Pengelolaan sampah Menjadi
Pupuk Organik
Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
(FASE E)
Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan
SMAN 1 KAYANGAN
TP. 2022/2023
A. Tujuan Proyek dan Dimensi Profil Pelajar Pancasila
1. Tujuan Proyek
Peserta didik peduli terhadap persoalan sampah dan mampu
mengolah sampah organik menjadi pupuk organik padat dan cair
2. Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Elemen Sub Elemen Target Pencapaian Aktivitas
terkait
Beriman, Akhlak kepada Memahami Memahami konsep sebab akibat di antara 1, 2, 3, 6,
Bertakwa alam keterkaitan berbagai ciptaan Tuhan dan mengidentifikasi 19
kepada ekosistem bumi berbagai sebab yang mempunyai dampak
T uhan baik atau buruk, Mengidentifikasi masalah
YME, dan lingkungan hidup di tempat ia tinggal dan
Berakhlak melakukan langkah-langkah konkrit yang
Mulia bisa dilakukan
Menjaga Terbiasa memahami tindakan-tindakan yang 10, 11, 19
lingkungan alam ramah dan tidak ramah lingkungan serta
sekitar membiasakan diri untuk berperilaku ramah
lingkungan
Dimensi Elemen Sub Elemen Target Pencapaian Aktivitas
terkait
GOTONG kolaborasi Mengidentifikasi, Secara kritis mengklarifikasi serta 4, 5, 6, 7, 8,
ROYONG 15, 16, 17,
mengklarifikasi, menganalisis gagasan dan informasi yang
dan mengolah kompleks dan abstrak dari berbagai
informasi sumber. Memprioritaskan suatu gagasan
yang paling relevan dari hasil klarifikasi
dan analisis.
Merefleksi dan Menjelaskan alasan untuk mendukung 4, 5, 6, 8, 9,
mengevaluasi
pemikirannya pemikirannya dan memikirkan pandangan 10, 11, 19
sendiri
yang mungkin berlawanan dengan
pemikirannya dan mengubah pemikirannya
jika diperlukan.
Dimensi Elemen Sub-elemen Target Pencapaian Aktivitas
Profil Pelajar terkait
Menghasilkan gagasan yang beragam untuk
Pancasila mengekspresikan pikiran dan/atau 6,7, 10,
perasaannya, menilai gagasannya, serta 11, 12,
MANDIRI menghasilkan memikirkan segala risikonya dengan 13, 14, 19
gagasan yang mempertimbangkan banyak perspektif
orisinal seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika
gagasannya direalisasikan
Dimensi Elemen Sub-elemen Target Pencapaian Aktivitas
KREAT IF Profil Pelajar terkait
Pancasila
B. Tahapan (Aktivitas) Proyek
Berdasar pada dimensi dan elemen profil pelajar Pancasila dan mengangkat tema Hal yang perlu diperhatikan sebelum
‘Gaya Hidup Berkelanjutan’, projek dengan topik Pengolahan “Sampah Menjadi Pupuk
Organik” diharapkan dapat membuat para peserta didik lebih sadar akan pentingnya menjaga memulai projek:
kebersihan lingkungan dan mampu mengelola sampah menjadi pupuk organik padat maupun
cair. a. Semua warga sekolah harus bisa
berkomitmen untuk menjalankan
Projek ini dimulai dengan tahap orientasi dengan memberikan pemahaman dan aksi atau solusi yang telah
penjelasan tentang sampah (jenis-jenis sampah, dampak buruk sampah terhadap lingkungan, disepakati. Dengan begitu, peserta
pengelolaan sampah, pemanfaatan sampah) dan pengetahuan tentang pupuk (jenis-jenis pupuk, didik dapat melihat secara nyata
pupuk organik, kelebihan pupuk organik, jenis2 pupuk organic, cara membuat pupuk organic cair inti dari pembelajaran dan
dan padat dari sampah). membangun kesadaran pada tiap
warga sekolah.
Kemudian pada tahap konstektualisasi, peserta didik mencoba mengamati kondisi
persampahan di lingkungan sekitar, mengidentifikasi sumber-sumber sampah, karakteristik b. Kerja sama antara sekolah dan
sampah di lingkungan sekitar, serta aktivitas yang telah dilakukan masyarakat dalam mengelola orang tua untuk beberapa aktivitas
sampah. tertentu, seperti: memilah sampah
organik dan nonorganik.
