The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rumondangvalen, 2022-05-24 10:19:01

MODUL GEOGRAFI

Rumondang Rajagukguk

MODUL

Karakteristik Negara Maju dan Berkembang

Regionalisasi Kawasan Dunia Berdasarkan Pusat
Pertumbuhan Ekonomi

Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional Negara Maju dan
Berkembang

Dampak Pasar Bebas Terhadap Indonesia

NAMA DISUSUN OLEH
NIM : Rumondang Rajagukguk
KELAS : 3201131017
MATAKULIAH : PENDIDIKAN GEOGRAFI C 2020
DOSEN PENGAMPU : MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI
: Dra. Nurmala Berutu, M.Pd.
Fitra Delita.,S.Pd, M.Pd

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GEOGRAFI
FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2022

i

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Tuhan yang maha pengasih lagi Maha penyayang,
kita panjatkan puji dan syukur kehadirat-Nya yang telah melimpahakan
rahmad dan hidayahnya kepada kita semua, khusunya pada saya sehingga,
saya dapat menyelesaikan tugas yang telah diberikan kepada saya
Tulisan ini telah saya susun dengan semaksimal mungkin dan mendapat
bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan
tulisan ini. Untuk itusaya menyampaikan banyak terimakasih kepada semua
pihak yang telah membantu dalam pembuatan tulisan ini
Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan terhadap
tugas modul yang saya buat ini, oleh karena itu saya menerima segala saran
dan kritik dari pembaca agar saya dapat memperbaiki tulisan ini. Akhir kata
saya berharap semoga tulisan ini dapat memberikan banyak manfaat maupun
inspirasi terhadap pembaca. Trimakasih

Medan, 15 Mei 2022
Penyusun

Rumondang Rajagukguk

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................................ ii
DAFTAR ISI.............................................................................................................................. iii

Karakteristik Negara Maju dan Berkembang...............................................................1
Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang ............................................................ 1
Karakteristik Negara Maju dan Berkembang ....................................................................... 1
Karakteristik Negara Maju........................................................................................................... 1
Karakteristik Negara Berkembang ........................................................................................... 2

Regionalisasi Kawasan Dunia Berdasarkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi......3
Pengertian Regionalisasi .............................................................................................................. 3
Bentuk-Bentuk Regionalisasi Kawasan Dunia Berdasarkan Pusat Pertumbuhan
Ekonomi .............................................................................................................................................. 3

Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional Negara Maju dan Berkembang ....6
A. Pengertian ................................................................................................................................. 6
B. Tujuan Kerjasama................................................................................................................... 6
C. Bentuk Kerjasama .................................................................................................................. 6

Dampak Pasar Bebas Terhadap Indonesia ...................................................................8
A. Pengertian Pasar Bebas ........................................................................................................... 8
B. Ciri-Ciri Pasar Bebas.................................................................................................................. 8
C. Fungsi Pasar Bebas .................................................................................................................... 8
D. Dampak Pasar Bebas terhadap Indonesia ........................................................................ 9

iii

iv



Karakteristik Negara Maju dan Berkembang

Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang
Sebelumnya, kamu sudah tau belum sih, apa itu negara maju dan berkembang? Jika
kamu ditanya, “jelaskan pengertian negara maju dan berkembang” apa yang akan
kamu jawab?
Singkatnya, negara maju adalah negara yang berhasil mencapai target
pembangunannya. Sementara itu, negara berkembang adalah negara yang tingkat
kesejahteraan penduduknya masih dalam taraf menengah atau sedang berkembang.
Predikat negara maju dan negara berkembang, diberikan pada faktor-faktor
tertentu dari sebuah negara. Bisa jadi dari tingkat perekonomian, kemajuan
teknologi, keamanan, dan faktor lainnya yang membuat sebuah negara menjadi
ideal sebagai tempat tinggal masyarakatnya.

