The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

INSPIRASI INDONESIA VOL. 107 APRIL-JUNI 2020

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gariwirag, 2020-05-14 03:09:42

INSPIRASI INDONESIA VOL. 107 APRIL-JUNI 2020

INSPIRASI INDONESIA VOL. 107 APRIL-JUNI 2020

ESENSI

sumber : pxhere.com

Aman dalam

Ketidakamanan

Ada sebuah lukisan yang bersih. Langit sangat cerah. Begitu banyak merasa tidak aman tentang hari depannya,
menggambarkan Abraham sedang bintang bertaburan dan berkelap-kelip lalu merasa aman. Ia merasa aman dengan
menengadah ke langit. Yang menarik di langit. Tidak ada sepotong awan pun janji Tuhan. Ia menyandarkan diri pada janji
dari lukisan itu adalah ekspresi wajahnya. menutupi langit. Bukan main bagusnya. Bukan Tuhan. Ia mengandalkan hari depannya
Abraham yang sudah bungkuk dan berwajah main banyaknya bintang. Tidak mungkin kepada Tuhan. Hatinya merasa aman. Itulah
keriput sedang menatap ke langit yang penuh bisa dihitung. Lalu Tuhan berkata, ”Coba lihat percaya. Itulah iman.
bintang. Air mukanya menggambarkan ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika
perasaan terheran-heran dan terkagum- engkau dapat menghitungnya ... Demikianlah Percaya adalah perkembangan sikap dari
kagum, tertarik dan terpikat. banyaknya nanti keturunanmu” (Kej. 15:5). rasa kurang tenteram menjadi tenteram, dari
rasa kurang pasti menjadi pasti, dan dari rasa
Gambar itu melukiskan cerita Kejadian 15:1-6. Abraham mendengar janji Tuhan itu. kurang aman menjadi aman. Percaya adalah
Pada malam itu Abraham sedang cemas. Ia Bintang-bintang ini adalah tanda janji Tuhan. pertumbuhan sikap dari rasa insecure menjadi
merasa tidak pasti. Ia merasa tidak aman dalam Bintang-bintang itu begitu nyata. Inilah janji secure, dari rasa not safe menjadi rasa safe.
memikirkan hari depannya. Sejak berusia tujuh Tuhan. Begitu nyata. Begitu indah. Abraham
puluh lima tahun, ia berkali-kali menerima terpukau, terpesona, dan terpikat. Lalu Perhatikan bahwa rasa aman Abraham bukan
janji Tuhan bahwa keturunannya akan menjadi Abraham percaya. Pengarang mencatat, ”Lalu bersumber pada dirinya, melainkan pada janji
bangsa yang besar. Akan tetapi, sampai hari ini percayalah (Ibr.: aman) Abram kepada Tuhan Tuhan; dan bukan tertuju kepada dirinya,
belum tampak tanda-tanda perwujudannya. ...” (Kej. 15:6). melainkan kepada Tuhan. Hal itu terlihat pada
Jangankan menjadi bangsa yang besar, seorang kata-kata kepada Tuhan dalam kalimat ”Lalu
anak pun Abraham tidak punya. Kata Ibrani aman atau emin berarti percayalah Abram kepada Tuhan ...” Abraham
mempertetapkan hati, mendasarkan hati, menjadi percaya bukan karena melihat
Di tengah perasaan kurang pasti dan kurang dan mengamankan hati. Kata Indonesia dirinya, melainkan karena melihat Tuhan yang
aman itu, Tuhan mengajak Abraham keluar aman dan iman berakar sama dengan kata ada di balik langit yang bertaburan bintang.
dari tendanya. Wah, udara malam itu sangat Ibrani tersebut. Abraham yang semula

51 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

ESENSI

Kata iman dan aman berasal dari akar kata percaya” (2 Tim. 1:12). Abraham menyadari Safe in the arms of Jesus
yang sama. Beriman adalah berperasaan aman, bahwa hari depannya belum memberi Safe on His gentle breast
bukan gelisah dan gugup. Beriman adalah kepastian, namun ia merasa pasti, Tuhan akan There by His love o’ershaded
merasa aman dalam penyelenggaraan Tuhan. mengaturnya dengan baik. Sweetly my soul shall rest
Hark! ’tis the voice of angels
Rasa aman adalah salah satu kebutuhan Tentang rasa pasti ini Nico Dister menulis dalam Borne in a song to me
dasariah kita. Tiap orang ingin merasa aman. buku Psikologi Agama, ”Kepastian iman ini baru Over the fields of glory
Kita ingin aman dalam hal-hal yang tampak diperoleh dalam tindakan percaya itu sendiri Over the jasper sea
kecil seperti aman dari ejekan, penghinaan, ... kepastian hanya timbul bila ia menanggapi
atau penyingkiran. Apalagi dalam hal-hal yang secara positif ajakan Tuhan untuk menyerahkan Chorus:
lebih besar seperti aman dari kecelakaan, diri kepada-Nya ... Baru dalam tindakan Safe in the arms of Jesus
kejahatan, dan pencurian. penyerahan tersebut – dan bukan sebelumnya Safe on His gentle breast
– manusia memperoleh kepastian.” There by His love o’ershaded
Perasaan aman tidak dapat terjadi Sweetly my soul shall rest
begitu saja. Sering kali kita sendiri harus Itulah iman. Iman adalah rasa pasti dalam
mengusahakannya dengan berbagai cara. ketidakpastian. Iman adalah rasa aman Andar Ismail
Namun, sumber batin untuk rasa aman dalam ketidakamanan. Rasa aman inilah
adalah sikap memercayakan diri kepada yang dimaksud oleh Frances Jane Crosby • Doktor teologi/pedagogi
penyelenggaraan Tuhan. dalam nyanyian Safe in the Arms of Jesus yang • Penulis buku-buku renungan
terdapat dalam Kidung Jemaat 388, dengan
Memang berbagai ancaman dan bahaya judul ”S’lamat di Tangan Yesus”. Nyanyian ini Seri Selamat BPK Gunung
masih dan akan selalu tetap ada; namun kita menekankan timbulnya rasa aman dalam Mulia
tahu kepada siapa kita memercayakan diri, tangan Tuhan Yesus yang melindungi. Kita
seperti tertulis, ”... aku tahu kepada siapa aku berada dalam pelukan Yesus. Inilah syairnya:

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 52

FIRMAN HIDUP Anda pasti mengenal pepatah alih tanggung jawab keluarga. Dan kini Ia
yang mengatakan ’seberat-berat sedang sekarat. Di depan mata-Nya ada ibu-
Inilah mata memandang, berat juga Nya yang hanya bisa memandangi dengan
IAnnailkamuh! bahu memikul’. Betapa pun kita mau ikut mata yang tak berdaya dan hati yang
merasakan kesedihan dan penderitaan remuk –”O, Ibu! Aku tahu betapa hancur
Ibumu! orang lain, masih lebih berat yang hatimu! Maafkan Aku, Bu, Anakmu, karena
Yohanes 19:25-27 mengalaminya! harus lebih dahulu pergi meningalkanmu!
Sebelum Aku sempat membalas semua cinta
Ada kata ’simpati’. Kata ini berasal dari dua kasih dan pengorbananmu!”
kata Yunani ‘sun’ (= bersama-sama) dan
‘pathein’ (= sakit). Jadi ’simpati’‘sun-pathein’ Seorang penulis termasyhur, Rudyard
artinya: bersama-sama ikut merasakan sakit. Kipling, penulis yang pernah mengatakan
Empati, mau berada di dalam penderitaan. ”East is east, west is west, They can never
Maksudnya begitu. Tetapi apa bisa? Bisakah meet”, pernah menulis sebuah sajak yang
dokter betul-betul ikut merasakan sakit amat indah, yang mengungkapkan seluruh
pasiennya? Tidak! Seberat-beratnya mata perasaannya tentang hubungan cinta yang
memandang berat jua bahu memikul. murni antara anak dan ibu. Saya terjemahkan:

Ketika mempersiapkan tulisan ini, dalam Sekiranya aku digantung di puncak gunung
keadaan sepi dan saya betul-betul seorang tertinggi,
diri, saya tidak membaca Yohanes 19:25-27,
tetapi saya coba membayangkannya. Saya o ibuku, ya ibuku!
coba mengalaminya. Sekiranya saya sendiri aku tahu cinta siapa, sayang siapa yang akan
berada di sana, pada waktu itu. If I were there
when they crucified my Lord. Apa yang terjadi? tetap setia mengikuti sampai ke situ
Air mata saya meleleh. Nafas saya sesak. Saya ibuku, ya ibuku!
menangis! Tersedu-sedu. Duh Gusti!
sekiranya aku dibenamkan, ditenggelamkan
Karena itu, kalau saya saja –yang baru di dasar laut yang paling dalam
membayangkan– sudah meneteskan air o ibuku, ya ibuku!
mata, apalagi Maria, apalagi Yesus!
aku tahu air mata siapa, tangis siapa akan
Maria! Bayangkanlah oleh Anda, perasaan mengalir ikut mengiringiku sampai ke situ
seorang ibu yang dengan mata kepala sendiri
harus menyaksikan anak sulungnya sedang ibuku, ya ibuku!
sekarat, penuh dengan penderitaan dan dan sekiranya tubuhku, dagingku, jiwaku,
kesakitan, menanti ajalnya? Seorang ibu! nyawaku hancur lebur luluh lantak terserpih-
Pasti dalam hatinya waktu itu ia menjerit: ”O
anakku, biar ibumu saja yang serpih
merasakan penderitaanmu!” ”Duh, Gusti, aku tahu doa siapa, doa siapa yang akan
tolong biar saya saja yang menggantikan
tempatnya!” membuatnya utuh dan pulih kembali
ibuku, ya ibuku!
Kemudian Yesus! Bayangkanlah oleh Anda
seorang pemuda berusia 33 tahun, anak Cinta murni seorang ibu seperti yang
sulung sebuah keluarga yang sederhana disajakkan oleh Kipling itu dapat kita
tetapi harmonis. Orang ini, sebagai rasakan di bukit Golgota pada waktu itu.
anak sulung, amat mencintai dan amat Yohanes 19:25, mengatakan. ”Dan dekat
bertanggung jawab terhadap keluarganya. salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara
Mengapa baru setelah berusia 30 tahun ibu-Nya, Maria, istri Kleopas, dan Maria
Ia meninggalkan rumah dan memulai Magdalena”. Semuanya perempuan! Dan
pelayanan-Nya? Yusuf sudah lama mati. pasti penuh risiko. Karena itu, di mana itu
Maria menjanda. Yesus, sebagai anak murid-murid Yesus yang laki-laki, yang
sulung mesti menunggu sampai adik- macho, yang jago? Lukas memberi kesaksian
adik-Nya cukup dewasa untuk mengambil yang agak lain.

Lukas 23:49, “Semua orang yang mengenal
Yesus dari dekat, termasuk perempuan-
perempuan yang mengikuti Dia dari Galilea,
berdiri jauh-jauh dan melihat semuanya itu.”
Matius juga begitu.

53 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

FIRMAN HIDUP

Mana yang betul: ‘Yohanes, yang Namun demikian, sekalipun bukan yang Aneh, ’kan? Mengapa Yohanes? Mengapa
mengatakan mereka dekat ke salib, atau terpenting, sekalipun bukan satu-satunya bukan anak-anak kandung itu? Saya yakin,
Matius dan Lukas, yang mengatakan bahwa yang penting, keluarga itu penting! pasti bukan maksud Yesus menceraikan
murid-murid Yesus itu berdiri jauh-jauh’. Tanggung jawab kepada keluarga itu Maria dari anak-anaknya yang lain. Secara
Menurut saya, bisa saja keduanya betul. penting! Itu yang mau diperlihatkan oleh fisik mereka pasti dapat memelihara ibu
‘Jauh’ dan ’dekat’ itu relatif. Yesus. Sampai sudah di atas kayu salib mereka. Tetapi hidup ini ‘kan tidak hanya
pun, cuma beberapa saat menjelang ajal, punya kebutuhan fisik, –sandang, pangan,
Ada orang yang tinggal di Australia datang Yesus ingat dan melaksanakan tanggung papan–. Kita sering berpikir begitu.
ke Jakarta lalu menelepon temannya yang jawabnya sebagai anggota keluarga, Tetapi Yesus tidak. Sampai beberapa saat
tinggal di Jatinegara. Temannya bertanya, sebagai anak terhadap orang tua, Inilah menjelang ajal, Yesus memikirkan kebutuhan
”Kamu nginap di mana di Jakarta?”“Di Kota!” anakmu! Inilah ibumu! ibu-Nya yang lain, yang tidak akan dapat
”Kalau begitu, mampir dong ke Jatinegaral” diberikan oleh saudara-saudara tiri-Nya.
Jawabnya: ”Wah enggak janji deh. Jauhnya Jadi aktif di gereja tidak boleh dijadikan
itu!” Kota-Jatinegara, jauh Tetapi kemudian alasan untuk menelantarkan keluarga. Apa itu? Kebutuhan spiritual! Dukungan iman!
orang yang mengatakan bahwa Jatinegara- Tetapi sebaliknya, keluarga juga jangan Kalau Anda membaca Markus 3:21, 31-35;
Kota itu jauh, berkata kepada teman- menuntut semua dan seluruhnya hanya begitu juga Yohanes 7:1-5, kita dapat menarik
temannya, ”Kamu kapan ke Australia? ‘Kan untuk keluarga sampai tidak ada waktu lagi kesimpulan bahwa saudara-saudara tiri Yesus
dekat nih!” Kota-Jatinegara jauh, tetapi untuk Tuhan atau untuk gereja! itu tidak seiman dengan Yesus, menolak Yesus,
Indonesia-Australia dekat. Jauh dan dekat malah menganggap Yesus itu gila!
itu relatif. Yang menurut saya pasti adalah: Inilah anakmu! Inilah ibumu! (2) Yesus ingin
tiga perempuan itu cukup dekat/cukup jauh mengatakan saling mempedulikan itu Inilah anakmu! Inilah ibumu! Walaupun
untuk dapat mendengar kata-kata yang penting. Itulah mandat yang diberikan oleh tidak ada ikatan darah, Yesus mau orang-
diucapkan oleh Yesus. Yesus kepada Maria terhadap Yohanes, dan orang yang beriman dan seiman kepada-
Yohanes terhadap Maria. Supaya mereka Nya itu menerima satu sama lain, saling
”Inilah anakmu!”. ”Inilah ibumul”. Di atas saling mempedulikan, saling mendukung, memperhatikan, saling mendukung, saling
kayu salib, di puncak penderitaan-Nya, saling memelihara, saling melindungi, mempedulikan. Bukan tidak mungkin kita
mungkin beberapa menit saja menjelang sebagai ibu dan anak. dapat berbuat lebih banyak dan lebih baik
ajal-Nya, Yesus mengucapkan kata-kata daripada yang dilakukan oleh mereka yang
itu. Cuma tujuh perkataan yang la ucapkan Kembali kita melihat betapa pertalian darah disebut ’saudara’ atau ‘famili’! Untuk itu
selama di kayu salib. Yang ketiga dari tujuh itu tidak mutlak bagi Yesus. Pertalian darah marilah kita menyanyikan lagu ”Kucinta
perkataan Yesus di kayu salib pasti amat penting, jangan diabaikan atau diremehkan, Keluarga Tuhan”.
penting. Ini tidak bisa lain artinya adalah: tetapi juga jangan diandalkan 100 persen!
kata-kata itu penting sekali. Bisa saja, dan banyak kali terjadi orang lain Kucinta keluarga Tuhan
yang justru lebih ’care’, lebih peduli, daripada Terjalin mesra sekali
”Inilah anakmu!” ”Inilah ibumu!” (1) Yesus mau anak sendirí atau saudara kandung. Ayah
mengatakan kepada kita: Keluarga itu penting. memperkosa anak. Suami membunuh istri. Semua saling mengasihi
Istri membunuh suami. Anak mengusir orang Betapa s’nang ku menjadi
Kita tahu bagi Yesus, ikatan kekeluargaan, tua. Orang tua mengusir anak. Saudara
pertalian darah, bukanlah yang terpenting. menipu saudara. Dan seterusnya. keluarga Tuhan.
Jadi, jangan hanya karena ikut suami atau
ikut istri, lalu Tuhan ditinggalkan, agama Yesus berkata kepada Maria supaya Sumber:
ditinggalkan. Jangan karena sayang suami, menerima Yohases sebagai anaknya. ”Ibu, JALAN KEMATIAN,
sayang istri, berbakti kepada orang tua, lalu inilah anakmu!” Sebaliknya, Yohanes juga JALAN KEHIDUPAN
sekalipun dalam hati sudah percaya tetapi diminta untuk menerima Maria sebagai
tetap tidak bersedia untuk menerima Yesus. ibunya. ”Inilah ibumu!”. Sebenarnya ada • Eka Darmaputera
yang janggal di sini. Maria itu sebenarnya • Diterbitkan oleh
Jangan! Kata Yesus: Hanya Tuhan yang nomor ‘kan punya anak-anak yang lain, saudara-
satu! Hanya Tuhan yang satu-satunya! Segala- saudara Yesus yang seibu tetapi tidak BPK Gunung Mulia
galanya. Tidak boleh ada apa pun yang kita seayah. Markus 6:3, malah dengan lengkap
letakkan di atas maupun di samping Tuhan! menyebutkan nama-nama mereka: Yakobus,
Keluarga juga tidak boleh! Cari dulu Kerajaan Yoses, Yudas dan Simon. Kalau pun misalnya
Allah dengan segala kebenarannya! Ini yang Yesus tidak mau Maria tinggal serumah
mesti dinomorsatukan. Baru setelah itu, segala dengan menantu perempuannya.
sesuatu yang lain akan ditambahkan kepadamu.

