Dr. Rihlah Nur Aulia, MASMA/SMKKELAS XDosen Pengampu IInteligentia - DignitasDisusun oleh:KAMILA RAHMA SHALEHAH1404622057“MERAIH KESUKSESAN DENGANKOMPETISI DALAM KEBAIKAN DANETOS KERJA”E-MODULPENDIDIKANAGAMA ISLAM DANBUDI PEKERTIDosen Pengampu IIAhmad Nurfahmi, M.Pd.Dosen Pengampu IIIMushlihin, M.A.
i PENGEMBANGAN BAHAN AJARKATA PENGANTARJakarta, 1 November 2025PenulisPuji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telahmelimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya. Hanya atas limpahannikmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan pengembanganbahan ajar berupa e-modul ini dengan baik. Shalawat serta salamsemoga senantiasa tercurah kepada teladan terbaik sepanjang masa,Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah manifestasi agung dari semangatberlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dan etos kerjamulia yang menjadi inspirasi utama dalam penyusunan e-modul ini.Semoga kita semua kelak mendapatkan syafa’at beliau di yaumil akhir.E-modul ini merupakan pengembangan bahan ajar untuk matapelajaran Pendidikan Agama Islam pada elemen Al-Qur’an dan Hadis.Dirancang sebagai salah satu sumber belajar mandiri bagi peserta didikFase E (Kelas X), khususnya dalam mengkaji materi \"MeraihKesuksesan dengan Berkompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja\". Emodul ini menyajikan materi (tadabur ayat dan hadist terkait) yangdilengkapi dengan aktivitas reflektif dan latihan interaktif untukmendorong peserta didik agar lebih aktif dan dapat mengaplikasikannilai-nilai luhur Al-Qur'an dalam kehidupan nyata.Penulis mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semuapihak yang telah memberikan bimbingan dan dukungan dalampenyelesaian e-modul ini. Penulis menyadari bahwa e-modul ini masihjauh dari kata sempurna karena keterbatasan pengetahuan danpengalaman. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan saran dankritik yang membangun dari para pembaca demi penyempurnaan emodul ini di masa mendatang. Semoga e-modul ini dapat memberikankontribusi positif dan manfaat bagi kemajuan proses pembelajaran PAI.
DAFTAR ISICapaian PembelajaranLintas Disiplin IlmuTujuan PembelajaranTopik Pembelajaran KontekstualKerangka PembelajaranKATA PENGANTARDAFTAR ISIPETUNJUK PENGGUNAAN E-MODULINFOGRAFISMOTIVATION LETTERIDENTITAS MODULIDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIKIII1234567812131628KARAKTERISTIK MATERI PELAJARANDIMENSI PROFIL LULUSANDESAIN PEMBELAJARANLANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIii PENGEMBANGAN BAHAN AJARDAFTAR PUSTAKAMAKNA ELEMENLAMPIRANDOKUMENTASI PENGGUNAAN MEDIABIOGRAFI PENULISASESSMEN PEMBELAJARANURAIAN MATERI8910314346485556
1 PENGEMBANGAN BAHAN AJARPETUNJUK PENGGUNAANE-MODULBaca dan pahami setiap struktur E-Modul demi kelancaran keterlaksanaan pembelajaranGuru menyampaikan Capaian Pembelajaran dan Tujuan Pembelajaran yang ingin dicapaisebelum memulai proses pembelajaran.Guru menjelaskan materi pembelajaran dan menginformasikan langkah-langkahpenggunaan e-modul ini kepada peserta didik.Guru memberikan motivasi letter kepada peserta didik agar mereka antusias dalammengikuti pembelajaran.Guru membimbing peserta didik secara aktif untuk memastikan mereka memahamimateri di dalam modul.Guru memandu peserta didik dalam memahami materi termasuk instruksi penugasannyamelalui teks, gambar, dan video pembelajaran yang tersedia.Pandulah peserta didik saat mereka mengerjakan latihan dan soal evaluasi (refleksi) yangtersedia.Jadikan bagian refleksi diri siswa sebagai sarana evaluasi pemahaman dan sikap daripeserta didik.BBAAGGII GGUURRUUAwali seluruh kegiatan pembelajaran dengan berdoa agar proses belajarberjalan lancar.Pahami terlebih dahulu petunjuk penggunaan e-modul ini sebelummemulai.Pelajarilah setiap materi yang ada di dalam e-modul secara runut danteliti.Ikuti setiap instruksi dan arahan aktivitas yang tercantum di dalam e-modul.Klik langsung setiap lampiran, akan diarahkan pada teks, gambar, dan video pembelajaran.Manfaatkan fitur tambahan seperti video pembelajaran untuk memperdalam pemahamanmateri.Tanyakan kepada guru secara langsung jika kamu menemukan kesulitan atau materi yangbelum dipahami.Kerjakan seluruh soal evaluasi dan lembar kerja yang disediakan untuk mengukur tingkatpemahamanmu.BBAAGGII PPEESSEERRTTAA DDIIDDIIKK
INFOGRAFIS2 PENGEMBANGAN BAHAN AJARQ.S Al-Maidah/5:48 dan Q.S At-Taubah/9:105dan Hadist terkait Etos Kerja dan Berlombadalam KebaikanQ.S Al-Maidah/5:48 dan Q.S At-Taubah/9:105dan Hadist terkait Etos Kerja dan Berlombadalam KebaikanMembaca Al Qur’an danHadist dengan TartilMenghafal denganFasih dan LancarMenganalisis Kandungandan hikmah Ayat danHadist terkaitBerperilaku dan Membiasakankompetitif dalam Kebaikandan Etos Kerja
Assalamualaikum, Greetings All! para pejuang ilmu!Ingatlah, hidup ini adalah arena Fastabiqul Khairat (berlombalomba dalam kebaikan). Sebagaimana yang difirmankan Allah SWTdalam Q.S Al-Maidah:48ا ا“Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan.”Sukses sejati bukanlah tentang mengalahkan kawanmu, tapi tentangmengalahkan kemalasan dalam dirimu. Jadikan belajarmu sebagaiibadah. Setiap ayat yang kau tadabburi, niatkan Lillahi Ta'ala.Etos kerjamu adalah cermin imanmu. Bekerja keraslah (belajar)dengan itqan (profesional/sempurna) dan amanah (jujur).Ingatlah janji-Nya: Man Jadda Wajada. Siapa yang bersungguhsungguh, dia pasti akan berhasil.May your day be filled with love, laughter, and joy my students.DEAR ALL MYBELOVED STUDENTSMotivationLetterWith warm greetings from your teacherKamila Rahma ShalehahYour greatest weapon is your mind.Train it to see opportunities, not obstacles.“All is Well” dan yang kalian jumpai saat belajar adalah“It is Not Hard, it is Just New”.