Setelah proses pengenalan pada tahap orientasi dan kontekstualisasi diharapkan
peserta didik menyadari dampak buruk sampah dan berkomitmen untuk berkontirbusi dalam c. Dukungan dari komunitas, sekolah
mengelola sampah pada tahapan aksi. Adapun bentuk pengelolaan sampah pada tahap aksi atau institusi lain dalam
adalah mengolah sampah menjadi pupuk orgaink cair dan pupuk organik padat. mendukung program zero waste
Tahap terakhir adalah tahap refleksi yaitu yaitu meninaju apa yang sudah baik
dan yang belum baik dalam pelaksanaan proyek
Langkah-Langkah Setiap Tahapan (Aktivitas) Proyek
Tahap Orientasi 2. Penjelasan tentang dampak buruk 3. Pengenalan tentang 4. Pengenalan tentang
1. Pengenalan tentang sampah dan sampah terhadap lingkungan berbagai teknik pupuk organik dan
jenis-jenisnya pengelolaan dan anorganik serta kekurangan
7. Mengamati aktivitas yang telah pemanfaatan sampah dan kelebihannya
5. Pengenalan tentang cara dilakukan masyarakat dalam mengelola
pembuatan pupuk organik padat dan sampah 10. Melakukan fermentasi 11. Mendesain kemasan
cair. sampah pupuk organik cair dan
Tahap Kontekstualisasi 9. Pengumpulan dan pemilahan sampah 14. Pemasaran pupuk pupuk organik padat
6. Mengamati dan mengidentifikasi organik dan nonorganik organik
sumber-sumber sampah, karakteristik 13. Melakukan Pengemasan pupuk
sampah di lingkungan sekitar di organik 17. Evaluasi akhir peserta
lingkungan sekitar didik dan kerja kelompok
Tahap Aksi 15. Asesmen Sumatif
8. Pembuatan Mikroorganisme Lokal Melakukan kampanye zero waste
(MOL) melalui media grafis atau video di sosial
media (FB, IG dan atau Youtube)
12. Pengadukan sampah yang telah
difermentasi dan melakukan
monitoring suhu
Tahap Refleksi
14. Solusi cara mengurangi dampak
timbulan sampah dan pengelolaan
sampah
DETAIL TAHAPAN/AKTIVITAS PROYEK
Pengelolaan sampah Menjadi Pupuk Organik
Relevansi proyek ini bagi sekolah dan semua guru mata pelajaran
Sampah selalu menjadi soal di lingkungan pemukiman, baik https://dlh.bulelengkab.go.id/
perkotaan maupun pedesaan. Di Lombok Utara sendiri, menurut hasil
penelitian Simorangkir, salah seorang lulusan Program Studi Ilmu
Lingkungan FSAINTEK UNAIR mengungkap dalam publikasinya yang terbit
07 oktober 2019, bahwa timbulan sampah rumah tangga di Kabupaten
lombok Utara sebesar 0,2156 kg/orang/hari. Sehingga jika dikalikan dengan
jumlah penduduk Lombok Utara pada saat itu, didapatkan total timbulan
sampah rumah tangga di Lombok Utara mencapai 47 ton lebih per hari. Dari
47 ton lebih timbulan sampah tersebut, 79,86 % berupa sampah organik;
10,7% sampah plastik ; 4,53% kertas ; 4,91 % berupa kain, kaca, kayu logam,
karet dan lain-lain. Jumlah ini belum termasuk timbulan sampah di sektor
pertanian, peternakan dan pasar.
Situasi di Kecamatan Kayangan terkait timbulan dan karakteristik sampah
tidak jauh berbeda dengan keadaan di Lombok Utara pada umumnya. Oleh
karena itu SMAN 1 Kayangan sebagai institusi pendidikan mempunyai peran
strategis untuk ambil bagian dalam me mberikan edukasi kepada peserta
didik dalam mengelola sampah, mulai dari mengelola sampah organik yang
mencapai hampir 80% dari total timbulan sampah di Lombok Utara.
Sehingga generasi masyarakat Lombok Utara, kedepan mampu berfikir dan
bertindak kreatif serta mandiri dalam mengatasi isu lingkungan terkait
dengan persoalan sampah.
Cara Penggunaan Perangkat Ajar Projek ini
Perangkat ajar (toolkit) ini dirancang sedemikian untuk memberi panduan kepada guru SMA/SMK (Fase E) untuk
mencakup kegiatan kokurikuler yang mengandung tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”. Perangkat ajar bertema “pengolahan
sampah organik” ini mengandung total 20 (dua puluh) aktivitas yang berkaitan satu sama lain nya. Tim penyusun
menyarankan projek ini bisa dimulai di awal semester karena penelitian dan aktivitas di dalam tidak hanya untuk pengetahuan
tetapi siswa bisa menerapkan ilmu dan aktivitas gaya hidup menuju kehijauan dan berkelanjutan. Waktu yang
direkomendasikan untuk memenuhi perangkat ini adalah 88 JP ( delapan puluh delapan jam pelajaran), disarankan juga ada
jeda waktu di antara aktivitas untuk memberikan waktu berpikir, diskusi, mempersiapkan material dan refleksi di kalangan guru
maupun siswa.
Walaupun demikian, Tim Penyusun memahami bahwa setiap sekolah memiliki syarat dan kondisi yang berbeda.
Dengan demikian, kepala sekolah dan guru memiliki hak dan kebebasan untuk menyesuaikan jumlah, waktu aktivitas dan juga
waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan perangkat ajar ini sehingga setiap sekolah bisa memanfaatkan perangkat ini
secara maksimum.
Tips untuk Guru sebelum memulai projek
Untuk mencapai tujuan pembelajaran, guru perlu memperhatikan kebiasaan dan
gaya hidup pada diri sendiri, lingkungan sekolah dan peserta didik. Dengan demikian, guru
dapat memperlihatkan kebiasaan gaya hidup berkelanjutan sejak awal projek supaya peserta
didik dapat mendapat pengertian lebih mendalam dalam praktiknya.
https://pngtree.com/so/eco-friendly Beberapa hal yang dapat guru lakukan:
1. Memfasilitasi diri mengenai pengetahuan atas pengolahan sampah menjadi pupuk
organik
2. Memandu peserta didik untuk mencari bahan bacaan tentang pengolahan sampah
menjadi pupuk organik sehingga siswa mampu mengetahui jenis jenis sampah yang
bisa di manfaatkan mejadi pupuk organik seperti, pupuk kompos ,pupuk organik cair
3. Mendukung pasar lokal yang ada disekitar rumah dan lingkungan sekolah, membujuk
para peserta didik untuk membeli bahan makan dan minuman dari warung terdekat
yang menjual bahan buatan Indonesia, membeli pakaian atau bahan baku lainnya
yang juga buatan lokal.
4. Mengingatkan para peserta didik untuk lebih baik mengurangi sampah daripada
mendaur ulang, seperti dengan pengurangan pemakaian kemasan 1x pakai,
membawa botol minum sendiri, membawa tas belanja dll.
5. Mengingatkan peserta didik bahwa semua ekosistem saling berhubungan bahkan air
yang dibuang di toilet dapat mempengaruhi satu sama lain.
1. Pengenalan Persiapan Tips
tentang sampah - Guru dapat mencari artikel yang membahas
dan jenis- - Guru mengumpulkan setidaknya 2 artikel yang membahas tentang tentang yang terjadi di dekat sekolah, lebih
jenisnya sampah dan jenis-jenis sampah, umumnya yang ada di indonesia dan baik mencari artikel yang membahas isu yang
khususnya di Lombok Utara. terjadi di Indonesia.
