MAKALAH BAHASA INDONESIA
TEMA, TOPIK, DAN JUDUL
Disusun Guna Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Dosen Pengampu : Wirani Atqia, M.Pd.
Disusun Oleh :
Nur Khasanah (2421063)
Dwi Qurrotu Aini (2421064)
Kelompok 7
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
Pendidikan Islam Anak Usia Dini (B)
IAIN PEKALONGAN
TAHUN AJARAN 2021-2022
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat ALLAH SWT atas berkat rahmat dan hidayah-
Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
Didalam malakah ini, saya telah berusaha menguraikan sebaik mungkin semua hal yang
berkaitan dengan tema,topik,dan judul. Besar harapan saya agar pembaca mampu memahami
lebih jauh tentang berbagai hal yang berkaitan dengan hal tersebut.
Akan tetapi, Saya menyadari bahwa didalam makalah ini, masih terdapat banyak
kekurangan yang tentunya mengakibatkan makalah ini dikatakan jauh dari sempurnaan. Maka
dari itu, diharapkan pembaca dapat memaklumi serta memberi kritik dan saran yang
membangun terwujudnya makalah yang lebih baik dimasa yang akan datang.
Pekalongan, 22 September 2021
Penulis
DAFTAR ISI
COVER...................................................................................................................1
KATA PENGANTAR............................................................................................2
DAFTAR ISI...........................................................................................................3
Pendahuluan............................................................................................................4
Definisi Tema..........................................................................................................5
Definisi Topik.........................................................................................................6
Pembatasan Topik..................................................................................................7
Definisi Judul..........................................................................................................8
Pertimbangan Memilih Judul..................................................................................9
Aturan Pemilihan Judul...........................................................................................9
Perbedaan Tema, Topik, dan Judul.........................................................................9
PENUTUP.............................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................12
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Bahasa indonesia perlu dipelajari oleh semua lapisan masyrakat. Tidak hanya pelajar dan
mahasiswa saja, tetapi semua warga Indonesia wajib mempelajari bahasa Indonesia. Dalam
bahasan bahasa Indonesia itu ada yang disebut topik, tema, judul. Dimana terdapat perbedaan
antara topik, tema dan judul.
Banyak orang mengetahui kalau ketiga hal tersebut itu berbeda tapi kebanyakan orang juga
kurang dapat menjelaskan perbedaannya dimana. Seorang mahasiswa harus mengetahui
perbedaannya agara dapat menulis karya ilmiah maupun penulisan skripsi dengan baik. Karena
dengan penulisan yang baik dapat melancarkan persyaratan – persyaratan sidang nanti.
B. Rumusan Masalah
1) Apa pengertian Tema?
2) Apa pengrtian Topik?
3) Apa pengertian Judul?
4) Bagaimana cara memilih topik yang baik?
5) Apa saja batasan-batasan dalam topik?
6) Bagaiman cara memilih judul yang tepat?
C. Tujuan Penulisan
1) Untuk mengetahui pengertian tema
2) Untuk mengetahui pengertian topik
3) Untuk mengetahui pengertian judul
4) Untuk mengetahui cara memilih topik yang baik
5) Untuk memahami batasan dalam topik
6) Untuk mengetahui cara memilih judul yang tepat
BAB II
PEMBAHASAN
1. Definisi Tema
Tema adalah sesuatu yang telah diuraikan atau sesuatu yang telah ditempatkan. Kata
“tema” berasal dari bahasa Yunani tithenai yang berarti menempatkan atau meletakkan.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tema disebut sebagai pokok pikiran, dasar cerita.
Secara khusus, dalam karangan-mengarang, pengertian tema dapat dilihat dari dua
sudut, yaitu dari sudut karangan yang telah selesai dan dari sudut proses penyusunan
sebuah karangan.1Dilihat dari sudut sebuah karangan yang sudah selesai, tema dapat
diartikan sebagai amanat utama yang disampaikan oleh penulis melalui karangannya.2
Tema merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran dalam membuat suatu tulisan.
Di setiap tulisan pastilah mempunyai sebuah tema, karena dalam sebuah penulisan
dianjurkan harus memikirkan tema apa yang akan dibuat. Dalam menulis cerpen, puisi,
novel, karya tulis, dan berbagai macam jenis tulisan haruslah memiliki sebuah tema.