4 PENGEMBANGAN BAHAN AJARA. IDENTITAS MODULNama Sekolah : SMA LABSCHOOL JAKARTANama Penyusun : Kamila Rahma ShalehahMata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi PekertiKelas / Fase /Semester: X/ E / GanjilAlokasi Waktu : 4 Pertemuan (8 x 45 menit)Tahun Pelajaran : 2024 / 2025
5 PENGEMBANGAN BAHAN AJARB. IDENTIFIKASI KESIAPANPESERTA DIDIKPengetahuan Awal: Peserta didik kelas X umumnya sudah memilikipengetahuan dasar tentang Al-Qur'an dan Hadis. Sebagian besar mungkinsudah terbiasa membaca Al-Qur'an, meskipun tingkat kefasihan danpemahaman tajwid bervariasi. Mereka mungkin juga sudah pernahmendengar atau memahami konsep \"kebaikan\" dan \"kerja keras\" dalamkehidupan sehari-hari, namun belum tentu mengaitkannya secara mendalamdengan dalil syar'i dan implementasinya dalam konteks kompetisi positifserta etos kerja yang produktif.Minat: Minat peserta didik terhadap materi ini bisa tinggi jika dikaitkandengan tujuan hidup mereka, seperti meraih kesuksesan di sekolah, masadepan karir, atau kontribusi kepada masyarakat. Mereka mungkin tertarikpada kisah-kisah inspiratif tokoh Muslim yang sukses berkat etos kerja dankompetisi dalam kebaikan.Latar Belakang: Peserta didik berasal dari latar belakang keluarga dan sosialyang beragam, dengan berbagai tingkat pemahaman dan praktik keagamaan.Beberapa mungkin memiliki lingkungan yang sangat mendukung kegiatankeagamaan, sementara yang lain mungkin perlu motivasi lebih. Pengalamanmereka dalam berkompetisi (baik di akademik, olahraga, maupun seni) danpengalaman dalam bekerja (tugas sekolah, membantu di rumah, ataupekerjaan paruh waktu) akan memengaruhi perspektif mereka.Kebutuhan Belajar:a.Peserta didik yang visual akan terbantu dengan tayangan video murottal,infografis peta konsep, atau visualisasi kisah inspiratif.b.Peserta didik yang auditori akan diuntungkan dengan metode talaqqi,peer teaching, diskusi, atau mendengarkan ceramah/podcast.c.Peserta didik yang kinestetik akan sangat terbantu dengan praktikmenulis ayat, role-playing, atau simulasi kompetisi kebaikan.d.Diferensiasi diperlukan untuk tingkat hafalan dan tajwid yang berbeda,serta untuk mengakomodasi minat mereka dalam menerapkan konsep inidi berbagai bidang kehidupan.
6 PENGEMBANGAN BAHAN AJARC. KARAKTERISTIK MATERIPELAJARANJenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:Konseptual: Memahami makna dan kandungan Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Q.S. atTaubah/9: 105, serta hadis terkait kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja. Memahamikonsep fastabiqul khairat dan amal saleh.Prosedural: Mampu membaca Al-Qur'an dengan tartil dan tajwid yang benar, menghafalayat-ayat dan hadis, serta mampu merumuskan contoh penerapan dalam kehidupansehari-hari.Metakognitif: Mampu merefleksikan makna kompetisi dalam kebaikan dan etos kerjadalam konteks diri sendiri, masyarakat, dan masa depan, serta mampu mengevaluasiperilaku diri terkait nilai-nilai tersebut.Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini sangat relevan untukmembentuk karakter peserta didik agar memiliki semangat juang, daya saing yang sehat,dan etos kerja yang tinggi untuk meraih kesuksesan, baik di dunia maupun akhirat. Ini jugamembekali mereka dengan nilai-nilai positif dalam menghadapi persaingan di era global.Tingkat Kesulitan: Cukup menantang karena melibatkan aspek hafalan, pemahaman tafsiryang mendalam, dan yang terpenting adalah internalisasi nilai-nilai untuk diaplikasikandalam kehidupan sehari-hari. Aspek tajwid juga memerlukan ketelitian.Struktur Materi: Dimulai dengan pengenalan dalil naqli (Q.S. al-Maidah/5: 48, Q.S. atTaubah/9: 105, dan Hadis), dilanjutkan dengan memahami makna dan kandunganayat/hadis, kemudian meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, dandiakhiri dengan implementasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dampak positifnya.Integrasi Nilai dan Karakter (Profil Pelajar Pancasila):Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Mensyukuri nikmat AlQur'an, memahami dan mengamalkan ajaran agama, serta berakhlak mulia dalamberkompetisi dan bekerja.Bernalar Kritis: Menganalisis makna ayat dan hadis, serta mengevaluasi perilaku diridan orang lain terkait kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja.Kreativitas: Merumuskan ide-ide penerapan kompetisi kebaikan dan etos kerja dalamkonteks yang beragam.Kolaborasi: Bekerja sama dalam kegiatan diskusi, peer teaching, atau proyek kebaikan.Kemandirian: Berinisiatif dalam belajar, menghafal, dan menerapkan nilai-nilai tanpabergantung sepenuhnya pada orang lain.Komunikasi: Mampu menyampaikan pemahaman, argumen, dan hasil refleksi denganbaik.
7 PENGEMBANGAN BAHAN AJARD. DIMENSI PROFIL LULUSANKeimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Peserta didik menunjukkanperilaku fastabiqul khairat dan etos kerja sebagai bentuk ibadah dan rasasyukur kepada Allah SWT.Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis kandungan Q.S. alMaidah/5: 48, Q.S. at-Taubah/9: 105, dan Hadis, serta mengaitkannya denganfenomena kompetisi dan etos kerja di masyarakat.Kreativitas: Peserta didik mampu merumuskan ide-ide konkrit untukmenerapkan semangat kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja dalamberbagai aspek kehidupan.Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama secara positif dalam diskusiatau kegiatan kelompok untuk mencapai tujuan bersama.Kemandirian: Peserta didik menunjukkan inisiatif dan tanggung jawab dalambelajar, menghafal, dan menerapkan nilai-nilai secara personal.Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan pemahaman danargumentasi mereka tentang materi dengan jelas dan percaya diri.
8 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANA. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 32 TAHUN 2024Pada akhir Fase E, peserta didik mampu memahami beberapa ayat Al-Qur’an danhadis, beberapa cabang iman (syu‘ab al-īmān), manfaat menghindari penyakithati, sumber hukum Islam, dan sejarah Islam di Indonesia. Capaian Pembelajaransetiap elemen mata pelajaran Agama Islam dan Budi Pekerti adalah sebagaiberikut.No Elemen Capaian Pembelajaran1 Al-Qur’an HadisPeserta didik memahami ayat Al- Qur’an dan hadistentang perintah berlomba-lomba dalam kebaikan,larangan pergaulan bebas, dan zin2 AkidahPeserta didik memahami beberapa cabang iman(syu‘ab al-īmān)3 AkhlakPeserta didik memahami manfaat menghindaripenyakit hati4 FikihPeserta didik memahami sumber hukum Islam danpentingnya menjaga lima prinsip dasar hukum Islam(al-kulliyāt al- khamsah).5SejarahPeradabanIslamPeserta didik memahami sejarah masuknya Islam keIndonesia dan peran tokoh ulama dalampenyebarannya
9 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANB. LINTAS DISIPLINBahasa Arab/Ilmu BahasaPemahaman mufradat (kosakata) dan nahwusharraf(gramatika) Al-Qur'an dan Hadis, serta kemampuanmembaca dengan tajwid yang benar.SosiologiMemahami dinamika sosial dalam kompetisi, etos kerjadalam berbagai budaya, dan dampaknya terhadapmasyarakat.Ekonomi/KewirausahaanKonsep produktivitas, work ethic, persaingan sehat dalambisnis, dan dampak etos kerja terhadap kemajuan ekonomi.Pendidikan KewarganegaraanKonsep hak dan kewajiban, keadilan, dan tanggung jawabsosial dalam berkompetisi dan bekerja.Sejarah Kebudayaan IslamKisah-kisah tokoh Muslim yang sukses berkat fastabiqulkhairat dan etos kerja.PsikologiMotivasi, self-efficacy, dan cara membangun disiplin diri.
