The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Memuat tentang pola-pola hereditas pada hewan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by niratniti56, 2022-12-12 07:51:21

MODUL AJAR

Memuat tentang pola-pola hereditas pada hewan

1

2

3

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................................... 3
DAFTAR ISI ...................................................................................................................... 4
PETA KONSEP ................................................................................................................. 5
GLOSARIUM .................................................................................................................... 6
PENDAHULUAN .................................................................................. 7
I. Identitas Modul .............................................................................................................. 7
II. Kompetensi Dasar ........................................................................................................ 7
III. Deskripsi .................................................................................................................... 7
IV. Prasyarat ...................................................................................................................... 7
V. Petunjuk Penggunaan Modul ....................................................................................... 7
VI. Materi Pembelajaran .................................................................................................. 8
KEGIATAN PEMBELAJARAN........................................................................................ 9
MATERI GENETIK .......................................................................................................... 9
I. Tujuan Pembelajaran ..................................................................................................... 9
II. Uraian Materi ............................................................................................................... 10
III. Rangkuman ................................................................................................................. 18
IV. Penugasan Mandiri ..................................................................................................... 19
V. Latihan Soal ................................................................................................................. 20
VI. Penilaian Diri ............................................................................................................. 22
EVALUASI ........................................................................................................................ 23
KUNCI JAWABAN ........................................................................................................... 26
DAFTAR PUSTAKA

4

PETA KONSEP

MATERI
GENETIK

5

GLOSARIUM

Alel : gen-gen yang terdapat pada lokus yang berkesesuaian
Anti kodon
: urutan tiga (3) basa yang merupakankomplemen dari kodon. Anti
Double helix kodon terdapat pada RNA-t, sedangkan kodon terdapat pada RNA-d
Genom
Kromosom : Pita ganda benang DNA yang saling komplemen

Kromosom homolog : Rangkaian lengkap informasi genetik yang dimiliki oleh organisme
Lokus
Nukleotida : benang-benang dalam inti sel yang mampu menyerap warna dan
pembawa sifat menurun
Nukleosida
Replikasi : pasangan kromosom yang memilikigen dan lokus yang sama
Sentromer
: letak atau tempat gen dalam kromosom
Transkripsi
Translasi : Unit terkecil penyusun DNA atau RNA yang tersusun atas molekul
gula (deoksiribosa, basa nitrogen dan asam fosfat)

: Nukleotida yang kehilangan satu unsurpenyusunnya

: proses penggandaan DNA menjadi dua DNA yang identik

: bagian kromosom yang yang membagi kromosom menjadi
dua lengan

: proses penctakan RNAd oleh benang DNA

: proses penerjemahan kodon menjadi asam amino oleh RNAt pada
sintesis protein

6

PENDAHULUAN

I. IDENTITAS MODUL : BIOLOGI
: XII /1 (satu) /2 JP
Nama Mata Pelajaran : Materi Genetik
Kelas/Semester/Alokasi Waktu
Judul eModul

II. KOMPETENSI DASAR

3.3 Menganalisis hubungan struktur dan fungsi gen, DNA, kromosom dalam penerapan prinsip
pewarisan sifat pada makhluk hidup

III. DESKRIPSI

Modul yang berjudul Materi Genetik ini disusun sedemikian rupa dan diharapkan akan
memberikan penguatan bagi peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar baik di kelas
secara teori maupun praktek. Kegiatan pembelajaran ini mencakup DNA dan RNA, gen serta
kromosom.

Modul ini disusun sebagai implementasi pengembangan kurikulum 2013 revisi pada
program kelas IPA. Kedudukanmodul ini adalah sebagai bahan suplemen pembelajaranmateri
genetik pada semester ganjil.

Adapun hasil belajar yang diharapkan setelah mempelajari modul ini antara lain,
peserta didik dapat:

1. Mengidentifikasi struktur DNA dan RNA, gen serta kromosom termasuk aktivitas replikasi
melalui pengamatan gambar dengan cermat

2. Menyusun mindmap tentang DNA dan RNA, gen serta kromosom melalui kegiatan diskusi
kelompok dengan benar

3. Membandingkan struktur DNA dan RNA, Gen serta kromosom melalui kegiatan diskusi dan
tanyajawab dengan benar

IV. PRASYARAT
Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini, peserta didik

sudah memiliki kemampuan dasar tentang sel, pertumbuhan dan perkembangan serta
metabolisme.

V. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
Modul ini disusun sebagai bahan penguatan dan suplemen dalam membantu peserta

didik dalam memahami dan menggunakan serta mengimplementasikan materi genetik dalam
memecahkan permasalahan riil dalam kasus-kasus keseharian kita.

Petunjuk penggunaan modul ini sangat sederhana. Langkah- langkah belajar yang
ditempuh, peserta bisa mempelajari dari kegiatan belajar pertama hingga selesai.
Perlengkapan yang harus dipersiapkan tidak diperlukan secara khusus.

Peran guru dalam proses pembelajaran, sebagai fasilitator dan sekaligus sebagai
pembimbing jika diperlukan. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan,
merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkatnya, melaksanakan penilaian,
menjelaskan kepada peserta didik tentang sikap pengetahuan dan keterampilan dari suatu
kompetensi yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya,
serta mencatat pencapaian kemajuan belajar peserta didik.

7

VI. MATERI PEMBELAJARAN
Secara garis besar materi dalam modul yang disusun ini meliputi:
1. Menganalisis DNA dan RNA.
2. Menganalisis struktur gen dan kromosom.

