The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Membantu Satker dalam menggunakan Modul Piutang dan Modul GLP agar menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by alifany98, 2021-09-17 04:30:18

Flipbook Modul Piutang dan GLP Aplikasi SAKTI Web

Membantu Satker dalam menggunakan Modul Piutang dan Modul GLP agar menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel.

Keywords: SAKTI

FLIPBOOK MODUL
PIUTANG & GLP
APLIKASI SAKTI WEB

TAHUN
2021

| KPPN TANGERANG

IDSAIFTAR

01 04

Pengertian Piutang....1 Pengertian, Fitur, dan Pengguna Modul
Ruang Lingkup....1 GL & Pelaporan...19

0 2Klasifikasi Piutang....2 05
Akuntansi Piutang dan Penyajian Proses Penyusunan LK SAKTI...20
Piutang....2 Kaitan GL & Pelaporan dengan Modul

03 0 6Lain...20
Modul Piutang...3 Modul GL & Pelaporan...
- Menu-menu pada Modul Piutang - Menu-menu pada Modul GL &
1.Referensi Debitur Piutang...5 Pelaporan
2.Pencatatan Piutang...5 1.Transasksi Resiprokal...21
3.Pencatatan Pembayaran...6 2.Jurnal Akrual Akhir Tahun dan
4.Koreksi Piutang Normal...7
5.Koreksi Kualitas Piutang...9 Jurnal Balik Tahun
6.Restrukturisasi Piutang...12 Berikutnya...29
7.Surat Peringatan Piutang...12 3.Posting Jurnal...36
8.Penyisihan Piutang...14 4.Validasi Jurnal...39
9.Transfer Keluar Transfer

Masuk...15
10.Penghapusan Piutang...16
11. Penyerahan Piutang ke DJKN/PUPN...17
12. Tutup Buku...17

FLIPBOOK MODUL PIUTANG DAN MODUL GLP TAHUN 2021

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Pengertian Piutang

Piutang adalah jumlah uang yang akan diterima Pemerintah dan/atau hak
Pemerintah yang dapat dinilai dengan uang sebagai akibat perjanjian,
kewenangan pemerintah berdasarkan perundang-undangan yang berlaku,
atau akibat lainnya yang sah.

Ruang Lingkup Kegiatan Pengelolaan Piutang Negara
pada Kementerian/Lembaga

penatausahaan penagihan

1.Menatausahakan dokumen piutang 1. Penagihan secara tertulis dengan
negara surat tagihan
2.Menatausahakan dokumen kepemilikan 2. Penagihan dengan kegiatan
Barang Jaminan atau Harta Kekayaan optimalisasi piutang negara
Lain dalam hal terdapat Barang
Jaminan atau Harta Kekayaan Lain yang penyelesaian
diserahkan
3. Melakukan pembebanan jaminan 123...mpPPdPpdKeeaeeeeeelnjnmnlmaaulagggmbneblaahuaanaknahitsttupkaaekayaoullernaantirsrnanee(,iatgnnykrnpegdasNberaaniemennppgrgga)awedaast
neirkutcbanuekau/aattkpLnanateegptiPmlkakupiaunenbantsaad(adasgaonilaallagean)hkhNauenkgaanra
kebendaan, dalam hal dalam proses
pengelolaan
4.Piutang Negara terdapat Barang
Jaminan atau Harta Kekayaan Lain yang
diserahkan
5.Melakukan penentuan kualitas dan
pembentukan penyisihan Piutang
Negara tidak tertagih
6.Menyelenggarakan akuntansi dan
pelaporan Piutang Negara sesuai
standar akuntansi pemerintahan

Pembinaan, Pengawasan,
Pengendalian, dan
Pertanggungjawaban:

21..MMeemmaassttiikkaann tdeiprcaatuphaiinnyyaasseelmuru
uahtpuejuraatnukraenbipjaekraunndpaenngg-eulnodlaaanngPainuttaenrkgaNitepgiuatraa;ng negara
3.Memastikan penyetoran penerimaan negara dari hasil penagihan Piutang Negara secara menyeluruh dan tepat
waktu;
4.Memastikan seluruh Piutang Negara mempunyai dokumen sumber dan dokumen pendukung yang handal dan dapat
dipercaya;
5.Memastikan Piutang Negara dilaporkan secara tepat waktu;
6.Memastikan telah dilaksanakan penentuan kualitas dan penyisihan Piutang Negara;
7.Memastikan terlaksananya kegiatan rekonsiliasi dan pemutakhiran data Piutang Negara setiap periode; dan
8.Memastikan terbentuknya basis data Piutang Negara secara elektronik dan terintegrasi dengan Kementerian
Keuangan selaku BUN.