10 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANC. TUJUAN PEMBELAJARANPertemuan 1: Membaca, Menghafal, dan Memahami Makna Q.S.al-Maidah/5: 48 dan Hadis tentang Kompetisi dalam KebaikanMelalui metode talaqqi dan peer teaching, peserta didikmampu membaca Q.S. al-Maidah/5: 48 dengan tartil dansesuai kaidah tajwid (minimal 90% tepat).Dengan metode drill and practice, peserta didik mampumenghafal Q.S. al-Maidah/5: 48 dan hadis terkait kompetisidalam kebaikan dengan fasih dan lancar.Melalui model Kooperatif tipe TGT (Teams GamesTournament), peserta didik mampu mengidentifikasi danmenganalisis hukum tajwid (Mad dan Alif lam) yang terdapatdalam Box Of Tajwid “Class of Tajwid”.Melalui diskusi kelompok dan kajian tafsir sederhana, pesertadidik mampu menganalisis kandungan pokok Q.S. al-Maidah/5:48 tentang pentingnya berlomba-lomba dalam kebaikan.Pertemuan 2: Membaca, Menghafal, dan Memahami Makna Q.S.at-Taubah/9: 105 dan Hadis tentang Etos KerjaMelalui metode talaqqi dan peer teaching, peserta didikmampu membaca Q.S. at-Taubah/9: 105 dengan tartil dansesuai kaidah tajwid (minimal 90% tepat).Dengan metode drill and practice, peserta didik mampumenghafal Q.S. at-Taubah/9: 105 dan hadis terkait etos kerjadengan fasih dan lancar.Melalui diskusi kelompok dan kajian tafsir sederhana, pesertadidik mampu menganalisis kandungan pokok Q.S. at-Taubah/9:105 tentang pentingnya etos kerja dan produktivitas.
11 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANC.TUJUAN PEMBELAJARANPertemuan 3: Menganalisis Asbabun Nuzul, Meneladani Perilaku,dan Dampak Positif Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaMelalui model inquiry learning, peserta didik mampumenganalisis asbabun nuzul Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Q.S. atTaubah/9: 105 serta mengaitkannya dengan konteksturunnya ayat.Dengan studi kasus tokoh-tokoh Muslim, peserta didikmampu mengidentifikasi contoh perilaku kompetisi dalamkebaikan dan etos kerja yang diteladankan oleh NabiMuhammad SAW dan para sahabat (minimal 3 contoh).Melalui brainstorming dan diskusi, peserta didik mampumerumuskan dampak positif kompetisi dalam kebaikan danetos kerja, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat (minimal3 dampak).Pertemuan 4: Implementasi dan Refleksi Kompetisi dalamKebaikan dan Etos Kerja dalam Kehidupan Sehari-hariMelalui diskusi kelompok dan simulasi, peserta didik mampumerumuskan strategi penerapan kompetisi dalam kebaikandalam berbagai aspek kehidupan (akademik, sosial, spiritual).Dengan metode discovery learning, peserta didik mampumerumuskan rencana aksi personal untuk meningkatkan etoskerja dalam keseharian mereka (belajar, membantu orang tua,berorganisasi).Peserta didik mampu menyajikan hasil refleksi pribaditentang pentingnya kompetisi dalam kebaikan dan etos kerjauntuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat, secara lisanmaupun tertulis.
12 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARAND. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUALKompetisi dalam kebaikan di lingkungan sekolah (misalnya,lomba kebersihan kelas, menjadi relawan, membantu temanbelajar).Penerapan etos kerja dalam menyelesaikan tugas sekolah,proyek kelompok, atau kegiatan ekstrakurikuler.Kisah inspiratif ilmuwan Muslim, pengusaha Muslim, atautokoh masyarakat yang sukses berkat etos kerja dankompetisi kebaikan.Peran fastabiqul khairat dalam membangun masyarakat yangmadani.Pengaruh etos kerja terhadap kemajuan suatu bangsa.Membiasakan diri menjadi pribadi yang produktif dan tidakmenunda-nunda pekerjaan.Bagaimana menghadapi persaingan secara sehat dan positif(tidak saling menjatuhkan).
13 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANE. KERANGKA PEMBELAJARANPraktik Pedagogik (Model, Strategi, Metode):Model Pembelajaran: Inquiry Learning (untuk asbabun nuzuldan tafsir), Discovery Learning (untuk menemukan makna danpenerapan etos kerja), Kooperatif tipe Teams GamesTournament (Mengidentifikasi Tajwid QS. Al-Maidah:5/48)Project-Based Learning (opsional, untuk proyek kebaikan atauchallenge etos kerja).Strategi Pembelajaran: Talaqqi (langsung dari guru), PeerTeaching (belajar antar teman), Drill and Practice (latihanberulang), Collaborative Learning (diskusi kelompok),Experiential Learning (pengalaman langsung melaluisimulasi/aksi).Metode Pembelajaran: Ceramah interaktif, diskusi, demonstrasimembaca Al-Qur'an, hafalan mandiri/berpasangan, studi kasus(tokoh), brainstorming, role-playing/simulasi, presentasi.Kemitraan Pembelajaran:Lingkungan Sekolah: Guru Al-Qur'an/Tahfidz (untuk bimbingantajwid dan hafalan), guru Bimbingan Konseling (untuk motivasidan perencanaan masa depan), OSIS/ekstrakurikuler (untukimplementasi kompetisi kebaikan), pengelola mushola sekolah.Lingkungan Luar Sekolah: Imam masjid/ustadz, tokohmasyarakat/tokoh inspiratif (sebagai narasumber sharingsession), orang tua/wali (untuk memantau dan membimbing dirumah, sesuai panduan guru), komunitas penggerakkebaikan/sosial.Masyarakat: Melalui observasi perilaku masyarakat terkait etoskerja dan kompetisi.
14 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANE. KERANGKA PEMBELAJARANLingkungan Belajar:Ruang Fisik: Kelas yang nyaman untuk diskusi dan hafalan,mushola sekolah untuk praktik membaca/tadarus.Ruang Virtual: Pemanfaatan Google Classroom untuk berbagimateri (video murottal, e-book tafsir, kisah inspiratif), forumdiskusi daring, pengumpulan tugas (rekaman hafalan, laporanobservasi). Grup chat (WhatsApp) untuk koordinasi kelompokdan berbagi progres.Budaya Belajar (Deep Learning):Mindful Learning: Mengawali pembelajaran dengan fokusdan ketenangan (mindful breathing) sebelum membaca AlQur'an. Mempraktikkan tadarus dengan kesadaran akanmakna setiap ayat. Refleksi pribadi harian tentangbagaimana fastabiqul khairat dan etos kerja bisaditerapkan.Meaningful Learning: Mengaitkan setiap ayat dan hadisdengan pengalaman hidup peserta didik dan relevansinyauntuk mencapai kesuksesan hakiki (dunia dan akhirat).Mendorong mereka melihat bagaimana etos kerja dankompetisi positif bisa membentuk karakter yang kuat.Joyful Learning: Mengadakan sesi hafalan denganpermainan atau challenge antar kelompok. Mengadakanmini project \"Lomba Kebaikan Hari Ini\" atau \"ChallengeEtos Kerja Seminggu\". Menampilkan video inspiratif yangmemotivasi. Memberikan apresiasi yang tulus atas setiapusaha dan pencapaian.
15 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANE. KERANGKA PEMBELAJARANPemanfaatan Digital:Perpustakaan Digital: Mencari tafsir Al-Qur'an daring, rekamanmurottal dari qari terkemuka, artikel atau video tentang kisahkisah sukses berbasis etos kerja dan kebaikan, e-book tentangmanajemen waktu atau produktivitas.Forum Diskusi Daring: Google Classroom untuk sesi tanyajawab tentang asbabun nuzul, diskusi makna ayat, berbagi idepenerapan, dan memberikan umpan balik (misalnya, koreksitajwid via rekaman suara).Penilaian Daring: Kuis formatif menggunakan Kahoot! atauMentimeter untuk menguji pemahaman konsep. Pengumpulanrekaman hafalan atau video praktik melalui Google Drive atauGoogle Classroom.Aplikasi Pendukung: Aplikasi Al-Qur'an digital (untukkemudahan mencari ayat dan melihat terjemahan/tafsir),aplikasi perekam suara/video (untuk setoran hafalan ataudokumentasi praktik), media sosial (untuk berbagi kampanyekebaikan atau tips etos kerja secara positif).
