The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by muzayanahromadhotin, 2024-01-06 22:50:34

MODUL P5 TEMA 1 SUARA DEMOKRASI (1)

MODUL P5 TEMA 1 SUARA DEMOKRASI (1)

1


2 MODUL PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA : SUARA DEMOKRASI TOPIK : MARI BERDEMOKRASI DENGAN SANTUN DAN BERKUALITAS TIM PENYUSUN : HADI SUTRISNO, S.Pd., M.Pd. SALIM, S.Pd., M.Pd. SRI MARYUNI, S.Pd SEKARNISWATUN, S.Pd. MUNAWAROH, S.Pd. SMP NEGERI 2 LAREN TAHUN PELAJARAN 2022/2023


3 I. INFORMASI UMUM A. Identitas Modul Nama Sekolah : SMP Negeri 2 Laren Kelas : VII Semester : Gasal Alokasi waktu : Topik : Suara Demokrasi B. Sarana dan Prasarana Sarana : Laptop, HP, Crayon, Pensil Warna, Kertas, dll. Prasarana : Ruang Multimedia, Ruang Kelas C. Target Peserta Didik Seluruh peserta didik Kelas VII regular D. Relevansi Tema dan Topik Projek untuk Satuan Pendidikan Topik yang diambil adalah “Mari Berdemokrasi dengan Santun dan Berkualitas” dengan melaksanakan pemilihan ketua OSIS di lingkungan SMP Negeri 2 Laren, sehingga diharapkan peserta didik dapat mengenal kegiatan berdemokrasi di lingkungan sekolah dengan baik. II. KOMPONEN INTI A. Deskripsi singkat projek a. Peserta didik mengikuti kegitatan pengarahan mengenai demokrasi dari narasumber (guru) b. Peserta didik melakukan wawancara dengan narasumber (ketua, pengurus OSIS terpilih) c. Peserta didik membuat laporan hasil wawancara d. Peserta didik membuat rancangan poster mengenai kegiatan pemilihan ketua dan program OSIS e. Pameran poster mengenai kegiatan pemilihan ketua dan program OSIS B. Dimensi dan subelemen dari Profil Pelajar Pancasila yang berkaitan 1. Beriman dan bertaqwa : Mensyukuri adanya sistem demokrasi di sekolah 2. Berkhebinekaan global : Berkelompok tanpa melihat latar belakang 3. Bernalar kritis : Menyusun daftar wawancara, 4. Kritis : Membuat desain poster mengenai pencalonan dan program OSIS 5. Gotong royong : Berkelompok dalam membuat desain, laporan, dan melakukan presentasi 6. Kreatif : Membuat desain poster


4 C. Tujuan spesifik untuk fase tersebut 1. Beriman dan Bertaqwa : Peserta didik diharapkan mampu mensyukuri sistem demokrasi di lingkungan sekolah yakni adanya pemilihan ketua OSIS. 2. Berkebhinekaan Global : Peserta didik diharapkan mampu mengenal dan memahami sistem demokrasi yang ada di lingkungan sekolah. 3. Bergotong Royong : Peserta didik diharapkan mampu memiliki kemampuan untuk melakukan kolaborasi dengan sukarela agar kegiatan proyek yang dikerjakan dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan untuk kebaikan bersama. 4. Bernalar Kritis : Peserta didik diharapkan mampu memproses informasi sertagagasan dengan baik, lalu menganalisa dan mengevaluasinya, kemudian merefleksikan pemikiran dan proses berpikirnya. 5. Kreatif : Peserta didik diharapkan mampu menghasilkan gagasan, karya dan tindakan yang orisinil dari kegiatan proyek yang sudah mereka lakukan dalam bentuk Poster. D. Alur kegiatan projek secara umum 1. Melakukan asesmen diagnostic kepada peserta didik 2. Merumuskan pertanyaan untuk wawancara secara berkelompok 3. Mendatangkan narasumber (ketua, pengurus OSIS) 4. Membuat laporan hasil wawancara 5. Kunjungan ke ruang OSIS 6. Membuat poster tentang pemilihan ketua, dan program OSIS 7. Pameran poster E. Asesmen Asesmen diagnostik 1. Apa yang kamu ketahui tentang demokrasi? 2. Bagaimana cara kita meyuarakan hak kita dalam pemilihan? 3. Apakah yang kamu ketahui mengenai Organisasi Intra Sekolah (OSIS)? 4. Tahukah kamu apa saja tugas-tugas OSIS? 5. Apa saja program-program OSIS yang kamu ketahui? F. Pertanyaan pemantik 1. Apakah kamu tahu tentang demokrasi? 2. Bagaimana cara kamu mensyukuri adanya sistem demokrasi? 3. Tahukah kamu kegiatan-kegiatan yang tergolong berdemokrasi ? 4. Apakah kamu tahu manfaat dari demokrasi ? 5. Pernahkah kamu membuat poster ?


5 G. Pengayaan dan remedial Pengayaan : Diberikan kepada peserta didik yang sudah memiliki karakter bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif dengan melanjutkan ke proyek selanjutnya. Remedial : Diberikan ke peserta didik yang belum memiliki karakter bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif dengan memberikan tugas tambahan berupa membuat Resume. H. Refleksi peserta didik dan pendidik 1. Apa hal baru yang sudah Anda peroleh dalam Kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)! 2. Apa saja kesulitan yang muncul dalam Kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)! 3. Siapa yang dapat membantu Anda dalam proses Kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)! 4. Apa nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila yang bisa kalian kuatkan setelah Kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)! 5. Secara keseluruhan, menurut kamu bagaimana Kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)! Pilihlah dengan lingkari ekspresi wajah dibawah ini! III. LAMPIRAN Lembar kerja peserta didik 1. Asesmen Diagnostik 2. Daftar pertanyaan wawancara yang akan ditanyakan kepada calon pengurus OSIS 3. Daftar pertanyaan wawancara yang akan ditanyakan kepada pengurus OSIS terpilih terkait program OSIS 4. Pengumpulan screenshot layar yang telah berhasil mendaftar canva 5. Pengumpulan hasil poster tentang program kerja OSIS Sangat Menarik Menarik Agak Membosankan Membosankan


6 PANDUAN KEGIATAN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA SUARA DEMOKRASI TOPIK MARI BERDEMOKRASI DENGAN SANTUN DAN BERKUALITAS ASPEK TUJUAN DIADAKANNYA PROYEK Beriman dan Bertaqwa Peserta didik diharapkan mampu mensyukuri sistem demokrasi di lingkungan sekolah yakni adanya pemilihan ketua OSIS Berkebhinekaan Global Peserta didik diharapkan mampu mengenal dan memahami sistem demokrasi yang ada di lingkungan sekolah Bergotong Royong Peserta didik diharapkan mampu memiliki kemampuan untuk melakukan kolaborasi dengan sukarela agar kegiatan proyek yang dikerjakan dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan untuk kebaikan bersama Bernalar Kritis Peserta didik diharapkan mampu memproses informasi serta gagasan dengan baik, lalu menganalisa dan mengevaluasinya, kemudian merefleksikan pemikiran dan proses berpikirnya Kreatif Peserta didik diharapkan mampu menghasilkan gagasan, karya dan tindakan yang orisinil dari kegiatan proyek yang sudah mereka lakukan dalam bentuk Poster


