Nama lengkap + gelar : Siti Khadijah Koto, S.ST, MM
Instansi Kerja : PTDI – STTD Bekasi
DAFTAR ISI
K A T A P E N G A N T A R ……………………………………………………………………….
BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………………………
A. Pengantar ……………………………………………………………………….
B. Tujuan ……………………………………………………………………………
BAB II PEMBAHASAN …………………………………………………………………….
A. Manajemen Sumber Daya Manusia ……………………………………
1. Pengertian Manajemen ………………………………………………
2. Pengertian Sumber Daya Manusia …………………………………
3. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia ………………..
4. The Six M’s Management .…………………………………………..
5. MSDM di Era Globalisasi …………………………………………….
B. Persamaan Manajemen SDM dengan Manajemen Personalia …
C. Perbedaan Manajemen SDM dengan Manajemen Personalia ….
D. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia ………………………….
E. Proses Manajemen Sumber Daya Manusia …………………………
F. Motivasi ……………………………………………………………………..
1. Teori Motivasi …………………………………………………………
a. Pandangan Motivasi dalam Organisasi ……………………
b. Beberapa Model Motivasi ……………………………………
c. Teori Pendukung Motivasi ……………………………………
2. Teori Kebutuhan ………………………………………………………
1) Teori Hirarki Kebutuhan ……………………………………….
2) Teori ERG …………………………………………………………
3) Teori Dua Faktor ( Teori Herzberg) …………………………
4) Teori Kebutuhan Mc Clelland ………………………………..
3. Teori Proses ……………………………………………………………
a) Teori Pengharapan………………………………………………
b) Pembentukan Perilaku …………………………………………
c) Teori Porter - Lawler ( Teori Pengharapan ) ………………
4. Teori Keadilan ………………………………………………………….
G. Kepemimpinan …………………………………………………………….
1. Definisi dan Konsep Kepemimpinan ……………………………..
2. Perilaku Kepemiminan ……………………………………………..
3. Gaya Kepemimpinan ………………………………………………..
4. Fungsi-fungsi Kepemimpinan ………………………………………
5. Pendekatan Studi Kepemimpinan ………………………………..
6. Sifat-sifat Kepemimpinan …………………………………………
BAB III PENUTUP
Kesimpulan …………………………..…………………………………………
D A F T A R P U S T A K A ..…………..……………………………………………………
A. Persamaan Manajemen SDM dengan Manajemen Personalia
Menurut DR. Bambang Tri Cahyono, Ph.D Ilmu yang mengatur manusia dalam organisasi agar
dapat berpartisipasi aktif untuk mewujudkan tujuan organisasi. Keduanya sama-sama mengatur
keberadaan manusia dalam suatu organisasi agar dapat mendukung pencapaian visi, misi,
tujuan dan objective dari organisasi tersebut.
B. Perbedaan Manajemen SDM dengan Manajemen Personalia
SDM mengkaji manusia secara makro sedangkan Personalia secara mikro. SDM menganggap
bahwa karyawan merupakan kekayaan utama yang dimiliki oleh organisasi sehingga harus
dipelihara dengan baik, sedangkan Personalia memperlakukan karyawan sebagai faktor produksi
yang harus dimanfaatkan secara produk.
C. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
Merupakan bagian penting bagi perusahaan untuk mencapai tujuan. Menurut Erni & Kurniawan
(2017:8) sebagai berikut:
a) Staffing (Penyusunan Personalia)
Proses dalam MSDM merupakan proses penyusunan personalia (staffing process) yang dapat
dipandang sebagai serangkaian kegiatan yang dilaksanakan terus menerus untuk menjaga
pemenuhan kebutuhan personalia organisasi dengan orang-orang yang tepat dalam posisi-
posisi yang tepat dan pada waktu yang tepat.
b) Evaluasi
Evaluasi yang dimaksud adalah dalam hal aktivitas pelatihan dan juga penilaian.
c) Penggantian dan Kepuasan
Pergantian dari kepuasan atau dapat diistilahkan sebagai ‘reward’. Reward diberikan kepada
SDM yang memiliki kinerja baik.
d) Penasehat dan Pelatihan
Penasehat dan pelatih maksudnya adalah pihak divisi SDM bertanggung jawab dalam
membantu pihak manajer dalam menyajikan program-program pelatihan untuk calon
karyawan, SDM baru, dan SDM lama dalam rangka menghasilkan kinerja karyawan yang lebih
berkualitas.
e) Membangun Relasi
Manajemen SDM memiliki peranan penting dalam membangun relasi dengan serikat pekerja,
lembaga pemerintahan eksekutif, legistalif, dan segala hal yang erat kaitannya dengan SDM
perusahaan dalam hal kebijakan dan lain sebagainya.
f) Mewujudkan dan Menjamin Kondisi Aman dan Sehat
Manajemen SDM haruslah mampu menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan sehat
dalam artian mampu menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan. Misalnya saja
memberikan peraturan tentang strandar operasional prosedur (SOP) keamanan bekerja,
memberikan jaminan kesehatan dan sosial pada pekerja, serta berbagai hal lainnya.
g) Mendalami Masalah
Pihak divisi manajemen SDM mempunyai fungsi sebagai pencari solusi terhadap berbagai
masalah yang muncul baik secara personel ataupun kolektif (yang berkaitan dengan SDM).
h) Pengintegrasian
Manajemen SDM ditinjau dari sisi fungsional lainnya salah satunya adalah fungsi integrasi.
Fungsi integrasi pada manajemen SDM adalah lebih kepada penyatuan visi, misi, ikatan
emosional, dan segala hal yang berkaitan dengan kinerja SDM.
i) Pemeliharaan
Pegawai atau karyawan adalah SDM yang teramat esensial di dalam sebuah lembaga
perusahaan. Fungsi pemeliharaan dalam manajemen SDM ini ditujukan guna meningkatkan
kondisi fisik, mental ataupun loyalitas pegawai / karyawan agar kerjasama antara SDM
semakin terjaga kesolidannya.
j) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
Pemutusan Hubungan Kerja adalah suau upaya mengakhiri kerja sama antara perusahaan
dengan karyawan. Umumnya istilah ini digunakan oleh perusahaan terjadap karyawannya.
PHK ini juga merupakan salah satu fungsi dari manajemen SDM.