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 54

SOSIALITA

Tuti Wong

Doa, Iman,
dan Mukjizat

Perjalanan 15 tahun mendirikan sekolah bukan hal mudah bagi
Tuti Wong. Pemilik dua sekolah bertaraf internasional, Cherry
Montessory School dan Brighten High School itu memulai
usahanya mendirikan play group dari sebuah rumah dengan jumlah
siswa hanya 6 orang. Tentu banyak pergulatan yang sudah dilalui Tuti,
seperti mengurus perizinan dan keuangan. Dari pengalaman tersebut,
Tuti melihat keajaiban Tuhan . “Saya bisa (menghadapi pergulatan itu)
berkat Tuhan. Saya selalu berdoa dan mengandalkan Tuhan,” tukas Tuti
yang juga berprofesi sebagai seorang guru.

Kebaikan Tuhan itulah yang ingin disampaikan Tuti kepada banyak
orang melalui album perdananya Doa Iman Mujizat. Ia ingin
membagikan kesaksian imannya kepada orang banyak melalui lagu.
“Saya berpikir bagaimana semua orang bisa tahu bahwa Tuhan benar-
benar ajaib. Makanya saya pikir waktu itu merekam sebuah lagu di
hape. Kemudian saya berpikir bagaimana kalau saya mencari pencipta
lagu rohani?” cerita Tuti.

Dari situlah akhirnya Tuti bekerja sama dengan musisi Ps. Jonathan A.B Susanto
Prawira selaku pencipta lagu untuk membuat sebuah album. “Album
ini menceritakan perjalanan kehidupan saya yang penuh dengan Promosikan
perjuangan iman dalam doa dan penuh mukjizat.” Menariknya, melihat Quality Ageing
Tuti jadi penyanyi rohani, murid-murid Tuti terinspirasi. “Ini jadi
motivasi murid-murid juga. Mereka jadi lebih bersemangat menyanyi.” Meski sudah berusia 69 tahun, A.B Susanto masih tetap
(Retta) aktif, baik di bidang usaha, manajemen, dan pelayanan. Di
bidang pelayanan ia aktif menangani masalah lepra dan
mengkampanyekan quality ageing atau menjadi tua yang berkualitas.

Menurut pria bernama lengkap Alfonsus Budi Susanto itu, dalam waktu
singkat jumlah penduduk Indonesia di atas 60 tahun akan semakin
bertambah banyak dan itu bisa menjadi beban bila para lansia tidak
produktif. Karena itulah, melalui National Institute of Ageing (NIA) yang
didirikannya, Susanto giat mengkampanyekan quality ageing melalui
berbagai seminar. Fokus utama NIA memang adalah kesejahteraan
sosial para lansia, dan bagaimana cara menua dengan berkualitas.

“Di Indonesia masyarakatnya belum begitu prepare (mengenai quality
ageing). Hal ini yang coba saya promosikan. Kebetulan kami punya
National Institute of Ageing. Kami sering diundang seminar di gereja-
gereja untuk membahas quality ageing. Mari kita menua secara
berkualitas!” ajak Susanto yang juga pendiri The Jakarta Consulting
Group (JCG). (Retta)

55 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

SOSIALITA

Melissa Grace

Panggilan
Menjadi
Psikolog Klinis

Mantan artis cilik Lenong Bocah, Melissa Grace punya
kesibukan lain. Ia menjadi psikolog klinis. Ia membuka
praktik tidak hanya di rumahnya, tetapi juga di Fakultas
Psikologi Universitas Indonesia dan salah satu biro psikologi swasta. Ia
juga menjadi dosen psikologi di Universitas Taruma Negara.

Menjadi psikolog klinis merupakan cita-cita Melissa sejak SMA. Melalui
profesinya itu, ia ingin membantu orang-orang yang mengalami
masalah kesehatan mental. “Psikolog banyak macamnya, seperti
psikologi pendidikan, klinis, industri, dan organisasi. Tetapi hanya
psikolog klinis bersertifikat yang hanya boleh memberikan diagnosa
klinis mengenai status mental seseorang,” terang Melissa.

Ketika ditanya, dirinya lebih menyukai profesi sebagai artis atau Anneke Amanda Polak
psikolog, Melissa tidak bisa memilih. Karena dia menyukai kedua
profesi tersebut. Hingga saat ini pun ia masih rajin tampil di televisi. Penghafal Ayat
“Saya enggak bisa memilih salah satu. Dua-duanya suka. Sampai Alkitab Terbanyaknneke Amanda Polak berhasil meraih penghargaan Museum
sekarang saya masih sibuk syuting. Dan bagi saya menjadi psikolog
klinis merupakan panggilan hidup saya,” ujarnya. (Retta) Rekor Indonesia (MURI) bidang Nusantara, untuk prestasi

Apenghafal ayat Alkitab terbanyak (217 ayat), Jumat (28/2). Hari

itu hadir juga Ketua Umum PGLII Pdt. Ronny Mandang bersama istri.
“Prestasi ini berkat dukungan suami, anak-anak dan Ketua Umum PGLII
Bapak Pdt. Dr. Ronny Mandang dan Ibu Deetje,” tukas Anneke.

Anneke mulai menghafalkan ayat Alkitab sejak 2016. Ia menggunakan
metode visualisai, asosiasi, imajinasi, dan repetisi. Metode tersebut
biasa dipakai para siswa sekolah. “Saya pakai metode itu untuk
menghafal ayat Alkitab. Mengingat itu harus konsisten dilakukan,”
terang jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA).

Belajar menghafal ayat Alkitab diakui Anneke bisa mencegah
kepikunan. Dulu, sebelum belajar menghafal ayat Alkitab, Anneke
mudah lupa. Namun, menghafal bahkan rajin membaca Alkitab Anneke
tidak lagi pelupa. “Supaya bisa menghafal dengan baik, otak harus
dilatih, layaknya otot. Jika otot jarang dipakai tentu kekuatannya akan
berkurang, cenderung melemah. Dan paling penting bangun keintiman
dengan Tuhan dengan membaca Alkitab dan berdoa. Keduanya harus
dilakukan setiap hari layaknya kita bernafas dan kita makan. Tuhan
menginginkan roh, jiwa dan tubuh kita terpelihara sempurna.” (Retta)

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 56

PRESTASI

Tim Basket AGS
(SMAK PENABUR Gading Serpong)

dGaiant KBoermlpaatikh

Olahraga basket tidak sekadar memberi manfaat bagi kesehatan pada
tubuh. Tetapi juga membentuk karakter pemainnya untuk bekerja keras,
disiplin, bekerja sama, dan berkomunikasi. Semua manfaat itu sudah
dirasakan oleh tim basket putra SMAK PENABUR Gading Serpong (AGS).

Tim basket putra SMAK PENABUR Seperti Nicholas, setiap pagi ia bangun
Gading S erpong atau disingkat AGS pukul 5 langsung lari selama setengah jam.
kerap menjuarai ajang kompetisi Ia juga diharuskan untuk berlatih shooting.
basket bergengsi tingkat SMA. Beberapa Kemudian malamnya sebelum tidur, ia
prestasi mereka, antara lain: juara 2 berlatih push up dan sit up.
Eighternity Cup, juara 1 Moonzher Cup, juara
3 Prasmul Olympics, juara 3 Sanur Cup, juara Ada juga anggota tim AGS lain yang diminta
1 Kejuaraan Kabupaten Tangerang, juara 1 pelatihnya untuk latihan shooting setiap hari
Kejurda Banten 2018, juara 3 Kejurnas 2019, selama setengah jam. Ada pula yang harus
dan juara 3 Kejurda Banten 2019. melakukan latihan fisik guna menguatkan
otot kaki, seperti berlatih lateral bound dan
Saat ini anggota tim AGS, terdiri dari 12 orang. power lunge.
Mereka adalah Nicholas Gabriel Kristianto,
Darell Nathaniel, Daniel Joherel Reevie, Edgar Frekuensi latihan akan bertambah menjelang
Lois Hardy, Niel Lukman, Michael Tannudjaya, lomba menjadi Senin, Rabu, dan Sabtu. Bahkan
Miguel Alejandro, Kevin Elbert Mulya, Sabtu bisa sampai dua kali latihan, pagi dan
Matthew Asael, Michael Viriya, Justin Halim, sore. Latihan khusus setiap anggota tim juga
dan Nicklaus Andrew ditambah. “Mendekati hari H durasi latihan
fisiknya ditambah lagi, seperti shit up, push up
Nicholas Gabriel Kristianto, salah satu pagi dan malam sebelum tidur,” ujar Nicholas.
tim basket AGS yang diwawancarai oleh
INSPIRASI menceritakan sejauh mana Tidak dipungkiri, latihan terus-menerus walau
persiapan AGS dalam menghadapi tidak ada kejuaraan terkadang bisa membuat
kejuaraan sehingga bisa sering meraih jenuh. Nicholas dan beberapa temannya juga
juara. Ia bercerita bahwa tim basket putra mengalami itu. Untungnya mereka punya trik
AGS berlatih rutin setiap Senin dan Rabu, jitu ketika rasa bosan datang. Mereka akan
didampingi pelatih. Mereka berlatih sore berhenti berlatih sejenak. Untuk memancing
hari, setelah pulang sekolah hingga pukul 7 kerinduan berlatih, biasanya Nicholas
malam. Walau tidak ada kejuaraan, mereka mengambil dan memainkan bola basket. Dari
tetap rutin berlatih. situ, keinginan untuk berlatih kembali datang.

Tidak hanya latihan rutin bersama. Setiap Walau para anggota tim pernah merasa jenuh
anggota punya latihan khusus yang harus berlatih, mereka tetap memiliki komitmen
dilakuan setiap hari, pagi hari dan sebelum untuk rajin berlatih. Karena mereka menyadari,
tidur. Latihan khusus setiap anggota berbeda. tanpa kerja keras, mereka tidak akan bisa meraih
Itu ditentukan oleh pelatih, dengan melihat kemenangan. Nicholas pun sadar tentang hal
kondisi dari setiap anggota tim. itu. Waktu SMP, tim basketnya sering kalah
daripada menang karena kurang latihan.

57 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

Pengalaman bermain basket itulah yang marah kenapa kok tidak ada yang jaga. Hal PRESTASI
membuat Nicholas akhirnya menjadi mengerti seperti ini kami diskusikan, kami kasih saran,
tentang arti kerja keras.“Kata papa, basket itu seperti latihan lebih sering lagi. Ya, kami saling Nicholas Gabriel Kristianto sedang berlatih
cerminan hidup. Kalau kita mau kerja keras, kita membantu satu sama lain. Kami juga sudah Nicholas Gabriel Kristianto bersama gurunya
mendapatkan hasil, kemenangan. Apa yang terbiasa menerima banyak kritikan. Kami juga
kita tabur, itu yang akan kita tuai. Jadi kalau kita tidak tersinggung karena kami sadar bahwa
malas, kita enggak akan jadi apa-apa. Sementara kritikan tersebut tujuannya baik buat kami.”
kalau kita rajin, kita akan membuahkan prestasi.”
Memang tidak semua anggota tim bisa
SERAHKAN PADA TUHAN menerima kritik dan saran. Menyikapi hal
Ketika hari lomba tiba, tidak jarang tim itu, anggota tim yang lainnya melakukan
AGS mendadak nervous, grogi. Apalagi pendekatan secara personal.“Kalau ada
ketika melihat lawannya yang mereka nilai yang ngambek, kami berikan masukan. Dan
lebih hebat. Mental mereka seketika ciut. dibicarakan baik-baik supaya teman yang dikritik
Untunglah di saat seperti itu ada anggota bisa menjadi lebih baik lagi,”terang Nicholas.
yang mengingatkan untuk tetap percaya pada
kemampuan tim. Mereka juga punya trik jitu Basket yang sekadar hobi, ternyata mampu
untuk mengusir rasa grogi. “Ketika persiapan memberikan pelajaran berharga bagi
masuk ke lapangan kami teriak-teriak kita Nicholas dan timnya. Mereka banyak belajar
pasti bisa pasti bisa pasti bisa. Dengan teriak tentang kerja keras, kedisiplinan, kerja sama,
seperti itu rasa grogi hilang,” kata Nicholas. dan komunikasi. Jadi buat mereka, basket
banyak memberi manfaat.
Pelatih mereka yang biasa disapa Koh Gandi
juga selalu berpesan agar mereka jangan “Selain itu juga membuat tubuh sehat,
memusingkan menang ataupun kalah. Ia stamina bagus, tidak mudah sakit dan capek.”
hanya meminta agar tim AGS bermain dengan Manfaat-manfaat itulah yang membuat
benar dan berserah pada Tuhan. Nicholas mencintai olahraga basket. “Saya
paling suka basket. Olahraga lain adrenalinnya
Kata-kata itulah yang membuat Nicholas enggak seberapa besar dibanding basket.
dan teman-temannya bisa bermain dengan Kalau main basket skornya beda tipis dengan
fun, tanpa beban. Jika menang, mereka lawan bisa memicu adrenalin.” (Retta)
menganggap itu adalah bonus, buah dari
latihan dan kedisiplinan. “Serahin menang
atau kalah sama Tuhan karena Tuhan adalah
pencipta kita semua dan merencanakan
hidup kita. Segala sesuatu yang terjadi adalah
rencana Tuhan,” ujar Nicholas.