7 SENIN SELASA RABU 2 Tes assesmen diagnostik Materi " Teks Fungsional POSTER" 3 Mengoreksi dan mendiskusikan hasil tes Praktik Membuat Poster 4 Pengertian Demokrasi Praktik Membuat Poster 5 Cara menyuarakan hak kita dalam pemilihan Kegiatan Wawancara Calon Ketua OSIS 6 Tugas-tugas OSIS dan jajarannya 7 Program OSIS 8 9 KAMIS JUM'AT SABTU 2 Praktik Menggunakan Canva 3 Praktik Menggunakan Canva 4 Download Canva di HP dan Daftar Canva Praktik Menggunakan Canva 5 Praktik Menggunakan Canva Praktik Menggunakan Canva 6 Praktik Menggunakan Canva Praktik Menggunakan Canva 7 Praktik Menggunakan Canva 8 Praktik Menggunakan Canva Mengisi Angket TOPIK : MARI BERDEMOKRASI DENGAN SANTUN SENIN SELASA RABU 2 Tes assesmen diagnostik Materi " Teks Fungsional POSTER" 3 Mengoreksi dan mendiskusikan hasil tes Praktik Membuat Poster 4 Pengertian Demokrasi Mendiskusikan daftar pertanyaan Praktik Membuat Poster 5 Cara menyuarakan hak kita dalam pemilihan Mendiskusikan daftar pertanyaan Kegiatan Wawancara Calon Ketua OSIS 6 Tugas-tugas OSIS dan jajarannya Materi cara wawancara yang baik 7 Program OSIS Materi cara wawancara yang baik 8 Mempraktikkan wawancara antar anggota kelompok 9 Mempraktikkan wawancara antar anggota kelompok KAMIS JUM'AT SABTU 2 Praktik Menggunakan Canva 3 Praktik Menggunakan Canva 4 Download Canva di HP dan Daftar Canva Praktik Menggunakan Canva 5 Praktik Menggunakan Canva Praktik Menggunakan Canva 6 Praktik Menggunakan Canva Praktik Menggunakan Canva 7 Praktik Menggunakan Canva 8 Praktik Menggunakan Canva Mengisi Angket SKENARIO PELAKSANAAN PROJEK PENGUTAN PELAJAR PANCASILA Peserta projek terjun Kelapangan melakukan wawancara ke calon ketua Pembentukan dan pembagian tugas OSIS kelompok Mempraktikkan wawancara antar anggota kelompok Materi cara wawancara yang baik Mendiskusikan daftar pertanyaan Menyusun daftar pertanyaan wawancara ke Calon Ketua OSIS TOPIK : MARI BERDEMOKRASI DENGAN SANTUN SKENARIO PELAKSANAAN PROJEK PENGUTAN PELAJAR PANCASILA JAM KE- MATERI DAN KEGIATAN Materi Canva Menyelesaikan Tagihan baik Kelompok maupun individu Evaluasi dan Refleksi Kegiatan Wawancara Evaluasi dan Refleksi Belajar membuat POSTER dan Canva TEMA 1: SUARA DEMOKRASI KELAS VII-A JAM KE- MATERI DAN KEGIATAN Peserta projek terjun Kelapangan melakukan wawancara ke calon ketua Pembentukan dan pembagian tugas OSIS kelompok JAM KE- MATERI DAN KEGIATAN TEMA 1: SUARA DEMOKRASI KELAS VII-B JAM KE- MATERI DAN KEGIATAN Menyusun daftar pertanyaan wawancara ke Calon Ketua OSIS Materi Canva Menyelesaikan Tagihan baik Kelompok maupun individu Evaluasi dan Refleksi Kegiatan Wawancara Evaluasi dan Refleksi Belajar membuat POSTER dan Canva


8 TOPIK : MARI BERDEMOKRASI DENGAN SANTUN SENIN SELASA RABU 2 Memberikan Pertanyaan Pemantik 3 Memberikan Pertanyaan Pemantik 4 5 6 7 8 9 KAMIS JUM'AT SABTU 2 3 4 5 6 7 8 Mengisi Angket JAM KE- MATERI DAN KEGIATAN SKENARIO PELAKSANAAN PROJEK PENGUTAN PELAJAR PANCASILA TEMA 1: SUARA DEMOKRASI KELAS VII MINGGU KE-2 JAM KE- MATERI DAN KEGIATAN Menyusun Pertanyaan wawancara Untuk Pengurus OSIS terpilih Mengoreksi dan mendiskusikan pertanyaan yang telah disusun secara berkelompok Praktik wawancara dengan kelompok lain dan saling memberikan tanggapan Melakukan wawancara kepada pengurus OSIS yang terpilih tentang program-program OSIS secara bergilir. Kelompok yang menunggu giliran bertugas membuat struktur kepengurusan OSIS. Setiap kelompok mempresentasikan pertanyaan wawancara yang telah disusun Memperbaiki susunan pertanyaan wawancara bersama guru pembimbing Mempresentasikan Poster Memasang Poster di Mading Evaluasi dan Refleksi Belajar membuat POSTER dan Canva Membuat program kerja Osis dengan menggunakan Canva pada PC Mencetak Poster Program Kerja


9 Panduan Kegiatan Proyek Senin, 29 Agustus 2022 KEGIATAN Jam ke-2 dan 3 1. Melakukan tes asesmen diagnostik Pertanyaan : 1) Apa yang kamu ketahui tentang demokrasi? 2) Bagaimana cara kita meyuarakan hak kita dalam pemilihan? 3) Apakah yang kamu ketahui mengenai Organisasi Intra Sekolah (OSIS)? 4) Tahukah kamu apa saja tugas-tugas OSIS? 5) Apa saja program-program OSIS yang kamu ketahui? 2. Mengoreksi dan mendiskusikan hasil tes Jam ke-4 sampai ke-7 Menyampaikan materi dengan topik “ Mari Berdemokrasi dengan Santun dan Berkualitas” Materinya adalah 1) Pengertian Demokrasi 2) Cara menyuarakan hak kita dalam pemilihan 3) Tugas-tugas OSIS dan jajarannya 4) Program OSIS Jam ke-8 dan 9 Pembentukan dan pembagian tugas kelompok. Ketentuan: 1) Satu kelas dibagi menjadi 5 kelompok 2) Masing-masing anggota kelompok mempunyai tugas antara lain: a. Sebagai ketua kelompok b. Sebagai notulen c. Sebagai bendahara yang mengkoordinir anggota kelompok apabila ada alat dan bahan yang harus disediakan mandiri oleh kelompoknya. d. Sebagai penyaji Catatan : Guru memberikan pengertian tentang tugas dan peranan masing-masing TAGIHAN 1. Jawaban tes dianostik (Lampiran 1) 2. Daftar anggota kelompok


10 Panduan Kegiatan Proyek Selasa, 30 Agustus 2022 KEGIATAN Jam ke- 1 dan 2 Menyusun daftar pertanyaan yang akan ditanyakan kepada calon pengurus OSIS Jam ke 3 dan 4 Presentasi tentang daftar pertanyaan dari setiap kelompok Jam ke 5 sampai 9 Penyampaian materi : 1. Cara wawancara yang baik 2. Mempraktikkan wawancara antar anggota kelompok 3. TAGIHAN Daftar pertanyaan wawancara yang akan ditanyakan kepada pengurus OSIS terpilih Rabu, 31 Agustus 2022 KEGIATAN Jam ke-1 sampai 4 1. Penyampaian materi : teks fungsional poster a. Pengertian poster b. Ciri-ciri poster c. Fungsi poster d. Jenis-jenis poster Jam ke-5 sampai 9 2. Kampanye calon ketua OSIS. Peserta projek menanyakan pertanyaan wawancara yang telah disusun sebelumnya. TAGIHAN Hasil wawancara dengan calon ketua OSIS


11 Panduan Kegiatan Proyek Kamis, 1 September 2022 KEGIATAN Jam ke-1 dan 2 Penyampaian materi tentang CANVA a. Pengenalan platform canva b. Download canva di handphone masing-masing c. Mendaftar canva Jam ke 3 sampai 9 Praktik menggunakan canva TAGIHAN Screenshot layar yang telah berhasil mendaftar canva Jum’at 2 September 2022 KEGIATAN Jam ke-1 sampai ke 5 Melanjutkan praktik canva TAGIHAN Hasi karya awal yang dibuat menggunakan canva. Karya tidak harus berupa poster. Karya dapat berupa : a. Kolase foto b. Infografis c. Presentasi d. Cerita/Story sosial media e. Kartu ucapan, dll.