Jadi jika diandaikan seperti sebuah rumah, tema adalah atapnya. Tema juga hal yang
paling utama dilihat oleh para pembaca sebuah tulisan. Jika temanya menarik, maka
akan memberikan nilai lebih pada tulisan tersebut.3
Syarat memilih tema yang baik antara lain :
I. Tema menarik perhatian penulis
Dapat membuat seorang penulis berusaha terus-menerus untuk membuat tullisan atau
karangan yang berkaitan dengan tema tersebut.
II. Tema dikenal/diketahui dengan baik
Maksudnya pengetahuan umum yang berhubungan dengan tema tersebut sudah dimiliki
oleh penulis supaya lebih mudah dalam penulisan tangan/karangan.
III. Bahan-bahannya dapat diperoleh
1 Umum Budi Karyanto, Bahasa Indonesi untuk Perguruan Tinggi, (Pekalongan : IAIN Pekalongan Press,2009), hal
70
2 Ibid
3 Tema, (http://id.wikipedia.org/wiki/Tema/2011/06/13)
Sebuah tema yang baik harus dapat dipikirkan apakah bahannya cukup tersedia di sekitar
kita atau tidak. Bila cukup tersedia, hal ini memungkinkan penulis untuk dapat
memperolehnya kemudian mempelajari dan menguasai sepenuhnya.
IV. Tema dibatasi ruang lingkupnya
Tema yang terlampau umum dan luas yang mungkin belum cukup kemampuannya untuk
menggarapnya akan lebih bijaksana kalau dibatasi ruang lingkupnya.
Tema dapat dikesankan melalui :
Perwatakan dalam sebuah cerita.
Peristiwa, kisah, suasana dan unsur lain seperti nilai-nilai kemanusiaan dan
kemasyarakatan yang terdapat dalam cerita.
Persoalan yang disuguhkan dan kemudian mendapatkan pokok persoalannya secara
keseluruhan.
Plot cerita.4
2. Definisi Topik
Pengertian topik adalah berasal dari bahasa Yunani “topoi” yang berarti tempat, dalam
tulis menulis bebarti pokok pembicaraan atau sesuatu yang menjadi landasan penulisan
suatu artikel.5 Topik atau masalah adalah pokok pembicaraan. Menurut Kridalaksana
topik adalah bagian kalimat yang diutamakan dari beberapa hal yang mengikutinya ;
kerangka yang bersangkutan dengan ruang, waktu, dan benda. Keraf mengatakan,
penulis lebih baik menulis hal-hal yang sifatnya menarik bagi penulis sendiri dengan
pokok persoalan yang benar-benar diketahui dan dipahami daripada menulis pokok-
pokok yang tidak menarik atau tidak diketahui.6
Pertimbangan memilih topik antara lain :
Topik yang dipilih harus berada di sekitar penulis, baim di sekitar pengalaman penulis
maupun di sekitar pengetahuan penulis.
Topik yang di pilih hendaknya menarik perhatian penulis.
4 Yukfuk, Topik, Tema, Judul. (http//yukfuk.wordpress.com/2011/06/11)
5 Ibid.
6 Karyanto,Loc. Cit. hal.70
Topik yang dipilih berpusat pada suatu segi lingkup yang sempit dan terbatas.
Topik yang dipilih memiliki data dan fakta yang objektif, bukan subjektif seperti angan-
angan.
Topik yang dipilih harus diketahui prinsip-prinsip ilmiahnya walaupun serba sedikit.
Artinya, topik yang dipilih jangan terlalu baru bagi penulis.
Topik yang dipilih harus memiliki acuan berupa bahan kepustakaan yang akan
memberikan informasi tentang pokok persoalan yang akan ditulis.7
Pembatasan Topik
Topik yang akan diangkat dalam permasalah harus dibatasi sampai tahap yang paling sempit
dan terbatas agar pembatasannya tidak terlalu luas dan terarah.
Menurut tempat
Contoh, Indonesia lebih khusus daripada dunia, pulau jawa lebih khusus daripada tanah
air Indonesia.
