E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
• Karboksipeptidase, aminopeptidase, dan dipeptidase,
berfungsi melanjutkan pencernaan protein menjadi asam
amino bebas.
b. Hati
Fungsi hati dalam sistem pencernaan, yakni:
• Menyekresikan empedu untuk mengemulsikan dan
mengabsorpsi lemak.
• Mempertahankan homeostasis gula darah.
• Menyimpan gula dalam bentuk glikogen dan mengubahnya
kembali menjadi glukosa jika diperlukan.
• Menyintesis lemak dari karbohidrat dan protein, serta
mengatur penyimpanan maupun pemakaian lemak.
• Menyimpan mineral (Fe dan Cu), vitamin larut lemak (A, D. E,
dan K), serta toksin dari pestisida/obat-obatan yang tidak
dapat diuraikan dan diekskresikan.
• Produksi panas dari aktivitas kimia dalam hati, terutama saat
tidur.
c. Empedu
Empedu berupa kantong berbentuk seperti terong, berukuran
sekitar 8-10 cm, berwarna hijau, dan terdapat pada lekukan di
bawah lobus kanan hati. Empedu berfungsi menyimpan cairan
empedu yang disekresikan oleh sel-sel hati, dengan kapasitas total
30-60 mL. Cairan empedu bersifat alkali, terdiri atas air, garam
empedu, pigmen empedu, kolesterol, musin, dan zat Garam empedu
berfungsi mengemulsikan lemak, memperlancar kerja enzim lipase
dalam memecah lemak, dan membantu absorpsi hasil pencernaan
lemak (gliserin dan asam lemak). Pigmen empedu disalurkan ke usus
halus, sebagian berubah menjadi sterkobilin yang mewarnai feses.
50
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Sebagian lainnya diabsorpsi kembali oleh aliran darah dan berubah
menjadi urobilin yang mewarnai urine.
6. Usus Halus
(Intestinum Tenue)
Usus halus berbentuk tabung yang terletak di antara lambung
dan usus besar, berdiameter 2,5 cm dan panjang 3-5 m. Usus halus
terdiri atas tiga bagian, yaitu usus dua belas jari (duodenum,
panjang 25-30 cm), usus kosong (jejenum, panjang 1 - 1,5 m), dan
usus penyerapan (ileum, panjang 2 - 2,5 m). Struktur usus halus
memiliki banyak jonjot usus (vilus = tunggal, vili = jamak), yang
berfungsi memperluas permukaan penyerapan, sehingga makanan
dapat terserap sempurna. Setiap jonjot usus mengandung jaring-
jaring kapiler dan pembuluh limfa (lakteal). Pada duodenum
terdapat muara saluran dari pankreas dan empedu. Pada usus halus
terjadi gerakan peristaltik dari kontraksi ritmik otot polos
longitudinal dan sirkuler yang menggerakkan kimus (bubur usus) ke
arah bawah di sepanjang saluran. Usus berfungsi mencerna makanan
secara kimiawi dengan enzim-enzim yang berasal dari kelenjar usus,
pankreas, dan empedu yang dihasilkan oleh hati.
Usus halus
Vili
Gambar 22. Usus Halus
51
Sumber: Mallat, 2017
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Jenis absorpsi di usus halus
1) Absorpsi karbohidrat
• Absorpsi glukosa terjadi bersamaan dengan transpor aktif
ion natrium (kotranspor).
• Fruktosa ditranspor melalui difusi dipermudah.
• Monosakarida lainnya dapat diabsorpsi melalui difusi
sederhana.
2) Absorpsi protein. Asam amino masuk ke dalam sel-sel usus
halus melalui transpor aktif.
3) Absorpsi lemak. Asam lemak dan gliserol masuk ke dalam sel
usus melalui difusi. Molekul asam lemak yang berukuran kecil
(berantai karbon pendek) bergerak ke dalam kapiler vilus,
sedangkan molekul asam lemak yang berukuran besar
(berantai panjang) dan gliserol akan membentuk kilomikron
masuk ke lakteal menuju ke sistem limfa dan sirkulasi
sistemik.
4) Absorpsi air, elektrolit, dan vitamin.
