MODUL PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR
PENDIDIKAN JASMANI, OLAH RAGA DAN
KESEHATAN
V
1
KATA PENGANTAR
Om Swastyastu
Puji syukur saya panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nyalah
saya dapat menyelesaikan tugas E-BOOK “TEKNIK DASAR DALAM PERMAINAN
BULUTANGKIS )” ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga e-book ini
dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca.
Harapan saya semoga e-book ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi
para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi e-book ini sehingga
kedepannya dapat lebih baik.
e-book ini masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang.
Oleh karena itu, saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang
bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini
.
Banyuwangi, 5 Desember 2021
Penulis
Hanif Tahizul Azizi
2
DAFTAR ISI
COVER ………………………………………………………………………………………......1
KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………...2
DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………….3
DAFTAR GAMBAR ……………………………………………………………………………4
I. PENDAHULUAN ………………………………………………………………………….5
II. PETA KONSEP ……………………………………………………………………………5
III. URAIAN MATERI ………………………………………………………………………...6
A. PENGERTIAN ………………………………………………………………………...6
B. SEJARAH PERMAINAN BULUTANGKIS ………………………………………...6
C. TEKNIK DASAR DALAM BULUTANGKIS ………………………………………9
IV. RANGKUMAN ……………………………………………………………………………12
V. EVALUASI ………………………………………………………………………………..12
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………….13
3
DAFTAR GAMBAR
1. Gedung Badminton House ..………………………………………………………………………………………………………….7
2. Gambar Permainan Ti Jianzi dari china dan Pemainan Battledores dari inggris ……………………………..7
3. Gambar servis pendek backhand dan forehand …………………………………………………………………………….11
4. Gambar servis Panjang atau lob …………………………………………………………………………………………………….12
4
I. PENDAHULUAN
Pembelajaran di sekolah sangat tergantung pada kualitas pelaksanaan mengajar
pada saat proses pembelajaran berlangsung. Untuk mendapatkann kualitas pelaksanaan
pembelajaran di sekolah, salah satunya yaitu dengan adanya sarana dan prasarana. Sarana
dan prasarana merupakan peralatan yang sangat membantu dalam kegiatan proses belajar
mengajar di sekolah. Dengan bantuan sarana dan prasarana maka guru dapat menerapkan
materi yang akan diberikan kepada siswa dengan lancar.
Namun pada kenyataanya banyak sekolah yang tidak mempunyai fasilitas dan
peralatan yang memaddai sehingga dalam proses pelaksanaan pembelajaran terhambat.
Pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan olah raga di dalamnya terdapat beberapa
macam permainan yang terangku, dalam kurikulum pendidikan jasmani. Salah satu
permainan yang terdapat dalam pendidikan jasmani yaitu permainan bulutangkis
II. PETA KONSEP
TEKNIK DASAR
PERMAINAN
BILITANGKIAS
PENGERTIAN SEJARAH TEKNIK-
TEKNIK
5
III. URAIAN MATERI
A. PENGERTIAN
Menurut Pujianto (2012) Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang
sangat populer di Indonesia. Baik di kota besar maupun di desa-desa, permainan yang
sangat digemari oleh hampir semua lapisan masyarakat. Sedangkan menurut Suratman
(2012) Bulutangkis dikenal sebagai olahraga raket, maksudnya alat yang digunakan
untuk memukul bolanya adalah raket. Menurut Zhannisa (2015) Konsep dasar dari
cabang olahraga permainan bulutangkis adalah mempertahankan shuttlecock supaya tidak
jatuh di bidang lapangan sendiri dan berusaha menjatuhkan shuttlecock ke bidang
lapangan lawan. Dari beberapa pendapat yang telah di sebutkan sebelumnya dapat
dikatakan bahwa bulutangkis merupakan olahraga yang sangat popular dikalangan
masyarakat Indonesia.
