rumahkonservasibaladaun.comWebsiteInstagram@baladaunmertasari”Jadilah manusia yang sesungguhnya,manusia baik berpikir dan berguna.” -KariadiKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang
rumahkonservasibaladaun.comWebsiteInstagram@baladaunmertasari”Jadilah manusia yang sesungguhnya,manusia baik berpikir dan berguna.” -KariadiKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang
Table Of Contents09i Judulii0102030405060708Daftar IsiLatar BelakangKisah SejarahDenah LokasiKisah LegendaDaya Tarik UtamaJasa Lingkungan HidupAktivitas PengalamanEdukasi BudayaKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026DAUN BALAIlmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang10Nilai Keberlanjutan dan Peran MasyarakatiiPaket Wisata11 Fasilitas dan Akses12Struktur KomunitasMitra Bala Daun1417 Penutup
Table Of Contents09i Judulii0102030405060708Daftar IsiLatar BelakangKisah SejarahDenah LokasiKisah LegendaDaya Tarik UtamaJasa Lingkungan HidupAktivitas PengalamanEdukasi BudayaKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026DAUN BALAIlmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang10Nilai Keberlanjutan dan Peran MasyarakatiiPaket Wisata11 Fasilitas dan Akses12Struktur KomunitasMitra Bala Daun1417 Penutup
a B Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang@BaladaunmertasariTosari, 2026Bala Daun Mertasari berawal darikegelisahan seorang tokoh lokalbernama Kariadi, yang sejak 1998mulai menekuni dunia konservasi diTengger. Bagi masyarakat Tengger,Pada 2012, Pak Kariadi bahkan membentukrelawan tim SAR dan terlibat dalamberbagai aksi kemanusiaan, termasuk saaterupsi Gunung Merapi. Namun pada akhir2013 menjadi titik balik, Bu Lilis berpulangdikebumikan di Tulungagung. Beliaumemberikan pesan terakhir yang sangatmembekas: Ia percaya, ibadah tak akan bermakna jikatidak diikuti perilaku menjaga kehidupan.Longsor, banjir, dan kerusakan alambaginya bukan sekadar bencana, melainkantanda bahwa manusia mulai menjauh darikeseimbangan. Dari kegelisahan itulah, PakKariadi mulai menanam dan merawat alambersama keluarga dan anak-anaknya dilahannya sendiri, di pinggir jalan, hingga disekitar mata air. Awalnya Pak Kariadidicemooh. 2001 Pak Kariadi bertemu BuLilis Kartika, sahabat seperjuangan yangkemudian ikut menguatkan langkahnya.tanah yang dipijak adalah ruang suciwarisan leluhur. Pak Kariadi bertanya dalamhati: apa arti doa dan upacara yang mahaljika alam justru terus rusak oleh tanganmanusia?MERTASARIBALADAUN\"jangan mikir apa yang akan anda dapattapi apa yang akan anda lakukan\" - Lilis KartikaKelompok 3 Praktikum Desain Identitas Korporasi 202601
a B Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang@BaladaunmertasariTosari, 2026Bala Daun Mertasari berawal darikegelisahan seorang tokoh lokalbernama Kariadi, yang sejak 1998mulai menekuni dunia konservasi diTengger. Bagi masyarakat Tengger,Pada 2012, Pak Kariadi bahkan membentukrelawan tim SAR dan terlibat dalamberbagai aksi kemanusiaan, termasuk saaterupsi Gunung Merapi. Namun pada akhir2013 menjadi titik balik, Bu Lilis berpulangdikebumikan di Tulungagung. Beliaumemberikan pesan terakhir yang sangatmembekas: Ia percaya, ibadah tak akan bermakna jikatidak diikuti perilaku menjaga kehidupan.Longsor, banjir, dan kerusakan alambaginya bukan sekadar bencana, melainkantanda bahwa manusia mulai menjauh darikeseimbangan. Dari kegelisahan itulah, PakKariadi mulai menanam dan merawat alambersama keluarga dan anak-anaknya dilahannya sendiri, di pinggir jalan, hingga disekitar mata air. Awalnya Pak Kariadidicemooh. 2001 Pak Kariadi bertemu BuLilis Kartika, sahabat seperjuangan yangkemudian ikut menguatkan langkahnya.tanah yang dipijak adalah ruang suciwarisan leluhur. Pak Kariadi bertanya dalamhati: apa arti doa dan upacara yang mahaljika alam justru terus rusak oleh tanganmanusia?MERTASARIBALADAUN\"jangan mikir apa yang akan anda dapattapi apa yang akan anda lakukan\" - Lilis KartikaKelompok 3 Praktikum Desain Identitas Korporasi 202601
L Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026 a Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangKISAH SEJARAHepergian sahabatnya membuat Pak Kariaditerpukul dan sempat berhenti beraktivitas,mempertanyakan mengapa orang baik justrulebih dulu pergi. Tak lama kemudian ia jatuh sakit k dan harus berjuang melawan gagal ginjalSejak itulah kesadarannya tentang cinta alamtumbuh semakin kuat dan mengubah carapandangnya tentang kehidupan. Pada 2014lahirlah sebuah nama: “Bala”, yang berartiteman. Baginya, tumbuhan yang ia rawat adalahsahabat-sahabatnya sendiri. Dari keyakinan itu,lahirlah Bala Daun, sebuah komunitas kecil yangbermula dari keluarga Pak Kariadi dan keluargaalmarhumah Bu Lilis. Apa yang awalnyasederhana perlahan menjadi gerakan yanghidup.Pada 2019, Bala Daun Mertasari resmi memilikisekretariat dan mendapat dukungan berbagaipihak. Bersama masyarakat adat dan warga lokal,Bala Daun tumbuh menjadi gerakan pelestarianyang lebih terorganisir. Bagi mereka, menjagaalam bukan sekadar menanam, tetapi cara hidupyang menyatukan manusia, alam, dan SangPencipta. Setiap aksi yang dilakukan dengan niatsuci adalah doa yang hidup dan menghijau. Daribenih kecil kebersamaan, Bala Daun melangkahmenuju masa depan yang lebih berkelanjutan.Tak disangka, semangat itu menular dan anggotaBala Daun sempat tumbuh hingga ratusan orang.Awalnya hanya lahan pribadi Pak Kariadi di lereng,lalu perlahan disulap menjadi ruang bersamauntuk belajar, berkumpul, dan menanam. Tahun2014, masyarakat hampir setiap hari berkumpuldan menanam keyakinan bahwa merawat alamadalah merawat hidup. Dari kegiatan sederhanaitu, tumbuh rasa memiliki dan kebersamaan yangkuat. Bala Daun pun mulai dikenal sebagai ruangtumbuh bersama.02selama tiga tahun. Kondisinya begitu berat hingga banyakorang, termasuk tenaga medis, meragukan ia bisa pulih.Dalam keterbatasan, ia bertahan dengan ramuan herbaldari tumbuhan yang ia tanam sendiri hingga perlahankeajaiban terjadi. Dari perjalanan itu ia belajar satu halsederhana: “ketika tuhan mengambil miliknya baik hidup dan rezekiitu bukan hal yang susah, walau manusia mengumpulkansemua itu dengan jerih payah”
L Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026 a Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangKISAH SEJARAHepergian sahabatnya membuat Pak Kariaditerpukul dan sempat berhenti beraktivitas,mempertanyakan mengapa orang baik justrulebih dulu pergi. Tak lama kemudian ia jatuh sakit k dan harus berjuang melawan gagal ginjalSejak itulah kesadarannya tentang cinta alamtumbuh semakin kuat dan mengubah carapandangnya tentang kehidupan. Pada 2014lahirlah sebuah nama: “Bala”, yang berartiteman. Baginya, tumbuhan yang ia rawat adalahsahabat-sahabatnya sendiri. Dari keyakinan itu,lahirlah Bala Daun, sebuah komunitas kecil yangbermula dari keluarga Pak Kariadi dan keluargaalmarhumah Bu Lilis. Apa yang awalnyasederhana perlahan menjadi gerakan yanghidup.Pada 2019, Bala Daun Mertasari resmi memilikisekretariat dan mendapat dukungan berbagaipihak. Bersama masyarakat adat dan warga lokal,Bala Daun tumbuh menjadi gerakan pelestarianyang lebih terorganisir. Bagi mereka, menjagaalam bukan sekadar menanam, tetapi cara hidupyang menyatukan manusia, alam, dan SangPencipta. Setiap aksi yang dilakukan dengan niatsuci adalah doa yang hidup dan menghijau. Daribenih kecil kebersamaan, Bala Daun melangkahmenuju masa depan yang lebih berkelanjutan.Tak disangka, semangat itu menular dan anggotaBala Daun sempat tumbuh hingga ratusan orang.Awalnya hanya lahan pribadi Pak Kariadi di lereng,lalu perlahan disulap menjadi ruang bersamauntuk belajar, berkumpul, dan menanam. Tahun2014, masyarakat hampir setiap hari berkumpuldan menanam keyakinan bahwa merawat alamadalah merawat hidup. Dari kegiatan sederhanaitu, tumbuh rasa memiliki dan kebersamaan yangkuat. Bala Daun pun mulai dikenal sebagai ruangtumbuh bersama.02selama tiga tahun. Kondisinya begitu berat hingga banyakorang, termasuk tenaga medis, meragukan ia bisa pulih.Dalam keterbatasan, ia bertahan dengan ramuan herbaldari tumbuhan yang ia tanam sendiri hingga perlahankeajaiban terjadi. Dari perjalanan itu ia belajar satu halsederhana: “ketika tuhan mengambil miliknya baik hidup dan rezekiitu bukan hal yang susah, walau manusia mengumpulkansemua itu dengan jerih payah”
a B Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026STRUKTUR ORGANISASI03Alur kerja Komunitas BALA DAUN disusun berdasarkan struktur organisasi yang salingterintegrasi dari tingkat pendampingan hingga pelaksana lapangan. Pendamping yangberasal dari Muspika Kecamatan Tosari berperan dalam memberikan arahan umum sesuaikebijakan kecamatan, menjembatani komunikasi antara komunitas dengan pemerintah,serta mendukung aspek legalitas, keamanan, dan sinergi program. Selanjutnya, Penasehatatas nama Rudi Hartono berfungsi memberikan masukan strategis berupa sarankonseptual, pertimbangan dalam pengambilan keputusan, serta mengawal visi dan nilainilai komunitas.Pelaksanaan teknis kegiatan didukung oleh seksi-seksi, yaitu BidangKeorganisasian yang diampu oleh Indra Mujiantoko, YumiasKarianingrum, dan Yayak Rahman Hidayat dengan tugas mengelolasistem keanggotaan, menjaga kedisiplinan dan kekompakan, sertamengatur regenerasi internal, serta bidang Humas yang dijalankanoleh Samari, Adi Winoto, dan Agus yang bertanggung jawab dalammenjalin komunikasi dengan masyarakat dan mitra, mengelolapublikasi kegiatan, serta membangun citra positif komunitas. Seluruhrangkaian alur kerja ini dilaksanakan bersama para anggota sebagaipelaksana lapangan dan basis kekuatan komunitas yang berperanaktif dalam menjalankan program, memberikan ide, serta menjadirepresentasi Komunitas BALA DAUN di tengah masyarakat.Pembina, yaitu Bapak Subin Asmoro dan Joko Susanto, bertugasmelakukan pembinaan internal dengan mengarahkan kinerjapengurus, mengawasi pelaksanaan program agar tetap selarasdengan tujuan, serta memberikan evaluasi dan motivasi secaraberkelanjutan. Pada tingkat pengurus inti, Ketua Kariadibertanggung jawab mengendalikan operasional komunitas melaluipenetapan arah program, koordinasi seluruh pengurus dan seksi,serta pengambilan keputusan strategis. Sekretaris MuhammadHarrits Abdillah menjalankan fungsi administrasi dan dokumentasidengan mencatat hasil rapat dan kegiatan, mengelola suratmenyurat dan arsip, serta menyusun laporan kegiatan, sedangkanBendahara Lilin Kusminda mengelola keuangan komunitas secaratransparan melalui pengaturan pemasukan dan pengeluaran sertapenyusunan laporan keuangan.Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang
a B Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026STRUKTUR ORGANISASI03Alur kerja Komunitas BALA DAUN disusun berdasarkan struktur organisasi yang salingterintegrasi dari tingkat pendampingan hingga pelaksana lapangan. Pendamping yangberasal dari Muspika Kecamatan Tosari berperan dalam memberikan arahan umum sesuaikebijakan kecamatan, menjembatani komunikasi antara komunitas dengan pemerintah,serta mendukung aspek legalitas, keamanan, dan sinergi program. Selanjutnya, Penasehatatas nama Rudi Hartono berfungsi memberikan masukan strategis berupa sarankonseptual, pertimbangan dalam pengambilan keputusan, serta mengawal visi dan nilainilai komunitas.Pelaksanaan teknis kegiatan didukung oleh seksi-seksi, yaitu BidangKeorganisasian yang diampu oleh Indra Mujiantoko, YumiasKarianingrum, dan Yayak Rahman Hidayat dengan tugas mengelolasistem keanggotaan, menjaga kedisiplinan dan kekompakan, sertamengatur regenerasi internal, serta bidang Humas yang dijalankanoleh Samari, Adi Winoto, dan Agus yang bertanggung jawab dalammenjalin komunikasi dengan masyarakat dan mitra, mengelolapublikasi kegiatan, serta membangun citra positif komunitas. Seluruhrangkaian alur kerja ini dilaksanakan bersama para anggota sebagaipelaksana lapangan dan basis kekuatan komunitas yang berperanaktif dalam menjalankan program, memberikan ide, serta menjadirepresentasi Komunitas BALA DAUN di tengah masyarakat.Pembina, yaitu Bapak Subin Asmoro dan Joko Susanto, bertugasmelakukan pembinaan internal dengan mengarahkan kinerjapengurus, mengawasi pelaksanaan program agar tetap selarasdengan tujuan, serta memberikan evaluasi dan motivasi secaraberkelanjutan. Pada tingkat pengurus inti, Ketua Kariadibertanggung jawab mengendalikan operasional komunitas melaluipenetapan arah program, koordinasi seluruh pengurus dan seksi,serta pengambilan keputusan strategis. Sekretaris MuhammadHarrits Abdillah menjalankan fungsi administrasi dan dokumentasidengan mencatat hasil rapat dan kegiatan, mengelola suratmenyurat dan arsip, serta menyusun laporan kegiatan, sedangkanBendahara Lilin Kusminda mengelola keuangan komunitas secaratransparan melalui pengaturan pemasukan dan pengeluaran sertapenyusunan laporan keuangan.Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang
Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026 DIlmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang04PT Tirta Investama Keboncandifasilitasi Komunitas Bala DaunMertasari kembangkan konservasilingkungan dipadukan denganpendekatan wisata alam GunungBromo. Pengembangan dilakukandengan cara menanam edelweis disepanjang jalan hingga pemukimanwarga Desa/Kecamatan Tosari,Kabupaten Pasuruan.BALA DAUNMITRAPLN Peduli berperan sebagai mitra Rumah Konservasi Bala Daunmelalui program CSR yang berfokus pada aspek sosial danlingkungan. Kepedulian terhadap kelestarian alam diwujudkanmelalui kolaborasi dengan Komunitas Pecinta Alam (KPA)Baladaun Mertasari dalam rangka Hari Lingkungan HidupSedunia 2025, melaksanakan penanaman 3.000 pohon cemaragunung dan pemeliharaan 2.000 pohon cemara gunung padaKamis (05/06) di Tosari, Kabupaten Pasuruan, mengusung tema“Hijaukan Tosari Kurangi Emisi bersama PLN Peduli”.PT Cheil Jedang Indonesia Pasuruan menjadi mitraRumah Konservasi Bala Daun dalam pelaksanaanprogram CSR yang berorientasi pada keberlanjutanlingkungan, khususnya konservasi air. Kemitraan inidiwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon diwilayah Tosari, Kabupaten Pasuruan, yangdiselenggarakan oleh PT Cheil Jedang Indonesiabersama Komunitas Bala Daun Tosari dan didukungoleh Danramil, dengan tujuan memperkuat kawasanhutan dan lahan hijau serta meningkatkan dayaserap air sebagai upaya menjaga kelestarianlingkungan.PT SIER berperan sebagai mitra Rumah Konservasi Bala Daun melaluiprogram CSR yang menitikberatkan pada pelestarian lingkungan danpemberdayaan masyarakat. Dukungan ini selaras dengan visi Bala Daunsebagai ruang konservasi, edukasi, dan kolaborasi antara masyarakat,komunitas, dan dunia industri.PT Jatim Autocomp Indonesia Gempol (JAI)menjalin kemitraan dengan Rumah KonservasiBala Daun melalui program CSR di bidanglingkungan dan sosial yang diwujudkan secaranyata melalui kegiatan konservasi berupapenanaman 5.000 pohon di lereng GunungBromo, Tosari, pada Sabtu (9/12). Kegiatan inimerupakan bagian dari program rutin “From JAIfor Earth” dan dilaksanakan bersama komunitasBala Daun, serta melibatkan Forkopimcam Tosaridan Puspo serta Dinas Lingkungan HidupKabupaten Pasuruan sebagai bentuk kolaborasidalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026 DIlmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang04PT Tirta Investama Keboncandifasilitasi Komunitas Bala DaunMertasari kembangkan konservasilingkungan dipadukan denganpendekatan wisata alam GunungBromo. Pengembangan dilakukandengan cara menanam edelweis disepanjang jalan hingga pemukimanwarga Desa/Kecamatan Tosari,Kabupaten Pasuruan.BALA DAUNMITRAPLN Peduli berperan sebagai mitra Rumah Konservasi Bala Daunmelalui program CSR yang berfokus pada aspek sosial danlingkungan. Kepedulian terhadap kelestarian alam diwujudkanmelalui kolaborasi dengan Komunitas Pecinta Alam (KPA)Baladaun Mertasari dalam rangka Hari Lingkungan HidupSedunia 2025, melaksanakan penanaman 3.000 pohon cemaragunung dan pemeliharaan 2.000 pohon cemara gunung padaKamis (05/06) di Tosari, Kabupaten Pasuruan, mengusung tema“Hijaukan Tosari Kurangi Emisi bersama PLN Peduli”.PT Cheil Jedang Indonesia Pasuruan menjadi mitraRumah Konservasi Bala Daun dalam pelaksanaanprogram CSR yang berorientasi pada keberlanjutanlingkungan, khususnya konservasi air. Kemitraan inidiwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon diwilayah Tosari, Kabupaten Pasuruan, yangdiselenggarakan oleh PT Cheil Jedang Indonesiabersama Komunitas Bala Daun Tosari dan didukungoleh Danramil, dengan tujuan memperkuat kawasanhutan dan lahan hijau serta meningkatkan dayaserap air sebagai upaya menjaga kelestarianlingkungan.PT SIER berperan sebagai mitra Rumah Konservasi Bala Daun melaluiprogram CSR yang menitikberatkan pada pelestarian lingkungan danpemberdayaan masyarakat. Dukungan ini selaras dengan visi Bala Daunsebagai ruang konservasi, edukasi, dan kolaborasi antara masyarakat,komunitas, dan dunia industri.PT Jatim Autocomp Indonesia Gempol (JAI)menjalin kemitraan dengan Rumah KonservasiBala Daun melalui program CSR di bidanglingkungan dan sosial yang diwujudkan secaranyata melalui kegiatan konservasi berupapenanaman 5.000 pohon di lereng GunungBromo, Tosari, pada Sabtu (9/12). Kegiatan inimerupakan bagian dari program rutin “From JAIfor Earth” dan dilaksanakan bersama komunitasBala Daun, serta melibatkan Forkopimcam Tosaridan Puspo serta Dinas Lingkungan HidupKabupaten Pasuruan sebagai bentuk kolaborasidalam menjaga kelestarian lingkungan.
D aDENAH LOKASIKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026HALL & EDUCATION SPACEPINTU MASUKJALANTANGGAKANTORWARUNGTANAMAN KESEKPOHON CEMARAMUSHOLLATOILETKOLAM IKANHOMESTAYBIBITPURADenah Rumah Konservasi Bala Daun dirancang sebagai kawasan terpadu yangmengintegrasikan ruang edukasi, konservasi, ibadah, dan istirahat dalam satulingkungan yang selaras dengan alam. Setiap zona memiliki fungsi yang jelas,mulai dari area berkumpul dan edukasi, fasilitas umum, hingga ruang refleksidan penginapan. Area hijau, kebun, dan kantor ditempatkan sebagai elemenutama untuk mendukung nilai pelestarian lingkungan. Jalur sirkulasi dibuatterarah agar memudahkan akses antar area tanpa mengganggu keseimbanganalam sekitar. Keseluruhan denah mencerminkan filosofi Bala Daun sebagai ruangbelajar, berproses, dan menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, danbudaya.05Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang
D aDENAH LOKASIKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026HALL & EDUCATION SPACEPINTU MASUKJALANTANGGAKANTORWARUNGTANAMAN KESEKPOHON CEMARAMUSHOLLATOILETKOLAM IKANHOMESTAYBIBITPURADenah Rumah Konservasi Bala Daun dirancang sebagai kawasan terpadu yangmengintegrasikan ruang edukasi, konservasi, ibadah, dan istirahat dalam satulingkungan yang selaras dengan alam. Setiap zona memiliki fungsi yang jelas,mulai dari area berkumpul dan edukasi, fasilitas umum, hingga ruang refleksidan penginapan. Area hijau, kebun, dan kantor ditempatkan sebagai elemenutama untuk mendukung nilai pelestarian lingkungan. Jalur sirkulasi dibuatterarah agar memudahkan akses antar area tanpa mengganggu keseimbanganalam sekitar. Keseluruhan denah mencerminkan filosofi Bala Daun sebagai ruangbelajar, berproses, dan menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, danbudaya.05Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang
a B Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Hubungan Manusia dengan Alam (Palemahan – Tri Hita Karana)Bagi masyarakat Tengger, tanah dimaknai sebagai ibu,gunung sebagai bapak, dan hutan sebagai nafas kehidupan.Pandangan ini melahirkan nilai-nilai hidup yang menekankankeselarasan dengan alam. Praktik bertani dilakukan denganmengikuti kontur tanah, bukan melawan alam. Hutan dijagasebagai penyangga kehidupan, air dihormati sebagai sumberkesucian, dan gunung diperlakukan sebagai ruang yangsakral, bukan sebagai objek pertambangan.Roro Anteng merupakan tokoh utama dalamlegenda masyarakat Tengger yang diyakinisebagai nenek moyang bersama Joko Seger.Kisah keduanya menjelaskan asal-usul sukuTengger, termasuk penamaan “Tengger” yangdipercaya berasal dari penggabungan namaAnteng (Teng) dan Seger (Ger). Hingga kini,patung Roro Anteng dihadirkan sebagaisimbol pengingat akan akar budaya, sejarah,dan identitas masyarakat Tengger.Legenda Roro Anteng–Joko Segermengandung pesan moral yang mendalamtentang pentingnya menepati janji yangsakral serta nilai pengorbanan demikeselamatan bersama. Masyarakat Tenggermemegang teguh keharmonisan hubunganantara manusia, alam, dan kekuatanspiritual. Melalui kisah ini, Roro Antengmengajarkan nilai penghormatan, rasasyukur, serta tanggung jawab manusiadalam menjaga keseimbangan dengan alamdan para leluhur.Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang06K isahLegendaPatung Roro Anteng dapat dimaknai sebagaisimbol peringatan spiritual agar manusiasenantiasa hidup selaras dengan alam dantetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi.Bagi masyarakat Tengger, hidup tidakdimaknai sebagai upaya menguasai alam,melainkan merawat warisan titipan leluhur.Alam dipandang sebagai ruang yang sakral,bukan objek untuk dieksploitasi. Filosofi initercermin dalam adat istiadat, praktikbertani, ritual keagamaan, hingga tata ruangpermukiman mereka.Hulun – Hubungan Manusia dengan Leluhur dan Yang Maha Kuasa.(Parahyangan – Tri Hita Karana)Bagi masyarakat Tengger, leluhur seperti Roro Anteng dan Joko Seger bukansekadar tokoh sejarah, melainkan penuntun moral dalam kehidupan. Berbagairitual adat, seperti Yadnya Kasada, Unan-unan, dan Entas-entas, dilaksanakansebagai wujud rasa syukur, upaya menjaga keseimbangan kosmis, sertapengingat akan janji manusia kepada alam dan Tuhan.Hubungan Antar Manusia (Pawongan – Tri Hita Karana)Kehidupan masyarakat Tengger menekankan nilai-nilai kebersamaan danharmoni sosial. Prinsip gotong royong, kesederhanaan, serta sikap tidakserakah menjadi pedoman dalam bermasyarakat. Setiap konflik diselesaikanmelalui mekanisme adat, bukan dengan dominasi atau kekuasaan. Tanah puntidak dipandang sebagai alat spekulasi, melainkan sebagai warisan bersamayang harus dijaga dan dilestarikan. R O R O A N T E N G & J O K O S E G E RRoro AntengJoko Seger
a B Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Hubungan Manusia dengan Alam (Palemahan – Tri Hita Karana)Bagi masyarakat Tengger, tanah dimaknai sebagai ibu,gunung sebagai bapak, dan hutan sebagai nafas kehidupan.Pandangan ini melahirkan nilai-nilai hidup yang menekankankeselarasan dengan alam. Praktik bertani dilakukan denganmengikuti kontur tanah, bukan melawan alam. Hutan dijagasebagai penyangga kehidupan, air dihormati sebagai sumberkesucian, dan gunung diperlakukan sebagai ruang yangsakral, bukan sebagai objek pertambangan.Roro Anteng merupakan tokoh utama dalamlegenda masyarakat Tengger yang diyakinisebagai nenek moyang bersama Joko Seger.Kisah keduanya menjelaskan asal-usul sukuTengger, termasuk penamaan “Tengger” yangdipercaya berasal dari penggabungan namaAnteng (Teng) dan Seger (Ger). Hingga kini,patung Roro Anteng dihadirkan sebagaisimbol pengingat akan akar budaya, sejarah,dan identitas masyarakat Tengger.Legenda Roro Anteng–Joko Segermengandung pesan moral yang mendalamtentang pentingnya menepati janji yangsakral serta nilai pengorbanan demikeselamatan bersama. Masyarakat Tenggermemegang teguh keharmonisan hubunganantara manusia, alam, dan kekuatanspiritual. Melalui kisah ini, Roro Antengmengajarkan nilai penghormatan, rasasyukur, serta tanggung jawab manusiadalam menjaga keseimbangan dengan alamdan para leluhur.Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang06K isahLegendaPatung Roro Anteng dapat dimaknai sebagaisimbol peringatan spiritual agar manusiasenantiasa hidup selaras dengan alam dantetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi.Bagi masyarakat Tengger, hidup tidakdimaknai sebagai upaya menguasai alam,melainkan merawat warisan titipan leluhur.Alam dipandang sebagai ruang yang sakral,bukan objek untuk dieksploitasi. Filosofi initercermin dalam adat istiadat, praktikbertani, ritual keagamaan, hingga tata ruangpermukiman mereka.Hulun – Hubungan Manusia dengan Leluhur dan Yang Maha Kuasa.(Parahyangan – Tri Hita Karana)Bagi masyarakat Tengger, leluhur seperti Roro Anteng dan Joko Seger bukansekadar tokoh sejarah, melainkan penuntun moral dalam kehidupan. Berbagairitual adat, seperti Yadnya Kasada, Unan-unan, dan Entas-entas, dilaksanakansebagai wujud rasa syukur, upaya menjaga keseimbangan kosmis, sertapengingat akan janji manusia kepada alam dan Tuhan.Hubungan Antar Manusia (Pawongan – Tri Hita Karana)Kehidupan masyarakat Tengger menekankan nilai-nilai kebersamaan danharmoni sosial. Prinsip gotong royong, kesederhanaan, serta sikap tidakserakah menjadi pedoman dalam bermasyarakat. Setiap konflik diselesaikanmelalui mekanisme adat, bukan dengan dominasi atau kekuasaan. Tanah puntidak dipandang sebagai alat spekulasi, melainkan sebagai warisan bersamayang harus dijaga dan dilestarikan. R O R O A N T E N G & J O K O S E G E RRoro AntengJoko Seger
u Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026 n Menjadi salah satu titik pandang(viewpoint) terbaik di Desa Tosari, PusungTipis menawarkan panorama matahariterbenam yang dramatis. Dengan latarkemegahan pegunungan Tengger danhamparan awan, tempat ini menjadi ruangkontemplasi yang sempurna bagi merekayang mencari ketenangan.DAYA TARIKUTAMA Bala Daun Mertasari bukan sekadartitik singgah, melainkan sebuahharmoni antara alam pegununganyang asri dengan denyut kehidupanmasyarakat Suku Tengger. Berikutbeberapa Daya Tarik Utama DestinasiRumah Konservasi Bala Daun :1. Perpaduan Konservasi BudayaDaya tarik terkuat Bala Daun terletak padakonsep yang menyatukan pelestarian alamdengan perawatan ingatan kolektif. Pengunjungtidak hanya melihat hutan, tetapi juga mengenalCemara Endemik Tengger dan memahamibagaimana masyarakat lokal menjagakeseimbangan hubungan antara manusia, alam,dan leluhur melalui ritual Baladaun.2.Pesona Pusung Tipis (TheGolden Sunset)3.Lanskap PertanianDataran TinggiHamparan ladang sayur yang hijau danberundak - undak menciptakanpemandangan agraris yangmemanjakan mata. Udara pegununganyang sejuk (suhu rendah khas lerengBromo) memberikan atmosfer yangsangat kontras dengan adanya hirukpikuk kehidupan perkotaan.Simbolisme Daun: Memahami filosofidaun sebagai lambang perlindungandan tolak bala.Seni Batik & Musik: Melihat danmencoba langsung proses pembuatanbatik khas Tengger serta mengenalalat musik tradisional yang saratmakna spiritual.4.Otentisitas Kearifan LokalSuku TenggerBerbeda dengan wisata massal, BalaDaun menawarkan kedekatan dengantradisi yang masih hidup. Pengunjungdapat merasakan langsung : 5. Ruang Pertemuan Memiliki \"ruang belajar terbuka\". Suasanayang tidak mewah namun bersahabat,nyaman seperti di rumah sendiri, di manasetiap sudutnya menyimpan cerita lamayang dirawat dan cerita baru yang sedangditulis.Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang07
u Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026 n Menjadi salah satu titik pandang(viewpoint) terbaik di Desa Tosari, PusungTipis menawarkan panorama matahariterbenam yang dramatis. Dengan latarkemegahan pegunungan Tengger danhamparan awan, tempat ini menjadi ruangkontemplasi yang sempurna bagi merekayang mencari ketenangan.DAYA TARIKUTAMA Bala Daun Mertasari bukan sekadartitik singgah, melainkan sebuahharmoni antara alam pegununganyang asri dengan denyut kehidupanmasyarakat Suku Tengger. Berikutbeberapa Daya Tarik Utama DestinasiRumah Konservasi Bala Daun :1. Perpaduan Konservasi BudayaDaya tarik terkuat Bala Daun terletak padakonsep yang menyatukan pelestarian alamdengan perawatan ingatan kolektif. Pengunjungtidak hanya melihat hutan, tetapi juga mengenalCemara Endemik Tengger dan memahamibagaimana masyarakat lokal menjagakeseimbangan hubungan antara manusia, alam,dan leluhur melalui ritual Baladaun.2.Pesona Pusung Tipis (TheGolden Sunset)3.Lanskap PertanianDataran TinggiHamparan ladang sayur yang hijau danberundak - undak menciptakanpemandangan agraris yangmemanjakan mata. Udara pegununganyang sejuk (suhu rendah khas lerengBromo) memberikan atmosfer yangsangat kontras dengan adanya hirukpikuk kehidupan perkotaan.Simbolisme Daun: Memahami filosofidaun sebagai lambang perlindungandan tolak bala.Seni Batik & Musik: Melihat danmencoba langsung proses pembuatanbatik khas Tengger serta mengenalalat musik tradisional yang saratmakna spiritual.4.Otentisitas Kearifan LokalSuku TenggerBerbeda dengan wisata massal, BalaDaun menawarkan kedekatan dengantradisi yang masih hidup. Pengunjungdapat merasakan langsung : 5. Ruang Pertemuan Memiliki \"ruang belajar terbuka\". Suasanayang tidak mewah namun bersahabat,nyaman seperti di rumah sendiri, di manasetiap sudutnya menyimpan cerita lamayang dirawat dan cerita baru yang sedangditulis.Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang07
L a Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangJASA LINGKUNGANHIDUPBala Daun berperan sebagai penghubung antara perusahaan dan masyarakatdalam program pelestarian lingkungan, khususnya kegiatan penanaman pohon.Untuk mendukung pengelolaan yang berkelanjutan, Bala Daun mengembangkansistem penandaan pohon berbasis barcode atau QR Code. Sistem ini tidak hanyamenjadi identitas setiap pohon, tetapi juga simbol hubungan jangka panjangantara manusia dan alam, sekaligus memungkinkan pemantauan pertumbuhandan perawatan pohon secara berkelanjutan.08Dalam pelaksanaannya, Bala Daun memfasilitasi kerja sama perusahaan yangingin menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidanglingkungan dengan masyarakat yang menyediakan lahannya untuk kegiatanpenanaman pohon. Bala Daun juga mendampingi proses perencanaan,pelaksanaan, hingga perawatan pohon agar program berjalan tepat sasaran danmemberi dampak jangka panjang bagi lingkungan dan warga sekitar. Pendekatankolaboratif ini memastikan seluruh pihak terlibat secara aktif dan bertanggungjawab dalam menjaga keberlanjutan program yang dijalankan.Dana kontribusi dari perusahaan dikelola secara transparan olehBala Daun, lalu disalurkan kepada petani dan masyarakat lokalsebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam merawatpohon dan menjaga ekosistem. Dengan cara ini, Bala Daun tidakhanya mendorong kelestarian alam, tetapi juga memperkuatpemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
L a Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangJASA LINGKUNGANHIDUPBala Daun berperan sebagai penghubung antara perusahaan dan masyarakatdalam program pelestarian lingkungan, khususnya kegiatan penanaman pohon.Untuk mendukung pengelolaan yang berkelanjutan, Bala Daun mengembangkansistem penandaan pohon berbasis barcode atau QR Code. Sistem ini tidak hanyamenjadi identitas setiap pohon, tetapi juga simbol hubungan jangka panjangantara manusia dan alam, sekaligus memungkinkan pemantauan pertumbuhandan perawatan pohon secara berkelanjutan.08Dalam pelaksanaannya, Bala Daun memfasilitasi kerja sama perusahaan yangingin menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidanglingkungan dengan masyarakat yang menyediakan lahannya untuk kegiatanpenanaman pohon. Bala Daun juga mendampingi proses perencanaan,pelaksanaan, hingga perawatan pohon agar program berjalan tepat sasaran danmemberi dampak jangka panjang bagi lingkungan dan warga sekitar. Pendekatankolaboratif ini memastikan seluruh pihak terlibat secara aktif dan bertanggungjawab dalam menjaga keberlanjutan program yang dijalankan.Dana kontribusi dari perusahaan dikelola secara transparan olehBala Daun, lalu disalurkan kepada petani dan masyarakat lokalsebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam merawatpohon dan menjaga ekosistem. Dengan cara ini, Bala Daun tidakhanya mendorong kelestarian alam, tetapi juga memperkuatpemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
a Rumah Konservasi Bala Daun Mertasarimerupakan kawasan wisata terpadu di DesaTosari yang mengusung konsep wisata alam,edukasi, dan budaya berbasis kearifan lokalSuku Tengger. Berada di kawasanpegunungan dengan panorama alam yangsejuk, tempat ini menawarkan pengalamanwisata yang menyenangkan sekaligusedukatif dan bermakna bagi pengunjung.AKTIVITASPENGALAMAN Aktivitas di Bala Daun mengajak wisatawanberperan aktif dalam pelestarian lingkunganmelalui penanaman pohon cemara endemikkawasan Tengger yang disertai edukasifungsi hutan pegunungan, konservasi tanahdan air, serta keseimbangan alam, sekaligusmenerapkan sistem penandaan pohonmenggunakan barcode atau QR Codesebagai simbol hubungan jangka panjangantara manusia dan alam.Melalui sistem ini, setiap pohon dapat dipantau pertumbuhannya, dirawat secaraberkelanjutan, Bala Daun juga memfasilitasi kolaborasi dengan berbagai pihak yangmemiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kontribusi yang diberikan olehperusahaan atas manfaat lingkungan yang dihasilkan dari pohon-pohon tersebut dikelolasecara transparan oleh Bala Daun. Sebagai wilayah agraris datarantinggi, Desa Tosari dikenal denganhasil pertaniannya yang berkualitas.Wisatawan dapat merasakanpengalaman langsung memanenkentang, wortel, dan kubis bersamapetani lokal. Kegiatan ini memberikanpemahaman tentang prosespertanian tradisional, mulai daripengolahan lahan hingga hasil panen,sekaligus mengenalkan nilai kerjakeras dan kearifan lokal masyarakatpetani Tengger.PanenKentang,Wortel,danKubisTanam Pohon Cemara EndemikTengger & Edukasi LingkunganKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang09