12 Panduan Kegiatan Proyek Sabtu, 3 September 2022 KEGIATAN Jam ke-1 sampai 7 Evaluasi tentang materi A. Demokrasi: 1. Apakah yang dimaksud dengan demokrasi? 2. Jelaskan macam-macam demokrasi yang kamu ketahui! 3. Bagaimana cara menerapkan demokrasi di lingkungan sekolah? B. Wawancara 1. Apakah yang dimaksud wawancara? 2. Apa tujuan dilaksanakan wawancara? 3. Sebutkan jenis-jenis wawancara C. Teks fungsional poster 1. Apakah yang dimaksud poster? 2. Bagaimana ciri-ciri poster? 3. Apasaja fungsi dari poster? D. Canva 1. Apa yang kamu ketahui tentang Canva? 2. Sebutkan macam-macam desain yng dapat dibuat menggunakan canva! 3. Jelaskan cara mendaftar canva menggunakan handphone! TAGIHAN Jawaban Evaluasi Materi Catatan : Untuk bapak/ibu guru, selain melihat panduan juga diharuskan melihat skenario pada tabel halaman sebelumnya. Karena skenario tersebut adalah materi yang harus bapak/ibu berikan kepada peserta didik. Glosarium


13 Relevansi : hubungan; kaitan Projek : rencana pekerjaan dengan sasaran khusus dan dengan saat penyelesaian yang tegas. Ekspresi : pengungkapan atau proses menyatakan Survei : teknik riset degan memberi batas yang jelas atas dataOrisinil : asli Elaborasi : penggarapan secara tekun dan cermat Eksplorasi : penjelajahan lapangan dengan tujuan memperoleh pengetahua lebih banyak(tentang keadaan), terutama sumber sumber yang terdapat ditempat itu. Legalitas : perihal sah atau keabsahan 3.2 Daftar Pustaka Sufyadi Susanti,dkk 2021 Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Jakarta 2021 MATERI KEGIATAN PROYEK


14 PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA SUARA DEMOKRASI TOPIK MARI BERDEMOKRASI DENGAN SANTUN DAN BERKUALITAS MATERI I DEMOKRASI Istilah demokrasi sudah sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan kalian tidak merasa asing lagi dengan istilah itu dalam berbicara, berdialog, berdiskusi atau menyampaikan usul kepada orang lain. Ironisnya kata “demokrasi” dipakaiuntuk menyampaikan tuntutan, protes, sikap yang menentang dengan alasan dan dalih sekarang jaman demokrasi. Kini orang semakin sulit dikendalikan ketika mereka memahami demokrasi yang diartikan sebagai suatu kebebasan. Kebebasan berbicara, berekspresi, memenuhi keinginan, dianggapnya sebagai pelaksanaan demokrasi. Benarkah demikian ?Sekarang jamannya demokratisasi dalam berbagai lingkungan kehidupan. Kita membutuhkan kehidupan demokrasi sebagai budaya yang menjadi kebiasaandalam kehidupan sehari-hari. Namun perlu dipahami tentang makna, manfaat, dan caracara demokrasi dalam kehidupan kita agar pengertian demokrasi tidak salah sasaran sehingga dapat merusak peradaban masyarakat kita sendiri. Makna demokrasi bukanlah suatu kebebasan seperti diuraiakan diatas. Kebebasan yang dimaksud merupakan keleluasaan masyaraka tuntuk berpartisipasi secara bertanggung jawab, tidak akan menuntut hak sebelum melaksanakan kewajibannya, sehingga konsekuensi dari sikap demokrasi adalah mau menerima dari orang lain, siap menerima kekalahan, dan sanggup mengemban amanah dari kemenangannya. PENGERTIAN DEMOKRASI Istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani dari kata demos dan kratos. Demos berarti rakyat dan kratos berarti pemerintahan. Demokrasi berarti pemerintahan dari rakyat. Dengan demikian yang dimaksud demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan yang berasal dari rakyat dan mengikutsertakan rakyat dalam pemerintahan negara. Demokrasi bertujuan mengabdi kepada kepentingan rakyat. Untuk melaksanakan hal tersebut, maka dala negara demokrasi haru ada kemerdekaan menyatakan pikiran, baik lisan maupun tertulis dan kemerdekaan berkumpul dan berserikat. MACAM-MACAM DEMOKRASI


15 Menurut cara penyaluran kehendak rakyat, demokrasi dibedakan menjadi : 1. Demokrasi langsung (Demokrasi murni) Demokrasi langsung berati paham demokrasi yang mengikutsertakan setiap warga negaranya dalam permusyawaratan untuk menentukan kebijaksanaan umum negara secara langsung. Pada jaman Yunani kuno rakyat yang menjadi warga negara terlibat secara langsung dalam pemikiran, pembahasan, pengambilan keputusan mengenai berbagai hal yang menyangkut kehidupan negara. 2. Demokrasi tidak langsung (Demokrasi perwakilan) Demokrasi tidak langsung berati paham demokrasi yang dilaksanakan melalui sistem perwakilan. Penerapan seperti ini berkaitan dengan kenyataan suatu negarayang jumlah penduduknya semakin banyak, wilayahnya semakin luas, dan permasalahan yang dihadapinya semakin rumit dan komplek. Demokrasi tidak langsung atau demkrasi perwakilan biasanya dilaksanakan melalui pemilihan umum. DEMOKRASI DI INDONESIA Sejak pemerintahan orde baru berkuasa, negara Indonesia menggunakan demokrasi Pancasila. Pada dasarnya demokrasi Pancasila merupakan demokrasi yang dijiwai, disemangati, dan didasari oleh Pancasila. Dengan kata lain demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang menerapkan kelima sila dari Pancasila. Pelaksanaan demokrasi di Indonesia dapat dilihat pada saat pemilihan Presiden dan wakil presiden. Hal ini merupakan pelaksanaan dari amanat pasal 6A ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa presiden dan wakil presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat. Pemilihan presidan wakli presiden tersebut merupakan pemilihan yang pertam sejak pemilu 2004 yang dilaksanaka secara langsung, sedangkan sebelumnya presidan dan wakil presiden dipilih oleh MPR sebagai pemegang kedaulatan rakyat. Selain pemilihan presidan dan wakil presiden , kita dapat melihat suasana pemilu dalam rangka memilih para wakil rakyat yang akan duduk di lembaga perewakilan rakyat (DPR, DPD, dan DPRD). Lembaga tersebut merupakan wakil rakyat yang berfungsi menyalurkan aspirasi rakyat dalam pemerintahan. PENERAPAN DEMOKRASI DI LINGKUNGAN KELUARGA