1

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Klasifikasi Piutang

Berdasarkan Jangka Waktu
-Jangka Pendek (kurang dari 12 bulan)
Contoh: Piutang Pajak, Piutang Bukan Pajak, Bagian Lancar Tagihan
Penjualan Angsuran, Bagian Lancar TP/TGR, Bagian Lancar Piutang Jangka
Panjang, Beban Dibayar Dibuka/Uang muka belanja, Piutang BLU, Piutang
Transfer ke Daerah.
-Jangka Panjang (lebih dari 12 bulan)
Contoh: Piutang Tagihan Penjualan Angsuran/TPA, Piutang TP/TGR, Piutang
Jangka Panjang Penerusan Pinjaman, Piutang Jangka Panjang kredit
Pemerintah.

Penyebab Timbul
- Pungutan
- Peringatan
- Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi

Akuntansi Piutang dan Penyajian Piutang

-Akuntansi Piutang

timbul hak pengakuan
tagih penyisihan

Surat Ketetapan/ Penagihan

net realizable
value

kualitas piutang lancar kurang ragu-ragu macet
(0,5%) lancar (50%) (100%)
(10%)

2

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Akuntansi Piutang dan Penyajian Piutang

Penyajian piutang

-Penyajian Piutang
Piutang disajikan di pos aset lancar menurut jenis-jenis piutang.
Penyajian piutang dalam mata uang asing menggunakan kurs tengah Bank
Sentral pada tanggal pelaporan.
Penyisihan piutang tidak tertagih disajikan tersendiri dalam neraca sebagai
pengurang jumlah piutang.

Informasi piutang yang diungkapkan di CALK

Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam proses penilaian, pengakuan,
dan pengukuran piutang.
Rincian jenis-jenis dan saldo menurut kualitas piutang.
Perhitungan penyisihan piutang tidak tertagih.
Barang jaminan atau barang sitaan, bila ada.
Informasi tentang Piutang Pajak yang masih dalam upaya hukum (sengketa)
oleh Wajib Pajak.
Penjelasan atas penyelesaian piutang, khususnya untuk WP dengan piutang
pajak material.
Penjelasan atas penyelesaian piutang, masih diupayakan oleh Satker/sudah
diserahkan pengurusannya kepada PUPN

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Pengertian Modul Piutang

Modul di SAKTI yang fungsinya melakukan penatausahaan transaksi piutang di
Satker pengguna SAKTI.

Ruang Lingkup

- Transaksi Piutang PNBP
- Transaksi Piutang Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi
- Transaksi Piutang Tagihan Penjualan Angsuran/TPA

Output Modul Piutang

Kartu Piutang, Kartu Penyisihan Piutang Tak Tertagih, Rekapitulasi Piutang yang
Sudah Lunas, Rekapitulasi Transfer Keluar-Transfer Masuk, Laporan Piutang
Jatuh Tempo

3



AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Referensi Debitur Piutang

Piutang Referensi Debitur

Sub menu yang digunakan untuk merekam data referensi debitur piutang

Pencatatan Piutang

Piutang Pencatatan Pencatatan

Piutang/Tagihan

Sub menu yang digunakan untuk merekam data yang berasal dari piutang

baru, saldo awal piutang, dan piutang dari hapus buku.

