PPG DALJAB BATCH 3/2022 UIN SAIZU PURWOKERTO UKIN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : MTsN 3 Jombang Mata Pelajaran : FIQIH KURIKULUM Tahun Pelajaran : 2022/2023 Tema : Shadaqah, hibah, hadiah Kelas/Semester : VIII/Ganjil Alokasi Waktu : 2x 40 menit (1 x Pertemuan) A. Kompetensi Inti 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata 4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang semua dalam sudut pandang/teori B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI 1.5 Mengamalkan (A1) Shodaqah, Hibah, Hadiah sebagai bukti ketaatan pada ajaran Islam 1.5.1 2.5 Menjalankan (A2) sikap tanggung jawab sebagai implementasi dari pengetahuan tentang ketentuan Shodaqah, Hibah, Hadiah 2.5.1 3.5 Menganalisis (C4) ketentuan Shodaqah, Hibah, Hadiah 3.5.1 Memahami pengertian dan dalil tentang sedekah, hibah dan hadiah 3.5.2 Menjelaskan (C2) perbedaan antara sedekah, hibah dan hadiah 3.5.3 Menjelaskan (C2) hikmah sedekah, hibah dan hadiah 3.5.4 Mengimplementasikan (C3) tata cara sedekah, hibah dan hadiah 4.5 Menyajikan (P3) hasil analisis tentang ketentuan Shodaqah, Hibah, Hadiah 4.5.1 Menyimpulkan (C4) persamaan dan perbedaan antara sedekah, hibah dan hadiah 4.5.2 Mempraktikkan (P5) tata cara sedekah, hibah dan hadiah dengan benar C. Tujuan Pembelajaran Fiqih Pengetahuan 1. Melalui kegiatan membaca dan mengamati (Membaca-Literasi) materi pada media dan sumber pembelajaran tentang ketentuan shalat jumat, siswa dapat: Menjelaskan (C2) Pengertian Shalat Jumat Mengemukakan (C3) Hukum dan dalil shalat jumat Mengemukakan (C3) Hukum dan dalil shalat jumat
2. Melalui kegiatan diskusi dan tanya jawab (Critical Thinking, Collaboration,Creativity, Communication-4C) (Berbicara-Literasi), siswa dapat menguraikan (C5-HOTS) syarat wajib, dan syarat sah serta sunnah shalat jumat sesuai dengan ketentuan fikih Fiqih : Keterampilan Melalui kegiatan diskusi (Critical Thinking, Collaboration, Creativity, Communication-4C) (Menulis-Literasi), siswa dapat membuat (P5) bagan peta konsep ketentuan shalat jumat dengan benar D. Karakter Dan Kompetensi Yang Dikembangkan PPK : Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong royong Integeritas 4C : Critical Thinking, Collaboration, Creativity, Communication Literasi : Membaca, Menyimak, Berbicara, Menulis HOTS : Menguraikan (C4) E. Materi Pembelajaran 1. Shadaqah pengertian shadaqah Shadaqah ialah memberikan sesuatu kepada orang lain dengan ikhlas tanpa m imbalan dari orang yang diberinya, melainkan hanya mengharap ridha Allah SW Hukum shadaqah Hukum shadaqah adalah sunnah. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT: ِ َي :) .٨٨.…َ ) ِزي الْ ُمتَ َص ِّدق َّ َلو َ◌ْ ◌َی وتَ َص َّد ْق َعلَ◌ْ ي.َنا ِإ َّن ال Artinya : “….Dan bersedekahlah kepada kami. Sesungguhnya Allah memberi kepada orang-orang yang bersedekah.” (QS. Yusuf : 88) Rukun dan syarat shadaqah Rukun shadaqah adalah: a Orang yang memberi Orang yang memberi adalah pemilik harta tersebut dan berhak membelanjaka b Orang yang diberiSyarat orang yang diberi adalah berhak memiliki jadi tidak sah bershadaqa anak yang masih dalam kandungan dan kepada binatang karena keduanya tida memiliki. c Ijab dan Qobul Ijab adalah ucapan pemberian dari orang yang memberi dan Qobul adalah: َّر ِّب, َ ِ وتُ ◌ْ دف ُع َ ◌َ َ ِ تُ ◌ْ دف ُع َغ َض َب ال ِء )رواه الرتمذى ( قة َ ال ُّسْو ْمیتة Artinya: “Sesungguhnya shadaqah itu dapat meredam murka Allah dan m mati jelek (su‟ul khatimah) (HR. al-Turmudzi) d. Menjadikan umur panjang (berkah) e. Menghilangkan sifat sombong dan angkuh f. Mencegah mati dalam keadaan jelek/tidak membawa iman (su’ul khatimah) Nabi Muhammad SAW bersabda: ْنَ ِتَ ◌ ُد ِ ِ◌ف ُ لع ْزي ُم ْ ِسل ِ◌م َة الْ ِء َ ◌ْ ذ َو ُع َ ْا ْمِر َ ◌َت َ ال ُّسْو َى ُب اھللُ ِ ِ◌بَا الْ ِكَب.