11.Gaya belajar Gaya belajar Nama siswa Tipe Auditori Gaya belajar auditori adalah gaya belajar dengan cara mendengar, yang memberikan penekanan pada segala jenis bunyi dan kata, baik yang diciptakan maupun yang diingat. Gaya pembelajar auditori adalah dimana seseorang lebih cepat menyerap informasi melalui apa yang ia dengarkan. Penjelasan tertulis akan Tipe Visual Gaya belajar visual menyerap informasi terkait dengan visual, warna, gambar, peta, diagram dan belajar dari apa yang dilihat oleh mata. Artinya bukti-bukti konkret harus diperlihatkan terlebih dahulu agar mereka paham, gaya belajar seperti ini Tipe Kinestetik Gaya belajar kinestetik dapat belajar paling baik dengan berinteraksi atau mengalami hal-hal di sekitarnya. Gaya pembelajar kinestetik cenderung mampu memahami sesuatu dengan adanya keterlibatan langsung, daripada mendengarkan ceramah atau membaca dari sebuah buku. Gaya belajar kinestetik suka melakukan hal-hal dan menggunakan tubuh mereka untuk mengingat fakta, 12.Minat Belajar Siswa Ada beberapa faktor utama yang mempengaruhi minat siswa, seperti: o Kemampuan, mengacu pada kemampuan bawaan siswa untuk belajar dan memahami materi. o Lingkungan, mengacu pada lingkungan fisik dan sosial tempat siswa belajar. o Fasilitas dapat menjadi penyebab menurunnya minat belajar karena keterbatasan sumber daya atau bahan bacaan. o Keadaan fisik dan psikologis. o Stimulus motivasi dari guru monoton. o Guru masih menggunakan metode pembelajaran yang lama dan tidak melibatkan sistem IT.
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) 1. Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa. 2. Guru mengkondisikan kelas dengan mengabsensi kehadiran peserta didik 3. Guru memberikan stimulus kepada peserta didik dengan cara memberikan penguatan pada siswa yang mampu menjawab pertanyaan 4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada hari ini serta manfaatnya. Kegiatan Inti (50 Menit) 1. Guru meminta peserta didik untuk mengamati infografis. Infografis bab ini menyajikan garis besar materi tentang I,tikaf 2. Guru memberikan penjelasan tambahan apabila terutama bagi peserta didik belum memahami infografis. (Diferensiasi proses) 3. Setelah itu guru memberikan kata kunci topik yang akan dibahas. 4. Kemudian guru meminta peserta didik untuk mulai membahas materi pelajaran dan kegiatankegiatan di dalamnya. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran pada topik ini adalah karya kunjung, dengan aktivitas sebagai berikut: a. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok. b. Kelompok diberi kertas yang lebar (plano atau karton) c. Memberikan topik/tema pelajaran. d. Hasil kerja kelompok dikunjungkan oleh perwakilan kelompok kepada kelompok lain. e. Setiap kelompok mengamati produk kelompok lain yang datang ke kelompoknya. f. Perwakilan kelompok yang membawa karya memberikan jawaban atas pertanyaan kelompok lain. g. Guru dan peserta didik mengoreksi bersama. h. Mengklarifikasi dan mengambil simpulan. 5. Guru memberikan penguatan dan memberikan bimbingan ketika peserta didik memberikan jawaban yang kurang tepat. Kegiatan Penutup (10 Menit) 1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini. 2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan. 3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. 4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) 1. Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa. 2. Guru mengkondisikan kelas dengan mengabsensi kehadiran peserta didik 3. Guru memberikan stimulus kepada peserta didik dengan cara memberikan penguatan pada siswa yang mampu menjawab pertanyaan 4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada hari ini serta manfaatnya. Kegiatan Inti (50 Menit) 1. Guru meminta peserta didik untuk mengamati infografis. Infografis bab ini menyajikan garis besar materi tentang hukmah i,tikaf 2. Guru memberikan penjelasan tambahan apabila terutama bagi peserta didik belum memahami infografis. (Diferensiasi proses) 3. Setelah itu guru memberikan kata kunci topik yang akan dibahas. 4. Kemudian guru meminta peserta didik untuk mulai membahas materi pelajaran dan kegiatankegiatan di dalamnya. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran pada topik ini adalah karya kunjung, dengan aktivitas sebagai berikut: a. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok. b. Kelompok diberi kertas yang lebar (plano atau karton) c. Memberikan topik/tema pelajaran. d. Hasil kerja kelompok dikunjungkan oleh perwakilan kelompok kepada kelompok lain. e. Setiap kelompok mengamati produk kelompok lain yang datang ke kelompoknya. f. Perwakilan kelompok yang membawa karya memberikan jawaban atas pertanyaan kelompok lain. g. Guru dan peserta didik mengoreksi bersama. h. Mengklarifikasi dan mengambil simpulan. 5. Guru memberikan penguatan dan memberikan bimbingan ketika peserta didik memberikan jawaban yang kurang tepat. Kegiatan Penutup (10 Menit) 1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini. 2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan. 3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. 4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN 2
IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan Pendahuluan (10 Menit) 5. Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa. 6. Guru mengkondisikan kelas dengan mengabsensi kehadiran peserta didik Bab 4 Lembar Tugas pada Pembelajaran fiqih (I’tikaf) Strategi Diferensiasi No Gaya Belajar Visual No Gaya Belajar Auditif No Gaya Belajar Kinestetik 1 Amati gambar tentang peragaan ketentuan I’tikaf (berikan sebuah gambar)! 1 Dengarkan pesan suara/ ceramah tengang ketentuan I’tikaf (youtube atau record) 1 Mempraktikkan tata cara I’tikaf dengan gaya cara meberi contoh yang nyata. 2 Tuliskan hasil pengamatan/ bagian bagian yang ada pada gambar (gambar yang disajikan akan disesuaikan dengan minat peserta didik,tinggal diunggah dari dunia maya) dan sebutkan nama dari objek/benda tersebut 2 Tuliskan hasil pendengaranmu terhadap nama dan bagian-bagian dari I’tikaf yang diceritakan pada rekaman tersebut! 2 Tuliskan hasil pengamatan terhadap I’tikaf! 3 Apakah objek/benda yang terdapat pada gambar tengang I’tikaf tersebut ada manfaat atau fungsinya? Dapatkah kamu memberikan penjelasan? 3 Apakah benda/objek yang terdapat pada rekaman tentang I’tikaf ada manfaat atau fungsinya? Dapatkah kamu memberikan penjelasan? 3 Apakah bawang merah dan putih tersebut ada manfaat I’tikaf fungsinya? Dapatkah kamu memberikan penjelasan? 4 Apakah objek/benda yang terdapat pada gambar tentang I’tikaf ada di dalam kehidupan seharihari atau dekat dengan lingkungan sekitarmu, Dapatkah kamu mendeskripsikan objek/benda yang ada di sekitarmu tersebut? 4 Apakah objek/benda yang terdapat pada rekaman tentang I’tikaf ada di dalam kehidupan sehari-hari atau dekat dengan lingkungan sekitarmu? Dapatkah kamu mendeskripsikan objek/benda tengang I’tikaf yang ada di sekitarmu tersebut? 4 Apakah I’tikaf ada di dalam kehidupan sehari-hari atau dekat dengan lingkungan sekitarmu? Dapatkah kamu mendeskripsikan atau menceritakannya? 5 Apakah kamu menyukai objek/benda yang terdapat pada gambar tentang I’tikaf tersebut? Mengapa? 5 Apakah kamu menyukai objek/benda tentang I’tikaf yang terdapat pada rekaman tersebut? Mengapa? 5 Apakah kamu menyukai I’tikaf tersebut? Mengapa? absen Nama Siswa Gaya Belajar Visual absen Nama Siswa Gaya Belajar Auditif absen Nama Siswa Gaya Belajar Kinestetik 1 Ali mashari 8 Affan 11 Ilil 6 Habibulloh 5 Iwan 2 sulton 9 Anwar 10 Irham 3 basori dst dst dst
7. Guru memberikan stimulus kepada peserta didik dengan cara memberikan penguatan pada siswa yang mampu menjawab pertanyaan 8. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada hari ini serta manfaatnya. Kegiatan Inti (50 Menit) 1. Guru menunjukkan kepada peserta didik sebuah foto/gamba/video orang yang sedang melakukan I’tikaf 2. Peserta didik mengamati gambar yang ditunjukkan oleh guru 3. Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat terhadap foto/gamba/videor yang diberikan 4. Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan gambar yang diamati. Contoh pertanyaannya yaitu: apakah yang disebut dengan I’tikaf? 5. Peserta didik diberi tugas untuk saling menjelaskan, berbagi informasi materi tentang I’tikaf secara berpasangan dan bergantian dengan materi yang sudah disiapkan oleh guru 6. Peserta didik diminta membentuk kelompok 7. Masing masing kelompok mendapatkan tugas yang sudah ditentukan oleh guru 8. Masing masing kelompok menuliskan hasil diskusinya dilembar kertas 9. Selanjutnya peserta didik diminta mempresentasikan hasil dari belajar kelompoknya di depan kelas; dan peserta yang lain memperhatikan dan memberikan tanggapan Kegiatan Penutup (10 Menit) ▪ Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini. ▪ Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses pembelajaran dan perbaikan. ▪ Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. V. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik Refleksi Peserta Didik Pertanyaan refleksi Jawaban Refleksi 1. Bagian manakah yang menurut kamu hal paling sulit dari pelajaran ini? 2. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu? 3. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini? 4. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang yang akan kamu berikan pada usaha yang telah kamu lakukan? 5. Apakah kamu sudah Mampu menyajikan hasil analisis tentang I’tikaf?