Menurut waktu/periode zaman
Contoh, “Perkembangan Islam” bisa dibatasi “Perkembangan Islam di Masa Nabi
Muhammad SAW”
Menurut hubungan kausal
Contoh, “Perkembangan Islam” dapat dikhususkan pembahasannya menjadi “Sebab
Islam Tersiar”
Menurut pembagian bidang kehidupan manusia (politik, sosial, ekonomi, agama,
kebudayaan, ilmu pengetahuan, kesenian)
Contoh, “Pembangunan di Indonesia” dapat dibatasi menjadi “Pembangunan Politik
Masa Orde Baru”
Menurut aspek umum-khusus
Contoh, “Pengaruh Kebijaksanaan 15 November 1978 Terhadap Masyarakat” dapat
dikhususkan menjadi “Pengaruh Kebijaksanaan 1978 Terhadap Usaha Kerajinan Rotan
di Amuntai”
Menurut objek material dan objek formal
Objek material ialah bahan yang dibicarakan, objek formal ialan dari sudut mana bahan
itu ditinjau.
7 Ibid, hal. 71.
Contoh, “Perkembangan Pers Indonesia di Tinjau dari Segi Kebebasannya” (objek
formal). “Perkembangan Pers di Indonesia sebagai objek material, dan di Tinjau dari
Segi Kebebasannya” (objek material).8
3. Definisi Judul
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, judul di definisikan sebagai nama yang dipakai untuk
nama buku atau bab dalam buku yang dapay menyiratkan secara pendek isi atau maksud buku
dalam bab itu; kepala karangan judul dalam suatu karya ilmiah harus berbentuk frasa, bukan
kalimat atau kata.9
Pengertian lain tentang judul, sebagai berikut.
Judul adalah nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita, dan lain-
lain; identitas atau cermin dari jiwa seluruh karya tulis, bersipat menjelaskan diri dan
yang manarik perhatian dan adakalanya menentukan wilayah (lokasi).
Dalam artikel judul sering disebut juga kepala tulisan.
Ada yang mendefinisikan Judul adalah lukisan singkat suatu artikel atau disebut juga
miniatur isi bahasan.
Judul hendaknya dibuat dengan ringkas, padat dan menarik. Judul artikel diusahakan
tidak lebih dari lima kata, tetapi cukup menggambarkan isi bahasan.
Judul terbagi menjadi dua, antara lain :
1) Judul langsung, judul yang erat kaitannya dengan bagian utama berita, sehingga
hubungannya dengan bagian utama nampak jelas.
2) Judul tak langsung, hubungannya dengan bagian utama berita tapi tetap menjiwai
seluruh isi karangan atau berita.10
8 Djiko Widagdo, Bahasa Indonesia Pengantar Kemahiran Berbahasa Indonesia di Perguruan Tinggi, (Jakarta: PT
Raja Grafindo Persada), 1997, hal. 123
9 Karyanto,Loc. Cit. hal. 73
10 Yukfuk, Topik, Tema, Judul. (http//yukfuk.wordpress.com/2011/06/11)
Pertimbangan Memilih Judul
Judul adalah kepala karangan. Jadi judul harus sesuai dengan uraian dan untaian kalimat yang
ada dibawahnya.11 Jangan sampai antara judul dan isi terdapat perbedaan atau tidak relevan
karena judul diibaratkan seperti kepala dan isi sebagai tubuhnya. Pada umumnya judul dibuat
sebelum menuliskan isi. Akan tetapi, ada juga yang lebih suka menulis kalimat terlebih dahulu,
baru kemudian memikirkan apa judul yang sesuai dengan tulisan itu.12
Aturan pemilihan judul, antara lain :
1) Harus relevan, yaiitu harus mempunyai pertalian dengan temanya, atau ada pertalian
dengan beberapa bagian penting dari tema tersebut.
2) Harus provokatif, yaitu harus menarik dengan sedemikian rupa sehingga menimbulkan
keinginan tahu dari tiap pembaca terhadap isi buku atau karangan.
3) Harus singkat, yaitu tidak boleh mengambil bentuk kalimat atau frasa yang panjang,
tetapi harus berbentuk kata atau rangklaian kata yang singkat. Usahakan judul tidak
lebih dari lima kata.13
4. Perbedaan Tema, Topik, dan Judul
Tema merupakan pokok pemikiran, ide atau gagasan tertentu yang akan
disampaikan oleh penulis melalui karangannya.Dan tema juga merupakan dasar
cerita (yang dipercakapkan-dsb), yang dipakai sebagai dasar mengarang,
mengubah sajak,dsb.
Topik merupakan pokok pembicaraan dalam diskusi, ceramah, karangan, dsb.
Topik juga merupakan ide sentral yang mengikat keseluruhan uraian, deskripsi,
penjelasan, dan seluruh pembuktian.