ُر َوالْ◌َف ْ ُخر ُ وي ْمیَتة ( مذى Artinya “Sesungguhnya shadaqah seorang muslim itu akan menambah umur, mencegah akibat (mati) jelek, dan Allah akan menghilangkan sifat dan angkuh” (HR. al-Turmudzi) g. Mendapatkan pahala dari Allah. h. Mendapatkan naungan dari Allah di saat tiada naungan kecuali n aungan2. Hibah Pengertian hibah Pengertian hibah menurut bahasa adalah pemberian. Sedang menurut istilah memberikan sesuatu kepada seseorang atau kelompok tanpa mengharapkan suatu apapun (pemberian secara cumacuma). Hukum hibah Hukum asal hibah adalah mubah (boleh), tetapi jika telah dijanjikan maka menjadi wajib dan menjadi makruh bila hibah diberikan untuk mendapatkan sesuatu dan haram bila hibah diberikan apabila untuk tujuan kemaksiatan.
Firman Allah SWT : “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajik tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari K malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintain Rukun dan syarat hibah a) Orang yang memberi hibah b) Syarat-syarat wahib c) Pemilik barang yang dihibahkan d) Baligh e) Berakal sehat f) Tidak pemboros (memiliki kebiasaan menghambur-hamburkan harta ) g) Orang yang menerima hibah ( Syarat-syarat penerima hibah 1) Mempunyai hak untuk memiliki barang tersebut. 2) Penerima hibah bukan anak yang masih dalam kandungan 2) Hibah yang telah diberikan tidak boleh ditarik kembali, kecuali hibah o kepada anaknya. 3. Hadiah Pengertian hadiah Hadiah adalah pemberian sesuatu kepada orang lain tanpa mengharap balasa tujuan untuk membahagiakan atau memberikan penghargaan. Hukum hadiah Rosulullah SAW menganjurkan umatnya agar saling memberikan hadiah kar demikian itu dapat menimbulkan kecintaan dan saling menghormati antar Dalam hadits F. Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik, TPACK Model : Problem Based Learning Metode : Diskusi, tanya jawab, penugasan G. Alat/Media/Sumber Pembelajaran Alat : Proyektor LCD, Laptop Media : Gambar , Slide presentasi PowerPoint , LKPD Video Sumber Pembelajaran. (Materi Fikih Kelas VII tentang Shalat Jumat) Sumber : Tim Penulis TAQWA. LKS (buku pegangan siswa uku Mata Pelajaran Fikih Jenjang Madrasah Tsanawiyah Kelas 8, Terbitan Kementerian Agama Tahun 2020 Link: Video Sumber pembelajaran H. Materi Pembelajaran 1. Materi Pembelajaran Reguler Fakta 1. Sahwi menurut ahli fiqih, shadaqah, hibah, hadiah merupakan sujud yang dilakukan di akhir shalat atau setelahnya karena ada kekurangan, baik dengan meninggalkan apa yang diperintahkan atau mengerjakan apa yang dilarang tanpa sengaja.sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits dan dikisahkan oleh abu sa’id al khudri, 2. Shadaqah, hibah, hadiah sunnah dilakukan ketika seseorang dalam shalatnya melakukan salah satu rukun sholat 3. Sebab-sebab sujud sahwi: seorang muslim melakukan shadaqah, hibah, hadiah dalam shalatnya, apabila: 4. Meninggalkan sebagian dari ab’adus shalat. 