau berpesan kepada santri, “ Se-
moga setelah diadakannya acara ini santri
menjadi lebih semangat dalam membaca

14 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

OK FAIR 2022

dan semakin giat dalam menulis agar bisa menyampaikan bahwa “IBF adalah mo-
menyiarkan pemahaman islam sehingga mentum untuk menumbuhkan optimisme
dapat menggerakkan keramahan dan ke- dalam khazanah pembukuan Islam. IBF ke-
baikan islam”. 20 menjadi istimewa karena memberikan
kesadaran betapa pentingnya nilai-nilai
Sedangkan Ustadz Salim A Fillah men- positif dan optimis saat situasi kehidupan
yampaikan bahwa seorang santri harus menekan. Nilai-nilai tersebut akan menjadi
menjadi pelopor dalam literasi islam, den- posisi yang kokoh saat setiap kehidupan
gan cara membaca dan menulis. Beliau mengalami perubahan, maka literasi Is-
juga memberikan pesan untuk para santri, lam akan mampu menghadapi perubahan
“Seorang santri harus memiliki 3 kekua- dengan bijaksana. Event ini tidak hanya
tan dalam menulis. Yang pertama yaitu bermanfaat bagi pelajar, penulis, pener-
daya sentuh, yang diperoleh dengan niat bit, pemerintah, tetapi seluruh pihak yang
yang lurus dan benar, yang kedua yaitu, mencintai bangsa ini.” Tuturnya.
milikilah daya isi yang kuat, jangan sam-
pai tulisan tersebut kosong dari ilmu yang Acara ini ditutup langsung oleh Direk-
bermanfaat, dan yang ketiga milikilah daya tur industry kreatif musik,film dan anima-
pemahaman yang tinggi sehingga tulisan si kementerian pariwisata dan ekonomi
kita menjadi lebih sederhana dan memiliki kreatif, Bapak Amin Abdullah. Beliau men-
isi yang bermanfaat sehingga semakin mu- yampaikan IBF 2022 memberikan seman-
dah dicerna dan mudah dibaca”. gat kepada pelaku usaha penerbitan untuk
berkolaborasi di ekonomi kreatif dan ia
Selain itu, sejumlah tokoh turut meng- berharap momen IBF 2022 bisa menjadi
hadiri dan meramaikan pameran IBF yang salah satu momentum kebangkitan usaha
ke-20 kali ini diantaranya Menteri Pariwisa- di penerbitan Indonesia.
ta dan Ekonomi Kreatif (MENPAREKRAF)
Sandiaga Salahudin Uno dan Gubernur DKI Red : Fathin Azfa
Jakarta Anis Baswedan.

Mahmud Anis selaku ketua panitia

MAJALAH AL-BAYAN 15
EDISI 22

STORY SANTRI

ANA BANGGA SEKOLAH DI DAARUL FIKRI

Oleh: Isyqy Aulia Syahidah (Alumni MI-U)

TTahun 2013 adalah awal mula ana belajar Oya, ana sekolah di TK selama 3 tahun,
di Daarul Fikri. Saat itu usia ana tiga tahun karena usianya masih kecil jadi TK A 2 tahun
dan sudah menjadi santri TK Alam Daarul danTK B 1 tahun.Tahun 2015 ana lulus dariTK
Fikri. Sekolah di TK Alam Daarul Fikri sangat Alam Daarul Fikri.Terimakasih untuk ustadzah
menyenangkan. Ustadzahnya baik serta yang mengajar ana dan teman teman. Ada
lingkungannya adem karena banyak pohon. ustadzah Iin, ustadazah Yati, ustadzah Sinta,
Walikelas pertama ana adalah ustadzah ustadzah Rikhanah, ustadzah Ayu, ustadzah
Sinta. Pada saat itu ana adalah santri yang Mahmudah, dan ustadzah Nur Habibah.
paling muda diantara teman-teman lainnya.
Saat itu ana sangat senang karena sering Di tahun 2015 ana melanjutkan sekolah
mendapat hadiah dari ustadzah. Ana dasar di Daarul Fikri yaitu di MI-U Mathlaul
pernah mendapat hadiah botol minum Ulum Daarul Fikri. Kelas 1 ana bernama 1
yang cantik karena menjadi juara 1 poster Mekkah. Dan walikelas ana adalah ustadzah
menyambut tahun baru Muharram. Hal yang Elvi dan ustadz Aab. Ustadzah Elvi adalah
menyenangkan lainnya saat bermain dengan orang yang sabar tapi tegas, meskipun ana
teman-teman dan ustadzah, main perosotan, mengira bahwa ustadzah Elvi itu galak tapi
jungkat jungkit, ayunan dan mainan lainnya. sebenarnya baik menyayangi seperti orang
Belajar bersama ustadzah juga sangat tua (afwan ya ustadzah). Di kelas 1, ana
menyenangkan, karena sering belajar mendapat banyak teman baru yaitu Almira,
sambil bernyanyi dan juga sering di luar Alysha, Arumi, Arlin, Vani, Belva, Hasna, Haura,
kelas sehingga tidak bosan.di TK ana sangat Kinanti, Kezia,Lea, Naura, Rayya, Safa, Farhan,
senang belajar membaca, baik membaca Akrom, Raihan ,Irwan, Anshori, Albar, Fauzi,
buku ataupun Bil Qolam (metode belajar Naufal, Rifqi, Rasyid, Zafri dan Zuhad.
Qur’an yang digunakan di DF). Anak Islam
Senang Membaca adalah buku pertama Saat kelas 1 dan 2, kelasnya ada di DF
ana belajar membaca, dan kami biasa pusat yang saat itu berada di dekat TK. Kelas
menyebutnya buku AISM. Hal yang tidak ana ana terasa adem karena dindingnya terbuat
sukai adalah ketika datang terlambat. Padahal dari anyaman bambu yang berwarna warni
ana berangkat lebih awal,jadinya ana harus dan indah. Serta di depanya ada empang
berangkat pukul 06.00 karena rumah ana kecil, kadang ada yang nyebur dan dimarahi
saat itu di perumahan villa wanasari cibitung. ustadzah.

Dikelas 2 walikelas ana adalah ustadzah
Husna yang dilanjutkan oleh ustadzah Hebby

16 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

dan ustadz Aab. Dan namanya adalah kelas 2 masih bersama Ustadzah Hebby sebagai wali
Madinah. Saat di kelas 1 dan 2 ana lebih suka kelas kami, dan didampingi oleh Ustadzah
bermain di dalam kelas, karena kalau main di Indah. memasuki kelas 6 Syiria,ana harus
luar kelas takut ketabrak mujahid yang kalau lebih serius belajar karena akan menghadapi
main suka lari-lari. beberapa rangkaian ujian kelulusan,
ditambah ana pun diamanahi untuk men-
Tahun berikutnya di kelas 3 Palestina, tasmi’-kan hafalan Qur’an 4 juz. Orang tua
semua santri MI-U pindah ke gedung baru ana sangat mendukung belajar ana di rumah.
yang ada di belakang rumah abah H.Dahlan. Setiap hari harus menambah hafalan minimal
kelas ana berada di lantai 2 dan walikelasnya 1 lembar dan muroja’ah minimal 2 lembar,
adalah ustadzah Wini dan ustadz Malik. juga belajar pelajaran lainnya.
Di pertengahan kelas 3, orang tua ana
memutuskan pindah rumah ke perumahan Berkat kepercayaan, bimbingan dan
Telaga Pesona pada November 2018. Sejak motivasi dari ustadz dan ustadzah, khususnya
rumah ana dekat dengan sekolah, setiap Ustadzah indah, Ustadz malik, Ustadz jauhari
hari ana berangkat naik sepeda sendiri dan yang hampir setiap hari membing ana dalam
selalu datang tepat waktu. Nah kemudian persiapanTasmi’Qur’an, juga ustadzah Hebby
ana mendapat teman baru bernama Qeisyila yang dengan sabar memotivasi ana, juga abi
Aufa Indana yang biasa dipanggil Qeqey. Dia dan bunda di rumah, alhamdulillah dengan
anak yang baik, lembut, dan mau berteman izin Allah di bulan Maret 2022 ana tuntas
dengan siapa saja. Ana senang punya teman men-tasmi’-kan Al-Qur’an Juz 27 s/d 30.
seperti Qeqey. Tapi sayangnya baru setahun
bersama,Qeqey harus pindah sekolah Di kelas akhir ini yang paling
mengikuti orang tuanya yang pindah ke menyenangkan adalah ketika mukhoyyam Al-
kampung halaman. Sejak saat itu ana sudah Qur’an, praktek ujian dan bisa mentasmi’kan
tidak pernah bertemu Qeqey lagi . hafalan ana sebanyak 4 juz. Dan sekarang
ana sedang menghafal QS: Al-Ahqaf. Ana
Berikutnya di kelas 4 Mesir ana bertemu berharap setelah lulus nanti bisa menjadi
lagi dengan ustadz Aab sebagai wali kelas lebih baik lagi dan bisa menuntaskan hafalan
didampingi ustadzah Suciyatmi, yang biasa sampai 30 juz.
dipanggil ustadzah Uci. Saat kelas 4, ustadzah
Uci adalah guru bahasa inggris paling seru, Ana ingin mengucapkan syukron
kami dapat bertanya apapun yang berkaitan jazakumullah khoir terima kasih banyak
dengan B.inggris. Dan di kelas 4 juga ana dan kepada semua ustadz/ah MI-U Daarul Fikri,
teman teman belajar pramuka untuk pertama yaitu; Ust. Jauhari, Ust. Agus, Usth. Engkay,
kalinya. Saat akan diadakan mukhoyyam Ust. Fauzul, Usth. Elvi, Ust. Pandu, Ust. Aab,
pramuka di bulan maret 2020 kami sangat Usth. Wini, Usth. frida, Usth. Husna, Ust.
senang latihan dan sudah mempersiapkan Agung, Usth. Nuur, Ust. Fuad, Usth. Suci,
semua kebutuhan mukhoyam pramuka, Usth. Sabrina, Usth. Hebby dan Usth. indah
namun sayangnya tidak jadi karena saat itu yang telah mendidik, mengingatkan,
terjadi pandemi COVID-19 di awal maret membimbing, memberi masukan dan
2020. Ana dan teman teman sangat sedih motivasi yang membuat ana menjadi lebih
karena tak jadi merasakan mukhoyyam bersemangat dalam belajar terutama di
pramuka untuk pertama kalinya. pelajaran al-Qur’an dan keislaman yang
menjadi pelajaran favorit ana. Serta teman
Ketika kelas 5 Turki, wali kelas ana adalah seperjuangan ana yang ingin bersama-sama
Ustadzah Hebby dan Ustadz Rohmatan semangat dalam menuntut ilmu di sekolah
Lil’aalamiin atau biasa kami panggil kak Alil. tercinta selama enam tahun ini.
Saat itu masih pandemi Covid-19, sehingga
masuknya tidak setiap hari dan belajar pun Semoga ana dapat memberikan contoh
tidak full. Tapi meski begitu ana jadi bisa dan kesan baik selama di sekolah serta Ana
banyak menambah hafalan quran mandiri di meminta maaf atas perbuatan dan perkataan
rumah, sehingga hafalan ana tambah banyak. yang kurang baik untuk dicontoh bagi
Ana dan teman-teman masih berharap adik-adik kelas ku. Ana hanya ingin berbagi
adanya mukhoyam pramuka di kelas 5 ini, pengalaman selama sekolah di Daarul Fikri.
tapi ternyata tidak ada mukhoyam pramuka Dan Ana Bangga Sekolah di Daarul Fikri. Ana
lagi. Dan kami sangat sedih karena tidak bersaksi Daarul Fikri adalah tempat yang baik
dapat pengalaman mukhoyam pramuka di dalam menuntut ilmu. Semoga Daarul Fikri
sekolah dasar. semakin maju dan sukses, serta ustaz dan
ustazah semua diberkahi oleh Allah SWT.
Akhirnya tahun terakhir di MI pun tiba. Aamiin Yaa robbal’aalamiin.
Di kelas enam ini kami sangat senang karena

