PERMAINAN TEBAK GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN
KREATIVITAS DAN IMAJINASI SERTA MENINGKATKAN
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
Disusun Oleh :
1. Mirnawati Isa (153420016)
2. Fatmawaty Hasan Uno (153420012)
3. Besse Salsa Maulina (153420008)
4. Sri Puspita Wulandari Paputungan (153420004)
5. Siti Magfira Garusu (153420015)
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Gorontalo
T.A 2020/2021
PENDAHULUAN
Kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek penting yang harus
dikuasai oleh anak untuk pengembangan kognitif, seperti yang dikemukakan dalam
Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang standar isi pengembangan kognitif
sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi (a) belajar dan pemecahan masalah,
mencakup kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-
hari dengan cara fleksibel dan diterima sosial serta menerapkan pengetahuan atau
pengalaman dalam konteks yang baru; (b) berpikir logis, mencakup berbagai
perbedaan, klasifikasi, pola, berinisiatif, berencana, dan mengenal sebab-akibat,
dan (c) berpikir simbolik, mencakup kemampuan mengenal huruf, serta mampu
mempersentasikan berbagai benda dan imajinasinya dalam bentuk gambar.
Menurut Susanto (2014:197) kemampuan pemecahan masalah merupakan suatu
proses untuk mengatasi kesulitan yang ditemui untuk mencapai suatu tujuan yang
ingin dicapai. Tujuan pembelajaran kemampuan pemecahan masalah yaitu anak
menjadi terampil menyeleksi informasi yang relevan kemudian menganalisisnya
dan akhirnya, kepuasan intelektual akan timbul dari dalam sebagai hadiah intrinsik
bagi anak, potensi intelektual anak meningkat, anak belajar bagaimana melakukan
penemuan dengan melalui proses melakukan penemuan (Dhajiri, 1983:133).
Untuk melakukan penemuan melalui proses yang diharapkan pada anak,
maka pengembangan kemampuan pemecehan masalah dapat di lakukan langkah-
langkah pemecahan masalah seperti yang dikemukakan oleh Polya dalam Susanto
(2014:202) yaitu meliputi: 1) memahami masalah, 2) merencanakan masalah, 3)
melalui perhitungan, 4) memeriksa kembali proses dan hasil.
Tahap untuk mengajarkan bermain tebak gambar adalah dengan
menjelaskan langkah-langkah bermain tebak gambar. Langkah bermain tebak
gambar yaitu guru meminta anak untuk mengamati LKA, selanjutnya anak diminta
berpikir untuk menebak gamba dengan menghubungkan, setelah itu anak diminta
untuk menyebutkan kembali nama-nama binatang yang telah anak pelajari.
Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu pemikiran yang terarah
secara langsung untuk menemukan suatu solusi atau jalan keluar untuk suatu
masalah yang spesifik (Solso, 2007:434). Kemampuan pemecahan masalah
1
sebaiknya dilatih sejak dini. Menurut Runtukahu, dkk (2014:192) . kemampuan
pemecahan masalah merupakan prasayat bagi manusia untuk melangsungkan
kehidupannya.
Teori Dasar
Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh ahli dapat disimpulkan
bahwa pemecahan masalah adalah suatu proses berpikir seseorang untuk
menemukan jalan keluar dari suatu masalah dengan tujuan yang diinginkan dengan
melalui berbagai latihan.
Bermain tebak gambar adalah aktivitas bermain yang menyenangkan
menggunakan media gambar berupa tiruan barang (orang, binatang, tumbuhan, dan
sebagainya) yang tertuang di atas kertas, bermainnya dengan cara ditebak (Astuti,
2016:142). Salah satu manfaat bermain tebak gambar menurut Astuti (2016;146)
yaitu anak dapat menyelesaikan masalah yang belum terungkap dari gambar.
