2019
Road to Gold II:
Fokus Bertumbuh
byTri budianto
Road to Gold II:
Fokus Bertumbuh
Penulis:
Aron Pangihutan Christian Tampubolon,
Wahyu Festiawan Nurrochim, Hendra Ardi Kurniawan,
Ramdani Alfan Subekti
Road to Gold II: Fokus Bertumbuh
Penulis:Aron Pangihutan Christian Tampubolon,Wahyu Festiawan
Nurrochim, Hendra Ardi Kurniawan, Ramdani Alfan Subekti
Desain Sampul : Viki Clara R
@2019,ITS Press, Surabaya
Hak Cipta dilindungi undang-undang
Diterbitkan pertama kali oleh
ITS PRESS,Surabaya 2019
Anggota IKAPI dan APPTI
Dilarang keras menerjamahkan, memfotokopi, atau memperbanyak
sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari peenerbit
Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan yang melanggar
HAK CIPTApada buku ini, akan dikenai sangsi sesuai undang-undang nomor 19
tahun 2002 pasal 72.
Dicetak oleh Percetakan ITS Press
Isi di luar tanggung jawab percetakan
KATA
PENGANTAR
Segala puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, yang mana telah
memberikan izin dan kelancaran dalam tersusunnya buku ini. PT Geo Dipa
Energi (Persero) Unit Dieng. Kegiatan bisnis utamanya adalah pemanfaatan
panas bumi dari lapangan uap (hulu) sampai ke pembangkitan (hilir).,dan
ikut serta menjaga keanekaragaman haya .
Dalam hal produksinya, PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng berusaha
melakukan inovasi dan menjaga integrasi dalam mengembangkan kinerja
pengelolaan lingkungan baik pada tahap compliance maupun beyond
compliance untuk mendukung kesuksesan pencapaian program penilaian
kinerja lingkungan hidup oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (KLHK).
Melalui buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang
pengelolaan lingkungan di PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng
termasuk program beyond compliance yaitu Sistem Manajemen
Lingkungan (SML ISO 14001:2015), Pemanfaatan Sumber Daya (efisiensi
energi, pengurangan pencemar udara, efisiensi air dan pengurangan beban
pencemaran air, pengurangan limbah B3, pengelolaan limbah padat non-
B3, perlindungan keanekaragaman haya ) dan Pengembangan Masyarakat
(Corporate Social Responsibility).
Semoga buku ini dapat menjadi sarana pertumbuhan kepercayaan dan
kerjasama yang baik antara perusahaan dan stakeholder.
Dieng, Agustus 2019
PT Geo Dipa Energi
(Persero) Unit Dieng
01 Pro l Perusahaan
03 Gambaran Umum Pengelolaan
lingkungan perusahan
04 E siensi Energi
09 Pengurangan Emisi
15 Pengurangan Limbah B3
DAFTAR ISI
3R Limbah Padat Non B3 19
E siensi Air 23
Penurunan Beban 27
Pencemaran Air
Pengolahan Keanekaragaman 32
Hayati
Pemberdayaan Masyarakat 35
Adisionalitas
PENGURANGAN EFISIENSI
EMISI ENERGI
Absolut:1162,31 Ton CO2 Absolut: 35199,525 GJ
Intensitas: 0,0015698 Ton/GJ Intensitas: 0,037 Gj/Gj
PENGURANGAN 3R LIMBAH
LIMBAH B3 NON B3
Absolut: 2,57 Ton Absolut:1,742 Ton
Intensitas: 0,0000022 Ton/Gj Intensitas: 0,0000024
EFISIENSI AIR & PERLINDUNGAN KEHATI
EFISIENSI AIR LIMBAH
Absolut: 0,25578
Absolut: 1319,31 m3
Intensitas: 0,001251 m3/gj
Absolut: 2,207375 Ton
Intensitas:0,00000189 Ton/Gj
INOVASI SUMBER DAYA &
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Road to Gold II:
Fokus Bertumbuh
PROFIL
PERUSAHAAN
Nama Perusahaan : P T G e o D i p a E n e r g i
(Persero) Unit Dieng
(GDE Dieng)
Alamat :Jl. Dieng RT. 01 / RW. 01,
Sikunang, Banjarnegara,
Kabupaten Wonosobo,
Provinsi Jawa Tengah
56354
Jenis Produk : Listrik (Panas Bumi)
Lokasi Kerja : Lapangan Dieng, Desa
Sikunang , Kabupaten
Wonosobo, Provinsi Jawa
Tengah
Status Kepemilikan : BUMN
Jumlah Tenaga Kerja : Karyawan 103 orang
SEJARAH SINGKAT
PT Geo Dipa Energi (Persero) adalah BUMN yang bergerak di bidang
pembangkitan listrik dan tenaga panas bumi. Awal dibentuk 5 Juli 2002,
merupakan perusahaan swasta yang didirikan antara PT Pertamina (Persero) dan
PT PLN (Persero) yang ditujukan untuk mengelola lapangan panas bumi di Dieng
dan Patuha.
