The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tugas e-book Farah Dya K, XII MIPA 2

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by radyamayra, 2022-12-18 09:57:13

Belajar Excel Untuk Pemula

Tugas e-book Farah Dya K, XII MIPA 2

Teknik Informatika

Belajar Microsoft Excel Untuk Pemula

Penulis : Farah Dya K

1

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-Nya sehingga buku ini dapat
tersusun hingga selesai. Tidak lupa saya juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari
pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun
pikirannya.Dan harapan saya semoga buku ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi
para pembaca. Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi buku agar
menjadi lebih baik lagi.Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman saya, saya yakin
masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan saran
dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan buku ini.

Pertimbangan penyusunan buku ini, karena untuk menyelesaikan tugas TIK dan ingin
mengantarkan pembaca agar lebih mengenal tentang pekembangan hardware pada komputer yang
ada pada suatu instansi. Melalui buku ini kami harap dapat meningkatkan kemampuan pembaca
sesuai dengan potensinya, dapat memanfaatkan dan memaksimalkan hardware yang ada pada saat
ini, sehingga pembaca dapat mengikuti parkembangan teknologi yang ada.

Buku ini disusun dengan menitikberatkan pada kompetensi yang berorientasi pada
perkembangan ilmu, kecakapan hidup, dan keterampilan. Materi pembelajaran pada buku ini
menerapkan pendekatan pada teknologi. Dengan pendekatan tersebut diharapkan siswa aktif dalam
proses pembelajaran di kelas sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan.

Beberapa keunggulan buku ini, di antaranya sebagai berikut.

 Penjabaran materi disampaikan secara sistematis dengan bahasa sederhana sehingga
mudah di pahami.

 Desain tata letak dilengkapi gambar ilustrasi dan foto yang menarik.

Semoga dengan kelebihan yang saya sebutkan di atas, buku ini dapat menjadi sumber
pembelajaran bagi siswa, guru, dan orang tua.

Akhir kata dari saya dalam pembukaan ini, Semoga makalah ini dapat berguna

dan bermanfaat bagi kita semua, Amin.

18 Desember 2022

Cibitung

2

Daftar Isi

BAB 1 Pendahuluan
a. Latar Belakang Masalah .......................................................................................................4
b. Identifikasi Masalah ..............................................................................................................7
c. Pembatas Masalah .................................................................................................................7
d. Manfaat Penelitian.................................................................................................................8

BAB 2 Belajar Microsoft Untuk Pemula
a. Pengertian Excel....................................................................................................................9
b. Fungsi Excel........................................................................................................................10
c. Sejarah Excel .....................................................................................................................12
d. Rumus – Rumus Excel ........................................................................................................14

BAB 3 Penutup ........................................................................................................................20

3

BAB 2

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Information and Communication Technology (ICT) atau di Indonesia lebih dikenal dengan
istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sudah semakin berkembang serta memberikan
pengaruh terhadap berbagai bidang. Menurut Alvin Toffler (1980) yang dikutip oleh Bambang
Warsito (2006: 70), perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah mencapai
gelombang yang ketiga. Gelombang pertama timbul dalam bentuk teknologi pertanian.
Gelombang kedua timbul dalam bentuk teknologi industri. Kini, gelombang ketiga yang ditandai
dengan pesatnya perkembangan teknologi elektronika dan informatika. Perkembangan teknologi
elektronika dan informatika merambah berbagai aspek.

Teknologi informasi dan komunikasi terdiri dari teknologi informasi dan teknologi
komunikasi. Teknologi informasi adalah sarana dan prasarana (hardware, software) sistem dan
metode untuk memperoleh, mengirimkan, mengolah, menafsirkan, menyimpan,
mengorganisasikan dan menggunakan data secara bermakna. Sedangkan teknologi komunikasi
adalah sarana dan prasarana struktur kelembagaan dan nilai-nilai sosial dimana dikumpulkan,
disimpan, diolah dan dipertukarkan informasi sehingga memungkinkan untuk terjadinya
persamaan persepsi dan atau tindakan (Bambang Warsita: 73). Dengan demikian bisa dikatakan
adanya teknologi informasi dan komunikasi mampu mempermudah proses mentransfer suatu
gagasan dan menyamakan persepsi.