Jurnal Pencatatan Piutang

· Piutang baru

Mencatat piutang baru periode berjalan

Contoh: Piutang baru atas Pendapatan Penyelesaian Ganti Kerugian Negara

Terhadap Bendahara sebesar Rp45.000.000,-

(D) 152110 Piutang Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti

Rugi45.000.00,-

(K) 425792 Pendapatan Penyelesaian Ganti Kerugian Negara Terhadap

Bendahara 45.000.00,-

· Saldo awal piutang

Mencatat piutang tahun sebelumnya dan dapat digunakan untuk perekam

data piutang saat pertama kali menggunakan aplikasi SAKTI.

Terdapat piutang atas Pendapatan Gas Bumi (421211) TAYL yang belum

dicatat sebesar Rp 65.000.000,- dengan status Kurang Lancar (Penyusutan

10%= Rp 6.500.000,-)

(D) 115211 Rp 65.000.000,- (D) 391119 Rp 6.500.000,-

(K) 3911119 Rp 65.000.000,- (K) 116211 Rp

6.500.000,-

· Piutang dari hapus buku

Mencatat piutang yang sudah dihapus bukukan terjadi pembayaran

Terjadi pembayaran piutang sebesar Rp. 2.500.000,- atas piutang yang telah

dihapus bukukan sebesar Rp 7.800.000,-

(D) 115211 Rp 2.500.000,-

(K) 594211 5Rp 2.500.000,-

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Pencatatan Pembayaran/Settlement Piutang
a. Settlement SBS

Piutang Transaksi Settlement SBS

Digunakan untuk mencatat setoran pembayaran piutang melalui bendahara
Satker, yang sebelumnya telah dicatat di modul bendahara. Tanggal buku
perekaman setllement sbs harus setelah/sama dengan tanggal setoran dan
jumlah harus lebih kecil atau sama dengan saldo piutang dan sisa matching
setorannya. Saat melakukan settlement harus memilih nomor piutang yang
dijadikan dasar pembayarannya, selanjutnya memilih data setoran yang
dijadikan dasar pembayaran piutangnya lalu isikan nilainya.

b. Settlement SSBP Non SBS

Piutang Transaksi Settlement SSBP Non SBS

Pencatatan ini dilakukan atas setoran pembayaran piutang yang dicatat
pada modul bendahara pada menu Setoran UP/TUP/PNBP Bendahara. Saat
melakukan Settlement harus memilih Nomor Piutang yang dijadikan dasar
pembayarannya. Selanjutnya memilih data setoran yang dijadikan dasar
pembayaran piutangnya lalu isikan nilainya.

c. Settlement via potongan SPM dan Upload

Piutang Transaksi Settlement Via Potongan SPM dan Upload

Digunakan untuk mencatat pembayaran piutang yang berasal dari potongan

SPM dan setoran menggunakan ADK upload Simponi pada modul bendahara.

Akun potongan SPM/ data upload bisa berbeda dengan akun pendapatan

yang menghasilkan piutang sebagai antisipasi apabila terdapat perubahan

akun.

Jurnal akrual yang terbentuk:

Pendapatan (D) 42xxxx

Piutang (K)

Cara: Saat melakukan Settlement harus memilih Nomor Piutang yang

dijadikan dasar pembayarannya. Selanjutnya memilih data potongan SPM

(yang sudah menjadi SP2D) atau data upload yang digunakan sebagai

pembayar piutang. 6

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Koreksi Piutang Normal

Piutang Pengelolaan Koreksi Koreksi Piutang

Piutang

Digunakan untuk pencatatan perbaikan atas kesalahan pencatatan piutang

yang telah tutup buku/sudah ada transaksi lanjutannya. Koreksi yang dapat

dilakukan salah satunya menggunakan menu koreksi normal piutang. Untuk

lebih jelasnya bisa mengakses YouTube SAKTI pada Playlist Modul Piutang

Koreksi Piutang.

(URL: https://www.youtube.com/watch?v=N_G6J4wCKv4&list=PLyrh_kAfc49kgaFCuVBgZimdapb1xfTBn)

1.Login menggunakan user operator SAKTI

2.Klik Piutang->Pengelolaan Piutang->Koreksi->Koreksi Piutang
3.Akan muncul form seperti di bawah ini, klik tombol rekam.

7

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Koreksi Piutang Normal
4.Setelah itu, klik tombol kaca pembesar di sebelah nomor piutang, akan
muncul lookup piutang seperti di bawah ini, lalu pilih piutang yang akan
dikoreksi.