JALAN BARENG
Tim AGS terdiri dari 12 orang. Sebagai
tim, tentu saja dibutuhkan kerja sama dan
kekompakan. Untuk menjaga kekompakan,
ada agenda rutin yang biasa mereka lakukan,
seperti jalan bareng, komunikasi, membangun
solidaritas, dan saling menghargai.

Mereka juga saling memberikan kritikan
yang membangun. Jika cara mainnya
kurang tepat, teman yang lainnya tidak
sungkan memberikan kritik dan saran yang
membangun. Tim menyarankan agar jangan
sakit hati ketika dikritik.

“Pernah ada masalah, misalnya ada yang salah
passing, defense bolong. Ada teman yang

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 58



TEROPONG

MemeliharaOptimisme
“We are called to be architects of the future, not it’s victims.”

Buckminster Fuller

Kita sebagai manusia yang berakal dari kedirian kita adalah sikap optimis, tekun, mimpi-mimpinya itu dengan tenang. Bahkan,
pikiran dan berkeadaban, tidak sedang keberanian, dan semangat juang. ia masih mampu mengucapkan terima
berdiam diri, duduk manis, apatis, kasih kepada Tuhan. Amat dalam tingkat
ataupun ”cuek” terhadap lingkungan sekitar Orang yang lemah, cengeng, penyakitan, spiritualitas yang dimiliki seorang Thomas
kita. Kita manusia, ciptaan Tuhan Yang Maha dan mudah menyerah, sulit diharapkan Alva Edison. Tanpa sikap Edison seperti itu
Esa paling mulia, imago dei, chalifah Allah, untuk membangun masa depan. Orang agaknya tak mungkin kita menikmati karya-
bukan sosok yang bisu dan buta yang meratapi yang tidak fokus dan gagal menetapkan karya besar di di bidang elektronik. Thomas
kediriannya; yang meratapi masa lalunya. skala prioritas akan terkendala dalam Alva Edison (1847–1931) dikenal sebagai
membangun masa depan. ”greatest inventor” yang memiliki lebih dari
Kitalah manusia pembentuk peradaban ini, seribu hak paten atas karya-karya besarnya.
yang telah menorehkan karya agung dari Dalam hal optimisme, baik juga kita
zaman ke zaman. Kita masih sedang dalam berkaca dari pengalaman seorang besar Sebagai umat beragama, kita amat paham
perjalanan, menyusuri hari-hari yang tersedia, seperti Thomas Alva Edison. Edison pernah bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan Yang
menapaki zaman, menyusuri abad demi abad, kehilangan peralatannya bernilai dua juta Maha Esa, yang amat mulia. Agama-agama
dalam kasih karunia Tuhan Yang Maha Esa, dolar berikut catatan-catatan pekerjaannya mengajarkan bahwa manusia harus bekerja
berjuang tiada kenal lelah membangun masa saat pabrik yang ia miliki terkena musibah keras untuk memacu masa depan. Manusialah
depan yang lebih baik. kebakaran tahun 1914. Charles, anak yang menjadi arsitek masa depannya. Ia
Edison, bergegas mencari ayahnya untuk tidak boleh menjadi korban dari masa depan.
Dalam konteks itulah mengapa manusia mengabarkan berita buruk itu. Ternyata sang Intelektualitas manusia, kepandaiannya, tidak
berjuang setiap saat, setiap hari. Bahkan ayah sudah berada di dekat kobaran api. bisa mereduksi level spiritualitasnya. Thomas
dengan keringat dan darah. Ia berjuang Rambutnya yang putih terlihat jelas terkena Alva Edison, sosok penemu yang jenius itu,
selama hari masih siang karena akan datang embusan angin musim dingin. Hati Charles tetap tinggi kualitas spiritualitasnya. Kita bisa
malam ketika seseorang tidak lagi bisa sedih menyaksikan sang ayah yang sudah uzur belajar dari sosok Edison.
bekerja. ”Siang” di sini adalah metafora menghadapi peristiwa itu. Edison bertanya
’hari/waktu yang tersedia’; ’umur, usia’ yang kepada Charles: “Mana ibumu? Cari dan ajak ia Mari terus perkuat kualitas keberagamaan
disediakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Siang kemari. Ia tak akan pernah melihat peristiwa kita sesuai dengan ajaran agama kita masing-
adalah sebuah penunjuk waktu, penanda ini lagi selama hidupnya!” masing. Peningkatan kualitas keberagamaan
bahwa segala sesuatu bisa terlihat dengan kita harus menjadi sumber motivasi dan daya
jelas, kelihatan secara detail. Pagi harinya, Edison berjalan di antara dorong untuk makin mengasihi sesama tanpa
debu di sekitar lokasi kebakaran itu, yang mempersoalkan keberbedaan kita masing-
”Malam” adalah metafora ’saat usia kita telah membakar habis harapan dan mimpi- masing. Dengan cara itu, kita semua memberi
berakhir’; ’berakhirnya segala sesuatu’. mimpinya. Edison yang berusia 67 tahun kontribusi bagi persatuan dan kesatuan
Malam adalah juga saatnya kegelapan tiba, berkata sambil memandangi sisa-sisa bangsa dalam sebuah NKRI yang majemuk
saat seseorang tidak bisa mengerjakan kebakaran: “Di sana ada bencana yang sangat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
segala sesuatu secara mandiri tanpa besar nilainya. Kesalahan-kesalahan kita sudah
bantuan alat penerang. habis terbakar. Terima kasih Tuhan, kami bisa Pdt. Weinata Sairin, M.Th
memulai sesuatu yang baru!”
Menuju sebuah masa depan yang baik • Teolog
sebagaimana yang diharapkan, ada banyak Kita hampir tak percaya bahwa seorang • Dewan Kehormatan Peradi
hal yang ikut menentukan. Selain pentingnya Thomas Alva Edison begitu kuat
pembekalan diri di bidang pendidikan, hal-hal optimismenya dan melihat peristiwa Jakarta
fundamental yang juga mesti menjadi bagian kebakaran yang sangat menghancurluluhkan

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 60

JEJAK LANGKAH

TPaenrapTaordajua an Keindahan
Alam, Budaya dan
Agama Kristen

Pembangunan Patung Yesus dari dua bagian, bagian atas (patung) dan
Memberkati yang menjulang bawah yang sarat dengan simbol-simbol
setinggi 45 meter di Bukit Burake, kekristenan yang hadir di Tana Toraja pada
tepat menghadap Kota Makele, Tana Toraja. tangggal 16 Maret 1913. Terdapat 16 pilar
Patung Yesus Memberkati dengan tangan lengkung antara kaca yang mengelilingi
terkembang menjadi tanda Toraja sebagai bangunan utama. Jumlah bangunan bawah
tanah yang subur dengan keindahan alam terdiri dari tiga susun yang menyerupai
dan kelestarian budaya yang dapat berbaur Kandean Dulang (tempat makanan). Selain
dengan firman Tuhan. menunjukkan bulan Maret, juga bisa berarti
Tri Tunggal. Dalam budaya orang Toraja
Pembangunan Patung Yesus Memberkati juga dikenal dengan Tallu Lolona atau Tiga
atas inisiasi Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Kehidupan (Lolo Tau/kehidpan manusia,
Limpo di tahun 2003. Bertepatan dengan 100 Lolo Tanaman/Kehidupan tanaman, dan Lolo
tahun Injil masuk Toraja. Pemerintah Daerah Pantuan/kehidupan hewan).
Sulawesi Selatan ingin agar keberadaan
Patung Yesus Memberkati menjadi destinasi Agama Kristen mulai diperkenalkan di
baru bagi wisatawan, sekaligus untuk Toraja oleh seorang misionaris Belanda yang
melengkapi objek wisata budaya yang sudah bernama Antonie Aris van De Loosdrecht. Ia
lebih dulu ada di Toraja. adalah relawan misionaris Kristen pertama
di Tana Toraja yang bertugas sejak 1913.
Patung setinggi 40 meter ini dibuat oleh Sebagai sorang misisonaris, ia tidak sepakat
pematung asal Yogyakarta Supriadi dan dengan kebijakan pemerintahan Kolonial
Hardo Wardoyo Suwanto dengan menelan Hinda Belanda dalam menerapkan sistem
anggaran mencapai Rp 4 miliar. Batuan cadas dagang di Tana Toraja yang menurutnya
di sekitar bukit, kuat menopang patung yang sewenang-wenang.
terbuat dari lapisan perunggu. Butuh waktu
tiga tahun untuk menyelesaikan pembuatan Januari 1914, van De Loosdrecht menulis
Patung Yesus Memberkati ini. surat kepada Pengurus Perhimpunan
Pekabaran Injil Gereformeerd yang berpusat
Sejak dibuka untuk umum pada akhir tahun di Belanda. Dalam surat yang juga dimuat di
2015, Patung Yesus ini seolah menjadi magnet majalah Alle den Volcke itu, ia membeberkan
baru bagi wisatawan baik dari dalam maupun relasi antara pemerintah kolonial
luar negeri. Hanya butuh waktu 15 menit dari dengan zending di Tana Toraja yang tidak
pusat kota untuk mencapai Bukit Makele. selalu selaras. Van de Loosdrecht tidak setuju
Restribusinya untuk masuk hanya Rp 10 dengan tindakan aparat kolonial terhadap
ribu. Besarnya animo wisatawan membuat agama lokal (agama suku) yang masih
pengelola terus meningkatkan kenyamanan, banyak dianut oleh masyarakat Tana Toraja
dan keamanan dengan memperlengkapi kala itu. Ia melihat, pemerintah dengan
bagian bawah dengan Jembartan Kaca segala cara membasmi agama lokal sampai
sepanjang 100 meter. Walau belum ke akar-akarnya, termasuk berbagai macam
diresmikan hingga saat ini, jumlah wisatawan ritualnya. Pemerintah kolonial, tulis van de
yang mengunjungi Patung Yesus Memberkati Loosdrecht, tidak membuka ruang diskusi
telah mencapai lebih dari 2 juta orang. untuk membicarakan masalah secara baik-
baik. Sebaliknya, aparat sering menangkap
INJIL MASUK TORAJA orang-orang dengan tuduhan sebagai
Bangunan Patung Yesus Memberkati terdiri penyihir hanya karena melakukan ritual

61 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

JEJAK LANGKAH

sesuai dengan ajaran yang mereka yakini. dapat membentuk struktur sosial dan pranata
Menurut van De Loosdrecht, cara yang sosial masyarakat Toraja berdasarkan nilai-nilai
tetap adalah membaur, merangkul, serta Kekristenan, awalnya mengalami perlawanan
menyesuaikan diri dengan kearifan lokal yang dari budaya Toraja yang telah mengakar dalam
sudah ada sebelumnya, sembari menanamkan diri masyarakat Toraja. Tidak terlihat secara
nilai-nilai ajaran agama Kristen. Seperti eksplisit. Masyarakat Toraja telah beragama,
dikisahkan dalam buku Sumber-sumber Zending etos dan pandangan dunia yang berlatar
tentang Sejarah Gereja Toraja 1901-1961 karya belakang budaya nenek moyang, tetap
Th. van den End (terbitan BKP Gunung Mulia, tersimpan dalam dirinya dalam alam bawah
1994), yang van de Loosdrecht lakukan adalah sadar. Pada saat-saat tertentu, cara berfikir
mendekati para ketua adat dengan nuansa dan cara bertindak orang Toraja akan sangat
keakraban. Ia mengajak tokoh-tokoh adat itu dipengaruhi oleh memori yang tersimpan
mengobrol santai sambil mengisap rokok atau dalam alam bawah sadar itu. Uniknya, memori
menyeruput minuman hangat bersama. ini tersimpan secara turun temurun.

Hal-hal yang diperbincangkan pun tidak Berbagai larangan yang didasarkan pada Monumen 100 tahun injil masuk Toraja
terlalu serius. Van de Loosdrecht memantik dogma Gereformeerd kemudian disusun. Sapi putih menjadi simbol adat masyarakat adat Toraja
pembicaraan tentang suasana keseharian Kalupun ada etika dalam budaya yang
penduduk Tana Toraja. Sesekali ia gantian sebenarnya tidak bertentangan dengan
bercerita tentang kehidupannya semasa ajaran gereja. “Apa yang diajarkan Gereja
di Belanda, dan menyelipkan kisah-kisah adalah segala-galanya. Kalaupun ada upacara-
menarik yang termaktub dalam Alkitab. upacara yang diijinkan, hal itu senantiasa
Di kesempatan lainnya, van de Loosdrecht diupayakan bersih dari nilai-nilai kekafiran
membawa murid-muridnya pergi ke pasar. budaya nenek moyang.” jelasnya.
Saat itu dalam masyarakat Tana Toraja
masih berlaku hari pasaran, yakni hari-hari Sejak Gereja Toraja tebentuk 25 Maret
tertentu di mana ratusan orang tumpah- 1947, gereja berusaha agar pranata sosial
ruah di suatu pasar tradisional. Nah, van masyarakat Toraja tedegradasi. Di masyarakat
de Loosdrecht memimpin murid-muridnya adat Toraja tetap membedakan empat kasta
yang rata-rata masih berusia bocah, berbaris dalam masyarakat yang diurut dari yang
sembari bernyanyi riang di pasar untuk tertinggi yaitu tana’ Bulaan(Keturunan Raja.
menarik perhatian banyak orang. Setelah itu, Bulaan artinya Emas); tana’ bassi (Keturunan
murid-murid van de Loosdrecht menggelar bangsawan. Bassiartinya Besi), tana’ karurung
berbagai atraksi menarik yang membuat (Bukan bangsawan, tetapi bukan juga orang
orang berkumpul untuk menonton. Setelah kebanyakan. Karurung adalah sejenis kayu
pertunjukan selesai, giliran van de Loosdrecht yang keras) dan yang terendah adalahtana’
yang tampil dan bercerita tentang kisah-kisah kua-kua ( kua-kua , sejenis kayu yang rapuh).
menarik dalam Alkitab di depan ratusan orang Dalam hubungan dengan upacara-upacara
tersebut. Dampaknya cukup signifikan dan adat, dikenal pula golongan imam ( to minaa
membuat semakin banyak orang yang ingin atau to parenge’ ) dan orang awam ( to buda ) .
mendalami ajaran Kristen.
Berkembangnya agama Kristen, orang Toraja
AKULTURASI KRISTEN DAN BUDAYA Kristen menerima bahwa semua manusia
Menurut Joni Tapingku, Rektor Institut Agama sama di hadapan Tuhan. Hanya saja dalam
Kristen Negeri Toraja, sejak masyarakat penerapannnya di masyarakat, pengakuan
menerima Kristen, budaya tidak serta merta terhadap kasta seseorang tetap ada.
tersisih. “Kristen dan budaya adat Toraja Ketika berdiri sebagai warga gereja, yang
menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahakan. dituruti adalah para penatua atau pendeta.
Sebelum acara adat digelar, didahului dengan Dalam kehidupan sehari-hari, wibawa para
ibadah atau doa. Demikian juga sesudah acara keturunan raja dan bangsawan serta pemuka
adat dilakukan. Akulturasi kekristenan dan masyarakatlah yang berpengaruh. Kondisi
budaya terus dipertahankan hingga saat ini. ini kerap menumbulkan benturan antara
pemuka agama dan pemuka masyarakat.
Namun demikian, Joni mengakui, etos dan Ketika masyarakat berada dalam posisi
pandangan dunia yang diharapkan Gereja sebagai warga jemaat, maka keputusan