8

KEGIATAN PEMBELAJARAN
MATERI GENETIK

I. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Mengidentifikasi struktur DNA dan RNA, gen serta kromosom termasuk aktivitas replikasi
melalui pengamatan gambar dengan cermat

2. Menyusun mindmap tentang DNA dan RNA, gen serta kromosom melalui kegiatan diskusi
kelompok dengan benar

3. Membandingkan struktur DNA dan RNA, Gen serta kromosom melalui kegiatan diskusi dan
tanyajawab dengan benar

II. URAIAN MATERI

2.1 DNA dan RNA

2.1.1 DNA (Deoxyribo Nucleic Acid)
DNA berperan sebagai pembawa informasi genetik dari satu generasi ke

generasi lain. DNA sendiri merupakan polimer besar yang tersusun atas unit-unit

nukleotida.

Gambar 1: Struktur Molekul DNA menurut Watson dan Crick

Sebuah nukleotida tersusun atas:
Gugus gula deoksiribosa (gula dengan lima atom karbon atau pentosa),
Gugus asam fosfat (fosfat terikat pada C kelima dari gula), Gugus basa
nitrogen (gugus ini terikat pada C pertamadari gula)

Molekul gula ini terikat pada basa nitrogen yang tersusun atas basa purin
dan basa pirimidin. Basa purin tersusun atas guanin (G) dan adenin (A),
sedangkan basa pirimidin tersusun atastimin (T) dan sitosin atau Cytosine (C).

Molekul DNA mempunyai sifat-sifat, antara lain: DNA berbagai organisme
mempunyai kandungan adenine (A) yang sama dengan Timin (T). Perbedaan antara
DNA dari spesies yang berlainan terletak antara kandungan A + T atau G + C. Setiap
molekul DNA disusun oleh dua rantai polinukleotida. Antara kedua basa yang
berpasangan terbentuk ikatan hidrogen. Adanya ikatan ini memberikan kelenturan

9

pada DNA yang merupakan struktur yang aktif melakukan fungsi biologi.
DNA memiliki kemampuan untuk bereplikasi yaitu membentuk DNA baru

yang sama persis dengan DNA asal. Terdapat 3 hipotesis replikasi DNA
yaitu:

Gambar 2: Hipotesis Replikasi DNA

Faktor yang dibutuhkan untuk replikasi DNA:

Polimerase DNA : berfungsi mempolimerisasi nukleotida-nukleotida

Ligase DNA : berperan menyambung DNA

Primase DNA : untuk memulai polimerisasi DNA padalagging strand

Helikase DNA : membuka jalinan DNA double heliks

2.1.2 RNA (Ribo Nucleic Acid)
RNA (Ribonucleic acid) merupakan polinukleotida, namun ukurannya jauh

lebih pendek dari DNA, yang terdiri atas satu rantai (single heliks). Gula pentosa
yang menyusun RNA adalahgula ribosa, sedangkan basa nitrogen yang menyusun
RNA adalah basa purin yang terdiri atas adenin dan guanin serta basa
pirimidin yang terdiri dari sitosin dan urasil.

Gambar 3: Perbandingan Struktur DNA dan RNA

10

Jenis-jenis RNA

a). RNA duta (mRNA)

Merupakan penghubung DNA dengan protein dan membawa pesan

berupa informasi genetik dari DNA untuk membentuk protein. Berperan

membawa kode genetik dari DNA berupa triplet basa yang ada pada RNA duta,

atau yang disebut kodon.

b). RNA ribosom (rRNA)

Merupakan RNA terbanyak, sekitar 83% dari RNA yangdikandung oleh

suatu sel. Banyak terdapat di dalam ribosom dan berperan

sebagai tempat pembentukan protein.

c). RNA transfer (tRNA)

Berperan menterjemahkan kodon yang terdapat pada RNA-d menjadi

satu jenis asam amino serta mengangkut asam amino ke permukaan ribosom

pada saat translasi.

Berikut adalah tabel perbedaan DNA dan RNA

Gambar 4: Tabel perbedaan DNA dan RNA

2.2 Gen dan Alel

Gambar 5: Letak Gen dan DNA di dalam Kromosom

11

Gen merupakan unit terkecil materi genetik dan terdapat dalam setiap lokus yang
khas pada kromosom, yang terdiri atas sepenggal DNA yang menentukan sifat individu
melalui pembentukan polipeptida. Jadi, gen berperan penting dalammengontrol sifat-sifat
individu yang diturunkan. Sebagai materi hereditas, gen memiliki beberapa fungsi, antara
lain:

▪ Sebagai zarah tersendiri yang ada pada kromosom
▪ Menyampaikan informasi genetik dari induk kepada keturunannya
▪ Mengatur proses metabolisme dan perkembangan

Kegiatan sel dikendalikan oleh gen di dalam inti. Pengendalian ini dilakukan
dengan menyusun materi tertentu yang sesuai dengan pola gen untuk membentuk suatu
rantai asam amino (polipeptida). Polipeptida tersebut difungsikan menjadi enzim yang
akan mengatur reaksi metabolisme dalam sel. Walaupun demikian, gen-gen dapat
diumpamakan dalam satu deretan berurutan danteratur pada benang kromosom.

Di dalam sel tubuh, kromosom biasanya berpasangan. Sepasang kromosom
merupakan homolog sesamanya, artinya keduanya mempunyai bentuk yang sama dan
lokus gen-gen yang bersesuaian. Gen-gen yang terdapat pada lokus yang bersesuaian ini
disebut alel. Alel dapat memiliki tugas yang sama atau berlawanan untuk suatu pekerjaan
tertentu. Alel yang mempunyai tugas yang sama disebut alel homozigot. Sedangkan, alel
yang tugasnya berbeda disebut alel heterozigot. Karena genotype diekspresikan menjadi
suatu fenotipe, alel dapat menyebabkan perbedaan penampilan di antara individu dalam
suatu populasi.