5.Masukan tanggal transaksi, uraian, dan nomor dokumen sesuai dengan
transaksinya.

8

MAPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Koreksi Piutang Normal
6. Pilih jenis koreksi normal.

7. Masukan nilai koreksi piutang dan nilai koreksi penyisihan.
8. Klik simpan.
Koreksi Kualitas Piutang
Salah satu jenis dari Koreksi Piutang adalah Koreksi Kualitas Piutang. Cara
melakukan koreksi kualitas piutang adalah sebagai berikut:
1.Login menggunakan user operator SAKTI

2.Klik Piutang->Pengelolaan Piutang->Koreksi->Koreksi Piutang

9

MAPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Koreksi Kualitas Piutang
3.Akan muncul form seperti di bawah ini, klik tombol rekam.

4. Klik tombol cari di sebelah nomor piutang lalu masukan nomor piutang.

10

MAPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Koreksi Kualitas Piutang
5. Pilih tanggal dan uraian kualitas piutang.

6. Klik koreksi kualitas piutang, lalu ubah status piutang sesuai dengan kualitasnya.

7. Klik simpan.
Untuk lebih jelasnya bisa melihat di kanal Youtube SAKTI-> Playlist Modul
Piutang-> Koreksi Kualitas Piutang
URL: https://www.youtube.com/watch?
v=ahBCIeBtqDo&list=PLyrh_kAfc49kgaFCuVBgZimdapb1xfTBn&index=2

11

MAPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Restrukturisasi Piutang

Piutang Transaksi Restrukturisasi Piutang

Piutang macet dapat direkstrukturisasi menjadi ragu-ragu atau kurang lancar,
sementara itu untuk piutang ragu-ragu dapat direstrukturisasi menjadi piutang kurang
lancar.
Surat Peringatan Piutang
Digunakan untuk mencatat transaksi surat peringatan yang diterbitkan satker kepada
debitur piutang. Surat peringatan dapat mempengaruhi kualitas piutang saat proses
penyisihan piutang semesteran. Caranya adalah sebagai berikut:

1.Login menggunakan user operator SAKTI.

2. Klik Piutang-> Pengelolaan Piutang -> Transaksi -> Surat Peringatan (SP)

12

MAPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Surat Peringatan Piutang
3. Pilih jenis surat peringatan.

4. Pilih piutang yang akan diberi surat peringatan.

13

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Surat Peringatan Piutang
5. Masukan tanggal dan uraian.

6. Pastikan data sudah sesuai -> Simpan data -> Ya untuk menyimpan.
Jenis-jenis SP:
-SP1 >30 hari setelah tanggal jatuh tempo (kualitas piutang kurang lancar)
-SP2 >30 hari setelah diterbitkannya SP1 (kualitas piutang ragu-ragu)
-SP3 > 30 hari setelah SP2 (kualitas piutang macet)
Penyisihan Piutang
-Digunakan untuk melakukan penyisihan piutang setiap semesteran
-Sebelum dilakukan penyisihan harus terlebih dahulu menutup buku piutang
sampai dengan sebelum bulan dilakukannya penyisihan. (bulan Mei dan
November)
Dilakukan oleh operator modul piutang.
Cara melakukan penyisihan piutang:

1.Login menggunakan user operator SAKTI
2.Piutang-> Pengelolaan Piutang-> Transaksi-> Penyisihan Piutang
3.Klik Tombol Sisihkan
4.Pastikan tanggal penyisihan piutang adalah tanggal terakhir periode

semester berkenaan
5.Klik Proses
6.Klik Ya
7.Data berhasil disimpan

14

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Transfer Keluar Transfer Masuk
-Transfer Keluar Piutang
Submenu untuk mencatat transaksi transfer keluar piutang oleh satker
pemberi.
Tanggal transfer keluar oleh satker pembeli harus lebih kecil atau sama
dengan tanggal transfer masuk oleh satker penerima. Perekaman transaksi
TKTM dilakukan pada periode yang sama.
Dilakukan oleh operator modul piutang.
Cara melakukan Transfer Keluar Piutang:

1.Login menggunakan user operator sakti.
2.Piutang->Pengelolaan Piutang->Transfer->Transfer Keluar
3.Masukan Tanggal Transfer
4.Isi uraian sesuai dengan keterangan
5.Masukan Satker Tujuan (Kode dan Nama Satker)
6.Klik Pilih-> Pilih data piutang yang akan ditransfer ke luar
7.Masukan Nomor Dokumen
8.Pastikan data sudah sesuai
9.Klik Ya->Data berhasil disimpan
-Transfer Masuk Piutang
Submenu untuk mencatat transaksi transfer masuk piutang oleh satker
penerima. Tanggal transfer masuk oleh satker penerima harus lebih
besar/sama dengan tanggal tf keluar oleh satker pemberi. Perekaman
transaksi TKTM dilakukan di periode yang sama.
Cara melakukan Transfer Masuk Piutang
1. Login
2.Piutang->Transfer->Transfer Masuk->
3.Form Transfer Masuk->Klik Tombol Rekam
4.Pada Lookup data transfer pilih data transfer masuk yang akan direkam
5. Pada kolom tanggal diisi tanggal transfer masuknya
6.Klik tombol transfer masuk
7.Pastikan data sudah sesuai
Pencatatan Jurnal:
Satker pemberi (D) TK (K) Piutang; (D) Akum Penyisihan Piutang (K) TK
Satker Penerima (D) Piutang (D) TM; (D) TM (K) Akum Penyisihan Piutang

15

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Penghapusan Piutang
Digunakan untuk melakukan pencatatan penghapusan Piutang dengan
syarat:
- Piutang Macet dan belum ada pembayarannya;
- Piutang yang sudah mendapatkan SP3 dan belum ada lanjutan transaksi
pembayaran (karena kualitas berubah macet hanya saat dilakukan
penyisihan)
Sub menu untuk melakukan transaksi penghapusan piutang yang terdiri dari
hapus buku & hapus tagih. Dilakukan oleh operator modul piutang.
Cara melakukan Penghapusan Piutang:

1. Login
2.Piutang->Pengelolaan Piutang->Transaksi->Penghapusan Piutang
3.Klik Rekam->Pilih Satus Hapus (Hapus Buku, Hapus Tagih)
4.Klik tombol cari->Lookup data piutang lalu pilih data yang akan dihapus
5. Klik Pilih
6.Isikan tanggal penghapusan pada kolom tanggal
7.Isikan uraian keterangan sesuai transaksi penghapusan piutang
8.Isikan kolom nomor dokumen
9.Pastikan telah sesuai
10. Simpan
Jurnal :
Jurnal Akrual (Hapus Buku):

(D) Akumulasi Penyisihan Piutang….
(K) Ekuitas

(D) Ekuitas
(K) Piutang

Penyerahan Piutang ke DJKN/PUPN
Digunakan untuk mencatat piutang yang diserahkan ke DJKN dengan syarat
piutang tersebut memiliki kualitas macet. Saat direkam dengan menu ini,
piutang macet yang terdapat settlementnya saat disisihkan akan tetap
macet. Pencatatan pada menu ini tidak mengakibatkan keluarnya piutang
pada satker, pembukuan piutang tetap dilakukan oleh satker.

16

MAPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Modul Piutang dan Menu-Menu pada Modul Piutang

Penyerahan Piutang ke DJKN/PUPN
Cara melakukan penyerahan piutang ke DJKN/PUPN:

1. Login
2.Piutang->Pengelolaan Piutang->Transaksi->Pelimpahan Piutang ke

DJKN/PUPN
3.Klik Rekam->Klik lihat->Muncul lookup data piutang->Klik data piutang

yang akan dilimpahkan->Klik Pilih
4.Isikan tanggal pelimpahan pada kolom tanggal
5.Isi kolom keterangan sesuai transaksi
6.Isikan nomor dokumen
7.Pastikan data telah sesuai
8.Klik ya untuk menyimpan
9.Data berhasil disimpan
10.Muncul tabel pelimpahan piutang di bagian atas.
Tutup Buku