- Guru bisa mempersiapkan diri dengan catatan perbandingan terkait - Guru bisa memberikan beberapa contoh
sumber, jenis dan volume timbulan sampah di lingkungan sekitar skeptis mengenai perubahan iklim seperti:
dengan sumber, jenis dan timbulan sampah sesuai artikel. beberapa ilmuwan tidak setuju bahwa bumi
semakin panas atau es yang meleleh di kutub
Waktu: Pelaksanaan tidak ada efeknya di Negara 2 musim seperti
2 JP tugas mandiri di Indonesia.
- Guru memulai projek dengan sesi tanya jawab mengenai apa yang
(Total 3 JP) telah peserta didik ketahui mengenai sampah dan jenis- Referensi artikel:
Bahan: Artikel, alat jenis/komposisinya. Beberapa pertanyaan pemantik yang bisa dipakai:
https://dataindonesia.id/ragam/detail/indonesia
tulis a. Apa definisi sampah menurut peserta didik? -hasilkan-2188-juta-ton-sampah-pada-2021
Peran Guru: b. Apa saja sumber- sumber timbulan sampah?
fasilitator dan c. Apakah sampah selalu tidak berguna dan menyebabkan https://dataindonesia.id/ragam/detail/mayoritas
pendamping -sampah-indonesia-berasal-dari-rumah-tangga
dampak buruk?
- Guru memberikan artikel kepada peserta didik untuk dibaca dan https://sipsn.me nlhk.go.id/sip sn/
meminta peserta didik untuk menulis intisarinya.
https://disperkimta.bulelengkab.go.id/informasi
Tugas mandiri /detail/artikel/jenis-jenis-sampah-68
Peserta didik diminta untuk mencatat definisi sampah dan
membandingkan sumber, jenis dan timbulan sampah dilingkungan
sekitar dengan yang terdapat di artikel
2. Penjelasan Persiapan Tips
tentang - Guru mengumpulkan artikel atau hasil riset atau video mengenai - Guru lebih baik mencari artikel yang
dampak buruk dampak buruk sampah terhadap lingkungan. membahas isu yang terjadi di Indonesia.
sampah - Guru bisa memberikan beberapa contoh
terhadap Pelaksanaan mengenai gas efek rumah kaca yang
lingkungan - Guru memulai projek dengan sesi tanya jawab mengenai apa dihasilkan pada umumnya seperti asap
yang telah peserta didik ketahui mengenai dampak buruk sampah kendaraan, kebakaran hutan dll.
Waktu: terhadap lingkungan. Beberapa pertanyaan pemantik yang bisa
2 JP tugas dipakai: Referensi:
mandiri(Total 3 JP)
Bahan: Artikel dan a. Apa saja dampak buruk sampah yang peserta didik https://tinyurl.com/modulp5-
ketahui? dampaksampah
alat tulis
Peran Guru: b. Seberapa parah dampak buruk yang ditimbulkan https://www.youtube.com/watch?v=iONMsg
fasilitator dan sampah? i2NKk&t=30s
pendamping
c. Berapa lama dampak buruk yang ditimbulkan smpah https://www.youtube.com/watch?v=JqNjPn
terhadap lingkungan? sYXDY
- Guru memberikan artikel dan video kepada peserta didik untuk
dibaca dan dicermati serta meminta siswa untuk menulis
intisarinya.
Tugas mandiri
Peserta didik diminta untuk mencatat dan menuliskan dampak
buruk sampah bagi lingkungan,tingkat keparahan hingga efek
jangka panjangnya.
3. Pengenalan Persiapan
tentang berbagai - Guru mengumpulkan artikel atau hasil riset mengenai
teknik berbagai teknik pengelolaan sampah
pengelolaan dan .
pemanfaatan
sampah Pelaksanaan
- Guru memulai projek dengan sesi tanya jawab
mengenai teknik pengelolaan sampah. Beberapa kencanaonline.com
pertanyaan pemantik yang bisa dipakai:
a. Bagaimana cara menjadikan sampah berguna? Referensi
b. Bisa dibuat jadi apa sajakah sampah di sekitar?
h ttps://biroinfrasda.jatengprov.go.id/files/uploads/2018/03/Pengol
Waktu: - Guru memberikan artikel kepada siswa untuk dibaca ah an-Sampah-2018-UNDIP.pdf (hal 1-7)
2 JP tugas dan meminta siswa untuk menulis intisarinya. h ttps://www.dekoruma.com/artikel/131550/cara-mengelola-
- Guru mengadakan sesi diskusi dengan para peserta s ampah-organik
mandiri(Total 3 JP) didik mengenai apa saja yang telah dipelajari. h ttps://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_dir/1d7746e35c
Bahan: Artikel 3 23 323d07ae60659dc3811.pdf
Peran Guru: Tugas mandiri https://www.youtube.com/watch?v=i2Bq9yugv0s
fasilitator dan Peserta didik diminta untuk mencatat dan menuliskan h ttps://www.youtube.com/watch?v=wxMK48UAVAY
pendamping beberapa teknik pengelolaan sampah. Peserta didik
diminta untuk menulis hasil riset, apakah penting untuk https://www.youtube.com/watch?v=heFS4a3Shh0
mengurangi jumlah jejak karbon?
4. Pengenalan Pe rsiapan
tentang pupuk - Guru mengumpulkan artikel atau hasil riset mengenai
organik dan pupuk organik dan anorganik serta kekurangan dan
anorganik serta
kekurangan dan kelebihannya
kelebihannya
Pe laksanaan
- Guru memulai projek dengan sesi tanya jawab mengenai kencanaonline.com
pupuk organik dan anorganik serta kekurangan dan
kelebihannya. Beberapa pertanyaan pemantik yang bisa Referensi :
dipakai:
a. Bahan apa saja yang bisa digunakan untuk membuat h ttps://pertanian.pontianakkota.go.id/artikel/51-mengenal-pupuk-
pupuk organik dan anorganik ? tan aman.html
b. Bagaimana sih cara membuat pupuk pupuk organik dan h ttps://belajartani.com/apa-sih-perbedaan-pupuk-organik-dan-
anorganik ? an organik-simak-kelebihan-dan-kelemahannya-disini/
C. apa sih kelebiahan pupuk organik dibandingkan dengan ht tps://bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/80-kelebihan-dan-
pupuk anorganik? k ekurangan-pupuk-organik
h ttps://www.youtube.com/watch?v=DxPUE5jKkZQ
Waktu: - Guru memberikan artikel kepada siswa untuk dibaca dan
2 JP tugas meminta siswa untuk menulis intisarinya.
- Guru mengadakan sesi diskusi dengan para peserta didik
mandiri(Total 3 JP) mengenai apa saja yang telah dipelajari.
