The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dindarahmadani37, 2022-06-21 23:28:13

bahan ajar diferensiasi sosial

_E-modul-dikonversi

BAHAN AJAR

MATA PELAJARAN : SOSIOLOGI
KELAS/SEMSTER : XI IPS / 1
MATERI POKOK : DIFERENSIASI SOSIAL
PENYUSUN : DINDA RAHMADANI (19058101)

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA
DIREKTORAT PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2022

PETA KONSEP

Diferensiasi Sosial

Definisi Faktor Wujud / bentuk Dampak
pembentukkan Diferensiasi diferensiasi

Diferensiasi ras Diferensiasi Suku
bangsa
Diferensiasi klan
(marga) Diferensiasi agama

Diferensiasi gender Diferensiasi profesi

PENDAHULUAN

A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran : Sosiologi

Kelas XI

Alokasi Waktu : 3 x 45 menit

Judul Modul : Diferensiasi Sosial

B. KOMPETENSI DASAR

3.3 Memahami arti penting prinsip kesetaraan untuk menyikapi perbedaan sosial demi
terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis.

3.4 Menerapakan prinsip-prinsip kesetaraan untuk mengatasi perbedaan sosial dan
mendorong terwujudnya kehidupan sosial yang damai dan demokrastis

C. Deskripsi Singkat Materi

Salam jumpa ananda sekalian, kali ini kita akan mempelajari tentang diferensiasi sosial.
Apa itu diferensiasi?

Istilah diferensiasi sudah dikenal oleh bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala. Kitab

Sutasoma yang dikarang oleh Empu Tantular, seorang pujangga besar kerajaan Majapahit, telah
memuat kata-kata indah: “Bhinneka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrwa”. Kata-kata inilah

yang sekarang diadopsi sebagai salah satu prinsip dalam memelihara persatuan dan kesatuan

bangsa, yakni tertulis dalam pita yang dicengkeram oleh lambang negara Indonesia, Pancasila,
yakni “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti “Berbeda-beda tetapi Satu Jua”.

Pada dasarnya diferensiasi menunjukkan adanya keragaman. Bangsa Indonesia memiliki
keragaman yang luar biasa yang merupakan potensi tersendiri bagi pembangunan, baik ditinjau
dari suku, adat istiadat, bahasa, ras, budaya, agama, dan lain sebagainya. Keragaman seperti ini
menunjukkan adanya diferensiasi sosial pada masyarakat Indonesia. Konsep diferensiasi sosial
tidak harus diartikan sebagai suatu diferensiasi derajat dan martabat manusia. Konsep
diferensiasi sosial menunjukkan adanya diferensiasi yang terdapat pada masyarakat tanpa
memandang kelas-kelas sosial yang bersifat hierarchies. Dengan demikian, konsep diferensiasi
sosial lebih diartikan sebagai keragaman yang bersifat horisontal, bukan pembedaan kelas yang
bersifat vertikal.

Agar dapat memahami keseluruhan materi dengan baik simak dengan seksama seluruh
materi yang disajikan.

D. Petunjuk Penggunaan Modul
1. Baca dan pahami kompetensi dasar yang terdapat pada modul
2. Ikuti setiap tahapan pembelajaran
3. Bacalah setiap materi pembelajaran yang terdapat pada modul ini dengan sungguh-

sungguh
4. Kerjakanlah latihan soal untuk menguji pemahaman konsep atau penguasaan kompetensi.
5. Cocokanlah jawaban ananda pada modul ini atau tanyakan pada guru mata pelajaran

sosiologi.
6. Apabila tingkat penguasaanmu mencapai 75% keatas maka lanjutkan materi pada

pembelajaran berikutnya.
7. Apabila tingkat penguasaan ananda belum mencapai 75% ananda harus mengulangi lagi

materi tersebut dan kerjakan tugas soal kegiatan kembali pada jawaban-jawaban yang
belum benar.
8. Kerjakan soal evaluasi yang terdapat pada akhir kegiatan belajar dan cocokan dengan
kunci jawaban.
9. Untuk mengetahui ketuntasan belajar, hitunglah tingkat penguasaan materi dengan
menggunakan rumus sebagai berikut :