16 Sikap demokratis harus ditanamkan kepada anak-anak dalam lingkungan keluarga sejak dni. Secara alamiah anak akan berkembang menjadi dewasayang harus siap memimpin masyarakat luas. Dengan sikap dan budaya demokratis yang tertanam sejak dini, anak akan terlatih jiwa yang mau memberi dan menerima pendapat orang lain tanpa adanya unsur keterpaksaan. Sikap yang perlu ditanamkan kepada anak-anak di lingkungan keluarga antara lain dengan cara : a. Melibatkan pembicaraan untuk memutuskan suatu acara kepada setiap anggota keluarga. b. Minta saran atau pendapat dalam merumuskan kebijakan. c. Memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk melakukan suatu kreativitas. d. Membantu anggota keluarga setiap menemui kesulitan e. Memberikan penghargaan setiap memperoleh keberhasilan. PENERAPAN DEMOKRASI DI LINGKUNGAN SEKOLAH Di sekolah siswa dilatih untuk mengemukakan pendapat , berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan, baik yang diselenggarakan oleh sekolah secara umum maupun pengurus OSIS. Di sekolah banyak wahana siswa untuk berlatih dan belajar berdemokrasi seperti pramuka, PMR, dan diskusi-diskusi. Oleh karena itu setiap pendidik juga dituntut untuk melatih dan memberi kesempatan kepada para siswa agar potensi berdemokrasi berkembang seiring dengan tingkat usia dan kemampuannya.Penerapan sikap demokrati di sekolah dapat dilakukan dengan cara antara lain: a. Melibatkan siswa dalam penyusunan tata tertib sekolah b. Menyediakan kegiatan yang dapat menampung potensi siswa c. Bersikap aspiratif terhadap pendapat dan gagasan siswa d. Memberikan kesempatan siswa untuk menyampaikan kritik dan saran terhadap sekolah PENERAPAN DEMOKRASI DI LINGKUNGAN MASYARAKAT Kehidupan masyarakat terdiri dari bermacam-macam lapisan dan perbedaan status sosial yang mewarnai keanekaragaman sikap perilakunya. Namun kesemuanya itu setiap anggota masyarakat dituntut memiliki kesadaran yang tinggi bahwa mereka mempunyai ketergantungan dan saling membutuhkan antara satu sama lain. Hal-hal atau kegiatan yang dapat dilakukan di lingkungan masyarakat dalam mengembangkan sikap demokratis antara lain pemilihan ketuan RT/RW, menyusun program pembangunan di kampungnya, membentuk paguyuban warga, dan melaksanaan kegiatan-kegiatan sosial. PENERAPAN DEMOKRASI DI LINGKUNGAN BANGSA DAN NEGARA


17 Keberhasilan penerapan sikap hidup berdemokrasi baik dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat akan mendukung keberhasilan pelaksanaan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara akan sangat menentukan tatanan kelangsungan hidup yang aman, tertib, dan damai dalam kerangka Negara Kesatuan republik Indonesia. Adapun kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan sikap demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara antara lain : a. Melaksanakan hak pilihnya dalam pemilu b. Menaati peraturan perundanga-undangan yang berlaku c. Tidak main hakim sendiri d. Mendukung dan melaksanakan program pembangunan MATERI II PENGERTIAN DAN PROGRAM OSIS 1. ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) A. Pengertian Organisasi Siswa Intra Sekolah yang sering disebut OSIS adalah wadah Pembinaan Kesiswaan di sekolah untuk pengembangan minat, bakat serta potensi Siswa. OSIS adalah sebuah organisasi Resmi satu-satunya di sekolah yang diakui oleh Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia sejak 23 Maret 1970. Organisasi ini dimulai pada Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). B. Tujuan OSIS Setiap organisasi selalu memiliki tujuan yang ingin dicapai, begitu pula dengan OSIS ada beberapa tujuan yang ingin dicapai, antara lain : 1. Meningkatkan generasi penerus yang beriman dan bertaqwa 2. Memahami, menghargai lingkungan hidup dan nilai-nilai moral dalam mengambil keputusan yang tepat 3. Membangun landasan kepribadian yang kuat dan menghargai HAM dalam kontek kemajuan budaya bangsa 4. Membangun, mengembangkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air dalam era globalisasi


18 5. Memperdalam sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan kerjasama secara mandiri, berpikir logis dan demokratis 6. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta menghargai karya artistic, budaya dan intelektual 7. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani memantapkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara C. Anggota OSIS Anggota OSIS adalah seluruh siswa/siswi yang berada pada suatu sekolah tersebut. Anggota OSIS berhak untuk memilih calon yang kemudian menjadi pengurus OSIS. D. Perangkat OSIS Perangkat OSIS terdiri dari Pembina OSIS, perwakilan kelas, dan pengurus OSIS 1. Pembina OSIS a. Pembina OSIS terdiri dari : 1) Kepala Sekolah, sebagai Ketua 2) Wakil Kepala Sekolah, sebagai Wakil Ketua 3) Guru, sebagai anggota, sedikitnya 5 (lima) orang dan bergantian setiap tahun pelajaran b. Rincian Tugas Pembina OSIS 1) Bertanggung jawab atas seluruh pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan OSIS di sekolahnya; 2) Memberikan nasihat kepada perwakilan kelas dan pengurus; 3) Mengesahkan keanggotaan perwakilan kelas dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah; 4) Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah; 5) Menghadiri rapat-rapat OSIS 6) Mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas OSIS 2. Perwakilan Kelas a. Terdiri atas 2 (dua) orang dari setiap kelas b. Rincian Tugas Perwakilan Kelas 1) Mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas ; 2) Mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS; 3) Mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan hasil rapat kelas ; 4) Memilih pengurus OSIS dari daftar calon yang telah disiapkan ;


19 5) Menilai laporan pertanggung jawaban pengurus OSIS pada akhir tahun jabatannya; 6) Mempertanggung jawabkan segala tugas kepada Kepala Sekolah selaku Ketua Pembina ; 7) Bersama- sama pengurus menyusun Anggaran Rumah Tangga 3. Pengurus OSIS a. Syarat Pengurus OSIS 1) Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa 2) Memiliki budi pekerti yang baik dan sopan santun terhadap orang tua, guru, dan teman 3) Memiliki bakat sebagai pemimpin 4) Tidak terlibat penggunaan Narkoba 5) Memiliki kemauan, kemampuan, dan pengetahuan yang memadai 6) Dapat mengatur waktu dengan sebaik-baiknya, sehingga pelajarannya tidak terganggu karena menjadi pengurus OSIS 7) Pengurus dicalonkan oleh perwakilan kelas 8) Tidak duduk dikelas terakhir, karena akan menghadapi ujian akhir 9) Syarat lain disesuaikan dengan ketentuan sekolah. b. Kewajiban Pengurus 1) Menyusun dan melaksanakan program kerja sesuai dengan Anggran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga OSIS 2) Selalu menjunjung tinggi nama baik, kehormatan, dan martabat sekolahnya 3) Kepemimpinan pengurus OSIS bersifat kolektif 4) Menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada Pembina OSIS dan tembusannya kepada Perwakilan Kelas pada akhir masa jabatannya 5) Selalu berkonsultasi dengan Pembina


20 2. PROGRAM KERJA OSIS PROGRAM KERJA OSIS SMP NEGERI 2 LAREN TAHUN PELAJARAN 2022/2023 1. Pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 a. Melaksanakan Peribadatan sesuai dengan Agama yang dianut siswa b. Baca Alquran sebelum KBM o Sholat Dhuha dan dhuhur Berjama'ah o Konsistensi siswa dan guru o PD Majlis Ta'lim o Mendatangkan Mubaligh o Pkl. 06.30-06.50 di musholla Setiap Hari 2 a. Keg.Bulan Romadhon b. Halal Bil Halal c. Idul Adha d. PHBI 1. Tahun Baru Islam 2. Maulid nabi Muhammad SAW o Pondok Romadhon o Membagi Zakat Fitrah o Nuzulul Quran o Safari Ramadhan o Membagi daging hewan qurban o Mengadakan lomba dan kesenian o yang bernafaskan keagamaan dan mengundang mubaligh Bulan April 2023 Bulan April 2023 Juni 2023 Oktober 2022 November 2022 3 Melakukan Amaliah siswa/ penggalangan dana sosial o Pada saat ada keluarga dan atau o warga sekolah yang meninggal dunia/ Sakit o dilakukan penggalangan dana sosial Insidental 4 Membina Toleransi Antar Umat Beragama o Dalam berbuat, beramal, bergaul, dsb. o serta tidak memandang perbedaan agama Setiap waktu