Permainan ini dimainkan dengan alat yang di sebut raket dan shuttlecock dengan
tujuan menjatuhkan shuttlecock di area lapangan lawan. Selain menggunakan shuttlecock
bulutangkis atau badminton juga memebutuhkan lapangan dengan ukuran Panjang 13, 40
meter dan lebar 6,10 meter, yang dibagi dalam masing-masing bidang di sisi berlawanan.
Dalam permainana dipimpin oleh 1 wasit,1 asisten wasit, dan 4 orang hakim garis.
Permainan biasanya dilakukan sebanyak 3 kali game atau best off three game (terbaik
dari 3 game), pihak yang mencapai poin 21 terlebih dahulu memenangkan 1 game, dan
pihak yang memenangkan relly mendapat 1 angka pada skornya” (Zarwan 2010). Di
dalam permaian bulutangkis ada beberapa Teknik yang perlu dikuasai antara lain (1) cara
pegangan raket dan (2) servis.
B. SEJARAH PERMAINAN BULUTANGKIS
Bulutangkis memiliki jejak sejarah yang panjang dan mengejutkan mengingat
perkenalannya relatif cepat sebagai cabang olahraga yang tergabung dalam Olimpiade.
Bulutangkis ditemukan sudah sejak lama, setidaknya 2000 tahun dalam permainan
battledore dan shuttlecock yang telah dimainkan di negara India, Yunani dan Cina.
Olahraga ini biasa di sebut badminton karena diambil dari namanya Badminton House di
6
Gloucestershire, rumah Duke of Beaufort, tempat olahraga itu dimainkan. Secara
kebetulan, Gloucestershire sekarang menjadi basis markas bagi Federasi Bulutangkis
Internasional.
1. Gedung Badminton House
Permainan battledore asal mulanya dilakukan dengan shuttlecock yang dipukul
menggunakan pemukul dari kayu yang dilakukan dua orang dengan memukul ke arah
depan dan ke arah belakang dengan waktu yang lama. Battledore tersebut telah
dimainkan oleh banyak orang dari anak sampai dewasa kira-kira 2000 tahun silam dan
dimainkan di negara Cina, Jepang, India, Thailand, dan Yunani. Selain menggunakan alat
pemukul dari kayu permainan ini juga dimainkan dengan menggunakan pergelangan
tungkai. Pada abad pertengahan di negara Inggris ditemukan sebuah ukiran kayu yang
terdapat sebuah gambar seseorang yang sedang bermain dengan cara menendang
shuttlecock mengunakan kaki.
2. Gambar Permainan Ti Jianzi dari china dan Pemainan Battledores dari inggris
3.
7
Minat dari permainan shuttlecock yaitu pada saat dipukul ke atas setelah jatuh
kebawah shuttlecock akan melambat, sehingga dimungkinkan untuk dikejar dan dipukul
lagi ke atas. Sejarah shuttlecock bisa terbentuk seperti kepala yang memiliki bentuk
lonjong yang atasnya sedikit datar dan banyak bulu angsa tertancap yang berjumlah enam
belasan. 2 Ada yang berpendapat bahwa awal mulanya beberapa bulu yang menancap di
kepala shuttlecock yaitu ketika ada orang yang duduk sambil termenung dengan tanpa
sengaja menancapkan sebuah pena bulu pada gabus yang dipakai untuk tutup botol yang
menyerupai sebuah shuttlecock.
Permainan bulutnagkis tersebut lantas dibawa oleh tentara kerajaan Inggris
menuju India, yang menyelenggarakannya secara terbuka serta menambahkan jaring agar
pesertanya bisa bermain secara bergiliran. Kemudian pada tentara membawa kembali
permainan itu ke Inggris dan mendapatkan nama nadminton seperti sekarang berkat
sebuah pamflet karya Isaac Spratt pada 1860. Isaac Spratt menyebarkan pamflet berjudul
"Badminton Battledore - a new game" atau Battledore bulutangkis - sebuah permainan
baru dalam Bahasa Indonesia. Dasar peraturan dalam sejarah bulu tangkis yang pertama
ditulis oleh Klub Badminton Bath pada tahun 1877. Asosiasi bulutangkis Inggris
dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya pada 1899 dengan nama
Kejuaraan All England. Bulu tangkis sekarang menjadi sebuah olahraga yang cukup
populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara, yang saat ini
mendominasi olahraga ini. Induk bulu tangkis dunia pertama bernama International
Badminton Federation (IBF) yang didirikan pada tahun 1934.