Refleksi Pendidik 25. Bagaimana membuat peserta didik merasa nyaman di madrasah? 26. Bagaimana membuat kegiatan pembelajaran lebih menarik? 27. Apa saja kesulitan yang dialami guru 28. Apakah semua peserta didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran? 29. Kesulitan apa yang dialami peserta didik? 30. Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar? 31. Apakah kegiatan pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan berpikirkritis pada diri siswa? 32. Apakah kegiatan pembelajaran ini bisa membangun kesadaran siswa tentangpentingnya memahami tata cara I’tikaf dengan benar? D. Lampiran 6. Asesmen a. Asesmen Awal Untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan peserta didik sebelum belajar tentang I’tikaf, guru memberikan pertanyaan kepada peserta mengenai I’tikaf baik secara lisan maupun tulis. Contoh istrumen: 3) Apa yang kamu ketahui tentang I’tikaf? 4) seseorang Mengapa disunnahkan melakukan I’tikaf? 5) Bagaimanakah hukum melakukan I’tikaf? 6) Bagaimanakah tata cara melakukan I’tikaf ? 7) Sebutkan beberpa rukun I’tikaf? No Kompetensi dan Lingkup Materi Sudah (%) Belu m (%) 1 Mengenal pengertian I’tikaf 2 Mengetahui alasan disunnahkannya melakukan I’tikaf 3 Mengetahui hukum melakukan I’tikaf 4 Mengetahui tata cara melakukan I’tikaf 5 Mengetahui beberpa rukun I’tikaf b. Asesmen Formatif 5. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran) Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis. 1) Teknik Asesmen : Observasi, Unjuk Kerja 2) Bentuk Instrumen : Pedoman/lembar observasi Lembar kerja pengamatan kegiatan pembelajaran dengan metode tanya jawab dan diskusi
No Nama Siswa Aspek yang diamati Skor kerjasam a Percaya diri Santun Komunikati f Jmlh skor Nila i kriteriai 1 2 3 4 5 dst Kolom Aspek perilaku diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria berikut; 4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup 1 = kurang Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100 Jumlah skor maksimal c. Asesmen Sumatif c. Asesme n Pengeta huan Teknik Asesme n: • Tes : Tertulis Bentuk Instrumen: • Asesmen tertulis : Uraian Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam kegiatan sebagai berikut: 1. Penilaian sikap dalam mengikuti diskusi: No. Nama siswa Aspek yang dinilai Nilai 1 2 3 1. Kejelasan dan kedalaman informasi. Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman informasi lengkap dan sempurna, skor 1.33 Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 1.20 Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi kurang lengkap, skor 1.10 2. Keaktifan dalam diskusi. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi skor 1.33
Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi skor 1.20 Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi skor 1.10 3. Kejelasan dan kerapian presentasi. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 1.33 Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor 1.25 Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang rapi, skor 1.20 Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan tidak rapi, skor 1.10 Pernyataan diatas, coba analisislah mana yang menunjukkan rukun I’tikaf ............................... 1. Penilaian Mempratekkan Perintah: praktekkan bacaan niat I’tikaf ramadhan dan doa berbuka I’tikaf dengan menghayati maksud arti doa tersebut! Contoh format penilaian: No Nama siswa Aspek yang dinilai Jumlah Score Nilai Ketuntasan Tindak Lanjut 1 2 3 4 T TT R P 1 .2 .3 .4 Dst. . Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100 Jumlah skor maksimal b. Asesmen Keterampilan 7) Teknik Asesmen: Kinerja : Kinerja 8) Bentuk Instrumen: Lembar kinerja : Lembar Kinerja Mempraktikkan I’tikaf dengan baik dan benar! No Aspek Yang Dinilai Skor Keterangan 1 d. Peragaan dalam penyampain materi diskusi tenang I’tikaf - Sesuai - Cukup - Kurang Skor 3 Skor 2 Skor 1 3 b. Bacaan Niat I’tikaf - Sesuai - Cukup - Kurang Skor 3 Skor 2 Skor 1 3 Jml Skor 6 100
7. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Penilaian Soal Uraian 1.Ada beberapa syarat yang menjadi penentu sahnya i’tikaf, yaitu: 2.Pertanyaan tentang I’tikaf: Adakah perbedaan pendapat ulama tentang I’tikaf? 3.Pertanyaan tentang I’tikaf: Berapa lama batas waktu I’tikaf? 4.Pertanyaan tentang I’tikaf: Bolehkah keluar masjid saat I’tikaf? 5.Pertanyaan tentang I’tikaf: Apa saja amalan-amalan yang dapat dilakukan saat I’tikaf? Kunci Jawaban uraian: Jawaban 1 1) beragama Islam; 2) sudah baligh, baik laki-laki maupun perempuan; 3) Dilaksanakan di masjid, baik masjid jami’ maupun masjid biasa; 4) niat hendak melakukan i’tikaf; 5) tidak disyaratkan bagi orang yang puasa saja. Jawaban 2 Berikut beberapa perbedaan pendapat ulama terkait I’tikaf: I’tikaf tidak disyaratkan bagi orang yang puasa. Ini disebutkan oleh Syaikh Samir bin Jamil bin Ahmad ar-Radhi dalam kitab “Ad-Du’aa’ wal I’tikaaf” yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Abu Ihsan al-Atsari menjadi “I’tikaf Menurut Sunnah yang Shahih” mengutip mazhab asy-Syafi’i, Hanbali dan Zhahiri dan termasuk pendapat Sa’id bin al-Musayyib, Hasan al-Bashri, ‘Atha’, Thawuus, Abu Tsaur dan ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz. Mereka berpendapat bahwa puasa bukan syarat sahnya i’tikaf, karena puasa dan i’tikaf dua ibadah yang terpisah. Pendapat ini juga dinisbatkan kepada Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhuma dan satu riwayat dari ‘Abdullah bin ‘Abbas Radhiyallahu anhuma. Sedangkan mazhab Malik, Auza’i, Ats-Tsauri, al-Laitsi bin Sa’ad, az-Zuhri, satu riwayat dari Thawus, satu riwayat dari Ahmad dan Ishaq, mereka berpendapat tidak boleh melakukan i’tikaf kecuali orang yang berpuasa. Pendapat ini juga dinisbatkan kepada Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma dan dalam riwayat lain disebutkan ini adalah pendapat ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma. Abu Hanifah menetapkan bahwa i’tikaf hanya untuk orang yang bernazar saja. Pentingnya syarat ini bahwa apabila kita pegang pendapat kedua berarti orang yang beri’tikaf wajib berpuasa dan ini juga berarti bahwa i’tikaf tidak boleh dilakukan pada No Nama Peserta Didik Skor Perolehan Catatan Guru
malam hari atau beberapa saat di malam hari dan hanya boleh dilakukan pada siang hari atau beberapa saat pada siang hari. pertanyaan tentang i'tikaf, cara mengatasi kesulitan dalam mendirikan shalat malam, Berikut kumpulan hadis tentang qiyamul lail yang menunjukkan pentingnya ibadah ini:, Tips Membiasakan Shalat Tahajud, doa shalat tahajud, doa ketika bangun malam, ahli surga, manfaat shalat tahajud, ilustrasi shalat malam di masjid Jawaban 3 Pendapat fuqaha’ tentang batas waktu itikaf, yakni satu hari penuh menurut pendapat yang paling sedikit. Jika kita tidak mengambil pendapat yang mensyaratkan