Bahan: Artikel
Peran Guru: Tugas mandiri
fasilitator dan Peserta didik diminta untuk mencatat dan menuliskan
pendamping beberapa tentang pupuk organik dan anorganik serta
kekurangan dan kelebihannya.
5. Pengenalan Pe rsiapan
tentang cara - Guru mengumpulkan artikel atau hasil riset mengenai cara
pembuatan pupuk pembuatan pupuk organik padat dan cair.
organik padat dan
cair dari sampah. Pe laksanaan
- Guru memulai projek dengan sesi tanya jawab
mengenai cara pembuatan pupuk organik padat dan cair.
Beberapa pertanyaan pemantik yang bisa dipakai:
a. Apa saja bahan untuk membuat pupuk organik padat dan
cair ?
b. Bagaimana sih cara pembuatan pupuk organik padat
dan cair ?
- Guru memberikan artikel kepada siswa untuk dibaca dan kencanaonline.com
meminta siswa untuk menulis intisarinya.
- Guru mengadakan sesi diskusi dengan para peserta didik Referensi :
mengenai apa saja yang telah dipelajari.
h ttps://www.merdeka.com/jateng/cara-membuat-pupuk-organik-
Waktu: Tugas mandiri p adat-berbagai-bahan-ramah-lingkungan-kln.html
2 JP tugas Peserta didik diminta untuk membuat teks prosedur tentang
cara membuat cara pembuatan pupuk organik padat dan h ttp://bapelkescikarang.bppsdmk.kemkes.go.id/kamu/kurmod/pen
mandiri(Total 3 JP) cair . ge lolaansampah/mi-
Bahan: Artikel 2c%20modul%20pembuatan%20pupuk%20padat%20dan%20cair
Peran Guru: . p df
fasilitator dan
pendamping h ttps://www.youtube.com/watch?v=Cm8nn1mnX_Q
h ttps://www.youtube.com/watch?v=dW_4Pu_asrU
Refleksi awal peserta didik
Asesmen formatif
Nama : Sangat Setuju Tidak Sangat tidak Tidak
Kelas : setuju setuju
setuju tahu
Aku mengerti apa itu sampah
Aku mampu membedakan jenis-jenis sampah Hal menarik yang sudah aku pelajari sampai saat ini
Aku memahami bahaya sampah bagi lingkungan.
Aku ingin belajar lebih banyak lagi tentang pengelolaan dan cara
memamfaatkan sampah
Hal yang ingin aku pelajari lebih lanjut mengenai pengolahan sampah agar
menjadi lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis
6. Mengamati Persiapan
kondisi - Guru sebelumnya telah menentukan lokasi untuk mengamati kondisi persampahan di lingkungan sekitar dan TPA
persampahan di terdekat.
lingkungan
sekitar Pelaksanaan
- Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok (3 orang/kelompok)
- Guru mendampingi peserta didik menuju lokasi observasi
- Guru kemudian meminta tiap kelompok untuk menuliskan perkiraan sumber-sumber sampah, krakteristik atau
komposisi sampah sesuai hasil pengamatan
- Guru meminta tiap kelompok untuk memperkirakan perbandingan komposisi sampah organik dan sampah non
organik
Waktu: 3 JP tugas Tugas mandiri
mandiri(Total 4 JP) ● Peserta didik diminta untuk mengamati dan menuliskan aktivitas apa saja yang telah dilakukan masyarakat di
sekitar tempat tinggal meraka dalam mengelola sampah
Bahan: Daftar ● Guru meminta tiap kelompok untuk mempersiapkan bahan untuk pengembangbiakan MOL pada pertemuan ke-
ringkasan 8 berupa: gula ¼ kg, nasi basi yang sudah berjamur (2 genggam) dan atau sisa-sisa buah, botol mineral bekas
(2 buah), baskom/ember.
Peran Guru:
fasilitator dan R e ferensi
pendamping
h t t p s://dispe rkimt a.bulelen gkab.g o.id/informa si/d etail/a rtikel/jenis -jenis -samp ah-6 8
h t t p s://dinp ertan .pu rbalin gg akab.g o.id/prakt ek -dan -cara-m embua t-mol-di-kwt-kary a-ta ni-kel-purb alin gg a-kid ul-kec-pu rbalin gg a/
https://drive.google.com/file/d/17_59hsVI3OScFL-QYaJB amcjlARS6P0-/ view?usp=sharing
7. Mengamati Persiapan
aktivitas yang - Guru menyiapkan link google form untuk mengumpulkan tugas pertemuan sebelumnya
telah dilakukan
masyarakat Pelaksanaan
dalam mengelola
sampah - Guru meminta peserta didik untuk mengumpulkan tugas hasil pengamatan aktivitas masyarakat sekitar tempat
tinggal peserta didik dalam mengelola sampah melalui google form
- Guru meminta peserta didik mempelajari cara membuat MOL melalui artikel dan video youtube pada link
referensi
- Guru mengingatkan peserta didik untuk membawa bahan dan alat untuk membuat MOL untuk pertemuan
berikutnya
Tugas mandiri
● Guru meminta tiap kelompok membawa bahan untuk pembuatan MOL pada pertemuan berikutnya (pertemuan
ke-8) berupa: gula ¼ kg, nasi basi yang sudah berjamur (2 genggam) dan atau sisa-sisa buah, botol mineral
bekas (2 buah), baskom/ember.nerikutnya
Waktu: 3 JP tugas R e ferensi
mandiri(Total 4 JP) h t t ps:/ /dinpertan.purbalin ggakab.go.id/praktek -dan-cara-membuat-mol-di-kwt-karya-tani-kel-purbalingga-kidul-kec-
purbalingga/
Bahan: Daftar https://drive.google.com/file/d/17_59hsVI3OScFL-QYaJBamcjlARS6P0-/view?usp=sharing
ringkasan h t t ps:/ /www.youtube.com/watch?v=W29T3EP9Pfk
Peran Guru:
fasilitator dan
pendamping
Asesmen formatif Pada tahap ini, guru mengukur apakah peserta didik sudah mencapai tujuan pembelajaran dan
Penulisan Esai sejauh mana peserta didik mengerti topik dari projek ini. Para peserta didik juga dapat mengukur
rangkuman sejauh mana capaian pembelajaran. Yang akan diperiksa guru adalah hasil tulisan para peserta
kegiatan 1-7 didik pada aktivitas sebelumnya
Tugas mandiri:
Peserta didik menulis esai pendek mengenai apa yang telah dipelajari selama aktivitas 1 -7. Peserta
didik dapat menggabungkan hasil tulisan pendek yang telah ditulis sebelumnya.