MAJALAH AL-BAYAN 17
EDISI 22

PROGRAM KHIDMAH MUJTAMA’ DI PO

Oleh: Nadiyah & Fatimah (Al

IIMAD Pesantren terpadu Daarul Fikri itu namanya. Namun jika disebut ruang
mulai meluncurkan program-program makan itu pun tak memenuhi standar ru-
baru bagi santri kelas akhir. Salah satunya ang makan. Jika itu saung namun tidak
adalah Khidmah Mujtama’. Program yang terbuat dari bambu-bambu. Dindingnya
pertama kali diadakan ini bertujuan mela- terlukis sebuah mercusuar berwarna hi-
tih sekaligus merealisasikan target pendi- tam dengan latar senja di penuhi dengan
dikan selama di Pesantren. burung-burung. Lukisannya mengingat-
Sebanyak 60 santri kelas akhir disebar kan salah satu teman kami yang berada di
di 9 tempat Khidmah. Mulai dari daerah Brebes. Ia sama seperti kami ditugaskan ke
bekasi, Majalengka hingga Brebes. Pro- beberapa tempat untuk menjalani masa
gram ini diadakan selama bulan Ramad- PKM ini.
han, dan untuk seterusnya akan di lak-
sanakan pada momen puasa tersebut. Kami disambut dengan hangat oleh
Dari sekian pengalaman berkhidmah salah seorang ustadz dari pondok ini den-
di tengah masyarakat, salah satu kelom- gan didampingi beberapa musyrifahnya.
pok menuliskan pengalaman mereka sela- Terciptalah sesi Ta’aruf di antara kita. Dari
ma khidmah. berikut pengalamannya perbincangan Ta’aruf dan sesi serah terima
Jumat, 1 April 2022 ini, kerangka puzzle kami mulai tersusun
Di hari kedatangan kami, terlihat jelas tepat.
beberapa perbedaan dengan pondok
kami. Tapi, dengan perbedaan itu yang Kerangka puzzle kami pun mulai ter-
membuat kami kelak menjadi generasi
yang tangguh, kuat, disiplin, dan mudah
beradaptasi.
Beribu pasang mata memperhatikan
dan bertanya tentang kedatangan kami.
Salah seorang diantara kami menggeng-
gam erat tangan salah satu guru kami. Ya,
kami datang kesini bersama 2 orang guru.
Guru kami pun memasang wajah penuh
dengan optimis bahwa kami mampu ber-
juang di medan ini. Wajahnya meyakinkan
hati kami bahwa inilah jalan terbaik dari
Allah untuk berdakwah.
Kami meneduh di sebuah aula kecil
atau tempat makan santri, entahlah apa

18 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

ONDOK PESANTREN MUSLIMAH SEJATI

lumni IMAD AKHWAT) oleh kami bahwa kami akan dipisah.
Meski kami sempat Kami pun meminta
susun sedikit demi sedikit dengan kami
melihat beberapa tempat yang akan kami penawaran untuk ditempatkan secara ber-
tinggali selama beberapa minggu yang sama dalam satu ruangan. Namun, musy-
ditemani oleh rintikan hujan. Namun rifah tersebut menolaknya dengan alasan
kerangka puzzle yang kami susun secara tak ada ruangan yang dapat dipakai untuk
perlahan mulai terasa sulit untuk disusun kami tinggali.
saat kami melihat beberapa tempat yang
akan kami tinggali. “Biarkan mereka survive sendiri”
ustadzah Dewi pun menimpali, menurut
Gambaran mengenai asrama yang in- beliau keadaan seperti ini membuat kami
dah nan elok tak kami dapatkan di sini. belajar menyelesaikan masalah. Kalimat
Tempat ini cukup sederhana, kamar tidur tersebut seolah menjadi bekal seka-
digabung dengan kamar lemari pakaian ligus kalimat penguat dari pendamping
santri, serta kamar mandi dengan beber- kami Ustz. Fikri dan Ustz. Dewi. Karena
apa kipas yang menurut kami cukup se- tak selang beberapa lama mereka pamit
derhana. “Untuk kamar, nanti kalian akan meninggalkan kami.
di tempatkan secara terpisah,” ujar salah
satu musyrifah yang mendampingi kami Keesokan Malamnya kami dikum-
melihat-lihat kamar. Mata kami pun saling pulkan bersama di kantor ustadz Badru
tatap satu sama lain karena tak terfikrikan Tamam, beliau adalah pengasuh pondok
ini. dalam sambutanya beliau menyam-
paikan bahwa kondisi pondok serba se-
derhana karena sebagian besar santrinya
kalangan menengah kebawah. bahkan
lebih dari 70% tidak berbayar alias gratis.

Senin, 4 April 2022
Shubuh hari itu kami sudah mulai
membimbing para santri dalam kegiatan
tahfidz Al-Qur an. Kegiatan tahfidz shubuh
berakhir pada pukul 06.00 WIB. Disam-
bung dengan kami mandi siap-siap untuk
melanjutkan sholat dhuha berjama’ah,
Al-Ma’tsurat, dan melanjutkan menyimak
hafalan para santri. Dikarenakan kamar
mandi yang terbatas dan alat mandi yang
terbatas kami mandi secara bergantian.
Fatimah, Syahra, dan Nadiyah berkumpul
di kamar lantai 3 yaitu kamar nadiyah un-
tuk mandi dan bersiap-siap. Sedangkan
Zalfa, Husniyah, Syifa, dan Wafa berkum-
pul di kamar 4 yaitu kamar Zalfa.
Kriiiiiiiiing kriiiiiiing kriiiiiiing
Bel berbunyi tanda shalat dhuha akan
dilaksanakan
Selepas kami bersiap-siap, kami
mengikuti setiap kegiatan yang ada. Dan
melanjutkan membimbing tahfidz para
santri. Para santri terlihat sangat antusias
untuk menyetorkan hafalannya. Kegiatan
tersebut berakhir pada pukul 10.00 WIB.
Selepas kami membimbing para santri
kami pun istirahat di kamar lantai 3.

MAJALAH AL-BAYAN 19
EDISI 22

Setelah dzuhur kami dipanggil untuk pada saat beliau menyadari ke-
menemui ustadz Hefni, ia adalah ustadz hadiran kami di masjid. Seketi-
yang menyambut kami di awal kedatan- ka, kami langsung berlari meng-
gan kami. Kami dikumpulkan di masjid. hampiri ustadz Adam. Gerbang
Dalam sesi pertemuan ini ustadz Hefni sudah terbuka pada saat kami
meminta kami untuk mengajar beberapa sampai ditempat beliau. Ternya-
mata pelajaran MD (Madrasah Diniyah) ta disana juga ada ust. Eko dan
di sore hari. Kami pun tak dapat menolak ust. Afkay.
permintaan pihak pondok karena kami se-
dang khidmah di sini. Dengan bekal ilmu Terlihat juga guru-guru lain
yang tak seberapa kami dedikasikan untuk keluar dari mobil. Ustadzah
pondok ini. Dewi dan ustadzah Naila serta
Ustadzah Fikri yang langsung
Kami pun menjalani kegiatan menga- memberikan pelukan hangat
jar kami dengan penuh semangat dan op- beliau kepada kami.
timis. Perbekalan yang diberikan guru-gu-
ru kepada kami menambah wawasan Pada detik itu, tak dapat lagi
kami untuk berbagi ilmu pengetahuan. kami menahan air mata kami.
Para santri pun sangat antusias untuk be- Sehingga membuat sebuah
lajar bersama kami. tak malu-malu mereka pertanyaan besar para guru
bertanya berbagai hal mengenai pondok kami. Namun, kami berusaha untuk tetap
kami ataupun mengenai pelajaran. Kera- tersenyum dan bersikap seolah-olah kami
mahan mereka yang menambah energi hanya rindu kepada beliau semua. Akhirn-
kami dalam mengajar di sini. ya beliau semua memutuskan untuk ber-
temu dulu dengan ustadz Badru dan istri
Selasa, 12 April 2022 di kantor beliau.
Hari yang kami tunggu-tunggu akhirn- Setelah beberapa lama, akhirnya guru
ya tiba, dimana para manajemen dan guru kami pun pamit akan melanjutkan per-
menjenguk kami disini. Entah bagaima- jalanan mereka menjenguk di tempat lain.
na kami menggambarkan perasaan kami Sebelum mereka benar-benar pergi kami
pada saat itu, satu hal yang pasti kami ra- mengambil beberapa foto dulu untuk di-
sakan adalah rindu yang tidak bisa kami jadikan dokumentasi. Dan sampai akhirn-
bendung lagi. Antusiasme kami untuk ya beliau semua benar-benar pergi.
menjalani kegiatan pada hari itu sudah Kamis, 21 April 2022
terlihat dari pertama kali kami membuka Kami keluar pada sore hari setelah kami
mata. semua kelar mengajar MD (Madrasah Dini-
Saat kami sedang melaksanakan tu- yah). Alhamdulillah kami semua serempak
gas kami yaitu menyimak setoran hafalan mendapat jam ngajar pertama. Sebelum
santri takhossus Qur’an pada waktu dhu- kami pergi keluar pesantren kami berpam-
ha, terlihat sosok bapak-bapak dari arah itan dengan ust Badru yang berpapasan
gerbang. Sosok yang sangat kami kenal dengan kami depan saung (beda ya gaes,
itu pun melambaikan tangan kearah kami ini bukan saung yang jadi ruang makan).
Kami melanjutkan perjalanan kami menu-
ju rumah Omah. Pada waktu menjelang
buka, Omah selalu stand by menunggu
orang-orang yang ingin memberikan ta’jil
di musholla tersebut. Omah refleks ban-
gun saat melihat kami berjalan memasuki
perkarangan musholla. Beliau mengham-
piri kami dengan wajah yang membuat
hangat orang yang melihatnya.
Kami ingin menjelaskan maksud dari
kedatangan kami. Namun, karena sudah
mepet dengan azan maghrib dan waktun-
ya berbuka. Kami pamit sebentar ke Omah
dan akan menjelaskan sholat tarawih.
Omah pun mengizinkan dan kami mam-
pir ke pecel lele yang jaraknya tak jauh
dari musholla. Selesai kami berbuka kami

20 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

sholat di musholla, Omah bahkan sudah tidak betah tapi saat waktu kembali tiba
mempersiapkan mukena untuk kami. kami tak rela, ustadzah Resti selaku kepala
Kami kembali ke pecel lele untuk makan asrama pun mengadakan sesi perpisahan
dan setelahnya kembali ke musholla terse- antara kami dan santri Muslimah sejati.
but untuk persiapan sholat isya dan taraw- Nadiyah, selaku juru bicara memberikan
ih. kesan dan pesan kami kepada mereka
semua, dilanjut dengan sesi foto-foto.
Selesainya shalat tarawih kami Tak lama kemudian terlihat ustadzah Fikri
langsung menghampiri Omah untuk yang sudah sampai. Kami pun mengham-
menjelaskan yang tadi sore, disaat itu lah piri beliau untuk bersalaman, beliau Ber-
tetiba sebelum kami menjelaskan. Omah sama dengan suaminya. Kami kira beliau
menyuruh kami menemui ketua DKM nya, sendiri menjenguk kami, ternyata masih
yang merupakan salah satu ustadz yang ada ustzh Trisna yang sedang dalam per-
dipandang disana. Kami sangat bingung jalanan. Sambil menunggu ustadzah Tris-
dikarenakan tujuannya kami hanya ingin na datang kami mengobrol ringan dulu
menjelaskan bahwa kami tidak dapat bisa Bersama ustadz Badru di saung, tak lama
mengajar disana. Namun, saat kami ber- ustadzah Trisna pun sampai. Akhirnya
hadap-hadapan langsung dengan ketua sesi ucapan terima kasih dan penyerahan
DKM beliau langsung bertanya “Kalian seserahan dari kami dan Daarul Fikri pun
anak didiknya ustadz Husein anaknya Pak dimulai.
Dahlan?”. Kami sedikit terkejut mendengar
pertanyaan tersebut, kami pun bercerita Santri-santri terlihat sedang memban-
tentang program kami disini. Setelahnya tu membawa barang-barang kami menuju
beliau mengajak kami ke rumahnya un- mobil mini fan kami, terakhir sesi foto-foto
tuk mengobrol, awalnya ingin menolak. antara kami dan para ustadz serta musyr-
Tapi Omah mengatakan “gak baik nolak ifah untuk dijadikan dokumentasi. Selesai
tawaran ustadz.” berfoto kami berpamitan lagi dengan san-
tri disana, terutama santri kelas 12 yang
Yang membuat kami akhirnya berakhir sudah sangat banyak membantu kami
di rumah ketua DKM tersebut, beliau men- selama disini. Terlihat raut sedih diwajah
ceritakan bahwa beliau dan ustadz Husein mereka, ternyata benar yang dikatakan
berteman saat kuliah di Madinah dulu. ustadz Adam. Tidak apa-apa saat pertama
Nama beliau adalah Pak Khamda, namun kali kami datang kami menangis, tetapi
kita memanggilnya Abi. Lalu kami pun usahakan pada saat kami pergi membuat
menjelaskan kembali tentang tujuan kami mereka menangis. Berat lagi rasa ini untuk
bahwa kami tidak dapat mengajar. Beli- meninggalkan mereka semua, namun di
au pun menawarkan jika untuk program setiap pertemuan pasti ada perpisahan.
selanjutnya jika memang ada, bisa men-
ghubungi beliau agar nanti beliau yang Semoga apa yang kami sampaikan
urus dari segi kebutuhan, tempat tinggal, dapat bermanfaat bagi yang membaca,
dan lain-lain. Kami sangat mengucapkan sekian dari kami. Peserta PKM di ponpes
banyak terima kasih atas tawaran beliau, Muslimah sejati.
benar-benar sangat disay-
angkan kami tidak dapat
berkesempatan mengajar
disana. Ada perasaan sedih
di hati kami, namun kami
tidak dapat memaksakan
keadaan.

