The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Siti Lutfia, 2023-02-15 10:14:19

modul bahan pengisi kue kd 9

berisi materi bahan pengisi kue

Keywords: bahan pengisi kue

MODUL AJAR BAHAN PENGISI KUE Disusun Oleh: Siti Lutfia Nurtianto Guru Pamong: Yohana Dyahayu L, M. Pd SMK NEGERI 38 JAKARTA 2023


Sekolah : SMK N 38 JAKARTA Mata Pelajaran : Produk Cake dan Kue Indonesia Materi Pokok : Bahan Pengisi Kue Kelas/Semester : XII (Dua Belas) / 2 (Dua) Alokasi Waktu : 360 menit (8 x pertemuan) Pertemuan Ke- : 1 (Satu) PROFIL PELAJAR PANCASILA 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia Pelajar Indonesia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupannya sehari-hari. Ada lima elemen kunci beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia: (a) akhlak beragama; (b) akhlak pribadi; (c) akhlak kepada manusia; (d) akhlak kepada alam; dan (e) akhlak bernegara. 2. Berkebinekaan Global Pelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya dengan budaya luhur yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa. Elemen dan kunci kebinekaan global meliputi mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, dan refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan. 3. Bergotong Royong Pelajar Indonesia memiliki kemampuan bergotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan. Elemen-elemen dari bergotong royong adalah kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. INFORMASI UMUM


4. Mandiri Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri. 5. Bernalar Kritis Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir, dan mengambil keputusan. 6. Kreatif Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal. SARANA DAN PRASARANA Sarana dan Prasarana di SMKN 38 Jakarta mendukung pembelajaran. Persiapan Alat dan Bahan: 1. Ruang Kelas Belajar 2. Laboratorium Pastry MODEL, PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN MODEL, PENDEKATAN, DAN METODE PEMBELAJARAN Model : Saintifik - TPACK Pendekatan : Discovery Learning Metode : Menyajikan Informasi Investigasi/Tanya Jawab Diskusi/Evaluasi


Capaian Pembelajaran Tujuan Pembalajaran 1.1 Pengetahuan Bahan Pengisi Kue 1.1.1 Mendefinisikan pengertian bahan pengisi kue 1.1.2 Mengidentifikasi fungsi bahan pengisi kue 1.1.3 Mengidentifikasi macam-macam bahan pengisi kue No. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN 1. 2. Kegiatan eksplorasi oleh guru; sehingga para siswa dapat menganalisis macam-macam bahan pengisi kue Setelah kegiatan eksplorasi mengenalisis macam bahan pengisi kue siswa dapat membuat, meyebutkan, serta menerapkan macam-macam bahan pengisi kue.. Pembelajaran memahami bahan pengisi kue memiliki peranan dalam pembentukan daya ingat dan keterampilan siswa. Kebutuhan wawasan dicapai dengan melakukan eksplorasi pada sumber-sumber yang tersedia serta dengan kompetensi dalam implementasinya. Kebutuhan sosial dicapai dengan pembinaan secara berkelompok dengan teman sebaya. PERTANYAAN PEMANTIK 1. Apa yang kalian ketahui mengenai bahan pengisi kue? 2. Apa saja macam – macam bahan pengisi kue yang kalian ketahui? INFORMASI UMUM CAPAIAN & TUJUAN PEMBELAJARAN ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN PEMAHAMAN BERMAKNA