• Air diabsorpsi secara pasif melalui osmosis.
• Vitamin larut air (C dan B) diabsorpsi melalui difusi
• Vitamin larut lemak (A, D, E, K) diabsorpsi bersama lemak
• Absorpsi kalsium sesuai asupan makanan dan kebutuhan
tubuh yang diatur oleh hormon paratiroid dan vitamin D.
Zat besi terikat oleh globulin.
7. Usus Besar (Kolon)
Usus besar tidak memiliki jonjot usus (vili), tetapi memiliki
daya regang yang cukup besar.
a. Bagian-bagian usus besar
52
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
1) Sekum, merupakan kantong tertutup dan memiliki
apendiks vermiform (umbai cacing).
2) Kolon, terbagi menjadi kolon menanjak (asenden), kolon
melintang (transversus), kolon menurun (desenden), dan
kolon sigmoid berbentuk huruf S.
3) Rektum, memiliki panjang 12 - 13 cm, tersusun dari
mukosa saluran anal berupa lipatan-lipatan vertikal yang
berisi arteri dan vena, sfingter anal otot polos, serta
sfingter anal otot rangka yang mengitari anus.
b. Fungsi usus besar
• Mengabsorpsi 80% - 90% air dan elektrolit dari kimus
yang tersisa sehingga kimus menjadi semi padat.
• Memproduksi mukus yang tidak mengandung enzim.
• Merupakan tempat bakteri yang mampu mencerna
sedikit selulosa dan memproduksi sedikit kalori, serta
menghasilkan vitamin K, riboflavin, tiamin, dan gas.
• Mengeluarkan zat sisa berupa feses (warna cokelat
berasal dari pigmen empedu, bau berasal dari kerja
bakteri).
Transversum
Asenden Desenden
Sekum
Usus buntu Sigmoid
Rectum
Anus
Gambar 23. Organ Usus Besar
Sumber: Mallat, 2017
53
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
B. Mekanisme Pencernaan
=
54
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
C. Gangguan Sistem Pencernaan
Makanan
Gangguan sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh
beberapa faktor, antara lain pola makan yang salah, program diet yang
ekstrim, bulimia (memuntahkan makanan dengan sengaja), gaya hidup,
memakan makanan dengan zat aditif berbahaya, mengonsumsi makanan
yang tidak bernutrisi, makanan yang tidak higienis, atau proses
pemasakan dan penyimpanan makanan yang salah.
Gangguan sistem pencernaan makanan antara lain sebagai
berikut:
Sariawan
Luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan
dengan permukaan agak cekung. Disebabkan oleh infeksi.
Konstipasi
Pengerasan tinja yang berlebihan sehingga sulit buang
air besar. Disebabkan karena kurang asupan serat.
Gastritis (radang lambung)
Peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas,
dan perih. Gastritis dapat disebabkan oleh asam lambung yang
berlebihan, makan tidak teratur dll.
Diare
Gangguan berupa feses berubah menjadi lembek atau
cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali
dalam 24 jam.
55
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Apendisitis
peradangan apendiks (umbai cacing) akibat penyumbatan oleh
bahan tinja yang mengeras dan tersangkut di dalam apendiks
yang berakibat pembengkakan dan terisi pus (nanah) atau
jaringan mati.
Malnutrisi
Keadaaan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara
pengambilan makanan dengan kebutuhan gizi.
Parositis (gondongan)
Suatu penyakit menular yang menyebabkan pembengkakan
kelenjar ludah (kelenjar parotid) pada leher bagian atas atau
pipi bagian bawah disebabkan oleh virus Paramyxovirus.
Kolik abdomen
gangguan aliran normal isi usus di sepanjang traktus intestinal,
ditandai dengan kram dan nyeri hebat pada perut yang mungkin
disertai dengan mual dan muntah.
Ulkus peptikum
Luka (peradangan kronis) pada lapisan lambung dekat
duodenum (bagian teratas dari usus halus)disebabkan oleh
infeksi bakteri Helicobacter pylori.
