The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

TUGAS RESUME DOKUMENTASI KEBIDANAN. PUTRI MAHARANI LANANGAWA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ranilanangawa, 2022-01-18 07:37:08

TUGAS RESUME DOKUMENTASI KEBIDANAN. PUTRI MAHARANI LANANGAWA

TUGAS RESUME DOKUMENTASI KEBIDANAN. PUTRI MAHARANI LANANGAWA

KONSEP DASAR DOKUMENTASI

NAMA : PUTRI MAHARANI LANANGAWA
NIM : 751540121108
KELAS : IC DIII-KEBIDANAN

DEFINISI DOKUMENTASI

Dokumentasi adalah proses pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan
Informasi di bidang pengetahuan, pemberian atau pengumpulan bukti dari keterangan seperti
gambar, kutipan, guntingan koran, dan bahan referensi lain.

Dapat disimpulkan dokumentasi adalah suatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara
terpola atau sistematis dalam melakukan pencarian, penelitian, pengumpulan, penyediaan
dan pemakaian melalui media tertentu untuk mendapatkan informasi, pengetahuan dan bukti
serta menyebarkannya kepada pengguna.

TUJUAN DAN FUNGSI DOKUMENTASI DALAM
ASUHAN KEBIDANAN

Tujuan

1. Sebagai sarana komunikasi
Membantu tim bidan dalam menggunakan waktu sebaik-baiknya karena dengan
pendokumentasian, dan tidak banyak menghabiskan waktu untuk berkomunikasi secara oral.
Contoh: Seorang bidan melakukan pencatatan asuhan kebidanan yang telah dilaksanakannya
sehingga bidan lain dapat mengetahui asuhan kebidanan tersebut dari catatan.
2. Sebagai tanggung jawab dan tanggung gugat
Bidan diharuskan mencatat segala tindakan yang dilakukan terhadap pasien.
Contoh: bidan turut bertanggung jawab dalam memecahkan masalah kesehatan
masyarakat titik misalnya pengamanan lingkungan sehat, penyakit menular, masalah gizi terutama
yang menyangkut kesehatan ibu dan anak, baik secara mandiri maupun bersama teman sejawat
dan teman seprofesi.

Setiap bidan yang melaksanakan praktik kebidanan bertanggung jawab gugat terhadap
praktiknya dalam lingkungan praktik apapun.
Contoh: seseorang harus bertanggung gugat tidak hanya kerugian yang dilakukannya dengan
sengaja, tetapi juga karena kelalaian atau kurang berhati-hati
3. Sebagai informasi statistik
4. Sebagai sarana pendidikan
Contoh: Memberi penyuluhan kepada individu keluarga dan kelompok
masyarakat terkait dengan pelayanan kebidanan dalam lingkup kesehatan serta
Keluarga Berencana.Memberi bimbingan kepada para bidan dalam kegiatan
praktek di klinik dan di masyarakat.
5. Sebagai sumber data penelitian
6. Sebagai jaminan kualitas pelayanan kesehatan
7. Sebagai sumber data asuhan kebidanan berkelanjutan
8. Untuk menetapkan prosedur dan standar
9. Untuk mencatat
10. Untuk memberi instruk

Fungsi

Fungsi pentingnya melakukan dokumentasi kebidanan adalah:
1. Bentuk tanggung jawab profesi bidan
2. Perlindungan hukum
3. Mematuhi standar pelayanan
4. Efisiensi kegiatan dan pembiayaan asuhan
5. Untuk mempertanggungjawabkan tindakan yang telah dilakukan bidan.
6. Sebagai bukti dari setiap tindakan bidan bila terjadi gugatan terhadapnya.

Adapun tujuan dokumentasi kebidanan menurut muslihatun, Mudlilah,
dan Setiyawati (2009) adalah sebagai sarana komunikasi titik
komunikasi terjadi dalam tiga arah sebagai berikut.
1. Kebawa untuk melakukan instruksi
2. Ke atas untuk memberi laporan
3. Ke samping (lateral) untuk member saran

KESIMPULAN

Dokumentasi kebidanan adalah proses pencatatan dan penyimpanan data-data
yang bermakna dalam pelaksanaan kegiatan asuhan kebidanan dan pelayanan
kebidanan. Dokumentasi kebidanan sangat penting dan sangat erat kaitannya
dengan aktivitas administrasi dalam bentuk catatan, laporan maupun dokumen.
Tujuannya sebagai sarana komunikasi, sebagai tanggung jawab dan tanggung
gugat, sebagai informasi statistik, sebagai sarana pendidikan, sebagai sumber
data penelitian, sebagai jaminan kualitas pelayanan kesehatan, sebagai sumber
data asuhan kebidanan berkelanjutan, untuk menetapkan prosedur dan standar,
untuk mencatat, dan untuk memberi instruksi. Fungsinya sebagai bentuk
tanggung jawab profesi bidan, perlindungan hukum, mematuhi standar pelayanan
dan efisiensi kegiatan dan pembiayaan asuhan.

Thank You


Click to View FlipBook Version