Dunia pendidikan saat ini mulai mengintegrasikan teknologi pada berbagai aspek termasuk
dalam pembelajaran. Kebijakan pendidikan diarahkan untuk memanfaatkan teknologi informasi
dan komunikasi sehingga mampu mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi
tantangan global. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,
pendidikan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang tinggal di berbagai tempat, di kota,
desa, bahkan di daerah terpencil atau pedalaman.

Salah satu lembaga pendidikan adalah sekolah. Sekolah merupakan suatu wadah untuk
menciptakan manusia yang berpendidikan tanpa melihat latar belakang dari peserta didik tersebut.
Sekolah diharapkan mampu menciptakan output yang optimal yaitu Sumber Daya Manusia (SDM)
yang mampu bersaing di dunia global. Untuk mewujudkannya maka dalam pelaksanaan
pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi karena di dunia Internasional
perkembangan teknologi semakin pesat.

Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan menjadi salah satu faktor
dalam upaya memecahkan tiga isu strategis pendidikan nasional yaitu: perluasan dan pemerataan
akses, peningkatan mutu dan relevansi, serta good governance dan akuntabilitas, mengingat era
globalisasi saat ini mengharuskan pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
sebagai sarana paling efektif dan efisien dalam mengejar ketertinggalan pendidikan. Sehingga
fokus penanganan obyek pendidikan dititik beratkan pada peningkatan SDM dan Sarana prasarana

4

antara lain sebagai berikut: menunjang Wajar Dikdas 9 tahun dan perintisan Pendidikan Menengah
12 tahun melalui sistem pembelajaran jarak jauh, menunjang peningkatan mutu pendidikan dasar
dan menengah melalui pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan
menunjang pengayaan pembelajaran melalui operasional dan pemanfaatan ICT dan E-Learning
(H. Taufiqurokhman: 2011).

Pembelajaran terjadi apabila ada interaksi antara pendidik dan peserta didik.
Mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran setidaknya pendidik
mampu menguasai dan mau menggunakan teknologi. Dalam Permen 16 th 2007 mengenai Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, pada bagian kompetensi Pedagogik Guru SMA,
dikatakan bahwa kompetensi guru mata pelajaran adalah memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Artinya pembelajaran tidak lagi bersifat
konvensional. Guru diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam
pembelajaran, menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang
mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Namun dalam pelaksanaannya belum
semua guru menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi pada proses
pembelajaran. Padahal pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran
bergantung pada kemampuan dan kreativitas guru dalam mengoperasikan. Selain itu peserta didik
juga harus mampu menguasai teknologi agar terjadi timbal balik antara guru sebagai pendidik
dengan peserta didik.

Menurut Sudirman Siahaan (2010) dalam modul ”Pemanfaatan Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran”, potensi teknologi informasi dan komunikasi adalah
sebagai berikut: TIK dapat dimanfaatkan oleh uru maupun siswa, antara lain membantu dalam
mencari informasi atau bahan pelajaran, mendekatkan jarak ruang dan waktu dalam interaksi guru-
murid, efisiensi pembelajaran serta penyimpanan berbagai data dan informasi yang diperlukan.
TIK mampu membuat konkrit konsep yang abstrak (sukar dibayangkan); menampilkan obyek
yang terlalu besar; menampilkan obyek yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang; mengamati
gerakan yang terlalu cepat, misalnya dengan slow motion atau time-lapse photography;
memungkinkan siswa berinteraksi langsung dengan lingkungannya; memungkinkan keseragaman
pengamatan dan persepsi bagi pengalaman belajar siswa; membangkitkan motivasi belajar siswa;
menyajikan informasi belajar secara konsisten, akurat, berkualitas dan dapat diulang
penggunaannya atau disimpan sesuai dengan kebutuhan; atau menyajikan pesan atau informasi
belajar secara serempak untuk lingkup sasaran yang sedikit/kecil atau banyak/luas, mengatasi
batasan waktu (kapan saja) maupun ruang (di mana saja). Dengan kata lain teknologi informasi
dan komunikasi berpotensi untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran dan kualitas belajar.
Teknologi informasi dan komunikasi mampu menimbulkan motivasi belajar.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi diharapkan mampu meningkatkan
keberhasilan proses belajar mengajar. Munir (2009: 34) dalam buku ”Pembelajaran Jarak Jauh
Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi” mengatakan bahwa penerapan aplikasi teknologi
informasi dan komunikasi yang tepat dalam dunia pendidikan merupakan salah satu faktor kunci
penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas sumber daya manusia. Penerapan 5
5 dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi bukan sekedar mengikuti trend global
melainkan merupakan suatu langkah strategis dalam upaya meningkatkan akses dan mutu