puasa untuk i’tikaf berarti boleh melakukan i’tikaf kapan saja, baik di waktu malam maupun siang. Jawaban 4 Para ulama sepakat agar tidak keluar masjid saat melaksanakan i’tikaf. Boleh keluar masjid dengan beberapa alasan seperti: 1) karena ’udzrin syar’iyyin (alasan syar’i), seperti melaksanakan sholat Jum’at; 2) karena hajah thabi’iyyah (keperluan hajat manusia) baik yang bersifat naluri maupun yang bukan naluri, seperti buang air besar, kecil, mandi janabah dan lainnya; 3) karena sesuatu yang sangat darurat, seperti ketika bangunan masjid runtuh dan lainnya. Jawaban 1 Sementara itu, ada beberapa amalan (ibadah) yang dapat dilaksanakan oleh orang yang melaksanakan i’tikaf, yaitu: 1) melaksanakan sholat sunat, seperti sholat tahiyatul masjid, sholat lail dan lain-lain; 3) Membaca Al-Qur’an dan tadarus Al-Qur’an; 3) Berdzikir dan berdo’a; 4) membaca buku-buku agama
VI. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Pengayaan Peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar selanjutnya dapat mengikuti kegiatan pengayaan berupa pendalaman materi tentang I’tikaf dan mempresentasikan didepan kelas Remedial Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar berdasarkan kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan diharuskan mengikuti kegiatan remedial. Langkahnya guru menjelaskan kembali materi tentang I’tikaf kemudian melakukan penilaian pada kompetensi yang belum dikuasai peserta didik. Remedial dilaksanakan pada waktu tertentu sesuai perencanaan penilaian. VII. 4. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik Aktivitas refleksi pada buku ini memuat tiga macam rubrik yaitu, I’tikaf, Aku Pelajar Pancasila dan mencari letaratur di perpustakaan Implementasi aktivitas refleksi sebagai berikut: ▪ Guru meminta peserta didik membaca materi I’tikaf. ▪ Guru meminta peserta didik menyimpulkan hikmah dari I’tikaf sebagai bentuk refleksi diri. ▪ Peserta didik untuk membaca rubrik Aku Pelajar Pancasila dan melakukan refleksi diri terkait dengan profil tersebut. ▪ Peserta didik mencari bahan bacaan yang berkaitan dengan I’tikaf yang berfungsi sebagai asosiasi dalam proses pembelajaran LAMPIRAN- LAMPIRAN LAMPIRAN 1 GLOSARIUM I’tikaf : I‟tikaf berasal dari Bahasa Arab dan merupakan bentuk masdar (infinitif) ,tinggal berartiْ عتَ َك َف يَ ْعتَ ِك ُف اِ ْعتِ َكافا arti memiliki yang اِ ْعتَ َك َف يَ ْعتَ ِك ُف اِ ْعتِ َكافا :dari menetap, atau berdiam diri di suatu tempat. Rukun : Pokok dari sesuatu, dimana sesuatu itu menjadi tidak ada apabila rukunnya tidak terdapat Syarat Suatu yang mesti ada yang menentukan sah dan tidaknya suatu ibadah, tetapi suatu itu bukan termasuk dalam rangkaian ibadah Niat : yaitu menyengaja mengerjakan I’tikaf.
LAMPIRAN 2 DAFTAR PUSTAKA Judul Buku : Ayo Memahami Fiqih Kelas VIII Tahun : 2016 Pedngarang : H. Jamhari Penerbit : Erlangga Judul Buku : Buku Fiqih Kelas VIII Tahun : 2019 Pengarang : H. Zainul Ma'arif, MA Penerbit : Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Tim Pembukuan ANFA 2015. Menyingkap Sejuta Permasalahan dalam Fathul Qarib. Kediri: „Anfa Press. 2015 Kementerian Agama. Buku Siswa Fikih. Jakarta: Kementerian Agama. 2015 Kementerian Agama. Al-Qur‟an dan Terjemahnya. Jakarta: Direktorat Jendral BIMAS Islam. 2012. Mengetahui, Kepala Madrasah Dr. H. M. Masrul, S.Ag, M.PdI. NIP 196912132007011024 Jombang, Juli 2023 Guru Mata Pelajaran Ali Mashari S.Ag