Sabtu, 23 April 2022

Hari ini pun tiba, dimana
kami harus meninggalkan
pondok ini dan kembali ke
pondok kami. Ada perasaan
sedih meninggalkan
semuanya yang terjadi dis-
ini, dan kami selalu tertawa
disaat mengingat bagaima-
na kami saat pertama kali
datang kesini. Selalu bilang

MAJALAH AL-BAYAN 21
EDISI 22

MOZAIK

S E J A R A HSelepas Bani Umayyah lengser, KEILM U

kekuasaan kekhalifahan Islam berpindah ke
Dinasti Abbasiyah yang berlangsung pada
750-1258 Hijriah atau 1261-1517 Masehi.
Selama masa Kekhalifahan Abbasiyah ini,

Ssejarah ilmu pengetahuan berkembang
pesat. Kekhalifahan Abbasiyah dipelopori
oleh Abu Al-Abbas As-Saffah yang
meruntuhkan Dinasti Umayyah pada
1261 Masehi. Abu Al-Abbas As-Saffah juga
didaulat sebagai khalifah pertama Dinasti
Abbasiyah.Di era Dinasti Abbasiyah, ilmu Salah satu mazhab ilmu kalam, aliran
pengetahuan Islam berkembang pesat. Mu'tazilah, mencapai masa keemasannya
Masa puncaknya ketika pemerintahan di Dinasti Abbasiyah. Tokoh-tokoh
Khalifah Harun Ar-Rasyid (786-809 H) dan seperti Washil bin Atha, Abu Huzail, dan
Khalifah Al-Ma'mun Ar-Rasyid (813-833 H) An-Nadzham tercatat sebagai orang-
orang berpengaruh di aliran ini. Di masa
1. Ilmu Tafsir kepemimpinan Khalifah Al-Ma'mun, aliran

Mu'tazilah bahkan dijadikan mazhab resmi
dinasti ini. Terdapat pula ulama Abu Hasan
Al-Asyari yang berusaha menjembatani
pemikiran Mu'tazilah dan hadis-hadis
nabi. Pemikirannya hingga sekarang terus
dipelajari umat Islam.

3. Ilmu Geografi

Pada masa Dinasti Abbasiyah, Pada masa Dinasti Abbasiyah, peta
berkembang dua aliran tafsir yang terus dunia atau globe pertama dibuat. Globe ini
digunakan hingga sekarang. Dua aliran dikenal dengan sebutan Tabule Regoriana.
tafsir itu adalah tafsir bi al-ma’tsur dan Penyusunan globe ini dipelopori oleh Al-
tafsir bi ar-ra’yi. Aliran pertama lebih Idrisi atau Abu Abdullah Muhammad bin
menekankan kepada penafsiran ayat-ayat Muhammad bin Abdullah Al-Idrisi. Peta
Alquran dengan hadis dan pendapat- berbahasa Arab tersebut menampilkan
pendapat para sahabat. Sementara itu, daratan Eurasia, benua Afrika, dan Asia
aliran yang kedua lebih banyak berpijak Tenggara. Peta Tabule Regoriana inilah
pada logika daripada nas syariat. Ahli tafsir yang dijadikan rujukan Christopher
Alquran yang terkenal di masa itu adalah Columbus untuk mengelilingi dunia
Ibn Jarir al-Thabari dengan karangannya hingga menemukan benua Amerika.
yang bertajuk Jami’ Al-Bayan fi Tafsir
Alquran. Ada pula dikenal Al-Baidhawi 4. Ilmu Kimia
dengan Mu’allim Al-Tanzil, Al-Zamakhsyari
dengan karangannya yang berjudul Al- Salah satu tokoh terbesar di bidang
Kasyaf, Al-Razi dengan Tafsir Al-Kabir, dan kimia yang lahir di masa Dinasti Abbasiyah
lain sebagainya. adalah Jabir bin Hayyan. Hingga sekarang,
ia diakui sebagai Bapak Kimia Bangsa
2. Ilmu Kalam atau Teologi Islam

Berkat singgungan Islam dengan
filsafat Yunani, berkembang juga ilmu
kalam atau teologi Islam di masa Dinasti
Abbasiyah. Alquran dan hadis ditelaah
kembali menggunakan akal dan rasio.

22 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

AN UMAT ISLAM

Arab. Jabir mengembangkan secara ilmiah Ilmu matematika mencapai kemajuan
dua operasi utama kimia, yaitu kalnikasi pesat di masa Dinasti Abbasiyah. Tokoh
dan reduksi kimia. Ia juga memperbaiki terkenalnya adalah Muhammad bin
metode penguapan, sublimasi, peleburan, Musa Al-Khawarizmi yang menemukan
dan kristalisasi. Beberapa buku hasil angka 0 (nol). Di masa itu, dikenal juga
karangannya masih menjadi rujukan bilangan positif dan negatif, pengetahuan
hingga sekarang mencakup Kitab At-Tajmi' tentang akar, aljabar, dan aritmatika. Buku
(tentang Konsentrasi), Az-Zi’baq As-Syarqi fenomenal yang dihasilkan Al-Khawarizmi
(Air Raksa Timur), Kitab Ar-Rahmah, dan adalah Hisab Al-Jabr. Ia juga menjelaskan
lain sebagainya. mengenai logaritma dan dikenal sebagai
penemu pertama kalkulasi tersebut. Di
5. Ilmu Kedokteran dan Farmasi masa Dinasti Abbasiyah, ilmu matematika
klasik di Yunani dan India dipelajari untuk
menghasilkan integrasi matematika
modern. Buku-buku Yunani diterjemahkan
ke Bahasa Arab untuk dipelajari dan
dikembangkan.

7. Sejarah

Di masa Dinasti Abbasiyah, penyakit Di bidang sejarah, muncul sejarawan
cacar dan measles pertama kali besar Awalnya, ia belajar di Al-Azhar, Mesir.
dibedakan. Prinsip seton dalam operasi Usai menuntut ilmu di sana, Ibnu Khaldun
juga ditemukan. Tokoh pelopornya yang mendirikan lembaga pendidikannya
terkenal adalah Ar-Razi atau Abu Bakar sendiri untuk mengkaji dan mempelajari
Muhammad Bin Zakariya Ar-Razi. Pada saat sejarah. Murid-murid yang belajar
itu, Ar-Razi adalah dokter anak masyhur langsung pada Ibnu Khaldun adalah Al-
dengan karya kedokteran Al-Hawi, buku Aqrizi, Ibnu Hajar Al-Asqalani, Jalaluddin
ensiklopedia kedokteran. Selain itu, ada As-Suyuti, dan lain sebagainya.
juga Ibnu Sina atau Abu Ali Husain bin
Hasan Ali bin Sina yang mengkodifikasi sc: h t t p s : / / t i r t o . i d / s e j a r a h -
pemikiran kedokteran Yunani dan Arab perkembangan-ilmu-pengetahuan-islam-
di bukunya Al-Qanun fi At-Thib. Karyanya masa-dinasti-abbasiyah-gaso
juga berupa ensiklopedia kedokteran, serta
menjadi referensi penting kedokteran di
masa itu, bahkan sempat menjadi rujukan
primer kedokteran di Eropa selama lima
abad (dari abad ke-12 hingga 17 M).

6. Ilmu Matematika

MAJALAH AL-BAYAN 23
EDISI 22

JEJAK

PEREMPUAN PEMB

RRouzan Ashraf Abdul Qadir al- sebuah desa dekat perbatasan dengan
Najjar adalah seorang wanita perawat Israel. Ayahnya dulu memiliki toko suku
berkebangsaan Palestina. Perawat/ cadang sepeda motor, namun hancur oleh
paramedis yang tewas oleh Pasukan serangan udara tentara Israel saat perang
Pertahanan Israel ‘Israel Defence Forces’ antara Israel dan Hamas pada 2014. Sejak
(IDF) saat menjadi sukarelawan sebagai saat itu ayah Razan menjadi pengangguran.
tenaga medis selama protes perbatasan Menurut ayahnya, Razan Najjar tidak
Gaza 2018. memiliki nilai yang cukup bagus saat ujian
Biografi sekolah menengah atas untuk masuk
Razan Al-Najjar adalah anak tertua dari ke universitas. Namun ia ikut pelatihan
enam bersaudara. Lahir pada tanggal 13 paramedis di Rumah Sakit Nasser, di Khan
September 1996 di Khuza’a, Khan Yunis. Younis, kemudian menjadi relawan di
Dari pasangan Ashraf Al-Najjar dan Sabreen Lembaga Bantuan Medis Palestina, sebuah
Al-Najjar. Dia adalah penduduk Khuza’a, organisasi kesehatan non-pemerintah.

24 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

ERANI DARI GAZA

Masa muda Kematiannya

Dia salah satu dari delapan keluarga
yang tumbuh besar dan menyaksikan tiga
perang (2008-2009) kemudian Operasi Pilar
Pertahanan Israel ketika ia masih remaja
berusia 16 tahun, dan 7 pekan setelahnya
di tahun 2014 konflik Israel-Gaza di mana
lingkungannya berada hancur. Karena
terlalu miskin untuk membiayai pendidikan
universitas, dia belajar kaligrafi dan
mengambil kursus keperawatan.

Menjadi Sukarelawan

Pelatihan formalnya setelah menjadi Ayahnya menceritakan putrinya
sukarelawan adalah sebagai paramedis bangun sebelum subuh pada Jumat untuk
di Khan Yunis di Rumah Sakit Nasser dan sahur dan salat sebelum memulai aktivitas,
dia menjadi anggota aktif dari Masyarakat dan hari itu adalah terakhir kalinya ia
Bantuan Medis Palestina, sebuah bersapa dengan putrinya.
organisasi kesehatan non-pemerintah. Dia
mengenakan jas putih dan rompi petugas Razan Najjar mengungkapkan
medis dengan perban, dan menghadiri bahwa ayahnya bangga dengan apa
mereka yang terluka selama protes di yang dilakukannya di perbatasan Gaza.
pagar perbatasan antara Gaza dan Israel Ia ingin membuktikan bahwa wanita
selama Ramadan. Menurut ibunya, Najjar juga memainkan peran penting dalam
menghadiri setiap acara di hari Jumat dari masyarakat konservatif Palestina.
jam 7 pagi sampai 8 malam, dan akan
pulang ke rumah dengan percikan darah Sekitar 25 personel medis Gaza dan
orang-orang yang dia rawat. Bahkan petugas pertolongan pertama yang
sebelum kematiannya, dia telah menjadi membantu orang-orang yang terluka
semacam ikon di Jalur Gaza, dengan media selama protes di perbatasan, dari 30 Maret
lokal menerbitkan banyak gambar online- hingga 2 Juni, telah terluka atau dibunuh
nya, termasuk foto-foto dia membalut oleh penembak jitu Israel pada 14 Mei 2018.
kepala seorang pemuda yang terluka.
Rouzan Ashraf Abdul
Al-Najjar yakin bahwa tentara Israel Qadir al-Najjar adalah
menargetkannya berbulan-bulan sebelum seorang wanita perawat
kematiannya. Pada bulan April, dia berkebangsaan Palestina.
mengatakan kepada media Al-Jazeera perawat / paramedis
bahwa tentara Israel telah menembak yang tewas oleh Pasukan
langsung ke arahnya beberapa kali sebagai Pertahanan Israel ‘Israel
peringatan untuk tidak merawat yang Defence Forces’ (IDF) saat
terluka dalam protes tersebut. menjadi sukarelawan
sebagai tenaga medis
selama protes perbatasan

Gaza 2018 .