5

pendidikan. Hal ini juga merupakan salah satu faktor kunci untuk mengejar ketertinggalan dunia
pendidikan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan bangsa-bangsa lain.

Ada banyak hal yang mampu mempengaruhi proses belajar. Salah satunya adalah motivasi.
Adanya motivasi yang baik dalam belajar akan menunjukkan hasil yang baik. Dengan usaha yang
tekun dan didasari adanya motivasi, maka seseorang yang belajar tersebut akan melahirkan prestasi
yang baik. Intensitas motivasi seseorang akan menentukan tingkat pencapaian prestasi belajarnya

(Sardiman, 2006: 85-86). Oleh karena itu untuk mewujudkan kualitas sumber daya
manusia yang baik maka setidaknya peserta didik harus memiliki prestasi belajar yang baik.
Prestasi belajar yang baik bisa diwujudkan salah satunya dengan meningkatkan motivasi belajar
melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran.

Yogyakarta merupakan kota pelajar. Sebagai kota pelajar tentu kualitas pendidikan di
Yogyakarta pun tergolong baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Herman Dwi Surjono
dan Abdul Gafur dalam jurnal “Potensi pemanfaatan ICT untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran
SMA di Kota Yogyakarta”, diketahui bahwa potensi untuk mengimplementasikan ICT
(Information and Communication Technology) di SMA se Kota Yogyakarta termasuk tinggi
karena didukung oleh SDM yang memiliki kompetensi ICT atau TIK tinggi. Meskipun sebagian
besar SDM sudah memiliki kompetensi TIK namun demikian terdapat beberapa hambatan dalam
mengimplementasikannya.

Pengimplementasian TIK mencakup SDM, infrastruktur, hardware, dan software.
Hambatan dalam pengimplementasian TIK antara lain: jumlah tenaga pengelola TIK yang
memiliki kompetensi di bidang TIK belum mencukupi, belum semua sekolah memiliki
infrastruktur yang mendukung dalam mengimplementasikan TIK, belum semua sekolah memiliki
hardware lengkap baik secara kualitas maupun kuantitas, dan software original mahal sehingga
menghambat dalam mengembangkan program-program TIK (Herman Dwi Surjono dan Abdul
Gafur, 2010: 171-172). Jika terjadi hambatan tersebut berarti sebagian dari guru SMA di kota
Yogyakarta belum mengimplementasikan TIK dalam pembelajaran mereka. Jika demikian berarti
pembelajaran masih bersifat konvensional dan kurang bervariasi. Pembelajaran yang konvensional
dan kurang bervariasi akan membuat siswa bosan belajar serta kurang termotivasi untuk mengikuti
proses pembelajaran di sekolah. Jika siswa malas belajar maka prestasi belajarnya pun tidak akan
bagus.

