Listoman Tanjung
Cerita
Anak
Semut yang
Bijak
www.anakrajin.com
Semut yang Bijak
Cerita
Anak
Penulis Cerita : Listoman Tanjung
Ilustrator : Dede Rahmat
Tataletak : Gie
Cerita ini fiktif, hanya imajinasi penulis belaka. Jika ada
kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun
cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada
unsur kesengajaan.
© Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau
seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari www.anakrajin.com.
Pertama kali di terbitkan oleh :
www.anakrajin.com
Pada suatue sore, beberapa binatang buas
sedang bersantai di pinggir sungai. Mereka
mendiskusikan siapa binatang paling kuat di
hutan itu.
3© www.anakrajin.com
Singa berdiri dan berkata dengan suara keras.
“Aku bergelar raja hutan karena dianggap
binatang paling kuat di hutan ini.”
4 © www.anakrajin.com
Gajah yang merasa badannya paling besar
tidak setuju dengan pernyataan singa. “Jangan
sombong kau singa, aku adalah binatang yang
paling kuat, nih lihat buktinya” kata Gajah
sambil mengangkat sebatang kayu besar
dengan belalainya.
5© www.anakrajin.com
Badak juga tidak mau ketinggalan unjuk
kekuatan, ia menyereduk pohon besar
dengan sekuat tenaga, pohon itu hampir
tumbang. Badak lalu berkata “Hei singa,
kamu jangan angkuh, jelas aku lebih kuat
dari pada kamu.
6 © www.anakrajin.com
Mendengar perkataan badak, singa
marah, ia langsung meloncat tinggi
menerkam badak.
7© www.anakrajin.com
Buaya yang dari tadi berjemur dipinggir
sungai bergerak maju mencegah singa
menyerang badak. “Jangan berantem,
kalian semua memang binatang kuat di
dalam hutan ini, tapi siapa yang berani
menantangku di dalam sungai?” Kata buaya
sambil mengibas-ngibaskan ekornya.
8 © www.anakrajin.com
Tiba-tiba seekor burung elang hinggap di
salah satu cabang pohon besar tempat
binatang-binatang itu berkumpul. Burung
elang langsung angkat bicara “Aku akui
singa, gajah dan badak binatang yang
hebat dan kau buaya si raja sungai. Tapi di
angkasa, siapa yang berani melawanku?”.
9© www.anakrajin.com
Suara pertengkaran diantara mereka semakin
keras dan mengganggu semut hitam yang
sedang bersantai dibatang pohon. Semut turun
ke bawah dan berkata lantang “Hei berisik,
dasar kalian binatang-binatang besar yang
bodoh. Apa kalian semua buta? Aku adalah
binatang yang paling kuat di dunia karena aku
mampu mengalahkan kalian semua”.
10 © www.anakrajin.com
Mendengar perkataan semut, semua binatang
besar itu tertawa terbahak-bahak. “Hei semut,
badanmu hanya segede upil, mana mungkin
mengalahkan kami” kata gajah sambil tertawa
lebar. “Aku bisa masuk ke dalam telingamu dan
mengorek semua isi telingamu, mau aku buktikan
sekarang?” balas semut. Semua binatang buas itu
terdiam, mereka sadar apa yang dikatakan semut
memang benar.
11© www.anakrajin.com
Kemudian semut menasehati mereka. “Kita semua
ciptaan Tuhan yang hebat. Setiap binatang memiliki
kekuatan dan kelemahan masing-masing. Jika
kita ingin memiliki kekuatan sejati maka kita harus
bersatu”. Semua binatang buas itu manggut-
manggut mengiyakan apa yang dikatakan semut.
Setelah itu, satu persatu binatang buas itu pergi
meninggalkan semut.
12 © www.anakrajin.com