Gambar 6: Lokus Gen di dalam Kromosom

2.3 Kromosom
Segala aktivitas sel diatur oleh inti sel (nukleus). Pada saat sel aktif melakukan

metabolisme, di dalam nukleus terdapat benang-benang halus seperti jala yang dapat
menyerap warna. Benang-benang halus ini disebut kromatin (chromo = warna, dan tin
= badan). Ketika sel akan membelah, benang kromatin menebal dan memendek, lebih
mudah menyerap zat warna sehingga dapat dilihat dengan mikroskop. Benang kromatin

12

yang menebal dan memendek ini, disebut kromosom.

Gambar 7: Letak Kromosom di dalam Sel

Setiap spesies memiliki jumlah kromosom yang khas. Kromosom tersusun atas
DNA yang berkondensasi bersamaprotein histon di dalam inti sel, membentuk struktur
bernama nukleosom. Sebelum sel membelah, molekul DNA dari setiap kromosom
berduplikasi sehingga terbentuk lengan kromosom ganda yang disebut kromatid.

Sel kelamin (sel sperma atau sel telur) hanya memiliki satukromosom
kelamin (gonosom) sehingga sel kelamin dari betina hanya memiliki gonosom X. Adapun
sel kelamin jantan memiliki gonosom X atau Y yang akan menentukan jenis kelamin
individu setelah terjadi fertilisasi.

2.3.1 Penggolongan Kromosom

a). Berdasarkan jenisnya, kromosom dibedakan atas:

• Kromosom badan (Autosom)
• Kromosom kelamin/kromosom seks (Gonosom)

Di dalam sel tubuh terdapat sepasang kromosom atau diploid (2n). Sepasang
kromosom ini berasal dari induk betina (ovum) dan induk jantan (sperma). Masing-
masing kromosom induk berjumlah (n) kromosom. Kromosom yang berpasangan
tersebut, disebut kromosom homolog. Kromosom homolog adalah kromosom yang
mempunyai struktur yang sama atau mempunyai lokus-lokus alel yang sama.
Dalam sel tubuh manusia terdapat 23 macam kromosom homolog. Jumlah macam
kromosom atau satu pasang kromosom haploid disebut genom.

b). Berdasarkan letak sentromer, kromosom dibedakan atas :

• Telosentrik : sentromer terletak di ujung kromosom.

• Akrosentik : sentromer terletak di dekat ujung kromosom

• Submetasentrik : sentromer dekat pada salah satu ujung kromosom

• Metasentrik : sentromer terletak di tengah-tengahkromosom

13

Gambar 8: Bentuk Kromosom dan letak Sentromer

2.3.2 Jumlah Kromosom
Dalam setiap makhluk hidup terdapat jumlah kromosom yang bervariasi.

Jumlah kromosom yang terdapat pada berbagai organisme dapat dilihat pada tabel 1
di bawah ini.

Gambar 9: Jumlah Kromosom pada Beberapa Makhluk Hidup

2.4 Mind Map
2.4.1 Pengertian Mind Map

Mind mapping adalah salah satu metode belajar yang dirancang dengan cara
memetakan informasi dalam bentuk grafis. Mind mapping dapat dipetakan menggunakan
garis percabangan, gambar, maupun kata kunci yang saling berkaitan dengan konsep atau
ide utamanya.

Mind mapping akan membantu seseorang dalam berbagai hal seperti merencanakan,
berkomunikasi, mengingat sesuatu dengan baik, membuat seseorang lebih kreatif dalam
menyelesaikan masalah, memusatkan perhatian, menyusun dan menjelaskan pikiran, serta
mempelajari segala sesuatu dengan lebih cepat dan efisien. Berikut ini beberapa pengertian
mind mapping menurut para ahli:
1. Menurut Melvin L. Siberman

14

Mind Map merupakan Langkah kreatif yang akan membantu seseorang dalam
memproduksi banyak ide-ide menarik, memudahkan dalam mempelajari sesuatu hingga
memudahkan dalam merencanakan berbagai penelitian untuk project baru yang sedang ia
jalankan.
2. Menurut Tony Buzan

Mind Map adalah suatu cara mengembangkan kegiatan berpikir serta menangkap
berbagai pikiran dalam berbagai sudut. Pengertian Mind Mapping juga akan mengarah
pada cara bagaimana mengasah cara berpikir yang divergen dan kreatif.Mind Map atau
peta pikiran sebagai alat berpikir organisasional yang akan membantu seseorang
menempatkan informasi dalam otaknya kemudian mengambil informasi tersebut
kapanpun ia membutuhkannya.
3. Menurut Bobby De Porter dan Mike Hernacki

Mind Maping sebagai salah satu teknik mencatat yang akan membantu seseorang
dalam memetakan pikiran kreatifnya secara efektif kemudian memadukan dan
mengembangkan potensi kerja otak baik otak kanan maupun otak kiri di dalam diri
seseorang.
4. Menurut Caroline Edward