6

B. Indentifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, terdapat masalah–masalah yang berkaitan dengan
penelitian ini. Permasalahan tersebut dapat diidentifikasikan sebagai berikut:
1. Jumlah tenaga pengelola TIK di Yogyakarta yang memiliki kompetensi di bidang TIK belum
mencukupi.
2. Belum semua sumber daya manusia di lingkungan pendidikan antusias (terutama tenaga guru
senior) dan memiliki kompetensi sesuai yang diharapkan untuk mengimplementasikan TIK dalam
rangka meningkatkan mutu pembelajaran.
3. Tidak semua sekolah di Indonesia mempunyai sarana dan prasarana (infrastruktur) lengkap
penunjang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
4. Belum semua sekolah di Yogyakarta memiliki hardware lengkap baik secara kualitas maupun
kuantitas.
5. Software original mahal sehingga menghambat dalam mengembangkan program-program TIK.
6. Belum semua guru menyadari manfaat pengintegrasian teknologi informasi dan komunikasi
dalam pembelajaran yang diampu.
7. Sebagian siswa di sekolah tertentu di kota Yogyakarta motivasi belajarnya masih kurang.
8. Sebagian siswa di sekolah tertentu di kota Yogyakarta prestasi belajarnya masih kurang.

C. Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi di atas, tidak semua permasalahan yang ada akan diteliti. Oleh
karena itu perlu ada pembatasan masalah agar penelitian dapat lebih fokus dan mendalam.
Penelitian ini akan dibatasi pada permasalahan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan
komunikasi dalam pembelajaran. Kemudian dikerucutkan lagi menjadi pengaruh pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran ekonomi terhadap motivasi dan prestasi
belajar ekonomi siswa kelas X.

7

D. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dicapai melalui kegiatan penelitian ini sebagai berikut:
1. Bagi siswa Dengan mengetahui pengaruh pemanfaatan TIK terhadap motivasi dan prestasi
belajar siswa, diharapkan siswa dapat berperan aktif dalam proses belajar mengajar sehingga dapat
meningkatkan prestasi belajar.
2. Bagi guru Penelitian ini dapat memberikan gambaran dan informasi tentang pengaruh
pemanfaatan TIK terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa sehingga guru dapat meningkatkan
kemampuannya dalam proses pembelajaran.
3. Bagi lembaga atau pihak sekolah Penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dalam
menyusun kebijakan dan strategi pengembangan pendidikan dalam usaha meningkatkan prestasi
belajar siswa.

8

BAB 2

Belajar Microsoft Excel Untuk Pemula

A. Pengertian Excel

Menurut advernesia.com Microsoft Excel adalah sebuah program atau aplikasi yang
merupakan bagian dari paket instalasi Microsoft Office, berfungsi untuk mengolah angka
menggunakan spreadsheet yang terdiri dari baris dan kolom untuk mengeksekusi perintah.
Microsoft Excel telah menjadi software pengolah data / angka terbaik di dunia, selain itu Microsoft
Excel telah didistribusikan secara multi-platform. Microsoft Excel tidak hanya tersedia dalam
platform Windows, Microsoft Excel juga tersedia di MacOS, Android dan Apple.

Microsoft Excel secara fundamental menggunakan spreadsheet untuk manajemen data serta
melakukan fungsi-fungsi Excel yang lebih dikenal dengan formula Excel. Excel merupakan
program spreadsheet elektronik. Spreadsheet adalah kumpulan dari Sel yang terdiri atas baris dan
kolom tempat anda memasukkan angka pada Microsoft Excel. Jumlah Sel Microsoft Excel 2016
terdiri dari 1.048.576 Baris dan 16.384 Kolom atau 17.179.869.184 Sel.

Sedangkan menurut talentaschool.sch.id Microsoft Excel adalah sebuah program aplikasi
lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk
sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Software ini dikenal juga sebagai Microsoft
Office Excel, MS. Excel atau sering disebut sebagai Excel saja.

Oleh sebab itu syarat utama untuk bisa menggunakan program aplikasi excel ini, komputer yang
anda gunakan harus sudah terinstal sistem operasi (operating sistem) Windows atau Mac terlebih
dahulu. Microsoft Excel adalah salah satu dari sekian banyak Program Aplikasi yang terdapat
dalam paket aplikasi perkantoran Microsoft Office yang dikhususkan untuk pengolahan angka.
Jadi jika di dalam komputer Anda sudah Terinstal Office Word atau powerpoint, maka
kemungkinan besar Office Excel juga sudah bisa Anda gunakan.