No. MATERI REGULER MATERI REMEDIAL MATERI PENGAYAAN 1. Bahan pengisi kue adalah bahan makanan yang digunakan untuk mengisi bagian dalam kue untuk menambah cita rasa agar lebih menarik. Fungsi dari bahan pengisi kue, sebagai penambah nilai gizi pada produk kue yang dibuat, bahan pengisi kue juga dapat menambah nilai jual produk kue yang dibuat, tak jarang isian kue yang unik dan bercitarasa tinggi memiliki nilai jual yang mahal. Bahan pengisi kue adalah bahan makanan yang digunakan untuk mengisi bagian dalam kue untuk menambah cita rasa agar lebih menarik. Fungsi dari bahan pengisi kue, sebagai penambah nilai gizi pada produk kue yang dibuat, bahan pengisi kue juga dapat menambah nilai jual produk kue yang dibuat, tak jarang isian kue yang unik dan bercitarasa tinggi memiliki nilai jual yang mahal. Mengekplorasi mengenai bahan pengisi kue. 2. Macam – Macam Bahan Pengisi Kue a. Pastry Cream b. Diplomat Cream c. Chiboust Cream d. Selai e. Ganache f. Buah-buahan Macam – Macam Bahan Pengisi Kue a. Pastry Cream b. Diplomat Cream c. Chiboust Cream d. Selai e. Ganache f. Buah-buahan Mengeksplorasi, memahami, dan mengenali macam – macam bahan pengisi kue 1. Media : Laptop, Telepon Seluler, Power Point 2. Bahan : Lembar Kerja, Kertas, Alat Tulis 3. Sumber Belajar : a. Buku Siswa : b. Situs Internet : Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Kegiatan Pendahuluan 1. Peserta didik bersama guru saling memberi dan menjawab salam serta menyampaikan kabar masing- masing. 2. Peserta didik dicek kehadirannya dengan melakukan presensi oleh guru. 15 Menit MATERI PEMBELAJARAN MEDIA DAN BAHAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


3. Kelas dilanjutkan dengan berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Doa dipimpin oleh ketua kelas atau siswa yang datang paling awal. (Religius) 4. Peserta didik menyiapkan diri agar siap untuk belajar serta memeriksa kelas dan laci meja yang digunakan dan bersikap disiplin dalam setiap kegiatan pembelajaran. 5. Peserta didik menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menanamkan rasa Nasionalisme. (Nasionalisme) 6. Peserta Didik menyimak apersepsi dari guru tentang pelajaran sebelumnya dan mengaitkan dengan pengalamannya sebagai bekal pelajaran berikutnya. (Communication –C4) 7. Peserta didik bertanya jawab dengan guru berkaitan dengan materi sebelumnya dengan mengangkat tangan. (4C-, SaintifikMenanya) Tahap 1: Penyampaian tujuan dan motivasi peserta didik 1. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang Tujuan Pembelajaran, Teknik Penilaian dan kegiatan yang akan dilakukan serta motivasi kepada peserta didik. 2. Ice Breaking, dan Intermezo untuk senam otak Kegiatan Inti Tahap 2: Mengorganisasikan peserta didik untuk siap belajar 1. Peserta didik mencari mengenai definisi dan fungsi bahan pengisi kue, memahami macam – macam bahan pengisi kue. Tahap 3: Penyajian Informasi 1. Peserta didik menyimak sekilas paparan materi mengenai bahan pengisi kue. 2. Peserta didik menyimak tayangan power point yang difasilitasi oleh guru mengenai bahan pengisi kue. 3. Peserta didik menjawab pertanyaan yang diutarakan guru dengan mengangkat tangan. (Saintifik- Menanya) dan 4CCommunication 4. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya, bagi yang masih bingung terkaitmateri yang disampaikan oleh guru (Saintifik- Menanya) dan 4C- Communication Tahap 4: Membimbing Kegiatan Belajar Kelompok 1. Peserta didik secara berkelompok memahami macam – macam bahan pengisi kue serta cara pembuatan berbagai macam bahan pengisi kue 2. Peserta didik diuji mengenai macam-macam bahan pengisi kue. Peserta didik mengenal dan mengamati gambar macam – macam bahan pengisi kue. 3. Peserta didik diuji mengenai bahan pengisi kue. 330 Menit