Piutang Tutup Periode

Digunakan untuk melakukan tutup buku pada modul piutang
Tutup Buku bulan 6 dan 12 harus sudah mencatat transaki penyisihan terlebih
dahulu

Laporan Piutang

-Rekap Piutang yang sudah lunas
Piutang -> Laporan -> Rekap Piutang yang sudah Lunas
Isinya mengenai daftar piutang yang sudah lunas ampai periode bulan yang
dipilih.
-Kartu Buku Piutang
Piutang-> Laporan -> Kartu Buku Piutang
Isinya mengenai data detail transaksi piutang per nomor piutang sampai
dengan periode tanggal yang dipilih.
-Kartu Penyisihan Piutang Tak Tertagih
Piutang-> Laporan -> Kartu Penyisihan Piutang tak Tertagih
Isinya mengenai daftar piutang, penyisihan, dan kualitasnya per nomor
piutang pada periode semester yang dipilih

17

AMPOLDIKUALSPIIUSATAKNTIGWEB

Laporan Piutang

-Rekapitulasi TKTM
Piutang-> Laporan -> Rekapitulasi TKTM
Isinya mengenai daftar TKTM
-Rekonsiliasi Piutang- GLP
Piutang -> Laporan -> Rekonsiliasi Piutang-GLP
Isinya mengenai perbandingan data piutang pada modul piutang dengan
data piutang apda modul GLP.
-Piutang Jatuh Tempo
Piutangà Laporanà Piutang Jatuh Tempo
Isinya mengenai daftar piutang yang sudah jatuh tempo sampai periode
bulan yang dipilih.

18

AMPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Pengertian, Fitur, dan Pengguna Modul GL & Pelaporan

Pengertian Modul GL & Pelaporan
Modul SAKTI yang memuat keseluruhan proses yang terkait dengan akuntansi
dan pelaporan.

Fitur Modul GL & Pelaporan
-Membuat jurnal yang di-trigger oleh transaksi yang dihasilkan oleh modul
lain (Sub ledger)
-Membuat penyesuaian dan jurnal yang tidak dihasilkan modul lain.
-Memposting jurnal dalam rangka pembentukan laporan.
-Tutup periode.
-Membuat laporan keuangan sebagai bahan untuk pertanggungjawaban.
-Rekonsiliasi dan konsolidasi.
-Akrual basis
-Pembentukan jurnal secara transaksional: jurnal Sebagian besar terbentuk
dari modul by system.
-Tracing Jurnal: penelusuran transaksi ke history datanya.
-Tutup buku: konsistensi data (pada periode yang ditutup hanya dapat
dilakukan perubahan dengan mekanisme koreksi ke periode yang open)
-Konsolidasi topologi online: konsolidasi laporan (W/Es1/KL) tanpa proses
kirim-terima ADK.
-Laporan Fund Available: ketersediaan dana.
Periode 13 dan 14: unaudited dan audited

Pengguna Modul GL & Pelaporan
Operator memiliki kewenangan untuk melakukan sebagai berikut:
-Melakukan RUH Jurnal Penyesuaian/Koreksi
-Melakukan Proses Validasi dan Posting Jurnal
-Melakukan Proses Tutup Periode
-Melakukan Pencetakan Laporan Keuangan

19

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Proses Penyusunan LK SAKTI

Kaitan GL & Pelaporan dengan Modul Lain

20

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Transaksi Resiprokal

Transaksi Resiprokal Belanja
Digunakan oleh Satker BLU maupun Non-BLU Pemberi Keja ke Satker BLU dan
Satker BLU Penerima Kerja yang menerima pendapatan dari Satker lain.
Transaksi resiprokal terdiri dari:
1.Transaksi resiprokal pendapatan digunakan oleh Satker BLU Penerima kerja
atas belanja dari Satker BLU maupun Satker Non-BLU
2.Transaksi Resiprolak belanja digunakan digunakan oleh Satker Non-BLU
atau BLU Pemberi Keja Satker BLU Lain
Cara Mencatat Transaksi Resiprokal Belanja:
1.Login menggunakan akun operator modul GLP
2.Masuk ke menu GL & Pelaporan->Transaksi Resiprokal->Belanja