Apabila anda bekerja dalam hal pengolahan angka maka aplikasi excel inilah yang tepat untuk
anda gunakan. Namun, tentu tidak hanya itu saja sebab Excel memiliki banyak fitur dan fungsi
yang juga bisa dimanfaatkan untuk hal-hal lainnya. Salah satu hal yang membuat aplikasi Excel
cukup terkenal adalah kelengkapan fitur Formulas dan Functions yang lebih kita kenal dengan
istilah rumus excel. Formula dan fungsi ini digunakan untuk membantu anda dalam mengerjakan
beragam proses perhitungan data secara cepat, tepat dan semi otomatis.

Formula excel bisa anda gunakan dalam perhitungan yang sederhana sampai kalkulasi yang
kompleks, baik untuk data berbentuk angka, data teks, data tanggal, data waktu, atau kombinasi
dari data-data tersebut. Pada Microsoft excel kita bekerja dengan system workbook, sedangkan di
dalam workbook terdapat worksheet atau lembar kerja yang biasanya cukup kita sebut sheet saja.
Jika workbook adalah sebuah buku maka worksheet adalah lembaran-lembaran kertas dalam buku

9

tersebut. Pada worksheet ini kita bekerja dengan menggunakan kolom dan baris yang membentuk
kotak kecil-kecil berupa sel-sel (cells) tempat kita memasukkan data.

B. Fungsi Excel

Belajar excel, berarti kamu harus paham mengenai fungsi dari software ini. Fungsi utamanya
adalah sebagai aplikasi pengolah angka. Tapi di dalam dunia kerja, fungsi excel tidak hanya itu
saja. Berikut fungsi Microsoft excel di dunia kerja:

 Membuat, mengedit, mengurutkan, menganalisis, dan meringkas data.
 Melakukan perhitungan aritmatika dan statistika.
 Membntu menyelesaikan soal-soal logika dan matematika.
 Melakukan visualisasi data seperti dalam pembuatan berbagai macam grafik dan diagram.
 Membuat catatan keuangan, anggaran keuangan dan menyusun laporannya.
 Bisa untuk menghitung dan mengelola investasi, pinjaman, penjualan, inventaris, dan hal-

hal lainnya.
 Melakukan analisa dan riset harga.
 Mempersingkat proses pengolahan data.
 Merapihkan data dalam jumlah skala yang besar.
 Melakukan penrhitungan dari hasil sebuah penelitian.

Dan tentunya masih banyak lagi fungsi dari Microsoft excel yang bisa membantu dan
mempermudah urusan angka dan perhitungan. Namun, meskipun bisa membantu dan
mempermudah pekerjaan, ternyata Microsoft excel tidak mudah untuk digunakan.

1. Fungsi Utama Excel

a. Membuat, Mengedit, Meringkas, dan Mengurutkan Data

Salah satu fungsi utama dari Microsoft Excel yang biasa dimanfaatkan adalah untuk
membuat atau menginputkan data yang ada di lapangan. Setelah itu, data yang sudah
diinputkan bisa langsung diedit dan dibersihkan untuk masuk ke tahapan analisa. Proses
pengeditan bisa termasuk ke dalam validasi data untuk memastikan data tersebut telah
benar-benar sesuai. Data yang akan dianalisis hanya akan memerlukan beberapa variabel
saja, sehingga orang yang bertugas untuk melakukan analisa dapat meringkas data menjadi
variabel yang dibutuhkan saja. Selain itu, kita juga bisa mengurutkan data di Excel dengan
menggunakan fitur Sort, baik mengurutkan dari nilai tertinggi ataupun nilai terendah.

b. Menyelesaikan Perhitungan Aritmatika dan Statistika

Excel merupakan salah satu software yang bisa menyelesaikan masalah
perhitungan, misalnya saja perhitungan aritmatika dan statistika. Ada banyak fungsi yang
bisa dimanfaatkan untuk hal ini. Misalkan untuk mencari jumlah data bisa menggunakan
fungsi SUM(), untuk mencari tertinggi dan terendah bisa menggunakan fungsi MAX() dan
MIN(). Untuk mencari rata-rata bisa memanfaatkan fungsi AVERAGE(), kemudian jika