Kegiatan Penutup Tahap 5: Pemberian Penghargaan Kelompok 1. Sebelum pelajaran ditutup guru meminta peserta didik melakukan refleksi kesimpulan kegiatan hari ini Kegiatan refleksi berikut : 15 menit • Apa yang telah kamu pelajari hari ini • Apa yang belum kalian pahami pada pembelajaran hari ini (mengkomunikasikan) 2. Peserta didik melakukan analisis kelebihan dan kekurangan kegiatan pembelajaran (Communication) 3. Peserta didik diajak untuk selalu bersyukur nikmat yang diberikan dan mengajak siswa untuk selalu berdoa memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa.(religius) 4. Kegiatan ditutup dengan Doa. Doa dipimpin oleh siswa yang paling aktif dalam kegiatan pembelajaran. (religius) PENILAIAN a. TEKNIK PENILAIAN 1. Sikap dan Penilaian diri No. Teknik Bentuk Instrumen Butir Instrumen Waktu Pelaksanaan Keterangan 1. Observasi Jurnal 1. Jujur 2. Disiplin 3. Tanggung Jawab 4. Gotong Royong 5. Santun 6. Percaya Diri Saat pembelajaran berlangsung Penilaian untuk pencapaian pembelajaran (Assessment for and of learning) 2. Penilaian Diri Check List 1. Masuk tepat waktu 2. Memakasi Seragam sesui tata tertib 3. Tertib alam mengikuti pembelajran 4. Mengumpulkan tugas tugas tepat waktu 5. Mengikuti kegiatan dengan baik Saat pembelajaran usai Penilaian sebagai pembelajaran (assessment as learning)


2. Pengetahuan No. Teknik Bentuk Instrumen Butir Instrumen Waktu Pelaksanaan Keterangan 1. Lisan Pertanyaan langsung kepada peserta didik 1. Saat Pembelajaran berlangsung Penilaian untuk pencapaian pembelajaran (Assessment of and for learning) 2. Tes tertulis bentuk uraian Lembar kerja diskusi 1. Saat Pembelajaran berlansung Penilaian sebagai pembelajaran (assessment as learning) PEMBELAJARAN REMEDIAL Pembelajaran remedial dan pengayaan merupakan tindak lanjut setelah dilaksanakan evaluasi atau penilaian pembelajaran. Remedial berlaku bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis penilaian atau analisis kesulitan belajar. Untuk itu, perlu dicari penyebab mengapa peserta didik tersebut tidak mencapai kompetensi sebagaimana termuat dalam capaian pembelajarannya. Adapun bentuk kegiatan pembelajaran remedial antara lain : • Pembelajaran ulang • Bimbingan perorangan • Belajar kelompok • Pemanfaatan tutor sebaya PEMBELAJARAN PENGAYAAN Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pengayaan untuk perluasan atau pendalaman materi (komptensi) antara lain dalam bentuk : • Tugas mengerjakan soal- soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi


BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK A. Pengertian Bahan Pengisi Kue Bahan pengisi kue adalah bahan makanan yang digunakan untuk mengisi bagian dalam kue untuk menambah cita rasa agar lebih menarik. Berikut fungsi dari bahan pengisi kue, sebagai penambah nilai gizi pada produk kue yang dibuat, bahan pengisi kue juga dapat menambah nilai jual produk kue yang dibuat, tak jarang isian kue yang unik dan bercitarasa tinggi memiliki nilai jual yang mahal. B. Macam – Macam Bahan Pengisi Kue • Pastry Cream Cream yang terbuat dari susu cair, kuning telur, gula dan tepung maizena serta vanilla. • Diplomat Cream Campuran antara pastry cream dengan krim kocok (whipped cream). • Chiboust Cream Campuran antara pastry cream dengan meringue. KOMPONEN INTI LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


• Mousseline Cream Campuran antara pastry cream dengan kim atau butter. • Frangipane Cream Campuran antara pastry cream dengan almond. • Buttercream Jenis krim yang bahan utamanya terdiri atas mentega dan gula. • Whipped Cream Cream yang dibuat dari 30% lemak susu, dikocok dengan menggunakan alat pengocok hingga berwarna putih cerah dan kaku.


• Chantilly Cream Campuran antara whipped cream dengan bahan pemanis. • Keju Produk pangan olahan yang terbuat dari susu • Cream Cheese Salah satu jenis keju lunak yang memiliki tekstur mirip seperti mentega. Cream cheese ini dibuat dari 45% lemak susu sapi dan agak berbeda dari keju jenis lain, cream cheese ini tidak melalui proses pematangan.