5. Mengerjakan dengan sengaja atau lupa telah mengerjakan sesuatu yang membatalkan shalat. Memindah rukun qauli atau ucapan yang bukan pada tempatnya. Seperti membaca al-fatihah saat sujud. Mengerjakan rukun fi’li dengan kemungkinan kelebihan. Contohnya seperti seseorang yang melaksanakan shalat isya’ dengan ragu-ragu apakah sudah sampai rakaat ketiga atau sudah keempat. Konsep Sahwi berarti bacaan. Sedangkan menurut istilah shadaqah, hibah, hadiah ialah sujud yang dikerjakan pada saat membaca atau mendengar ayat-ayat "sajdah" dalam aiqur'an. Dan hukum shadaqah, hibah, hadiah adalah sunnah, namun apabila dalam shalat jama'ah makmum wajib mengikuti imam. Syarat shadaqah, hibah, hadiah adalah sebagai berikut: suci dari hadats dan najis, menutup aurat, menghadap kiblat, setelah mendengar atau membaca ayat sajdah. Sedangkan rukun shadaqah, hibah, hadiah sama dengan rukun sujud sahwi,
Prinsip 1. Tata cara sujud sahwi Pertama, cara shadaqah, hibah, hadiah sama seperti sujud dalam salat pada umumnya. Kedua, shadaqah, hibah, hadiah dilakukan dua kali, dipisah dengan duduk sejenak. Ketiga, disyariatkan untuk membaca takbir setiap kali turun sujud atau bangkit dari sujud. Shadaqah, hibah, hadiah bisa dilakukan sebelum maupun sesudah salam, tergantung dari kasus lupa yang terjadi dalam salat anda. Akan tetapi, lebih baik jika shadaqah, hibah, hadiah ini dilakukan dengan mengikuti cara yang dicontohkan oleh nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. 2. Intinya, jika salat anda perlu ditambal karena ada kekurangan, hendaklah shadaqah, hibah, hadiah dilakukan sebelum salam. Kalau salat anda sudah pas atau berlebih, hendak melakukan shadaqah, hibah, hadiah yang dilakukan sesudah salam, dengan tujuan untuk menghinakan setan. Berikut perinciannya: Shadaqah, hibah, hadiah sebelum salam, dilakukan untuk kejadian: 1. meninggalkan tasyahud awal. Semakna dengan itu adalah semua kasus meninggalkan wajib salat karena lupa. 2. ragu jumlah rakaat salat dan tidak bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan. Shadaqah, hibah, hadiah setelah salam, dilakukan untuk kejadian: 1. penambahan jumlah rakaat salat. 2. penambahan gerakan dalam salat. 3. ragu dan bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan. Para ulama sepakat, untuk melakukan shadaqah, hibah, hadiah di posisi yang benar, di antara sebelum dan sesudah dalam, sifatnya anjuran. Hal ini berarti jika terjadi salah posisi saat sujud sahwi, salat tetap sah. Demikian dengan keterangan oleh al-khithabi. Adapun bacaan doa shadaqah, hibah, hadiah adalah sebagai berikut: ُ َو َلا یَسْھُو َام ُبْحَانَ َمنْ َلا یَن س Artinya: "maha suci allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa." 3. Kesimpulan : bacaan shadaqah, hibah, hadiah sebagaimana yang ditanyakan oleh saudara penanya bukan berasal dari rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, dan hendaklah ditinggalkan. Adapun yang disyari’atkan dibaca dalam shadaqah, hibah, hadiah adalah sama dengan bacaan sujud dalam shalat. Allaahu a’lam. 2. Materipembelajaran remedial Mendeskripsikan sebab-sebab sujud Sahwi 3. Materi pembelajaran pengayaan Melafalkan bacaan dalam sujud Sahwi I. Metode Pembelajaran: Pendekatan : Saintifik Metode : Mind mapping, teknik ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi), diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan Model : Role Play J. Media Pembelajaran: Media LCD projector, Laptop, Bahan Tayang K. SumberBelajar: Al-Quran dan Terjemahnya Buku Siswa Mata Pelajaran Fiqih MTs. Kls VIII Buku Siswa Mata PelajaranFiqih MTs. Kls VIII Buku-buku lain yang relevan L. Langkah-langkah Pembelajaran
