The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

interaksi antara komponen biotik dan abiotik

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by NI KADEK DEWI SANDAT SARI otkp22020, 2020-11-28 22:11:03

interaksi dalam ekosistem

interaksi antara komponen biotik dan abiotik

Keywords: ipa

Interaksi Dalam Ekosistem

Dalam suatu ekosistem, komponen biotik dan komponen abiotik saling berinteraksi dan
berhubungan timbale balik. Adanya hubungan timbal balik dalam ekosistem menyebabkan system
akan guncang apabila terjadi kerusakan pada salah satu komponenya.

1. Interaksi Antarkomponen Biotik
Interaksi antarkomponen biotic merupakan interaksi yang terjadi antarpopulasi organisasi
yang menyusun ekosistem.
Beberapa tipe interaksi antarkomponen biotik, yaitu:
a. Netralisme
netralisme adalah hubungan antara makhluk hidup yang berada dalam satu habitat
dan Simbiosis tidak saling mempengaruhi satu sama lain.Simbiosis ini disebut
netralisme karena tidak ada pihak yang diuntungkan maupun dirugikan, biasanya
terjadi ketika terdapat perbedaan makanan antara satu pihak dengan pihak yang
lainnya. Contoh interaksi ini adalah sapi dengan kucing.
b.Mutualisme
Simbiosis Mutualisme yaitu interaksi yang erat serta khusus antara dua makhluk
hidup yang berbeda jenis tetapi saling menguntungkan bagi kedua pihak.

Contoh simbiosis mutualisme yang pertama adalah interaksi antara kupu-kupu
dengan bunga. Kupu-kupu pada umumnya menyukai memakan sari manis atau
nektar pada bunga. Sedangkan bunga sebagai organ reproduksi pada tumbuhan
terbantu karena serangga cantik ini membantu menyebarkan serbuk sari. Ketika
kupu-kupu hinggap di bunga, kakinya akan menyentuh bagian putik dan benang sari
pada bunga. Sehingga mengakibatkan serbuk sari menempel pada putik dan terjadi
proses penyerbukan pada bunga.
c. Komensalisme
simbiosis komensalime adalah simbiosis atau interaksi yang berjalan pada 2 makhluk
hidup atau organisme dengan jenis yang berbeda. Dimana pada simbiosis ini salah
satu pihak akan diuntungkan dan pihak lainnya tidak dirugikan.
Contohnya Anggrek bersama dengan Mangga.

Contoh simbiosis komensalisme yang kedua adalah interaksi antara tanaman
anggrek (Phalanopsis Amabilis) dengan pohon mangga (Mengifera Indica). Dalam
persoalan ini, tanaman anggrek melakukan tindakan seperti halnya tanaman sirih.
Tanaman anggrek akan melekat atau merambat pada pohon mangga dengan
tujuan untuk mendapatkan air, sinar matahari dan senyawa lainnya. Semuanya
dibutuhkan untuk melaksanakan fotosintesis.

d.Alelopati
Alelopati adalah fenomena biologis dimana suatu organisme menghasilkan satu
atau lebih biokimia yang mempengaruhi perkecambahan, pertumbuhan,
kelangsungan hidup, dan reproduksi organisme lain dari komunitas yang sama.
Contohnya tanaman pinus misalnya, menyekresikan zat yang menyebabkan tanah
disekitarnya menjadi terlalu asam untuk pertumbuhan tanaman jenis lainnya.

2. Interaksi Antarkomponen Abiotik
Komponen abiotik dapat memengaruhi komponen abiotik lain secara timbal balik. Sebagai
contoh, jika intensitas cahaya matahari yang mengenai suatu perairan meningkat
mengakibatkan laju penguapan meningkat. Dari peristiwa tersebut terbentuklah awan yang
apabila dalam jumlah banyak dapat menghalangi sinar matahari ke bumi, sehingga intensitas
cahaya matahari ke bumi berkurang, di samping juga dapat menyebabkan hujan yang airnya
kembali lagi ke perairan.
Jika antar komponen dalam ekosistem terjadi hubungan yang dinamis, perubahan dalam batas-
batas tertentu tidak akan menimbulkan gangguan dalam ekosistem tersebut. Ini berarti
ekosistem tersebut telah mencapai keseimbangan yang mantap, dengan kata lain telah
mencapai kondisi homeostatis. Ekosistem dalam keadaan homeostatis penting untuk
dipertahankan, agar keseimbangan ekosistem selalu terjaga dari generasi ke generasi. Kegiatan-
kegiatan yang dilakukan oleh manusia jangan sampai mengganggu keadaan homeostatis
tersebut.


Click to View FlipBook Version