• Mousse Makanan yang memanfaatkan gelembung udara atau busa untuk menciptakan tekstur foamy. Mousse memiliki rasa manis, biasanya dibuat menggunakan putih telur kocok atau krim kocok dan umumnya ditambahkan coklat atau sari buah • Coklat Sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao) • Ganache Campuran dari chocolate dan whiping cream cair. • Selai Salah satu bahan makanan yang terbuat dari buah-buahan yang dihaluskan dan dimasak bersama gula hingga kental dan agak padat. • Kacang-kacangan Kacang yang biasa digunakan adalah almond, pistachio, macadamian, mete, dll.


• Buah-buahan Buah yang biasa digunakan adalah strawberry, jeruk, raspberry, dll, C. Peralatan Dalam Pembuatan Bahan Pengisi Kue Dalam membuat suatu jenis pengisi kue kita tentunya memerlukan beberapa jenis peralatan yang dapat kita gunakan didalam membuat hidangan tersebut. Walaupun tersedia berbagai jenis bahan tetapi tanpa didukung dengan adanya peralatan ini,kita tidak akan dapat membuat hidangan tersebut dengan hasil yang maksimal. Oleh karena itu peralatan juga sangat memegang peranan yang sangat penting dalam pengolahan suatu makanan, terutama untuk membantu kita dalam proses pengolahan makanan yang kita akan buat. Kita sebagai orang yang berkecimpung dalam bidang pengolahan makanan sangat perlu sekali untuk mengetahui berbagai jenis peralatan beserta dengan fungsi dari masing – masing alat tersebut. Seperti yang kita ketahui setiap jenis alat akan mempunyai fungsi tersendiri. Beberapa jenis peralatan yang digunakan khususnya dalam mengolah bahan pengisi kue antara lain adalah sebagai berikut: • Peralatan Besar Adalah peralatan yang mempunyai ukuran yang besar,serta tempat alat ini tidak bisa dipindah – pindahkan. Selain bentuknya yang sangat besar dan berat ,perpindahan alat dari satu ke empat lainya dapt mempercepat rusaknya peralatan yang kita miliki. Jenis perlalatan besar untuk membuat bahan pengisi tidak begitu banyak digunakan karena jenis makanan ini sangat mudah . Jenis – jenis dari peralatan besar diantaranya adalah : Kompor ( Stove ) Dalam pengolahan jenis makanan apapun kompor merupakan alat yang paling penting, karena kompor merupakan sumber panas yang dapat memberikan proses pematangan untuk makanan yang kita olah. Fungsi kompor : • Sebagai sumber panas


• Membantu dalam proses pematangan pada saat pengolahan bahan pengisi kue. Oven Oven tidak begitu mempunyai peranan penting dalam pembuatan jenis bahan pengisi, karena sangat sedikit sekali jenis bahan pengisi yang dibuat dengan menggunakan peralatan yang besar seperti oven. Ini sangat berbeda dengan pengolahan kue dalam menu kontinental,dimana pengolahan kue tersebut lebih banyak mengunakan alat yang besar. Hal ini disebabkan oleh kue untuk hidangan kontinental dapat dihidangkan dengan proses pemasakan yang berbeda untuk satu jenis hidangan. Fungsi oven : • Untuk membantu kita dalam membuat makanan yang dimasak dengan cara dipanggang. • Menghemat waktu dalam pengolahan. • Kita dapat mengerjakan pekerjaan yang lain selama makanan yang kita buat dipanggang dalam oven tersebut • Peralatan Kecil Adalah semua jenis peralatan pengolahan yang mempunyai bentuk kecil dan tempat dari peralatan ini dapat dipindah – pindahkan. Perawatan dari peralatan kecil sangat mudah untuk dilakukan karena, bentuk yang dimilki alat ini tidak begitu rumit sehingga dapat mempermudah kita untuk membersihkannya sampai ke bagian – bagian yang sulit dijangkau. Jenis – jenis peralatan kecil yang sering digunakan dalam membuat bahan pengisi dari: ▪ Bowl Adalah waskom yang terdiri dari ukuran besar dan kecil yang bisanya digunakan sebagai tempat dari bahan – bahan yang akan kita gunakan untuk membuat atau mengilah satu jenis hidangan. ▪ Blender Adalah mesin penghalus atau penghancur bahan makanan atau berbagai jenis bumbu yang bekerja secara otomatis, sehingga dapat membuat kita bekerja secara efisien. ▪ Cutting board