16 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPertemuan 1: Membaca, Menghafal, dan Memahami MaknaQ.S. al-Maidah/5: 48 dan Hadis tentang Kompetisi dalamKebaikan (Fokus: Mindful Learning, Meaningful Learning)A. KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)Pembukaan & Mindful Learning: Guru menyapa pesertadidik, memeriksa kehadiran. Guru memulai dengankegiatan \"Silent Reflection\": meminta peserta didikuntuk duduk tenang, menarik napas dalam-dalam, danmemikirkan satu hal yang mereka inginkan untukmenjadi yang terbaik di dalamnya. Guru bertanya: \"Apayang kalian bayangkan tentang 'menjadi terbaik'?\"Apersepsi & Meaningful Learning: Guru bertanya:\"Apakah berkompetisi itu selalu buruk? Kapan kompetisimenjadi baik? Bisakah kita berlomba-lomba dalamkebaikan?\" Guru mengaitkan dengan konsep fastabiqulkhairat.Motivasi & Joyful Learning: Guru menyampaikan tujuanpembelajaran: \"Hari ini kita akan menemukan rahasiabagaimana Al-Qur'an dan Hadis mengajarkan kita untukmenjadi juara bukan hanya di sekolah, tapi juga dalammenebar kebaikan! Kita akan berlomba-lomba dalamhal-hal yang positif dan bermanfaat. Siap jadi agenkebaikan
17 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIB. KEGIATAN INTI (60 MENIT)Talaqqi & Drill (Memahami - Diferensiasi Proses):Guru menayangkan Q.S. al-Maidah/5: 48. Guru membacakan ayatdengan tartil dan tajwid yang benar (talaqqi). Peserta didik menirukansecara klasikal, lalu per kelompok.Guru menjelaskan hukum tajwid yang dominan dalam ayat tersebut(misalnya, mad wajib muttasil, izhar halqi).Peserta didik secara individu atau berpasangan (diferensiasi peerteaching) melatih membaca dan menghafal ayat tersebut. Guruberkeliling memberikan bimbingan individual bagi yang kesulitantajwid.(Diferensiasi Proses: Bagi peserta didik yang sudah fasih, dapatlangsung fokus menghafal; bagi yang kesulitan, guru memberikanperhatian lebih pada pelafalan dan mendampingi membacaberulang).Diskusi Asbabun Nuzul & Makna (Mengaplikasi - Diferensiasi Konten):Guru memutarkan video singkat asbabun nuzul Q.S. al-Maidah/5: 48atau menceritakan konteks turunnya ayat.Guru menampilkan terjemahan dan menyoroti kata kunci \"fastabiqulkhairat\".Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan: \"Apa makna'berlomba-lomba dalam kebaikan'? Mengapa Allah memerintahkankita untuk berlomba dalam kebaikan?\"Guru menampilkan beberapa hadis pendek tentang keutamaanberbuat kebaikan atau contoh kompetisi sehat.(Diferensiasi Konten: Kelompok yang tertarik pada sejarah dapatmendalami lebih lanjut konteks historis ayat; kelompok lain fokuspada contoh-contoh praktis kebaikan).Refleksi Awal (Merefleksi):Guru meminta peserta didik untuk menuliskan di buku catatanatau jurnal: \"Satu kebaikan yang bisa saya lakukan besok untuk'berlomba' dengan teman saya adalah...\" \"Bagaimana perasaansaya saat melihat teman saya melakukan kebaikan?\"
18 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIC. KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)Umpan Balik & Penyimpulan: Guru bersama peserta didikmenyimpulkan kandungan Q.S. al-Maidah/5: 48 dan pentingnyasemangat fastabiqul khairat. Guru memberikan apresiasi atas usahahafalan dan diskusi.Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru menyampaikan bahwapertemuan berikutnya akan fokus pada Q.S. at-Taubah/9: 105 tentangetos kerja. Guru meminta peserta didik untuk membaca kembali Q.S.al-Maidah/5: 48 di rumah.\"Mari kita lanjutkan perjalanan kita menjadipribadi yang sukses di dunia dan akhirat!\"
19 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPertemuan 2: Membaca, Menghafal, dan Memahami Makna Q.S.at-Taubah/9: 105 dan Hadis tentang Etos Kerja (Fokus: Memahami,Mengaplikasi, Merefleksi)A. KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)Pembukaan & Mindful Learning: Guru menyapa peserta didik.Guru memulai dengan kegiatan \"Pikiran Produktif\": memintapeserta didik untuk memikirkan satu kegiatan yang palingmembuat mereka merasa produktif dan bangga. Gurubertanya: \"Apa yang membuat kalian merasa bangga setelahmelakukan hal itu?\"Apersepsi & Meaningful Learning: Guru bertanya: \"Mengapakita harus bekerja keras? Apa bedanya orang yang bekerjakeras dan orang yang malas? Apakah Islam mengajarkan kitauntuk bekerja keras?\" Guru mengaitkan dengan konsep etoskerja.Motivasi & Joyful Learning: Guru menyampaikan tujuanpembelajaran: \"Hari ini kita akan membuka kunci rahasiakesuksesan melalui etos kerja yang diajarkan oleh Al-Qur'an.Kita akan belajar bagaimana kerja keras kita tidak hany
20 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIB. KEGIATAN INTI (60 MENIT)Talaqqi & Drill (Memahami - Diferensiasi Proses):Guru menayangkan Q.S. at-Taubah/9: 105. Guru membacakan ayatdengan tartil dan tajwid yang benar. Peserta didik menirukan secaraklasikal dan per kelompok.Guru menjelaskan hukum tajwid yang dominan dalam ayat tersebut.Peserta didik secara individu atau berpasangan melatih membacadan menghafal ayat tersebut. Guru memberikan bimbinganindividual.(Diferensiasi Proses: Sama seperti Pertemuan 1, guru memberikanperhatian khusus bagi yang kesulitan tajwid dan hafalan).Diskusi Asbabun Nuzul & Makna (Mengaplikasi - Diferensiasi Konten):Guru memutarkan video singkat asbabun nuzul Q.S. at-Taubah/9: 105atau menceritakan konteks turunnya ayat.Guru menampilkan terjemahan dan menyoroti kata kunci \"fasayarallahu ‘amalakum wa rasuluhu wal mu’minun\" (Allah akanmelihat pekerjaanmu, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orangmukmin).Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan: \"Apa maknabahwa Allah, Rasul, dan mukmin akan melihat pekerjaan kita? Apahubungannya dengan etos kerja?\"Guru menampilkan beberapa hadis pendek tentang keutamaanbekerja atau dampak positif dari kerja keras.(Diferensiasi Konten: Kelompok yang tertarik pada tafsir dapatmencari referensi tafsir tambahan; kelompok lain dapat berfokuspada contoh etos kerja dalam kehidupan sehari-hari).Refleksi Awal (Merefleksi):Guru meminta peserta didik untuk menuliskan di buku catatan: \"Apasaja tugas sekolah atau pekerjaan di rumah yang sering saya tunda?Bagaimana saya bisa menerapkan etos kerja Al-Qur'an untukmenyelesaikannya?\"
21 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIC. KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)Refleksi & Umpan Balik: Guru meminta peserta didik menuliskan diGoogle Form atau kertas: \"Satu kalimat tentang pentingnya etoskerja bagi masa depan saya adalah...\". Guru memberikan apresiasiatas usaha mereka.Penyimpulan: Guru bersama peserta didik menyimpulkankandungan Q.S. at-Taubah/9: 105 dan pentingnya etos kerjasebagai ibadah.Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru menjelaskan bahwapertemuan berikutnya akan fokus pada asbabun nuzul lebih lanjut,teladan, dan dampak positif. Guru meminta peserta didik untukmempersiapkan diri untuk diskusi.