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 62

JEJAK LANGKAH

pemuka agamalah yang diikuti. Kondisi struktur pelayanan Presbiterial Sinodal, Gereja Toraja Rantepao merupakan saksi
sosial masyarakat Toraja yang terus-menerus dengan pengertian, yaitu pengaturan pejalanan kekristenan di Tana Toraja. Dari
berubah saat ini senantiasa berada dalam tata hidup dan pelayanan gereja yang gereja Rantepao muncul rumah sakit dan
tarik menarik antara budaya nenek moyang dilaksanakan oleh para presbiteroi (Pendeta, juga sekolah-sekolah di Toraja. Oleh para
dengan agama. “Tarik-menarik itu bisa Penatua, dan Syamas ) dalam satu jemaat. misinaris, sekolah menjadi jalan Kristenisasi
berimplikasi pada dualisme, tetapi bisa Bentuk Sinodal yang dimaksud diwujudkan terbaik di Tana Toraja. Masyarakat Toraja
juga muncul dikotomi antara yang gerejani dalam proses pengambilan keputusan tergolong sadar soal pentingnya pendidikan
dan budayani. Di dalam gereja, mereka atau perumusan kebijakan oleh Majelis moderen. “Bagi orang Toraja, pendidikan
menjadi orang Toraja yang berakar dalam Gereja dari seluruh Jemaat yang berhimpun sekolah merupakan sarana paling tepat untuk
budaya nenek moyang, tetapi tampil dengan bersama-sama secara berjenjang mulai mencapai kemajuan. Di Tana Toraja, sekolah
Kekristenan. Masih banyak masyarakat dari Klasis. Sinode Wilayah sampai Sinode yang terkenal termasuk Universitas Kristen
berpegang teguh pada budaya, namun Am; yang sebagian kewenangannya Indonesia Toraja dan IAKN Toraja. Keduanya
ketika mereka memasuki dunia kekristenan, dimandatkan kepada badan-badan didirikan oleh Gereja Toraja. Tak heran jika di
maka “pakaian” Kristennya dipakai.” pelaksana yang diangkat dalam masing- luar daerah seperti Kalimantan Timur atau
masing persidangan yang bersangkutan. Papua, banyak orang Toraja tergolong sukses
Gereja Toraja dalam menata kelembagaan secara finansial dan terpandang.” (Gro)
sebagai alat pelayanan menerapkan bentuk

Gereja Toraja Jemaat Rantepao yang dibangun pada tahun 1935 berada di pusat kota

Gereja Toraja Rantepao dahulu

Berbentuk rumah Tongkonan, Kantor BPS Gereja Toraja menjadi pusat keramaian saat musim panen Batu pertama pembangunan Gereja Toraja Rantepao
diletakan D.J van Dijk tahun 1935 ....
63 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020



PARENTING

Menitipkan Anak di Daycare: sumber : bringmethenews.com
Positif Atau Negatif?
Anak adalah pusaka orangtua. Oleh • Good daycare are good for children,
karena itu, tidaklah berlebihan bila Sedangkan kekurangannya, antara lain : bad daycare are bad for children. Hasil
dikatakan bahwa dalam mengambil 1. Biaya pendaftaran dan bulanan daycare penelitian ini mengimplikasikan bahwa
cukup tinggi, selain itu di daycare yang menentukan baik tidaknya dampak
menitipkan anak di daycare adalah kualitas
keputusan terkait anak, tidak ada istilah over umumnya ada late charges fee bila dari daycare itu sendiri. Sedangkan hal yang
paling menentukan kualitas daycare adalah
consideration atau over preparation. Demikian orangtua menjemput anak lebih lambat kualitas para pengasuh di daycare tersebut.

pula halnya dalam memutuskan pengasuhan dari waktu yang telah ditetapkan. • Hasil penelitian National Institute of
Child Health and Human Development
anak, terutama bila kedua orangtua bekerja. Terlebih bila daycare yang dipakai menunjukkan bahwa menitipkan anak di
daycare tidak otomatis membuat ikatan
Keputusan pengasuhan tersebut benar-benar berlokasi di pusat kota, karena daycare antara anak dan orangtua rusak. Dampak
negatif terhadap ikatan anak-orangtua
perlu dipertimbangkan masak-masak demi di pusat kota umumnya lebih mahal biasanya terjadi bila anak tidak menerima
pengasuhan yang baik di daycare, anak
kepentingan anak. Alternatif menitipkan dibandingkan daycare yang berlokasi di terlalu lama dititipkan di daycare, dan anak
tidak menerima perhatian yang cukup dari
anak di daycare tentunya memiliki daerah pinggiran kota karena kebutuhan orangtua ketika orangtua sedang tidak
bekerja.
kekurangan dan kelebihan sendiri. Adapun terhadap fasilitas daycare biasanya paling
Jadi jelas bahwa menitipkan anak di daycare
kelebihannya antara lain: banyak di pusat kota dimana banyak tidaklah berdampak negatif bagi anak,
asalkan kualitas daycare tergolong baik. Oleh
gedung perkantoran (hukum supply & karena itu, bila orangtua memutuskan untuk
menitipkan anak di sebuah daycare, orangtua
1. Daycare biasanya memberikan program demand). perlu mencari informasi yang cukup agar dapat
mempertimbangkan kualitas daycare tersebut.
pendidikan yang lebih komprehensif 2. Menitipkan anak di daycare memerlukan

serta menyediakan mainan yang edukatif usaha lebih dari orangtua, karena

bagi anak. perlu mengantar anak setiap pagi dan

2. Di daycare anak mendapat kesempatan menjemputnya kembali di sore hari.

yang lebih luas untuk bersosialisasi 3. Anak yang dititipkan di daycare lebih

dengan anak-anak lain seusianya terekspos pada penyakit, karena ia

dibandingkan di rumah, sehingga lebih terekspos pada lebih banyak anak lain.

terekspos pada berbagai pengalaman 4. Bila anak menderita sakit yang cukup

dan pemikiran. serius, orangtua tetap perlu back-up plan

3. Umumnya pengasuh di daycare diberi karena biasanya anak yang demikian

pelatihan khusus tentang pendidikan tidak diperbolehkan untuk berada di

anak usia dini, sehingga dapat mengasuh daycare sampai ia pulih kembali.

anak dengan lebih baik dibanding baby-

sitter. Alternatif menitipkan anak di daycare di

4. Bila pengasuh anak sakit, akan ada negara-negara maju merupakan suatu hal

pengasuh lain di daycare tersebut yang sangat umum. Oleh karena itu, sudah

yang menggantikan, sehingga tidak ada beberapa hasil penelitian yang cukup

merepotkan orangtua. terpercaya tentang dampak menitipkan anak

di daycare yang dapat dijadikan pertimbangan

tambahan, sebagai berikut:

65 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020



KONSULTASI TEOLOGI

COVID-19, AKANKAH

HAPPY ENDING?

Salam Pak Joas,
Terkait dengan Covid-19 ini, apakah masih ada harapan untuk masa depan yang lebih baik? Atau,
apakah setelah wabah ini, dunia malah tidak semakin membaik? Bagaimana jika ternyata dunia
tidak tiba pada sebuah happy ending seperti yang selama ini dikhotbahkan? Bagaimana saya bisa
menerima jika Allah memutuskan untuk tidak ada happy ending? Terima kasih untuk jawabannya.

Salam,
Jessica di Bekasi

Jessica yang baik. sejarah. Saya dapat menyebutkan dua contoh sumber : storage.needpix.com
Terima kasih untuk pertanyaan Anda yang saja. Pertama, wabah yang disebut Kematian
tentu juga diajukan oleh banyak orang di Hitam (Black Death) berlangsung pada tahun
mana-mana, khususnya di tengah situasi 1347-1351, yang memakan korban 200 juta
yang memang sangat murung ini. Sejak awal, orang. Kedua, pada awal abad ke-20, tepatnya
izinkan saya menegaskan pemahaman saya, pada tahun 1918-1919, terjadi pandemi yang
atau tepatnya, ketidakpahaman saya. Yaitu ini: menelan korban lebih dari 50 juta nyawa, yang
Ada terlalu banyak pertanyaan hidup yang kerap disebut Flu Spanyol (Spanish Flu), walau
tak terjawab. Terlalu banyak. Akan tetapi, ada kini kerap diusulkan untuk diganti namanya
satu jawaban yang akan tetap saya pegang menjadi “Pandemi Flu 1918.” Kita belum dapat
di tengah tiadanya jawaban atas banyak memastikan berapa korban nyawa yang
pertanyaan. Dan, satu jawaban itu adalah diakibatkan oleh Covid-19 karena pandemi
ini: Allah di dalam Kristus melalui kuasa Roh ini masih belum menunjukkan gelagat akan
Kudus sungguh mengasihi ciptaan-Nya dan mereda dengan cepat.
Ia tidak akan pernah meninggalkan kita.
Paulus mengungkapkannya dengan sangat Jadi, sejarah dunia ini ternyata bukan hanya
indah, “Sebab aku yakin, bahwa baik maut, sejarah kejayaan peradaban manusia, namun
maupun hidup, baik malaikat-malaikat, juga sejarah kerapuhan manusia dan bahkan
maupun pemerintah-pemerintah, baik yang seluruh semesta. Namun, iman Kristen
ada sekarang, maupun yang akan datang, atau mengundang kita untuk bahkan meletakkan
kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang seluruh sejarah yang panjang ini ke dalam
di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak sebuah perspektif yang berbeda dimensinya,
akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yaitu sejarah cinta Allah. Dimensi imani ini
yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” mengundang kita percaya bahwa jika semua
(Rm. 8:38-39). Jadi, Allah sungguh tak pernah kenyataan ini diawali oleh Allah dengan
meninggalkan kita dan kita tak akan terpisah cinta-Nya, maka sejarah semesta ini juga akan
dari kasih Allah di dalam Kristus. disempurnakan kelak oleh Allah yang sama.

Dengan memegang teguh jawaban iman Jadi, apakah kita akan menuju sebuah happy Pdt. Dr. Joas Adiprasetya
itu, kita diundang untuk memandang dan ending? Saya percaya, ya! Namun, masalahnya • Pendeta Jemaat GKI Pondok
memahami sejarah sebagai sejarah cinta tentu adalah, apa yang “happy” itu mungkin
Allah yang setia. saja tidak sama dengan apa yang kita Indah, Jakarta
bayangkan dan harapkan. Namun, ia akan • Dosen Sistematika dan Etika STT
Sejarah semesta ini sangat panjang, jauh lebih menjadi sebuah happy ending, sebab Allah
panjang dari yang mampu kita bayangkan dan terus bekerja—Allah yang sama, yang kita Jakarta
teliti. Kita mendapat informasi dari para ahli kenal di dalam Kristus! Maka, berjuanglah • Pembantu Ketua IV Bidang Relasi
sejarah bahwa pandemi seperti yang tengah terus, berharaplah terus, mencintailah terus.
kita alami ini berulang-ulang kali terjadi di Publik STT Jakarta

Kirimkan pertanyaan Anda ke Email:
[email protected]

67 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020



LEBIH DEKAT Lama tak terdengar namanya Denny kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan
Tewu kini aktif mengajar di Fakultas perhitungan saya, UKI bisa mendapat
Dr. M. L. Denny Tewu, SE, MM Ekonomi Universitas Kristen Indonesia pemasukan dari sektor lainnya yang
Wakil Rektor Universitas (UKI). Bahkan diakhir tahun lalu, Denny mencapai 70%,” ujar lulusan Universitas Sam
Kristen Indonesia mendapat kepercayaan sebagai Wakil Rektor Ratulangi Manado ini.
Bidang Keuangan, SDM dan Administrasi
Jalani Umum. Kepercayaan setelah melayani di UKI Mengubah pola pemasukan UKI yang
Hidup sejak tahun 2011. mencapai 70% ini yang menjadi tugas
Sesuai utama Denny. Namun demikian,
Dengan Untuk mendapat kepercayaan Yayasan UKI, menurutnya ini menjadi tanggung jawab
Kehendak suami dari Juanita Walewangko ini mesti bersama baik Rektorat dan Yayasan
Tuhan melalui tahapan seleksi yang ketat. Dengan UKI untuk menentukan arah kebijakan
latar belakang keuangan dan managerial, berdasarkan master plan untuk menunjang
serta pengalaman sembilan tahun di UKI, pertumbuhan dan pendapatan UKI. Ia
Denny mengetahui dengan pasti potensi yang optimis, bila sudah ada master plan yang
dapat dimaksimalkan untuk pengembangan jelas, kepercayaan pihak luar terhadap UKI
pendidikan di UKI. “Saya melihat UKI memiliki akan semakin baik. Master plan ini nantinya
berbagai keunggulan. Lokasi strategis, dan dijadikan acuan untuk menarik investor.
lahan yang pemanfaatannya belum maksimal.”
WUJUDKAN UKI HEBAT
Persangain antar perguruan tinggi, saat ini Pembaharuan manageman dan pendidikan
tidak terhindarkan lagi. Perguruan tinggi merupakan strategi UKI untuk menghadapi
berlomba-lomba untuk mencapai target percepatan pertumbuhan di dunia
mahasiswa baru tiap tahunnya. Menurut pendidikan. Berada dalam 100 perguruan
Denny, sudah saatnya UKI tidak lagi tinggi terbaik di Indonesia, UKI menargetkan
mengandalkan pemasukan dari mahasiswa. untuk meningkatkan akreditasi pergurauan
Membuka diri pada investor menjadi solusi tingginya menjadi A. Tahapan untuk mencapai
agar kemandirian managemen dapat terjaga. akreditasi A dapat ditunjang dengan akreditasi
A di beberapa fakultas. Kedokteran sebagai
“Yang mahasiswa bayarkan, sepatutnya fakultas unggulan saat ini sedang diajukan
dikembalikan kepada mahasiswa untuk untuk mendapat akreditasi A.