Karakteristik Negara Maju dan Berkembang
Kamu mungkin bertanya-tanya juga, siapa yang berhak menentukan negara mana
yang tergolong maju, mana yang masih berkembang?
Well, jawabannya tidak ada satupun lembaga atau pihak yang bisa
mengklasifikasikan status sebuah negara apakah maju atau berkembang. Tetapi,
ada indikator yang bisa kita gunakan untuk membedakan negara maju dan
berkembang.
Yuk kita bahas satu persatu, karakteristik apa saja yang dimiliki pada negara maju,
dan negara berkembang:

Karakteristik Negara Maju
Berdasarkan sifatnya, Secara umum yang bisa kita lihat dari kondisinya saat ini,
negara maju adalah negara yang sudah memiliki teknologi tinggi dan tingkat
ekonomi yang sudah merata. Selain itu, negara maju juga memiliki tingkat
keamanan yang tinggi dan bisa pula dilihat dari kekuatan militernya.
Negara maju pada umumnya memiliki ketertarikan yang tinggi pada kerjasama
antar negara, sehingga bisa kita lihat bahwa terbentuknya organisasi-organisasi
Internasional, banyak beranggotakan negara maju. Negara maju memiliki
kesadaran, bahwa kerjasama dapat menguntungkan setiap pihak, misal dalam
tujuan bentuk kerjasama meningkatkan ekonomi, maupun perdamaian.

1

Gambar 1: Negara Korea Selatan
Karakteristik Negara Berkembang
Selanjutnya kita bahas tentang negara berkembang. Secara garis besar, negara
berkembang saat ini belum mencapai target pembangunannya. Pembangunan yang
dimaksud, bukan hanya sekedar pembangunan fisik seperti jembatan atau jalan tol
ya guys!
Namun pembangunan tersebut ada pada banyak spektrum, misal dari kualitas
pendidikan, sumber daya manusia, kekuatan ekonomi, dan hal-hal lainnya yang
berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat di negara tersebut.

Gambar 2: Negara Vietnam

2

Regionalisasi Kawasan Dunia Berdasarkan Pusat
Pertumbuhan Ekonomi

Pengertian Regionalisasi
Regionalisasi (regionalization) menitikberatkan pada proses otonomi menyangkut
interdependensi (saling ketergantungan) antara suatu wilayah dengan wilayah
lainnya di dunia.

Bentuk-Bentuk Regionalisasi Kawasan Dunia Berdasarkan Pusat
Pertumbuhan Ekonomi
A. Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) / European Economic Community (EEC)
/ Uni Eropa (European Union)

MEE adalah organisasi kawasan yang bertujuan menyatukan ekonomi negara-
negara anggotanya (27 negara). Negara yang termasuk di dalamnya:
Irlandia, Inggris, Prancis, Portugal, Spanyol, Italia, Yunani, Australia, Belgia, Lukse
mburg, Jerman, Belanda, Denmark, Swedia, Finlandia, Polandia,
Ceko, Hongaria, Slovenia, Siprus, Malta, Slovakia, Latvia, Lithuania, Estonia, Portugal

Tujuan MEE:
 Integrasi Eropa dengan cara menjalin kerja sama ekonomi, memperbaiki
taraf hidup, dan memperluas lapangan kerja.
 Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas serta
keseimbangan perdagangan antarnegara anggota.
 Menghapus semua rintangan yang menghambat lajunya perdagangan
internasional.

3

B. ASEAN Free Trade Area (AFTA) dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
/ ASEAN Economic Community (AEC)
AFTA adalah kesepakatan perdagangan bebas antara negara-negara yang tergabung
dalam ASEAN.

Tujuan AFTA:
 Meningkatkan jumlah ekspor negara-negara anggota ASEAN.
 Meningkatkan investasi dalam kegiatan produksi dan jasa antar sesama
anggota ASEAN.
 Meningkatkan masuknya investasi dari luar negara anggota ASEAN.
 MEA adalah bentuk integrasi ekonomi ASEAN yang bertujuan untuk
mengadakan sistem perdagangan bebas antara negara-negara ASEAN.

Tujuan MEA:
 Menciptakan pasar tunggal yang mencakup negara-negara ASEAN sekaligus
pusat produksi (production base) untuk negara-negara sekawasan.
 Meratakan pemberdayaan ekonomi kawasan ASEAN dengan sasaran utama
revitalisasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
 Mengintegrasikan ekonomi kawasan dengan ekonomi global dengan tujuan
dasar untuk meningkatkan peran serta ASEAN dalam percaturan kebijakan
global.