D. Teknologi Sistem Pencernaan
Makanan
Peralatan untuk memeriksa dan menangani gangguan sistem
pencernaan makanan, yaitu:
56
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
1. Feeding tube, alat berupa selang untuk memberi makan pasien
melalui hidung.
2. Stomach tube, alat berbentuk selang yang digunakan untuk
mencuci perut, memberi obat-obatan, atau untuk mengambil
getah lambung.
3. Rectal tube, alat untuk membersihkan atau mengeluarkan gas-
gas dalam rektum.
4. Endoskop, perangkat alat berupa selang panjang fleksibel alat
medis lainnya yang terhubung dengan layar yang dilengkapi
dengan kamera dan alat komputer. Alat ini dimasukkan ke dalam
tubuh untuk keperluan diagnosis, mengambil jaringan pemberian
obat, serta untuk memasukkan atau mengisap cairan. Sesuai
dengan kegunaannya, endoskop dapat dibedakan beberapa
macam, antara lain:
• Gastroscope, endoskop khusus untuk memeriksa bagian
organ dalam perut.
• Sigmoidoscope, untuk memeriksa rongga belokan
berbentuk S antara rektum dengan kolon yang menurun.
• Duodenoscope, untuk memeriksa bagian duodenum (usus
dua belas jari).
• Colonoscope, untuk memeriksa bagian kolon (usus besar).
• Anoscope, untuk memeriksa rongga saluran antara anus dan
rektum (anorektal).
• Protoscope, untuk memeriksa bagian anus/dubur.
57
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI
A. Petunjuk Umum
Baca dan pahami materi Mari berlatih melalui kegiatan
pada sumber belajar belajar yang terdapat pada
yang relevan tentang UKBM ini secara mandiri atau
materi Sistem berkolaborasi dengan kelompok
Koordinasi
Sudah mampu menyelesaikan Kalian dapat mengerjakan
kegiatan belajar? Jika sudah kegiatan belajar yang terdapat
Kalian boleh melanjutkan pada dalam UKBM ini pada bagian yang
kegiatan belajar berikutnya telah disediakan dan pada buku
tugas
AYO MULAI BELAJAR!
Ikuti seluruh kegiatan belajar
dengan semangat
dan konsentrasi
B. Pendahuluan
Perhatikan gambar disamping.
Tahukah Anda, apa fungsi bahan
makanan ini bagi tubuh?
Bagaimanakah proses
pencernaannya di dalam tubuh?
58
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
1. Eksplorasi Fenomena
Panic Buying Lagi, tak Harus Susu Beruang Kali
REPUBLIKA.CO.ID, Lonjakan Covid-19 dengan varian delta yang lebih
mudah menular, membuat banyak orang ramai-ramai membentengi diri
dengan produk-produk suplemen. Seperti déjà vu, jika setahun yang
lalu, masker dan hand sanitizer yang diburu, kini susu beruang dan
vitamin C jadi buruan di berbagai apotek dan minimarket.
Baca Selengkapnya!
59
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Setelah mengamati fenomena tersebut, buatlah pertanyaan sebanyak
mungkin yang berkaitan dengan fenomena secara berkelompok
Pertanyaan
2. Memfokuskan Pertanyaan
Fokuskan pertanyaan yang telah ditemukan menjadi 3 pertanyaan,
kemudian buatlah jawaban sementara dari pertanyaan tersebut secara
berkelompok!
Rumusan Pertanyaan
60
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Jawaban
3. Merencanakan Penyelidikan
1. Baca dan pahami petunjuk praktikum dengan
baik
2. Tanyakan pada guru apabila instruksi yang
diberikan tidak dapat dipahami
3. Lakukan pengamatan dengan teliti
dan bekerja sama
4. Utamakan keselamatan kerja dalam
laboratorium
5. Catat data hasil pengamatan pada
bagian yang telah disediakan di
UKBM ini
4. Melaksanakan Penyelidikan
a. Tujuan
• Mengetahui kandungan zat makanan (protein dan vitamin
C) dari berbagai jenis bahan makanan.