22 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPertemuan 3: Menganalisis Asbabun Nuzul, Meneladani Perilaku, danDampak Positif Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja (Fokus: Memahami,Mengaplikasi, Merefleksi)A. KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)Pembukaan & Mindful Learning: Guru menyapa peserta didik, memeriksakehadiran. Guru memutarkan klip video singkat tentang olimpiade sainsatau kompetisi olahraga. Guru bertanya: \"Apa yang membuat merekabersemangat? Apakah semangat itu hanya untuk menang atau ada hallain?\"Apersepsi & Meaningful Learning: Guru bertanya: \"Selain tahu ayatnya,mengapa kita perlu tahu 'cerita di baliknya' (asbabun nuzul)? Mengapameneladani tokoh itu penting?\" Guru mengaitkan dengan pemahamanyang lebih mendalam dan inspirasi.Motivasi & Joyful Learning: Guru menyampaikan: \"Hari ini kita akanmenjadi 'detektif sejarah' dan 'pencari inspirasi'! Kita akan mengungkapkisah di balik turunnya ayat-ayat hebat ini, dan menemukan tokoh-tokohyang menjadi teladan sempurna dalam berlomba kebaikan dan bekerjakeras. Siap terinspirasi dan menginspirasi?\"
23 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIB. KEGIATAN INTI (60 MENIT)Inquiry Learning (Asbabun Nuzul) (Memahami - Diferensiasi Konten):Guru membagi peserta didik menjadi dua tim \"Penjelajah AsbabunNuzul\". Tim A fokus pada Q.S. al-Maidah/5: 48, Tim B pada Q.S. atTaubah/9: 105.Setiap tim diberikan beberapa sumber (teks asbabun nuzul ringkas,QR code ke artikel/video singkat). Mereka harus menemukan danmenganalisis konteks turunnya ayat.Setelah waktu diskusi, setiap tim mempresentasikan temuan asbabunnuzul mereka kepada kelas.(Diferensiasi Konten: Sumber yang diberikan bisa berbeda tingkatkesulitannya, atau siswa dapat memilih mencari dari berbagai sumberdaring yang disediakan).Studi Kasus & Teladan (Mengaplikasi - Diferensiasi Proses & Produk):Guru menampilkan beberapa profil singkat (gambar dan poin penting)Nabi Muhammad SAW, sahabat (misalnya, Abu Bakar, Umar,Abdurrahman bin Auf), atau tokoh Muslim kontemporer (misalnya,ilmuwan, pengusaha, aktivis sosial) yang dikenal dengan etos kerjadan kompetisi kebaikannya.Dalam kelompok, peserta didik memilih satu tokoh. Tugas mereka:\"Identifikasi minimal 3 perilaku dari tokoh ini yang mencerminkansemangat fastabiqul khairat atau etos kerja. Bagaimana kita bisameneladaninya di kehidupan sehari-hari?\"Setiap kelompok menyajikan hasil analisis mereka (bisa dalam bentukmind map sederhana, poin-poin presentasi, atau infografis).(Diferensiasi Proses: Kelompok dapat memilih cara presentasi yangberagam. Kelompok yang kesulitan dapat diberikan promptpertanyaan lebih terarah).Dampak Positif (Merefleksi):Guru memfasilitasi brainstorming kelas: \"Jika semua orang disekolah/masyarakat kita menerapkan semangat fastabiqul khairat danetos kerja, apa dampaknya? Apa perubahan positif yang akanterjadi?\"Peserta didik mencatat ide-ide dampak positif tersebut.
24 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIC. KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)Refleksi & Umpan Balik: Guru meminta peserta didik menuliskan dibuku catatan: \"Satu teladan yang paling menginspirasi saya hari iniadalah... karena...\" \"Bagaimana dampak positif ini bisa sayawujudkan di lingkungan terdekat saya?\"Penyimpulan: Guru bersama peserta didik menyimpulkanpentingnya memahami asbabun nuzul untuk konteks ayat danmeneladani perilaku mulia untuk menginternalisasi nilai-nilaifastabiqul khairat dan etos kerja.Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru menyampaikanbahwa pertemuan terakhir akan fokus pada implementasi danrefleksi pribadi. Guru meminta peserta didik mulai memikirkanrencana aksi personal.
25 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIB. KEGIATAN INTI (60 MENIT)Simulasi & Perumusan Strategi Kompetisi Kebaikan (Memahami & Mengaplikasi- Diferensiasi Proses):Guru memberikan beberapa skenario hipotetis kehidupan sehari-hari disekolah atau lingkungan masyarakat (misalnya,\"Ada tugas kelompok yangharus diselesaikan, bagaimana cara kalian berlomba untuk berkontribusiterbaik?\",\"Ada teman yang kesulitan memahami materi, bagaimana carakalian berlomba untuk membantunya?\").Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan dan memerankan singkat(simulasi) bagaimana mereka akan menerapkan fastabiqul khairat dalamskenario tersebut.Setiap kelompok merumuskan minimal 3 strategi konkret untukmenerapkan fastabiqul khairat di lingkungan sekolah dan keluarga.(Diferensiasi Proses: Kelompok dapat memilih skenario yang relevandengan minat mereka, misalnya, skenario akademik, sosial, ataukeagamaan).Perumusan Rencana Aksi Personal Etos Kerja (Mengaplikasi - DiferensiasiProduk):Setiap peserta didik secara individu membuat \"Rencana Aksi Pribadi EtosKerja\" yang berisi:Satu kebiasaan malas/menunda yang ingin diubah.Target pribadi (misalnya,\"akan menyelesaikan tugas X tepat waktu\",\"akanmembantu orang tua Y setiap hari\").Langkah-langkah konkret untuk mencapai target tersebut.Indikator keberhasilan.Guru memberikan contoh format rencana aksi dan membimbing pesertadidik.(Diferensiasi Produk: Beberapa siswa dapat membuat rencana aksi dalambentuk visual infografis, yang lain menulis dalam bentuk journaling, ataumerekam video komitmen).Refleksi Akhir & Komitmen (Merefleksi):Setiap peserta didik atau perwakilan mempresentasikan rencana aksipribadinya.Guru memfasilitasi sesi \"komitmen bersama\": mengajak seluruh pesertadidik untuk berkomitmen menerapkan fastabiqul khairat dan etos kerja.