MAJALAH AL-BAYAN 25
EDISI 22

Petugas medis menyesuaikan strategi Komisi “menemukan alasan yang masuk
untuk menghindari kesalahan para akal untuk percaya bahwa penembak jitu
penembak jitu sebagai pengunjuk rasa, Israel dengan sengaja menembak petugas
mengenakan jaket putih dengan garis- kesehatan, meskipun melihat bahwa
garis reflektif dan visibilitas tinggi, bergerak mereka dengan jelas ditandai seperti itu.”
dalam tim ke arah korban, dan memegang
tangan mereka di atas kepala saat mereka Kematian Al-Najjar terjadi sebelum
menegosiasikan jalur melewati ban yang dia dan tunangannya Izzat Shatat
terbakar dan asap. Saat berada di sekitar mengumumkan pertunangan mereka di
perbatasan, dan dalam jangkauan bicara akhir Ramadan .
pasukan Israel, mereka serempak berteriak:
“Jangan tembak. Ada yang terluka.” Ribuan warga Gaza menghadiri
Tanggapan Israel yang biasa adalah pemakamannya bersama ratusan
berteriak pada mereka agar kembali. personel medis, dengan tubuhnya
dibungkus dengan bendera Palestina.
Al-Najjar adalah responden pertama di Ayahnya membawa jaket medisnya yang
“Great March of Return”yang menghasilkan berlumuran darah, sementara tinjauan
protes di perbatasan Gaza 2018. Pada internal IDF mengklaim bahwa al-Najjar
1 Juni, Jumat ketiga Ramadhan, 3.000 tidak sengaja menjadi sasaran.
pengunjuk rasa berdemonstrasi di dekat
pagar dan Najjar adalah salah satu dari Dia berusia 21 tahun pada saat
lima paramedis dalam satu shift, dan telah kematiannya. Najjar adalah pendukung
mengambil semua tindakan pencegahan di kamp Khan Yunis dan berbicara
tentang perannya di pagar dalam sebuah

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa Komisi
“menemukan alasan yang masuk akal untuk
percaya bahwa penembak jitu Israel dengan
sengaja menembak petugas kesehatan, meskipun
melihat bahwa mereka dengan jelas ditandai

seperti itu.”

ini menurut kelompok lainnya, Faris al- wawancara, menikmati gagasan bahwa
Qidra, dan bahkan memakai sarung tangan seorang wanita dapat menghadapi bahaya.
bedah. “Dalam masyarakat kita, wanita sering
dihakimi,” katanya. “Tetapi masyarakat
Mereka pergi untuk menyelamatkan harus menerima kami. Jika mereka tidak
seorang pria yang meminta bantuan mau menerima kami karena pilihan,
setelah wajahnya terkena tabung gas mereka akan dipaksa untuk menerima kami
air mata, sekitar 20 meter dari garis luar. karena kami memiliki kekuatan lebih dari
Catatan lain menyebutkan jarak 100 meter siapa pun. Kekuatan yang saya tunjukkan
dari perbatasan, tiga tembakan terdengar. pada hari pertama protes, saya berani Anda
Seorang kerabat, Ibrahim al-Najjar, adalah untuk menemukannya pada orang lain. “
salah satu dari mereka yang membawanya
ke ambulans yang telah menunggu. https://id.wikipedia.org › wiki › Razan_
Al-Najjar
Tak lama kemudian, seorang wanita
Amerika kelahiran Boston yang bertugas di https://www.brilio.net › creator ›
IDF secara keliru dituduh sebagai penembak biografi-razan-al-najja...
jitu di media sosial. Kantor Komisaris
Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia yang https://dunia.tempo.co › read ›
dilakukan investigasi yang ditemukan al- mengenal-sosok-razan-...
Najjar jelas ditandai sebagai paramedis dan
bahwa dia “tidak menimbulkan ancaman di sederhanakan dan diringkas dari
kematian atau cedera serius untuk IDF berbagai sumber oleh: Maitsa H.
ketika dia ditembak”.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa

26 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

MAJALAH AL-BAYAN 27
EDISI 22

RESENSI

MENYINGKAP AGENDA TERSEMBUNYI
PEMUSNAHAN MANUSIA

JUDUL : THE CODEX
PENULIS : RIZKI RIDYASMARA
PENERBIT : SALSABILA, PUSTAKA KAUTSAR GRUP
TERBIT : FEBRUARI, 2021
TEBAL : 432 HALAMAN
ISBN : 978-602-1695-79-1
PPERESENSI : SYARIFAH NAILATUR R.(XI IPA AKHWAT)
Pengurangan program adalah
populasi manusia nyata!. Depopulasi
merupakan prioritas program adalah
utama kebijakan luar program . Depopulasi
negeri AS terhadap program adalah
Negara-negara dunia program yang
ke-3. Banyak program dilakukan melalui
dari AS untuk berbagai cra, antara
mengurangi populasi lain melalui program
manusia dengan cara pembatasan kelahiran
yang kita tidak sadari yang resmi atau
bahwa kita telah keluarga berencana
masuk pada lingkaran (KB), perang, penyakit,
pemusnahan itu. rekayasa wabah
Dan tahukah kalian? kelaparan, dan juga
Tanpa kalian sadari penyebaran penyakit
banyak vaksin, obat di wilayah ertentu.
medis, makanan Menurut Henry
dan minuman di Kissinger, mantan
sekitar kita ternyata MENLU AS “ bila masih
disusupi RACUN ada saja orang yang
yang sengaja dibuat menyanggah atau
untuk membunuh tidak percaya dengan
kita secara perlahan. program jahat ini,
Bahwa untuk menipu maka hanya ada 2
konsumen, MSG kemungkinan. Mereka
punya 20-an nama yang berbeda, bahwa sungguh-sungguh bodoh atau malah
virus HIV sengaja diciptakan untuk menjadi bagian dari program tersebut!”
memusnahkan etnis asli Afrika, bahwa dan dibawah codex alimentarius miliaran
ratusan saintis dunia yang berusaha manusia akan dihabisi lewat makanan,
untuk membeberkan konspirasi senjata informasi-informasi yang dirangkum
biologi ini meninggal dunia secara menjadi sebuah novel ini berangkat dari
misterius, bahwa berbagai jenis vaksin fakta-fakta ilmiah dan nyata. Dilengkapi
yang disuntikkan ke tubuh manusia dan dengan ratusan catatan kaki dan rujukan
biasanya untuk menyangkal virus itu yang bisa ditelusuri oleh kalian sendiri.
terbuat dari bahan-bahan berbahaya Dengan bahasa yang mudah dipahami
dan menjijikkan. Dan mungkin virus oleh masyarakat novel ini dilengkapi
Corona/Omicron yang sekarang sedang lampiran daftar kematian para saintis
kita lalui adalah salah satu program dunia dan rilisan FDA tentang bahaya
mereka (AS) dalam pengurangan ASPARTAM (pemanis buatan).
populasi manusia.

Perlu kita ketahui bahwa depopulasi

28 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

MENYINGKAP RAHASIA TATANAN
DUNIA BARU

JUDUL BUKU : NOVUS ORDO SECLORUM
PENULIS : ZAYNUR RIDWAN
PENERBIT : SALSABILA PUSTAKA AL-KAUTSAR GRUP
TERBIT : CETAKAN PERTAMA, FEBRUARI 2021
TEBAL : 377 HAL
ISBN : 978-602-1695-78-4
DPERESENSI : ABID FADHILAH M. (XI IPA)
Dalam waktu yang Moloch bisa dibilang
hampir bersamaan, burung hantu. Ia adalah
seorang peneliti WHO seorang petinggi dalam
di Mexico, seorang kelompok Bohemian
pengusaha Inggris Grove. Kata The Owl ini
dan seorang senator ditemukan sebelum
di Amerika ditemukan dokter itu meninggal
tewas meninggalkan di depan kamera cctv
pesan anagram yang di kandang babi di
sama, serta petunjuk peternakan Cancun
dari simbol bahasa letaknya di sebelah
purba yang disebut timur laut Yucatan,
Codex Magica. Mexico. Setelah itu
ibunya meninggalkan
Dengan surat untuk Marie
menggunakan
pengetahuan recode yang dititipkan kepada
anagram, seorang pamannya. Saat itu juga
pemuda Indonesia Marie membuka surat
bernama Bumi dan itu bertuliskan “THE
sahabatnya, seorang BEST OF KARMA, BE
wanita dari meksiko THE MASON”. Setelah
bernama Marie surat itu dibaca, Marie
berusaha membongkar kaget karena surat
konspirasi sejumlah itu sangat bermakna
elit tokoh politik yang untuk para penganut
tergabung dalam persekutuan pemuja iblis. Sedangkan yang ia tau ibunya adalah
berhala. Bohemian Grove, yang anggotanya seorang katolik yang taat. Setelah kejadian
terdiri dari presiden dan mantan presiden itu ia ingin mengungkapkan masalah dari
pengusaha kelas atas, serta keturunan kematian ibunya yang menjadi pengikut
bangsawan di Club Of Rome. Berusaha Mason.
melampangkan sebuah rencana depopulasi Buku ini menarik karena terdapat
umat manusia dengan persiapan yang aksi, sejarah, konspirasi, misteri tentang
sangat matang melalui konspirasi kesehatan, sebuah pengungkapan konspirasi yang
politik, ekonomi, dan teknologi militer. dikemas menjadi sebuah cerita yang
Petunjuk penting dari anggaran tercipta dari seorang penulis yang ingin
tersebut membawa Bumi dan Marie ke mengungkapkan konspirasi di dunia.
sebuah tempat yang sangat rahasia di Sebuah karya yang mengagumkan
Washington yang ternyata menjadi pusat dari seorang Zaynur Ridwan, yang membuat
terbentuknya program-program depopulasi pikiran kita lebih maju ke depan karena
umat manusia. konspirasi selalu bekerja satu tingkat di atas
Ada satu hal yang diperhatikan logika. Buku ini bagus untuk kaum muda
dalam buku ini, yaitu makna “THE OWL” atau untuk lebih waspada terhadap dunia luar.

MAJALAH AL-BAYAN 29
EDISI 22

PUISI

PULANG TAKDIR

Karya: YSL (Alumni Imad Ikhwan) Karya: Zaidan A. S (Imad Ikhwan)
Ada sepasang mata senja menunggu Berlayar seperti orang mati
Gembiraku telah mendahului Hanya berdiam dan pasrah diri
Tercium harum masakan ibu Tak tau harus kemana lagi
Meresap mengepul dalam kepala Agar air ini memiliki arti

Kutahan petualanganku saat ini Jaring-jaring takdir kelam gelita
Tasku sudah berisi separuh mimpi Tersisip harapan diantara celahnya
Langkah-langkahku yang lelah Jejak petunjuk dari semesta
Akan menyapa jendela mentari rumah Akan selalu ada cahaya dimanapun
adanya
Sebongkah lelap yang kurindu
Setelah perjalanan penuh tanda tanya Tak apa jatuh terjalin jala
Bergantung pada tanda koma, Pasti ada jalan keluar darinya
Dan kuselesaikan hingga tanda titik. Tenangkan hati barang sekejap saja
Garis hidup tak selalu sama
Bawaanku bukan hanya tentang
Pena dan kertas MAAFKAN SAHABAT
Asrama dan kelas
Tapi tentang Karya: R. Jinan (IMAD Ikhwan)
Bahagia dan sakit
Ego dan cinta Nafas ini tersengat menjerit
Tawa dan sedih Diredam sedih dekap kerinduan
Dan memahami poros hidup Tak peduli khalayak ramai
Perpisahan selalu menjadi bingkai
Sekalang kuletih dengan pelgi perih
Lidah pun ikut hibelnasi
Aku, hanya ingin pulang Menghitung waktu ketika kita tak
bertemu lagi
PESAN PERPISAHAN Seiring dulu saat kita berseragam biru
Tak ada canda tawa menertawai sang
Karya: Leif Naufal I. (IMAD Ikhwan) guru
Wahai sahabatku Tak ada tawa menggunjing pemuda
Pastilah perpisahan penting bagimu
Ingatlah hari itu selalu Wahai sahabat perjuangan
Dan jangan sampai dilupakan olehmu Disini kita ‘kan selalu ingat
Karena perpisahan Ada sahabat yang menuntun kita
Tidak akan terlihat menyedihkan Menuju kedewasaan
Jika tidak ada
Yang saling melupakan Di antara pertikaian kita
Begitu pula perpisahan Ada kedewasaan yang tersirat
Akan terlihat menyenangkan Di antara kebersamaan kita
Jika kau kenang dalam kenangan Ada kasih tuhan yang tersurat
Yang membahagiakan
Jika kamu merindukannya Maaf atas lisan yang tak bertuan
Kamu tidak harus bertemu dengannya Maaf atas lisan yang tak berkelakuan
Melainkan kamu dapat melantunkannya Maaf atas piker yang tak tertentukan
Dalam bait-bait dan setiap harinya Kita tetap dalam naungan
persahabatan

30 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

PUISI KARYA SANTRI KELAS AKHIR MI-U

BHINEKA TUNGGAL IKA MEWUJUDKAN CITA – CITA

Karya: Rayya (MI-U) Karya: Almira (MI-U)
Indonesia tanah air kita Cita – cita ….
Indonesia sudah selayaknya kita jaga Aku akan mengejarmu
Dimulai dari hal sederhana Dengan usaha semampuku
Seperti saling menerima Dan dengan belajar rajin dan tekun