69 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

LEBIH DEKAT

Denny menuturkan, saat ini UKI sedang UKI yang didirikan oleh gereja (PGI) saat ini ketika dibentuk tahun 2001, hingga akhirnya ia
mengembangkan pendidikan berskala tersedia Progam Pendidikan Agama Kristen menjadi Ketua Umum PDS tahun 2010.
internasional dan digitalisasi. “Tahun ini dari jenjang S1 hingga S3. Diharapkan gereja
penerimaan mahasiswa baru dengan sistem dapat memanfaatkannya agar pendeta Meski tidak lagi berpolitik, ayah tiga anak ini
online sudah bisa kami tetapkan. Termasuk yang ada di daerah juga dapat menjadi guru kerap keluar dari zona nyamannya. Dengan
cara pembayaran sudah melakukan sistem maupun dosen. “Kami memiliki optimis mendirikan dan mengurus partai, Denny
online. Tujuannya untuk mempermudah yang tinggi untuk UKI dapat bersaing harus rela mengundurkan diri sebagai ASN
proses kerja di UKI.” dengan perguruan tinggi swasta lainnya. di Kementerian Keuangan setelah 11 tahun
Untuk branding, UKI sudah baik. Dengan mengabdi. “Tentu ini langkah berani yang
Digitalisasi pendidikan sudah diterapkan dalam sistem yang kami persiapkan, kami memiliki sudah saya persiapkan dengan baik. Dan
proses belajar mengajar UKI. “Ketika perkuliahan keyakinan gereja dapat kami akomodir bersyukurnya, PDS mampu tampil sebagai
di kelas ditiadakan untuk pencegahan dengan berbagai variasi beasiswa. Begitu peserta Pemilu dan dan mengirimkan
penularan virus Corona, dosen UKU juga dengan calon mahasiswa yang berasal wakilnya di legislatif. Saya sendiri dapat
menerapakan metode online learning. Proses ini dari daerah, kami yakin akan semakin banyak bertahan selama 15 tahun di PDS.”
didukung dengan perangkat berbasis teknologi lagi kedepannya. Sama seperti saya dulu
informatika dan komunikasi, yaitu dengan datang ke Jakarta, ada magnet tersendiri Pengalaman hidup dan relasi yang terjaga
menggunakan software Microsoft 365,” terang untuk orang datang belajar. karena selain dengan baik membuat Denny dapat eksis
Denny yang pernah mengenyam pendidikan di akademik, ada banyak wawasan yang bisa hingga saat ini. Ia berusaha untuk hidup
Harvard Businnes School, USA. didapatkan. Selain itu, nilai kekristenan yang sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki.
diterapkan di UKI menjadi nilai yang tidak Begitu juga ketika mulai mengajar di
Selain itu, proses digitalisasi pendidikan juga dimiliki oleh perguruan tinggi lainnya. UKI, ia tidak pernah merasa asing walau
dapat diterapkan untuk membuka kelas jarak bukan alumni UKI. Ia hanya ingin berbagi
jauh yang diperuntukan bagi profesional PENDIRI PDS pengetahuan dan pengalaman pada
karyawan. Denny meyakini bahwa saat ini Selain sibuk di kampus, saat ini Denny tercatat mahasiswa serta membangun kerjasama
banyak yang hendak kuliah, namun terkendala sebagai Presiden Komisaris di PT. Asuransi dengan orang lain. Kalau pun ada orang yang
dengan waktu. Menurut Denny, menerapkan Kresna Mitra Tbk. Denny yang lahir di Surabaya, tidak menyukainya, baginya itu hal yang
digitalisasi pendidikan mesti UKI manfaatkan. dahulu dikenal sebagai sebagai pendiri Partai biasa. “Selama Tuhan Yesus hidup, banyak
Dengan kesiapan pembelajaran online sesuai Damai Sejahtera (PDS). Bersama dengan Pdt. orang yang tidak menyukainnya. Tinggal
dengan standar yang ditetapkan pemerintah, Ruyandi Hutasoit, keduanya bahu membawa bagaimana kita menghadapinya dalam
UKI dapat melakukan penerimaan mahasiswa agar suara umat Kristen juga didengar di kehidupan ini,” ujar Denny. (Gro)
dengan metode belajar online 100%. parlemen. Dari awalnya sebagai Sekjen PDS

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 70



MENDIDIK DALAM PUSTAKA
KASIH, KEADILAN,
DAN KEBENARAN Penjelajah
Cerita Alkitab

Subjudul : Buku Peringatan 100 Penulis : Tracey Madder

Tahun Clement Suleeman Penerjemah : Ilonna Nydia Matheus

Penyunting : Justitia Vox Dei Hattu Penyunting : Nancy Sitohang & Kristihandari PK

Halaman : 328 (x + 318) Tebal : 368 hlm

BHarga : Rp 30.000 PHarga : Rp 170.000

uku ini adalah tanda pengingat dalam merayakan 100 enjelajah Cerita Alkitab menceritakan ulang kisah-kisah
tahun Pdt. Clement Suleeman, salah seorang perintis Alkitab dalam bentuk cerita berbingkai (cerita dalam cerita).
Pendidikan Agama Kristen (PAK). Buku ini memuat 17 Cerita berawal ketika tiga orang anak (Lana, Bima, dan Frans)

tulisan oleh 17 penulis yang diurutkan mengikuti enam dimensi masuk ke dalam bus rongsok di halaman gereja. Tak disangka-

dasar yang diperkenalkan oleh Karen B. Tye, yaitu konsep (concept), sangka, bus berubah menjadi baru dan membawa mereka bertiga

tujuan (purpose), konteks (context), isi (content), para partisipan masuk ke dalam ruang waktu. Lana, Bima, dan Frans berpindah-

(participants), serta proses dan metode (process and method). pindah waktu dan tempat, menyaksikan secara langsung satu demi

Ketujuh belas penulis memiliki ekspertasi di bidang PAK dengan satu peristiwa yang dicatat dalam Alkitab.

latar belakang sebagai pendeta, dosen teologi, dan praktisi

pendidikan. Dengan demikian, profil ketujuh belas penulis ini dapat Melalui petualangan Lana, Bima, dan Frans, pembaca diajak untuk
membaca (kembali) cerita-cerita Alkitab. Pembaca juga diajak
menghadirkan pasar tersendiri bagi penjualan buku ini. untuk tahu kehidupan masyarakat pada saat peristiwa-peristiwa
dalam cerita Alkitab tersebut terjadi. Penulis Penjelajah Cerita
Dari dimensi konsep dan tujuan, terdapat karya tulis dari Justitia Alkitab tidak lupa mengaitkan pengalaman tokoh cerita Alkitab
Vox Dei Hattu, Tabita Kartika Christiani, Rafel Siallagan, Daniel dengan firman Tuhan dalam bentuk ayat hafalan dan pertanyaan
Nuhamara, Maryam Kurniawati Tjandra Kusuma, dan Julia singkat untuk anak renungkan.
Suleeman. Dari dimensi konteks, ada Melani Ajub, dan Magyolin
Carolina Tuasuun. Dari dimensi isi, Happy Seviana Undas, Penjelajah Cerita Alkitab menyajikan cerita Alkitab dengan cara
Merensiana Hale, Mulyadi, dan Janse Belandina Non Seranno. yang berbeda. Dilengkapi informasi tentang letak geografis dan
Dari dimensi partisipan, fokus diarahkan kepada pengajar yang ditulis budaya pada zaman Alkitab, ayat-ayat Alkitab untuk dihafalkan
Veronica Hematang, dan Evelyn Suleeman. Dari dimensi proses serta renungan singkat.
dan metode, Jeniffer F.P. Pelupessy–Wowor, Novy A. E. Sine, dan
Inke Deasyanti.

Kehadiran buku ini bermaksud untuk memperkaya literatur PAK Petualangan menjelajah cerita Alkitab hari itu menjadi pengalaman
dan juga dapat dipergunakan di sekolah-sekolah teologi (dan di tak terlupakan seumur hidup ketiga sekawan tersebut.
berbagai bidang lain yang terkait) di Indonesia.

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 72

Buku ini membantu kita mengenal
lebih dalam mengenai bagian Alkitab
Perjanjian Baru dari Injil Matius-Wahyu
mengenai:

• Sejarah dan keadaan sosial budaya
serta keadaan sosial politik dan
agama menjelang dan selama
kelahiran dan masa pelayanan Yesus
di Palestina sampai kebangkitan-
Nya dari antara orang mati dan
lahirnya jemaat mula-mula.

• Jemaat mula-mula dan Penginjilan
Rasul Paulus.

• Sejarah, waktu, dan tempat
penulisan serta pokok-pokok
teologis kitab-kitab dalam
perjanjian baru.

Toko Buku BPK Gunung Mulia Jakarta, Depok, Surabaya, Semarang,
Medan, Manado, Makasar, Ambon, Kupang

RESENSI

MMEENMGPEHRAJUDAANPIGTKAANNTAKNERGUAKNUNAN

(Olaf Schumann) - Cet 4 , 2018, 384 hlm.

Penulis buku ini, Olaf Schumann, kita semua hidup dalam rumah tangga yang segi-segi man dan amal serta relasi di antara
berpendapat bahwa dalam upaya bernama Indonesia. Jika rumah Indonesia ini keduanya. Maka melalui artikel-artikel dalam
mengembangkan kerukunan, maka tidak kita cintai dan tidak dijaga bersama akan buku ini diharapkan bahwa gagasan-2 itu
sangat diperlukan sikap toleran, dialogis, keutuhan, keberadaan, dan keselamatannya, dapat bermanfaat dalam aneka diskusi
mutual-respect, dan berbagai bentuk kerjasama maka rumah kita ini bisa goyah dan roboh. yang menghendaki agar kesadaran untuk
yang nyata. Karena dalam realitanya, semangat Dan semua warganya yang adalah umat berpikir secara teologis – bukan saja secara
dari konsep toleransi sesungguhnya masih beragama akan mengalami kekacauan dan sosiologis – dapat ditingkatkan. Jika para
dalam batas saling menerima yang lain, belum kerugian sangat besar. mu’min tidak berani berpikir secara teologis
menunjukkan gerak keluar yang lebih aktif. dan menempatkan persoalan-persoalan yang
Karena itu toleransi harus dilanjutkan dengan Buku ini mengungkap masalah-masalah yang mereka gumuli juga dalam perspektif spiritual
mutual-respect terhadap pemeluk agama yang terkait dengan dialog antar umat beragama yangmembentuk jati diri dan budi pekerti
berbeda. Dan dalam semangat dan konteks , umumnya disebut interfaith dialogue. manusia, maka mereka tidak akan lagi dapat
keindonesiaan, yang diharapkan bukan sekadar Dalam dialog itu semua masalah yang menyumbangkan sesuatu yang khas yang
menumbuhkan toleransi dan bekerjasama dirasakan bersama dalam realita sehari-hari juga tidak mudah ditemui oleh para pemikir di
untuk kepentingan umat beragama secara diperdebatkan dan dibahas, dengan tujuan bidang humanities di luar agama.
eksklusif, melainkan suatu gerakan moral untuk mencari suatu dasar bersama yang kokoh
meningkatkan harkat dan martabat bangsa. dan memungkinkan upaya bersama untuk Pandangan-pandangan Olaf dalam
mengatasinya. Tentulah masalah yang dibahas menuangkan gagasan dialog antar umat
Olaf Schumann menjelaskan bahwa salah satu itu tidak menjadi mandeg dan beku melainkan beragama ini juga mendapat sambutan dari
problem gerakan agama di Indonesia adalah terus berkembang, karena unsur pokok rekan-rekan lintas agama. Sumbangan tim
bagaimana bisa menjembatani benturan dan persoalan masyarakat , dan bahwa manusia itu penerjemah PBB-UIN Syarif Hidayatullah serta
kesenjangan antara aspirasi global di satu adalah mahluk/manusia dengan konteksnya sambutan Prof Dr Komaruddin Hidayat dalam
sisi dan bangkitnya sentimen etnisisme di yang diberi daya dinamis oleh Tuhan. Karena Kata Pengantar menunjukkan atensi luar biasa
sisi lain. Agama perlu memahami, menyerap, itu upaya membahas dialog selalu dalam terhadap upaya Olaf Schumann ini.Olaf telah
dan menyalurkan aspirasi masyarakat lokal progress yang tidak pernah mandeg. berupaya mengidentifikasi asal-usul dan latar
dalam semangat keindonesiaan untuk belakang berbagai persoalan di sekitar dialog
kehidupan sosial yang makin baik di tanah Menurut Olaf, dialog antar umat beragama antar umat beragama ini, serta mencari jalan
air ini. Pendapat ini perlu sekali direnungkan, tidak hanya berkisar sekitar masalah bagaimana hal-hal itu diatasi dengan suatu
mengingat loyalitas umat beragama kemsyarakatan dan politis di mana orang- dialog keagamaan dan sosial yang mendalam.
adakalanya lebih kuat pada kelompoknya orang beragama dilibatkan, melainkan (Adi)
sendiri secara eksklusif, sehingga lupa bahwa bahwa dialog tersebut juga menyentuh

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 74



KABAR KITA

MomentumDoa

2020

Menyikapi pandemi Corona dan berbagai persoalan bangsa,
Jaringan Doa mengajak umat Kristiani untuk berdoa
bersama. Jaringan Doa Nasional (JDN) merupakan gerakan
doa umat Tuhan atau gereja Tuhan dalam bentuk jejaring kebersamaan
bagi keesaan umat (kesatuanTubuhKristus). Jaringan Doa dalam
fungsinya terus menggumuli persoalan-persoalan bangsa.

Pada 23Januari 2020 pada pertemuan parapemimpin Lembaga Aras
Gereja Nasional, Pengarah Jaringan Doa Nasional dan para Fasilitator
Nasional JDN dimana salah satu kesepakatan yang dihasilkan adalah
mengadakan seruan Doa Nasional secara bersama dan menyerukan
pewartaan Kabar Baik dimana generasi muda akan menjadi bagian
yang penting dalam gerakan ini.

Sejak pertemuan tersebut, JDN melakukan beberapa hal, antara lain:
pertama, mengadakan Seruan Doa Nasional 40 Hari (1 Maret– 9 April
2020). Kedua, Momentum Doa 2020 artinya berdoa bagi bangsa setiap
tanggal 20 di tahun2020. Ini dilakukan sejak Maret–Oktober 2020
dalam hal ini menjadi tanda pengingat bersama, bahwa pada tanggal
yang sama kita berdoa secara khusus untuk Indonesia. Tentunya JDN
tidak sendiri dalam melakukan ini. JDN menggandeng gereja-gereja di
bawah naungan Lembaga Aras Gereja Nasional, Jaringan Doa Regional
(17 Regional), dan Kategorial.