Lembar Observasi Guru
Nama peserta didik:
Kelompok:
Aku memahami Aku memahami Aku memahami Aku memahami Aku mampu Aku dapat
apa itu sampah, berbagai teknik tentang perbedaan cara pembuatan mengidentifikasi mengidentifikasi
jenis-jenis pengelolaan pupuk organik dan pupuk organik sumber-sumber aktivitas-aktivitas
sampah dan sampah anorganik padat dan cair dari dan karakteristik masyarakat sekitar
dampak buruk sampah organik sampah di dalam mengelola
yang ditimbulkan lingkungan sampah
sampah sekitarku
Waktu: 2 JP tugas Catatan tambahan hasil observasi:
mandiri
Bahan: Alat tulis
Peran Guru:
fasilitator dan
pendamping
8.Pembuatan Persiapan:
Mikroorganisme Guru memastikan peserta didik membawa bahan
Lokal (MOL) dan perlatan yang sudah ditugaskan pada
petemuan sebelumnya
Pelaksanaan
● Guru memandu peserta didik untuk membuat
Microorganisme Lokal (MOL) sesuai langkah-
langkah pada gambar
● Setelah selesai semua proses pembuatan
MOL, guru meminta peserta didik menyimpan
fermentasi MOL ditempat yang telah
ditentukan
Tugas Mandiri
Untuk pertemuan selanjutnya guru meminta
peserta didik membawa sampah dapur (1
kantong plastik) dan kotoran ternak (sapi,
kambing atau ayam) 1 kantong plastik besar per
orang.
Referensi
https://drive.google.com/file/d/17_59hsVI3OScFL
-QYaJBamcjlARS6P0-/view?usp=sharing
h t t ps:/ /www.youtube.com/watch?v=W29T3EP9Pfk
9. Pengumpulan Persiapan
dan pemilahan ● Guru telah menentukan lokasi-lokasi di lingkungan sekolah yang akan dijadikan sebagai
sampah organik
dan nonorganik tempat pembersihan
● Guru telah menyiapkan lokasi tempat pengumpulan sampah organik dan non organik
● Guru telah menyiapkan bak sampah/kantong plastik yang berlebel organik dan nonorganik
Waktu: 4 JP Pelaksanaan
Bahan: HP dan ● Peserta didik diminta membuka link pada referensi untuk mengingat materi klasifikasi
sampah
jaringan internet, ● Guru mendampingi peserta didik untuk melakukan pembersihan lingkungan sekolah
Bak sampah / plastik sesuai lokasi yang telah ditentukan
● Guru meminta peserta didik unutk memungut dan mengelompokkan sampah sesuai
sampah jenisnya (organik dan anorganik)
Peran Guru: ● Guru guru meminta peserta didik mengumpulkan sampah pada tempat yang telah
fasilitator dan ditentukan.
pendamping
Tips
Guru dapat bertukar dalam mendampingi peserta didik sesuai jadwal pendampingan
Referensi:
https://disperkimta.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/jenis-jenis-sampah-68
10. Melakukan Tips:
fermentasi
sampah Wadah pengomposan dipisah
sesuai jumlah kelas
Referensi
https://simdos.unud.ac.id/upload
s/file_pendidikan_dir/e6df7e1efe
4a1948cc1b967e972be7b1.pdf
https://drive.google.com/drive/fol
ders/1zj8Kjtj3oyC77cWVA90SX
p1MI48MWKZQ
Waktu: 2 JP Persiapan:
Guru memastikan peralatan dan bahan telah disiapkan
Bahan: alat tulis
Pelaksanaan
Peran Guru: Guru memandu peseta didik untuk melakukan pengomposan (fermentasi sampah
fasilitator dan organik) sesuai prosedur yang telah ditetapkan
pendamping
11. Mendesain Pelaksanaan:
kemasan pupuk - Sembari menunggu proses dekomposisi kompos, guru
organik cair dan memfasilitasi peserta didik untuk merancang desain kemasan
pupuk organik pupuk organik padat maupun pupuk organik cair
padat - Peserta didik diminta unutk mempelajari konsep dasar desain
grafis pada materi referensi
- Peserta didik diminta untuk membuat rancangan desain
kemasan menggunakan kertas secara manual atau dalam
bentuk digital.
- Peserta didik mengumpulkan hasil rancangan desain
kemasan kepada guru
- Guru menilai dan menyeleksi 3 konsep desain terbaik di
masing-masing kelas
Waktu: 4 JP Referensi
Bahan: alat tulis, Hp/ https://gobiz.co.id/pusat-pengetahuan/bagaimana-
cara-mendesain-kemasan-produk-agar-menarik
Komputer
Peran Guru: https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/4133/1/1642
fasilitator dan 0200030-2020-UNIVERSIT AS%20D INAMIK A.pdf
pendamping
http://ocw.upj.ac.id/files/Handout-VCD-306-VCD-306-
DESAIN-PAMERAN-Exhibiton-Design.pdf
12. Pengadukan Pelaksanaan:
sampah yang ● Guru memandu peserta didik untuk melakukan pengadukan/pembalikan sampah
telah difermentasi
dan melakukan organik yang sedang difermentasi
monitoring suhu ● Guru meminta peserta didik untuk melakukan pengukuran dan pengontrolan suhu,
kelembaban, dan PH
Waktu: 2 JP
Ala: cangkul atau
cakar
Peran Guru:
fasilitator dan
pendamping
13. Pengemasan Pelaksanaan:
Pupuk Organik ● Guru memandu peserta didik melakukan pengemasan pupuk organik padat dan cair,
mulai dari pengayakan / penyaringan hingga proses mengepakan.
