MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
MATA KULIAH : BAHASA INDONESIA
DOSEN PENGAMPU : NOURMA WAHYUNI, M.Pd
DISUSUN OLEH :
ZULMAJEDI IHZA MAHENDRA SHABRANTI
PRODI S1 SISTEM INFORMASI
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER
BALIKPAPAN
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “FUNGSI BAHASA
INDOENSIA” ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Ibu
Nourma Wahyuni, M.Pd pada mata Bahasa Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih
kepada Ibu Nourma Wahyuni, M.Pd, selaku dosen pengampu yang telah memberikan tugas
ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya
tekuni.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi
sebagian pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini. Saya menyadari,
makalah yang saya tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran
yang membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini.
Penajam Paser Utara, 26 Oktober 2021
Penulis
i | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...............................................................................................................i
DAFTAR ISI..............................................................................................................................ii
BAB I.........................................................................................................................................1
PENDAHULUAN ....................................................................................................................1
1.1 Latar Belakang ..................................................................................................................1
1.2 Rumusan masalah .............................................................................................................1
1.3 Tujuan Penulisan...............................................................................................................1
BAB II .......................................................................................................................................2
PEMBAHASAN .......................................................................................................................2
2.1 Kedudukan Bahasa Indonesia ...........................................................................................2
2.2 Kedudukan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara ....................................................2
2.3 Kedudukan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Nasional..................................................2
2.4 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara............................................................3
2.5 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Nasional .........................................................4
BAB III......................................................................................................................................6
PENUTUP.................................................................................................................................6
3.1 Kesimpulan .......................................................................................................................6
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................................7
DAFTAR ISI
ii | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Mahasiswa ditingatkan kesadarannya bahwa bahasa Indonesia adalah alat
komunikasi paling penting untuk mempersatukan seluruh bangsa Indonesia. Hal ini
mengingat bahasa Indonesia merupakan alat mengungkapkan diri baik secara lisan
maupun tertulis, dari segi rasa, karsa, dan cipta serta pikir, baik secara etis, estetis,
maupun secara logis. Warga negara Indonesia yang mahir berbahasa Indonesia yang
akan dapat menjadi warga negara yang mampu memenuhi kewajibannya di mana pun
mereka berada di wilayah tanah air dan dengan siapa pun mereka bergaul di wilayah
NKRI. Oleh sebab itu, kemahiran berbahasa Indonesia menjadi bagian dari kepribadian
Indonesia. Kemahiran berbahasa Indonesia bagi mahasiswa Indonesia tercermin dalam
tata pikir, tata ucap, tata tulis, dan tata laku berbahasa Indonesia dalam konteks ilmiah
dan akademis. Oleh karena itu, bahasa Indonesia masuk kedalam kelompok mata kuliah
pengembangan kepribadian mahasiswa, yang kelak sebagai insan terpelajar akan terjun
ke dalam kancah kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai pemimpin dalam
lingkunganya masing-masing. Oleh karena mahasiswa diharapkan kelak dapat
menyebarkan pemikiran dan ilmunya, mereka diberi kesempatan melahirkan karya tulis
ilmiah dalam berbagai bentuk dan menyajikannya dalam forum ilmiah.
Mahasiswa perlu disadarkan akan kenyataan ini dan ditimbulkan
kebanggaannya terhadap bahasa nasional kita. Kemudian mahasiswa hendaknya juga
ditingkatkan kesadarannya akan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara
dan bahasa nasional, dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa lingua franca yang
berpotensi untuk mempersatukan seluruh bangsa. Untuk selanjutnya, mereka
hendaknya diminta untuk mengidentifikasi implikasi-implikasi dari semua butir tentang
bahasa Indonesia tersebut bagi mereka sebagai warga Negara yang
1.2 Rumusan masalah
1. Bagaimana kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan
bahasa nasional ?
2. Apa saja kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa negara dan
Bahasa nasional ?
1.3 Tujuan Penulisan
1. Mengetahui kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan
bahasa Nasional
2. Memahami kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan
bahasa Nasional
3. Mampu menjelaskan fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional.
1 | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Kedudukan Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting, seperti
tercantum pada ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi “kami putra dan putri
Indone-sia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Ini berarti bahwa
Indonesia ber-kedudukan sebagai bahasa nasional, kedudukannya berada diatas bahasa-
bahasa daerah. Selain itu, didalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus
(Bab XV, Pasal 36) mengenai kedudukan bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa
bahasa Negara ialah bahasa Indonesia. Dengan kata lain, ada dua macam kedudukan
bahasa Indonesia. Pertama, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional
sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. Kedua, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai
bahasa Negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.