a Rumah Konservasi Bala Daun Mertasarimerupakan kawasan wisata terpadu di DesaTosari yang mengusung konsep wisata alam,edukasi, dan budaya berbasis kearifan lokalSuku Tengger. Berada di kawasanpegunungan dengan panorama alam yangsejuk, tempat ini menawarkan pengalamanwisata yang menyenangkan sekaligusedukatif dan bermakna bagi pengunjung.AKTIVITASPENGALAMAN Aktivitas di Bala Daun mengajak wisatawanberperan aktif dalam pelestarian lingkunganmelalui penanaman pohon cemara endemikkawasan Tengger yang disertai edukasifungsi hutan pegunungan, konservasi tanahdan air, serta keseimbangan alam, sekaligusmenerapkan sistem penandaan pohonmenggunakan barcode atau QR Codesebagai simbol hubungan jangka panjangantara manusia dan alam.Melalui sistem ini, setiap pohon dapat dipantau pertumbuhannya, dirawat secaraberkelanjutan, Bala Daun juga memfasilitasi kolaborasi dengan berbagai pihak yangmemiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kontribusi yang diberikan olehperusahaan atas manfaat lingkungan yang dihasilkan dari pohon-pohon tersebut dikelolasecara transparan oleh Bala Daun. Sebagai wilayah agraris datarantinggi, Desa Tosari dikenal denganhasil pertaniannya yang berkualitas.Wisatawan dapat merasakanpengalaman langsung memanenkentang, wortel, dan kubis bersamapetani lokal. Kegiatan ini memberikanpemahaman tentang prosespertanian tradisional, mulai daripengolahan lahan hingga hasil panen,sekaligus mengenalkan nilai kerjakeras dan kearifan lokal masyarakatpetani Tengger.PanenKentang,Wortel,danKubisTanam Pohon Cemara EndemikTengger & Edukasi LingkunganKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang09
L a Area perkemahan Rumah Konservasi Bala Daun Mertasaridirancang untuk memberikan pengalaman bermalam dialam terbuka yang aman dan nyaman. Dikelilingi udaradingin pegunungan dan suasana malam yang hening,kegiatan berkemah menjadi pilihan tepat bagi wisatawanyang ingin merasakan kedekatan dengan alam sertamenikmati kebersamaan di bawah langit malam Tengger.Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangEDUKASI BUDAYARumah Konservasi Bala DaunMertasari menjadi ruang belajarbudaya di mana pengunjungdiperkenalkan pada alat musiktradisional Suku Tengger besertamakna dan fungsinya dalamkehidupan adat. Selain itu,wisatawan juga dapat mempelajariseni batik khas daerah yangmengandung simbol-simbol budayadan filosofi luhur, serta mencobalangsung proses membatik sebagaipengalaman kreatif dan edukatif.FAMILY GATHERINGRumah Konservasi Bala Daun Mertasarimerupakan lokasi yang ideal untukkegiatan family gathering, reuni, maupunacara komunitas. Dengan area yang luasdan fasilitas pendukung yang memadai,pengunjung dapat menikmatikebersamaan dalam suasana alampegunungan yang tenang, hangat, danjauh dari hiruk-pikuk perkotaan.Beragam wahana dan permainan outbound disediakanuntuk anak-anak, pelajar, hingga orang dewasa. Kegiatanini dirancang untuk melatih kerja sama tim,kepemimpinan, komunikasi, serta membangun rasapercaya diri, sambil menikmati suasana alam terbuka yangsejuk dan menyegarkan.OUTBOUNDCAMP GROUND10
L a Area perkemahan Rumah Konservasi Bala Daun Mertasaridirancang untuk memberikan pengalaman bermalam dialam terbuka yang aman dan nyaman. Dikelilingi udaradingin pegunungan dan suasana malam yang hening,kegiatan berkemah menjadi pilihan tepat bagi wisatawanyang ingin merasakan kedekatan dengan alam sertamenikmati kebersamaan di bawah langit malam Tengger.Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangEDUKASI BUDAYARumah Konservasi Bala DaunMertasari menjadi ruang belajarbudaya di mana pengunjungdiperkenalkan pada alat musiktradisional Suku Tengger besertamakna dan fungsinya dalamkehidupan adat. Selain itu,wisatawan juga dapat mempelajariseni batik khas daerah yangmengandung simbol-simbol budayadan filosofi luhur, serta mencobalangsung proses membatik sebagaipengalaman kreatif dan edukatif.FAMILY GATHERINGRumah Konservasi Bala Daun Mertasarimerupakan lokasi yang ideal untukkegiatan family gathering, reuni, maupunacara komunitas. Dengan area yang luasdan fasilitas pendukung yang memadai,pengunjung dapat menikmatikebersamaan dalam suasana alampegunungan yang tenang, hangat, danjauh dari hiruk-pikuk perkotaan.Beragam wahana dan permainan outbound disediakanuntuk anak-anak, pelajar, hingga orang dewasa. Kegiatanini dirancang untuk melatih kerja sama tim,kepemimpinan, komunikasi, serta membangun rasapercaya diri, sambil menikmati suasana alam terbuka yangsejuk dan menyegarkan.OUTBOUNDCAMP GROUND10
PUSATOLEH-OLEHFASILITASDAN AKSESUntuk menunjang kenyamanan dankebutuhan pengunjung, Bala DaunMertasari menyediakan berbagaifasilitas pendukung, antara lain :Musala Sarana BeribadahRuang Area EdukasiToiletPenginapan (Homestay)AKSESJALANRumah Konservasi Bala Daun dapat diakses melaluijalur Malang – Nongkojajar – Pasuruan – Surabaya.Kendaraan besar seperti bus tidak dapat mencapailokasi dan dapat diparkir di pusat oleh-oleh atauarea parkir yang telah disediakan. Perjalanan menujuRumah Konservasi Bala Daun dilanjutkanmenggunakan kendaraan jeep.Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang11
PUSATOLEH-OLEHFASILITASDAN AKSESUntuk menunjang kenyamanan dankebutuhan pengunjung, Bala DaunMertasari menyediakan berbagaifasilitas pendukung, antara lain :Musala Sarana BeribadahRuang Area EdukasiToiletPenginapan (Homestay)AKSESJALANRumah Konservasi Bala Daun dapat diakses melaluijalur Malang – Nongkojajar – Pasuruan – Surabaya.Kendaraan besar seperti bus tidak dapat mencapailokasi dan dapat diparkir di pusat oleh-oleh atauarea parkir yang telah disediakan. Perjalanan menujuRumah Konservasi Bala Daun dilanjutkanmenggunakan kendaraan jeep.Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang11
B Bala Daun Mertasari menerapkan upayapelestarian lingkungan melalui konservasihutan dan tanaman lokal yang ada dikawasan tersebut. Pengelolaan alamdilakukan dengan prinsip ramah lingkunganagar ekosistem tetap terjaga dan dapata dimanfaatkan secara berkelanjutan olehgenerasi mendatang.Nilai keberlanjutan budaya diwujudkanmelalui pelestarian tradisi dan kearifanlokal Suku Tengger, seperti batik danadat istiadat. Bala Daun menjadi ruanguntuk menjaga identitas budayasekaligus memperkenalkannya kepadapengunjung.Keberlanjutan EkonomiKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026NILAI KEBERLANJUTAN DANPERAN MASYARAKAT Keberlanjutan Lingkungan Keberlanjutan BudayaKeberlanjutan ekonomi dicapai melaluipemberdayaan masyarakat lokal dalamkegiatan ekonomi, seperti pengelolaanhomestay, produksi batik, danpembuatan cinderamata. Aktivitas inimemberikan sumber pendapatantambahan bagi warga sekitar.Keberlanjutan SosialBala Daun Mertasari mendorongpartisipasi aktif masyarakat dalampengelolaan kawasan. Keterlibatan inimemper-kuat rasa memiliki, solidaritassosial, serta tanggung jawab bersamadalam menjaga keberlanjutan destinasi.Keberlanjutan EdukasiSebagai destinasi wisata edukasi, BalaDaun menyediakan informasi mengenaikonservasi alam dan budaya lokal.Edukasi ini bertujuan meningkatkankesadaran pengunjung dan masyarakatakan pentingnya pelestarian lingkungandan budaya.Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang12