• Memahami fungsi zat makanan bagi tubuh
b. Alat dan Bahan
• Pelat tetes
• Kertas label
61
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
• Lumping dan alu
• Pipet tetes
• Tusuk gigi
• Tabung reaksi
• Beaker glass
• Reagen biuret
• Betadine
• Air
• Susu beruang (bear brand)
• UC 1000
• Bahan makanan yang akan diuji (tahu, telur, brokoli,
kentang, tomat, pisang)
c. Cara Kerja
Uji Protein
1. Teteskan ekstrak bahan makanan pada pelat tetes.
Tempelkan label kecil bertuliskan nama setiap bahan
makanan pada pelat tetes.
2. Teteskan reagen Biuret sebanyak 5 tetes pada masing-
masing bahan makanan. Aduk lengan menggunakan tusuk
gigi/potongan lidi.
3. Catat perubahan warna yang terjadi. Jika menunjukkan
perubahan warna
4. ungu (violet), berarti bahan makanan tersebut
mengandung protein.
62
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Uji Vitamin C
1. Sediakan gelas bening berisi air
2. Campurkan beberapa tetes betadine ke dalam air yang
telah dituangkan ke dalam gelas bening, sekitar 6-7
tetes betadine hingga warna air berwarna kecokelatan.
3. Aduk menggunakan pengaduk
4. Sebelum itu haluskan bahan yang berbentuk padat
5. Lalu masukkan sedikit sari dari bahan yang sudah
dihaluskan ke dalam air yang sudah di campur dengan
betadine tadi.
6. Lalu setelah dimasukkan kocok tabung reaksi secara
perlahan. Perhatikan perubahan warnanya! larutan
mengandung vitamin C apabila terjadi perubahan warna
menjadi bening
63
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
5. Menganalisis data
TABEL HASIL PENGAMATAN
Perubahan warna Kandungan zat
setelah ditetesi
Nama makanan
No reagen Keterangan
bahan Vitamin
Biuret Betadine Protein
C
Susu
Beruang
1.
(Bear
Breand)
2. UC 1000
3. Brokoli
4. Tomat
5. Pisang
6. Tahu
7. Telur
8. Kentang
64
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
d. Pertanyaan
1. Bahan makanan apa saja yang terbukti mengandung protein?
2. Bahan makanan apa saja yang terbukti mengandung vitamin
C?
3. Mengapa setelah ditetesi reagen biuret, bahan makanan yang
mengandung protein mengalami perubahan warna menjadi
warna violet/ungu?
4. Mengapa setelah ditetesi betadine, bahan makanan yang
mengandung vit C mengalami perubahan warna menjadi
bening?
5. Apa saja manfaat vitamin C dan protein bagi tubuh?
Jawab:
65
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
6. Mengkonstruk Pengetahuan
Baru
Evaluasi kembali dan buatlah kesimpulan dengan menghubungkan
jawaban dari rumusan masalah yang telah kalian buat di awal
pembelajaran dengan hasil praktikum yang telah kalian lakukan
7. Mengkomunikasikan Pengetahuan
Baru
Presentasikan hasil kerja kelompok kalian dan mintalah
tanggapan atau tambahan dari kelompok lainnya!
66
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
1. Eksplorasi Fenomena
Makan Mie Instan Tiap Malam Sejak SMA,
Mahasiswa Ini Meninggal karena
Kanker Perut
HAI-Online.com - Tidak bisa dipungkiri, mie instan selama ini
dijadikan anak kos, khususnya di tanggal tua karena memiliki harga
yang sangat terjangkau, namun tetap mengenyangkan serta
memiliki rasa yang enak. Meskipun begitu, kebiasaan orang-orang
untuk mengonsumsi makanan satu ini dapat berbahaya bagi tubuh,
bahkan bisa menyebabkan kematian apabila terlalu sering dimakan,
sama seperti kasus mahasiswa Taiwan yang beberapa waktu lalu
dilaporkan meninggal akibat mie instan.
Baca Selengkapnya!
67
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Setelah mengamati fenomena tersebut, buatlah pertanyaan sebanyak
mungkin yang berkaitan dengan fenomena secara berkelompok
Pertanyaan
2. Memfokuskan Pertanyaan
Fokuskan pertanyaan yang telah ditemukan menjadi 2 pertanyaan,
kemudian buatlah jawaban sementara dari pertanyaan tersebut secara
berkelompok!