N = jumlah skor perolehan x 100%

Skor maksimal

Arti tingkat penguasaan yang siswa capai :

1. 90% - 100% = Baik sekali

2. 75% - 89% = Baik

3. 65% - 74% = Cukup

4. Di bawah 65% = Kurang

KEGIATAN PEMBELAJARAN
DIFERENSIASI SOSIAL

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran ini, diharapkan ananda mampu mendeskripsikan diferensiasi
sosial di masyarakat.

B. Uraian Materi
Pengertian Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial merupakan pembedaan anggota masyarakat secara horizontal, artinya
pembedaan ini masih memiliki derajat atau tingkatan yang sama. Sebagai contoh, pembedaan
masyarakat yang didasarkan pada perbedaan ras, etnis suku bangsa, agama, pekerjaan, dan jenis
kelamin tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah antara satu dengan lainnya.

Pengertian Menurut Ahli

1. Kotler (2007:385)
Diferensiasi sosial adalah salah satu strategi perusahaan untuk membedakan produknya dari
pesaing.
2. Porter
Diferensiasi sosial adalah perusahaan khusus dengan identifikasi merek dan keseimbangan
pelanggan yang disebabkan oleh periklanan, layanan pelanggan, perbedaan produk di masa lalu
atau sekarang karena itu adalah perusahaan pertama yang memasuki sektor ini.
3. Kartajaya
Diferensiasi sosial adalah semua upaya yang dibuat untuk menonjol dari pesaing lain dalam
hal konten (apa yang ditawarkan), konteks (cara menawarkan) dan infrastruktur (aktivator).
4. Kotler
Diferensiasi sosial adalah desain sejumlah perbedaan esensial untuk membedakan penawaran
perusahaan dari pesaing.

5. Lewit
Menurut Lewit, diferensiasi sosial adalah semacam keunggulan kompetitif bagi perusahaan
untuk memenangkan persaingan di pasar dunia.
Faktor Pembentukkan diferensiasi sosial
Dalam masyarakat majemuk (plural society), pengelompokan horizontal yang didasarkan
pada perbedaan ras, etnis (suku bangsa), klan, dan agama disebut dengan istilah kemajemukan
sosial. Pengelompokan berdasarkan perbedaan profesi dan jenis kelamin disebut heterogenitas
sosial. Kemajemukan sosial ditandai dengan adanya perbedaan berdasarkan hal-hal berikut
1. Berdasarkan Ciri Fisik

Diferensiasi ini timbul karena perbedaan ciri-ciri fisik tertentu. Misalnya, warna kulit,
bentuk rambut, bentuk mata, bentuk hidung, dan bentuk rahang. Ciri-ciri fisik seperti itu
disebut ciri-ciri fenotip kuantitatif.

2. Berdasarkan Ciri sosial
Diferensiasi ini timbul karena adanya perbedaan pekerjaan yang menimbulkan perbedaan
cara pandang dan pola perilaku dalam masyarakat. Termasuk di dalam kategori ini adalah
perbedaan peran, prestise, dan kekuasaan. Contohnya, pola perilaku seorang tentara akan
berbeda dengan seorang guru. Pola perilaku seorang dokter akan berbeda dengan seorang
arsitek.

3. Berdasarkan Ciri budaya
Diferensiasi budaya berhubungan erat dengan pandangan hidup suatu m asyarakat
menyangkut nilai-nilai yang dianutnya, seperti religi, sistem kekeluargaan, keuletan, dan
ketangguhan. Hasil dari nilai-nilai yang dianut suatu masyarakat dapat kita lihat dari
pakaian, adat istiadat, bahasa, kesenian, arsitektur, dan agama.

