The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by abcdewii, 2023-09-26 20:27:56

LKPD IKATAN KIMIA

LKPD IKATAN KIMIA 1.7

IKATAN KIMIA LKPD SMAN 1 BERGAS By DEWI NOURMALA SARI IKATAN ION IKATAN KOVALEN GAYA ANTARMOLEKUL


Duplet, Oktet, Semua unsur akan berusaha mencapai kestabilan. Atom yang belum stabil menginginkan dirinya agar stabil seperti unsur gas mulia. untuk mencapai kestabilan, suatu atom membentuk konfigurasi gas mulia, yaitu: memiliki elektron valensi 2, seperti He. memiliki elektron valensi 8, seperti Ne, Ar, Kr, Xe, Rn kEStaBilan UnSuR sebelum memasuki materi, perhatikan video berikut ini ! vid1 - kestabilan vid2- kestabilan unsur klik to play ! Cl klik to play ! GOLONGAN IA memiliki elektron valensi 1 contoh : 11 Na = 2 8 1 memiliki elektron valensi sebanyak 1 maka Na melepas 1 elektron untuk membentuk kestabilan dan berubah dan berubah menjadi Na + GOLONGAN VIIA memiliki elektron valensi 7 contoh : 17 Cl = 2 8 7 memiliki elektron valensi sebanyak 7 maka Cl menangkap 1 elektron untuk membentuk kestabilan dan berubah menjadi Cl - -


LALU BAGAIMANA DENGAN UNSUR PADA GOLONGAN LAIN??? COBA ISI TABEL BERIKUT! golonganIIA unsur ........ konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... melepas / menerima elektron menjadi ion ....................... golonganIIIA unsur ........ konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... melepas / menerima elektron menjadi ion ....................... golongan VI A unsur ........ konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... melepas / menerima elektron menjadi ion ....................... golongan VIIA unsur ........ konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... melepas / menerima elektron menjadi ion .......................


Cl gampaaaang aku punya solusi . . lo . hhh... Cl.. kamu cuma butuh 1, tp aku kelebihan 2 elektron.. gimana nih?? Cl Cl wa m aaaowww.. aizing.. terimakasih te t mennya Cl dan emannya Cl niiih.. aku bawa satu temanku lagi.. bagaimana jika Cl bertemuMg? Mg melepas 2 elektron menjadi Mg2+ Cl menerima 1 elektron menjadi Cldengan pertemuan itu membuat Cl- harus sebanyak 2 untuk menerima 2 elektron dari Mg maka ikatan yang terjadi terdiri dari Mg sebanyak 1 dan Cl sebanyak 2 atau menjadi MgCl2 Cl Na --> 1e + Na+ Cl + 1e --> Cl- ____________________ NaCl --> Na+ + Clhai Cl.. akupunya kelebihan1 elektronnih lahhh.. aku malah kekurangan1 elektron.. mau kau berikan padaku? Na melepas 1 elektron menjadi Na+ Cl menerima 1 elektron menjadi Cldengan pertemuan itu membuat Na+ dan Cl- berikatan membentuk NaCl bagaimana jika Nadan Cl bertemu? atau dengan tukar muatan Na+ + Cl - ---> NaCl


unsur 11 Na konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... melepas / menerima elektron sebanyak... menjadi ion ....................... unsur 9 F konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... menjadi ion ....................... melepas / menerima elektron sebanyak... ikatan yang terbentuk ....................... coba caritaujikakeduaunsur berikut bertemu! Mg --> 2e + Mg2+ Cl + 1e --> Cl- ____________________ atau dengan tukar muatan Mg2+ + Cl - ---> MgCl2 Mg --> 2e + Mg2+ Cl2 + 2e --> 2Cl- ____________________ MgCl2 --> Mg2+ + Clkali silang agar jumlah elektron sama REAKSI PEMBENTUKAN SENYAWA


unsur 19 K konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... melepas / menerima elektron sebanyak... menjadi ion ....................... unsur 35 Br konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... menjadi ion ....................... melepas / menerima elektron sebanyak... ikatan yang terbentuk ....................... unsur 20 Ca konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... melepas / menerima elektron sebanyak... menjadi ion ....................... unsur 17 Cl konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... menjadi ion ....................... melepas / menerima elektron sebanyak... ikatan yang terbentuk ....................... REAKSI PEMBENTUKAN SENYAWA unsur 11 Na konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... melepas / menerima elektron sebanyak... menjadi ion ....................... unsur 8 O konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... menjadi ion ....................... melepas / menerima elektron sebanyak... ikatan yang terbentuk ....................... REAKSI PEMBENTUKAN SENYAWA REAKSI PEMBENTUKAN SENYAWA