Rumusan Pertanyaan
68
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Jawaban
3. Merencanakan Penyelidikan
Rancanglah kegiatan yang akan kalian lakukan untuk dapat menjawab
rumusan masalah dengan tepat!
4. Melaksanakan Penyelidikan
Identifikasilah gangguan sistem pencernaan yang disebabkan oleh pola
hidup yang kurang baik di biasa dijumpai di lingkungan sekitarmu!
69
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
5. Menganalisis data
TABEL HASIL PENYELIDIKAN
No. Nama Penyakit Penyebab
Pertanyaan
1. Apakah gangguan pencernaan selalu disebabkan oleh gaya hidup
yang kurang sehat?
2. Sebutkan faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya
gangguan pencernaan?
3. Mengapa penyakit maag/gerd banyak dijumpai pada kalangan
anak muda?
4. Berdasarkan hasil pengamatan kalian, apakah masing-masing
gangguan tersebut dapat disembuhkan?
70
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
5. Sebutkan dan jelaskan langkah apa saja yang dapat dilakukan
untuk menjaga kesehatan pencernaan?
Jawab:
71
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
6. Mengkonstruk Pengetahuan
Baru
Evaluasi kembali dan buatlah kesimpulan dengan menghubungkan
jawaban dari rumusan masalah yang telah kalian buat di awal
pembelajaran dengan hasil penyelidikan yang telah kalian
lakukan
7. Mengkomunikasikan Pengetahuan
Baru
Presentasikan hasil kerja kelompok kalian dan mintalah
tanggapan atau tambahan dari kelompok lainnya!
72
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
TES EVALUASI
1. Pilihlah satu jawaban yang paling benar. Perhatikan beberapa fungsi zat
makanan berikut:
1) sumber energi
2) untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel tubuh
3) menjadi pelindung alat-alat tubuh
4) sebagai pembentuk enzim
5) menjaga suhu tubuhFungsi protein terdapat pada nomor . . . .
a. 1 dan 2
b. 1 dan 5
c. 2 dan 4
d. 3 dan 4
e. 3 dan 5
2. Bahan makanan yang sejak dimulut telah dicernakan sacara kimia adalah ....
a. Protein
b. Vitamin
c. Karbohidrat
d. Lemak
e. Mineral
3. Makanan yang seimbang adalah makanan yang mengandung …..
a. Sodium klorida, susu, vitamin, karbohidrat, lemak
b. Vitamin, minerat, glukosa, lemak, air, dan makanan
c. Vitamin, mineral, karbohidrat, makanan tanpa lemak, protein, air
d. Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, serat nabati dan air
e. Karbohidrat, lemak, protein, protein dan serat nabati
4. Berikut ini adalah nama-nama organ pada tubuh manusia:
1) Ventrikulus
2) Faring
3) Esofagus
4) Hepar
5) Usus 12 jari
6) Colon.
Organ penyusun saluran pencernaan adalah ….
73
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
a. 1, 2, 3 dan 4
b. 1, 3, 5 dan 6
c. 2, 3, 4, dan 5
d. 2, 3, 5, dan 6
e. 2, 4, 5, dan 6
5. Fungsi organ pada gambar diatas yang berkaitan dengan fungsi pencernaan
makanan adalah….
a. Menetralkan racun
b. Menghasilkan empedu
c. Menghasilkan sel darah
d. Menyimpan zat makanan
e. Menghancurkan eritrosit tua
6. Makanan akan mengalami pencernaan selama dalam saluran pencernaan tetapi
dalam organ tertentu makanan tidak mengalami baik secara mekanik maupun
kimia. Organ tersebut adalah…
a. Mulut
b. Duodenum
c. Esofagus
d. Ileum
e. Ventrikulus
7. Berikut ini adalah beberapa proses pencernaan:
1. Penyerapan air
2. Penyerapan mineral
3. Penyerapan ion-ion
4. Pembusukan oleh Escherichia coli.
74
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Proses pencernaan yang terjadi dalam usus besar adalah….