Pada keterangan pers yang disampaikan di Belleza Shopping
Arcade, Jakarta Barat, Jumat (23/3), Charles Jonan selaku Ketua JDN
menjelaskan bahwa doa seperti itu dirasa sangat perlu dan sifatnya
mendesak untuk dilakukan karena banyak persoalan dunia yang
tengah terjadi. Selain pandemi Covid-19, situasi berat juga melanda
para pemimpin dunia, ancaman eknomi global, kepanikan dan
kecemasan yang menimpa banyak orang. Belum lagi persoalan internal
bangsa kita, seperti ancaman persatuan dan kesatuan, kerukunan
beragama, berbagai gerakan LGBT yang makin marak, dan Pilkada pada
23 September 2020.

Secara teknis Momentum Doa 2020 akan melibatkan berbagai wilayah
di Indonesia. Untuk gereja-gereja dan komunitas-komunitas Kristen,
tata cara pelaksanaannya diatur masing-masing. Mari kita menjaga Api
Doa terus menyala. (Retta)

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 76

KABAR KITA

Program Yayasan Busur Emas, sebagai tersebut, sehingga dapat melepaskan maaf
Restoring perwakilan resmi dari Restoring Your seutuhnya (full forgiveness).
Your Heart Heart (RYH) Ministry di Indonesia,
melakukan serangkaian pelayanan, Beberapa pelayanan yang dilakukan dalam
(RYH) bersamaan dengan kunjungan perwakilan kunjungan itu, antara lain: apresiasi para fasilitator
dari kantor pusat RYH di Atlanta - USA, yang RYH di Medan dan Jakarta. Acara tersebut
diwakili oleh Joseph Hobbs (5-10/2). dihadiri para fasilitator kelompok pemulihan RYH,
koordinator RYH Indonesia, Ketua Yayasan Busur
RYH adalah sebuah proses yang menolong Emas sekaligus pimpinan RYH Indonesia, serta
seseorang untuk menyadari luka-luka hati wakil Kantor Pusat RYH Ministry - USA.
masa lalu yang masih mempengaruhi masa
kini, belajar berduka (grieve) atas luka-luka Kegiatan pelayanan lainnya adalah sosialisasi
Program RYH di Kabanjahe, Sumatera Utara.
Acara ini dihadiri sekitar 100 peserta dari
berbagai lembaga pelayanan di kota itu.
Sosialisasi akan ditindaklanjuti dengan pelatihan
RYH di Kabanjahe tanggal 26-28 Maret 2020
sehingga bisa segera terbentuk kelompok-
kelompok pemulihan di kota tersebut.

Selain itu juga diadakan sosialisasi RYH di seri
TV Talkshow ”Emotional Health Talk” di stasiun
televisi. Pada program televisi mengangkat
sejumlah topik seputar perasaan tidak layak
(shame) dan bagaimana meresponinya.

Bedah Buku

“Paulus Perjalanan Seorang Rasul”
BPK Gunung Mulia menggelar bedah
buku terbitannya berjudul “Paulus Campbell hal itu merupakan “perwahyuan”. Filemon, Kolose, Efesus, Korintus, Galatia,
Perjalanan Seorang Rasul” karangan Konversi kepada gerakan agamawi yang Filipi, dan Roma.”
berbeda, bukan konversi meninggalkan

Douglas A. Campbell, Senin (17/2) di kantor Yudaisme. Paulus berkonversi dalam Sementara RP Vitus Rubianto Solihin, S.X.

BPK Gunung Mulia, Jakarta Pusat. Hadir pengertian yang sama dengan orang memaparkan bahwa pembahasan Injil

sebagai pembicara Pdt. Armand Barus, Ph.D yang berkonversi dari Presbiterianisme dan Israel membawa Campbell kepada

dan RP Vitus Rubianto Solihin, S.X. ke Katolisisme. Dia masih Kristen. satu masalah penting, yakni universalisme.

“Pertobatan Paulus ditafsirkan menurut “Pembahasan bab 13 (pada buku “Paulus

Pdt. Armand memaparkan tentang sosok bingkai perwahyuan iman trinitas yang Perjalanan Seorang Rasul”) hanya membahas

Paulus dalam buku “Paulus Perjalanan Seorang menggabungkan iman akan Yesus dalam topik dosa dan kasih, dan mengabaikan topik

Rasul”. Menurutnya, Paulus: Man in Action. “shema’ Ishra’el” (Ul 6:4) dan dengan kebebasan manusia yang merupakan topik

Dibandingan apa yang telah Paulus kerjakan demikian menyingkapkan bahwa “Yesus itu penting,” ujar RP Rubianto.

dalam seluruh hidupnya, Paulus menulis Allah,” tukas Pdt. Armand.

hanya sedikit sekali. Dalam hal ini Paulus RP Rubianto juga menyampaikan bahwa

meneladan Yesus yang tidak meninggalkan Pdt. Armand menilai bahwa Campbell Campbell menyusun surat-surat Paulus (10

tulisan apapun. Bagi Kristus dan bagi para berusaha untuk meringkas kisah pelayanan surat) dalam 4 periode, yaitu pertama 1 dan

pengikut-Nya, pengajaran itu pertama-tama Paulus dengan mengikuti perkembangan 2 Tesalonika. Kedua, Efesus, Kolose, Filemon.

adalah perbuatan. Jadi satu-satunya buku pemikiran teologis Paulus yang berangkat Ketiga, 1 dan 2 Korintus. Keempat, Galtia,

yang sungguh-sungguh ditulis oleh Paulus dari: catatan dalam surat Paulus sendiri Filipi, dan Roma. “Namun perlu dicatat bahwa

ialah hidupnya. Hidupnya itulah Injilnya. dan cerita Lukas dalam Kisah Para Rasul. informasi tentang Paulus dari surat-suratnya

“Satu rekonstruksi hidup Paulus mulai dari digunakan untuk mengontrol informasi dari

Lanjut Pdt. Armand, mengenai pertobatan pertobatannya sampai kedatangannya di Kisah Para Rasul,” tukasnya. (Retta).

Saulus atau visi baru Paulus, menurut Roma dilihat dari surat-suratnya: Tesalonika,

77 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020



KABAR KITA

PESPRAWI Nasional XIII 2021 di Yogyakarta

LDaitkjueknanBiAmuadsisiKDreinstgeann
Gubernur DIY
Pesta Paduan Suara Gerejawi atau yang
kita kenal dengan istilah PESPARAWI Dalam pertemuan Gubernur Yogyakarta Menanggapi penjelasan dari Direktur Urusan
merupakan salah satu kegiatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Istimewa Agama dan Sekretaris Ditjen Bimas Kristen,
sangat efektif untuk mewujudkan kesatuan Yogyakarta, Drs. Kadarmanta Baskara Aji. Sekda menyampaikan bahwa pemerintah
gereja di Indonesia melalui aktivitas bernyanyi. Direktur Urusan Agama Ditjen Bimas Kristen daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Lebih dari itu, PESPARAWI merupakan Jannus Pangaribuan menjelaskan tentang akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan
wujud kesaksian dari gereja-gereja melalui rencana pelaksanaan PESPARAWI Nasional kegiatan PESPARAWI Nasional ini. Namun,
perjumpaan kelompok-kelompok paduan XIII yang akan diselenggarakan tahun 2021 ada beberapa hal yang perlu dibicarakan
suara yang berasal dari seluruh daerah di di Yogyakarta. Jannus juga menyampaikan lebih lanjut. “Anggaran adalah permasalahan
Indonesia. yang diprakarsai oleh Ditjen Bimas secara singkat mekanisme pelaksanaannya yang sangat penting, oleh karenanya harus
Kristen Kementerian Agama menjadikan mengingat kegiatan tersebut berskala dibicarakan dengan Pak Gubernur. Waktu
PESPARAWI sebagai program rutin yang nasional, jadi harus dipersiapkan dengan pelaksanaan juga harus dipikirkan dengan
dilakukan setiap 3 tahun sekali. matang. “Ada beberapa point penting matang. Kalau pelaksanaannya di bulan Juni
yang harus kami sampaikan kepada Pak atau Juli yang merupakan musim liburan,
Setelah sukses melakukan PESPARAWI Sekda. Pertama, adalah target peserta pada pasti banyak yang berlibur ke Yogyakarta, dan
Nasional XII Tahun 2018 di Pontianak, kegiatan ini diperkirakan mencapai angka dapat dipastikan bahwa penginapan penuh,
Kalimantan Barat, Lembaga Pengembangan 9.520 orang, tapi itu belum termasuk para jalan-jalan pun akan mengalami kepadatan.
Pesparawi Nasional (LPPN) akan kembali supporter dari masing-masing wilayah. Hal yang tidak kalah penting adalah tempat
menyelenggarakan PESPARAWI Nasional Dikarenakan jumlah peserta yang sangat pelaksanaan kegiatan. Seharusnya sudah mulai
XIII Tahun 2021 di Yogyakarta. Mengingat banyak, dan nantinya ada 12 kategori yang ditinjau dari sekarang, jadi nantinya sudah
PESPARAWI tersebut bertaraf Nasional, akan diperlombakan, kami mengharapkan bisa diperhitungkan jarak antara penginapan
Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama dukungan penuh dari pemerintah daerah dengan tempat pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
yang diwakili Direktur Urusan Agama Ditjen agar pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan
Bimas Kristen, Jannus Pangaribuan bersama dengan lancar,” jelasnya. Diakhir audiensi, Djanus Pakpahan selaku
Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Dr. Yan Ketua I LPPN didampingi oleh Direktur Urusan
Kristianus Kadang, staf dari Ditjen Bimas Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Yan Kristianus Agama, Sekretaris Ditjen Bimas Kristen dan
Kristen serta Ketua I LPPN Djanus Pakpahan, Kadang menambahkan, “PESPARAWI Pembimas Kristen Prov. DIY menyerahkan
Sekretaris LPPN Marali Purba, staf penyusun di Pontianak tahun 2018 lalu sudah Keputusan Ketua Umum tentang Penetapan
bahan pembinaan LPPN Betty Sembiring, SE., berjalan dengan lancar, jadi kami sangat Pedomanan Umum Penyelenggaraan
dan beberapa pengurus LPPD berkunjung ke mengharapkan dukungan penuh dari PESPARAWI Tingkat Nasional XIII di Daerah
Kantor Gubernur Yogyakarta untuk melakukan pemerintah Yogyakarta agar pelaksanaan Istimewa Yogyakarta kepada Sekda. (Gro)
audiensi dengan Gubernur Yogyakarta terkait PESPARAWI tahun 2021 nanti juga bisa
pelaksanaan PESPARAWI Nasional XIII. sesukses PESPARAWI tahun 2018.”

79 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

KABAR KITA

TIM AKSI BANTUAN,
MEMBANTU DI TENGAH PANDEMI COVID-19idak dipungkiri, pandemi corona

menyebabkan masyarakat mengalami

Tkesulitan ekonomi. Menyikapi hal
dan lansia. Juga bisa dalam bentuk bantuan
perlengkapan pencegahan, seperti hand
sanitizer, masker, dan sabun.

itu, Keuskupan Agung Jakarta mengimbau Sesuai arahan KAJ, Gereja Salib Suci,
gereja-gereja Katolik yang berada di bawah Paroki Cilincing membentuk TAB. Mereka
naungannya untuk membentuk Tim Aksi membagikan paket sembako untuk umat
Bantuan (TAB). dan masyarakat pra sejahtera sekitar gereja.
“Kami membagikan paket sembako untuk 500
TAB memiliki tugas pokok, yakni Kepala Keluarga (KK),” ujar Wakil DPH Paroki
mengkoordinasikan, mengelola, dan Cilincing Valentinus Sudi.

melaksanakan aksi bantuan terhadap umat pra-

sejahtera di paroki selama pandemi Covid-19. Selain melibatkan umat, TAB Paroki Cilincing

TAB terdiri dari DPH, Seksi Kesehatan, Seksi PSE, juga bekerja sama dengan semua karya sosial

OMK, Wilayah, Lingkungan, dan Komunitas- yang ada di Paroki.

komunitas paroki. Masa tugas TAB ditetapkan

selama 3 bulan, dan dapat diperpanjang sesuai KAJ mengimbau agar gereja-gereja yang

dengan kebutuhan dan kondisi yang ada. menjalankan program TAB wajib menghindari

penyebaran Covid-19 dengan mematuhi

Bantuan yang diberikan TAB bisa dalam protokol kesehatan yang telah ditetapkan

beberapa bentuk, antara lain: kebutuhan kesehatan WHO dan pemerintah, serta

pokok berupa beras, minyak goreng, dan menjalankan perilaku social distancing measures,

gula. Dalam bentuk asupan, misalnya susu, yakni perilaku menjaga jarak antar manusia

suplemen, vitamin, dan sebagainya, dengan untuk mengurangi risiko penularan. (Sep)

kategori bayi, balita, anak, remaja, dewasa,

Tenaga memberikan kontribusi penting bagi dunia Dosen Universitas Kristen Indonesia sudah
Pendidik UKI pendidikan, yaitu untuk meningkatkan dan mempersiapkan diri dengan kemampuan
Melakukan mengembangkan kualitas model pembelajaran penggunaan software Microsoft 365 untuk
Pengajaran berbasis teknologi aplikatif. Dengan menunjang kegiatan pembelajaran.
Online dengan memanfaatkan produk teknologi informasi Sebelumnya pada tanggal 20 Februari
Software dan komunikasi seperti digitalisasi, e-learning 2020, Biro Teknologi Pengembangan dan
Microsoft 365erkait situasi pandemi Covid-19, UKI ataupun blended learning, tenaga pendidik UKI Pembelajaran UKI menggelar pelatihan bagi
dapat mengembangkan dan memaksimalkan para Dosen UKI tentang software Microsoft
melaksanakan perkuliahan dan UTS, proses dan kegiatan pembelajaran secara 365. Narasumber dalam pelatihan ialah Rima
efektif dan efisien. Pembelajaran dan Manurung dari Microsoft Office Indonesia,
Tdengan metode online learning sejak pengajaran melalui software Microsoft 365 yang merupakan alumni FKIP UKI.
sebagai perangkat diimplementasikan tenaga
tanggal 16 Maret 2020. Tenaga pendidik UKI pendidik sehingga mampu memperkaya mode
melakukan kegiatan pengajaran berbasis pembelajaran bagi mahasiswa.”
teknologi informatika dan komunikasi, yaitu
dengan menggunakan software Microsoft 365.

Kepala Biro Teknologi Pengembangan dan
Pembelajaran UKI, Ir. Surjo Abadi, M.Sc,
menjelaskan bahwa tenaga pendidik penting
untuk menguasai teknologi informasi dan
komunikasi dalam proses pembelajaran.
Teknologi Informasi dan komunikasi

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 80

KABAR KITA

Kebangkitan Kristus Membawa Harapan Baru

Pesan Paskah 2020 dan Tuntunan
Merayakan Sakramen Perjamuan Kudus
di Masa Pandemi Covid-19

Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka:

”Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.

Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea.” (Luk. 24:5-6).
Majelis Pekerja Harian Persekutuan
Gereja-Gereja di Indonesia (MPH-PGI) bersama-sama sebagai satu tubuh. Undangan kepada gereja-gereja anggota PGI
telah mengeluarkan Pesan Paskah tersebut harus kita sambut dengan terus agar dapat mengambil kebijakan dan
memperjuangkan, merawat, dan memberikan keputusan gerejawi masing-masing, yang

2020 dan Tuntunan Merayakan Sakramen kehidupan, bukan yang mengancam dapat dipertanggungjawabkan secara

Perjamuan Kudus di Masa Pandemi Covid-19. kehidupan. Itulah Paskah yang sejati. teologis, sekaligus tetap di dalam koridor

memperjuangkan dan memelihara kehidupan

Dijelaskan pada pesan tersebut bahwa pada saat Komitmen untuk merawat dan memberikan di masa pandemi Covid-19 ini.

ini, umat Kristen di seluruh dunia merayakan kehidupan ini mengakar kuat pada identitas

Paskah, peristiwa kebangkitan Yesus Kristus, kita, bukan hanya sebagai Umat Kebangkitan, Pertimbangan-pertimbangan tersebut, yang

dalam suasana duka dan penuh pergumulan. namun juga Umat Berpengharapan. telah melalui pendalaman teologis, dilampirkan
Bagaimana kita dapat merayakan kehidupan, Identitas ini harus terwujud secara nyata menjadi kesatuan yang utuh dari Pesan Paskah

bahkan“dalam segala kelimpahan”(Yoh. 10:10), di dalam keberanian iman kita melawan ini. Atas berbagai pertimbangan teologis

sementara kita menyaksikan begitu banyak pandemi Covid-19. Sikap iman dan harap itu tersebut, ada tiga alternatif: a). Menunda

orang berjuang di ambang batas kehidupan dan diwujudkan ke dalam cinta kasih. Salah satunya Perjamuan Kudus hingga masalah pandemi

kematian, akibat pandemi Covid-19? Kematian adalah melalui kepatuhan kita pada anjuran Covid-19 usai, b). Melaksanakan Perjamuan

ternyata begitu dekat dengan kita, bahkan telah pemerintah untuk berdiam diri di rumah, demi Kudus di rumah masing-masing, dan c).

merenggut kehidupan orang-orang yang kita memutus rantai penyebaran virus ini. Perjamuan Kudus secara Spiritual (Spiritual

kasihi. Dalam kesedihan yang mudah membuat Communion). Semua alternatif ini tetap

kita berputus asa ini, sekali lagi kita disapa oleh Sebagai Gereja, kita juga menerjemahkan diberikan dengan memegang prinsip bahwa

berita Paskah yang menjadi pusat iman kita: usaha ini dengan mengubah cara beribadah umat/jemaat tidak berkumpul bersama-sama

Kristus telah bangkit mengalahkan kematian! kita, dari ibadah yang secara ragawi secara ragawi di gedung Gereja.

Dalamkesedihan yang mudah membuat kita berkumpul di gedung Gereja ke ibadah

putus asa, kita disapa oleh berita Paskah yang keluarga di rumah masing-masing, yang Apapun pilihan yang diambil oleh Gereja, itu

menjadi pusat iman kita, bahwa Kristus telah disebut juga sebagai “Gereja kecil” (ecclesiola). tidak akan mengurangi kehadiran Kristus yang

bangkit mengalahkan kematian. Dengan melakukan anjuran pemerintah sudah bangkit, dalam persekutuan keluarga-

dan otoritas medis itu, kita menerjemahkan keluarga sebagai Umat Kebangkitan dan Umat

Pesan Alkitab dari Lukas 24:5-6, berkisah iman Paskah yang merawat dan memberikan Berpengharapan.

tentang berita Paskah yang disampaikan kehidupan. Sebaliknya, sikap abai pada usaha-

oleh dua malaikat kepada para perempuan usaha itu justru menjadikan Kekristenan dan Pada pesan Paskah tersebut, PGI mengajak umat

yang mendatangi kubur Yesus. Berita itu Gereja sebagai ancaman atas kehidupan Kristiani untuk menghidupi Kebangkitan Kristus,

sangat jelas: Ia telah bangkit! Di dalam iman bersama dan dengan demikian berlawanan yang telah menjadikan kita Umat Kebangkitan

kepada Allah yang membangkitkan Yesus dengan iman Paskah. dan Umat yang Berpengharapan, dengan

Kristus melalui kuasa Roh Kudus, kita menjadi pengharapan sepenuhnya kepada pengasihan

Umat Kebangkitan. Kita diundang untuk SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS DI TENGAH Kristus yang telah mengalahkan sengat maut,
terus mempersaksikan kehidupan yang yakni kematian itu. (Retta/www.pgi.or.id)
PANDEMI
kita temukan di dalam Kristus yang bangkit Pesan tersebut juga menyampaikan

melalui kehidupan kita secara pribadi maupun bahwa PGI memberikan pertimbangan

81 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

KABAR KITA

GMC 19 Bantu Masyarakat Paus Berikan Berkat
Melawan Corona Urbi et Orbi

Pdt. Cherly Narray (kanan), atas nama PGI menyerahkan 10 jerigen @5 liter dan 24 botol Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), Sri Paus Fransiskus
@1 liter hand sanitizer untuk RS UKI, yang diterima oleh Endah di Grha Oikoumene PGI memberikan berkat kepada umat Katolik, di Lapangan Santo
(www.pgi.or.id). Petrus, Vatikan, Jumat (27/3), pukul 18.00 waktu Italia, dan
Sabtu (28/3) pukul 00.00 WIB.
Gereja juga peduli melawan Corona. Hal ini terbukti dengan
adanya gerakan sosial dari Gereja Melawan Covid 19 (GMC Sri Paus Fransiskus yang berusia 83 tahun itu berjalan tertatih-tatih
19). GMC 19 merupakan relawan muda-mudi yang berada di menuju Lapangan Santo Petrus. Dalam suasana hening dan khidmat, ia
bawah naungan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). bicara kepada seluruh umat Kristiani di pelbagai belahan dunia melalui
sarana telekomunikasi radio, televisi, streaming YouTube, dan Facebook.
Senin (30/3), GMC 19 memberikan bantuan hand sanitizer sebanyak
10 jerigen ukuran 5 liter dan 24 botol ukuran 1 liter kepada Rumah Setelah dilakukan pembacaan Kitab Suci, Paus mendaraskan doa–doa
Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI). Bantuan diterima oleh Endah permohonan untuk masyarakat dunia. Paus juga melakukan Adorasi
dari RS UKI, di Grha Oikoumene PGI, Jakarta Pusat. Sebelumnya, GMC Sakramen Mahakudus. Kesempatan ini dimanfaatkan umat Katolik di
19 telah memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa seluruh dunia untuk menghormati dan berdoa di hadapan Sakramen
masker sebanyak 1500. Mahakudus.

GMC 19 terus berupaya melawan Corona. Selain memberikan bantuan Setelah itu, Paus memberikan berkat Urbi et Orbi atau yang berarti
untuk RS UKI, mereka juga melakukan penyemprotan disinfektan ‘Untuk kota (Roma) dan dunia. Berkat tersebut biasanya hanya
di sejumlah rumah ibadah secara gratis. Dalam sehari mereka bisa diberikan di tiga kesempatan yaitu saat Paus terpilih, Perayaan Paskah,
mendatangi 2 sampai 3 rumah ibadah guna penyemprotan disinfektan. dan Perayaan Natal.

Terkadang ada warga yang mendadak meminta mereka menyemprotkan “Semoga berkat Tuhan turun kepada kita semua, sebagai pelukan
disinfektan ke masjid atau mushala. Dengan sukacita mereka memenuhi penghiburan. Tuhan, semoga Engkau memberkati dunia, memberikan
permintaan warga tersebut. Hal itu dijelaskan oleh salah satu anggota kesehatan bagi tubuh kita dan menghibur hati kita,” demikian salah
GMC19, Ruth Angelia Hot Marisi Simanjuntak (23).“Setidaknya kami satu bunyi doa Paus.
membantu pemerintah. Walaupun enggak bisa membantu pakai dana, tapi
kami membantu pakai tenaga,”ujar remaja yang biasa disapa Angel itu.

Saat penyemprotan, Angel dan tim mengenakan APD (Alat Pelindung Pada kesempatan itu Paus juga mengajak umat untuk bangkit dan
Diri) lengkap dan memikul alat penyemprot disinfektan, yang bobotnya membangun solidaritas. “Saatnya telah tiba untuk bangkit dan
tidak ringan. Pernah mereka kekurangan APD. Namun mereka tidak mempraktikkan kepercayaan bahwa solidaritas dan harapan bisa
habis akal. Mereka memakai jas hujan sebagai pengganti APD. memberikan kekuatan, dukungan, dan arti saat segalanya terasa
hampa,” kata Paus.
Dalam bertugas, ada saja jemaat maupun warga yang memberikan
mereka nasi dan lauk sekadarnya. Bahkan ada juga yang memberi Paus juga mengingatkan umat mengenai keserakahan dan minimnya
uang sebagai ucapan terima kasih. Padahal Angel dan timnya sudah iman manusia. “Kita merasa kuat dan bisa melakukan apa pun. Kita
menjelaskan bahwa penyemprotan tidak dikenai biaya. serakah dan lupa diri.” Namun Paus meyakinkan umat bahwa pandemi
virus corona bukanlah hari penghakiman.
Tidak lupa Angel pun mengimbau kepada warga untuk tidak segan
meminta bantuan GMC 19 jika ingin mendapatkan penyemprotan Paus juga memberikan penghormatan bagi warga yang berani
disinfektan untuk rumah-rumah ibadah. Pihak yang berminat dapat berjuang menolong sesama di tengah kondisi saat ini. Mereka adalah
menghubungi GMC19 melalui https//www.gmc19.online/index.php/ dokter, perawat, pekerja supermarket, polisi, relawan, imam, dan
layanan-penyemprotan-disinfektan/. (Retta/dbs) biarawati. (Retta/dbs)

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 82

KABAR KITA

Retno Tranggono

Luncurkan Buku “Spread the Love:

Kilau Mutiara di Ujung Senja”
Di usianya yang menginjak 80 tahun,
Dr. Retno Tranggono, FISCD, FINS- Spesialis Bedah Saraf RSCM Setyo Widi Nugroho memanusiakan (masyarakat). Terima kasih
DV, Cosmeto-dermatologist, pendiri Sp.BS(K), Dra. Fatima Latifa selaku ahli farmasi sekali lagi. Seorang yang jerawatan sering
pertama sejak Ristra didirikan, dan Pastor Ursula takut bergaul tetapi adanya ilmu jerawat,

cosmetic dermatologi Indonesia Ristra, Manuputty selaku pemimpin penggembalaan di kulit bisa menjadi bersih, cantik dan percaya

meluncurkan buku biografi seri ke-4, “Spread salah satu gereja di Jakarta Selatan. diri,”ujar Nafsiah dalam sambutannya.

the Love: Kilau Mutiara di Ujung Senja”, di

Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat (12/3). Dalam diskusi peluncuran buku Share the Nafsiah juga memuji buku Spread the Love.

Love, Retno menyampaikan keberhasilannya “Kesan saya, wow… Penulisnya mampu

Pada bukunya itu, Retno menceritakan mengubah paradigma kecantikan dan menangkap the spirit and soul of Retno. Retno

tentang perjalanan hidupnya sebagai meyakinkan masyarakat bahwa kulit orang yang jatuh cinta, Retno sang pejuang, Retno

pengusaha, dosen, pendiri bedah kulit dan Indonesia berbeda dengan kulit Eropa. sang ilmuwan, dan Retno yang tahu bersyukur

kosmetologi Fakultas Kedokteran Universitas Pendekatan yang ia bawa terhadap ilmu dan berserah pada Tuhan. Buku ini enak

Indonesia. “Melalui buku Spread the Love saya dermatologi bukan pada kulit dan kelamin dibaca. Saya salut kepada tim penulisnya,” kata

ingin berbagi kepáda para pembaca tentang tetapi pada kulit dan kosemtik. Nafsiah, yang juga sudah menjadi sahabat

pengalaman hidup saya dari kacamata Retno selama 62 tahun.

pribadi. Pentingnya untuk terus berupaya, Diantara sederetan terobosan dalam bidang

pantang menyerah serta rasa syukur atas cosmeto dermatologi yang diprakarsainya Priscilla Dita, salah satu tim penulis buku

segala nikmat dan tuntunan Tuhan yang Retno-lah yang menyampaikan hasil Spread the Love menceritakan pergulatan

selalu datang tepat pada saatnya. Hal itu penelitiannya tentang pH (keasaman) kulit dalam penyusunan buku tersebut. “Ibu

mendorong saya untuk terus berkontribusi orang Indonesia pada kongres ke-3 Cosmetic (Retno) menceritakan dengan sangat

dalam komunitas dan masyarakat di usia saya Dermatologi di Vienna pada tahun 1987, bahwa mengalir sehingga kami (tim penulis)

yang sudah 80 tahun saat ini,” kata Retno. kosmetik harus memiliki pH yang seimbang bisa mencerna apa maunya ibu. Yang luar

dengan pH kulit orang Indonesia. Atas beragam biasa, ibu di usia 80 tahun masih mau tetap

Pada bukunya itu Retno juga menceritakan terobosan ynag telah dibuahkannya itu, Retno berkarya dan berbagi. Sehingga ketika kami

tentang mukjizat kesembuhan dari penyakit menerima berbagai penghargaan, termasuk menulis buku ini, kami bisa merasakan isi

kanker yang dialaminya. “Kesembuhan saya dua “Lifetime Achievement Awards”dari BRI pada hati ibu ketika ibu bercerita. Hampir setahun

dari penyakit kanker dan kebaikan Tuhan, Desember 2007 dan Cosmobeaute Indoensi proses penulisan buku ini” ujarnya.

membuat saya menjadi pribadi yang lebih pada Oktober 2019.

mau mendengarkan suara hati. Karena itu Buku “Spread the Love: Kilau Mutiara di

saya berupaya untuk selalu menyertakan kasih Mantan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang Ujung Senja”setebal 200 halaman ini terdiri

Tuhan dalam setiap langkah dengan berbagi hadir pada acara itu memuji kemampuan atas 4 bab. Buku ini dapat diperoleh di

kasih terhadap sesama dan alam semesta.” Retno di bidang cosmetic dermatologi. Berkat toko buku BPK Gunung Mulia, toko buku

penelitian Retno, para perempuan Indonesia Immanuel, Tokopedia, dan instagram @

Pada acara peluncuran buku itu hadir sebagai terbebas dari jerawat. “Saya terharu membaca Spreadthelovebook. “Yang mendorong

pembicara diskusi, antara lain: Direktur buku ini mengenai falsafah ibu Retno soal saya membuat buku ini karena saya ingin

Pengembangan dan Pendidikan RSPAD anti jerawat. Betapa kita dan anak cucu kita membagikan cinta Tuhan kepada orang lain,”

Gatot Subroto Dr. Abaraham Arimuko, Dokter stress karena jerawat. Retno, kamu sudah imbuh Retno. (Retta)