3. Akan muncul form sebagai berikut lalu klik Rekam

21

AMPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Transaksi Resiprokal

4. Akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini, lalu lakukan filter terhadap
nomor SP2D

5. Gunakan fitur filter akun untuk memilih Akun Belanja yang akan dipilih, lalu
klik pilih.

22

AMPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Transaksi Resiprokal

6. Klik tombol cari untuk mencari Satker Intraco yang akan dipilih.

7. Gunakan fitur deskripsi untuk mencari Satker Intraco yang akan dipilih, lalu
klik pilih.

23

AMPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Transaksi Resiprokal

8. Masukan uraian sesuai dengan transaksi yang dilakukan, lalu klik simpan.

9. Untuk melihat laporan hasil transaksi resiprokal dapat dilakukan dengan
mengklik menu Cetak Daftar Resiprokal->Belanja->Unduh

24

AMPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Transaksi Resiprokal

Transaksi Resiprokal pendapatan
1.Login menggunakan akun operator modul GLP
2.Masuk ke menu GL & Pelaporan->Transaksi Resiprokal->Pendapatan
3.Akan muncul form sebagai berikut lalu klik Rekam

4. Pada kolom SP2D klik lihat, akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini,
lalu lakukan filter terhadap nomor SP2D

25

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Transaksi Resiprokal

Transaksi Resiprokal pendapatan
5. Gunakan fitur filter nomor SP2D untuk memilih akun Pendapatan yang akan
dipilih, lalu klik pilih.

6. Masukan tanggal transaksi.

26

AMPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Transaksi Resiprokal

Transaksi Resiprokal pendapatan
7. Klik tombol cari untuk mencari Satker Intraco yang akan dipilih, lalu pilih
Satker Intraco.

8. Masukan uraian sesuai dengan transaksi yang dilakukan, lalu klik simpan.

27

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Transaksi Resiprokal

Transaksi Resiprokal pendapatan
9. Untuk melihat laporan hasil transaksi resiprokal dapat dilakukan dengan
mengklik menu Cetak Daftar Resiprokal->Pendapatan->Unduh

28

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Jurnal Akrual Akhir Tahun dan Jurnal Balik Tahun Berikutnya

Jurnal Balik

Jurnal balik umumnya dilakukan pada awal periode setelah penutupan buku
besar dan membuat neraca saldo setelah penutupan periode sebelumnya.
Jurnal Balik dapat digunakan di akhir tahun anggaran berjalan saat terdapat
kesalahan pembuatan jurnal.
Yang bisa membuat: Operator Modul GL dan Pelaporan
Langkah:
1.Login dengan akun user operator GL dan Pelaporan Tahun Anggaran
Sebelumnya
2.Buka menu GL dan Pelaporan->Proses->Jurnal Penyesuaian Khusus->Pilih
Periode Des 2019

3. Klik Rekam, maka akan muncul form sebagai berikut.

29

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Jurnal Akrual Akhir Tahun dan Jurnal Balik Tahun Berikutnya

Jurnal Balik

4. Pada data dokumen diisikan tanggak dokumen, tanggal transaksi, nomor
dokumen, dan deskripsi sesuai dengan transaksi yang dilakukan.
5. Pada data akun isi sub kelompok jurnal, pilih kode akun dengan klik tombol
lihat, lalu isikan nilai jurnal, dan klik simpan akun.

6. Jurnal yang direkam akan muncul di daftar jurnal, apabila seluruh jurnal
telah direkan klik simpan.

30

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Jurnal Akrual Akhir Tahun dan Jurnal Balik Tahun Berikutnya

Jurnal Balik

7. Sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, harao lakukan validasi dan
posting jurnal terlebih dahulu.

8. Setelah validasi dan posting jurnal, lakukan jurnal balik atas transaksi
tersebut dengan cara buka menu GL& Pelaporan->Proses->Jurnal
Penyesuaian Khusus

31

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Jurnal Akrual Akhir Tahun dan Jurnal Balik Tahun Berikutnya

Jurnal Balik

9. Pilih periode tahun sebelumnya di sini Des 2019 lalu klik cari.

10. Akan muncul daftar junal penyesuaain khusus, pilih jurnal yang akan
dibalik, lalu klik jurnal balik.

32

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Jurnal Akrual Akhir Tahun dan Jurnal Balik Tahun Berikutnya

Jurnal Balik

11. Setelah itu akan muncul lookup jurnal balik seperti di bawah ini, isikan
tanggal transaksi, nomor dokumen, dan keterangan.