a. 1 dan 2
b. 2 dan 3
c. 1 dan 3
d. 2 dan 4
e. 1 dan 4
8. Parotitis adalah gangguan sistem pencernaan yang disebabkan ...
a. Radang pada usus halus karena virus
b. Infeksi pada usus buntu karena bakteri
c. Radang pada dinding lambung karena bakteri
d. Infeksi kelenjar ludah karena virus
e. Radang pada selaput perut karena virus
9. Seorang pasien sering mengeluh sakit pada bagian lambung. Setelah diperiksa,
terdapat luka pada dinding lambung dan terjadi infeksi pada lapisan mukosa
lambung sehingga memicu terjadinya peradangan pada lambung yang kadang –
kadang disertai pendarahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, jenis
penyakit yang diderita pasien dan penyebabnya secara berurutan adalah …..
a. Ulkus, bakteri Helicobacter pylori
b. Apendisitis, infeksi pada bagian apendiks
c. Xerostomia, infeksi bakteri Escherichia coli
d. Sembelit, infeksi pada bagian dinding lambung
e. Gastritis, iritasi karena ketidakteraturan pola makan
10. Endoskop khusus yang digunakan untuk memeriksa bagian organ yang ada
dalam perut disebut ….
a. Stomach tube
b. Gastroscope
c. Feeding tube
d. Rectal tube
e. Colonoscope
75
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Kunci Jawaban dan Pembahasan
Kunci
Nomor Pembahasan
jawaban
1 A Fungsi protein adalah: sumber energi atau
bahan bakar tubuh; sebagai zat pembangun
dalam pertumbuhan; berperan dalam sintesis
zat-zat penting tubuh, seperti hormon dan
enzim; perbaikan dan pemeliharaan jaringan
tubuh.
2. C Pada proses pencernaan dimulut terdapat
enzim ptialin yang berfungsi untuk mencerna
makanan yang mengandung karbohidrat
menjadi gula maltosa.
3. D Sumber zat-zat gizi makro yaitu karbohidrat,
lemak, dan protein, pola makan ber-Gizi
Seimbang juga mencakup sumber zat-zat gizi
mikro yaitu vitamin dan mineral; dan tentu
termasuk air. Pola makan bergizi seimbang
mengatur secara proporsional keragaman
golongan makanan, baik dalam jenis maupun
jumlah sesuai dengan kebutuhan tubuh.
4. D Alat-alat pencernaan : Kelenjar ludah, Parotis,
Submandibularis (bawah rahang), Sublingualis
(bawah lidah), Rongga mulut, Esofagus,
Pankreas, Lambung, Saluran pankreas, Hati,
Kantung empedu, duodenum, Saluran empedu,
Kolon, Kolon transversum, Kolon ascenden,
Kolon descenden, Ileum, Sekum, Appendiks,
Rektum, Anus.
5. B Meskipun hati bukan salah satu organ
pencernaan, tetapi hati dapat mensekresikan
empedu. Empedu mengandung garam empedu
yang memegang peranan penting dalam
pencernaan lemak.
6. C Kerongkongan(esofagus) merupakan saluran
76
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
panjang dan tipis sebagai jalan makanan yang
telah dikunyah dari mulut ke lambung. Pada
kerongkongan (esofagus) tidak terjadi proses
pencernaan.
7. E Jika kandungan air masih cukup tinggi. Jika
sisa makanan masih mengandung kadar air
yang tinggi, usus besar akan menyerapnya.
Pembentukan feses pada usus besar dibantu
oleh bakteri Escherichia coli.
8. D Gondongan (parotitis) merupakan penyakit
yang disebabkan oleh virus mumps yang
menyerang kelenjar ludah (kelenjar parotis).
Kelenjar ini terletak di depan telinga sehingga
gejala gondongan ditandai dengan
membengkaknya pipi. Pembengkakan bisa di
satu atau kedua sisi dan kelenjar ludah yang
terkena bisa lebih dari satu. Gondongan
biasanya menyerang anak besar, sangat
jarang terjadi pada bayi. Bisa terjadi pada
laki-laki dan perempuan.