B Bala Daun Mertasari menerapkan upayapelestarian lingkungan melalui konservasihutan dan tanaman lokal yang ada dikawasan tersebut. Pengelolaan alamdilakukan dengan prinsip ramah lingkunganagar ekosistem tetap terjaga dan dapata dimanfaatkan secara berkelanjutan olehgenerasi mendatang.Nilai keberlanjutan budaya diwujudkanmelalui pelestarian tradisi dan kearifanlokal Suku Tengger, seperti batik danadat istiadat. Bala Daun menjadi ruanguntuk menjaga identitas budayasekaligus memperkenalkannya kepadapengunjung.Keberlanjutan EkonomiKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026NILAI KEBERLANJUTAN DANPERAN MASYARAKAT Keberlanjutan Lingkungan Keberlanjutan BudayaKeberlanjutan ekonomi dicapai melaluipemberdayaan masyarakat lokal dalamkegiatan ekonomi, seperti pengelolaanhomestay, produksi batik, danpembuatan cinderamata. Aktivitas inimemberikan sumber pendapatantambahan bagi warga sekitar.Keberlanjutan SosialBala Daun Mertasari mendorongpartisipasi aktif masyarakat dalampengelolaan kawasan. Keterlibatan inimemper-kuat rasa memiliki, solidaritassosial, serta tanggung jawab bersamadalam menjaga keberlanjutan destinasi.Keberlanjutan EdukasiSebagai destinasi wisata edukasi, BalaDaun menyediakan informasi mengenaikonservasi alam dan budaya lokal.Edukasi ini bertujuan meningkatkankesadaran pengunjung dan masyarakatakan pentingnya pelestarian lingkungandan budaya.Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang12
Masyarakat berperan langsung dalammenjaga dan merawat lingkungan,termasuk kawasan hutan dantanaman di sekitar Bala Daun.KONTRIBUSIPERANMASYARAKATMasyarakat berperan memberikan penjelasan kepada pengunjungmengenai nilai konservasi, budaya, dan aturan yang berlaku di BalaDaun.Warga menjadi pelaku utama dalamkegiatan ekonomi, seperti pengelolaanhomestay, UMKM, dan produkkerajinan.Masyarakat menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya SukuTengger serta mewariskannya kepada generasi muda.Warga terlibat dalam perencanaan danpengelolaan Bala Daun secarapartisipatif demi keberlanjutan jangkapanjang.Keberlanjutan EdukasiPenggerak Ekonomi LokalPelestari BudayaPemandu dan EdukatorMitra PengelolaKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangB a 13
Masyarakat berperan langsung dalammenjaga dan merawat lingkungan,termasuk kawasan hutan dantanaman di sekitar Bala Daun.KONTRIBUSIPERANMASYARAKATMasyarakat berperan memberikan penjelasan kepada pengunjungmengenai nilai konservasi, budaya, dan aturan yang berlaku di BalaDaun.Warga menjadi pelaku utama dalamkegiatan ekonomi, seperti pengelolaanhomestay, UMKM, dan produkkerajinan.Masyarakat menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya SukuTengger serta mewariskannya kepada generasi muda.Warga terlibat dalam perencanaan danpengelolaan Bala Daun secarapartisipatif demi keberlanjutan jangkapanjang.Keberlanjutan EdukasiPenggerak Ekonomi LokalPelestari BudayaPemandu dan EdukatorMitra PengelolaKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangB a 13
B Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026 aIlmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang14TENGGER CULTURE FESTIVAL BROMO TRIPHALF DAYTENGGER CULTURE FESTIVAL BROMO TRIP 1 DAYTENGGER CULTURE FESTIVAL BROMO TRIP 2D1NPaket 1 Day dirancang bagi wisatawan yangingin menikmati pengalaman budayaTengger dalam satu hari penuh. Wisatawanakan mengikuti edukasi dan praktik batik,susur desa, serta perjalanan ke kawasanBromo menggunakan jeep denganpendampingan pemandu. Paket ini sudahtermasuk penyambutan adat, tiket masuk,konsumsi, dan welcome drink untukpengalaman wisata yang bermakna.Paket 2D1N Dirancang bagi wisatawanyang ingin menjelajah budaya Tenggerselama dua hari satu malam denganpengalaman yang lebih mendalam.Program ini mencakup penyambutan adat,edukasi dan praktik batik, susur desa danBromo, serta menginap di homestaydengan pendampingan pemandu. Paket inidilengkapi konsumsi, welcome drink, dancenderamata khas Tengger.Paket Half Day cocok bagi wisatawan yangingin mengenal budaya Tengger dalamwaktu setengah hari secara singkat namunberkesan. Wisatawan akan mengikutiprosesi adat, rangkaian festival budaya,susur desa menggunakan jeep, sertakunjungan ke Bala Daun. Paket inidilengkapi welcome drink, konsumsi, dancenderamata khas seperti gelang lawe danudeng kaweng.1 2 3 PAKET WISATA
B Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026 aIlmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang14TENGGER CULTURE FESTIVAL BROMO TRIPHALF DAYTENGGER CULTURE FESTIVAL BROMO TRIP 1 DAYTENGGER CULTURE FESTIVAL BROMO TRIP 2D1NPaket 1 Day dirancang bagi wisatawan yangingin menikmati pengalaman budayaTengger dalam satu hari penuh. Wisatawanakan mengikuti edukasi dan praktik batik,susur desa, serta perjalanan ke kawasanBromo menggunakan jeep denganpendampingan pemandu. Paket ini sudahtermasuk penyambutan adat, tiket masuk,konsumsi, dan welcome drink untukpengalaman wisata yang bermakna.Paket 2D1N Dirancang bagi wisatawanyang ingin menjelajah budaya Tenggerselama dua hari satu malam denganpengalaman yang lebih mendalam.Program ini mencakup penyambutan adat,edukasi dan praktik batik, susur desa danBromo, serta menginap di homestaydengan pendampingan pemandu. Paket inidilengkapi konsumsi, welcome drink, dancenderamata khas Tengger.Paket Half Day cocok bagi wisatawan yangingin mengenal budaya Tengger dalamwaktu setengah hari secara singkat namunberkesan. Wisatawan akan mengikutiprosesi adat, rangkaian festival budaya,susur desa menggunakan jeep, sertakunjungan ke Bala Daun. Paket inidilengkapi welcome drink, konsumsi, dancenderamata khas seperti gelang lawe danudeng kaweng.1 2 3 PAKET WISATA
aL Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangAGRI CULTURE TOSARI HALF DAYAGRI CULTURE TOSARI 1 DAYAGRI CULTURE TOSARI 3D1NPaket wisata seharian penuh denganaktivitas lebih lengkap. Peserta mengikutiedukasi pertanian, praktik bertani, susurdesa dan kawasan Bromo dengan jeep,serta mendapatkan fasilitas lengkap mulaidari makan, welcome drink, hingga souvenirbudaya. Cocok untuk kegiatan komunitas,gathering, atau program edukasi intensif.Paket wisata dua hari satu malam denganpengalaman paling lengkap. Selain edukasipertanian, praktik bertani, dan eksplorasidesa & Bromo, peserta juga menginap dihomestay warga, sehingga bisa merasakanlangsung kehidupan masyarakat Tengger.Cocok untuk live in program, riset lapangan,atau wisata budaya mendalam.Paket setengah hari dengan pengalamanedukasi pertanian Tosari. Wisatawan diajaktur kebun, belajar langsung dari petani,susur desa dengan jeep, menikmatisuasana alam pegunungan, sertamendapatkan welcome drink dan makan.Cocok untuk wisata edukasi ringan dan tripsingkat.5 67PUSUNG TIPISa 4Paket Wisata Pusung Tipis menawarkanpengalaman menikmati senja dariketinggian dengan panorama pegunungandan lautan awan yang menenangkan.Berlokasi di kawasan Tosari yang sejuk,destinasi ini cocok untuk healing dansantai bersama.Perjalanan dilakukandengan trekking ringan bersama pemandulokal, dilanjutkan bersantai sambilmenikmati snack dan minuman saatmatahari terbenam.15