83 INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020

KABAR KITA

Munas PGLII XII

Pdt. Ronny
Mandang
Terpilih sebagai
Ketua Umum
Pusat PGLII

Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Dwi Byantoro dari Gereja Ortodoks Indonesia, sama-sama berjalan dan bersatu bergandengan
Injili Indonesia (PGLII) menggelar Jaringan Doa Nasional Pdt. Martin Harefa, tangan,”pesan Pdt. Gomar.
Musyawarah Nasional XII (16- Direktur LPMI William Wim Wairata , dan Ketua
19/3/2020) di GBI Rumah Persembahan, Yayasan Yamari Pdt. Michael Bambang. Pada Munas XII Pdt. Ronny Mandang terpilih
Medan, Sumatera Utara.Musyawarah Nasional kembali menjadi Ketua Umum Pusat PGLII.
(Munas) tersebut mengangkat tema ”Api Injil Dalam sambutannya, Ketua Umum PGI Pdt. Sedangkan Pdt. Tommy Lengkong terpilih
Terus Menyala” dengan Sub tema ”Merajut Gomar Gultom menyampaikan, masyarakat sebagai Sekretaris Umum, Robby Repi sebagai
nilai-nilai kebangsaan sesuai dengan Undang- Indonesia harus bersatu menghadapi tantangan Sekretaris 1, Pdt. Anton Tarigan sebagai
Undang Dasar 1945 dan Pancasila”. dan ancaman pandemi virus Corona. Ia juga Sekretaris 2, dan Emi Utama Halim sebagai
mengingatkan bahwa adanya perbedaan aras Bendahara 1.
Pembukaan Munas diikuti oleh para tokoh gereja jangan sampai membuat umat Kristen
gereja Indonesia aras nasional, Ketua Umum berkonflik. Sebab menurutnya, perbedaan Pada Munas XII juga menetapkan
PGLII Pdt. Ronny Mandang, Ketua Umum PGI aras merupakan kekayaan. Dengan adanya Kepengurusan Baru periode 2020-2024 dan
Pdt. Gomar Gultom, Direktur Urusan Agama perbedaan tersebut, umat Kristen bisa saling Perubahan Anggaran Dasar Rumah Tangga.
Kristen Direktorat Bimbingan Masyarakat menguatkan.“Ada yang menekankan aliaran (Retta/dbs)
Kristen RI Jannus Pangaribuan yang mewakili pantekostal, ada yang menekankan aliran Injili
Dirjen Bimas Kristen, Romo Daniel Bambang dan juga ada eukumenikal. Karena itu, mari

Dies Natalis GAMKI ke-58
GAMKI Berbagi Kasih

Bantu Cegah Covid-19

Menyongsong Dies Natalis ke-58 GAMKI Sebagaimana dilansir oleh pgi.or.id, salah satu melakukan program Berbagi Kasih Untuk
(Gerakan Angkatan Muda Kristen aksi yang dilakukan adalah penggalangan dana Negeri,” ujarnya.
Indonesia) pada 23 April 2020, DPP untuk membantu masyarakat tidak mampu
GAMKI mengajak seluruh lapisan masyarakat, yang terdampak langsung. Penggalangan dana dilakukan selama dua
khususnya generasi muda Kristen untuk terlibat minggu, kemudian dilanjutkan dengan
aktif dalam aksi mencegah penyebaran Covid-19. Ketua Pelaksana Dies Natalis GAMKI, Nenny program pemberian bantuan makanan, alat
Triana Purba dalam siaran pers tanggal 6 kesehatan dan kebersihan kepada masyarakat
April 2020 menyatakan bahwa Dies Natalis kurang mampu. “Melalui Program Berbagi
GAMKI tahun ini akan berbeda dari tahun- Kasih Untuk Negeri ini, bantuan yang
tahun sebelumnya karena adanya bencana diberikan berupa masker, makanan pokok,
kesehatan pandemi Covid-19. “Pada tahun- dan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.
tahun sebelumnya, rangkaian Dies Natalis diisi Kami juga membuat himbauan kepada gereja
dengan kegiatan Seminar, Festival Paduan dan masyarakat agar menaati pembatasan
Suara, Ibadah dan Perayaan, serta berbagai sosial, physical distancing, dan selalu
kegiatan lainnya yang mengundang banyak menjaga kebersihan tangan untuk memutus
massa. Namun tahun ini, GAMKI akan fokus penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan
untuk mencegah penyebaran Covid-19 masyarakat,” jelas Nenny. (Gie/pgi)
di tengah masyarakat Indonesia dengan

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 84



KABAR KITA

Pdt. Gomar Gultom (PGI) serahkan bantuan sembako kpd Lurah Karang Anyar Heru Supriyono

Aksi Lintas Iman GONG

Melawan Covid-19

M eningkatnya jumlah orang hal lain yang dibutuhkan oleh masyarakat.
terinveksi virus corona atau “Pandemi virus Corona tak melihat latar
Covid-19 menggerakkan belakang suku, agama, dan ras kita. Semua
masyarakat lintas suku, agama, ras dan orang bisa terkena. Oleh karena itu, kita
antargolongan yang tergabung dalam masyarakat lintas agama harus bergandeng
GONG – Gotong Royong Bersatu Melawan tangan turut serta menangani virus tersebut
Corona turut berupaya menangani agar tak menyebar luas dan memakan korban,”
pandemi ini. tutur Pdt. Gomar Gultom, Ketua Umum PGI.

GONG diikuti oleh sejumlah lembaga, antara Ketua Umum ICRP Prof. Musdah Mulia juga Penyemprotan disinfektan di Gereja Kristen Nazarene
lain: Indonesian Conference on Religion and menyerukan agar masyarakat tetap tenang,
Peace (ICRP), Gerakan Kebangsaan Indonesia tidak perlu panik, apalagi memborong bahan dari Dompet Dhuafa, Jakarta. Pelatihan ini untuk
(GKI), Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia makanan. “Tidak perlu. Kita mesti yakin, dengan memberi pemahaman dan keterampilan dalam
(PGI), Gerakan Angkatan Muda Kristen doa, usaha nyata masyarakat lintas agama, penyemprotan disenfektan.
Indonesia (GAMKI), Majelis Tinggi Agama insya Allah pandemi virus corona ini bisa kita
Khonghucu Indonesia (MATAKIN), dan Vihara atasi bersama,” ujar Guru Besar UIN Jakarta ini.
Dhanagun, Bogor.
Sementara itu, juru bicara GONG, Pdt. Darwin Sebagai kegiatan pembuka dilakukan
Lembaga-lembaga tersebut berjejaring Darmawan mengajak bersatu untuk melawan penyemprotan disenfektan ke lima ibadah
dan bergotong-royong turut serta dalam Covid-19 sebagai musuh bersama. “Kita (masjid, gereja, vihara, dan gurudwara Sikh)
penanganan pandemi Covid-19 dengan bergotong royong (GONG) melawan Covid-19. di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat (22/3).
berkontribusi sesuai sumber daya yang Hadapi virus ini bersama-sama. Kita akan kuat Kegitan berikutnya akan disesuaikan dengan
dimiliki masing-masing. Kegiatan yang dan mengalahkannya!” tandas Sekretaris I ketersediaan barang, peralatan, dan sumber
dilakukan meliputi penyemprotan BPMSW GKI Sinode Wilayah Jawa Barat ini. daya yang terhimpun. Kepedulian social ini
disinfektan untuk rumah ibadah, pembagian diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi
alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis Sebagai kegiatan awal GONG telah mengadakan banyak kalangan untuk melakukan hal serupa
dan relawan, pembagian hand sanitizer, dan dua kali pelatihan untuk relawan dengan mentor demi keselamatan dan kebaikan bersama. (Gie)

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 86



KABAR KITA

Momenta Gelar Pelatihan
7 Perangkap Penghambat Sukses
Istilah trapologist atau trapolog mungkin
masih asing di telinga Anda. Istilah ini Dari pengalaman David maupun Darvin, membantu tim kita keluar dari perangkap dan
memang baru diperkenalkan oleh David paling banyak orang terperangkap dalam menemukan kebahagiaan,” ujarnya.
kesibukan. “Terobosan yang diperlukan

M.R. Covey, CEO dan penulis buku Trapologist adalah berani ‘berkata tidak’,” kata David. Melalui program ini dengan pelatihan yang

Program and Trap Tales sekitar tiga tahun lalu. intens dan pemahaman yang komprehensif

[Buku ini sudah diterjemahkan dalam bahasa Sedangkan kebanyakan pemimpin gereja, diharapkan para pemimpin dapat memberi

Indonesia dengan judul Trap Tales: Menghindari menurut David, terperangkap dalam myopia, dampak yang besar.“Momenta mempunyai

7 Perangkap Penghambat Kesuksesan oleh tidak mampu melihat gambaran besarnya (the misi multiply blessing by developing great leaders.

Penerbit BPK Gunung Mulia dengan imprint big picture).“Kebanyakan memiliki paradigma Kami percaya berkat itu bisa lebih merata

Libri.] Salah satu programnya adalah Trapologist yang sempit dan terbatas. Melihat dunia secara kalau pemimpinnya benar, baik di keluarga,

at Work yang dikembangkan berdasarkan hitam putih. Padahal kita hidup di dunia yang perusahaan maupun negara,”kata Davin.

penelitian tentang jebakan paling umum yang abu-abu. Melihat gambaran besarnya itu sangat

menghalangi orang untuk sukses. penting,”tandas putera dari Steven Covey, Davin mengakui

penulis buku 7 Habits for Highly Effective People. pernah terperangkap

Untuk mengenalkan pada settling. “Kerja

program ini, Trapologi adalah seni menghindari diri pindah-pindah

konsultan training PT dari perangkap karier modern sehingga demi gaji yang lebih

Momenta Indonesia dapat mengembangkan diri sepenuhnya. besar. Tadinya lulus

sebagai pemegang Trapologist leader ialah pemimpin yang dapat kuliah, pulang ke

lisensi menggelar mendeteksi dan menghindarkan diri dari Indonesia punya

grand launching perangkap karier untuk mengembangkan diri David Covey mimpi membawa
dengan pelatihan semaksimal mungkin serta menolong orang perubahan. Tapi,

Trapologist bertajuk “Achieving lain melakukan hal yang sama. “Pesan utama tanpa saya sadari saya kena juga. Puji Tuhan
Darvin Widjaja Breakthrough as A sebagai trapologist adalah pengharapan bisa keluar, tapi perlu waktu lama karena

Trapologist Leader” di – keyakinan bahwa setiap orang dapat tidak ada yang membantu,” ungkap Managing

Jakarta (20/2). Acara ini dihadiri sekitar 40 wakil mengubah jalan hidup mereka, pada setiap Director Momenta ini.

dari klien terkemuka Momenta, seperti BCA, tahap kehidupan mereka,” kata David.

Samsung, Tokopedia, Tiket.com, Bukalapak. Menurut Darvin, program ini bisa buat

Darvin Widjaja, Co-Founder Momenta, siapa saja. “Tapi kalau top leader-nya dapat

Dalam training ini David Covey memaparkan menyatakan bahwa training ini penting mengambil lebih dahulu dan mereka sadar, itu

7 perangkap modern yang dapat karena banyak orang yang bekerja bertahun- akan lebih mudah menjadi sebuah kultur di

menghambat dalam meraih sukses. Tujuh tahun, baik di perusahaan yang sama maupun organisasi , dibanding kalau yang mengambil

perangkap tersebut ialah: kesibukan berpindah-pindah, ternyata mengalami level tengah. Biasanya mereka akan lebih susah

(busyness), menunda (procrastination), jebakan yang sama. “Dengan mengenali membawa perubahan karena ada tekanan dari

ego, trigger, silo, settling, myopia. David perangkap ini, bagaimana kita bisa keluar atas. Bisa jadi yang atas malah jadi trap bagi

mengajarkan bagaimana cara mendeteksi dari perangkap ini dan punya sukacita. yang bawah. Kalau top leaders-nya ambil dulu,

dan menghindari 7 perangkap tersebut. Sebagai pemimpin yang melayani, bagaimana ini akan lebih impactful,” pungkasnya. (Gie)

INSPIRASI Vol.107 | April-Juni 2020 88

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen
Kementerian Agama RI

Direktorat Jenderal Revitalisasi Peran DBK
Bimbingan Masyarakat Kristen Untuk Indonesia Maju

Kementerian Agama RI

Direktorat Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama
RI mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dihadiri
oleh para Pejabat dan pegawai Aparatur Sipil Negara dari
jajaran Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI dari seluruh Indonesia.
Mengusung tema“Revitalisasi Peran Ditjen Bimas Kristen Untuk
Indonesia Maju”, Rakernas berlangsung dari tanggal 25-29 Februari
2020 di Hotel Alana, Yogyakarta.

Rakenas dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Agama H. Zainut 2
Tauhid Sa’adi. Dalam arahannya Wamen mengatakan bahwa inovasi di
era teknologi saat ini mutlak untuk dilaksanakan oleh pemerintah. Hal
ini sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik
yang prima. “Kementerian Agama akan terus menyoroti pelaksanaan
e-Governance sebagai salah satu bentuk reformasi birokrasi yang menjadi
salah satu program pemerintah di bidang tata layanan publik saat ini.”

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimas Kristen, Thomas Pentury dalam 3
laporan pembukaannya mengatakan, Rakernas tahun 2020 ini diadakan
selama lima hari dengan materi pembahasan yang dipadatkan. Hal ini
sebagai bentuk efiensi dari kegiatan di jajaran Direktorat Bimas Kristen.
“Selain sebagai bentuk efisiensi, Rakernas ini juga memiliki beberapa
tujuan, yakni melakukan mengevaluasi program berjalan yang bertujuan
untuk melakukan penguatan dan implementasi langsung terkait tugas-
tugas dari Ditjen Bimas Kristen. Juga sebagai upaya untuk menentukan
pokok-pokok program prioritas Ditjen Bimas Kristen secara nasional.

Rakernas ini juga membahas berbagai isu-isu aktual yang saat ini
berkembang yang menjadi tugas dari Ditjen Bimas Kristen. (Gro)

1

4

1. Wakil Menteri Agama H. Zainut Tauhid Sa’adi pelaksanaan Rakernas Ditjen Bimas 5
Kristen yang berlangsung selama lima hari di Yogyakarta.

2. Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury menyampaikan program kerjanya
di hadapan 450 ASN dari berbagai daerah.

3. Pejabat eselon II Ditjen Bimas Kristen menyampaikan laporan dan rencana kerja
untuk diimplementasikan oleh seluruh ASN di berbagai daerah.

4. Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Kristen menjelaskan program Seleksi Nasinal PMB
yang sudah dibuka sejak tanggal 21 Februari hingga 30 Mei 2020.

5. Di akhir pelaksanaan Rakernas Dirjen Bimas Kristen Prof. Thomas Pentury
menyerahkan rekomendasi hasil Rakernas kepada Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Yan
Kadang untuk dilaksanakan.


Click to View FlipBook Version