9. E Infeksi pada lapisan mukosa lambung dalam
dunia medis disebut sebagai gastritis.
Penyebab penyakit gastritis adalah iritasi
karena ketidakteraturan pola makan. Jadi,
jenis penyakit yang diderita pasien dan
penyebabnya secara berurutan gastritis,
iritasi karena ketidakteraturan pola makan.
10. B Endoskop merupakan alat yang digunakan
untuk memeriksa bagian atau organ dalam
tubuh melalui celah atau bagian tubuh yang
diiris. Berikut ini akan saya perkenalkan
beberapa nama atau macam-macam endoskop
khusus yang digunakan untuk memeriksa
organ-organ tertentu. Endoskop dan
kegunaannya : 1. Feeding tube, adalah alat
77
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
berupa selang untuk memberi makan pasien /
penderita melalui hidung, jika tidak
memungkinkan karena suatu hal. 2.
Gastroscope, adalah endoskop khusus untuk
memeriksa bagian organ yang ada dalam perut.
Pedoman Penskoran
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban yang terdapat di
bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian,
gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda
Nilai = ℎ ℎ × 100%
ℎ
Konversi tingkat penguasaan:
90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar selanjutnya. Bagus! Jika masih
di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi terutama bagian yang
belum dikuasai.
78
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
PENILAIAN DIRI
Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1. Apakah Anda telah mampu menjelaskan
fungsi zat makanan ?
2. Apakah Anda telah mampu
mengidentifikasi macam- macam zat
makanan?
3. Apakah Anda telah mampu menghubungkan
sunber vitamin dan fungsinya?
4. Apakah Anda telah mampu menjelaskan
fungsi organ pada saluran pencernaan?
5. Apakah Anda telah mampu membedakan
organ penyusun saluran pencercaan dengan
kelenjar pencernaan?
6. Apakah Anda telah mampu
mengidentifikasi enzim dalam sistem
pencernaan?
7. Apakah Anda telah mampu menghubungkan
nama enzim, organ pengasl enzim dan
fungsi enzim?
8. Apakah Anda telah mampu
mengidentifikasi gangguan sistem
pencernaan pada manusia ?
9. Apakah Anda telah mampu menjelaskan
usaha cara mencegah terjadinya gangguan
pada sistem pencernaan manusia ?
79
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
10. Apakah Anda telah mampu menjelaskan
penggunaan teknologi untuk mengatasi
masalah gangguan pada sistem pencernaan
manusia?
Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review
pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".
Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke
pembelajaran berikutnya.
80
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
RANGKUMAN
Makanan yang menyehatkan adalah makanan yang mudah dicerna,
higienis, mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak,
mineral, dan vitamin) dan air. Fungsi makanan, yaitu sumber
energi, zat pembangun, zat pengatur, dan zat pelindung.
Angka metabolisme basal (AMB) dipengaruhi oleh jenis kelamin,
umur, ukuran tubuh, komposisi tubuh, tingkat kesehatan, suhu
lingkungan, suhu tubuh, istirahat, sekresi hormon, status gizi,
kebiasaan merokok, dan keadaan hamil/menyusui.
Sistem pencernaan manusia terdiri atas saluran pencernaan dan
kelenjar pencernaan. Saluran pencernaan antara lain: mulut
(kavum oris), tekak (faring), kerongkongan (esofagus), lambung
(ventrikulus), usus halus (duodenum, jejunum, dan ileum), usus
besar (kolon), rektum, dan anus. Kelenjar pencernaan antara lain:
kelenjar ludah (saliva), lambung, pankreas, dan hati (hepar).
Gangguan pencernaan antara lain: sariawan (stomatitis aftosa),
muntah (emesis/ vomitus), konstipasi (sembelit), obstipasi
(konstipasi parah), gastritis (radang lambung), diare, flatus,
apendisitis, malnutrisi, malabsorpsi, parositis (gondongan/
mumps), peritonitis, kolik, ulkus peptikum, gastroenteritis (flu
perut), xerostomia, karies gigi, dan hepatitis.
Teknologi pencernaan antara lain: feeding tube, stomach tube,
rectal tube, dan endoskopi.