Wujud Diferensiasi atau Bentuk Diferensiasi Sosial
Ada beberapa bentuk diferensiasi sosial. Diantaranya adalah diferensiasi ras, diferensiasi

suku bangsa (etnis, diferensiasi klan (marga), diferensiasi agama, genderdan diferensiasi profesi.
1. Diferensiasi ras

Berarti pengelompokan masyarakat yang bersifat jasmani, berdasarkan ciri-ciri fisiknya
seperti warna kulit, rambut, bentuk tubuh dan wajah. Secara garis besar, manusia dikelompokkan
ke dalam tiga kelompok ras, yaitu ras Mongoloid, Negroidl dan Kaukasoid. Adapun A. L.

Koeber mencatat ada lima kelompok ras yaitu Australoid, Mongoloid, Kaukasoid, Negroid, dan
ras-ras khusus seperti suku Ainu, Bushman, Veddoid dan Polynesian.

2. Diferensiasi suku bangsa (etnis)
Yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan sistem kekerabatan yang lebih luas dan

memiliki ikatan darah dari nenek moyang yang sama dan dikuatkan deh kesatuan bahasa. Ras
berbeda dengan etnis. Ras dibedakan berdasarkan karakteristik fısik, adapun etnis berdasarkan
karakteristik budaya. Contoh etnis adalah Batak, Javva, Şunda, Toraja, dan Dayak.

3. Diferensiasi klan (marga)
Yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan kesatuan keturunan (genealogis),

kesatuan kepercayaan (religio magis) dan adat atau tradisi. Kesatuan keturunan dapat berasal dari

garis keturunan ayah (patrilineal) seperti masyarakat Gayo, atau garis keturunan ibu (matrilineal)
seperti masyarakat Minang. Kesatuan kepercayaan tercermin dari cara pandang mereka terhadap
kesakralan hubungan kekeluargaan. Contohnya, pembagian peran dan tanggung jawab dalam
kelompok marga Batakjika ada peristiwa, perkawinan, kematian atau kelahiran.

4. Diferensiasi agama
Yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan agama. Menurut Emile Durkheim, agama

adalah sistem kepercayaan yang menyatukan anggota masyarakat dalam suatu kelompok moral
yang memiliki pandangan yang sama terhadap hal-hal yang sakral dan memiliki ritual.
Contohnya, agama İslam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

5. Diferensiasi gender
Yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan jenis kelamin. Gender adalah sifat yang

melekat pada pria dan wanita. Sifat tersebut akan mengarahkan individü kepada status dan peran
sosial yang sesuai dengan jenis kelaminnya. Contohnya, tugas pokok ibu adalah berperan sebagai
ibu rumah tangga, sedangkan ayah bertugas mencari nafkah bagi keluarga.

6. Diferensiasi profesi
Yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan jenis pekerjaan. Diferensiasi profesi

mendasarkan pada sifat manusia sebagai homo economicus yaitu makhluk yang memiliki
kebutuhan tak terbatas sehingga dia harus melakukan kegiatan atau pekerjaan untuk memenuhi
kebutuhan tersebut. Contoh diferensiasi profesi adalah kelompok petani, nelayan, dan guru.

Dampak Diferensiasi Sosial

1. Munculnya primordiliasme, yaitu anggapan yang dimiliki individu bahwa kelompoknya
adalah yang paling unggul dari yang lain.

2. Munculnya ehnosentrisme, yaitu anggapan individu yang meyakini bahwa suku
bangsanya lebih baik daripada suku bangsa lainnya.

3. Munculnya prasangka terhadap individu yang berbeda dari kita
4. Munculnya sikap-sikap diskriminasi

C. Rangkuman

Pengertian Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial adalah perbedaan masyarakat dalam kelompok-kelompok sosial secara
horizontal. Faktor pembentukkan diferensiasi ada 3 yakninya, berdasarkan ciri fisik, ciri sosial
dan ciri budaya.