bagaimana dengan unsur yang kelebihan elektron, apakah elektron tersebut dilepas? bagaimana dengan unsur yang kekurangan elektron? jika kedua unsur terebut bertemu apakah terjadi serah terima elektron? 1. 2. 3. B erdasarkan serah terima / perpindahan elektron. Antara ion positif dan ion negatif. Antara unsur logam dan non-logam. Antara unsur golongan IA dan I IA (+) dan golongan VIA dan VI IA (-). Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi : Contoh senyawa ion antara lain: NaCl , MgCl2, CaCl2, KOH , KCl , dl l . KERJAKAN SOAL BERIKUT ! jawablahpertanyaan berikut! KESIMPULAN


Cl Cl Cl Cl elektron yang digunakan bersama Cl menerima 1 elektron menjadi ClJika Cl dan Cl bertemu, maka keduanya akan saling membutuhkan. Solusi yang dapat terjadi adalah penggunaan bersama elektron. bagaimana jika Cldan Cl bertemu? Cl aku juga butuh 1 elektron. lalu bagaimana???? hai Cl aku butuh 1 elektron... 17 Cl = 2 8 7 : kurang 1e x1 17 Cl = 2 8 7 : kurang 1e x1 Cl2 7 N = 2 5 : kurang 3e x2 8 O = 2 6 : kurang 2e x3 N2O3 bagaimana jika N dan O bertemu?


unsur 8 O konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... M elepas . . . . . . . . elektron jumlah atom unsur ....... unsur 8 O konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... ikatan yang terbentuk M ....................... elepas . . . . . . . . elektron jumlah atom unsur ....... unsur 7 N konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... M elepas . . . . . . . . elektron jumlah atom unsur ....... unsur 7 N konfigurasi elektron ................................................... elektron valensi : ........... ikatan yang terbentuk M ....................... elepas . . . . . . . . elektron jumlah atom unsur ....... coba caritaujikakeduaunsur berikut bertemu! Berdasarkan pemakaian pasangan elektron bersama. Antara unsur non-logam dan non-logam. Ikatan kovalen terdiri dari tiga jenis: ikatan kovalen biasa, ikatan kovalen rangkap, ikatan kovalen koordinat. Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi: KESIMPULAN


PERHATIKAN GAMBAR BERIKUT! NaCl NaCl NaCl NaCl NaCl H2O H2O H2O H2O H2O REKRISTALISASI GARAM MURNI Peristiwa apa pada gambar disamping? Memisahkan senyawa apa dengan apa? Bagaimana kedua senyawa tersebut terpisah, memanfaatkan energi apakah? sistem pemisahan apa yang digunakan? berkaitan dengan materi ikatan kimia, jelaskan fenomena disamping ! 1. 2. 3. 4. JAWABLAH PERTANYAAN DIATAS DENGAN INFOGRAFIS. BUAT DENGAN CANVA KUMPULKAN KARYAMU PADA LINK BERIKUT !


vid1 - KEPOLARAN SENYAWA klik to play ! Dipol positif (δ+) atom yang berdipol positif adalah yang memiliki keelektronegatifan lebih kecil dari atom lain. Dipol negatif (δ–) atom berdipol negatif adalah yang memiliki keelektronegatifan lebih besar dari atom lain. Kepolaran senyawa adalah perilaku suatu zat yang menyerupai medan magnet, yaitu terdapat kutub sementara yang disebut dipol. Dipol dapat menyebabkan gaya tarik-menarik atau tolak-menolak dalam senyawa. Dipol (δ) pada suatu senyawa terdiri atas: Contoh: Keelektronegatifan H lebih kecil dari Cl, sehingga pada HCl, H bertindak sebagai δ+, dan Cl bertindak sebagai δ– suatu senyawa dikatakan polar jika memiliki perbedaan kepolaran yang besar seperti HCl. pada tabel periodik H berada di golongan IA yang punya elektronegatifitas rendah sedangkan CL berada di golongan VII A yang punya elektronegatifitas yang besar. Maka keduanya punya selisih nilai elektronegatifitas yang besar sehingga merupakan senyawa POLAR KEPOLARAN sebelum memasuki materi, perhatikan video berikut ini !


Click to View FlipBook Version