81
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
DAFTAR RUJUKAN
https://www.freepik.com/photos/food'>Food photo created by
freepik - www.freepik.com
Irnaningtyas. (2014). Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta:
Erlangga.
Marieb, E., Wilhelm, P., & Mallat, J. (2012). Human Anatomy (6th
Edition). Pearson.
Permana, G. B. 2021. https://hai.grid.id/read/072255634/makan-
mie-instan-tiap-malam-sejak-sma-mahasiswa-ini-meninggal-
karena-kanker-perut?page=all. Kompas-Gramedia
Maharani, E. 2021.
https://www.republika.co.id/berita/qvrw8v318/panic-
buying-lagi-tak-harus-susu-beruang-kali. Republika.co.id
Syamsuri, I. Dkk,. 2019. ESPS Biologi Kelas XI SMA. Jakarta:
Erlangga
82
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
GLOSARIUM
Bagian tubuh yang berisi organ-organ pencernaan. pada
Abdomen :
manusia antara diafragma dan pelvis
Apendiks : Kantung kecil yang terletak pada sekum.
Apendisitis : Radang appendiks usus buntu
Anus : Pembukaan pada ujung sistem pencernaan yang kotoran
(feses) keluar
dari tubuh.
Duodenum : Bagian pertama dari usus kecil dan berjalan dari perut ke
jejunum.
Empedu : Bahan kimia pencernaan yang diproduksi pada hati,
disimpan dalam kantung empedu, dan disekresi ke dalam
usus kecil.
Enzim : Senyawa kimia organik yang dapat mempercepat reaksi
tanpa ikut
bereaksi.
Epiglotis :
Katup di bagian belakang lidah untuk menjaga makanan agar
tidak masuk tenggorokan ke paru-paru. Ketika Anda menelan,
epiglotis secara otomatis menutup. Ketika Anda bernapas,
epiglotis terbuka
sehingga udara bisa masuk dan keluar dari tenggorokan.
Esofagus : Tabung panjang antara mulut dan perut. Menggunakan
gerakan otot
ritmik (disebut peristalsis) untuk memaksa makanan dari
tenggorokan ke dalam perut
Gastritis : Radang pada selaput lendir dinding lambung dan usus.
Ileum : Bagian terakhir dari usus kecil sebelum usus besar dimulai.
Bagian dari usus kecil yang panjang, melingkar pertengahan;
Jejunum :
jejunum antara duodenum dan ileum.
:
Kandung empedu Organ kecil seperti kantung yang terletak dekat duodenum.
Yang menyimpan dan melepaskan empedu (bahan kimia
pencernaan yang
diproduksi di hati) ke dalam usus kecil.
:
Kelenjar ludah Kelenjar yang terletak di mulut yang memproduksi air liur.
Air liur mengandung enzim yang memecah karbohidrat
(pati) menjadi
molekul yang lebih kecil.
Kolon sigmoid : Bagian dari usus besar antara usus desent dan rektum.
Kolon : Bagian dari usus besar yang berjalan ke atas; terletak setelah
asendens sekum.
Kolon desendens : Bagian dari usus besar yang berjalan ke bawah setelah
colon transversum dan sebelum kolon sigmoid.
Hati : Organ besar yang terletak di atas dan di depan perut. Hati
menyaring
racun dari darah, dan membuat empedu (yang memecah
lemak) dan beberapa protein darah.
83
E-Modul – Sistem Pencernaan Manusia
Untuk Kelas XI SMA Negeri 10 Malang
Bagian pertama dari sistem pencernaan, di mana makanan
Mulut :
masuk ke dalam tubuh.
Pankreas : Kelenjar yang memproduksi enzim terletak di bawah perut
dan di atas usus. Enzim dari bantuan pankreas dalam
pencernaan karbohidrat,
lemak dan protein di usus kecil.
Peristaltis : Gerakan otot ritmis yang memaksa makanan di
kerongkongan dari tenggorokan ke dalam perut.
Saluran : Bagian yang dilewati makanan, termasuk mulut,
pencernaan kerongkongan, lambung, usus, dan anus
84
@2021