• Adalah sebuah papan kayu yang kita gunakan sebagai alas untuk memotong berbagai jenis bahan makanan. ▪ Wooden spatula • Adalah sejenis sebuah sendok masak terbuat dari kayu yang digunakan untuk memebantu kita mengaduk bahan makanan baik dalam kondisi panas maupun dingin. ▪ Skimmer • Adalah alat bantu untuk memasak yang sering kita gunakan didalam menggangkat makanan pada st digoreng maupun direbus sehingga makanan itu tidak terangkat bersama minyak atau cairan lain yang digunakan pada saat proses memasak. ▪ Spider • Adalah alat bantu memasak yang berfungsi untuk mengangkat bahan makanan dari cairan atau minyak pada saat dimasak agar cairan tersebut tidak ikut terangkat. ▪ Strainer • Adalah alat bantu memasak berupa saringan yang bisa kita pergunakan untuk menyaring bahan makanan yang memerlukan proses penyaringan ▪ Frying pan • Adalah alat masak berupa wajan yang berfungsi sebagi alat untuk menggoreng bahan makanan. ▪ Saute pan • Adalah alat memasak yang mempunyai bentuk lebih kecil dari frying pan dan berfungsi sebagai alat untuk menumis bahan makanan dengan minyak yang sedikit. ▪ Knife • Adalah alat bantu memasak yang berfungsi untuk memotong bahan makanan yang akan kita olah. ▪ Colander • Adalah alat bantu dalam memasak yang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan bahan makanan serta bentuk dari colander ini adalah berlubang – lubang kecil agar air bekas mencuci atau perebusan bahan makanan itu dapat menetes keluar. ▪ Grater • Adalah alat bantu memasak berupa parutan dan berfungsi untuk memarut bahan makanan yang diolah dengan proses diparut. ▪ Balloon whisk


• Adalah alat bantu memasak yang berfungsi untuk membantu kita dalam mengocok bahan makanan seperti telur atau larutan lainya. Biasanya alat ini digunakan pada saat mencampur adonan, pembuatan saus atau bumbu yang memerlukan proses pengocokan agar hasil yang didapat tidak berbintil – bintil atau tidak merata. ▪ Peeler • Adalah alat yang digunakan untuk mengupas kulit bahan makanan yang tipis, seperti wortel,kentang, mentimun,lobak. ▪ Sauce pan • Adalah alat memasak yang berupa seperti panci tetapi mempunyai tangkai disalah satu sisinya. Biasanya alat ini digunakan dalam menmbuat sauce karena bentuk dan ukuran yang tinggi sehingga sangat cocok jika digunakan dalam membuat saus. ▪ Low sauce pan • Adalah perlatan memasak yang berbentuk seperti panci,terbuat dari stainlees steel. Biasanya alat ini digunakan untuk merebus bahan makanan. D. Dasar – dasar Hygiene Dalam Bekerja Kita sebagai orang yang berkecimpung dan selalu berhubungan dengan makanan harus mengetahui hygiene makanan serta hygiene dalam bekerja. Ini sangat penting untuk diketahui agar kita terhindar dari suatu serangan penyakit serta menjaga keamanan makanana yang kita buat. Apabila kita sebagai seorang juru masak kita harus paham arti serta fungsi dari personal hygiene tersebut serta dapat menerapkannya pada saat bekerja di dapur serat pada saat mengolah makanan. Personal hygiene adalah kesehatan dan kebersihan diri kita secara pribadi agar terhindar dari suatu penyakit. Kesehatan dan kesegaran jasamani sangat perlu untuk dijaga bagi setiapa orang yang mempunyai andil dalam pengolahan makanan untuk meningkatkan gairah kerja serta dapat mencegah masuknya bakteri kedapur melalui tubuh manusia. o Fungsi dari pesonal hygiene : • Mencegah terjadinya penyakit maupun pencemaran penyakit atau kuman – kuman melalui tubuh manusia.