Waktu: 4 JP
Ala: cangkul atau
cakar
Peran Guru:
fasilitator dan
pendamping
14. Pemasaran Persiapan
produk pupuk ● Guru menyiapkan artikel mengenai langkah-langkah strategi pemasaran
organik ● Guru menyiapkan lembar kerja untuk pembuatan rencana pemasaran
Pelaksanaan
● Guru memulai projek dengan sesi tanya jawab mengenai cara langkah-langkah dalam pemasaran
produk. Beberapa pertanyaan pemantik yang bisa dipakai:
Bagaimaa sih caranya agar produk pupuk yang peserta didik buat laku di pasaran?
Apa saja tantangan dalam menjual produk pupuk organik ?
● Guru memberikan artikel kepada peserta didik untuk dibaca dan meminta siswa untuk menulis
intisarinya.
● Guru mengadakan sesi diskusi dengan para peserta didik mengenai apa saja yang telah dipelajari.
● Guru meminta peserta didik mengisi Lembar Kerja Rencana Pemasaran
Waktu: 4 JP Referensi:
Bahan: HP dan
https://docs.google .com/pre se nta tion/d/1Hx fQonzpq 0k CT0c cm3 Ef 9zJRL ERXgmOo/e dit?u sp=d rive _w e b&oui
jaringan internet, d=1089905416614692 578 51 &rtp of=t rue
alat tulis
LK Rencana Pemasaran
Peran Guru: https://docs.google .com/docume nt/d/1mNe RXK EUa Xu E6cn uW VNfT Uq A Cjkrlw 3spdkG t9ne w lE/e dit
fasilitator dan
pendamping
15. Solusi cara Pelaksanaan:
mengurangi - Pada beberapa aktivitas sebelumnya, peserta didik dapat menyimpulkan jumlah timbulan sampah
dampak timbulan yang telah ditimbulkan oleh diri sendiri dan sekitarnya.
sampah dan - Peserta didik mendiskusikan sejauh mana aktivitas-aktivitas dalam proyek dapat mengurangi
pengelolaan dampak buruk sampah bagi lingkungan sekitar.
sampah - Peserta didik mendiskusi langkah apa yang dapat dilakukan untuk membujuk orang lain untuk sadar
dan mau mengelola sampah dengan baik
- Peserta didik mendiskusi langkah apa yang dapat dilakukan di sekolah, serta tantangannya.
- Guru dapat mulai mengarahkan peserta didik untuk memulai aksi dari gaya hidup sendiri (lifestyle)
dan kemudian membujuk orang lain dalam skala lebih besar seperti kampanye di lingkungan sekolah
Waktu: 2 JP
Bahan: alat tulis
Peran Guru:
pendamping dan
fasilitator
https://w ww.suara.com/f oto/2020/07/26/083500/pengolahan-pupuk-kompos -berbasis-desa-adat-di-bali
19. Asesmen Persiapan: Tips:
Sumatif - Guru membimbing peserta didik untuk memikirkan cara membuat kontent Guru memantau dan mengevaluasi
Melakukan kampanye di media sosial dengan infografis atau video.. isi dari kampanye dimana nantinya
kampanye zero - Guru memastikan peserta didik mengetahui tujuan akhir yang ingin dicapai, akan dijadikan asesmen peserta
waste melalui media yaitu membujuk orang agar mengganti gaya hidup, energi, atau langkah mitigasi didik
grafis atau video di dan pencegahan lainnya yang ada dalam mengurangi dampak timbulan sampah.
sosial media (FB, IG - Guru berdiskusi dalam membahas cara apa yang dapat dilakukan untuk
dan atau Youtube) membuat kampanye lebih menarik.
- Guru mengevaluasi kelebihan dan kekurangan serta strategi yang diterapkan
siswa dalam menyampaikan pesan di kampanye.
Waktu: 8 JP Pelaksanaan:
Bahan: alat tulis, - Peserta didik merancang konten kampanye.
- Peserta didik membuat janji dengan kelompok dan atau pihak lain yang
laptop, projektor, dilibatkan dalam pembuatan konten kampanye.
poster, flyer - Peserta didik menghitung dana yang diperlukan (apabila ada) untuk
Peran Guru: menjalankan kampanye.
- Peserta didik mendiskusikan dengan guru terkait konten yang sudah
pendamping dan dibuat.
monitoring proses - Peserta didik mengupload konten kampanye ke media sosial
- Peserta didik mengirimkan link kampanye dimedia sosial pada google
form yang sudah disiapkan.
Kampanye Earth Hour di sekolah
17. Evaluasi akhir Pelaksanaan:
peserta didik dan - Guru mendistribusikan lembaran kertas refleksi akhir untuk diisi para peserta didik
kerja kelompok - Lembaran refleksi untuk individual dan lembar evaluasi kerja setiap peserta didik dalam kelompok
- Diharapkan dari lembaran refleksi dan evaluasi akhir, guru dapat melihat perkembangan setiap
peserta didik dan pemahaman terhadap topik
- Guru dapat memberi masukan dan pendapat mengenai aktivitas kampanye sebelumnya dan
memperlihatkan cuplikan video atau dokumentasi kampanye yang ada.
