E-Modul
P O L
P O L A A
B I L A N G A N N
B I L A N G A
8
Untuk SMP/MTs
Kata Pengantar
Puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
yang senantiasa melimpahkan segala rahmat, taufik dan hidayah-
Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan E-modul ini.
E- Modul ini disusun untuk mendukung siswa untuk dapat
belajar secra mandiri dalam materi pola bilangan. Pembahasan
modul ini dimulai dengan menjelaskan tujuan yang akan dicapai.
Kelebihan e-modul ini, Anda bisa melihat keterpaduan ilmu
matematika. Pembahasan yang akan disampaikan pun disertai
dengan soal-soal yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat
ketercapaian dan ketuntasan.
Penyusun menyadari bahwa di dalam pembuatan modul
masih banyak kekurangan, untuk itu penyusun sangat membuka
saran dan kritik yang sifatnya membangun. Mudah-mudahan e-
modul ini memberikan manfaat.
Salatiga, September 2022
Penulis
U S A H A L A H Y A N G G
U S A H A L A H Y A N
M E M B E N T U K M U U
M E M B E N T U K M
Pendahuluan
Kompetensi Dasar
3.1 Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan
dan barisan konfigurasi objek
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola
pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek
Deskripsi E-Modul
E-Modul ini disusun dengan harapan dapat menjelaskan
materi Pola BIlangan untuk siswa kelas VII SMP/MTs dengan
belajar secara mandiri melalui E-Modul ini.
E-Modul ini dapat diakses melalui smartphone masing-
masing. E-Modul ini juga dilengkapi dengan video
penjelasan sederhana, kata-kata motivasi, dan ilustrasi
gambar yang menarik.
Petunjuk Penggunaan E-Modul
1. Sediakan alat tulis untuk mengerjakan kegiatan pada E-
Modul ini.
2. Berdoa sebelum belajar.
3. Untuk mempelajari materi "Pola BIlangan" ini harus
berurutan karena pada materi sebelumya menjadi
prasyarat untuk materi selanjutnya.
4. Kerjakan latihan soal setelah mempelajari semua
kegiatan.
5. Ingat, keberhasilan proses pembelajaran pada e-modul
ini tergantung kesungguhan kalian untuk memahami e-
modul ini secara mandiri.
Petunjuk Penggunaan E-Modul Lainnya
Tujuan Akhir
Tujuan dari penyusunan E-Modul ini adalah untuk
memfasilitasi siswa dalam memahami materi Pola Bilangan.
Harapannya dengan menggunakan E-Modul ini siswa dapat
belajar secara mandiri sesuai kecepatan belajarnya masing-
masing.
Daftar Isi
Kegiatan 1: pola barisan bilangan
Tujuan pembelajaran
Petunjuk mempelajari materi
Materi
Kasus 1
Latihan 1
Kegiatan 2: Konfigurasi Objek
Tujuan pembelajaran
Petunjuk mempelajari materi
Materi
Kasus 2
Latihan 2
Kegiatan 3: Pola Aritmatika dan Geometri
Tujuan pembelajaran
Petunjuk mempelajari materi
Materi
Kasus 3
Latihan 3
Peta Konsep
Konfigurasi
Objek
Pola Bilangan
Pola Barisan
Bilangan Barisan
Aritmatika dan
Geometri
Deskripsi Singkat
Materi
Apakah kalian pernah bermain/ melihat bola sodok
atau yang biasa dikenal dengan biliard?
Apakah kalian menyadari di awal permainan bola
biliard, bola yang disusun membentuk sebuah pola?
Coba kalian perhatikan gambar susunan bola biliard!
Dari gambar diatas, dapat terlihat bahwa bola
tersusun dari 5 baris dengan membentuk pola
segitiga, dimana baris pertama terdapat 1 bola, baris
kedua terdapat 2 bola, baris ketiga terdapat 3 bola,
baris keempat terdapat 4 bola, dan baris kelima
terdapat 5 bola. Nah, kira-kira kalau disusun menjadi
10 baris, ada berapa banyak jumlah bola yang
tersusun ya? Untuk dapat mengetahui jawabannya
simak materi ini dengan seksama.
Mengenal Pola
Bilangan
Apa Itu Pola
BIlangan?
Perhatikan gambar berikut !
Bunga Siput Sarang
Matahari Lebah
Dari ketiga gambar diatas apakah kaliah melihat sesuatu?
Ya, benar masing-masing gambar memiliki bentuk yang
teratur.