10

ingin mencari nilai tengah bisa memanfaatkan fungsi MEDIAN(). Selain itu, kita juga
sangat dimungkinkan untuk melakukan perhitungan aritmatika dengan menggunakan
beberapa operasi bilangan seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, serta pembagian.

c. Bisa Menyelesaikan Permasalahan Logika

Fungs Excel lainnya yang banyak digunakan adalah menyelesaikan permasalahan
logika yang ada. Fungsi paling sederhana yang bisa dimanfaatkan adalah fungsi IF() yang
paling umum. Kamu bisa mengkombinasikan IF dengan fungsi lainnya untuk
permasalahan logika yang lebih rumit, misalnya mengkombinasikan dengan fungsi AND,
OR, LEFT, RIGHT, dan masih banyak lagi. Pengkombinasian ini tentu harus disesuaikan
dengan kebutuhan kita masing-masing. Selain IF, ada fungsi lainnya yang juga termasuk
fungsi logika, seperti LOOKUP, INDEX, MATCH, dan masih banyak lagi.

d. Membuat Grafik dan Diagram

Fungsi selanjutnya dari Excel yang tidak kalah penting adalah kemampuan untuk
membuat berbagai jenis grafik dan diagram. Data visualisasi sangatlah penting, karena data
menjadi lebih mudah untuk dipahami setelah menjadi bentuk visualisasi. Pemilihan grafik
yang akan digunakan tentu harus disesuaikan dengan data yang dimiliki serta tujuan yang
ingin dicapai. Umumnya jika salah memilih grafik, maka kemungkinan besar audiens yang
melihat visualisasi tersebut bisa salah menangkap informasi yang ingin disampaikan.

11

C. Sejarah Excel

Microsoft Excel pertama kali diluncurkan pada tahun 1985, namun hanya tersedia untuk

sistem operasi Mac OS atau Macintosh dan itupun masih hanya bernama Excel, tanpa Microsoft

didepannya. Pada awal peluncuran Excel tersebut, microsoft sempat dituntut perusahaan-

perusahaan lainnya yang juga bergerak pada bidang finansial yang juga mengeluarkan produk

yang dinamai Excel. Pada akhir tuntutan itu Microsoft dikalahkan perusahaan tersebut dan barulah

sepenuhnya berganti nama menjadi Microsoft Excel .

Setelah penuntutan itu Microsoft tidak terlalu mengambil masalah itu, malah akhirnya pihak

Microsoft membeli nama software dari perusahaan penuntut tersebut untuk memastikan tidak ada

masalah persoalan nama Excel dikemudian hari.

Pada tahun 1987, microsoft meluncurkan Excel untuk sistem operasi Windows yang dinamakan

Excel versi 2.0. Microsoft Excel berhasil mendahului pesaing beratnya pada waktu itu untuk jenis

aplikasi sejenis, yakni lotus 1-2-3 yang terlambat mengeluarkan versi windowsnya dan masih

menggunakan MS-DOS.

Pada tahun 1988, Excel akhirnya berhasil total menggeser pesaingnya itu dan menjadi salah
satu software spreadsheet yang sangat populer dan handal dipasaran. Ketika pertama kali dibundel
ke dalam Microsoft Office pada tahun 1993, Microsoft pun mendesain ulang tampilan antar muka
yang digunakan oleh Microsoft Word dan Microsoft PowerPoint untuk mencocokkan dengan
tampilan Microsoft Excel, yang pada waktu itu menjadi aplikasi spreadsheet yang paling disukai.
Keberhasilan Microsoft ini membuat mereka selalu berkembang dan terus mengeluarkan versi-
versi terbaru sampai sekarang.

Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemrograman Visual Basic for Applications
(VBA), yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk melakukan automatisasi di dalam
Excel dan juga menambahkan fungsi-fungsi yang dapat didefinisikan oleh pengguna (user-defined
functions/UDF) untuk digunakan di dalam worksheet.