Mind maping adalah segala cara paling efektif dan efisien untuk memasukan,
menyimpan dan mengeluarkan data dari atau ke otak. Sistem ini bekerja sesuai cara kerja
alami otak kita, sehingga dapat mengoptimalkan seluruh potensi dan kapasitas otak
manusia. Dengan menggunakan metode mind mapping akan memudahkan seseorang
dalam melihat gambaran besar suatu ide. Dapat mengoptimalkan otak kanan dan otak
kiri, karena mind map bekerja dengan gambar, warna dan kata-kata sederhana. Mind
mapping sebagai cara kreatif dan solusi terbaik bagi seseorang yang ingin menyusun
beragam informasi agar lebih mudah dipahami. Ia juga Mempertajam daya analisa dan
logika karena tidak lagi dituntut mencatat buku sampai habis kemudian menghafalnya.
Selain itu Mind mapping juga merangsang sisi kreatif seseorang lewat penggunaan garis
lengkung, warna dan gambar. Selain itu, mind mapping mampu meningkatkan
kemampuan seseorang dalam berimajinasi, mengingat, berkonsentrasi, membuat catatan,
meningkatkan minat sekaligus mampu menyelesaikan persoalan. Mind mapping juga
akan membuat seseorang terbiasa mencatat dan menyusun sejumlah informasi penting
dari suatu konsep atau ide utama yang ia pelajari. Mind maping memudahkan seseorang
dalam menyajikan dan mengkomunikasikan suatu informasi, baik untuk diri sendiri
maupun orang lain. Jika telah terbiasa melihat gambaran besar dari suatu konsep atau ide
utama, kamu juga kemudian akan terbiasa menyelesaikan berbagai masalah yang
kompleks.

2.4.2 Manfaat Mind Map

1. Melatih diri memahami berbagai informasi penting
Mind mapping memberikan banyak manfaat dalam proses belajar karena akan

membuatmu terbiasa mengorganisasikan dan mengelompokkan informasi-informasi
penting dari konsep atau ide utama materi pelajaran. Jika telah terbiasa menyusun
informasi-informasi penting ini konsentrasi secara otomatis akan meningkat. Selain itu,
informasi-informasi penting yang dipetakan menggunakan mind mapping juga akan
memudahkan seseorang dalam membuat rencana serta membangun kerangka kerja
dengan lebih cepat dan efektif. Membantu setiap penggunanya dalam memahami
konsep maupun permasalahan yang sangat kompleks. Selain itu, cara ini juga mampu
membantu penggunanya dalam memecahkan masalah yang kompleks tersebut.
Sehingga, cara ini akan sangat bermanfaat ketika diterapkan ke dalam proses
manajemen proyek, rapat dan lain-lain

15

2. Meningkatkan ketelitian dalam menyusun informasi
Dengan membuat mind mapping secara mandiri, secara tidak langsung akan

melatih kemampuan pengaturan informasi yang didapat. Dalam hal ini, kamu bisa
mengelompokkan suatu informasi sesuai dengan kategori tema yang dibahas. Dengan
demikian, kamu akan mulai terbiasa dengan menyusun informasi secara rapi dan tertata
3. Meningkatkan kemampuan seseorang dalam memahami sesuatu

Mind mapping sangat bermanfaat dalam meningkatkan fungsi kerja otak, jika
seseorang telah terbiasa membuat mind map maka secara otomatis ia akan lebih cepat
dalam memproses atau memahami materi yang sedang ia pelajari. Penggunaan kata
kunci yang sederhana pada mind mapping juga akan membantumu dalam mengingat
materi-materi penting yang berkaitan dengan ide utamanya
4. Meningkatkan kreativitas dan produktivitas

Dengan menggunakan mind map yang kreatif dalam menyajikan dan mengolah
informasi-informasi penting dari suatu konsep. Misalnya menggunakan bentuk grafis
yang berisi gambar, kata kunci, dan frasa penting secara tidak langsung juga akan
mengasah kreativitas. Selain itu membuat mind map juga akan membuatmu lebih
produktif. Saat membuat mind map, kamu perlu menentukan model percabangan,
memilih warna, menentukan kata kunci, dan memilih kalimat penting. Proses tersebut
kemudian dapat menjadi motivasi kamu untuk lebih produktif dan membuat aktivitas
belajar menjadi tidak membosankan
5. Menghemat waktu

Lewat pembuatan peta konsep yang rapi dan terstruktur, akan memudahkan serta
menghemat waktu untuk mempelajari ulang materi yang telah dibaca sebelumnya.
Dengan demikian, kamu bisa menggunakan sisa waktu yang lain untuk mempelajari
materi yang berbeda. Mind Mapping juga dapat diaplikasikan dalam berbagai macam
hal. Tak hanya digunakan sebagai pembelajaran sebuah materi sekolah maupun kuliah.
Metode mind mapping ini juga cukup efektif untuk menyusun rencana bisnis dan
pemasaran. Pada buku 7 Rahasia Mind Map – Membuat Anak Genius, Grameds akan
mempelajari berbagai dasar dalam pembuatan mind map yang baik

2.4.3 Jenis-jenis Mind Map

Mind mapping akan secara efektif membantu seseorang mengingat berbagai macam
hal yang semula rumit dengan cara yang paling sederhana. Dengan demikian, materi yang
dipelajari kemudian dapat bertahan lama di pikiran dengan hanya membaca satu kata kunci
atau melihat peta konsep yang telah dibuat sebelumnya. Berikut ini beberapa jenis mind
mapping yang dapat dipilih seperti berikut ini:
1. Mind Map Silabus

Mind map silabus adalah sebuah jenis mind mapping yang mendukung menerima
suatu gambaran berhubungan apa yang dikerjakan dan biasanya mind mapping ini
dikerjakandengan ukuran besar dan ditempel di dinding. Jenis peta konsep ini sering
juga disebut dengan pemetaan makro. Keberadaan mind mapping silabus ini digunakan
untuk membantu memberikan gambaran mengenai apa yang telah dipelajari.
2. Mind Map Bab