26 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIPertemuan 4: Implementasi dan Refleksi Kompetisi dalam Kebaikan danEtos Kerja dalam Kehidupan Sehari-hari (Fokus: Memahami, Mengaplikasi,Merefleksi)A. KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)Pembukaan & Mindful Learning: Guru menyapa peserta didik,memeriksa kehadiran. Guru meminta peserta didik untuk memejamkanmata sejenak dan membayangkan diri mereka 5 tahun ke depan: \"Apayang ingin kalian capai? Seperti apa diri kalian yang ideal?\" Gurubertanya: \"Untuk mencapai impian itu, apa yang harus kalian lakukanmulai dari sekarang?\"Apersepsi & Meaningful Learning: Guru bertanya: \"Setelah belajarteorinya, bagaimana kita bisa benar-benar menerapkan 'lombakebaikan' dan 'kerja keras' ini dalam hidup kita sehari-hari? Apa yangmenghalangi kita?\" Guru mengaitkan dengan praktik dan internalisasinilai.Motivasi & Joyful Learning: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran:\"Hari ini adalah hari 'aksi nyata'! Kita akan merencanakan bagaimanamenjadi pribadi yang sukses, berakhlak mulia, dan bermanfaat dengansemangat fastabiqul khairat dan etos kerja. Ini bukan hanya teori, tapilangkah menuju masa depan kalian!\"
27 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANF. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASIC. KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)Refleksi & Umpan Balik: Guru meminta peserta didik untukmenuliskan di kertas refleksi: \"Apa yang paling saya rasakansetelah merencanakan aksi nyata ini? Apa satu komitmen terbesarsaya untuk minggu ini terkait etos kerja atau kebaikan?\"Penyimpulan: Guru bersama peserta didik menyimpulkanpentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalamkehidupan sehari-hari untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat,serta memberikan motivasi dan apresiasi atas seluruh prosespembelajaran.Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru menyampaikantema bab berikutnya. Guru mengingatkan untuk terusmempraktikkan kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN28 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANKRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI FASE E KELAS X
G. ASESMEN PEMBELAJARAN29 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANKRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI FASE E KELAS XA. Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnostik)Format: Tes Lisan (Tanya Jawab Klasikal) dan Kuesioner Diri.Waktu: Awal Pertemuan 1.Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan awal, kebiasaan, dan pemahaman pesertadidik tentang konsep kompetisi, kebaikan, dan kerja keras.Pertanyaan/Tugas:\"Menurutmu, apa itu 'sukses'?\"\"Apakah kamu suka berkompetisi? Dalam hal apa?\"\"Seberapa rajin kamu dalam belajar atau mengerjakan tugas?\"Kuesioner: \"Apakah kamu tahu ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang kerjakeras?\" (Ya/Tidak/Tidak yakin) \"Seberapa penting bagimu untuk berbuat baikkepada orang lain?\" (Skala 1-5)B. Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif)Observasi Selama Talaqqi dan Diskusi Kelompok:Format: Observasi Langsung (Ceklist/Catatan Anekdot).Tujuan: Mengukur partisipasi aktif, kemampuan membaca tartil, penguasaantajwid, kemampuan bernalar kritis, kolaborasi, dan komunikasi.Aspek yang diamati: Keaktifan dalam menirukan bacaan, ketepatan tajwid,kontribusi ide dalam diskusi, kerjasama tim, kemampuan menyampaikanpendapat.Setoran Hafalan (Perorangan):Format: Tes Lisan (Demonstrasi).Tujuan: Mengukur kemampuan menghafal Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Q.S. atTaubah/9: 105 serta Hadis dengan fasih dan lancar.Rubrik Penilaian: Ketepatan hafalan, kefasihan, kelancaran, kesesuaian tajwid.Produk Kelompok (Peta Konsep Asbabun Nuzul, Analisis Teladan):Format: Penilaian Produk (Rubrik).Tujuan: Mengukur kemampuan analisis dan presentasi konsep.Kriteria Penilaian (Contoh):Peta Konsep Asbabun Nuzul: Kelengkapan informasi, keterkaitan antarkonsep, kejelasan visual.Analisis Teladan: Kedalaman analisis, relevansi contoh perilaku,kemampuan mengaitkan dengan ayat/hadis.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN30 PENGEMBANGAN BAHAN AJARDESAIN PEMBELAJARANKRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI FASE E KELAS XJurnal Refleksi Pribadi:Format: Tulisan Singkat.Tujuan: Mengukur pemahaman personal, kemampuan merefleksi, dan komitmen pribadi.Contoh Pertanyaan:\"Bagaimana pemahaman saya tentang fastabiqul khairat berubah setelah belajar babini?\"\"Apa satu hal yang akan saya ubah dari kebiasaan belajar saya untuk menunjukkanetos kerja yang lebih baik?\"C. Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif)Format: Tes Tertulis (Uraian dan Pilihan Ganda) dan Proyek (Rencana Aksi Personal/KampanyeKebaikan).Waktu: Akhir Bab (Setelah seluruh materi selesai).Tujuan: Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran secara komprehensif, baik aspek pengetahuan,keterampilan, maupun sikap.Tes Tertulis:Tugas:Pilihan Ganda: Pertanyaan tentang makna mufradat, hukum tajwid, kandungan ayat, dan hadisterkait.Uraian:\"Jelaskan makna fastabiqul khairat dan berikan 2 contoh penerapannya dalam kehidupansehari-hari!\"\"Analisis kandungan Q.S. at-Taubah/9: 105 dan jelaskan mengapa etos kerja sangat pentingbagi seorang Muslim!\"\"Sebutkan 3 dampak positif jika seseorang memiliki etos kerja yang tinggi!\"\"Bagaimana cara meneladani sikap kompetisi dalam kebaikan dari Nabi Muhammad SAW?\"Rubrik Penilaian: Ketepatan jawaban, kedalaman penjelasan, relevansi contoh.Proyek (Rencana Aksi Personal / Kampanye Kebaikan):Tugas Proyek: \"Buatlah 'Rencana Aksi Personal' untuk mengaplikasikan semangat kompetisi dalamkebaikan dan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari selama minimal satu minggu ke depan. Atau,jika berkelompok, rancanglah 'Kampanye Kebaikan' kecil di lingkungan sekolah/media sosial.Dokumentasikan pelaksanaannya dengan foto/video/catatan harian, dan presentasikan hasilnya.\"Rubrik Penilaian Proyek:Rencana Aksi Personal: Kejelasan target, langkah konkret, realistis, indikator keberhasilan.(Sangat Baik: 4, Baik: 3, Cukup: 2, Kurang: 1)Pelaksanaan: Konsistensi dalam melaksanakan rencana, dokumentasi proses. (Sangat Baik: 4,Baik: 3, Cukup: 2, Kurang: 1)Refleksi Diri: Kedalaman refleksi, kejujuran dalam mengakui tantangan dan keberhasilan.(Sangat Baik: 4, Baik: 3, Cukup: 2, Kurang: 1)Presentasi (Jika ada kampanye/video): Kreativitas, kejelasan pesan, kemampuanmempengaruhi. (Sangat Baik: 4, Baik: 3, Cukup: 2, Kurang: 1)
31 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERImengubah cara pandang kita dari kompetisi yang salingmenjatuhkan menjadi kompetisi yang saling membangun, yaituberlomba-lomba dalam kebajikan.Pilar pertamaBerikut adalah ayat Q.S. al-Maidah/5: 48: ا اا ااا ا آاArtinya: \"Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu(Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitabkitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya (sebagai batu ujian),maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allahdan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkankebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antarakamu, Kami berikan aturan (syir’ah) dan jalan yang terang (minhaj). KalauAllah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapiAllah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nyakepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan (fastabiqulkhairat). Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukanNya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan.\" (Q.S. alMaidah/5: 48)Landasan UtamaKompetisi dalam Kebaikan
32 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERIKompetisi dalam Kebaikan