Bahkan, dalam versi selanjutnya Microsoft menambahkan sebuah integrated development

environment (IDE) untuk bahasa VBA Excel, sehingga memudahkan programmer untuk

melakukan pembuatan program buatannya. Selain itu, Excel juga dapat merekam semua aktifitas

yang dilakukan oleh pengguna untuk menjadi macro, sehingga mampu melakukan automatisasi

beberapa tugas.

VBA juga mengizinkan pembuatan form dan kontrol yang terdapat di dalam worksheet untuk

dapat berkomunikasi dengan penggunanya. Bahasa VBA juga mendukung penggunaan DLL

ActiveX/COM, meski tidak dapat membuatnya. Versi VBA selanjutnya menambahkan dukungan

terhadap class module sehingga mengizinkan penggunaan teknik pemrograman berorientasi objek

dalam VBA

12

Fungsi automatisasi yang disediakan oleh VBA menjadikan Excel sebagai sebuah target virus-
virus macro. Ini merupakan problem yang sangat serius dalam dunia korporasi hingga para
pembuat antivirus mulai menambahkan dukungan untuk mendeteksi dan membersihkan virus-
virus macro dari berkas Excel.

Akhirnya, meski terlambat, Microsoft juga mengintegrasikan fungsi untuk mencegah

penyalahgunaan macro dengan menonaktifkan macro secara keseluruhan, atau menngaktifkan

macro ketika mengaktifkan workbook, atau mempercayai macro yang dienkripsi dengan

menggunakan sertifikat digital yang tepercaya.

Sampai versi 11.0 (Microsoft Excel 2003), Microsoft Excel masih memakai ekstensi .xls, namun
mulai pada versi 12.0 (Microsoft Excel 2007) Microsoft Excel mengenalkan ekstensi baru yakni
.xlsx yang dianggap lebih baik dari ekstensi sebelumnya. Sampai artikel ini di tulis microsoft excel
masih menggunakan ekstensi .xlsx ini sebagai ekstensi defaultnya.

13

D. Rumus – Rumus Excel

Rumus Excel adalah persamaan matematika yang umumnya melibatkan fungsi
excel, operator excel, konstanta dan atau referensi sel atau range untuk menghitung nilai-nilai
tertentu dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan pada aplikasi microsoft excel.

Berikut rumus – rumus excel :
1) SUM
merupakan rumus untuk menjumlahkan angka yang ada di sel-sel tertentu.
Misalnya, saat akan menjumlahkan angka dari sel A2 sampai A4, maka rumusnya:
=SUM(A2:A4)

2) COUNT
memiliki fungsi untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka. Misalkan, dari sel
A1 sampai I1, hanya A1 sampai E1 saja yang berisi angka. Maka, jika dihitung
dengan rumus berikut:
=COUNT(A1:A8,B1:B8)

14

3) COUNTA

Serupa dengan COUNT, namun pada rumus COUNTA tidak hanya menghitung jumlah
sel yang berisi angka, tapi sel yang berisi apapun. Sehingga, Anda bisa mengetahui
jumlah sel yang tidak kosong. Contohnya, misalkan sel A1 hingga D1 berisi kata, dan
sel G1 hingga I1 berisi angka. Maka, jika dihitung dengan rumus berikut:

=COUNTA(A1:A4)

4) AVERAGE

Sesuai dengan label yang tersemat, AVERAGE berfungsi untuk menghitung rata-

rata angka pada range sel tertentu. Contohnya, ketika Anda sedang menghitung

rata-rata nilai mata kuliah yang ada di sel A2 hingga A6, maka Anda bisa

menggunakan rumus:

=AVERAGE(A1:A5)

15

5) IF
Rumus Microsoft Excel kelima cenderung lebih kompleks daripada lainnya. Fungsi
rumus IF pada Mictosoft Excel cukup berperan penting dalam mengidentifikasi
data berdasarkan logika tertentu. Biasanya dalam bentuk benar/salah.
Contohnya, saat Anda ingin mengecek apakah angka di A1 lebih besar dari angka
di B1. Jika angkanya lebih besar, Anda ingin melihat kata “Benar”, dan jika lebih
kecil, Anda ingin melihat kata “Salah”. Maka rumusnya akan seperti ini:
=IF(A1>B1;“Benar”;”Salah”)