4

C. Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC)
Asia-Pasific Economic Coorperation (APEC) atau Kerja Sama Ekonomi Asia
Pasifik adalah forum ekonomi 21 negara di Lingkar/Kawasan Pasifik yang bertujuan
untuk mengukuhkan pertumbuhan ekonomi, mempererat komunitas dan
mendorong perdagangan bebas di seluruh kawasan Asia-Pasifik. APEC memperkuat
kerjasama ekonomi di Kawasan Asia Pasifik atas dasar kemitraan yang setara,
tanggung jawab bersama, saling menghormati, kepentingan bersama, dan
keuntungan bersama.

D. North American Free Trade Agreement (NAFTA)
NAFTA merupakan perjanjian perdagangan bebas negara-negara di Kawasan
Amerika Utara yang terdiri atas Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.

Tujuan NAFTA:
 Meningkatkan kegiatan ekonomi para anggota dengan penghapusan tarif
dan nontarif, serta standarisasi barang-barang yang diperdagangkan.
 Memberikan kemudahan investasi bagi pengusaha yang akan melakukan
kegiatan bisnis, seperti izin VISA sementara, dan mengurangi atau bahkan
menghilangkan pembatasan dalam perdagangan.
 Mengusahakan perlindungan bagi konsumen (aspek keselamatan,
kesehatan, dan keserasian lingkungan hidup).
 Pengaturan impor dan produksi sesama anggota.

5

Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional Negara Maju dan
Berkembang

A. Pengertian
Perdagangan internasional (ekspor impor); barang (barang konsumsi dan bahan
baku) maupun jasa (tenaga ahli dan konsultan). Pertukaran sarana dan prasarana
atau faktor-faktor produksi; tenaga kerja, teknologi (mesin,
peralatan, software), dan modal. Hubungan utang piutang; timbul karena adanya
kegiatan perdagangan internasional dan pembayaran atas sarana dan prasarana
produksi yang umumnya dilakukan dengan sistem kredit.

Sehingga dapat disimpulkan kerjasama ekonomi internasional adalah kerjasama
ekonomi yang timbul karena perdagangan internasional, pertukaran sarana dan
prasarana produksi, dan hubungan hutang piutang yang dilakukan oleh suatu
negara dengan negara-negara lain, termasuk hubungan antar penduduk dari
berbagai negara.

B. Tujuan Kerjasama
 Membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan, kelaparan, dan

kebodohan; misalnya pemberian bantuan makanan atau bantuan
pendidikan.
 Membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan ekonomi; bantuan
modal, bantuan teknik, dan transfer pengetahuan manajerial.
 Memajukan perdagangan; membentuk badan kerjasama ekonomi regional
maupun multilateral.
 Memajukan pembangunan di negara-negara yang sedang
berkembang; memberi kesempatan negara berkembang mengekspor barang
dan jasanya dengan kemudahan prosedur ekspor-impor, membantu
promosi, serta mencarikan mitra usaha dari negara-negara maju.

C. Bentuk Kerjasama
Berdasarkan Letak Geografis

 Kerjasama Ekonomi Internasional, kerjasama negara-negara dari berbagai
belahan dunia.
Contoh: Kerjasama di bawah naungan PBB, IMF, ECOSOC, dan IBRD.

 Kerjasama Ekonomi Regional, kerjasama beberapa negara dari suatu
kawasan atau wilayah tertentu.
Contoh: MEE, OPEC, AFTA

6

 Kerjasama Ekonomi Interregional, kerjasama yang dilakukan oleh negara-
negara yang berada di suatu kawasan dengan negara-negara di kawasan
lainnya.
Contoh: Kerjasama ASEAN dengan Uni Eropa.

Berdasarkan Banyak Negara Peserta
 Kerjasama Ekonomi Bilateral, kerjasama yang hanya melibatkan dua negara.
Contoh: kerjasama Indonesia-Singapura, kerjasama Amerika Serikat-Jepang.

 Kerjasama Ekonomi Multilateral, kerjasama yang melibatkan lebih dari dua
negara.
Contoh: ASEAN, AFTA, dan PBB.