33 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERIAnalisis dan Tafsir AyatAyat ini memberikan beberapa pemahaman mendasar bagi kita: bahwaAl-Qur'an sebagai Al-Haq dan MuhaiminAl-Qur'an diturunkan dengan kebenaran (bil-haq). Ia berfungsi sebagai muhaimin(penjaga, dan pengawas) terhadap kitab-kitab suci sebelumnya (Taurat, Zabur, Injil).Artinya, Al-Qur'an mengonfirmasi ajaran tauhid yang asli dan mengoreksi bagianbagian yang telah diubah oleh manusia.Keberagaman adalah Sunnatullah (Syir’ah wa Minhaj)Ayat ini menegaskan bahwa Allah sengaja menciptakan umat manusia berbedabeda, dengan \"aturan\" (syir’ah) dan \"jalan\" (minhaj) masing-masing. Jika Allah mau,sangat mudah bagi-Nya menjadikan kita semua \"satu umat saja\".Tujuan Keberagaman adalah sebuah Ujian (Liyabluwakum)Lalu, untuk apa kita diciptakan berbeda-beda? Jawabannya ada di kelanjutan ayat:\"Allah hendak menguji kamu\". Perbedaan aturan dan jalan hidup ini adalah arenaujian. Ujiannya adalah: siapa di antara kita yang paling baik amalnya dalam meresponskarunia (aturan dan jalan) yang telah diberikan kepadanya.Cara terbaik dengan berlomba-lomba dalam kebaikanKarena ini adalah sebuah ujian dan arena kompetisi, maka sikap yang harus kitaambil bukanlah saling berdebat, merasa paling benar, atau saling menjatuhkan. Sikapyang benar adalah \"maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.\" Fokus kita bukanlahpada perbedaan itu sendiri, melainkan pada prestasi kebaikan apa yang bisa kitalahirkan dari keyakinan kita.Perintah ini diperkuat dalam Q.S. al-Baqarah/2: 148 yang juga menegaskan,\"...Makaberlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akanmengumpulkan kamu semuanya...\"Mengapa Harus Bersegera dalam Kebaikan?Rasulullah mengingatkan kita untuk bersegera beramal saleh sebelum datangnyafitnah (ujian berat) yang membuat iman seseorang bisa terbolak-balik.“Bersegeralahkamu sekalian untuk melakukan amal-amal saleh, karena akan terjadi suatu bencanayang menyerupai malam yang gelap gulita...\" (H.R. Muslim)
34 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERIAnalisis dan Tafsir AyatKita harus berlomba karena:1. Waktu hidup kita terbatas.2.Kesempatan berbuat baik tidak datang dua kali.3.Kita tidak tahu kapan iman kita diuji atau kapan ajal menjemput.Strategi M6 dalam BerkompetisiMengawali (Niat dan Basmalah)Awali setiap perbuatan baik dengan niat ikhlas karena Allah dan membaca basmalah. Doa adalahkekuatan spiritual yang mendorong kita untuk berusaha maksimal.Melakukan (Penuh Semangat)Lakukan kebaikan dengan optimis dan semangat. Jangan menunda-nunda. Sikap antusias ini akanmenular dan membuat kita bahagia dalam beramal.Menjaga (Konsistensi/Istiqamah)Amal yang kecil tapi konsisten lebih mulia daripada amal besar yang hanya dilakukan sekali. Jagakonsistensi, karena di sinilah kualitas amal akan teruji dan meningkat.Mempelajari (Berbasis Ilmu)Beramal tanpa ilmu dapat sia-sia atau salah sasaran. Teruslah belajar ilmu yang terkait dengankebaikan yang ingin kita lakukan. Misalnya, jika ingin berlomba dalam sedekah, pelajari ilmumanajemen prioritas.Membiasakan (Kolaborasi/Kerja Sama)Kebaikan akan lebih besar dampaknya jika dilakukan bersama-samaa serta memperkuat ukhuwah(persaudaraan).Mengamati, Meniru, dan Memodifikasi (ATM)Lihatlah kebaikan yang dilakukan orang lain. Amati caranya, Tiru (imitasi) metodenya, danModifikasi agar lebih baik, lebih kreatif, dan lebih berdampak sesuai konteks kita.Buah Manis (Manfaat) dari Kompetisi KebaikanJika kita menerapkan sikap fastabiqul khairat, kita akan memetik banyak manfaat, di antaranya:1. Memperoleh Ridho dan Pahala Allah: sebagai tujuan tertinggi.2. Menjadi Manusia Bermanfaat yang sesuai dengan “khairunnas anfa'uhum linnas” (sebaik-baikmanusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain).3. Sikap kompetitif (positif) memicu kita untuk tidak menunda-nunda pekerjaan.4. Termotivasi Menjadi Lebih Baik5. Menjadi Pribadi Disiplin dan Bertanggung Jawab. Sebab kompetisi menuntut disiplin dantanggung jawab untuk mencapai hasil terbaik.6. Mempererat Hubungan Sesama. Artinya kompetitor dalam kebaikan bukanlah musuh,melainkan rekan kerja (partner) yang memacu kita untuk maju bersama.
35 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERImemiliki etos kerja yang tinggi. Islam memandang bekerjasebagai sebuah kewajiban, kehormatan, dan bagian dariibadah.Pilar keduaBerikut adalah ayat dan terjemahan Q.S. at-Taubah/9: 105: اواىا ااArtinya: \"Dan katakanlah,'Bekerjalah kamu, maka Allah akanmelihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orangmukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) YangMengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nyakepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.\" (Q.S. atTaubah/9: 105)Landasan UtamaEtos Kerja Produktif(Bekerja adalah Ibadah)
36 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERIEtos Kerja Produktif(Bekerja adalah Ibadah)
37 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERIAnalisis dan Tafsir AyatAyat ini adalah fondasi dari etos kerja Muslim, yang mengandung prinsip akuntabilitas(pertanggungjawaban):\"Bekerjalah Kamu\" ('Amalu)Sebagai perintah tegas untuk berbuat, berkarya, dan produktif. Pada dasarnya, Islamtidak mentolerir kemalasan.Pertanggung jawaban ke Allah (Fasayarallahu 'amalakum)\"Allah akan melihat pekerjaanmu.\" yang maknanya menanamkan sifat Ihsan (merasadiawasi Allah) dalam bekerja. Kita bekerja dengan jujur dan sungguh-sungguh bukankarena takut pada atasan atau CCTV, tapi karena Allah Maha Melihat.Pertanggungjawaban ke Nabi dan para mukmin (wa Rasuluhu wal Mu'minun)\"Begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.\" Pekerjaan kita juga dinilai olehkomunitas. Apakah karya kita membawa manfaat atau mudharat bagi masyarakat?sehingga mendorong kita untuk memiliki tanggung jawab sosial.Pertanggungjawaban Ukhrawi (Wa saturadduna...)\"Kamu akan dikembalikan...\" maknanya tidak ada amal, sekecil apa pun, yang sia-sia.Semua akan diperhitungkan. Ayat ini memotivasi kita bahwa setiap peluh dan jerihpayah kita dalam bekerja (yang halal) akan bernilai pahala.Islam Mendorong ProduktivitasIslam sangat menghargai kerja keras dan mencela sikap berpangku tangan ataumeminta-minta.Rasulullah Saw. bersabda: \"Sungguh, sekiranya salah seorang di antara kamusekalian mengambil beberapa utas tali kemudian pergi ke gunung dan kembalidengan memikul seikat kayu bakar dan menjualnya... maka itu lebih baik baginyadaripada ia meminta-minta kepada sesama manusia...\" (H.R. Bukhari)Beliau juga bersabda: \"Tidak ada seseorang makan makanan yang lebih baik daripadamakan hasil usahanya sendiri, dan sesungguhnya Nabi Allah Daud a.s. makan darihasil usahanya sendiri.\" (H.R. Bukhari)Bahkan, ibadah Shalay tidak boleh membuat kita malas. Setelah shalat Jumatselesai, Allah berfirman:Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allahdan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.\" (Q.S. al-Jumu'ah/62: 10)
38 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERITujuan Bekerja dalamPandangan IslamBagi seorang Muslim, bekerja (etos kerja) bukan hanya soal materi, tapimemiliki tujuan yang jauh lebih mulia:1. Tujuan utamanya adalah mengabdikan diri kepada Allah. Bekerja adalahbentuk ibadah ghairu mahdhah (ibadah sosial).2. Kemalasan dan pengangguran adalah pintu kemunkaran (kejahatan,kemiskinan, kekufuran). Bekerja adalah cara aktif menutup pintutersebut (menolak kemunkaran)3. Menafkahi Keluarga. Yakni kewajiban utama seorang kepala keluarga,dan nilainya adalah sedekah yang paling utama.4. Harta yang kita dapatkan adalah alat untuk beramal sosial (zakat, infak,sedekah, wakaf) yang akan membantu perekonomian umat.5 Cara Meningkatkan Etos KerjaBagaimana agar kita bisa memiliki etos kerja yang tinggi?1. Buat Skala Prioritas dengan menentukan pekerjaan mana yang palingmendesak dan penting. Fokus pada satu pekerjaan hingga tuntassebelum beralih ke yang lain.2. Jangan pernah berhenti belajar. Pengetahuan dan keterampilan yangrelevan akan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil kerja kita.3. Ciptakan lingkungan yang positif. Beri semangat pada rekan kerja danjangan ragu meminta masukan. Jaga komitmen untuk sukses bersama.4. Saling menghargai, tidak mudah menyalahkan, dan menjaga komunikasiyang baik akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif danmenyenangkan.5. Di era digital, manfaatkan teknologi canggih untuk menunjang efisiensidan efektivitas pekerjaan, bukan untuk hal yang sia-sia.