Judul merupakan kepala karangan (cerita,drama,dsb) atau perincian atau
penjabaran dari topik dan judul dapat juga merupakan nama yang dipakai untuk
buku atau bab dalam buku yang menyiratkan secara pendek isi buku atau bab.14
11 Karyanto, Loc. Cit. hal. 73
12 Ibid
13 Yukfuk, Topik, Tema, Judul. (http//yukfuk.wordpress.com/2011/06/11)
14 Makalah Tentang Pengertian Tema, Topik, dan Judul, (http://iksan-
jambi.blogspot.com/2009/07/indonesia.html)
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Sebagai salah satu unsur terpenting dalam membuat karya ilmiah, tema, topik, dan judul
merupakan hal yang harus diperhatikan dalam membuat karya tulis. Karena, tema, topik, dan
judul merupakan sesuatu yang mendasar.
Tema merupakan pokok pemikiran, ide atau gagasan tertentu yang akan disampaikan oleh
penulis melalui karangannya.Dan tema juga merupakan dasar cerita (yang dipercakapkan-dsb),
yang dipakai sebagai dasar mengarang, mengubah sajak,dsb.
Topik merupakan pokok pembicaraan dalam diskusi, ceramah, karangan, dsb. Topik juga
merupakan ide sentral yang mengikat keseluruhan uraian, deskripsi, penjelasan, dan seluruh
pembuktian.
Judul merupakan kepala karangan (cerita,drama,dsb) atau perincian atau penjabaran dari topik
dan judul dapat juga merupakan nama yang dipakai untuk buku atau bab dalam buku yang
menyiratkan secara pendek isi buku atau bab.
2. Saran-saran
Dengan memahami dan menguasai berbagai kaidah penulisan tema, topik, dan judul.
Diharapkan pembaca dapat membuat tema, topik, dan judul yang baik dan benar. Setidaknya
dengan memahami pembahasan makalah penulis kali ini, pembaca menjadi paham bagaimana
cara membuat tema, topik, dan judul dengan baik dan sisitematis dan mengerti apa saja syarat-
syarat penyusunan tema, topik, dan judul agar didapat suatu karya yang baik dan benar, serta
menghindari kekeliruan penentuan.
Para dosen, guru, atau mahasiswa yang senantiasa bergerak dengan tulisan atau karya ilmiah,
sangat besar peranannya dalam pembinaan pembuatan karya ilmiah khususnya dalam
penentuan tema, topik, dan judul. Oleh karena itu, sangat masuk akal jika para doseen, guru,
atau mahasisiwa perlu rajin membaca sebagai modal dasar bagi seorang penulis. Selain itu,
kemauan, motivasi, dan kemampuan menulis merupakan modal dasar yang mutlak dimiliki
oleh seseorang dalam menulis karya ilmiah.
Bagi pemula, untuk membuat suatu karya ilmiah diperlukan kejelian untuk menentukan tema,
topik, dan judul. Sebaiknya dalam mengambil tema, topik, dan judul yang sesuai dengna
materi yang dikuasai. Agar tidak terjadi kekeliruan dalam pembahasan karya ilmiah atau
karangan. Selanjutnya, teruslah mencipta dan jangan lelah untuk terus belajar serta perhatikan
hal-hal yang penting dalam penulisan atau penentuan tema, topik, dan judul.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Umum Budi Karyanto, Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi, (Pekalongan:STAIN
Pekalongan Press, 2009), hal. 70
[2] Ibid.
[3] Tema, (http://id.wikipedia.org/wiki/Tema/2011/06/13)
[4] Yukfuk, Topik, Tema, Judul. (http//yukfuk.wordpress.com/2011/06/11)
[5] Ibid.
[6] Karyanto,Loc. Cit. hal.70
[7] Ibid, hal. 71.
[8] Djiko Widagdo, Bahasa Indonesia Pengantar Kemahiran Berbahasa Indonesia di
Perguruan Tinggi, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada), 1997, hal. 123
[9] Karyanto,Loc. Cit. hal. 73
[10] Yukfuk, Topik, Tema, Judul. (http//yukfuk.wordpress.com/2011/06/11)
[11] Karyanto, Loc. Cit. hal. 73
[12] Ibid.
[13] Yukfuk, Topik, Tema, Judul. (http//yukfuk.wordpress.com/2011/06/11)
[14]Makalah Tentang Pengertian Tema, Topik, dan Judul, (http://iksan-
jambi.blogspot.com/2009/07/indonesia.html)