Mind mapping bab, keberadaannya dibuat berdasarkan rangkaian bab yang sudah
dipelajari sebelumnya. Peta konsep jenis ini biasanya dibuat dengan meringkas poin-
poin penting dalam sebuah pembelajaran dengan tujuan untuk mempermudah pada saat
mengingatnya.
3. Mind Map Paragraph

Mind Map ini memberikan informasi dengan cara yang lebih lengkap dan
mendetail. Tak hanya dapat melihat keterangan ringkas dari setiap bab yang dipelajari

16

namun juga keterangan dari masing-masing bab tersebut

2.4.4 Langkah-langkah Membuat Mind Map

Mind Mapping dapat diartikan sebagai proses memetakan pikiran untuk
menghubungkan konsep permasalahan tertentu dari cabang korelasi konsep menuju suatu
pemahaman dan hasilnya dituangkan langsung agar mudah dimengerti oleh si pembuatnya.
Dengan membuat mind map akan sangat membantu bagi seseorang untuk memahami lebih
baik materi pembelajarannya. Dengan Mind map memungkinkan otak untuk menggunakan
semua gambar dan asosiasi dalam pola radial dan jaringan sebagaimana otak dirancang.

Berikut ini beberapa Langkah yang harus dilakukan dalam merancang mind mapping
terbaik:
1. Pastikan peralatan sudah lengkap

Siapkan peralatan sebelum membuat mind mapping tentu sangat penting.
Peralatan yang dibutuhkan dalam membuat mind map adalah kertas gambar persegi
panjang, spidol berwarna atau pensil warna den tentunya buku/kertas karton/kertas
manila.
2. Tentukan tema mind mapping

Tentukan konsep ataupun tema besar yang akan menjadi inti utama dari mind
map. Temukan juga poin penting di tiap bab dan sub bab ketika membuat mind
mapping. Letakkan tema utama di tengah gambar sebagai pusatnya. Memulai dari
tengah memberi kebebasan kepada otak untuk berkreasi menjabarkan peta pikiran.
Dari tema utama, akan muncul tema-tema turunan yang masih berkaitan dengan tema
utama. Agar map mapping hasilnya lebih maksimal, hubungkan cabang-cabang utama
ke gambar pusat. Setiap cabang utama bisa dibuat percabangan lagi sesuai dengan
konsep yang dibahas. Dengan menghubungkan cabang-cabang, kamu akan lebih
mudah mengerti dan mengingat.
3. Pastikan untuk menempatkan tema besar itu di tengah-tengah kertas atau papan tulis

Hal ini bertujuan untuk memudahkan penulisan cabang lain. Bila media yang
Anda gunakan berbentuk vertikal, Anda bisa menempatkan tema utama pada bagian
atas, sehingga mind map nantinya akan menurun ke bawah. Tentukanlah Sub-tema
nya Setelah Anda selesai menentukan tema utama, maka Anda juga harus menentukan
tema turunan yang akan dihubungkan dengan suatu garis cabang. Saat membuat caban
tema ini, usahakan untuk tidak membuat garis yang lurus. Tujuannya adalah agar mind
map Anda tidak terlalu kaku dan lebih memudahkan Anda dalam memahami konteks
isinya.
4. Temukan hubungan antara setiap tema dan tandai dengan garis, warna atau simbol
gambar atau foto untuk ide sentral

Sebuah gambar sentral akan lebih menarik yang akan membuat tetap focus dan
membantu mengaktifkan otak.
5. Memanfaatkan penggunaan warna yang beragam

Warna membuat peta pikiran lebih hidup, menambah energi kepada pemikiran
kreatif, dan menyenangkan. Penggunaan warna yang menarik adalah salah satu tips
agar mind map dapat digunakan semaksimal mungkin. Sebagai contoh, saat membuat
mind map dengan tema utama marketing maka sub tema yang dapat digunakan adalah
digital marketing, content marketing, dan lain-lain dengan menggunakan warna hijau
dan merah. Saat menggunakan warna pada sub-tema atau pada berbagai topik tertentu,
nantinya otak akan lebih mudah dalam mengasosiasikannya dengan topik yang
bersangkutan. Jika tidak mempunyai pensil ataupun spidol warna, kamu masih
bisamenggunakan stiker atau post-it untuk membedakan masing-masing tema.
6. Gunakan garis melengkung

17

Dalam membuat mind mapping buatlah garis hubung dengan cara melengkung,
bukan garis lurus yang akan membuat otak mudah merasa bosan. Cabang-cabang yang
melengkung dan organis, seperti cabang-cabang pohon tentunya akan jauh lebih
menarik dan menyenangkan bagi mata sehingga tidak lekas membuat jenuh.
7. Gunakan satu kunci untuk setiap garis

Kata kunci tunggal memberi lebih banyak daya dan fleksibilitas pada peta pikiran.
Saat menggunakan kata tunggal dalam mind mapping, setiap kata ini akan lebih bebas
dan karenanya lebih bisa memicu ide/pikiran baru.
8. Jangan Langsung membuat mind map di kertas

Ketika membuat mind mapping, jangan langsung membuatnya di kertas yang
digunakan untuk menggambar, draft peta pikiran terlebih dahulu di kertas buram.
Rencanakan tempat peletakan bagan-bagan dan percabangan dengan sebaik-baiknya.