21 2. Pembinaan Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 Melaksanakan Upacara Bendera Tiap Hari Senin dan Hari Besar Nasional o Pemberdayaan OSIS o Pemberdayaan Pembina OSIS o Mendatangkan Pembina/ Pelatih o dari POLRI/ Koramil o Menyertakan Upacara ditingkat o kota/ Kab. Setiap Hari Senin dan Hari Besar Nasional 2 Melaksanakan Bakti Sosial o Pemberdayaan Siswa melalui o kegiatan Jum'at bersih, meningkatkan o kesadaran untuk rela berkorban Jum'at dan Insidental 3 Mengembangkan semangat bekerja keras o Menyanyikan lagu-lagu Nasional o Memasang slogan/ semboyan Pada saat Upacara Bendera Sepanjang waktu 4 Memperingati PHBN o Memperingati HUT RI o Memperingati HARDIKNAS dan Pameran HUT RI ke-77 Hardiknas/ Pameran 3. Demokrasi, HAM, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan dan Toleransi Sosial Dalam Kontek Masyarakat Plural NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 Melaksanakan Tata Tertib Sekolah Langkah : o Sosialisasi dg membuat benner Tatib o Membangun Komitmen o Melaksanakan o Memonitor o Mengevaluasi o Penyempurnaan Setiap Hari 2 Studi Wisata kelas IX o Membentuk Panitia Maret 2023 3 Studi Banding Mantan Pengurus OSIS Periode 2022/2023 o Menyebarkan angket untuk memilih obyek o Menghimpun dan mengolah angket untuk menetapkan tujuan o Survei Lokasi o Membuat rumusan kegiatan o Pelaksanaan Evaluasi hasil o kegiatan o Menabung sejak awal Juni. 2023


22 4 Melaksanakan lingkungan sehat/ Sekolah sehat o Sosialisasi o Membangun komitmen o Pemberdayakan siswa melalui kegiatan penghijauan o Mengkapling untuk kegiatan Jum'at bersih setiap hari Jum'at 5 Mengadakan LDKS o Latihan Kepemimpinan Siswa Oktober 2022 6 Mengadakan kegiatan penggalang o Persami/Porseka Laren o Perekat o Perkemahan Tingkat Kabupaten Sabtu - Minggu Libur Semester Libur Semester 4. Kepribadian serta Budi Pekerti Luhur NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 Membiasakan Sapa, Senyum, Salam, dan Salaman o Memebrikan pengertian tentang hakikat salam o Memasang panflet tentang ajakan untuk menyebarkan salam setiap saat ketika bertemu guru dan teman 2 Berjabat tangan antar warga sekolah o Pada saat awal siswa datang di sekolah dan atau pada saat pulang Setiap hari 5. Prestasi Akademik, Seni dan atau Olahraga Sesuai Bakat Minat NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 MPLS o Berdasarkan Permendiklbud 21 th.2015 Juli 2023 2 PPDB o Meraih siswa sebanyakbanyaknya Juni 2023 3 Memantapkan peran serta siswa di dalam OSIS o Pembentukan pengurus OSIS o Sept. 2022 4 Membentuk kelompok belajar dan Kelompok Ilimiah o Pembentukan kelompok KIR Sep-22 5 Mengefektifkan Media Komunikasi Siswa melalui web sekolah o Mengefektifkan Mading o Membuat Buletin 1 Minggu ganti isi 3 bulan sekali 6 Pengadaan KTA o Sosialisasi o Pengisian biodata siswa Sep-22 7 Lomba siswa berprestasi o Mengikuti lomba tingkat Kabupaten Mei 2023 8 Lomba OSN Mapel dan P2SN o Privat Mapel o Mengikuti lomba Maret 2023


23 9 Gala Siswa Indonesia (GSI) o Persiapan dan Latihan Rutin o Mengikuti lomba Tk. Kec. Kab……… Januari 2023 6. Pembinaan Kreativitas, Keterampilan dan Kewiraswastaan NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 Pembinaan Kreativitas o Mengaktifkan kegiatan o Ekstrakurikuler Menyesuaikan 2 Pembinaan Kewiraswastaan o Mengoptimalkan fungsi o koperasi siswa Setiap hari 3 Gemar Membaca o Wajib berkunjung ke Perpus o Bedah buku o Kliping o Optimalisasi fungsi Perpus. 1 Kali/ Minggu bulan bahasa insidental Setiap waktu 4 Kalender Keluarga Besar OSIS o Sosialisasi o Pengadaan o Pendistribusian November 2022 7. Pembinaan Kualitas Jasmani, Kesehatan dan Gizi berbasis Sumber Gizi Yang Terdiversifikasi NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 Meningkatkan kesadaran hidup sehat di sekolah , rumah dan masyarakat o Menyediakan Sarpras kebersihan yang memadai o Menggalakkan kegiatan Jum'at bersih o Mengadakan lomba kebersihan kelas Awal tahun Setiap Jum'at Akhir Semester Pada saat MOPDB 2 Meningkatkan peran UKS, PMR o Mengadakan Diklat UKS, PMR o Membuat ruang UKS o Membuat Kotak obat Libur akhir Semester genap 3 Pembiasaan 7K o Mengefektifkan pelaksanaan program 7 K di setiap kelas Setiap hari 4 Menyelenggarakan kantin sehat o Mengadakan pemantauan menu makanan di kantin Sekolah Insidental 5 Pencegahan penggunaan Narkoba HIV-AIDS dan Membawa HP o Penyuluhan tentang bahaya Narkoba, HIV-AID o Merazia bawaan siswa Insidental 6 Class meeting o Lomba antar kelas Insidental 7 Melaksanakan Kegiatan Jum'at Bersih/Sehat o Melaksanakan senam bersama o Melaksanakan bersih lingkungan Setiap hari Jum'at


24 8 HUT SMPN 2 Laren a. Futsal b. Olimpiae MIPA o Sisialisasi Mengundang SD/MI o Kec. Laren, Widang, Maduran, dan Kec. Sekaran Maret 2023 8. Pembinaan Sastra dan Budaya NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 Meningkatkan kemampuan dan Keterampilan siswa dalam Apresiasi dan Kreasi seni musik,suara, drama, lukis, baca Al-Qur'an o Sosialisasi macam-macam kegiatan o Pendataan peserta o Penyusunan jadwal kegiatan o Koordinasi dengan pembina o Pengadaan dan pemenuhan alat-alat untuk latihan o Mengikuti lomba Pentas seni Insidental o Mengisi kegiatan Purna Siswa Juli Agustus Agustus Agustus Agustus Rutin Insidental Menyesuaikan Juni 9. Ketrampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 Meningkatkan ketrampilan guru dan siswa dalam mendalami Teknologi Informasi o Sosialisasi o Pelatihan bagi guru dan siswa o Lomba TIK antar siswa / guru Desember 2022 2 Memanfaatkan TIK untuk menfasilitasi kegiatan pembelajaran o Memfasilitasi sarana TIK dalam pembelajaran September 2022 10. Komunikasi dalam Bahasa Inggris NO. Rencana Program Strategi Pelaksanaan Jadwal Kegiatan 1 Meningkatkan ketrampilan guru dan siswa dalam berkomunikasi bahasa Inggris o Sosialisasi o Pelatihan bagi guru dan siswa o lomba pidato/cerdas cermat/olimpiade antar siswa tingkat sekolah/kec./kab Desember 2022