Wujud atau bentuk dari diferensiasi ada 6 yakninya :

1. Diferensiasi ras
2. Diferensiasi suku bangsa
3. Diferensiasi klan (marga)
4. Diferensiasi agama
5. Diferensiasi gender

6. Diferensiasi profesi

Dengan adanya diferensiasi sosial dalam masyarakat tentunya ada dampak yang timbul dari hal
tersebut yakninya :

1. Munculnya primordialisme
2. Munculnya ehnosentrisme
3. Munculnya prasangka terhadap individu yang berbeda dari kita
4. Munculnya sikap-sikap diskriminasi
D. Latihan Soal

Untuk mengetahui pemahaman ananda tentang materi diferensiasi sosial, cobalah kerjakan
soal-soal dibawah ini ini dengan cara memilih salah satu jawaban yang paling tepat.

1. Deferensiasi sosial secara umum ialah ….
a. Perbedaan secara vertical
b. Tatanan yang mengatur kehidupan di masyarakat
c. Perbedaan anggota masyarakat secara horizontal.
d. Perbedaan masyarakt secara bertingkat.
e. Pengendalian terhadap penyimpangan sosial

2. “Desain sejumlah perbedaan esensial untuk membedakan penawaran perusahaan dari
pesaing” pernyataan tersebut merupakan definisi deferensiasi sosial menurut….
a. Kartajaya
b. Lewit
c. Porter
d. Kotler
e. Gillin

3. Di bawah ini yang merupakan faktor pembentukkan diferensiasi sosial adalah…
a. Berdasarkan ciri agama, ciri fisik, dan ciri sosial
b. Berdasarkan ciri fisik, ciri sosial, dan ciri budaya
c. Berdasarkan ciri fisik, ciri marga dan ciri budaya
d. Berdasarkan ciri sosial, ciri fisik, dan ciri profesi
e. Berdasarkan ciri profesi, ciri agama, dan ciri budaya

4. Diferensiasi ini timbul karena adanya perbedaan pekerjaan yang menimbulkan perbedaan
cara pandang dan pola perilaku dalam masyarakat. Pernyatan tersebut merupakan salah
satu faktor pembentuukkan diferensiasi sosial berdasarkan …

a. Berdasarkan ciri sosial
b. Berdasarkan ciri profesi
c. Bersadarkan ciri marga
d. Berdasarkan ciri kebudayaan
e. Berdasarkan ciri perilaku masyarakat.
5. Maksud dari pembentukkan deferensiasi sosial berdasarkan ciri budaya yang benar
ialah….
a. Diferensiasi timbul karena adanya kesamaan agama
b. Diferensiasi muncul karena adanya perbedaan suku bangsa
c. Diferensiasi sosial muncul karena adanya perbedaan marga dan suku
d. Diferensiasi sosial muncul karena perbedaan jenis kelamin
e. Diferensiasi berhubungan erat dengan pandangan hidup masyarakat menyangkut

nilai-nilai yang dianutnya.
6. Dibawah ini yang termasuk bentuk-bentuk dari diferensiasi sosial adalah ….

a. Diferensiasi status, diferensiasi sosial, diferensiasi ras
b. Diferensiasi sosial, diferensiasi ras, diferensiasi suku
c. Diferensiasi gender, diferensiasi suku, diferensiasi klan
d. Diferensiasi fisik, diferensiasi agama, diferensiasi suku
e. Diferensiasi sosial, diferensiasi fisik, diferensiasi agama
7. Ras Mongoloid, Negroidl dan Kaukasoid, merupakan contoh dari diferensiasi….
a. Diferensiasi ras
b. Diferensiasi suku
c. Diferensiasi bangsa
d. Diferensiasi kebudayaan
e. Diferensiasi nenek moyang
8. Pengelompokan masyarakat berdasarkan jenis pekerjaan, pernayataan tersebut
merupakan makna dari diferensiasi…..
a. Agama
b. Pendapatan
c. Suku bangsa
d. Pemenuhan kebutuhan

e. Profesi
9. Dibawah ini yang dikatakan sebagai primordialisme ialah….