Berbeda-beda bukanlah keburukan Cita – cita …
Akan tetapi anugrah sang pencipta Keinginan terbesarku adalah
Sesama teman saling bergandengan menggapaimu
Jangan terberai hanya karena kita Ku akan terus berusaha dan pantang
berbeda menyerah
Karna kau adalah mimpi terbesarku

BANGKITLAH BERJUANG SALAM PERPISAHAN

Karya: Haura (MI-U) Karya: Kezia (MI-U)
Keberhasilan dan kegagalan itu saling Kini, hatiku tergores kesedihan
melengkapi Ketika terucap salam perpisahan
Itulah bumbu – bumbu kehidupan Walau air mataku tak berlinang
Tapi ingat, jangan terlalu larut dalam Bukan berarti suatu kerelaan
kegagalan Saat Langkah terayun
Karena keberhasilan sudah menunggu Jarak kita pun semakin membentang
di depan Akankah semuanya jadi terkenang
Atau hanyut terbawa gelombang
Jika terjatuh , bangkitlah Bahkan mungkin terkubur oleh waktu
Bergerak , melangkah , dan teruslah dan keadaan
berjuang
Tak masalah jika bertatih-tatih Sobat , dalam hatiku ini
Tak apa jika berhenti seketika Akan tetap membekas suatu kenangan
Tapi jangan terlena Kau sungguh baik , supel dan
Apalagi sampai menjatuhkan diri komunikatif
kembali Siapapun mengenalmu pasti akan
merindu
Semangat Namun untukku , janganlah kau
Kicaukan burung di pagi hari biarkan
Seakan bersenandung merdu Aku terulai lemas dalam kehampaan
Bak penyejuk hati Karena rasa kangenku yang tidak kau
Raga pun terisi semangat baru harapkan
Yang dulu sempat pupus di telan waktu

MAJALAH AL-BAYAN 31
EDISI 22

CERPENPagi ini, pagi yang begitu cerah. Suara SANG JUARA

para pengunjung final basket tingkat provinsi Karya: Azkal PJ (Alumni IMAD
bergemuruh. Kali ini, aku dan teman-temanku
menjadi tim yang mewakili sekolah untuk “Seperti biasa, tembakan yang sempurna,
bermain di kejuaraan ini. Sebelumnya kami Azka,”kata Alvin sambil mengajak tos.
telah melalui pertandingan-pertandingan
Tidak ada banyak waktu. Seorang lawan
Pyang cukup melelahkan. telah mengoper bola pada temannya.
Aku dan teman-temanku kini berada
di ruang ganti, sedang mendapat arahan
dari pelatih kami. Pelatih kami memberikan
briefing terakhir sebelum kami memasuki
lapangan. Dengan suara tegasnya yang khas,
ia mengingatkan kembali setiap strategi yang
sudah dikatakan sebelumnya.
“Ingat! Kalian tidak harus menang.
Bukan berarti sengaja untuk tidak menang.
Yakinkanlah bahwa kemenangan ada di
tangan Allah. Ia lah yang menentukan
antara menang dan kalahnya kalian dalam
pertandingan ini.” Pak De, pelatih kami itu
memberikan nasehat terakhirnya sebelum
kami benar-benar memasuki lapangan.
Limamenitberlalu.Beltandapertandingan
akan dimulai berbunyi. Serentak kami keluar
dari ruangan tadi untuk menuju lapangan
pertandingan. Setelah ritual-ritual sebelum
pertandingan dilaksanakan, kami langsung
menuju posisi kami masing-masing. Yang
pertama bermain adalah aku, Jo, Alvin, Shaka,
dan Varo. Aku sendiri mendapatkan posisi
Shooting Guard, pemain belakang yang
difokuskan untuk mencetak tiga poin. Baiklah,
kami siap untuk mulai bertanding.
Pertandingan pun dimulai. Wasit
melempar bola ke udara. Jo dan seorang
lawan di hadapannya melompat. Mereka
berebut untuk mendapatkan bola. Jo berhasil
mendapatkan bolanya dan mengoper bola
tersebut kepadaku.
Aku menangkapnya, lalu menggiring
bola itu ke area lawan. Seorang lawan berlari
mengejarku, tapi kemudian lawan tersebut
berhenti mengejarku karena tertahan oleh
Shaka. Aku melompat sebelum memasuki
area dua poin, mencoba untuk mencetak tiga
poin. Kulempar bola tersebut dengan tangan
kananku.
Bola pun melambung tinggi di udara.
Ribuan pasang mata menyaksikannya. Para
pendukung bersorak-sorai, menunggu bola
itu masuk ke dalam ring. Tidak sampai tiga
detik, bola yang kulempar berhasil masuk
dengan mulus.
“Clean Shoot!!”teriak para pendukung.

32 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

Ikhwan) Operannya yang bolanya pada Shaka.
lurus jauh ke depan Shaka menangkapnya dengan baik. Dari
itu langsung diterima
oleh penyerang lawan dalam area dua poin, ia melompat untuk
yang berada di area memasukkan bola ke dalam ring. Gagal.
kami. Lemparan Shaka meleset. Jo juga gagal untuk
Rebound. Alhasil, lawan kembali menguasai
Di sana, terlihat bola.
Varo sedang
mencegah lawan Center, pemain tengah lawan kini yang
agar tidak masuk menggiring bola. Dia telah memasuki area
ke area dua poin. kami. Aku sedang menghadangnya sembari
Varo lihai sekali mencermati caranya menggocek. Aku
dalam mengikuti mencoba untuk menyenggol bola dengan
irama permainan tangan kananku. Berhasil. Aku kini yang
lawannya itu. Namun, membawa bola dan akhirnya mengoper
usahanya itu gagal. pada Shaka.
Ankle Break. Lawan
berhasil membuatnya Shaka dengan sigap menangkap, lalu
terpeleset, akhirnya ketika ingin menggiring bola ke depan,
penyerang lawan itu ia sudah dicegat oleh seorang lawan. Dia
memasuki area dua meliuk-liuk berusaha menggocek sembari
poin dan melakukan memikirkan cara untuk melewatinya. Shaka
Lay Up Shoot.Teriakan pun berhasil melewati lawan tersebut.
penyemangat dari
para pendukung Di dalam area dua poin, ia pantulkan
lawan memenuhi bola ke tanah dengan tangan kanan.
langit-langit arena Menangkapnya. Melangkah dua kali.
pertandingan. Skor Melompat. Dia melakukan Dunk untuk
pun menjadi 3-2. mencetak poin. Dia menggantung dengan
tangan kanan yang memegang ring. Ia pun
Atmosfer kembali memijakkan kakinya ke tanah.
pertandingan
semakin pekat. Putaran kedua pun berakhir dengan skor
Pertandingan terus 49-30. Pertandingan dijeda dengan jangka
berlanjut, hingga waktu yang lebih lama dari jeda pertama tadi.
tak terasa putaran Kami beristirahat di ruang ganti sekaligus
pertama telah habis mendapat arahan lagi dari Pak De.
waktunya dengan
skor 25-18. Kami yang “Dunk milikmu tadi bagus, Shaka. Dan
unggul. kau Jo, kau tadi gagal rebound. Ada apa
denganmu?”kata Pak De.
“ Tembakanmu
selalu mulus, Azka,” “Ingat! Kalian tidak harus
puji Pak De padaku, menang. Bukan berarti
“dan kau Varo, tadi sengaja untuk tidak
kau sudah bagus, tapi menang. Yakinkanlah
mengapa kau bisa bahwa kemenangan
sampai Ankle Break?” ada di tangan Allah. Ia
lanjutnya. Varo hanya lah yang menentukan
membisu. antara menang dan
kalahnya kalian dalam
Tak lama pertandingan ini.”
kemudian, putaran
kedua dimulai. Pada
putaran kedua ini,
Varo digantikan oleh Eza. Eza memulai
permainan dengan cukup baik. Kini ia
sedang menggiring bola. Membuat gerakan
tipuan untuk melewati lawan, lalu mengoper

MAJALAH AL-BAYAN 33
EDISI 22

Belum hilang penat kami, waktu jeda antar permainannya. Akhirnya, penyerang lawan itu
putaran sudah habis. Kami kembali memulai mengoper bolanya pada seorang penyerang
pertandingan. Pada putaran ketiga ini, Pati lain di depannya. Waktu tersisa sepuluh detik.
menggantikan Jo. Semoga ia tak berhasil mencetak angka.

Pati terlihat semangat sekali. Semangatnya Tapi tunggu. Wajah lawan yang
itu dibuktikan dengan dilewatinya dua memegang bola itu penuh dengan
orang penyerang sekaligus. Belum sampai senyuman, seolah sudah mengetahui
memasuki area lawan, Pati mengoper bolanya ending dari pertandingan ini adalah mereka
padaku. pemenangnya. Lawan tersebut menggocek
Eza dengan senyuman menghiasi wajahnya.
Masih di dalam area kami, aku Lantas ketika ingin melewati Eza, ia sengaja
menangkap bola itu. Mataku menyapu menabrak Eza dan terjatuh. Wasit pun
keadaan sekitar. Setelah memastikan posisi memberi keputusan pelanggaran.
lawan yang masih jauh dariku, aku melompat.
Membidik keranjang di depan dengan Astaga! Mungkinkah itu maksudnya?
konsentrasi penuh dan melemparnya. Bola Sepertinya aku tahu maksud senyuman itu.
itu melambung tinggi. Tidak sampai lima Tidak salah lagi, waktu hanya tersisa lima
detik, bola itu meluncur mulus memasuki detik.
keranjang. Dua detik, suasana hening. Hanya
menyisakan suara bola basket yang Penalti dilakukan. Seorang Shooting
beradu dengan tanah. Guard yang mengambil
kesempatan itu. Jika ini
“MUSTAHIL!!”teriakpara masuk, berarti skornya akan
penonton. Membuat imbang dan akan diberi
suasana kembali ramai. perpanjangan waktu.
“Bagaimana bisa?” Ia pun melompat dan
tanya Alvin setengah melambungkan bola
tak percaya. ke udara. Suasana
menjadi tegang.
“Bisa dong, Bro”.
Alvin hanya tertawa Meleset? Sudah
menanggapinya. pasti.

Sepertinya, pada Temannya yang
putaran ketiga ini kami menjadi Center
sudah lelah. Terlihat dari melakukan Rebound.
hasil akhir putaran ketiga. Setelah dapat, ia
Skornya imbang 60-60. mengoper kembali pada
Kami banyak berbuat ceroboh Shooting Guard timnya.
tadi. Aku takut, pada arahan kali
ini Pak De akan mengomeli kami 00.03. Bola itu ditangkap
habis-habisan. Tapi ternyata tidak. Pak De
tidak marah. Dia malah menyemangati dan 00.02. Bola terlempar sempurna.
memberi beberapa nasehat pada kami.
00.01. Bola masih di udara.
Tak lama kemudian, pertandingan
dimulai kembali. Kali ini, aku tidak ikut 00.00. Buzzer Beater!!
bermain. Aku digantikan oleh Arsha. Walau
bermain di babak akhir, itu tidak melunturkan Pertandingan pun usai dengan skor 71-
semangatnya. 72. Kejadian tadi, aku sudah menduganya.
Kami gagal menjadi juara. Kami pun bersujud
Pada putaran keempat ini, pertandingan syukur. Mekipun gagal, tak pantaskah kami
sangat sengit. Skor kami berkejar-kejaran. untuk bersyukur.
Hingga tak terasa, waktu pertandingan tersisa
lima belas detik dengan skor yang sangat tipis “Sang juara, bukan ia yang telah
71-70. Kami unggul satu poin. mendunia. Lantas menyombongkan dirinya
dengan berbangga-bangga sembari berfoya-
Saatini,penyeranglawanyangmenggiring foya.Tapi sang juara, ialah yang telah berusaha
bola. Dia sedang berhadapan dengan Arsha. dengan sekuat tenaga yang dipunya.
Lawan terlihat begitu lihai, tapi Arsha tak kalah Lantas ikhlas menerima atas ketentuan Allah
lihai dengannya.Arshamampumengimbangi yang maha kuasa,” nasehat Pak De usai
pertandingan.