Kalian dapat menjelaskan maksud dari keteraturan dari masing-
masing gambar di atas di link berikut ini
Dalam matematika ,Pola bilangan adalah susunan dari beberapa
angka yang dapat membentuk pola tertentu
Contoh Pola Bilangan dalam matematika
1. Pola bilangan ganjil 5. Pola bilangan persegi
2. Pola bilangan genap 6. Pola bilangan segitiga
3. Pola bilangan Fibonacci 7. Pola bilangan persegi panjang
4. pola bilangan Pascal 8. Pola bilangan Aritmatika
9. Pola bilangan Geometri
Istilah dalam
Pola BIlangan
Suku = Urutan bilangan (U)
Suku ke-n = Urutan bilangan
ke-n (Un)
1 , 3 , 5 , 7, ...
U 1 U 2 U 3 U 4 U n
Menentukan Suku Pola
Bilangan secara Umum
Tentukan 3 bilangan selanjutnya dari pola bilangan di bawah
ini!
a. 1, 3, 5, 7...,...,..., c. 3, -7,11,-15,19,...,...,...
b. 4, 8,16,32,...,...,...
Kerjakanlah soal di atas secara mandiri kemudian cocokkan
dengan video ini.
Kegiatan 1
Pola Barisan Bilangan
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan
menggunakan e-modul ini siswa dapat :
1. Menyatakan apa itu pola bilangan dengan tepat.
2. Menggeneralisasikan pola barisan bilangan genap dan
ganjil dengan tepat.
3. Menentukan suku ke-n dari suatu barisan bilangan genap
dan ganjil dengan tepat.
Petunjuk Belajar
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan
menggunakan e-modul ini siswa dapat :
1. Berdoa sebelum belajar.
2. Baca dan pahamilah setiap materi yang ada dalam
kegiatan 1 ini secara runtut.
3. Siapkan alat tulis untuk mencatat hal yang penting dalam
e-modul ini.
4. Kerjakan latian soal pada kegiatan 1 secara mandiri.
5. Jika terdapat hal yang tidak dipahami dalam mempelajari
kegiatan 1 ini silahkan hubungi guru melalui whatsapp.
Pola Bilangan Genap
Pola bilangan genap adalah susunan angka yang terdiri
dari angka genap. Karena terdiri dari angka genap,
maka pola bilangan genap dimulai dari 2,4,6,8, dan
seterusnya.Bilangan genap memiliki arti suatu
bilangan asli yang habis dibagi dua atau kelipatannya.
Penjelasan
Pola Bilangan
Genap
Pola bilangan genap memiliki rumus :
Un =2n
Contoh
2, 4, 6,8,.…
Berapakah pola bilangan genap ke 10?
Jawab :
Un =2n
U 10=2 x 10
=20
Pada pola bilangan genap, bilangan genap ke -223
adalah?
Jawab :
Un =2n
U 223 =2 x 223
=446
Pola Bilangan Ganjil
Pola bilangan ganjil adalah susunan angka yang terdiri
dari angka ganjil. Karena terdiri dari angka ganjil, maka
pola bilangan ganjil dimulai dari 1,3,5,7, dan seterusnya.
BIlangan ganjil memiliki arti suatu bilangan asli yang
tidak habis dibagi dua atau kelipatannya.
Penjelasan
Pola Bilangan
Ganjil
Pola bilangan ganjil memiliki rumus :
Un=2n-1
Contoh
1, 3, 5, 7,.…
Berapakah pola bilangan ganjil ke 10?
Jawab :
Un =2n-1
U 10=2 x 10 -1
=20-1
=19
Pada pola bilangan ganjil, bilangan ganjil ke -222
adalah?
Jawab :
Un =2n-1
223 =2 x 222-1
=444-1
=443
Kasus
Mari amati gambar di bawah ini.
(Penataan Rumah)
Setelah kalian mengamati pada gambar di atas, coba
selesaikan masalah berikut ini :
1. Bagaimana pola dari nomor rumah yang bernomor
ganjil dan genap?
2. Berapa nomor rumah ke-20 untuk nomor rumah yang
ganjil?
3. Berapa nomor rumah ke-20 untuk nomor rumah yang
genap?
SIlahkan sampaikan jawaban
kalian dengan menuliskan
terlebih dahulu di buku
kemudian kirimkan dalam
bentuk foto di link berikut.