2.4.5 Teori Pendukung Mind Map

Mind Map sebagai suatu metode yang mendorong keaktifan dan kekreatifan
seseorang dalam membuat catatan peta pemikirannya serta mampu mengolah informasi
tersebut kapanpun ia membutuhkannya. Metode ini lebih mengutamakan kepada proses
pemahaman sehingga model pembelajaran dengan mind map termasuk dalam teori belajar
kognitivisme yang dikembangkan oleh Piaget, Vygotsky, Ausubel.

Berikut ini beberapa teori lainnya yang mendukung teori mind mapping
1. Teori Piaget

Teori ini menyatakan bahwa pengetahuan datang dari tindakan, dan
perkembangan kognitif seseorang sebagian besar bergantung pada seberapa jauh
seseorang memanipulasi dan aktif berinteraksi dengan lingkungannya. Dengan mind
mapping seseorang kemudian akan membangun sendiri skema pemikirannya dan
membangun konsep-konsep melalui pengalamannya.
2. Teori Vygotsky

Seseorang membentuk pengetahuan dari apa yang ia ketahui bukan hasil copy dari
apa yang mereka temukan di lingkungan, Pandangan Vygotsky dan ahli psikologi
kognitif strategi terbaik dalam mempelajari sesuatu adalah:
a. Pengetahuan awal sangat berperan dalam pproses belajar
b. Pemahaman tentang pengetahuan serta perbedaan diantaranya
c. Membantu menjelaskan tentang pengetahuan yang ia terima, kemudian memecah

dan memprosesnya di dalam sistem memori otak
3. Teori David ausebel

Teori kognitif David P. Ausubel mengemukakan bahwa belajar dengan hafalan
berbeda dengan praktek langsung. Menghafal akan membuat seseorang mendapat
informasi kemudian memprosesnya ke dalam struktur kognitif belajar. Hafalan sebagai
suatu proses belajar yang dilakukan dengan mengingatkan kata demi kata. Sedangkan
praktek adalah rangkaian proses belajar yang memberikan hasil bermakna. Belajar
dikatakan bermakna jika informasi yang dipelajari siswa disusun sesuai dengan
struktur kognitif siswa, sehingga dapat mengaitkan pengetahuan baru tersebut dengan
struktur kognitifnya.

III. RANGKUMAN

Gen merupakan unit terkecil materi genetik dan terdapat dalam setiap lokus yang khas
pada kromosom dan berperan penting dalam mengontrol sifat-sifat individu yang diturunkan.
Sedangkan alel merupakan gen-gen yang terdapat pada lokus yang bersesuaian.

18

DNA berperan sebagai pembawa informasi genetik dari satu generasi ke generasi lain
yang tersusun atas unit-unit nukleotida. Di mana sebuah nukleotida tersusun atas gugusgula
deoksiribosa, gugus asam fosfat , serta basa nitrogen.

Komponen penyusun basa nitrogen yang tersusun atas basa purin dan basa pirimidin.
Basa purin tersusun atas guanin (G) dan adenin (A), sedangkan basa pirimidin tersusun
atas timin (T) dan sitosin atau Cytosine (C).

DNA memiliki kemampuan untuk bertranskripsi menjadi RNA. RNA merupakan
polinukleotida yang tersusun atas gula ribosa, gugus phosfat dan basa nitrogen yang tersidi
dari basa purin, yaitu, adenin dan guanin serta basa pirimidin, yaitu sitosin dan urasil.
Selain itu DNA juga memiliki kemampuan bereplikasi. Replikasi tersebut terdiri dari tiga
hipotesis, yaitu menurut teori dispersive, konservatif dan semi konservatif.

Terdapat tiga jenis RNA yaitu RNAd, RNAt dan RNAr. Ketika sel akan membelah,
benang kromatin menebal dan memendek yang disebut kromosom. Setiap spesies memiliki
jumlah kromosom yang khas. Berdasarkan penggolongannya, kromosom dapat dibedakan
berdasarkan letak sentromer dan jenisnya

Mind mapping adalah salah satu metode belajar yang dirancang dengan cara
memetakan informasi dalam bentuk grafis. Mind mapping dapat dipetakan menggunakan
garis percabangan, gambar, maupun kata kunci yang saling berkaitan dengan konsep atau
ide utamanya.

Mind mapping akan membantu seseorang dalam berbagai hal seperti merencanakan,
berkomunikasi, mengingat sesuatu dengan baik, membuat seseorang lebih kreatif dalam
menyelesaikan masalah, memusatkan perhatian, menyusun dan menjelaskan pikiran, serta
mempelajari segala sesuatu dengan lebih cepat dan efisien

IV. PENUGASAN MANDIRI

Buatlah model tiga dimensi struktur DNA dan RNA menggunakan bahan sederhana seperti

gambar di bawah ini!

Model RNA Model DNA

19

V. LATIHAN SOAL

Latihan Pilihan Ganda

Petunjuk:
Pilihlah salah satu jawaban yang dianggap paling tepat!