aL Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangAGRI CULTURE TOSARI HALF DAYAGRI CULTURE TOSARI 1 DAYAGRI CULTURE TOSARI 3D1NPaket wisata seharian penuh denganaktivitas lebih lengkap. Peserta mengikutiedukasi pertanian, praktik bertani, susurdesa dan kawasan Bromo dengan jeep,serta mendapatkan fasilitas lengkap mulaidari makan, welcome drink, hingga souvenirbudaya. Cocok untuk kegiatan komunitas,gathering, atau program edukasi intensif.Paket wisata dua hari satu malam denganpengalaman paling lengkap. Selain edukasipertanian, praktik bertani, dan eksplorasidesa & Bromo, peserta juga menginap dihomestay warga, sehingga bisa merasakanlangsung kehidupan masyarakat Tengger.Cocok untuk live in program, riset lapangan,atau wisata budaya mendalam.Paket setengah hari dengan pengalamanedukasi pertanian Tosari. Wisatawan diajaktur kebun, belajar langsung dari petani,susur desa dengan jeep, menikmatisuasana alam pegunungan, sertamendapatkan welcome drink dan makan.Cocok untuk wisata edukasi ringan dan tripsingkat.5 67PUSUNG TIPISa 4Paket Wisata Pusung Tipis menawarkanpengalaman menikmati senja dariketinggian dengan panorama pegunungandan lautan awan yang menenangkan.Berlokasi di kawasan Tosari yang sejuk,destinasi ini cocok untuk healing dansantai bersama.Perjalanan dilakukandengan trekking ringan bersama pemandulokal, dilanjutkan bersantai sambilmenikmati snack dan minuman saatmatahari terbenam.15
D u a n Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang16SENI TOSAR HALF DAYSENI TOSARI 1 DAYSENI TOSARI 3D1NPaket 1 Day ini berlangsung selama satuhari dengan fokus pada pengenalan senidan budaya Tosari melalui edukasi batikdan praktik membatik bersama warga lokal.Seluruh kegiatan dilakukan dalam saturangkaian tanpa menginap, sehinggapeserta dapat langsung merasakan proseskreatif seni Tengger secara singkat danpadat. Cocok bagi pengunjung denganwaktu terbatas namun ingin tetapmendapatkan pengalaman budaya.Paket 3D2N ini berdurasi dua hari satumalam dengan kegiatan edukasi batik danmembatik yang dilakukan lebih mendalamdan santai. Peserta memiliki waktu lebihuntuk berinteraksi dengan masyarakatdesa, mengikuti rangkaian kegiatan seni,serta beristirahat di homestay.Pengalaman ini memungkinkanpemahaman budaya Tosari yang lebih utuhdan berkesan.Paket Half Day cocok bagi wisatawan yangingin mengenal budaya Tengger dalamwaktu setengah hari secara singkat namunberkesan. Wisatawan akan mengikutiprosesi adat, rangkaian festival budaya,susur desa menggunakan jeep, sertakunjungan ke Bala Daun. Paket inidilengkapi welcome drink, konsumsi, dancenderamata khas seperti gelang lawe danudeng kaweng.9 10 1 1FULL PACKAGE8Paket 2D1N Tosari–Bromo menghadirkanpengalaman edukatif dan budaya khasTengger: penyambutan adat, belajarmembatik, edukasi seni dan pertanian,diskusi adat, serta live in di homestaywarga. Hari kedua dilanjutkan eksplorasiBromo dengan jeep, sunrise, sertapendampingan tour guide dan fotografer.Cocok untuk live in, studi lapangan,kunjungan institusi, dan wisata edukasi.1 1
D u a n Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang16SENI TOSAR HALF DAYSENI TOSARI 1 DAYSENI TOSARI 3D1NPaket 1 Day ini berlangsung selama satuhari dengan fokus pada pengenalan senidan budaya Tosari melalui edukasi batikdan praktik membatik bersama warga lokal.Seluruh kegiatan dilakukan dalam saturangkaian tanpa menginap, sehinggapeserta dapat langsung merasakan proseskreatif seni Tengger secara singkat danpadat. Cocok bagi pengunjung denganwaktu terbatas namun ingin tetapmendapatkan pengalaman budaya.Paket 3D2N ini berdurasi dua hari satumalam dengan kegiatan edukasi batik danmembatik yang dilakukan lebih mendalamdan santai. Peserta memiliki waktu lebihuntuk berinteraksi dengan masyarakatdesa, mengikuti rangkaian kegiatan seni,serta beristirahat di homestay.Pengalaman ini memungkinkanpemahaman budaya Tosari yang lebih utuhdan berkesan.Paket Half Day cocok bagi wisatawan yangingin mengenal budaya Tengger dalamwaktu setengah hari secara singkat namunberkesan. Wisatawan akan mengikutiprosesi adat, rangkaian festival budaya,susur desa menggunakan jeep, sertakunjungan ke Bala Daun. Paket inidilengkapi welcome drink, konsumsi, dancenderamata khas seperti gelang lawe danudeng kaweng.9 10 1 1FULL PACKAGE8Paket 2D1N Tosari–Bromo menghadirkanpengalaman edukatif dan budaya khasTengger: penyambutan adat, belajarmembatik, edukasi seni dan pertanian,diskusi adat, serta live in di homestaywarga. Hari kedua dilanjutkan eksplorasiBromo dengan jeep, sunrise, sertapendampingan tour guide dan fotografer.Cocok untuk live in, studi lapangan,kunjungan institusi, dan wisata edukasi.1 1
Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026BALMERTASARI A DAUNTerima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca booklet kami hingga selesai.Kami berharap seluruh informasi yang disajikan dapat dipahami dengan baik serta memberikan manfaat dan wawasan yang berguna bagi Anda.Apresiasi dan perhatian Anda menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyajikan informasi yang lebih berkualitas di masa mendatang.PenyusunSiska Febriyanti | Puspita Nurmajidah | Nandita Novitasari | Rizal Hary SaputraNabila Wahyu Khoirunnisa | Mochammad Farichin | Diwana | Surya Adi NugrohoMuhammad Faiz | Farras Ahmad Adi SaputraLocation: @baladaunmertasari @kariadi6InstagramE-Mail : [email protected] Contact PersonWebsite : rumahkonservasibaladaun.comIlmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026
Kelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026BALMERTASARI A DAUNTerima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca booklet kami hingga selesai.Kami berharap seluruh informasi yang disajikan dapat dipahami dengan baik serta memberikan manfaat dan wawasan yang berguna bagi Anda.Apresiasi dan perhatian Anda menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyajikan informasi yang lebih berkualitas di masa mendatang.PenyusunSiska Febriyanti | Puspita Nurmajidah | Nandita Novitasari | Rizal Hary SaputraNabila Wahyu Khoirunnisa | Mochammad Farichin | Diwana | Surya Adi NugrohoMuhammad Faiz | Farras Ahmad Adi SaputraLocation: @baladaunmertasari @kariadi6InstagramE-Mail : [email protected] Contact PersonWebsite : rumahkonservasibaladaun.comIlmu Komunikasi Universitas Merdeka MalangKelompok 3 Publikasi Publik Relations 2026