25 MATERI III WAWANCARA Pengertian Wawancara Wawancara adalah percakapan dua orang atau lebih yang berlangsung antara narasumber dan pewawancara dengan tujuan mengumpulkan data-data berupa informasi. Oleh karena itu, teknik wawancara adalah salah satu cara pengumpulan data, misalnya untuk penelitian tertentu. Merujuk dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), wawancara adalah tanya jawab dengan seseorang (pejabat dan sebagainya) untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal, dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi. Tujuan dan Fungsi Wawancara Dari pengertian wawancara tadi, tentunya sudah ada gambaran mengenai tujuan wawancara tersebut bukan? Ya, tujuan wawancara adalah mendapatkan data atau informasi dari pihak narasumber. Lebih jelasnya, menurut Zainal (2010) tujuan wawancara adalah sebagai berikut: 1. Memperoleh informasi secara langsung guna menjelaskan suatu hal atau situasi dan kondisi tertentu. 2. Memperoleh data agar dapat memengaruhi situasi atau orang tertentu. 3. Melengkapi suatu penyelidikan ilmiah. Merujuk pada tujuan-tujuan tersebut, maka dapat diartikan fungsi wawancara adalah guna mendapat informasi maupun data secara akurat, mendalam, objektif, sekaligus menjadi pelengkap informasi awal pewawancara. Selain itu, wawancara juga memungkinkan munculnya perspektif baru dari topik yang diangkat. Jenis Wawancara Secara umum, berdasarkan cara pelaksanaannya, wawancara terbagi menjadi tiga jenis yaitu: 1. Wawancara Terstruktur Jenis pertama dari wawancara adalah wawancara terstruktur atau terpimpin, dimana semua pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan sudah dipersiapkan secara rinci dan lengkap. 2. Wawancara Tidak Terstruktur Sesuai namanya, wawancara tidak terstruktur adalah kebalikan dari wawancara terstruktur, dimana pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bersifat terbuka. Jenis ini juga biasa disebut wawancara bebas sebab pewawancara dapat menanyakan apa saja kepada narasumber. Namun, yang perlu dijadikan catatan adalah pertanyaan-pertanyaan tersebut tetap relevan dengan kebutuhan data agar wawancara masih bisa terkendali.


26 3. Wawancara Bebas Terpimpin Jenis terakhir dari wawancara adalah wawancara bebas terpimpin, yaitu gabungan dari kedua jenis wawancara sebelumnya, dimana pewawancara tetap menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan namun secara garis besarnya saja. Bentuk Wawancara Selain terbagi menjadi beberapa jenis, wawancara juga memiliki berbagai bentuk. Lebih jelasnya, bentuk-bentuk wawancara adalah sebagai berikut: 1. Wawancara formal Pertama, ada bentuk wawancara formal yaitu wawancara yang dalam pelaksanaannya dilakukan secara formal atau sistematis untuk mendapat data tertentu. Contoh bentuk wawancara ini adalah wawancara penelitian. 2. Wawancara rutin Bentuk selanjutnya adalah wawancara rutin, yaitu wawancara yang dilakukan secara rutin ditujukan untuk mendukung kelancaran kegiatan atau operasional bisnis atau perusahaan, misalnya evaluasi bulanan kinerja karyawan. 3. Wawancara konferensi pers Wawancara konferensi pers adalah ketika para jurnalis diundang oleh pihak-pihak tertentu untuk meliput informasi atau data tertentu agar dimuat dan disebarluaskan, misalnya ada perusahaan yang meluncurkan produk baru, melakukan kerjasama dengan pihak lain, menyelenggarakan acara amal, dan lain-lain. 4. Wawancara akses pers Hampir sama dengan bentuk wawancara konferensi pers, namun untuk wawancara akses pers ini lingkupnya lebih kecil lagi, seperti hasil dilakukannya pertemuan, negosiasi, dan lain-lain. 5. Wawancara roundtable Wawancara roundtable adalah salah satu bentuk wawancara yang cukup kompleks dimana pewawancara harus menyusun strategi dan skenarionya dulu supaya proses wawancara dapat berjalan lancar. Dalam hal ini pewawancara bertindak sebagai moderator dari beberapa narasumber. Sehingga, tidak hanya mengajukan dan mencatat jawaban, pewawancara juga bertugas mengatur jalannya percakapan. 6. Wawancara semi-struktur Bentuk terakhir dari wawancara adalah wawancara semi-struktur atau biografi. Sesuai namanya, wawancara ini ditujukan untuk menggali informasi sebagai bahan tulisan biografi dari narasumber terkait.


27 Umumnya, pewawancara akan menanyakan pertanyaan secara urut sesuai siklus hidup narasumber, seperti mulai dari masa kanak-kanak, remaja, hingga kehidupan saat ini. Kelebihan dan Kekurangan Wawancara Sebagai salah satu teknik pengumpulan data, wawancara memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Lebih jelasnya, kelebihan wawancara adalah: 1. Termasuk instrumen atau teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi dan tidak terbatas pada tingkat pendidikan atau pekerjaan tertentu 2. Memungkinkan Anda untuk mendapat informasi dan data secara mendalam serta berkualitas 3. Sebagai pewawancara, Anda dapat mengembangkan pertanyaan berdasarkan jawaban narasumber 4. Mendapat informasi secara detail bahkan yang sering luput dari perhatian Sedangkan kekurangan wawancara adalah: 1. Untuk topik atau objek yang luas, dibutuhkan banyak narasumber. Semakin banyak narasumber, maka proses wawancara juga memerlukan lebih banyak waktu dan tenaga dalam pelaksanaanya 2. Kecukupan data dan keberhasilan wawancara tergantung pada peneliti dalam menggali informasi serta ketersediaan narasumber untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. 3. Terkadang, cara interpretasi pewawancara bisa terpengaruhi oleh jawab narasumber sehingga cenderung tidak objektif. Tahapan Wawancara Untuk melakukan wawancara, setidaknya ada dua tahapan yang harus dijalankan. Tahapantahapan wawancara tersebut diantaranya: Tahap Persiapan Dalam tahap persiapan wawancara, tentukan tujuan atau topik serta informasi apa yang ingin digali ketika wawancara terlebih dulu. Jika Anda melakukan wawancara terstruktur, maka persiapkan juga daftar pertanyaan untuk ditanyakan pada narasumber nantinya. Setelah itu, sebaiknya Anda juga menghubungi narasumber terlebih dulu dan menentukan jadwal dilakukannya wawancara tersebut beserta hal teknis lainnya.


28 Tahap Pelaksanaan Tahap kedua wawancara adalah pelaksanaan. Sebagai pewawancara yang baik, bukalah sesi wawancara dengan salam dan pastikan Anda juga mengedepankan tata krama serta sopan santun. Setelah itu, Anda dapat menjelaskan secara singkat mengenai tujuan wawancara lalu mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Rekam atau catatlah jawaban narasumber dengan seksama, hindari untuk meminta narasumber mengulangi jawabannya. Nah, sebelum mengakhiri wawancara, Anda juga bisa meminta izin untuk menghubungi narasumber kembali jika nanti ada informasi yang perlu dikonfirmasi atau dilengkapi. Cara Wawancara Yang Baik Agar dalam pelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai keinginan, ada beberapa tips wawancara yang perlu diperhatikan. 1. Mulailah dengan informasi fakta dan mengajukan pertanyaan mudah. 2. Pastikan Anda sudah mengetahui informasi dasar mengenai narasumber, seperti identitasnya secara umum. 3. Hindarilah mengajukan pertanyaan bersifat pribadi dan berupa pilihan. 4. Jangan terlalu kaku dan tunjukkan sikap bersahabat agar narasumber nyaman dan dapat menjawab pertanyaan dengan baik serta terbuka. 5. Hindari sikap seakan menggurui, bersikaplah netral dan adaptif. MATERI IV MEMBUAT POSTER Pengertian Poster Sebelum belajar lebih jauh, alangkah baiknya kalau kenal dulu apa itu poster? Jadi menurut Smith Poster adalah media gambar yang memadukan berbagai unsur-unsur visual seperti garis, gambar dan kata-kata untuk dapat menarik perhatian dan mengkomunikasikan pesan secara singkat. Sri Anitah memberi definisi tentang poster ialah suatu gambar yang mengkombinasikan unsurunsur visual seperti garis, gambar dan kata-kata dengan maksud menarik perhatian serta mengkomunikasikan pesan secara singkat. Karena berbasis visual art maka hal yang paling ditonjolkan adalah seberapa menarik sebuah desain yang ada di poster. Berdasarkan pendapat di atas, dapat dapat disimpulkan bahwa media poster secara umum adalah suatu pesan tertulis baik itu berupa gambar maupun tulisan yang ditujukan untuk menarik perhatian banyak orang sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima orang lain dan mudah dipahami. Bahkan ketika seseorang hanya melihat secara selintas lalu saja.