H. Langkah-Langkah Pembelajaran KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU PENDAHU LUAN Orientasi Guru memberikan salam dan mengajak semua peserta didik berdo’a. (PPK religius) Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan peserta didik, kerapihan kelas. Guru dan Siswa melafalkan teks pancasila (PPK nasionalisme) Apersepsi Guru dan Siswa melakukan tanya jawab mengenai materi pertemuan sebelumnya. Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan yang lalu dan mengaitkan dengan materi yang akan dipelajari. Motivasi Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau KD yang akan dicapai. Guru dan Siswa melakukan ice breaking INTI Sintak 1 : mengorientasi siswa pada masalah Siswa dikelompokkan secara heterogen Guru memberikan kesempatan kepada Siswa membaca buku pegangan Guru bertanya sebagai pemantik untuk mengorientasikan siswa pada masalah: Shadaqah, hibah, hadiah Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya Sintak 2 : Mengorganisasikan siswa untuk belajar Siswa diberikan LKPD Guru membantu siswa memahami LKPD Sintak 3 : membimbing penyelidikan kelompok Guru membmbing siswa untuk mengumpulkan informasi materi melalui tayangan video tentang ketentuan shalat jumat Guru dan siswa bertanya jawab mengenai materi yang belum dipahami yang ada dalam video Sintak 4 : mengembangkan dan menyajikan hasil karya Siswa melakukan diskusi kelompok untuk mengerjakan LKPD Guru memantau kegiatan diskusi siswa mencari soslusi permasalahan/pertanyaan di LKPD Guru membimbing Siswa mengolah dan menuliskan hasil diskusi di LKPD Siswa diminta mempresentasikan dan menyampaikan hasil diskusi
Sintak 5 : Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah Guru mempersilahkan kelompok lain menanggapi hasil presentasi temannya Guru memberikan apresiasi/feedback (tanggapan) terhadap hasil siswa PENUTUP Guru melakukan refleksi dengan bertanya atau meminta pendapat peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilalui. (misalnya: memberikan kemudahan dalam belajar atau sebaliknya) Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari Melakukan kegiatan tindak lanjut dengan memberi evaluasi. (Penilaian harian) Guru memberikan tugas rumah berupa soal penilain sikap dan spiritual. Guru memberikan pesan moral/hikmah kepada peserta didik terkait materi shalat jumat. Menginformasikan rencana kegiatan untuk pertemuan berikutnya. (Ketentuan Khotbah). Menutup proses belajar mengajar dengan hamdalah dan salam. E. Penilaian 1. Jenis/teknik Penilaian: 1. Teknik Penilaian a. Sikap - Penilaian Observasi, Mengamati sikap peserta didik dalam melakukan diskusi yang mencakup kesantunan, percaya diri dan kemampuan bermusyawarah - Penilaian Diri (self assessment) - Penilaian Teman Sebaya peer assessment) - Penilaian Jurnal (anecdotal record) b. Pengetahuan - Tes Tertulis Uraian atau Pilihan Ganda, Melakukan tesuntuk mengetahuipemahaman siswaShadaqah, hibah, hadiah - Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan. - Penugasan, Membuatkesimpulan tentangShadaqah, hibah, hadiah c. Keterampilan - Penilaian Unjuk Kerja, Praktik/KinerjaKemampuanberdiskusi sesuaiperannya tentang Shadaqah, hibah, hadiah - Penilaian Proyek, - Penilaian Produk, - Penilaian Portofolio - Penilaian Tertulis 2. Instrumen Penilaian - Pertemuan Pertama - Pertemuan Kedua - Pertemuan Ketiga - Pertemuan Keempat - Pertemuan Kelima
Mengetahui Kepala MTsN 3 Jombang H. Mohammad Masrur M.PdI Jombang, 14 januari 2023 Guru Mata Pelajaran Ali Mashari S.Ag