2.2 Kedudukan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara
Bersamaan dengan diproklamasikannaya bahasa Indonesia pada tanggal 17
Agustus 1945, diangkat pula bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara. Hal itu
dinyatakan dalam Undang-Undang Dasar 1945, Bab XV, Pasal 36. Pemilihan bahasa
sebagai bahasa Negara bukanlah pekerjaan yang mudah dilakukan. Terlalu banyak hal
yang harus di pertimbangkan, salah timbang akan mengakibatkan tidak stabilnya suatu
Negara. Sebagai contoh konkret, Negara tetangga kita Malaysia, Singapura, Filipina,
dan India masih tetap menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa resmi di negaranya,
walaupun sudah berusaha dengan sekuat tenaga untuk menjadikan bahasanya sendiri
sebagai bahasa resmi.
Hal-hal yang merupakan penentu keberhasilan pemilihan suatu bahasa sebagai
ba-hasa Negara apabila :
1. Bahasa tersebut dikenal dan dikuasai oleh sebagian besar penduduk Negara itu.
2. Secara geografis, bahasa tersebut lebih menyeluruh penyebarannya.
3. Bahasa tersebut diterima oleh seluruh pnduduk Negara itu.
2.3 Kedudukan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Nasional
Kehadiran bahasa Indonesia mengikuti perjalanan sejarah yang panjang.
Sebelumnya kita telah mengetahui sejarah perkembangan bahasa Indonesia. Perjalanan
itu dimulai sebelum kolonial masuk ke bumi nusantara, dengan bukti-bukti prasati yang
ada, misal-nya yang didapatkan di Bukit Talang Tuwo dan Karang Brahi serta Batu
Nisan di Aceh, sampai dengan tercetusnya inspirasi persatuan pemuda-pemuda
Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 yang berbunyi :
1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah
Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu Bangsa
Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan Bahasa Indonesia.
2 | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
Dari ketiga butir diatas yang paling menjadi perhatian pengamat adalah butir
ketiga. Butir ketiga itulah yang dianggap sesuatu yang luar biasa. Dikatakan demikan,
sebab Negara-negara lain khususnya Negara tetangga kita mencoba membuat hal yang
sama selalu mengalami kegagalan yang dibarengi dengan bentroka. Kita patut bersyukur
atas perjuangan para pemuda kita terdahulu. Kita tahu bahwa saat itu sebelum
tercetusnya Sumpah Pemuda, bahasa melayu dipakai sebagi bahasa Lingua Franca
diseluruh kawasan tanah air kita. Hal itu terjadi sudah berabad-abad sebelumnya. Dengan
adanya kondisi yang semacam itu, masyarakat kita tidak sama sekali merasa bahwa
bahasa daerahnya disaingi. Dibalik itu, mereka telah menyadari bahwa bahasa daerahnya
tidak mungkin dapat dipakai sebagai alat perhubungan antar suku, sebab yang diajak
komunikasi juga mempunyai bahasa daerah masing-masing. Adanya bahasa melayu
yang dipakai sebagai lingua franca ini pun tidak akan mengurangi fungsi bahasa daerah.
Bahasa daerah tetap dipakai dalam situasi kedaerahan dan tetap berkembang. Kesadaran
masyarakat yang semacam itulah, khususnya pemuda-pemudanya yang mendukung
lancarnya inspirasi sakti diatas.
Apakah ada bedanya bahasa melayu pada tanggal 27 Oktober 1928 dan bahasa
Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928? Perbedaan wujud baik struktur, sistem maupun
kosakata jelas tidak ada. Jadi kerangkanya sama, yang berbeda adalah semangat dan jiwa
barunya. Sebelum Sumpah Pemuda, semangat dan jiwa bahasa melayu masih bersifat
kedaerahan atau jiwa melayu. Akan tetapi, setelah Sumpah Pemuda semangat dan jiwa
bahasa melayu sudah bersifat nasional atau jiwa Indonesia. Pada saat itulah bahasa
melayu yang berjiwa semangat baru diganti dengan nama bahasa Indonesia.
2.4 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara
Dalam hasil perumusan seminar politik bahasa nasional yang diselenggarakan
di Jakarta pada tanggal 25 sampai 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa didalam
kedudukannya sebagai bahasa Negara , bahasa Indonesia berfungsi sebagai :
1. Bahasa resmi kenegaraan
Sebagai bahasa resmi kenegaraan, bahasa Indonesia dipakai di dalam segala
upacara, peristiwa dan kegiatan kenegaraan baik dalam bentuk lisan maupun dalam
bentu tulisan. Termasuk dalam kegiatan-kegiatan itu adalah penulisan dokumen dan
putusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah dan badan kenegaraan
lainnya, serta pidato kenegaraan.
2. Bahasa pengantar pendidikan
Bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan
mulai taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi diseluruh Indonesia
kecuali di daerah-daerah, seperti daerah Aceh, Batak, Sunda, Jawa, Madura, Bali dan
Makasar yang menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa pengantar sampai
tahun ketiga pendidikan dasar.