a. Anggapan individu jika kelompoknya sama
b. Anggapan individu bahwa kelompoknya lebih unggul dibandingkan dengan

kelompok yang lain
c. Anggapan individu kelompoknya berbeda dari kelompok yang lain
d. Anggapan individu bahwa kelompoknya berbeda dan bisa bersatu dengan kelompok

lainnya.
e. Anggapan jika suku bangsanya lebih baik dibandingkan dengan suku bangsa lainnya.
10. Perhatikanlah pernyataan di bawah ini
1. Munculnya sikap primordialisme
2. Munculnya sikap bekerja sama dan saling menolong
3. Munculnya diskriminasi
4. Munculnya kejahatan
5. Munculnya sikap anti sosial
6. Munculnya prasangka terhadap individu yang berbeda dengan kita

Dari pernyataan di atas, manakah yang termasuk ke dalam dampak negative dari adanya
diferensiasi sosial…..

a. 1,2, dan 3
b. 2,3, dan 4
c. 1,2 dan 4
d. 4,5 dan 6
e. 1,3 dan 6

KUNCI JAWABAN Penjelasan
NO Kunci
Setiap golongan masyarakat memiliki kedudukan yang
1. C sama

2. D Menurut Kotler diferensiasi sosial adalah desain sejumlah
perbedaan esensial untuk membedakan penawaran
perusahaan dari pesaing.

3. B Faktor pembentuk diferensiasi sosial ada 3, yakninya
berdasarkan ciri fisik, berdasarkan ciri sosial dan
4. A berdasarkan ciri budaya.

5. E Diferensiasi sosial yang dibentuk berdasarkan ciri sosial
muncul karena adanya perbedaan pekerjaan yang
6. C mengakibakan perbedaan cara berfikir, yang termasuk ke
7. A dalam hal ini adalah perbedaan peran, prestise, dan
8. E kekuasaan.
9. B
Diferensiasi sosial yang dibentuk memalui ciri
kebudayaannya terjadi karena nilai yang dianut oleh
masyarakat.

Ebntuk dari diferensiasi sosial ada 6 yakninya, diferensiasi
ras, klan, profesi, gender, agama, suku bangsa.

Diferensiasi ras dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri fisik.

Kata lain dari pekerjaan ialah profesi.

Primordialisme merupakan dampak yang muncul dari
adanya diferensiasi sosial, yang mana individu
menganggap jika kelompoknya lebih unggul dibandingkan

10. E dengan yang lain.

Dampak negative yang muncul dari adanya diferensiasi
sosial adalah munculnya sikap primordialisme, munculnya
sikap ehnosentrisme, munculnya prasangka buruk terhadap
individu lain dan munculnya sikap diskriminasi.

E. Penilaian Diri

Baiklah anada sekalian, setelah mempelajari dan mengerjakan latihan-latihan soal, isilah
bagan penilaian diri dibawah ini dengan jujur sehingga dapat mengetahui sejauh mana kalian
menguasai bab ini.

Berikan tanda (√) pada kolom ya/tidak dibawah ini!

No Pertanyaan Ya Tidak

1. Saya memahami seluruh materi pada
pembelajaran ini

2. Saya mengerjakan latihan soal dengan jujur

3. Saya dapat menjelaskan definisi diferensiasi
sosial baik secara umum ataupun pendapat ahli

4. Saya dapat menjelaskan faktor pembentuk dari
diferensiasi sosial

5. Saya dapat menjelaskan dengan baik bentuk –
bentuk dari diferensiasi sosial

6. Saya dapat menjelaskan dampak dari diferensiasi
sosial

Daftar Pustaka

Kun Maryati & S.R. Ariawan. 2015. SPM Sosiologi. Jakarta: Erlangga
George Ritzer dan Douglas J. Goodman. 2003. Teori Sosiologi Modern.Jakarta : Prenada Media
Widianti Wida.2009.Sosiologi Untuk SMA/MA Kelas XI IPS.Bandung : Habsa Jaya Bandung.


Click to View FlipBook Version