1. Gen merupakan komponen kimiawi dalam sel yang diekspresikan oleh sel dalam
bentuk ...
a. karbohidrat
b. protein
c. lemak
d. asam nukleat
e. hormon

2. Suatu organisme memiliki jumlah kromosom sebanyak 54 buah. Apabila organisme
tersebut berjenis kelamin betina, maka gonosom yang terdapat pada sel kelaminnya
adalah...
a. 52 AA + XX
b. 52 A + X
c. 52 A + XX
d. 26 AA + XX
e. 26 A + X

3. Yang berperan penting dalam penentuan faktor hereditas pada DNA adalah ...
a. jenis ikatan hidrogennya
b. gugus fosfatnya
c. jenis gula pentosanya
d. rantai nukleotidanya
e. urutan kombinasi basa nitrogen

4. Apabila seseorang dilahirkan dalam keadaan cacat dan pertumbuhannya abnormal,
dapat dikatakan bahwa anak tersebut secara genetik mengalami kelainan yang
kemungkinan besar disebabkan oleh ...
a. DNA salah mereplikasi utas yang akan digandakan
b. mRNA salah menerima informasi genetik
c. mRNA keliru dalam mengambil cetakan tRNA
d. tRNA keliru dalam menterjemahkan kode genetik
e. rRNA keliru dalam mensintesis asam amino

5. Suatu fragmen DNA terdiri atas 4 pasang nukleotida. Pernyataan yang seusai terkait
fragmen tersebut adalah ...
a. dibutuhkan 8 basa nitrogen
b. terdapat 4 ikatan hidrogen
c. dapat terbentuk 8 macam asam amino
d. dibutuhkan 4 gula pentosa
e. mempunyai 8 jenis basa purin dan 8 jenis basa pirimidin

6. Pernyataan berikut yang tepat dalam hal perbedaan replikasi DNA pada sel prokariot
dan eukariot adalah ...
a. pada sel prokariot, sel-sel yang membelah akan menerima seluruh replikasi DNA

20

b. replikasi DNA pada sel prokariot sepenuhnya akan diatur pada saat pembelahan
sel

c. pada sel eukariot, replikasi DNA hanya terjadi pada fase S
d. pada saat interfase aktivitas telomerase pada saat replikasi DNA pada sel eukariot

akan menyebabkan pemanjangan kromosom
e. aktivitas telomerase pada saat replikasi DNA pada sel eukariot akan

menyebabkan pemanjangan kromosom

7. Peranan kromosom tidak dapat dihilangkan dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Salah satunya sebagai fungsi dasar analisis kromosom suatu organisme, yaitu dalam
hal...
a. menentukan kedekatan dalam hal anatomi organisme
b. mengetahui komposisi fisik yang dapat menyebabkan perubahan
kromosom
c. mengetahui kandungan DNA yang terdapat dalam kromosom
d. mengetahui variasi dalam populasi dalam hal keragaman genetik suatu
spesies
e. sebagai dasar analisis dan diagnosis penyakit genetis pada manusia

8. Berikut yang bukan termasuk manfaat mind mapping adalah….
a. melatih diri memahami berbagai informasi penting
b. meningkatkan ketelitian dalam menyusun informasi
c. meningkatkan kemampuan seseorang dalam memahami sesuatu
d. meningkatkan kreativitas dan produktivitas
e. memakan waktu yang lama

9. Berikut ini yang termasuk jenis-jenis mind mapping adalah….
a. mind map sub bab
b. mind map silabus
c. mind map materi pokok
d. mind map kalimat
e. mind map materi ajar

10. Berikut ini yang termasuk komponen yang diperlukan dalam penyusunan mind map
adalah, kecuali….
a. menyiapkan pensil warna
b. menyiapkan penggaris
c. menyiapkan kertas manila/karton
d. menentukan tema
e. menggunakan garis melengkung

Latihan Essay dengan alternatif
21
Petunjuk:
Kerjakan semua soal di bawah ini di atas kertas, kemudian cocokan
jawaban!

1. Sebutkan bagian-bagian dari kromosom!
2. Tuliskan susunan kromosom yang terdapat pada pria dan wanita!

3. Jelaskan 3 fungsi gen sebagai sebuah materi hereditas!
4. Sebutkan perbedaan DNA dan RNA!
5. Apa perbedaan replikasi DNA menurut teori konservatif, semi konservatif dan

dispersive?

VI. PENILAIAN DIRI

Petunjuk:
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggung jawab serta berilah
tanda (√) pada setiap pertanyaan di bawah ini!

NO Pertanyaan Jawaban
Ya Tidak
01. Apakah Anda telah memahami perbedaangen dan
alel, DNA dan RNA dengan baik?

02. Apakah Anda telah mengidentifikasi materi-materi
yang sudah dan belum anda kuasai pada materi gen,
alel, DNA, RNA, dan kromosom?

03. Apakah Anda telah menganalisis hubungandiantara
setiap materi pada kegiatan pembelajaran I?

04. Apakah Anda telah menganalisis materi- materi
yang butuh pendalaman dan tidak?

05. Apakah Anda telah mampu membuat modelstruktur
DNA?

Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review
pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".
Bila semua jawaban "Ya", maka Anda telah menguasai materi pada modul ini dengan
baik..

22

EVALUASI

1. Gen merupakan komponen kimiawi dalam sel yang diekspresikan oleh sel dalam bentuk...
a. Asam Nukleat
b. Protein
c. Lemak
d. Karbohidrat
e. Hormon

2. Jika sel kuda memiliki 64 kromosom, formula kromosom kuda jantan adalah….
a. 31 A + X
b. 31 AA + Y
c. 31 A + XY
d. 31 AA + XY
e. 62 A + Y

3. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai DNA dan RNA adalah ….
a. terdapat di dalam inti sel
b. tersusun atas gula pentosa, asam fosfat, dan basa nitrogen
c. memiliki ikatan basa nitrogen
d. dapat bertranskripsi
e. berperan langsung dalam proses translasi sistesis protein