*pembahasan ada setelah kalian
mengirm jawaban
Latihan 1
Kegiatan 2
Konfigurasi Objek
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan
menggunakan e-modul ini siswa dapat :
1. Menggeneralisasikan pola barisan bilangan segitiga,
persegi, segitiga Pascal, dan Fibonacci.
2. Menentukan suku ke-n dari barisan bilangan segitiga,
persegi, segitiga, segitiga Pascal, dan Fibonacci.
Petunjuk Belajar
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan
menggunakan e-modul ini siswa dapat :
1. Berdoa sebelum belajar.
2. Baca dan pahamilah setiap materi yang ada dalam
kegiatan 2 ini secara runtut.
3. Siapkan alat tulis untuk mencatat hal yang penting dalam
e-modul ini.
4. Kerjakan latian soal pada kegiatan 2 secara mandiri.
5. Jika terdapat hal yang tidak dipahami dalam mempelajari
kegiatan 2 ini silahkan hubungi guru melalui whatsapp.
Pola Bilangan Persegi
Pola bilangan persegi adalah suatu barisan bilangan yang
membentuk sebuah pola persegi
Penjelasan
Pola Bilangan
persegi
Pola bilangan persegi memiliki rumus :
Un = n 2
Contoh
Suku ke-7 dan 10 dari barisan 1, 3, 6, 10,... adalah
Jawab :
U7 U10
Un = n 2 U10 = n 2
U7 = 7 2 U10 = 10 2
U7 = 49 U10 = 100
Pola Bilangan Persegi Panjang
Pola bilangan persegi panjang adalah suatu barisan bilangan
yang membentuk sebuah pola persegi panjang
Penjelasan
Pola Bilangan
persegi panjang
Pola bilangan persegi panjang memiliki rumus :
Un = (n+1)xn
Contoh
Suku ke-10 dan 11 dari barisan 2, 6, 12, 20,... adalah
Jawab :
Un = (n+1)xn U n = (n+1)xn
U 10 = (10+1) x 10 U 11 = (11+1) x 11
U 10 = (11) x 10 U 11 = (12) x 11
U 10 = 110 U 11 = 132
Pola Bilangan Segitiga
Pola bilangan segitiga adalah suatu barisan bilangan yang
membentuk sebuah pola segitiga
Penjelasan
Pola Bilangan
segitiga
Pola bilangan segitiga memiliki rumus :
Un =1/2 n(n+1)
Contoh
Suku ke-7 dan 10 dari barisan 1, 3, 6, 10,... adalah
Jawab :
Barisan tersebut memiliki pola barisan segitiga.
Untuk menentukan barisan segitiga menggunakan
rumus:
Un =1/2 n(n+1)
U7 =1/2 7(7+1) U 10 =1/2 10(10+1)
U 10 =1/2 10(11)
U7 =1/2 7(8)
U7 =28 U 10=55
Pola Bilangan Segitiga Pascal
Segitiga Pascal
Pola bilangan Segitiga Pascal adalah jumlah
seluruh bilangan yang ada pada baris yang
pertama.
Aturan-aturan untuk membuat
pola segitiga Pascal sebagai
berikut.
1. Angka 1 merupakan angka awal yang
terdapat di puncak.
2. Simpan 2 bilangan di bawahnya. Oleh karena
angka awal dan akhir selalu angka 1, kedua
bilangan itu adalah 1.
3. Selanjutnya, jumlahkan bilangan yang
berdampingan dan simpan hasilnya di bagian
tengah bawah kedua bilangan tersebut.
4. Lakukan cara yang sama sampai batas
susunan yang diminta.
Pascal
Simak video berikut.
Pola bilangan segitiga Pascal memiliki
rumus :
Un = 2 n-1
Contoh
Tentukan suku ke-10 pola bilangan
Pascal !
Jawab :
Un = 2 n-1
U 10= 2 10-1
U 10= 2 9
U 10= 512
Tentukan suku ke-20 pola bilangan
Pascal !
Jawab :
Un = 2 n-1
U 20= 2 20-1
U 20= 2 19
U20 = 524288
Pola Bilangan Fibonacci
Pola bilangan Fibonacci adalah suatu susunan
angka dengan nilai angka berikutnya diperoleh
dari hasil menambahkan kedua angka sebelumnya
secara berturut-turut. Contoh dari pola bilangan
fibonacci adalah 0,1,1,2,3,5,8, dan seterusnya.
Penjelasan
Pola Fibonacci
Pola bilangan Fibonacci memiliki rumus :
+
Un = Un-1 Un-2
Contoh
Diketahui pola bilangan 6, 9, 15, 24, 39,....,...,...