29 Ciri-ciri Poster Sebagai salah satu media penyampai pesan, poster memiliki ciri khas tersendiri yang bisa dikenali. Ada beberapa ciri-ciri yang bisa dikenali yang mengindikasikan sebuah poster. 1. Sederhana Sebagai media satu arah, poster dibuat dengan metode sederhana. Baik sederhana secara tampilan gambar maupun ornamen-ornamen yang ada di dalam poster. Jika poster dibuat namun sukar untuk dipahami berarti termasuk dalam kategori gagal posternya dalam menyampaikan maksud pesan. Ciri sederhana inilah yang kemudian membuat orang-orang yang sengaja atau tidak sengaja melihat langsung paham. Desain dibuat sederhana karena poster biasanya juga ditempelkan di dinding tiang listrik atau tempat yang sering orang lewat. Makanya hanya dengan selintas saja orang melihat, mereka langsung paham. 2. Menyajikan satu ide dan untuk mencapai satu tujuan pokok Ciri yang kedua dari desain poster adalah hanya menyajikan satu ide. Bila satu ide tersebut telah tersampaikan maka tujuan pokok juga demikian. Misalnya saja untuk tujuan kesehatan agar terhindar dari virus covid 19. Sebuah desain poster menampilkan orang yang sedang cuci tangan, memakai masker dan ornamen bentuk virus yang di sekitar orang tersebut. Idenya satu dan tujuannya adalah agar orang menerapkan protokol kesehatan. 3. Berwarna Idealnya poster memiliki warna. Dari warna-warna yang ada dikombinasikan secara kreatif sehingga orang tertarik melihatnya. Jika menemui poster yang tidak berwarna maka mungkin itu termasuk poster zaman old dimana hanya hitam putih saja atau poster yang telah difotokopi. Selain itu pula poster biasanya tidak memuat hanya satu warna. Artinya sebuah poster bisa saja memuat berbagai macam warna yang kemudian dipadukan. Satu warna dengan warna lainnya saling melengkapi dan menyeimbangkan.


30 4. Terdapat Slogan Poster memiliki kata-kata pamungkas. Biasanya ditampilkan secara jelas lewat kata-kata. Katakata inilah yang dinamakan slogan. Akan aneh kalau sebuah poster tidak ada slogan di dalamnya. Karena slogan bersifat menegaskan pesan yang ingin disampaikan. Sehingga dengan adanya slogan, pesan langsung tertancap begitu melihat secara sekilas. 5. Tulisannya jelas Kejelasan sebuah tulisan dalam poster wajib hukumnya. Sebab ketika tulisan tidak jelas maka pesan pun akan sulit tersampaikan. Bahkan cenderung tidak memahamkan. Penjelasan singkat juga dibutuhkan pada poster. Selain mempertegas juga menjelaskan slogan pada poster. Biasanya penjelasan tulisan juga didesain semenarik mungkin dan mudah dicerna. 6. Motif Terdapat motif atau maksud yang ingin dicapai si pembuat. Pembuat desain poster secara tersurat dan tak tersurat menampilkan pesan pada desain visual poster. Poster tidak mungkin dibuat tanpa adanya motif tertentu. Motif akan muncul menjadi ide. Kemudian ketika sudah menjadi ide akhirnya diwujudkan melalui pengembangan desain visual yang diinginkan. Inilah salah satu ciri pada media penyampai pesan informasi poster.


31 7. Tulisannya bervariasi Sumber: jatim.hallo.id Ciri terakhir yang bisa dikenali adalah adanya tulisan yang bervariasi. Dalam satu desain visual poster bisa saja lebih dari dua atau tiga jenis tulisan. Bahkan ukuran tulisan dalam satu poster pun bisa sangat bervariasi. Tulisan yang sangat variatif dalam poster tersebut memiliki estetika tersendiri. Seperti kita lihat tulisan di atas yang tulisannya sangat variatif. Well, endingnya tetap pesan tersampaikan dengan jelas. Fungsi Poster Poster termasuk dalam kategori media yang berbentuk gambar atau visual. Sedangkan media memiliki empat fungsi yang sering kita dengar. Empat fungsi poster yang berdasarkan keberadaan media di antara lain adalah: 1. Memberi Informasi Fungsi pertama media visual poster adalah memberi informasi kepada masyarakat. Misalnya saja informasi pengadaan kegiatan vaksinasi virus covid 19 yang diadakan di suatu tempat maka poster dapat digunakan untuk penyebarluasan informasi. Masyarakat luas menjadi tahu dengan adanya poster yang menginformasikan kegiatan vaksinasi. Disinilah fungsi pentingnya poster bagi masyarakat. 2. Edukasi Publik Selain untuk memberikan informasi kepada masyarakat, poster juga dapat digunakan sebagai edukasi. Poster yang menarik soal edukasi masyarakat soal isu tertentu dapat menggugah masyarakat untuk setidaknya mengetahui. Edukasi tentang pentingnya kesehatan anak misalnya dapat melalui poster. Tinggal desain visual yang dibuat harus lebih sederhana agar dapat dinikmati oleh masyarakat sekaligus memahami inti dari pesan poster.


32 3. Hiburan Selanjutnya fungsi poster adalah sebagai hiburan. Jadi poster dalam pembuatannya bisa saja dibuat untuk menghibur masyarakat tertentu. Sebagai salah satu wadah penyampai pesan, poster bisa dibuat untuk hiburan. Misalnya saja Quotes presiden RI Gus Dur yang selalu membuat ketawa tentang karakteristik presiden dari masa ke masa. Ia dibuat untuk membuat masyarakat terhibur oleh poster yang dibuat. 4. Kontrol Sosial Terakhir tentu saja yang paling serius ialah mengontrol sosial. Maksudnya membuat poster difungsikan untuk mengkritisi sebuah kebijakan yang salah sasaran. Banyak sekali contoh poster yang berbau kritik terhadap pemerintah. Pembangunan yang ada di daerah Wadas misalnya, terdapat banyak poster bertebaran untuk mengkritisi kebijakan yang tidak memihak kepada rakyat. Jenis-Jenis Poster dan Contohnya Poster dibedakan menjadi beberapa jenis sesuai dengan tujuan dibuatnya. Ada begitu ragam jenis poster yang sering kita lihat di papan reklame, tiang listrik, dinding sekolah dan sebagainya. Mengenali jenis-jenis poster akan sangat membantu sobat Grameds Budiman menemukan inspirasi. Disini akan membahas tentang jenis jenis poster beserta dengan contoh-contoh poster. Tentu saja disesuaikan dengan jenis poster agar kamu bisa lebih memahami. So, let’s go. 1. Poster Edukasi Sumber: gramedia.com


33 Poster yang dibuat untuk tujuan mendidik. Mendidik dalam konteks apapun. Namun biasanya poster jenis ini mengajarkan kebaikan yang seharusnya dilakukan oleh manusia baik itu tua muda maupun anak kecil. Pendidikan yang ditekankan biasanya seputar transfer ilmu pengetahuan. Terus bagaimana memotivasi orang supaya mau belajar. Inilah contoh poster yang tujuan dibuatnya adalah edukasi. “Sekolah adalah Rumah Kedua Bagiku”. 2. Poster Afirmasi Jenis poster ini biasanya terdapat tulisan quotes yang menggugah hati dan pikiran seseorang. Poster yang dibuat sengaja untuk mempengaruhi orang agar ikut termotivasi untuk bangkit dari kondisi yang buruk. Kata mutiara seperti, “Seburuk-buruk manusia adalah yang menyia-nyiakan waktu dengan menjadi pemalas” mampu mengubah mindset berpikir kita semua. Atau poster seperti ini, “kegagalan adalah hal biasa, hal yang luar biasa adalah jalani sebaik yang kita bisa.” 3. Poster Kesenian Poster jenis ini seperti namanya, penuh dengan seni karya yang kadang membuat orang berpikir. Poster ini bersifat kekaryaan sehingga terkadang sulit ditebak apa maksudnya. Wajar karena poster ini merupakan seni karya itu sendiri. Biar kamu paham coba lihat poster di bawah ini aja deh dan pikir sendiri. Sumber: TutorialBahasaInggris.co.id