Waktu: 3 JP Tips:
Terlampir contoh lembar
Bahan: alat tulis refleksi akhir yang dapat
dimodifikasi guru
Peran Guru:
pendamping dan
fasilitator
16. Pengumpulan Pelaksanaan
hasil wawancara: - Guru memulai aktivitas dengan sesi berbagi apa tantangan yang
kontributor dihadapi selama sesi wawancara dan pembagian kuesioner.
umum dan paling - Setiap kelompok peserta didik mempresentasikan hasil wawancara
banyak. dengan menjelaskan kontributor umum yang dihasilkan dari setiap
Presentasi dan wawancara.
diskusi setiap - Dari pengumpulan hasil wawancara, peserta didik dapat menyimpulkan
siswa dalam kontributor paling umum dari setiap orang, dan mengetahui alasannya.
kelompok. - Guru bisa membuka sesi diskusi antar kelompok peserta didik,
(asesmen mendiskusikan variasi penyumbang jejak karbon yang ditemukan.
formatif)
Contoh tabel penulisan hasil aktivitas
Waktu: 2 JP Nama: Cara menghadapi Masukan/pendapat yang Hal yang paling umum
Kelompok: tantangan diterima ditemukan selama
Bahan: alat tulis wawancara
Tantangan yang dihadapi
Peran Guru:
pendamping dan
fasilitator
C. Asesmen dan Refleksi
1. Rubrik Asesmen Profil Pelajar Pancasila
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
Sub Elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai harapan Sudah melebihi harapan
Memahami Memahami keterhubungan Memahami konsep harmoni dan Memahami konsep sebab-akibat di Mengidentifikasi masalah
Keterhubungan antara satu ciptaan dengan mengidentifikasi adanya saling antara berbagai ciptaan Tuhan dan lingkungan hidup di tempat ia
Ekosistem Bumi ciptaan Tuhan yang lainnya ketergantungan antara berbagai mengidentifikasi berbagai sebab tinggal dan melakukan
ciptaan Tuhan yang mempunyai dampak baik langkah-langkah konkrit yang
atau buruk, langsung maupun bisa dilakukan untuk
tidak langsung, terhadap alam menghindari kerusakan dan
semesta. menjaga keharmonisan
ekosistem yang ada di
lingkungannya.
Menjaga Terbiasa memahami Mewujudkan rasa syukur dengan Mewujudkan rasa syukur dengan Mewujudkan rasa syukur
Lingkungan tindakan-tindakan yang terbiasa berperilaku ramah berinisiatif untuk menyelesaikan dengan membangun
Alam Sekitar ramah dan tidak ramah lingkungan dan memahami akibat permasalahan lingkungan alam kesadaran peduli lingkungan
lingkungan serta perbuatan tidak ramah lingkungan sekitarnya dengan mengajukan alam dengan
membiasakan diri untuk dalam lingkup kecil maupun alternatif solusi dan mulai menciptakan dan
berperilaku ramah lingkungan besar. menerapkan solusi tersebut. mengimplementasikan solusi
dari permasalahan
lingkungan yang ada.
Bernalar Kritis
Sub Elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai harapan Sudah melebihi harapan
Mengidentifikasi, Mengumpulkan, Mengumpulkan, Mengidentifikasi, Secara kritis mengklarifikasi
mengklarifikasi, mengklasifikasikan, mengklasifikasikan, mengklarifikasi, dan menganalisis serta menganalisis gagasan
dan mengolah membandingkan dan memilih membandingkan, dan memilih informasi yang relevan serta dan informasi yang kompleks
informasi dan informasi dan gagasan dari informasi dari berbagai sumber, memprioritaskan beberapa dan abstrak dari berbagai
gagasan berbagai sumber. serta memperjelas informasi gagasan tertentu. sumber. Memprioritaskan
dengan bimbingan orang dewasa. suatu gagasan yang paling
relevan dari hasil klarifikasi
dan analisis.
Merefleksi dan Menyampaikan apa yang Memberikan alasan dari hal yang Menjelaskan asumsi Menjelaskan alasan untuk
mengevaluasi sedang dipikirkan dan dipikirkan, serta menyadari yang digunakan, menyadari mendukung pemikirannya
pemikirannya menjelaskan alasan dari hal kemungkinan adanya bias pada kecenderungan dan konsekuensi dan memikirkan pandangan
sendiri yang dipikirkan pemikirannya sendiri bias pada pemikirannya, serta yang mungkin berlawanan
berusaha mempertimbangkan dengan pemikirannya dan
perspektif yang berbeda. mengubah pemikirannya jika
diperlukan.
Kreatif Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai harapan Sudah melebihi harapan
Sub Elemen Memunculkan Mengembangkan gagasan yang ia Menghubungkan gagasan yang ia Menghasilkan gagasan yang
gagasan imajinatif baru yang miliki untuk membuat kombinasi hal miliki dengan informasi atau gagasan beragam untuk
m enghasilkan bermakna dari beberapa yang baru dan imajinatif baru untuk menghasilkan kombinasi mengekspresikan pikiran
gagasan yang gagasan yang berbeda sebagai untuk mengekspresikan gagasan baru dan imajinatif dan/atau perasaannya,
oris inal ekspresi pikiran dan/atau pikiran dan/atau perasaannya. Untuk mengekspresikan pikiran menilai gagasannya, serta
perasaannya. dan/atau perasaannya. memikirkan segala risikonya
dengan mempertimbangkan
banyak perspektif seperti etika
dan nilai kemanusiaan ketika
Gagasannya direalisasikan.