39 PENGEMBANGAN BAHAN AJARURAIAN MATERIBuah Manis (Manfaat)dari Etos KerjaSeseorang yang memiliki etos kerja Islami akan mendapatkanmanfaat:1. Menjaga Martabat Diri, menghindarkan kita dari kehinaanmeminta-minta dan menjaga harga diri kita.2. Kita akan lebih menghargai proses dan hasil yang didapat,baik oleh diri sendiri maupun orang lain.3. Setiap tetes keringat yang ikhlas karena Allah akan bernilaiibadah.4. Proses bekerja penuh dengan tantangan. Sehingga melatihkita untuk sabar dalam berusaha dan tawakal (berserah diri)pada hasilnya.
40 PENGEMBANGAN BAHAN AJARRangkumanQ.S. al-Maidah/5: 48MOTIVASI kita bahwa Hidup adalah ujian,maka fokuslah berlomba dalam kebaikan,bukan berdebat soal perbedaan.Q.S. at-Taubah/9: 105METODE untuk melakukan lomba kebaikandengan produktif, karena setiap amal kitapasti akan dinilai oleh Allah dandipertanggungjawabkan di akhirat.URAIAN MATERI
RANGKUMAN41 PENGEMBANGAN BAHAN AJARPerintah Allah untuk berlomba dalam kebaikan terdapatdalam Q.S. al-Maidah/5: 48Perintah untuk bekerja keras (etos kerja) terdapat pada Q.S. atTaubah/9: 105.Al-Qur'an datang dari Allah Swt untuk membawa kebenaran.Isinya juga mengkonfirmasi ajaran-ajaran asli dalam kitab sucisebelumnya (seperti Taurat dan Injil).Al-Qur’an adalah muhaimin terhadap kitab-kitab terdahuluyang menjadi saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitabterdahulu.Al-Qur'an menjaga ajaran-ajaran pokok dari Allah yang berlakuuntuk semua manusia (universal). Ajaran ini bertujuanmembawa kebaikan (maslahat) yang abadi bagi manusia.Tiap-tiap umat memiliki aturan (syariat) yang akanmenuntunnya menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat.Allah Swt. telah menjadikan syariat Nabi Muhammad Saw.sebagai penyempurna syariat para nabi terdahulu sertamembatalkan sebagian syariat sebelumnya.\"Berlomba dalam kebaikan\" (fastabiqul khairat) adalah ajakanuntuk berbuat baik, yang harus kita mulai dari diri sendiri.Tujuannya agar kita semua selalu berada di jalan yang diridhoiAllah Swt.Allah Swt memerintahkan untuk beramal shaleh agarmanfaatnya bisa dirasakan oleh diri sendiri dan orang lain.Semua perbuatan yang kita lakukan akan selalu disaksikanoleh Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang beriman, lalu akandiperlihatkan kembali di akhirat.
KUNCI JAWABAN42 PENGEMBANGAN BAHAN AJARMad Thabi’i :Mad Wajib Mutashil:Mad Jaiz Munfashil:Lam Jalalah:Alif Lam Syamsiyah:Alif Lam Qomariyah:1-2-4-5-9-11-12-13-15-17-19-21-23-25-27-28-29-3132-35-36-38-39-40-42-43-44-46-48-501-2-3-5-6-7-9-10-13-16-17-19-20-21-23-24-25-27-3132-34-38-40-42-43-44-46-47-49-50
DAFTAR PUSTAKA43 PENGEMBANGAN BAHAN AJARAhm. Taufik dan Nurwastuti Setyowati. 2021. PAI dan Budi Pekerti Kelas X SMA,Jakarta: Kemdikbud RIAhmad Taufik dan Nurwastuti Setyowati.2021. Buku Panduan Guru SMA/SMKKELAS X Pendidikan Agama Islam dan Budi PekertiAbd. Rahman dan Hery Nugroho. 2021. PAI dan Budi Pekerti Kelas X SMA,Jakarta: Kemdikbud RIDrs. Tasdik.(2022).SILABUS PAI BERBASIS KARAKTER DENGAN MODE BDR(BELAJAR DI RUMAH) TAHUN PELAJARAN 2022-2023CP & ATP - Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SLB (kemdikbud.go.id)KEMDIKBUD.GO.ID.(2022).KURIKULUM MERDEKA.Diakses melalui laman Webpada link Sering Ditanya | Kurikulum Merdeka (kemdikbud.go.id)
REFLEKSIPENGEMBANGAN BAHAN AJAR 44Perhatikan Petunjuk Berikut!1.Buka akun E-labs pada laman https://elabs-smaraw.labschool-unj.sch.id2.Klik Eksplorasi Konsep 2 | Perilaku Kompetisi Kebaikan dan Etos Kerja pada elemenAl Qur’an dan Hadits3.Klik “Refleksi Diri”, refleksikan dalam Komentar lalu Submit
PerasaanTingkatkeberhasilanRefleksi DiriHari, Tanggal:Setelah kalian menulis Al-Quran, Membacanya danMenghafalkannya. Apakah perasaan yang anda rasakah?Lebih Tenang, Lebih Dekat Kepada Allah atau biasa saja?Pada bab ini, saya telah mempelajari tentang kompetisidalam kebaikan dan etos kerja dalam Islam. Oleh karena itu,saya dapat mengambil refleksi sikap sebagal berikut. Contoh:1. Saya semakin giat belajar dan mengerjakan semua tugasdari guru dengan sungguh-sungguh.2.3.4.5.AksiNama:
Dua Jalur (Biru dan Emas)Simbol arena berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat).Anak Laki-laki dan PerempuanSimbol inklusivitas dalam kewajiban beretos kerja dan berlomba dalamkebaikan. Perintah ini berlaku untuk semua Muslim, tanpa memandanggender.Kotak \"INFAQ\"Simbol \"kebaikan\"yang paling nyata yang menunjukkan bahwa kesuksesandiraih dengan konsistensi dalam beramal.Tanaman Bunga (yang dipegang anak laki-laki)Simbol etos kerja, proses, dan pertumbuhan. Analoginya amal baik itu sepertitanaman; perlu\"kerja\" (disiram, dirawat, dijaga) agar bisa tumbuh(berkembang) dan menghasilkan keindahan (pahala/hasil).Buku (yang dipegang anak perempuan)Simbol ilmu pengetahuan, fondasi dari etos kerja dan kebaikan.Lentera (Lampu Gantung)Simbol petunjuk (Al-Qur'an dan Hadis).Gerbang Emas dengan Bintang dan Al-Qur'anSimbol tujuan akhir atau\"kesuksesan\" hakiki mendapat petunjuk Al-Qur'an(cahaya) dan meraih tempat tertinggi (surga/ridha Allah).2Sumber: Integrated Artificial intelligence46PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
47 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR2Simbol kunci jawabanSimbol Referensi (Sumber)Simbol Muslimah mengajiMerepresentasikan elemen alqur’andan hadits pada materiSimbol Muslim mengajiMerepresentasikan elemen alqur’an danhadits pada materiSimbol Al Qur’anMerepresentasikan pedoman beretoskerja dan berlomba dalam kebikandengan menjunjung tinggi pada Al Qur’anKunci jawaban pada media “Class ofTajwid”Buku merepresentasikan sumber ilmupengetahuan) Mustaheel Al o’Tasna ا(Liriknya memotivasi siswa bahwa denganusaha sungguh-sungguh (bagian dari etoskerja) dan berkompetisi dalam kebaikan,kita dapat mencapai hal-hal luar biasayang (dengan izin Allah) dianggapmustahil.