34 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

DIA YANG PERNAH HILANG

Karya: Raihan Ammar Dzaky (Alumni Fullday Ikhwan)

PPada suatu saat ada dua orang berkata begitu.
sahabat, mereka berteman sudah lama “Rel, ayahku bilang kami mau pindah
sejak kecil. Sampai saat itu mereka
berdua sekolah bersama di satu sekolah. ke luar negeri,” ucap Dipa dengan mata
Mereka bernama Farel dan Dipa. berkaca-kaca
Sejak awal masuk sekolah, Farel dan
Dipa sudah sangat akrab. Mereka adalah “Apa? Kenapa harus luar negeri?
teman sebangku yang tidak pernah Kapan kalian berangkat.”
bertengkar dan selalu bahagia setiap
harinya. Kemana-mana mereka selalu “Dalam waktu dekat.”
bersama, keduanya benar-benar saling Setelah beberapa hari berlalu, mereka
menyayangi. melewatinya dengan selalu tersenyum,
Pekerjaan ayah Dipa adalah meskipun sebenarnya mereka tidak
pengusaha yang sering sekali mondar- benar-benar tersenyum. Hingga tiba hari
mandir ke luar kota, bahkan di usianya di mana mereka harus berpisah.
yang sekecil itu, Dipa sudah menjelajahi Namun, yang membuat Farel kecewa
3 kota. Dipa tidak mengucapkan sepatah kata
Sedangkan Farel adalah seorang anak apa pun tentang kepergiannya. Farel
tunggal dan orang tuanya sangat sibuk sangat sedih, dia bahkan terus menangis
dengan pekerjaan mereka. Hal tersebut sendirian.
membuat Farel sering kali menginap di Beberapa bulan setelah Dipa pergi,
rumah Dipa. Keluarga Dipa juga sudah Farel lulus SMP dan ia melanjutkan
menganggap Farel bagian dari keluarga sekolah nya ke jenjang lebih tinggi, yaitu
mereka. SMA. Saat SMA Farel mulai fokus belajar
Suatu saat, pada waktu pelajaran agar bisa mewujudkan mimpinya yaitu
Matematika tiba-tiba Dipa memberitahu kuliah di Jepang.
jika mereka sepertinya akan berpisah. Suatu hari saat masuk sekolah, Farel
Farel pun kaget, apa maksud Dipa bertemu dengan seseorang yang baik,
lalu Farel berkenalan dengannya. Orang
itu bernama Adel, ia berada di jurusan

MAJALAH AL-BAYAN 35
EDISI 22

IPS, sedangkan Farel berada di jurusan tanpa pamit. Setelah lulus SMA, Farel
IPA. diterima di salah satu kampus di Jepang.
Ia pun memberitahu ibu dan teman-
Setelah berteman mereka berdua temannya jika lusa akan berangkat, Farel
sering bermain dan belajar bersama. juga memberitahu kepada Adel jika lusa
Setiap jam istirahat mereka berdua ia akan berangkat.
pergi ke perpustakaan untuk belajar dan
saling bercerita. Pada pagi hari Farel mencoba
menghubungi Dipa, namun nomernya
“Rel, setelah lulus dari sini, apakah sudah tidak aktif lagi. Kemudian Farel
kamu akan kuliah?” bersiap-siap untuk berangkat.

“Ya, karena mimpiku adalah ingin “Bu, kenapa jantungku berdegup
kuliah di luar negeri” kencang? Aku tidak yakin bisa bertahan
hidup di sana. Semalam tiba-tiba aku
“Kamu akan kuliah di mana?” memimpikan Dipa. Kami berdua kerja
“Aku mau kuliah di Jepang” kelompok bersama-sama.”
“Kenapa kamu ingin kuliah di sana?
Padahal di sana jauh dari keluargamu” “Mungkin itu pertanda kalian akan
“Aku ingin membahagiakan orang dipertemukan kembali,” ujar ibu dengan
tuaku dengan prestasi” ucap Farel lembut.
dengan penuh semangat
Waktu jam pelajaran pun tiba, mereka “Ah sudahlah, Bu. Aku tidak ingin
berdua kembali ke kelasnya masing- memikirkan Dipa lagi,” kata Farel dengan
sorot mata yang sendu.

masing Setelah
dan belajar seperti biasa. semuanya sudah siap, Farel diantar
oleh ibu dan juga teman-temannya
Saat pulang sekolah Farel teringat sampai Bandara. Terlihat suasana yang
bahwa besok adalah hari ulang tahun mengharukan karena mereka semua
Adel, kemudian Farel langsung pergi ke tidak ingin berpisah dengan Farel. Tapi,
sebuah toko untuk membelikan hadiah mereka semua tahu jika kuliah di Jepang
yang akan di berikan kepada Adel adalah mimpi Farel sejak kecil. Jadi,
sebagai hadiah ulang tahunnya. mereka melepaskan Farel dengan penuh
bangga.
Besoknya pada saat pulang sekolah
Farel mengajak Adel ke taman untuk Tetapi Farel sedih, karena Adel tidak
mengucapkan selamat ulang tahun datang saat kepergiannya ke Jepang.
kepada Adel dan memberikan hadiah Ia juga tidak mengucapkan sepatah
tersebut, hadiah itu berisi kalung. kata kepadanya. Padahal Farel sudah
berbicara kepada Adel jika ia akan
“Happy birthday Del, ini kalung dariku berangkat hari ini.
sebagai bentuk hadiah ulang tahun mu”
Tapi Farel tetap semangat karena
“Terima kasih Rel, aku sangat suka ia bisa mencapai mimpinya yaitu akan
dengan kalung itu, aku akan menjaganya berangkat ke Jepang untuk kuliah di
sebaik mungkin” sana.

Setelah beberapa tahun berlalu, Sesampainya di sana, Farel langsung
kini Farel sudah sedikit lupa pada Dipa. mengunjungi kampus untuk menuju
Mereka sudah tidak pernah berkirim
kabar semenjak kepergian Dipa yang

36 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

asramanya. Di kampus, Farel menemui berpisah, aku sampai menangis karena
banyak orang dari berbagai belahan sahabat terbaikku pergi.”
dunia, bahkan juga banyak yang datang
dari Indonesia. “Aku tidak mengucapkan sepatah
kata pun karena aku merasa sedih dan
Setelah mengambil segala ingin melupakanmu untuk selamanya
perlengkapan yang diberikan oleh dalam hidupku. Jadi aku mencoba
kampus termasuk kunci kamarnya, untuk menahan diriku untuk berbicara
akhirnya ia berjalan mencari di mana denganmu. Tapi tak disangka-sangka kita
letak kamarnya. bertemu kembali walau membutuhkan
waktu yang lama.”
Tak butuh waktu yang lama, ia sudah
menemukan kamar tersebut. Ruangan “Tidak apa-apa Dipa yang penting kita
tersebut memiliki 4 kamar yang kosong. sekarang bisa berteman dan bermain
Sudah ada dua yang terisi, ia dan kembali seperti dulu”
mahasiswa dari Singapura. Tak lama
kemudian terdengar suara pintu diketuk, “Semoga kita selalu menjadi sahabat
dan seseorang pun masuk. selamanya dan tidak akan pernah
terpisah lagi”
“Hello guys. I’m Dipa, I’m student from
South Korea. Nice to meet you guys.” “Iya Rel makasih udah jadi teman
sejatiku”
Farel merasa tidak asing dengan
suara itu. Setelah mengobrol, mereka berdua
kembali ke kelas untuk melanjutkan

“Aku tidak mengucapkan sepatah kata pun karena aku
merasa sedih dan ingin melupakanmu untuk selamanya
dalam hidupku. Jadi aku mencoba untuk menahan diriku

untuk berbicara denganmu. Tapi tak disangka-sangka
kita bertemu kembali walau membutuhkan waktu yang

lama.”

“Dipa? Apakah kamu Dipa pelajarannya kembali. Jam pulang pun
sahabatku?” tiba, mereka berdua pulang bersama ke
asramanya.
“Farel? Kamu juga kuliah di sini?
Bagaimana kabarmu? Maafkan aku yang Besok harinya mereka di beri tugas
dulu tidak sempat pamit padamu. Aku yang di lakukan secara berkelompok,
hanya tidak sanggup melihat dirimu,” kebetulan mereka berdua satu
ujar Dipa sambil memeluk Farel erat-erat. kelompok. Saat pulang setelah kuliah
mereka berdua kerja kelompok. Saat
“Iya, aku memaafkanmu Dipa. Yang kerja kelompok mereka berdua sangat
terpenting sekarang kita bersama. Aku bersemangat dan kompak. Jadi tugas
sudah bahagia.” yang di berikan menjadi lebih mudah
dan cepat.
Saat pagi hari, mereka berdua pun
berjalan bersama-sama di sekitar taman Setelah beberapa tahun menjadi
kampus. Mereka berdua mengobrol mahasiswa mereka berdua lulus dan
tentang kehidupan mereka selama melakukan wisuda. Saat wisuda mereka
berpisah. sangat senang sekali karena sudah lulus
kuliah di universitas luar negeri. Setalah
“Dipa, kenapa waktu itu aku tidak selesai kuliah di sana kemudian mereka
bisa menghubungimu?” pulang kembali ke Indonesia. Mereka
pun pulang ke rumah dengan perasaan
“Maaf Rel, aku ganti handphone dan senang dan tidak akan melupakan
nomerku ganti juga” tentang persahabatan mereka.

“Tapi mengapa kamu tidak
mengucapkan sepatah kata pun saat kita

MAJALAH AL-BAYAN 37
EDISI 22

"Main petak umpet, yuk"! Itulah kalimat PETAK UMPAT
yang ia ucapkan saat pertama kali kami
bertemu, aneh bukan? Karya:Kamilia Raihanah Khairu

Kami bertemu ketika aku berusia Itulah Rena, dengan "sihir"-nya ia bisa
sembilan tahun, di lobi rumah sakit. membuat orang di sekitarnya sakit perut
karena tertawa. Tapi di belakang sifatnya
MRencananya aku dan keluargaku akan yang absurd, dia juga orang yang pintar
menjenguk nenekku yang sedang dirawat dan berakhlak baik. Aku yang menjadi
di rumah sakit ini, tapi sebelum itu sahabatnya selama tiga belas tahun
keluargaku ingin mampir ke minimarket terakhir ini merasa bangga sekaligus iri.
terdekat terlebih dahulu dan aku lebih
memilih menunggu di lobi dengan Dengan perasaan berbunga-bunga,
ditemani ikan-ikan cantik di akuarium. aku membuka pesan baru darinya.
Itulah sebabnya aku sendirian di lobi.
“NAYAAAA!!! AKU TUNGGU DI
Terlalu asik memperhatikan ikan- TAMAN KAMPUS YAAAA! JANGAN TELAT,
ikan hias, hingga tidak aku sadari jika LHOOOO!! SEE YOU~”
sesosok anak perempuan sebayaku
tengah menghampiriku. Suara Baik, aku tarik pujianku tadi.
lembutnya membuatku terlonjak kaget. Kukenakan kardiganku dengan gusar
Ia mengajakku bermain petak umpat di kemudian merapikan jilbabku. Setelah
sekitar rumah sakit, tentu aku yang masih yakin semuanya siap, aku melangkahkan
polos dengan lugunya menerima ajakan kakiku menuju kampus yang lumayan
dari orang yang pertama kali kutemui dekat dari kos.
itu. Siapa sangka jika hingga kini, aku Tiba di area kampus, manik mataku
bersahabat dengannya. menangkap Rena yang melambaikan
tangannya dari meja terpojok. Aku
Nah, kita sudahi dulu nostalgianya. sudah siap menyemburkan kata-kata
Perkenalkan, namaku Naya, mahasiswi
semester akhir yang sedang diuji
mentalnya untuk menerima kata
penolakan yang lembut namun menusuk
untuk yang kesekian kalinya, “Direvisi lagi,
ya.”

Ya Allah, seingatku sudah puluhan
kali revisi sebelum aku menyerahkannya.
Namun, mengapa selalu ada puluhan
coretan merah di skripsiku setelahnya?
Sungguh, aku sama sekali tidak mengerti
selera dosen itu! batinku kecut.

Kutatap lamat-lamat skripsi yang aku
kira sudah sempurna di mata dosen itu
dengan sedih bercampur emosi.

Di tengah keratapanku, tiba-tiba
ponselku berdering membuatku terlonjak
kaget. Ugh, kurasa lain kali akan kumatikan
notifikasi jelek itu. Dengan malas aku
meraih ponselku, tertera nama “Rena” di
notifikasi paling atas.

Rena adalah anak perempuan yang
mengajakku bermain petak umpat
dahulu. Yup, si maniak petak umpat—
meski ia telah menginjak kepala dua.
Setiap kali aku dan dirinya stres akan tugas
yang menggunung, ia selalu mengajakku
bermain petak umpat bersama. Terpaksa
aku terima ajakannya, meski otakku
butuh istirahat ekstra. Namun, secara ajaib
permainan kami selalu diakhiri dengan
gelak tawa.

38 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

unisa (Alumni Fullday Akhwat) kegiatanku. Aku mengeluarkan ponsel
milikku dan memainkannya, sama seperti
Rena. Begitulah zaman sekarang, ketika
sedang bertatap muka, mereka hanya asik
dengan gadged-nya masing-masing.

"Eh, aku mau ke toilet dulu, ya. Daah!"
Rena bangkit dari duduknya lalu segera
pergi ke toilet terdekat.