2. Daftar Nilai
Dimensi Beriman Dimensi Bernalar Krits Dimensi
Kreatif
Elemen Berakhlak Kepada memperoleh dan memproses menghasilkan
Alam informasi dan gagasan gagasan yang
No Nama Siswa orisinal
Memahami Menjaga Mengidentifikasi, Merefleksi dan
keterkaitan lingkungan mengklarifikasi, mengevaluasi
ekosistem bumi alam dan mengolah pemikirannya
sekitar informasi sendiri
3. Rubrik Asesmen Manajemen Proyek
Melebihi harapan Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang
Perencanaan Perencanaan yang jelas dan Perencanaan yang jelas: tujuan Perencanaan memiliki tujuan Masih berupa curah
Pelaksanaan matang: tujuan, tahapan- pendapat dan ide-ide aksi
tahapan penting (milestones) dan lini masa yang realistis yang jelas yang belum beraturan
serta lini masa yang realistis
Peserta didik mengidentifikasi Peserta didik mengidentifikasi Siswa melaksanakan
Peserta didik mengidentifikasi satu jalur untuk menjalankan satu aktivitas-aktivitas secara
jalur yang berbeda untuk rencana. Mereka dapat jalur untuk menjalankan sporadis
menjalankan rencana. Mereka melaksanakan rencana dengan rencana. Mereka dapat
dapat melaksanakan rencana proses yang terkoordinasi melaksanakan proses runtut
dengan proses yang dan meminta bantuan pada
terkoordinasi, bervariasi dan pihak-pihak yang sesuai
bekerja secara adaptif
Ketepatan sasaran Solusi/aksi yang ditawarkan Solusi/ aksi yang ditawarkan Solusi/aksi yang ditawarkan Masih dalam tahapan
menyasar inti permasalahan, menyasar faktor-faktor yang berupa ide yang masih di identifikasi faktor yang
realistis dan memberikan terkait dengan permasalahan permukaan permasalahan menyebabkan
dampak dan memberikan dampak positif dan/atau kurang realistis permasalahan dan akibat
yang berkesinambungan sementara yang ditimbulkan
Laporan Sesuai kaidah penulisan baik Konten laporan sudah sesuai Tata letak bagus namun konten Belum menunjukkan
konten laporan dan tata letak namun tata letak belum bagus masih belum bagus laporan yang sesuai
kaidah baik konten
maupun tata letak
4.a. Refleksi (individu)
Nama: Sangat setuju Setuju Tidak setuju Sangat tidak Tidak tahu
Kelas: s etuju
Melalui projek ini, aku semakin memahami jejak karbon sangat Hal yang ingin aku pelajari lebih lanjut mengenai jejak karbon
berpengaruh terhadap perubahan iklim
Melalui projek ini, aku mengerti harus menerapkan gaya hidup
berkelanjutan untuk menjaga ekosistem Bumi
Selama projek ini, aku melakukan tanggung jawabku mengurangi jejak
karbon
Aku lebih paham sumber penyumbang jejak karbon dan cara
menguranginya
Aku lebih paham bagaimana jejak karbon di sekolah dapat dikurangi
Setelah projek ini, aku tahu apa yang aku akan lakukan untuk
membantu mengurangi jejak karbon
Hal yang sebelumnya ingin aku pelajari mengenai jejak karbon dan
gaya hidup berkelanjutan
4.b. Refleksi (Kelompok
Nama: 4.
Kelompok: 5.
Nama anggota: 6.
1.
2.
3.
1 2 3 4 5 Siapakah teman yang menunjukkan sikap positif
sepanjang projek ini?
Kontribusi Siapakah teman yang menurutmu kurang berkontribusi
Selalu memberikan ide, gagasan dan masukan dalam kerja kelompok dalam kerja kelompok?
Solutif Saran apa yang dapat kamu berikan agar teman
Selalu b erusaha mencari solusi dalam permasalahan kerja kelompok tersebut dapat bekerja lebih baik?
dan mencapai tenggang waktu yang ditentukan bersama Hal yang paling menyenangkan dalam projek ini:
Sikap diri Hal yang paling tidak aku sukai dalam projek ini:
Dapat mengatur diri, menjaga sikap dan memberikan suasana Hal tersebut aku hadapi dengan cara:
menyenangkan dalam kerja kelompok, serta terb uka menerima
pendapat atau kritik
Fokus
Selalu fokus dalam b ekerja
Kepemimpinan
Dapat mengajak teman dalam kelompok untuk sama-sama bekerja
dalam pencapaian target projek
Pencapaian terbesarku dalam projek ini:
Glosarium
Sampah sisa buangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak digunakan lagi, tetapi masih dapat di
daur ulang menjadi barang yang bernilai.
Sampah Organik jenis sampah yang dapat digunakan kembali dan tanpa campur tangan manusia bisa terurai. Sampah ini
berasal dari sisa makhluk hidup seperti tumbuhan dan binatang dan sisa dari dapur
Sampah anorganik sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non organik yang sulit diurai.
Timbulan sampah volume sampah atau berat sampah yang di hasilkan dari jenis sumber sampah diwilayah tertentu
persatuan waktu
karakteristi sampah sifat-sifat sampah yang meliputi sifat fisik, kimia, dan biologinya. Karakteristik sampah meliputi
karakteristik fisik yaitu berat jenis, kelembapan, ukuran partikel dan distribusi ukuran, field capacity serta
permeabilitas sampah
Komposisi 1 susunan; 2 tata susun; 3 Mus gubahan, baik instrumental maupun vokal; 4 teknik menyusun karangan agar
diperoleh cerita yang indah dan selaras;5 Sen integrasi warna, garis, dan bidang untuk mencapai kesatuan
yang harmonis
Pupuk penyubur tanaman yang ditambahkan ke tanah untuk menyediakan senyawaan unsur yang diperlukan oleh
tanaman
Pupuk organik zat hara tanaman yang berasal dari bahan organik;
Pupuk organik pupuk yang merupakan hasil proses kimia, biasanya dibuat di pabrik pupuk;
Kompos pupuk campuran yang terdiri atas bahan organik (seperti daun dan jerami yang membusuk) dan kotoran hewan;
Glosarium ukuran kuantitatif terhadap temperatur; panas dan dingin, diukur dengan termometer;
Suhu sifat lembap; keadaan (hawa) yg lembap;
Kelembapan
PH derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu
larutan.
Mitigasi tindakan mengurangi dampak bencana
Proyek rencana pekerjaan dengan sasaran khusus (pengairan, pembangkit tenaga listrik, dan sebagainya) dan dengan
saat penyelesaian yang tegas
Riset penyelidikan (penelitian) suatu masalah secara bersistem, kritis, dan ilmiah untuk meningkatkan pengetahuan
dan pengertian, mendapatkan fakta yang baru, atau melakukan penafsiran yang lebih baik
Situs daerah temuan
Skeptis kurang percaya; ragu-ragu (terhadap keberhasilan ajaran dan sebagainya)