4. Perhatikan gambar kromosom lalat Drosophila melanogaster berikut!

Yang merupakan kromosom penentu jenis kelamin adalahnomor


a. 7 dan 8
b. 3 dan 4
c. 5 dan 6
d. 5 dan 7
e. 1 dan 2

5. Komponen DNA yang tersusun atas phosfat, gula, dan basa nitrogen membentuk...
a. nukleosida
b. polypeptide
c. nukleotida
d. ikatan hidrogen
e. double helix

23

6. Letak DNA dalam sel yaitu...
a. terletak dalam sitoplasma, inti, terutama dalam ribosom
b. terdapat dalam inti sel pada kromosom dan dalam sitoplasma
c. terdapat dalam inti sel, terutama pada kromosom
d. terdapat dalam inti sel, terutama dalam ribosom
e. terdapat dalam sitoplasma terutama pada ribosom

7. Bahan dasar DNA adalah....
a. gula, basa nitrogen, dan guanin
b. gula, fosfat, dan basa nitrogen
c. purin, basa nitrogen, dan guanin
d. adenin, timin dan, basa nitrogen
e. fosfat, sitosin, dan timin

8. Pernyataan berikut yang benar tentang sifat-sifat gen adalah, kecuali....
a. dapat replikasi
b. sifatnya ditentukan oleh kombinasi basa nitrogen
c. merupakan zarah tersendiri di dalam kromosom
d. membawa informasi genetik
e. terdapat di luar kromosom

9. Perhatikan gambar struktur kromosom berikut ini.

Bagian sentromer ditunjukkan oleh nomor ....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

10. Jika seorang laki-laki memiliki susunan kromosom 44A+XY di setiap sel-sel
tubuhnya, maka susunan kromosom sel spermanya adalah….
a. 22A + XY
b. 11AA + Y
c. 22AA + X
d. 22AA + Y
e. 11A + Y

11. Berikut yang bukan termasuk manfaat mind mapping adalah….
a. melatih diri memahami berbagai informasi penting
b. meningkatkan ketelitian dalam menyusun informasi
c. meningkatkan kemampuan seseorang dalam memahami sesuatu

24

d. meningkatkan kreativitas dan produktivitas
e. memakan waktu yang lama
12. Berikut ini yang termasuk jenis-jenis mind mapping adalah….
a. mind map sub bab
b. mind map silabus
c. mind map materi pokok
d. mind map kalimat
e. mind map materi ajar

13. Berikut ini yang termasuk komponen yang diperlukan dalam penyusunan mind
map adalah, kecuali….
a. menyiapkan pensil warna
b. menyiapkan penggaris
c. menyiapkan kertas manila/karton
d. menentukan tema
e. menggunakan garis melengkung

14. Mind Map yang memberikan informasi dengan cara yang lebih lengkap dan
mendetail termasuk jenis mind map….
a. paragraph
b. bab
c. sub bab
d. materi pokok
e. silabus

15. Berikut ini adalah tokoh-tokoh kognitivisme yang mendukung teori mind mapping,
kecuali….
a. Jean piaget
b. Vygotsky
c. David ausebel
d. Wicaksono
e. Jerrome brunner

25

KUNCI JAWABAN

Latihan Pilihan Ganda
1. B
2. C
3. E
4. B
5. A
6. A
7. E
8. E
9. B
10. B

Latihan Esay
1. Bagian-bagian dari kromosom: telomer, matriks, selaput, sentromer, kromatida
2. Susunan kromosom yang terdapat pada pria 44A + XY dan wanita 44A + XX
3. 3 fungsi gen sebagai sebuah materi hereditas adalah dapat replikasi, pembawa
informasi genetik dan sifatnya ditentukan oleh kombinasi basa nitrogennya
4. Perbedaan DNA dan RNA

5. Perbedaan replikasi menurut teori semi konservatif, konservatif dan dispersiv adalah:

26

Evaluasi
1. B
2. D
3. B
4. A
5. C
6. C
7. B
8. E
9. A
10. B
11. E
12. B
13. B
14. A
15. D

27

DAFTAR PUSTAKA

Adisoenarto Soenartono. 1988. Genetika, Edisi ketiga. Jakarta: Erlangga.
Belk, C. & Borden, V.. (2003). Biology for Science. New York: Prentice Hall
Biggs, Alton., etc. 2008. Biology. New York: Mc Graw Hill Companies
Campbell, N. A., & Reece, J. B. 2011. Biology. San Francisco, California:

Benjamin Cummings
Crowder L. V. 1982. Genetika Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press.
Kee, L.H. (2002). The Living Science. Singapore: Pearson Education Asia Pte.

Ltd
Reece, J. B., Urry, L.A., Cain, M. L., Wasserman, S.A., Minorsky, P.V., &

Jackson, R. B. (2017). CampbellBiology 11th Edition. Lake Ave. Poerson
Education,Inc
Standfield, W. D. 1991. Genetika: Teori dan Soal-Soal.
Erlangga: Jakarta.
Suryo. 1984. Genetika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Suryo. 2005. Genetika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Suhardi, D. (2007). Genetika. Bandung : PPPG IPA
Sylvia S Mader. 2010. Biology 10 th edition. New York : The McGraw-
Hill Companies
Wildan Yatim. 1991. Genetika. Bandung: Tarsito.
https://roboguru.ruangguru.com/forum/perhatikan-gambar-kromosom-lalat
drosophila-berikut-yang-merupakan-kromosom-penentu-jenis-kelamin_FRM-
DGVJB0VE
https://www.wetyyuningsih.com/2021_09_11_archive.html
https://babab.net/artikel/perbedaan-dna-dan-rna-dalam-bentuk-tabel-qn3d.html

28

29

30

31

32

33

34


Click to View FlipBook Version