The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Aksi Nyata Modul 1.1 Penerapan Pemikiran KHD di Kelas dan Sekolah

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by r.rinipujiastutik22, 2022-11-24 20:45:49

Aksi Nyata Modul 1.1 Penerapan Pemikiran KHD di Kelas dan Sekolah

Aksi Nyata Modul 1.1 Penerapan Pemikiran KHD di Kelas dan Sekolah

AKSI NYATA MODUL 1.1
Penerapan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
Di Kelas dan Sekolah

Jurnal Refleksi

Penerapan Model-Model Pembelajaran
Permainan Yang Menyenangkan
Berpusat Pada Murid
di Kelas

Penulis :
RINI PUJIASTUTIK, S.Pd
SDN 1 Plosorejo
CGP 7 Blora - Jawa Tengah

Pengajar Praktik :
HAYUNITA NIKI FADHILLA, S.Pd, M.Pd

Fasilitator :
RAHAJU MURDIJARTI,

Contact Person:
An. Rini Pujiastutik, S.Pd
E-mail : [email protected]

Jurnal Refleksi

Aksi Nyata Modul 1.1 Penerapan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara di Kelas dan Sekolah
Penerapan Pembelajaran yang Berpusat Pada Murid dan Menyenangkan di Kelas

Oleh :











RINI PUJIASTUTIK, S.Pd
SDN 1 Plosorejo

Calon Guru Penggerak Angkatan 7 Blora , Jawa Tengah
2022

A. Latar Belakang
Pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada masa pandemi covid-19 selama hampir dua

tahun memberikan pengaruh yang kurang baik bagi proses pembelajaran di sekolah.
Kondisi saat itu mengakibatkan penerapan model pembelajaran jarak jauh dilaksanakan
secara daring melalui pertemuan virtual maupun luring melalui kunjungan rumah.
Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan secara daring memberi dampak yang
signifikan, salah satunya murid menjadi ketagihan gawai (smartphone). Selain itu kegiatan
pembelajaran melalui kunjungan rumah juga mengakibatkan murid kurang bersemangat
untuk kembali belajar disekolah secara rutin.

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) telah dinyatakan selesai. Murid sudah
diperbolehkan kembali belajar secara tatap muka di sekolah. Berawal dengan tatap muka
terbatas, dan kini telah diizinkan dengan jam tatap muka 6JP per hari. Akan tetapi
permasalahan baru muncul, yaitu semangat dan motivasi murid dalam belajar menurun.

Aktivitas pembelajaran murid di SDN 1 Plosorejo, terutama di kelas I mengalami
penurunan. Murid-murid kurang bersemangat ketika mengikuti pembelajaran di kelas, dan
sangat bersemangat ketika bel istirahat atau bel pulang berbunyi. Sebagai seorang
pendidik, saya sering emosi dan marah-marah sendiri ketika murid-murid tidak
memperhatikan dan memahami apa yang disampaikan. Terlebih lagi mereka sering kali
bertanya pukul berapa mereka akan pulang.

Pada saat ini, saya mendapatkan kesempatan untuk belajar kembali pada pendidikan
calon guru penggerak angkatan 7. Pendidikan ini dimulai dengan mempelajari modul 1.1
yaitu Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Dalam modul tersebut berisi tentang
Pemikiran-Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan. Setelah kurang lebih dua
minggu mendalami modul tersebut,pola pemikiran saya mulai terbuka. Hal-hal yang sudah
saya lakukan selama ini ternyata keliru. Oleh karena itu, saya berusaha untuk mengubah
dan memperbaikinya.

Untuk meningkatkan semangat serta motivasi belajar pada murid haruslah dilakukan
secara sadar dan tanpa paksaan. Oleh karena itu, saya melakukan aksi nyata perbaikan
pembelajaran yang sesuai dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara yaitu menerapkan
model-model pembelajaran yang berpusat pada murid dan menyenangkan di kelas.