Sepeninggal nya Rena, membuatku
merasa sedikit kesepian meski bukan
hanya aku yang berada di taman.

Kumasukkan ponsel ke dalam saku dan
mulai memikirkan banyak hal. Tentang
kampusku, orang-tuaku, terutama
masalah skripsiku yang menyebalkan.
Seketika mood-ku memburuk.

Tanpa aku sadari sesuatu yang dingin
menyentuh pipiku dan membuatku
hampir terjatuh dari kursi. Spontan, aku
menoleh ke belakang. Sosok figur yang
sangat aku kenal itu terbahak sembari
memegang sekaleng jus.

“Rena! Jangan kayak gitu, dong! Kaget,
tau!" umpatku kesal

"Pfft, sorry. Kamu ngelamun terus, sih.

mutiaraku kepadanya, sebelum akhirnya “Allah itu adil dengan
niatku terbatalkan. Karena ketika aku caranya. Allah tahu
sampai di meja Rena, makanan lezat nan apa yang terbaik untuk
menggiurkan terhidang di hadapanku. hambanya, kita saja
Perutku berbunyi ketika kuingat, jika yang belum tahu atau
diriku belum sempat makan siang. mengerti hikmah dibalik
itu semua. Jadi cobalah
“Assalamu’alaikum, Nay. Ayo sini Naya, untuk melihat
dinikmati hidangannya! Aku tau kamu lagi hikmahnya. Setelah
sedih," tawar Rena. nasib buruk pasti ada
sesuatu yang baik yang
Aku menjawab salamnya, kemudian akan terjadi. Jadikanlah
duduk di depannya dan langsung itu pelajaran agar kamu
menyantap hidangan. Kukunyah makanan tidak jatuh ke lubang
yang masuk dengan sukacita.
yang sama untuk
"Makasih, hehe. Kok tau aku lagi sedih?" selanjutnya. Bersabarlah
tanyaku heran.
dan yang terpenting,
Ia tersenyum, "Tau, lah. Apa sih yang tawakkal.”
gak aku tau?" kekehnya kecil.

Tidak menggubrisnya, aku sibuk
menyantap hidangan yang ada di
hadapanku. To be honest, makanan adalah
pelepas stres yang terbaik.

Setelah cukup puas, aku menghentikan

MAJALAH AL-BAYAN 39
EDISI 22

Emang lagi mikirin apa?" Rena meredakan bertemu, kamar ayahnya.
tawanya.
“Dengan penuh gembira, dia berlari ke
"Huh, ya banyak. Apalagi skripsiku. tempat tujuan. Anehnya kamar ayahnya
Gagal lagi, gagal lagi. Allah kok nggak adil telah dipenuhi oleh kerumunan orang.
banget sama aku! Kayaknya hari ini emang Dia mencoba menerobos kerumunan
hari sialku," dengusku jengkel. orang itu, dan berhasil. Terlihat ayahnya
tidak bersembunyi dan hanya tertidur
"Astaghfirullah, Nay. Dijaga mulutnya! di ranjang, banyak orang menangis di
Lagian nasib buruk itu nggak sepenuhnya sekelilingnya. Gadis itu masih terlalu
buruk, kok. Pasti ada hikmahnya," tegur kecil untuk memahami itu semua, dia
Rena. hanya tersenyum dan memegang tangan
ayahnya yang dingin seraya berseru,
"Ah masa, sih? Yang ada aku nggak “Ketemu!” Dengan riangnya.
lulus-lulus kalau skripsiku gagal terus."
Keningku mengerut tanda tidak setuju. “Ternyata alasan sang ayah
menyuruhnya bermain petak umpat
“Ish, pasti ada hikmahnya. Mau aku adalah agar putrinya tidak merasa sedih
ceritain sebuah cerita yang bisa jadi saat menemukan
buktinya, gak?" ayahnya yang sudah
tidak bernyawa
Sebagai lagi." Rena
balasannya, aku menatap ku
menegakkan dengan raut
posisi wajah yang
dudukku. Aku tidak bisa aku
memang suka definisikan.

mendengarkan "Seiring
cerita dan Rena berjalannya
sangat mengerti waktu, si gadis
akan hal itu. mulai mengerti
Apalagi cerita dari situasinya. Dia
Rena, aku akui Rena berpikir kalau Allah
adalah pendongeng yang itu tidak adil karena telah
handal. memberikan cobaan yang
teramat berat untuknya, padahal
Rena memulai ceritanya, pada saat itu dia bahkan belum
"Bertahun-tahun yang lalu, hiduplah menginjak umur sepuluh tahun.” Rena
gadis kecil berusia sembilan tahun. menghentikan ceritanya sejenak.
Sejak kecil ia sering diajak bermain
petak umpat oleh ayahnya. Dan “Bertahun-tahun kemudian,
karena ayahnya lah, dia memiliki akhirnya gadis itu telah tumbuh menjadi
kebiasaan menjadi sangat senang wanita dewasa yang tangguh. Dan
setelah berhasil menemukan orang dengan pemikiran yang dewasa pula,
yang bersembunyi,” kekeh Rena. dia bisa mengambil hikmah dari cobaan
yang menimpanya dahulu. Kalau ayahnya
“Sampai suatu hari, saat dia tidak meninggal, dia tidak bisa berjumpa
sedang asik bermain boneka di dengan sahabat sejatinya di hari itu. Dia
atas lantai, ayahnya memanggilnya dari juga tidak bisa menjadi pribadi yang
atas ranjang dengan susah payah. Sang yang berpikiran luas seperti sekarang,"
ayah mengajaknya bermain permainan lanjutnya kembali.
kesukaan mereka dan menyuruhnya
berjaga di dinding yang lumayan jauh dari "Allah itu adil dengan caranya. Allah
kamar. tahu apa yang terbaik untuk hambanya,

“Gadis itu menurutinya. Setelah selesai kita saja yang belum tahu atau
menghitung mundur, dia langsung mengerti hikmah dibalik itu semua. Jadi
mencari ayahnya. Lama sekali mencari cobalah Naya, untuk melihat hikmahnya.
tapi belum juga ia temukan keberadaan Setelah nasib buruk pasti ada sesuatu
sang ayah. Akhirnya ia berinisiatif untuk yang baik yang akan terjadi. Jadikanlah itu
mencari di tempat terakhir kali mereka pelajaran agar kamu tidak jatuh ke lubang
yang sama untuk selanjutnya. Bersabarlah

40 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

dan yang terpenting, tawakkal." Rena yang menggoyang-goyangkan bahuku
menatapku seraya tersenyum setelah sedari tadi dan itu adalah.... RENA?!
menyelesaikan ceritanya—yang ternyata
sedari tadi dia sedang menceritakan "Kamu ngapain tidur di sini, heh??
dirinya sendiri. aku kira kamu udah baca pesanku terus
pulang. So, toilet di dekat sini penuh
Mendengar cerita itu, aku menjadi jadinya aku balik ke rumah dulu sekalian
merasa bersalah kepada Allah dan juga ziarah," Rena menaikkan sebelah alisnya.
pada sosok sahabatku, Rena.
Ah, ternyata sejak tadi aku ketiduran.
"Rena..., maaf, ya. Gara-gara aku kamu Untung cuma mimpi.
jadi membuka luka lamamu kembali...,"
lirihku kecil. Aku mendongakkan kepalaku,
menatap langit yang mulai senja .Aku
Enggak, kok. Aku emang mau cerita sadar, aku belum shalat ashar. Namun,
ini ke kamu. Kita kan sahabat, harus lebih perkataan Rena tadi cukup ganjal, hingga
terbuka, dong!" ucapnya mantap. kutolehkan kepalaku.

Mataku membulat. Masyaallah, "Rena, yang kamu maksud ziarah itu
aku bersyukur punya sahabat seperti apa?" Aku menelan ludah susah payah.
Rena. Terimakasih ya Allah karena telah
mempertemukan aku dengannya. "Ya ziarah, lah. Apalagi? FYI, kuburannya
Semoga kami bisa menjadi sahabat yang udah mencapai tiga belas tahun loh! Tua
menarik satu sama lain ke surgamu ya banget, kan?" ungkapnya.
Allah, aamiin.
"Ahaha o-oke, aku pulang dulu, ya. Mau
shalat ashar. Makasih buat makanannya,

“Hmm, udah assalamualaikum," ucapku terburu-
mau masuk waktu adzan ashar. Sebelum buru, meninggalkan Rena yang terheran
pulang main petak umpet dulu, yuk! kamu ditempat.
yang jaga, ya," ajaknya
***
Aku menyetujuinya. Sebulan kemudian.
Kututup mataku dan mulai menghitung "Jadi gimana tadi?" tanya Rena,
mundur dari angka sepuluh. Selesai setelah aku keluar dari ruangan dosen
menghitung, aku langsung bergegas pembimbing.
mencari Rena. Aku melihat banyak orang "Alhamdulillah, Kabar baik! Aku
mengerumuni jalanan, dengan penasaran lanjut bab tiga, yey!!" jawabku riang. Aku
aku menerobos masuk ke kerumunan. mengikuti saran dari Rena untuk bersabar
Ternyata baru saja terjadi tabrak-lari di dan ber-tawakkal.
jalan itu. Banyak orang yang menghimbau "Alhamdulillah, ayo rayakan ini di
penduduk setempat untuk menjauh dari resto!" ajaknya.
TKP, tapi aku tidak menghiraukannya. Kugelengkan kepalaku, "Aku punya ide
Hanya tersenyum dan memegang tangan lain yang gak kalah bagus," jedaku untuk
korban seraya berseru, "Ketemu!” membuatnya penasaran.
“NAYAAAAAA!! OOOOOYY!!!!" "Main petak umpet, yuk!"
Aku terlonjak kaget, ada seseorang

MAJALAH AL-BAYAN 41
EDISI 22

Hmenceritakan apa yang selama ini akuHari pertamaLIBURAN YAN

Aku dalam perjalanan pulang. Karya: Mutya Hedi N. (X IMA
Seluruh keluargaku bersama-
sama menjemputku. Aku senang membuat Cio ketakutan dan langsung
mereka menyempatkan diri untuk memelukku. Aku pun tertawa.
menjemputku pulang. Aku semanagt
Saat aku dan abang sedang asik
alami hingga dering telepon memotong
ceritaku.

“Halo pak, lagi dimana ?” sekilas aku
mendengar suara berat menyapa.

“Saya lagi di jalan, habis jemput
anak saya pak”

“Oh gitu ya pak. Begini, saya tadi ke
rumah, saya manggil nama bapak tapi
tidak ada yang jawab. Terus saya melihat
ada yang mngintip di jendela. Nenek-
nenek sepertinya. Saya merinding.
Saya positif thinking aja itu orang tua
bapak!” cerita teman ayahku panjang
lebar. Aku tersenyum, jadi nenek ikut
menjemputku di rumah?!

Beberapa detik saja kesenanganku
bertahan, lalu kemudian berganti
dengan tanda tanya. Ayah menjawab
“oh gitu pak?!, ibu saya lagi di luar kota
soalnya”.



Hari ke-2

Menonton serial televisi yang aku
sukai adalah hal yang harus dilakukan
Ketika liburan. Disisni aku bersama
manusia menyebalkan itu, Abang.
Saat sedang asik menonton, tiba-tiba
volume tv menghilang, aku melirik
Abang yang duduk disebelahku. Aku
mulai menyalahkannya.

“Ish jangan dimatiin napa!”

“ Lah, bukan abang! Abang aja gak
tau remotnya di mana!”

Aku mengeritkan dahi. Memang
benar remote tidak berada di tangan
ku maupun abang. Kami berdua saling
tatap.

Lalu mencari benda itu. Benda
Ajaib itu berada tak jauh di belakangku
sendirian, tak di sentuh siapa-siapa.

“Mungkin Cuma iseng”.