12. Klik proses->Oke
13. Lakukan validasi dan posting jurnal sesuai dengan tanggal jurnal balik (1
Januari Tahun Anggaran selanjutnya)

33

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Jurnal Akrual Akhir Tahun dan Jurnal Balik Tahun Berikutnya

Jurnal Balik

14. Untuk melihat daftar jurnal balik, log out terlebih dahulu, lalu login
sebagai user operator modul GL& Pelaporan

15. Klik GL & Pelaporan->Proses->Jurnal Penyesuaian Khusus
16. Pilih periode Januari 2020 lalu klik cari.

34

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Jurnal Akrual Akhir Tahun dan Jurnal Balik Tahun Berikutnya

Jurnal Balik

17. Akan muncul daftar jurnal balik sebagai berikut.

35

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Posting Jurnal

Posting Jurnal

Posting jurnal dilakukan otomasi secara terjadwal. Namun jika operator ingin
mencetak laporan keuangan lebih cepat, maka posting jurnal dapat dilakukan
mandiri yang didahului dengan validasi jurnal. Data jurnal yang telah diposting ke
neraca saldo (Trial Balance) dan neraca percobaan tersebut akan menjadi data
acuan dalam proses pembuatan laporan. Yang dapat melakukan proses posting
jurnal adalah pengguna sebagai operator GLP. Langkah:

1.Login dengan akun user operator GL dan Pelaporan
2.Buka menu GL dan Pelaporan->Proses->Posting Jurnal

3. Untuk memudahkan pencarian jurnal yang akan diposting, dapat menggunakan
Filter Pencarian.

36

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Posting Jurnal
Posting Jurnal

4. Pada Daftar Jurnal, pilih jurnal yang akan diposting, lalu klik centang.

5. Selanjutnya klik Proses dan akan muncul kotak konfirmasi. Silahkan klik tombol Ya

37

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Posting Jurnal
Posting Jurnal

6. Setelah itu, muncul informasi bahwa proses posting jurnal telah selesai. Silahkan
klik Oke.

38

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Validasi Jurnal
Validasi Jurnal

Pada SAKTI, validasi jurnal dilakukan otomasi secara terjadwal. Namun jika operator
ingin mencetak laporan keuangan lebih cepat, maka validasi jurnal dapat dilakukan
secara mandiri yang dilanjutkan dengan posting jurnal. Setelah menginput data
jurnal, dapat melakukan validasi jurnal terhadap jurnal yang telah masuk ke dalam
buku besar pada modul GLP. Yang dapat melakukan proses validasi jurnal adalah
pengguna sebagai operator GLP. Langkah:

1.Login dengan akun user operator GL dan Pelaporan
2.Buka menu GL dan Pelaporan->Proses->Validasi Jurnal

3. Untuk memudahkan pencarian jurnal yang akan divalidasi, dapat menggunakan
Filter Pencarian.

39

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Validasi Jurnal
Validasi Jurnal

4. Pada Daftar Jurnal, pilih jurnal yang akan divalidasi, lalu klik centang.

5.Selanjutnya klik Proses Validasi dan akan muncul kotak konfirmasi. Silahkan klik
tombol Ya.

40

MAPOLDIKUALSGILS&AKPTEILWAPEOBRAN

Validasi Jurnal
Validasi Jurnal

6. Setelah itu, muncul informasi bahwa proses validasi jurnal telah selesai. Silahkan
klik Oke.

41

KPPN TANGERANG

penutup

WWW.SITES.GOOGLE.COM/VIEW/PATRALAKSA127

2021

MODUL PIUTANG
DAN MODUL GLP


Click to View FlipBook Version