6) MAX DAN MIN
Di antara 20 rumus Excel, salah satunya merupakan rumus MAX dan MIN yang
berfungsi untuk mencari angka tertinggi atau terendah di dalam suatu deretan data.
Contohnya, terdapat sembilan siswa yang nilainya ditulis di sel A2 hingga A10.
Jika Anda ingin tahu nilai yang paling tinggi, maka bisa menggunakan rumus:
=MAX(A2:A10)
Sebaliknya, jika Anda ingin tahu nilai yang paling rendah, Anda bisa menggunakan
rumus:
=MIN(A2:A10)

16

7) TRIM
Dalam menjalankan rumus Excel tidak selamanya mulus dan mudah. Anda
mungkin juga dihadapkan pada beberapa kendala kecil seperti adanya spasi dalam
rumus yang menyebabkan formulanya error saat proses kalkulasi.
Fungsi rumus TRIM dapat menghapus spasi berlebih yang ada di dalam sel,
contohnya seperti spasi di awal kalimat, akhir kalimat, atau spasi ganda.
Tapi ingat, rumus ini hanya bisa diaplikasikan pada satu sel saja. Jadi, Anda tidak
bisa menggunakannya pada beberapa sel sekaligus, harus satu per satu.
Contohnya seperti ini:
=TRIM(A1)

8) OR
Mirip dengan rumus AND, rumus OR bisa digunakan untuk mencari tahu apakah
kriteria yang ditentukan TRUE atau FALSE. Bedanya, jika rumus AND harus
memenuhi semua kriteria untuk menjadi TRUE, rumus OR bisa dipenuhi dengan
salah satu kriteria saja:
=OR(A1<50;A1>100)

17

9) NOT
Pada rumus kesepuluh ada NOT. Rumus ini berkebalikan dari rumus AND dan
OR. Contohnya, saat Anda Anda menggunakan rumus ini:
=NOT(A1>50)

10) LEN
Fungsi dari rumus ini adalah untuk menghitung jumlah karakter yang ada di
dalam satu sel. Jadi, yang dihitung tidak hanya kata, tapi juga spasi dan tanda
baca seperti titik dan koma. Berikut contoh rumusnya:
=LEN(A1)

18

11) VLOOKUP
Rumus VLOOKUP terkesan sulit. Namun, bila Anda mengetahui caranya, rumus
ini akan sangat mempermudah pekerjaan Anda. Di mana, rumus ini akan berguna
saat mengambil data yang disusun secara vertikal.
Sebagai contoh, jika Anda menawarkan beberapa paket yang terdiri dari bundling
produk dan layanan. Berikut adalah tabel rincian biayanya (tabel rincian biaya ada
di sel B15:D17). Berikut caranya untuk menggunakan rumus VLOOKUP:
 Pertama-tama sel yang perlu dimasukkan adalah C4, karena sel ini yang
mengindikasikan jenis paket yang dibeli konsumen.
 Selanjutnya, Anda perlu memasukkan range sel untuk tabel rincian biaya
(B15:D17). Itu agar nilai tabelnya absolut, tekan F4 (sehingga di dalam
kode range selnya muncul persentasenya).
 Lalu, masukkan angka dua di bagian selanjutnya. Karena di tabel rincian
biaya, harga produk terletak di kolom kedua.

19

BAB 3

PENUTUP

Demikianlah yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam buku
ini. Karena keterbatasan pengetahuan dan kurangnya rujukan atau refrensi yang ada hubungannya
dengan buku ini, jadi masih banyak kekurangan dan kelemahannya.

Penulis banyak berharap bagi para pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang berguna,
mendorong dan membangun kepada penulis demi kesempurnaan buku ini dan penulis buku di
kesempatan-kesempatan berikutnya.

Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi yang pembaca dan berguna bagi masyarakat pada
umumnya.

20


Click to View FlipBook Version