Dalam perkembangannya PT Pertamina menghibahkan 67% sahamnya kepada
negara Republik Indonesia sehingga PT Geo Dipa menjadi BUMN Geothermal yang
bergerak dalam berbagai usaha meliputi pembangkit listrik panas bumi sejak
eksplorasi, eksploitasi sampai pengembangan pembangkit listrik.
Pemilihan Dieng sebagai daerah sumber panas bumi karena wilayah ini memiliki
potensi besar untuk dikembangkan dalam menghasilkan sumber energi panas
bumi. Perkiraan potensi yang sudah teridenti ikasi mencapai 800 MW. Listrik
yang dihasilkan selanjutnya dijual kepada PT PLN (Persero) melalui perjanjian
penjualan tenaga listrik (Energy Sales Contract). Kontrak tersebut sebesar 400
MW.
01
Keunggulan PT Geo Dipa Energi (Persero)
Unit Dieng
Mampu menjaga kesetimbangan air yang diinjeksikan
untuk keperluan produksi dan pressure maintenance,
sehingga kepentingan produksi, operasi, dan
lingkungan berjalan seiring berkelanjutan pada biaya
wajar.
Mampu mengurangi kehilangan energi dan emisi GRK
dengan program inovasi hot tapping tools sehingga
dapat mengurangi derating pembangkitan akibat
perbaikan fasilitas sumur sebesar 99% dari metode
konvensional dan menghemat 564 Juta dalam satu
siklus perbaikan di tahun 2018.
Sebagai PLTP yang unik dikarenakan berdekatan
langsung dengan masyarakat (non-remote area), GDE
Dieng telah menjalankan komunikasi yang baik dengan
masyarakat melalui program GDE Peduli, GDE Maju,
GDE Pintar, dan GDE Hijau.
Capaian dan Penghargaan
GDE Dieng meraih penghargaan Menteri
Ketenagakerjaan Republik Indonesia atas penerapan
sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
kategori tingkat lanjutan (bendera emas) pada Juli
2017. Selain itu GDE Dieng meraih dua penghargaan
subroto kategori “Utama” dari Kementerian Energi
Sumber Daya dan Mineral terkait pengelolaan
keselamatan dan kesehatan kerja serta lindungan
lingkugan tahun 2018.
02
STATUS MANAJEMEN LINGKUNGAN
Sejak 7 Agustus 2017 Geo Dipa Dieng
sudah menerapkan Sistem Manajemen
Lingkungan yang memenuhi SNI ISO
14001 2015 dengan serti ikat Nomor EMS
00258 dari Suco indo International
Certi icate Services dengan masa berlaku
sampai 6 Agustus 2020. Ruang Lingkup
Sistem Manajemen Lingkungan mencakup
operasional pembangkit listrik tenaga
panas bumi (PLTP) Dieng, termasuk
pengoperasian sumur-sumur lapangan
uap panas bumi dan sumur injeksi. Audit
energi, pemetaan sosial dan studi
keanekaragaman hayati juga telah
dilakukan pada tahun 2018 sebagai tahap
inisiasi dan analysis raw material agar
program kinerja lingkungan yang
dilakukan terfokus, efektif dan e isien
mencapai tujuan dan strategi perusahaan.
03
EFISIENSI ENERGI
PT Geo Dipa Energi Unit Dieng
memiliki program unggulan e isiensi
energi berupa program goyang elmot
yaitu modi ikasi diesel pump dan
menggantikannya dengan memasang
elmot di turbin pembangkit dengan cara
ini berhasil mengurangi penggunaan
BBM solar di turbin pembangkit
sehingga berimbas pada menurunnya
energi untuk penggunaan solar.