B. Deskripsi Aksi Nyata
1. Model Pembelajaran Permainan
1.1 Model Pembelajaran Permainan Rolling Ball
Pembelajaran dengan metode permainan rolling ball merupakan suatu metode
pembelajaran yang mampu menghilangkan kejenuhan murid dan meningkatkan
semangat serta keaktifan murid baik secara fisik maupun psikis dalam proses
pembelajaran yaitu murid dibentuk menjadi satu lingkaran besar, kemudian guru
melemparkan bola berisi kartu soal pada salah satu siswa, yang kemudian dilemparkan
lagi pada siswa yang lain. Kegiatan ini dilakukan sambil bernyanyi bersama, setelah guru
mengatakan “ stop “, murid yang memegang bola harus menjawab pertanyaan yang
terdapat dalam bola. Murid yang berhasil menjawab benar akan mulai melempar kembali
bola ke teman-temannya.
1.2 Model Pembelajaran sambil bernyanyi
Pembelajaran dengan metode belajar sambil bernyanyi adalah salah satu metode
pembelajaran yang mampu menghilangkan kejenuhan murid dan meningkatkan
semangat serta keaktifan murid baik secara fisik maupun psikis dalam proses
pembelajaran yaitu murid akan menghapalkan materi yang diajarkan sambil bernyanyi
sehingga seolah-olah mereka sedang bernyanyi bukan belajar. Kegiatan ini cukup
menarik bagi anak-anak kelas 1 mengingat mereka masih dalam masa tahap
perkembangan awal yang suka bermain dan bernyanyI.

2. Tujuan Penerapan Model Pembelajaran Permainan
Adapun tujuan dari penerapan model pembelajaran rolling ball dan belajar sambil
bernyanyi adalah untuk meningkatkan semangat serta keaktifan murid di kelas.
Permainan-permainan tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim pembelajaran yang
menyenangkan dan berpusat pada murid.

3. Tolak Ukur
Indikator keberhasilan dari penerapan model pembelajaran permainan rolling ball dan belajar
sambil bernyanyi adalah tumbuhnya semangat serta keaktifan murid dalam proses
pembelajaran. Selain itu suasana kelas yang menyenangkan dan tidak ada keterpaksaan murid
dalam mengikuti pembelajaran. Diharapkan model-model permainan tersebut dapat diterapkan
oleh rekan-rekan guru di kelas mereka masing-masing.

C. Hasil dari Aksi Nyata yang Dilakukan
Hasil dari kegiatan aksi nyata sebagai berikut :
1. Terlaksananya pembelajaran yang menyenangkan di kelas.
2. Terlaksananya pembelajaran yang berpusat pada murid.
3. Meningkatnya semangat serta keaktifan murid selama proses pembelajaran.

D. Pembelajaran yang diperoleh dari Pelaksanaan Aksi Nyata
Pembelajaran yang diperoleh dari pelaksanaan aksi nyata tersebut yaitu sebagai seorang
pendidik kita haruslah memahami kebutuhan murid. Seorang guru harus memahami tahap
perkembangan anak dan kebutuhan anak sesuai tahap perkembangannya. Anak-anak pada
kelas rendah berada pada tahap wiraga sehingga mereka memerlukan kegiatan pembelajaran
yang banyak melibatkan aktifitas fisik. Guru harus menciptakan proses pembelajaran yang
menyenangkan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan menerapkan berbagai model-model
pembelajaran yang berbasis permainan. Karena salah satu kodrat anak adalah bermain. Dengan
mengintegrasikan pembelajaran dengan permainan akan menumbuhan rasa senang pada
murid sehingga semangat, motivasi, serta keaktifan murid akan meningkat dalam proses
pembelajaran.

E. Rencana Perbaikan untuk di Masa Mendatang
Di masa mendatang akan memperbanyak penerapkan model-model pembelajaran yang lebih
bervariasi dan berpusat pada murid. Sehingga murid tidak bosan dengan model pembelajaran
di kelas dan merasa senang belajar di sekolah.

F. Dokumentasi Proses dan Hasil Pelaksanaan
Dokumentasi ini berisi foto-foto dari seluruh rangkaian kegiatan aksi nyata yang telah
dilaksanakan (terlampir).

LAMPIRAN DOKUMENTASI FOTO AKSI NYATA
A. Mempersiapkan Perlengkapan Aksi Nyata

LAMPIRAN DOKUMENTASI FOTO AKSI NYATA
B. Pelaksanaan Pembelajaran yang Berpusat pada Murid melalui permainan dan nyanyian


Click to View FlipBook Version