3 | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
3. Bahasa perhubungan tingkat nasional
Bahasa Indonesia adalah alat perhubungan pada tingkat nasional untuk
kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan untuk
kepentingan pelaksanaan pemerintah. Di dalam hubungan dengan fungsi ini, bahasa
Indonesia dipakai bukan saja sebagai alat komunikasi timbal-balik antara pemerintah
dan masyarakat luas dan bukan saja sebagai alat perhubungan antar daerah dan antar
suku, melainkan juga sebagai alat perhubungan di dalam masyarakat yang sama latar
belakang sosial budaya dan bahasanya.
4. Bahasa kebudayaan dan IPTEK
Di dalam kedudukannya sebagai bahasa Negara, bahasa Indonesia berfungsi
sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di
dalam hubungan ini, bahasa Indonesia adalah satu-satunya alat yang memungkinkan
kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sedemikian rupa sehingga
ia memiliki ciri ciri dan identitasnya sendiri, yang membedakannya dari kebudayaan
daerah. Pada waktu yang sama, bahasa Indonesia kita pergunakan sebagai alat untuk
menyatakan nilai-nilai sosial budaya nasional kita.
2.5 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Nasional
Dalam hasil perumusan seminar politik bahasa nasional yang diselenggarakan
di Jakarta pada tanggal 25 sampai 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa didalam
kedudukannya sebagai bahasa Nasional , bahasa Indonesia berfungsi sebagai :
A. Kebanggaan kebangsaan
Sebagai lambang kebanggaan, bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai
sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Atas dasar kebanggaan ini, bahasa
Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan serta rasa kebanggaan pemakaiannya
senantiasa kita bina.
B. Identitas nasional
Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia kita junjung disamping
bendera dan lambang Negara kita. Di dalam melaksanakan fungsi ini bahasa Indonesia
tentulah harus memiliki identitasnya sendiri pula sehingga ia serasi dengan lambang
kebangsaan kita yang lain. Bahasa Indonesia dapat memiliki identitasnya hanya apabila
masyarakat pemakainya membina dan mengembangkannya sedemikian rupa sehingga
bersih dari unsur bahasa lain.
C. Alat perhubungan
Fungsi bahasa Indonesia yang ketiga sebagai bahasa nasional adalah sebagai
alat perhubungan antar warga, antar daerah dan anatar suku bangsa. Berkat adanya
bahasa nasional kita dapat berhubungan satu dengan yang lain sedemikian rupa
sehingga kesalahpahaman sebagai akibat perbedaan latar belakang sosial budaya dan
bahasa tidak perlu dikhawatirkan. Kita dapat berpergian dari pelosok yang satu
kepelosok yang lain di Tanah Air kita dengan hanya memanfaatkan bahasa Indonesia
sebagai satu-satunya alat komunikasi.
4 | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
D. Alat pemersatu suku bangsa
Fungsi bahasa Indonesia yang keempat dalam kedudukannya sebagai bahasa
nasional, adalah sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai
suku bangsa yang memiliki latar belakang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda
ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. Di dalam hubungan ini, bahasa
Indonesia memungkinkan berbagai suku bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai
bangsa yang bersatu dengan tidak perlu meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan
kepada nilai nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan.
Lebih dari itu, dengan bahasa nasional itu kita dapat meletakkan kepenti-ngan nasional
jauh di atas kepentingan daerah atau golongan.
5 | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928 sebagai bahasa nasional
sebagaimana yang tercantum dalam Sumpah Pemuda ikrar yang ketiga, bahasa
Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa Negara pada tanggal 18 Agustus
1945 karena pada saat itu undang-undang dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan
bahwa bahasa Negara ialah bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan
yang sangat penting sebagai bahasa nasional dan bahasa Negara karena didalam
kedudukannya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa Negara
mempunyai perbedaan baik dari segi ujudnya, proses terbentuknya dan dari segi fungsi-
nya, dimana bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa Negara mempunyai
masing-masing lima fungsi, yang merupakan hasil perumusan seminar politik bahasa
nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 sampai dengan 28 Februari
1975.
Kedudukan bahasa Indonesia baik sebagai bahasa nasional maupun bahasa
Negara ialah status relatif bahasa sebagai sistem lambang nilai budaya yang dirumuskan
atas dasar nilai sosialnya, sedangkan fungsi bahasa adalah nilai pemakaian bahasa
tersebut didalam kedudukan yang diberikan.
6 | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA
DAFTAR PUSTAKA
http://muslich-m.blogspot.com/2007/04/kedudukan-dan-fungsi-bahasa-indonesia.html (20
Oktober 2013)
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebashttp://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa (20
Oktober 2013)
Muslich,Masnur.(2007). http://muslich-m.blogspot.com/2007/04/kedudukan-dan-fungsi-
bahasa-indonesia.html (20 Oktober 2013)
7 | MAKALAH FUNGSI BAHASA INDONESIA