Status Pemakaian Energi
04
Additional Efisiensi Energi
PT Geo Dipa Energi Unit Dieng
memiliki program unggulan e isiensi
energi berupa program goyang elmot
yaitu modi ikasi diesel pump dan
menggantikannya dengan memasang
elmot di turbin pembangkit dengan cara
ini berhasil mengurangi penggunaan
BBM solar di turbin pembangkit sehingga berimbas pada
menurunnya energi untuk penggunaan solar.
Program Goyang Elmot memenuhi syarat sebagai
addisionalitas karena:
·Sudah memiliki nilai absolut selama 4 tahun berturut turut.
Program Goyang elmot berhasil menurunkan konsumsi
energi penggunaan solar sebesar 41.400 GJ di tahun 2017.
Dilakukan bukan untuk memenuhi peraturan. Permen ESDM
No 14/2012 tentang Manajemen Energi asal 13 ayat (4) dan (5)
mewajibkan perusahaan melakukan penghematan energi pada
peralatan utama untuk mengurangi pemakaian energi. kegiatan
ini bukan termasuk program untuk memenuhi kewajiban
peraturan.
05
Rekayasa Pengoperasian HWP
HWP berfugsi untuk memompakan kondensat yang berasal dari main
condensor ke cooling tower. Jumlah kondensat ± 5.400.000 liter
membutuhkan pompa dengan kapasitas yang sangat besar untuk
memindahkannya, karena supply uap yang dikondensasikan akan
menambah volume kondensat. Pompa HWP ini merupakan pompa jenis
sentrifugal single stage dan merupakan pompa vertikal.
Spesi ikasi Hot Well Pump
Sumber: Data PLTP PT. Geo Dipa Energi
Unit Dieng, (2019)
06
Flowchart Rekayasa Pengoperasian Hot Well Pump (HWP)
Produksi listrik di lapangan Panas Bumi Dieng sangat bervariasi tergantung
kondisi sumur produksi sehingga perlu dilakukan rekayasa pengoperasian pompa
HWP seperti pada Gambar 2. Rekayasa pengoperasian ini dilakukan sesuai dengan
hasil monitoring dan pencatatan parameter pompa HWP. Ketika produksi listrik
kurang dari 50 MW dengan rata-rata tekanan vakum kondenser 0.08 bar maka
rekayasa pengoperasian menggunakan 1 HWP, sedangkan jika kondisi produksi
listrik lebih dari 50 MW dengan rata-rata tekanan vakum kondenser 0.08 bar maka
rekayasa pengoperasian menggunakan 2 HWP.
07
Dampak sebelum dan sesudah dilakukan program Rekayasa Pengoperasian HWP
Hasil Absolut
08
PENURUNAN EMISI
PT Geo Dipa Energi Unit Dieng
berkomitmen untuk menetapkan,
melakukan dan mengevaluasi program
penurunan emisi dan pengembangan segala
potensi sumberdaya energi yang ada dan
dihasilkan dari seluruh proses bisnis
perusahaan secara berkelanjutan. Status
pencemaran udara dan penurunan PT Geo
Dipa Energi Unit Dieng tahun 2015-2019
ditunjukan dalam tabel berikut:
Status Pemakaian Emisi
Parame te r Status emisi yang dihasilkan
2015 2016 2017 2018*
Total Emisi yang 2014 Satuan
dihasilkan
Ton CO2e
a. Proses Produksi Ton H2S
Ton NH3
GRK 56 197 70 89 30
1.451 1.162 2.373 313 Ton CO2e
Konvensional 313 527 3 Ton H2S
15 44 Ton NH3
3 118,6
0 Ton CO2e
b. Fasilitas pendukung 0 Ton H2S
Ton NH3
GRK 198,6 185,6 189,0 220,1 149
0 0 0 313 Ton CO2e
Konvensional 0 0 0 0 3 Ton H2S
Ton NH3
0 119
0 09
A. Total Emisi Produksi 0
GRK 254 383 259 309
1.451 1.162 2.373
Konvensional 313 527
15 44
3
B. Total EmisiPendukung
GRK 199 186 189 220
000
Konvensional 0 000
0
Parame te r Status emisi yang dihasilkan
Total Emisi yang 2014 2015 2016 2017 2018* Satuan