Berdasarkan Tujuan dan Lapangan Usaha
Berdasarkan Tujuan yang Sama
Contoh:

 Consultative Group on Indonesia (CGI); kelompok negara yang memberikan
bantuan dan pinjaman untuk pembangunan ekonomi Indonesia. Terdiri dari
Jepang, Australia, Belgia, Italia, Jerman Barat, Inggris, Kanada, dan Prancis.

 Organization for Economic Cooperation and Development (OECD); kerjasama
antar negara yang beranggotakan 21 negara-negara maju yang bekerjasama
dan memberikan bantuan untuk pembangunan negara berkembang.

Berdasarkan Lapangan Usaha yang Sama
Contoh:

 Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC), yaitu organisasi
negara-negara pengekspor minyak, seperti : Arab Saudi, Indonesia, dan
Venezuela.

 Asian and Pacific Coconut Community (APCC), yaitu kerjasama negara
penghasil kelapa di Asia dan Pasifik.

7

Dampak Pasar Bebas Terhadap Indonesia

A. Pengertian Pasar Bebas
Adam Smith, seorang filsuf dan pelopor ilmu ekonomi modern memberikan
pandangannya mengenai pasar bebas yaitu suatu sistem ekonomi dimana seluruh
kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi, dan konsumsi diserahkan
sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Contoh pasar bebas adalah NAFTA (North
America Free Trade Area), CAFTA (Central America Free Trade Area), dan
AFTA (ASEAN Free Trade Area), dan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

B. Ciri-Ciri Pasar Bebas
 Alat, barang modal, dan sumber produksi bebas dimiliki dan digunakan oleh

perseorangan, masyarakat, atau perusahaan.
 Perdagangan barang tanpa pajak (termasuk tarif) atau pembatasan

perdagangan yang lain (seperti peraturan, hukum, kuota impor, atau subsidi
yang memberatkan pengusaha).
 Pergerakan bebas modal dan tenaga kerja ke luar maupun ke dalam wilayah
suatu negara.
 Akses bebas ke pasar; pedagang dapat langsung menjual produknya ke
konsumen.
 Segala aktivitas ekonomi bertujuan untuk memperoleh laba (profit oriented).
 Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (swasta) dan tidak
ada intervensi dari pemerintah (pemerintah hanya berperan sebagai
pengawas).

C. Fungsi Pasar Bebas
 Produk barang, jasa, dan tenaga kerja lebih leluasa keluar masuk melewati

batas negara.
 Kemudahan akses dan informasi yang lebih cepat mengenai kebutuhan

pasar.
 Meningkatkan pembangunan ekonomi suatu negara.
 Daya saing antar pengusaha meningkat, sehingga meningkatkan kualitas dan

kuantitas barang, jasa, dan tenaga kerja.
 Meningkatkan efisiensi dan efektivitas karena setiap aktivitas ekonomi

didasarkan untuk memperoleh laba (profit oriented).

8

D. Dampak Pasar Bebas terhadap Indonesia
Dampak Positif:

 Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk dalam negeri.
 Hambatan perdagangan cenderung berkurang bahkan menjadi tidak

ada.
 Peningkatan ekspor sehingga meninkatkan pendapatan nasional

Indonesia.
 Meningkatkan peluang investor yang menanamkan modal dan

membangun basis produksi di Indonesia.
 Menambah devisa negara melalui bea masuk dan biaya lain atas

ekspor dan impor.
 Melalui impor, kebutuhan dalam negeri dapat terpenuhi.
 Peningakatan lapangan kerja.
 Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
 Menghidupkan sektor pariwisata sehingga menambah jumlah

wisatawan ke Indonesia.

Dampak Negatif:
 Produk dalam negeri cenderung kalah bersaing dengan masuknya

barang-barang luar negeri yang lebih murah dan berkualitas.
 Bertambahnya kemungkinan eksploitasi sumber daya alam oleh

perusahaan.
 Munculnya ketergantungan terhadap negara maju.
 Bila tidak mampu bersaing, akan berdampak pada menurunnya

pertumbuhan ekonomi negara dan meningkatkan jumlah
pengangguran.
 Munculnya sifat konsumerisme.

9


Click to View FlipBook Version