Permainan tebak gambar adalah setiap kontes antara para pemain yang
berinteraksi satu sama lain dengan mengikuti aturan-aturan tertentu untuk
mencapai tujuan tertentu pula Arief S. Sadiman, 2002:75. Bermain adalah suatu
kegiatan dengan atau tanpa menggunakan sesuatu dimana diberikan kesenangan,
informasi, bahkan imajinasi terhadap sesuatu. Permainan tebak gambar adalah
permaian universal, yang dilakukan oleh sekelompok orang dimana satu anggota
kelompoknya menjadi juru gambar dan anggota yang lain menebak gambar dari
kartu yang ditunjukkan oleh penyuluh.
Permainan tebak gambar bukan sekedar bermain, tetapi dalam permainan ini
anak-anak juga dapat belajar Vincentius Endy Santosa, 2008:67. Kebutuhan atau
dorongan internal sangat memungkinkan anak melakukan berbagai aktivitas
permainan tanpa mengenal lelah. Dengan permainan tebak gambar anak dapat
menyalurkan kelebihan energi yang terkandung dalam tubuhnya, sekaligus belajar
atau berlatih dalam suasana senang untuk meningkatkan fungsi-fungsi fisik
maupun psikisnya. Anak akan bermain dengan 43 manfaat yang besar apabila
orang dewasa yang ada disekitarnya mengetahui sisi kegunaan permainan tersebut
2
Zulkifli L, 2002:41. Permainan tebak gambar dalam penyuluhan karies gigi harus
sesuai dengan karakteristik dari sasaran penyuluhan.
Permainan tebak gambar bukan sekedar bermain, tetapi dalam permainan ini
anak-anak juga dapat belajar Vincentius Endy Santosa, 2008:67. Kebutuhan atau
dorongan internal sangat memungkinkan anak melakukan berbagai aktivitas
permainan tanpa mengenal lelah. Dengan permainan tebak gambar anak dapat
menyalurkan kelebihan energi yang terkandung dalam tubuhnya, sekaligus belajar
atau berlatih dalam suasana senang untuk meningkatkan fungsi-fungsi fisik
maupun psikisnya. Anak akan bermain dengan 43 manfaat yang besar apabila
orang dewasa yang ada disekitarnya mengetahui sisi kegunaan permainan tersebut
Zulkifli L, 2002:41. Permainan tebak gambar dalam penyuluhan karies gigi harus
sesuai dengan karakteristik dari sasaran penyuluhan. Oleh karena itu menurut
Buhler, macam permainan dalam penyuluhan dibagi berdasarkan umur yaitu :
Permainan fungsi anggota tubuh, permainan latihan memperlakukan benda-benda,
permainan motorik, vokal, dan pengindraan.
Alat Dan Bahan
Alat dan bahan yang yang dibutuhkan dalam permainan tebak gambar yaitu :
1. Gambar hewan
2. Sterofom
3. Gunting
4. Lem
3
Cara Bermain
1) Guru akan memperlihatkan gambar hewan yang akan digunakan dalam
bermain tebak gambar
2) Kemudian anak harus menebak gambar yang ditunjuk guru dan mengingat
kembali nama-nama binatang yang telah anak pelajari.
Manfaat Permainan Tebak Gambar
Manfaat dalam permainan tebak gambar ini antara lain:
1) Meningkatkan kreativitas dan imajinasi.
2) Membangun kerjasama antar kelompok melalui komunikasi lewat gambar.
4
3) Meningkatkan perkembangan emosi.
4) Pengembangan ketrampilan sosial dasar anak
LAMPIRAN :
5
DAFTAR PUSTAKA
Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan RI No.137 Tahun 2014
tentang Kurikulum 2013 Pendidikan
Anak Usia Dini.
Solso. 2007. Psikologi Kognitif. Jakarta:
Erlangga.
Suparno, Paul. 2001. Teori Perkembangan
Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta:
Kanisius.
6
LINK VIDEO PERMAINAN TEBAK GAMBAR
https://youtu.be/ByuwTCose5Y
7