Tentukan 3 bilangan fibonacci berikutnya!
Jawab :
Cara 1
6, 9 , 15 , 24 , 39, 63 , 102, 165
15 24 39 63 102 165
Leonardo Da Pisa
Cara 2
U6 = U6-1 + U6-2 = U + U =39+24= 63
4
5
U7 = U7-1 + U7-2 = U + U =63+39= 102
5
6
U8 = U8-1 + U8-2 = U + U =102+63= 165
7
6
Kasus
susunan susunan susunan susunan
1 2 3 4
Termasuk jenis pola bilangan apakah susunan apel di atas?
Hitunglah jumlah apel pada susunan apel ke-10.
SIlahkan sampaikan jawaban
kalian dengan menuliskan
terlebih dahulu di buku
kemudian kirimkan dalam
bentuk foto di link berikut.
*pembahasan ada setelah kalian
mengirm jawaban
Latihan 2
Kegiatan 3
Barisan Aritmatika dan Geometri
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan
menggunakan e-modul ini siswa dapat :
1. Menggeneralisasikan pola barisan aritmatika dan
geometri.
2. Menentukan suku ke-n dari barisan bilangan aritmatika
dan geometri.
Petunjuk Belajar
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan
menggunakan e-modul ini siswa dapat :
1. Berdoa sebelum belajar.
2. Baca dan pahamilah setiap materi yang ada dalam
kegiatan 3 ini secara runtut.
3. Siapkan alat tulis untuk mencatat hal yang penting dalam
e-modul ini.
4. Kerjakan latian soal pada kegiatan 3 secara mandiri.
5. Jika terdapat hal yang tidak dipahami dalam mempelajari
kegiatan 3 ini silahkan hubungi guru melalui whatsapp.
Pola Bilangan Aritmatika
Pola bilangan aritmatika adalah suatu susunan
angka yang memiliki selisih yang tetap antara
kedua sukunya. Maksudnya ialah selisih bilangan
ke 2 dengan bilangan ke 1 sama dengan selisih
bilangan ke 3 dengan bilangan ke 2 dst.
Penjelasan
Pola Aritmatika
Pola bilangan Aritmatika memiliki rumus :
Un = a+(n-1) b
Contoh
Diketahui pola bilangan aritmatika 2, 5, 8, 11,...
Tentukan suku ke-8!
Jawab :
a=2
b= U2 - U1 = 5-2=3
Un = a+(n-1) b
U8 = 2+(8-1) 3
= 2+(7) 3
= 2+21
= 23
Pola Bilangan Geometri
Pola bilanganBarisan geometri merupakan barisan
bilangan dimana dua suku yang berurutan
memiliki perbandingan yang sama. Perbandingan
pada barisan geometri disebut sebagai rasio (r).
Penjelasan
Pola Geometri
Pola bilangan Aritmatika memiliki rumus :
Un = a x r (n-1)
dengan
Un+1
r=
Un
Contoh
Diketahui pola bilangan geometri 1, 3, 9, 27, 81,...
Tentukan suku ke-7!
Jawab :
a=1
Un+1 U2 3
r= = = =3
Un U1 1
Un = ax r (n-1)
U7 = 1 x 3 (7-1)
= 1x 3 6
= 1 x 729
= 729
Kasus
kasus 1
JIka diketahui jumlah kursi di bioskop pada barisan ke-5
adalah 32 kursi. Pada barisan ke-8 terdapat 41 kursi.
Berapakah jumlah kursi pada baris ke-13?
kasus 2
Senin Selasa Rabu Minggu
Seorang peneliti melakukan penelitian dengan meletakkan 1 virus di
tabung laboratorium pada hari Senin. Virus dapat berkembang biak
dengan membelah dirinya menjadi 2 setiap harinya dan terus
meningkat. Berapakah jumlah virus yang ada pada hari minggu?
SIlahkan sampaikan jawaban
kalian dengan menuliskan
terlebih dahulu di buku
kemudian kirimkan dalam
bentuk foto di link berikut.
*pembahasan ada setelah kalian
mengirm jawaban
Latihan 3
Informasi Penulis
Nama : Devita Poppy Andari
Nim : 202019039
Pendidikan : Mahasiswi Pendidikan
Matematika, UKSW
Alamat : Jetis, Patemon, Tengaran
Kab. Semarang
Instagram :_devitapoppy
Nama : Danang Setyadi, S.Pd, M.Pd
NID :