• Mencegah terjadinya kontaminasi terhadapa makanan pada saat pengolahan makanan karena tangan manusia yang membawa bakteri pada saat mengolah makanan tersebut. o Hal – hal yang perlu diperhatikan pada saat bekerja ( mengolah makanan ) di dapur : • Juru masak harus memakai topi atau tututp kepala selama bekerja di dapur, untuk mencegah agar rambut yang rontok tidak jatuh pada makanan • Jangan menyentuh hiduh atau memasukan jari kedalam hidung selamam bekerja. Bakteri dapat berpindah dari hidung ke makanan melalui tangan yang menyentuh hidung. • Jangan mencicipi makanan ( tasting ) dengan mempergunakan peralatan masaka ataupun dengan jari tangan. Pergunakan sendok atau alat khusus untuk mencegah perpindahan bakteri dari mulut ke makanan. • Kuku jari tangan harus dipotong pendek dan bersih. Kuku yang panjang mudah dihuni oleh kotoran pada sela kuku dan kulit. Kotoran ini akan menjadi media berkembang biak bagi bakteri, disampaing itu kuku yang panjang juga mengganggu kelancaran pada waktu bekerja. • Tangan dan jari tangan yang sedan terluka harus di balut dengan pembalut yang kedapa air ( waterproof dresing ). Luka pada kulit betapun kecilnya seperti bercak – bercak ataupun bisul kecil akan dihuni oleh jutaan bakteri ( staphyloccoci ) yang sewaktu – waktu dapat berpindah kepda makanan bila tidak ditutup atau di balut. Juru masak yang sedang luk ditangan sebaiknya tidak mengolah makanan agar makanan tidak tercemar oleh bakteri yang menempel pada luka tersebut. E. Prosedur Kerja Seorang juru masak didalam mengolah suatu bahan pengisi, perlu mengetahui prosedur kerja yang benar sehingga tidak terjadi kecelakaan pada saat bekerja. Dalam suatu perusahaan atau dapur akan memiliki suatu daftar prosedur keraja yang harus di taati oleh semua orang yang bekerja dalam dapur tersebut. Begitu juga pada saat mengolah makanan atau hidangan tertentu kita harus tetap mengikuti prosedur kerja yang telah ditentukan dan tercantum dalam suatu resep, sehingga hasil dari makanan yang kita olah akan mempunyai rasa yang enak dan lezat. Banyak orang atau juru masak sekarang ini tidak terlalu terpaku pada resep yang di gunakan ditempat dia bekerja karena dia lebih senang dan lebih mantap jika menggunakan caranya sendiri. Ini merupakan tindakan yang salah karena mungkin saja


hasil makanan yang diperoleh dengan caranya sendiri tidak sebaik apabila tetap mengikuti prosedur kerja yang ada. Beberapa prosedur kerja yang harus diperhatikan dalam bekerja : • Bacalah petunjuk penggunaan alat terlebih dahulu apabila alat tersebut sangat asing bagi kita. • Pada saat mengolah makanan kerjakan hal yang tidak terlalu berat terlebih sebelum mengerjakan pekerjaan yang kita anggap lebih berat. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Kelompok : Nama : 1. NO. Macam Bahan Pengisi Kue Nama Bahan Pengisi Kue Komposisi Bahan 1. 2. 3.


4. 5. 6. 7. 8. 9.


10. 11. 12.


DAFTAR PUSTAKA Devi, Guspri. 2015. Modul Pastry Kontinental. Jakarta : Universitas Negeri Jakarta Sumiati NN, 1986, Penerapan Dan Penyajian Makanan. Bali : Depdikbud Mochantoyo suwarti, 1997. Pengolahan Makanan Unutk SMK Kelompok Pariwisata. Jilid I, Jakarta: angkasa bandung. Sudiara putu drs, sukana sabudi ir, 1996. Hygiene, Sanitasidan Keselamatan Kerja. Bali. dekdikbud Darsana putu, 1999. Kitchen Equipment Dan Utensil. Bali, Dekdikbud


Click to View FlipBook Version