IBF awalnya beranggotakan Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark,
Belanda, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai anggota pelopor. India bergabung
sebagai afiliat pada tahun 1936. Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid,
Spanyol, September 2006, usulan untuk mengubah nama IBF menjadi Badminton World
Federation (BWF) diterima dengan suara bulat oleh seluruh 206 delegasi yang hadir.
C. TEKNIK DASAR DALAM BULUTANGKIS
Dalam permainan bulutangkis memiliki beberapa Teknik yang harus dikuasai namun
dalam petemuan kali ini hanya akan membahas 2 teknik antara lain sebagai berikut:
8
1. TEKNIK PEGANGAN RAKET
Teknik pegangan raket memeiliki 4 macam pegangan antara lain American grip,
English grip, forehand grip, backhand grip, dan combination.
1) American grip
Teknik American grip sangat efektif digunakan untuk melakukan pukulan smash,
atau juga ketika memukul bola-bola atas. Selain itu teknik memegang raket ini
memudahkan pemain dalam mengarahkan bola, ke kanan atau ke kiri. Kekurangan
teknik memegang raket american grip yaitu tidak efektif digunakan untuk
melakukan pukulan backhand, serta ketika bola datang dari samping kanan atau kiri
pemain yang bermain di net.
Cara memegang raket dengan teknik american grip:
a) pengang handle raket seperti sedang memegang alat pemukul Kasur
b) Ibu jari dan telunjuk diposisikan menempel pada handle raket.
2) English grip
Raket dipegang dengan permukaan raket menghadap kekiri dan ke
kanan, hingga bagian tepi raket lurus dengan ujung huruf V yang dibentuk
oleh pangkal ibu jari dan pangkal telunjuk. Perhatikan kesalahan-kesalahan yang
sering terjadi ketika memegang raket cara Inggris, yaitu: pegangan kurang kuat,
posisi tangan tidak seperti menjabat tangan, pegangan tidak dilakukan oleh pangkal
ibu jari dan pangkal telunjuk, dan pergelangan tangan terlalu kaku.
3) Forehand grip
Memegang raket dengan tenik forehand dapat dilakukan dengan menggunakan
tangan kiri atau kanan. Caranya:
a) atur posisi roket menyamping
b) pegang raket dengan posisi tangan seperti sedang berjabat tangan.
c) posisikan jari telunjuk dan ibu jari berjarak membentuk huruf V,
d) sedang jari lainnya menggengam erat raket.
4) Backhand grip
Memengang raket dengan teknik backhand juga dapat dilakukan dengan tangan
kanan atau kiri. Berikut ini cara memengang raket dengan teknik backhand:
9
a) atur posisi raket menyamping,
b) pegang handle raket seperti sedang berjabat tangan.
c) Posisikan ibu jari hanya sedikit terpisah dengan telujuk
d) 4 jari lainnya menekuk memegang raket
5) Combination
Teknik combination grip menggabungkan seluruh teknik memegang raket.
Kelebihan teknik ini adalah memudahkan pemain mengubah dan menyesuaikan
pegangan handle dengan arah datangnya kok. Kelemahan teknik ini dianggap susah
untuk dicermati. Teknik memegang raket sangat mempengaruhi kualitas pukulan
kok dari pemain, sehingga diperlukan peguasaan berbagai teknik memegang raket,
agar dapat menggunakan teknik yang tepat untuk meningkatkan kualitas pukukan
kok.