34 4. Poster Layanan Masyarakat Poster jenis ini dibuat untuk mengedukasi masyarakat tentang pelayanan yang diselenggarakan pemerintah. Melalui poster layanan masyarakat ini masyarakat akhirnya tahu kebijakan pemerintah. Contohnya banyak sekali kita jumpai di sekitar. Salah satunya poster agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan selama musim pandemi ini. Atau kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah. 5. Poster Niaga Poster jenis ini dibuat untuk mempromosikan produk barang dan jasa. Sehingga masyarakat luas tahu barang dan jasa yang akan ditawarkan melalui poster. Poster niaga tak hanya dipasang di tempat umum saja tetapi pada era digital banyak ditemukan di berbagai media sosial seperti facebook, instagram, ataupun tiktok. Contohnya seperti di bawah ini. Menu terbaru kafe tahun ini Tempat pariwisata terbaru yang baru dibangun Jasa potong rambut ala artis-artis Korea 6. Poster Kegiatan Poster jenis ini banyak dijumpai ketika ada suatu kegiatan baik umum ataupun agama. Poster ini menjelaskan tempat, narasumber, waktu penyelenggaraan kegiatan yang direncanakan. Tujuannya agar orang-orang menjadi tahu dan mengikuti kegiatan yang akan diadakan. Contoh poster kegiatan: Poster konser pengajian yang berisikan pendakwah, waktu, dan tempat. Poster webinar yang berisi narasumber, tema, waktu, dan link acara.


35 7. Poster Propaganda Poster jenis ini mengandung semangat kepahlawanan sebuah bangsa. Biasanya berupa gambar pahlawan yang telah memerdekakan bangsa. Misalnya saja kalau di Indonesia semangat patriotisme Bung Karno pada perjuangan kemerdekaan RI di masa silam. Contohnya bisa kita amati pada poster satu ini. Tentang semangat perjuangan dengan tulisan “Darahku Merah, Tak Sudi Dijajah!” 8. Poster Kampanye Poster jenis ini muncul ketika adanya menjelang pemilihan kepala daerah atau presiden. Namun tidak bisa dipungkiri juga poster jenis ini muncul jauh-jauh hari sebelum adanya Pilpres misalnya. Poster kampanye memang digunakan untuk mencari simpati dari rakyat agar memilih dirinya. Contohnya: Poster bergambar calon pejabat politik dengan tulisan berisi ‘janji-janji’ kepada masyarakat MATERI IV MEMBUAT POSTER DENGAN CANVA Canva adalah aplikasi desain grafis yang digunakan untuk membuat grafis media sosial, presentasi, poster, dokumen dan konten visual lainnya. Aplikasi ini juga menyediakan beragam contoh desain untuk digunakan. Canva terdiri dari dua jenis layanan, yakni gratis dan berbayar. Manfaat Canva Sebelumnya telah disebutkan bahwa Canva dikenal sebagai aplikasi desain grafis yang dikenal dengan kemudahan penggunaannya. Ada berbagai macam desain yang bisa kita ciptakan dengannya, termasuk diantaranya: Logo — Logo merupakan suatu gambar atau sekadar sketsa dengan arti tertentu, dan mewakili suatu arti dari perusahaan, daerah, organisasi, produk, negara, lembaga, dan hal lainnya membutuhkan sesuatu yang singkat dan


36 mudah diingat sebagai pengganti dari nama sebenarnya. Di Canva, ada beragam template yang memudahkan kita untuk membuat logo unik. Poster — Poster adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar. Poster dapat kita gunakan untuk membuat iklan sebuah produk, jasa, atau acara. Dengan Canva, kita bisa membuat desain poster yang menarik dengan mudah. Infografik — infografik adalah media informasi yang dapat berbentuk teks dengan perpaduan gambar, grafik, ilustrasi dan tipografi. Dengan Canva membuat proses pembuatan infografik menjadi sangat mudah. Konten Media Sosial — Canva memudahkan kita untuk mendesain berbagai media visual yang cocok untuk media sosial seperti story instagram, unggahan facebook, dan lain sebagainya. Thumbnail Youtube — Thumbnail atau gambar yang mewakili video youtube kita tidak harus berupa cuplikan dari video tersebut. Dengan Canva, kita bisa mendesain thumbnail Youtube yang unik sehingga yang melihanya akan tertarik menonton video yang kita unggah. Desain Kemasan Produk — Canva dapat membantu kita untuk membuat desain kemasan berbagai jenis produk, mulai dari label botol hingga kotak karton. Presentasi — dengan Canva kita dapat membuat desain presentasi yang menarik dengan banyak template yang tersedia sesuai dengan kebutuhan kita. Dokumen A4 — dokumen A4 yang dapat kita buat menggunkan canva sangat beragam, mulai dari jadwal pelajaran, proposal, daftar riwayat hidup hingga undangan. Cara mengakses Canva dengan Komputer/Laptop 1. Buka alamat www.canva.com


37 2. Mendaftar dengan menggunakan akun email atau facebook 3. Mengatur nama pengguna dan kata sandi 4. Tampilan halaman awal canva


38 Cara mengakses Canva dengan Smartphone 1. Unduh aplikasi Canva di google play store 2. Mendaftar atau masuk jika sudah mempunyai akun dengan email atau facebook 3. Tampilan halaman depan aplikasi canva


39 Membuat Poster di Canva menggunakan Komputer/laptop 1. Klik Menu “poster” 2. Tampilan awal menu poster. Adapun “tools” atau alat yang dapat digunakan adalah sebagai berikut: a. Beranda : kembali ke halaman depan b. File : mengubah nama file, membuat desain baru, mengunduh file. c. Undo : kembali ke pengaturan sebelumnya d. Redo : kembali ke pengaturan sesudahnya e. Judul : Nama file f. Bagikan : untuk membagikan link canva ke berbagai media


40 3. Klik Template, kemudian pilih template mana yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan kita. 4. Klik Elemen untuk menambahkan garis atau bentuk, bingkai foto, sticker dan foto. 5. Klik Teks untuk menambahkan tulisan 6. Klik Unggahan untuk menambahkan gambar dari galeri


41 7. Klik Foto untuk menambahkan foto yang disediakan canva 8. Klik Gaya untuk mengatur tema warna dan jenis huruf yang sesuai.


42 9. Klik Audio jika ingin menambahkan efek suara atau lagu (untuk poster daring bukan cetak) Membuat Poster di Canva menggunakan Smartphone 1. Klik Menu “poster”


43 2. Klik “Buat desain kosong” 3. Klik Template, kemudian pilih template mana yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan kita.


44 4. Klik Elemen untuk menambahkan garis dan bentuk, bingkai foto, sticker dan foto. 5. Klik Galeri untuk menunggah foto dari galeri smartphone kita, hasil akan tersimpan dalam menu Unggahan.


45 6. Klik Teks untuk menambahkan tulisan 7. Klik Foto untuk menambahkan foto yang disediakan canva


46 8. Klik Gaya untuk mengatur tema warna dan jenis huruf yang sesuai. 9. Klik Audio jika ingin menambahkan efek suara atau lagu (khusus poster daring bukan cetak)


47 Cara menambahkan halaman baru 1. Klik tanda tambah halaman Cara memberikan nama file 1. Klik menu File 2. Tuliskan nama yang diinginkan Cara mengunduh file 1. Klik file kemudian Unduh/Download


48 2. Pilih bentuk file yang diinginkan 3. Tentukan halaman mana yang akan diunduh 4. Kemudian Klik Unduh


Click to View FlipBook Version