dihasilkan 2.301 Ton CO2e
1 Ton H2S
Hasil Absolute penurunan emisi 1 Ton NH3
a. Proses Produksi 118,6 Ton CO2e
0 Ton H2S
GRK 2.805 2.783 2.561 5.03 0 Ton NH3
Konvensional 2222 0 Ton CO2e
0 Ton H2S
2333 0 Ton NH3
b. Fasilitas pendukung 0 Ton CO2e
0 Ton H2S
GRK 198,6 185,6 189,0 220,1 0 Ton NH3
2.419 Ton CO2e
Konvensional 0000 1,0 Ton H2S
0000 1,4 Ton NH3
468.686 GJ
c. Kegiatan yang berhubComdev
0,000064 Ton CO2-e/GJ
GRK 0000 0,000317 Ton CO2-e/GJ
Konvensional 0000 7.69 %(CO2e)
1.629 %(CO2e)
0000
d. Lain-lain
GRK 0000
Konvensional 0000
0000
Total GRK 3.004 2.969 2.75 5.25
Total Konvensional
H2S 1,9 1,9 1,9 2,0
Total Konvensional 2,3 2,9 2,6 2,5
NH3
Total produksi (GJ) 459.124 768.438 424.866 1.276.641
Intensitas
Proses produksi 0,000122 0,000257 0,000165 0,000070
Proses prod dan Fas 0,000554 0,000498 0,000610 0,000242
Pendukung
Rasio
a. Proses produksi 5.028 1.412 3.65 5.656
b. Proses prod dan 1.181 776 1.061 1.699
Fas Pendukung
10
Adisionalitas Penurunan Emisi
GDE Dieng memiliki program unggulan penurunan emisi berupa
Hot Tapping Tools yaitu metode yang menggunakan suatu peralatan
yang dapat menunjang perbaikan peralatan pada saat peralatan
tersebut sedang dalam kondisi beroperasi atau dibawah tekanan.
Metode Hot Tapping dimaksudkan untuk menunjang kegiatan
perbaikan pada spoll wellhead dan wing valve tanpa adanya
maneuver/perubahan operasi sumur. Tidak adanya
manuver/perubahan pada wing valve akan menghasilkan proses
perbaikan dengan energi yang e isien sekaligus penurunan emisi.
Sasaran program yakni tercapainya e isiensi energi dan penurunan
emisi sebesar 80% dibandingkan dengan kebutuhan energi metode
konvensional menunjukkan bahwa e isiensi energi dan penurunan
emisi yang dapat dicapai dengan menggunakan metode hot tapping
adalah sebesar 99% a2t5aumseentyaerbaudteknagnabna9h4w taosne tCiOap2epq deni taanhgugnun2g01ja8w. PaPb
41 tahun 1999 pasal
usaha wajib melakukan pengendalian pencemaran udara. Program ini
tidak dalam rangka untuk memenuhi peraturan tersebut sehingga
termasuk program di luar untuk memenuhi kewajiban peraturan.
11
HOT TAPPING TOOLS
GDE Dieng memiliki program
unggulan penurunan emisi berupa
Hot Tapping Tools yaitu metode
yang menggunakan suatu
peralatan yang dapat menunjang
perbaikan peralatan pada saat
peralatan tersebut sedang dalam
kondisi beroperasi atau dibawah
tekanan. Metode Hot Tapping
dimaksudkan untuk menunjang
kegiatan perbaikan pada spoll
wellhead dan wing valve tanpa
adanya manuver/perubahan
operasi sumur. Tidak adanya
manuver/perubahan pada wing
valve akan menghasilkan proses
perbaikan dengan energi yang
efisien sekaligus penurunan emisi.
Sasaran program yakni
tercapainya efisiensi energi dan
penurunan emisi sebesar 80%
dibandingkan dengan kebutuhan
energi metode konvensional
menunjukkan bahwa efisiensi
energi dan penurunan emisi yang
dapat dicapai dengan
menggunakan metode hot tapping
adalah sebesar 99% atau setara
dengan 94 ton CO2eq di tahun 2018.
Inovasi yang dilakukan
menunjukkan adanya perubahan
sistem yang menghasilkan nilai
tambah (value crea on) dan
perubahan rantai nilai kepada
produsen maupun konsumen
serta nilai tambah pada lingkugan
sebagai berikut.