2. TEKNIK SERVIS
service adalah teknik penting yang digunakan untuk memulai serangan dalam
permainan olahraga bulutangkis. Untuk memulai permainan bulutangkis maka seorang
pemain harus menguasai kemampuan teknik servis dengan baik. Teknik service dulu
hanya dianggap sebagai teknik permulaan permainan, sesuai dengan perkembangan
zaman, sekarang service dianggap sebagai serangan awal untuk bisa memenangkan
pertandingan. Terdapat empat macam service, antara lain: service pendek atau short
service, service lob atau clear atau service panjang, service drive,dan service flick atau
cambukan dan khusus untuk siswa tingkat sekolah dasar yang merupakan pemain
pemula, maka hanya 2 service yang akan dijadikan materi latihan yaitu servis pendek
dan service panjang.
1) Servis pendek yaitu servis yang dilakukan dengan cara menerbangkan bola tepat
berada di atas net. Servis ini biasanya digunakan ketika pemain ingin bola mendarat
di area depan servis lawan. Jenis servis ini biasanya dilakukan oleh pemain di
sektor ganda (putra, putri, dan campuran) dan tunggal putra. Servis pendek harus
dilakukan sebaik mungkin (bola tidak terlalu tinggi) agar lawan tidak memiliki
kesempatan mengembalikan bola dengan mudah. Pemain harus bisa menerbangkan
10
bola sedekat mungkin dengan bagian atas net, sehingga mencegah atau
memepersulit lawan melakukan pukulan ofensif. Pastikan bola tidak dipegang
diatas pusar maupun di bawah pusar agar tidak dinyatakan fault oleh wasit.
3. Gambar servis pendek backhand dan forehand
2) Servis Panjang atau lob adalah kebalikan dari servis pendek dan merupakan jenis
servis yang populer bagi para pemain tunggal. Dalam servis tinggi, bola harus
dipukul kuat agar terbang setinggi mungkin dan jatuh tepat di ujung area belakang
servis lawan. Dalam sebuah turnamen, servis tinggi biasanya digunakan oleh
pemain di sektor tunggal. Servis tinggi cukup berisiko jika dilakukan oleh pemain
ganda, karena area servis mereka melebar ke area samping. Oleh karena itu, servis
tinggi biasanya digunakan oleh pemain tunggal karena area servis mereka
memanjang ke belakang. Karena dalam servis tinggi pemain
menggunakan forehand untuk memukul bola, maka hasilnya servis jadi mudah
untuk ditebak karena bola akan selalu mendarat di area belakang lapangan. Pukulan
yang terlalu kuat juga dapat menyebabkan bola keluar lapangan dan menghasilkan
poin bagi lawan.
11
4. Gambar servis Panjang atau lob
IV. RANGKUMAN
1. Permainan bulutangkis dapat dimainkan single. Dobel, dan campuran. Dalam
permainan bulutnagkis harus berusaha memasukan shuttlecock ke dalam area lawan
dan mencegah lawan memasukan shuttlecock ke daerah kita.
2. Olahraga bulutangkis sudah ada sejak 2000 tahun yang lalu dalam permainan
battledore dan shuttlecock yang telah dimainkan di negara India, Yunani dan Cina.
3. Nama badminton diambil dari sebuah rumah yang bernama Badminton House di
Gloucestershire, rumah Duke of Beaufort.
4. Teknik dasar bermain bulutangkis yakni : pegangan raket dan servis
V. EVALUASI
Jawab essay berikut dengan benar!
1) Jelaskan pengertian dari permainan bulutangkis!
2) Dimana dan kapan bulutangkis ditemukan?
3) Sebutkan kapan induk bulutangkis dunia (IBF) didirikan?
4) sebutkan dan jelaskan Teknik pegangan raket?
5) sebutkan dan jelaskan Teknik servis?
12
DAFTAR PUSTAKA
Zarwan, Z., & Hardiansyah, S. (2019). Penyusunan Program Latihan Bulutangkis Usia Sekolah
Dasar Bagi Guru PJOK. Jurnal JPDO, 2(1), 12-17.
Zarwan, Z., Arsil, A., & Hardiansyah, S. (2018). Studi Tentang Kemampuan Teknik Dasar
Bulutangkis Siswa Sekolah Dasar. MAJALAH ILMIAH, 25(2).
13