Hari ke-3

Cio, adikku yang masih berumur 5
tahun itu sedang bermain bersamaku
dan abang. Lalu abang bercerita
tentang sesuatu yang ‘HOROR’. Yang

42 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

G I N DA H b e r m a i n Hari ke-5
ponsel. Tiba- 1 Januari.
tiba Cio Sore ini hujan turun dengan sangat
AD Akhwat) bertanya. deras dan disertai angin kencang.
“Kak….,itu Mengakibatkan banjir yang masuk
apa ?” ucap ke dalam rumah. Kami membereskan
Cio sambil barang-barang kami dan membawanya
menunjuk kea ke lantai 2.
rah tembok. Pukul 22.00 WIB
Suara rintikan hujan masih
“Gak ada terdengar, namun tak sederas tadi sore.
apa-apa Semua keluargaku sudah tidur, kecuali
Cio….” aku. Aku masih asik menonton series
‘RIVERDALE’.
“Itu…, ada Saat part terseru, tiba-tiba mainan
kepala nenek- Cio berbunyi dengan sendirinya.
nenek….” Akupun kaget. Bagaimana bisa mainan
itu berbunyi, padahal tidak ada yang
Kami saling mengotak-atik. Akupun mengambil
bertatap, mainan itu dan mematikannya.
dan kabur 00.00 dini hari
meninggalkan Ayahku terbangun. Ia turun untuk
Cio sendirian. melihat kondisi dibawah. GELAP. Hanya
ada cahaya lilin yang ayah pegang. Lalu
… ayah menempelkan lilin itu di tangga.
Tidak ada angin, lilin itu jatuh dengan
Hari ke-4 sendirinya. Ayah pun kaget.
“Siapa yang menjatuhkannya?”
Aku sedang Saat ayah Kembali ke atas. Ayah
menuju mendengar suara dari kamarku,
dapur untuk lalu ayah membuka pintu dan
mengambil melihat seorang anak kecil sedang
minum di mengotak-atik mainan Cio. Ayah ingin
kulkas. Saat menghampirinya, namun anak kecil itu
aku sedang sudah pergi entah kemana.
mengambil
minum, aku
melihat anak
kecil sedang
mengintipku.
Anak kecil itu
berkulit hitam
dan rambutnya
menutupi satu
matanya.
Ayahku terbangun. Ia
Aku turun untuk melihat
menyipitkan kondisi dibawah. GELAP.
mata. Mungkin Hanya ada cahaya lilin
Cio. Anak kecil yang ayah pegang. Lalu
itu berlari dan ayah menempelkan
mendobrak lilin itu di tangga. Tidak
pintu dapur. ada angin, lilin itu jatuh
Lalu aku dengan sendirinya. Ayah
Kembali ke
kamar dan pun kaget.
bertanya pada
CIo.

“Cio tadi
habis dari
dapur?”

“Nggak, dari tadi Cio di kamar”



MAJALAH AL-BAYAN 43
EDISI 22

CERbungPerjalanan berhasil ditelusuri, dari TERI LELE

jarak satu kilometer sudah terlihat markas Karya: Ariq Bafee & Hafid Luqm
musuh. Mereka bersembunyi di balik
pohon. Hari sudah senja, langit mulai
menjingga. Di balik pohon besar mereka
menyusun strategi. Naigana sangat mahir

Pdalam strategi perang, memandu tim Teri
Lele.
“Pertama, kita harus tau keamanan
dan denah markas. Kedua, kita harus tau
siapa musuh kita dan keahlian apa yang
mereka punya. Selanjutnya kuberi tahu
nanti,” jelas Naigana.
“Keamanan markas mereka tidak
terlalu ketat, karena mereka piker
markasnya juga sulit untuk dikunjungi.
Musuh utama kita adalah Najat Sang
Pengendali Cahaya Solar.” Lisa balas
melanjutkan.
“Bukannya hanya ada empat elemen.
Api, air, angin, dan tanah?” tanya Eljin.
“Elemen cahaya adalah hasil revolusi
dari elemen api tingkat tinggi. Jika kalian
terkena tembakan cahayanya, kalian
akan hancur.” Lisa mengepal batu dan
menghancurkannya. Semua tercengang
menelan ludah.
“Jangan risau, kita pasti bisa. Ayo
kita susun strategi! Pertama, Vairiz harus
memancing musuh keluar dari markas.
kemampuan bertarung jarak dekat
Vairiz yang barbar cocok untuk menjadi
umpan. Setelah musuh terurai di dalam
markas, sisanya akan menyelinap ke
dalam mencari Najat dan guru Karen. Saat
di dalam Lisa akan menutup akses jalan
dengan elemen tanhanya agar musuh
tidak masuk kembali ke dalam. Semua
jelas?” Naigana mengomandoi.
*****
Hari mulai gelap. Vairiz dengan santai
melangkah mendekati markas. Teknik api
Vairiz memiliki tiga tingkatan. Tingkat
pertama, tangan Vairiz akan menyalakan
api. Tingkat ini akan menambah kekuatan
serangan. Tingkat kedua, sekujur
tubuhnya akan menyala api. Tingkat ini
akan menambah kekebalan tubuh. Dan
tingkat ketiga, api di sekujur tubuhnya
akan berubah menjadi biru. Di fase ini,
setiap ada yang menyentuhnya akan
terbakar.
Saat musuh melihat Vairiz
mendekat. Mereka langsung berseru-
seru memanggil komplotannya. Vairiz
dikepung oleh musuh. Vairiz langsung

44 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

EPISODE 3 Angin akan tetap bisa ditembus dengan
cahaya. Semua tampak kebingungan
man (XII IPA IMAD Ikhwan) untuk menghabisi Najat.

membuka tingkat kedua, karena “Hei… mengapa kalian sangat
ia harus mempunyai kekebalan lemah?” Najat tertawa jahat menggema
tubuh yang ekstra. Saat musuh di dalam ruangan dan tak segan-segan
sudah terurai dan markas menembakkan cahaya solar ke arah
dianggap aman, sisanya masuk mereka. Mereka sibuk menghindari
menyelinap. Lisa menutup pintu serangan yang beruntun ke arah mereka.
akses dengan dinding kokoh
yang ia munculkan dari tanah “Semuanya berkumpul!” Naigana
lepas. berteriak memerintah, semua berlari
ke arah Naigana sambil menghindari
Ternyata tidak ada lika-liku di serangan yang diberikan Najat. Tiba-tiba
dalam markas, ruangan selebar saja…
dua hektar dan tinggi sepuluh
meter hanya diterangi obor- DUARRR!!! Cahaya biru melesat
obor di setiap titik tertentu dahsyat ke arah Najat menorobos
dan cahaya rembulan yang dinding yang dibuat Lisatadi dan meninju
menembus celah atap ruangan perut Najat hinga terseret beberapa
berbatu. Atau bisa disebut goa. meter. Tanpa basa-basi Najat langsung
menembakkan cahaya solarnya ke arah
“Hahaha, bagus. Sudah Vairiz.
kuduga pasti ada yang datang.”
Najat tertawa jahat mengejutkan Vairiz terpelanting sangat jauh
mereka bertiga. Najat sampai menabrak sisi ruangan, api di
melangkah ke arah mereka, tubuhnya mulai memudar karena energi
kini jarak mereka sudah lima yang digunakan sangat banyak saat
meter kira-kira. Pandangan Eljin membantai pion-pion musuh di luar tadi.
menyapu seluruh isi ruangan Dengan sekuat tenaga ia berjalan tertatih
mencari ibunya, ternyata ibunya ikut berkumpul dengan yang lain.
sedang terikat di sebuah batu
panjang yang tertanam di “Lisa! Cepat lindungi kami dengan
dekat singgasana Najat dengan elemenmu. Aku ada ide untuk menghabisi
keadaan mulut tertutup. Eljin Najat.”Lisa merapatkan telapak tangannya
menggeram keras menatap untuk mengurung kawan-kawannya.
Najat. Vairiz memetik jarinya untuk memberikan
penerangan di dalam kurungan. Najat tak
“Hei! Lepaskan ibuku!” Eljin ada habisnya menyerang mereka. Semua
menunjuk kejam Najat. memekakan telinga bersiap menyimak
ide Naigana.
“Tidak semudah itu, dasar
lemah.” “Dengar! Serangan Najat memang
dahsyat, tapi kekebalan yang ia miliki
DUARRR!!! sangat lemah. Jadi ada kemungkinan kita
vbisa menghabisinya, kita harus kerja
Ditembaknya sama! Pertama, Lisa akan mengurung
mereka dengan cahaya Najat dengan kurungan yang kuat ini.
solar. Beruntung mereka Kedua, Eljin akan membuat tornado
menghindar dan berpencar. mengelilingi kurungan Najat dan akan
Naigana meluncurkan panah disembur api oleh Vairiz yang nantinya
ke arah Najat, namun nihil anak akan menjadi tornado api. Aku akan
panahnya hancur dalam sekejap bersiap-siap untuk meluncurkan anak
dengan cahaya solarnya. Kini panah dengan seakurat mungkin ke
giliran Lisa menyerang dengan arah jantung Najat. Setelah Najat lengah
melontarkan bebatuan besar kita akan melepaskan guru Karen dan
ke arah Najat, namun tetap membawanya kabur. Kuharap kalian
sia-sia. Bebatuan itu hancur mengerti. Cepat, ayo bertindak!”
dengan cahaya solar yang Najat
sengaja adukan. Eljin ingin sekali Lisa membuka kurungan, dengan
membantu, tapi percuma saja. cepat langsung mengurung Najat.
Kemudian Eljin membuat tornado yang
dahsyat sampai mengeluarkan bunyi

MAJALAH AL-BAYAN 45
EDISI 22

yang menggemuruh hebat, disusul “Muridmu hebat-hebat, yah.” Lisa
dengan semburan api Vairiz. Kemudian menyikut Karen.
Naigana membidik bersiap meluncurkan
anak panah khusus miliknya. Ujung anak “Hehehe, terima kasih,” nyinyir Karen
panahnya berwarna emas dan terukir tersipu malu.
corak naga melingkari tangkainya.
“Oh iya, Naigana, Eljin, Vairiz. Selama
DUARRR!!! kepergianku apa yang kalian sudah
Kurungan batu pecah, Najat linglung menentukan nama tim kita?” tanya Karen,
dengan keberadaan karena ia berada pandangannya masih menghadap langit-
di tengah-tengah berapi yang dahsyat. langit markas.
Naigana mengambil kesempatan emas
itu dengan meluncurkan anak panah “Tentu saja sudah, Teri Lele-lah
dan… Namanya. Bagaimana?” jawab Vairiz.
WUSSSS!!! Karen mengernyitkan alis berusaha
Anak panah berhasil menusuk jantung menebak apa maksud dari nama itu.
Najat, tornado pun dihentikan Eljin. Najat Vairiz yang melihat responnya merasa
merintih kesakitan. Eljin langsung berlari takut karena sembarang memilih nama.
kea rah ibunya dan melepaskan semua
“Kenapa? Guru kurang suka? Apa
perlu diubah?” gerutu Vairiz.

Najat yang sedari tadi meringkih kesakitan akan
menghancurkan seisi markas dengan ledakan
dirinya sendiri dengan kedua telapak tangan yang
berhadapan dan menembakkan cahaya solar secara
bersamaan, sehingga menimbulkan ledakan dahsyat.

lilitannya. “Siapa yang bilang gak suka? Suka
“Kau hebat, Nak.” Ibunya memeluk kok, itu nama yang unik. Dan gak perlu
diubah juga. Karena nama itulah yang
Eljin bangga membersamai kita dalam misi ini bukan?”
“Ini semua berkat kerja sama tim, Bu,” ungkap Karen.

balas Eljin sembari memeluk ibunya. “Betul itu, udah lah gak usah diganti.
Najat yang sedari tadi meringkih Ya kan, Nai?”

kesakitan akan menghancurkan seisi “Hmm… aku mah ikut aja,” jawab
markas dengan ledakan dirinya sendiri Naigana sekenanya.
dengan kedua telapak tangan yang
berhadapan dan menembakkan cahaya “Et, gak punya pendirian apa?” hujat
solar secara bersamaan, sehingga Vairiz. Naigana yang mendengar itu
menimbulkan ledakan dahsyat. menatap sinis ke arah Vairiz dan langsung
membuang muka. Melihat tingkah
“Semuanya, ayo keluar! Sebentar lagi Naigana semua tertawa, karena aneh saja
Najat akan meledakkan diri!” Lisa berseru melihat orang sedewa Naigana bersikap
keras. Semua berlarian keluar markas. seperti itu.
Baru saja mereka keluar dari markas…
Peristiwa mala mini menjadi album
DUARRR!!! baru untuk Teri Lele. Berkat kerja sama
Najat meledak menghancurkan dan kekompakan mereka, pengalaman
seisinya markasnya, mereka tersungkur yang seru dan menegangkan telah
terkena radiasi ledakan. Mereka yang mereka dapatkan.
tersungkur, kini berbalik duduk menatap
manja ke markas yang terbakar. Abu api -TAMAT-
yang beterbangan bagaikan kunang-
kunang, ditambah langit yang bertabur
bintang elok nian memanjakan mata.

46 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

CERGAM

SILATUHRAHIM

Oleh: Taqiyya Nur Fitriani (Alumni FulldayAkhwat)

MAJALAH AL-BAYAN 47
EDISI 22

YAKIN

Oleh: Ramadhanov Afwantori (Santri IMAD Ikhwan)

48 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22

FUTURE GOALS

Oleh: Putri Naila & Salsabila (Santri IMAD Akhwat)

MAJALAH AL-BAYAN 49
EDISI 22

50 MAJALAH AL-BAYAN
EDISI 22


Click to View FlipBook Version