12
Produsen Konsumen
PT Geo Dipa Energi (Persero) PT Perusahan Listrik Negara
(Persero)
Tidak adanya proses derating Dengan tidak adanya derating pada
sehingga tidak terdapat produsen menghasilkan tidak
pengurangan penghasilan adanya pengurangan suplai listrik
perusahaan. Berdasarkan sehingga target dapat tercapai
perhitungan pada Tabel 1, potensi sesuai dengan ESC (Energy Sales
penambahan nilai adalah sebesar Contract). Besar penambahan nilai
1944 GJ (94 ton CO2eg) atau sebesar pada konsumen setara dengan
Rp563,720,000 (1.691.280.000 @3 produsen yakni sebesar 1944 GJ
kali pekerjaan hot tapping) (94 ton CO2eq) atau sebesar
Rp563,720,000 (1.691.280.000 @3
kali pekerjaan hot tapping)
Metode Konvensional
Emisi menuju udara
Emisi menuju udara dihasilkan oleh
adanya proses moving,
pemompaan, pengangkatan
peralatan (spool wellhead) oleh
crane. Potensi emisi yang
dilepaskan sebesar 0.21 ton CO2eq
atau setara energi sebesar 4.2 GJ.
Beban emisi air
Beban emisi air dihasilkan dari
proses killing well dimana dalam
proses aktivasi kembali sumur
akan dilakukan proses bleed off
dan buka datar hingga tekanan dan
temperature tercapai.
13
Hasil Absolut
14
3R LIMBAH B3
PT Geo Dipa Energi Unit Dieng
berkomitmen untuk menetapkan,
melakukan dan mengevaluasi program
peningkatan energi dan pengembangan
segala potensi sumberdaya energi yang ada
dan dihasilkan dari seluruh proses bisnis
perusahaan secara berkelanjutan. Status
pencemaran udara dan penurunan PT Geo
Dipa Energi Unit Dieng tahun 2015-2019
ditunjukan dalam tabel berikut:
Status Pemakaian Limbah B3
15
Adisionalitas 3R Limbah B3
GDE Dieng memiliki program unggulan pengurangan limbah B3 berupa
Dewatering Oil Turbin, yaitu mengangkat air, baik yang terlarut
maupun yang tidak terlarut dalam oli pelumas. Dewatering Oil Turbin
menggunakan pemanas (heater), dimana fungsi pemanas ini adalah
menguapkan kandungan air yang terlarut pada sistem oli pelumas yang
nantinya akan dihisap oleh pompa vacum dan mengeluarkan air yang
terlarut pada oli pelumas. Untuk mengoptimalkan kualitas oli pelumas,
pemanas ini menjaga temperatur oli berkisar antara 30oC–60oC untuk
menghindari kerusakan pada sifat oli tersebut dan memperpanjang
lifetime oli. Program ini dapat mengurangi timbulan LB3 oli sebesar 52
drum dalam 4 tahun atau setara dengan 1,96 ton di tahun 2018. PP 101
tahun 2014 menyebutkan bahwa setiap penanggung jawab usaha wajib
melakukan pengurangan limbah B3. Program ini tidak dalam rangka
untuk memenuhi peraturan.
16
DEWATERING OIL TURBIN
GDE Dieng memiliki program unggulan pengurangan limbah B3
berupa Dewatering Oil Turbin, yaitu mengangkat air, baik yang
terlarut maupun yang tidak terlarut dalam oli pelumas. Dewatering Oil
Turbin menggunakan pemanas (heater), dimana fungsi pemanas ini
adalah menguapkan kandungan air yang terlarut pada sistem oli
pelumas yang nantinya akan dihisap oleh pompa vacum dan
mengeluarkan air yang terlarut pada oli pelumas. Untuk
mengoptimalkan kualitas oli pelumas, pemanas ini menjaga
temperatur oli berkisar antara 30oC–60oC untuk menghindari
kerusakan pada sifat oli tersebut dan memperpanjang lifetime oli.
Program ini dapat mengurangi timbulan LB3 oli sebesar 52 drum dalam
4 tahun atau setara dengan 1,96 ton di tahun 2018. Inovasi yang
dilakukan termasuk dalam aspek Perubahan Sistem yang berdampak
pada penurunan biaya operasional serta menurunkan dampak
lingkungan berupa Limbah B3. Penurunan biaya operasional dengan
adanya Perubahan Sistem dengan melakukan Dewatering Oil Turbin
dengan berdampak pada jumlah penggunaan/penggantian oli pelumas
turbin-generator menjadi 52 drum dengan mendapatkan biaya
penghematan sebesar Rp 4,004,000,000.- dalam waktu 4 tahun
Dampak sebelum dan sesudah dilakukan program Dewatering System Oil Puri ier
17
Hasil Absolut
18